<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>UTBK &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/utbk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Feb 2021 05:31:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>UTBK &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jong Situbondo Gelar Festival Pendidikan Secara Online</title>
		<link>https://memontum.com/jong-situbondo-gelar-festival-pendidikan-secara-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 19:45:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jong Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[try out]]></category>
		<category><![CDATA[UTBK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134547</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Komunitas Mahasiswa yang tergabung dalam wadah Jong Situbondo, melaksanakan festival pendidikan secara online yang berlangsung dari salah satu Café di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Kamis (11/02) tadi. “Webinar dan Try Out Online Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK) ini, kita laksanakan secara virtual. Hal ini kita laksanakan, untuk menghindari kerumunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-situbondo">Memontum </a>Situbondo</strong> &#8211; Komunitas Mahasiswa yang tergabung dalam wadah Jong Situbondo, melaksanakan festival pendidikan secara online yang berlangsung dari salah satu Café di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Kamis (11/02) tadi.</p>



<p>“Webinar dan Try Out Online Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK) ini, kita laksanakan secara virtual. Hal ini kita laksanakan, untuk menghindari kerumunan pada masa pandemi Covid-19,” ujar Ketua Panitia Festival Pendidikan, Devani Dwi Rachmarena.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134457-disasar-ppkm-skala-mikro-kelurahan-dawuhan-situbondo-bentuk-posko-tanggap-covid-19">Disasar PPKM Skala Mikro, Kelurahan Dawuhan Situbondo Bentuk Posko Tanggap Covid-19</a></strong></p>



<p>Mahasiswi Design Produk ITS angkatan 2018 menambahkan, festival pendidikan yang sudah di mulai sejak tahun 2012 ini, bertujuan agar ada pemerataan informasi tentang masuk ke perguruan tinggi negeri maupun swasta.</p>



<p>“Sebelum masa pandemi, kegiatan Festival Pendidikan yang dimotori Jong Situbondo, dilakukan secara tatap muka,” tuturnya.</p>



<p>Kegiatan festival pendidikan kegiatan Seminar, Try Out, UTBK, expo virtual, Roadshow atau podcast yang disiarkan melalui platform Instagram TV @fespensitubondo dan YouTube channel Festival Pendidikan Situbondo ini, kata Devani, sudah berlangsung sejak bulan Juli 2020.</p>



<p>“Semua kegiatan diatas kita kemas secara virtual melalui aplikasi zoom. Untuk kegiatan Try Out UTBK ini, kita bekerjasama dengan Ghanesa Oprasion dan peserta webinar ini akan mendapat panduan free lengkap dari tutor-tutornya,” jelas Devani mahasiswi asal Desa Kedonglo, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Adapun kelebihan dalam melaksanakan festival pendidikan secara virtual, tambahnya, adalah peserta dari berbagai daerah luar Kabupaten Situbondo seperti dari Maluku, Bali, daerah Prajekan Kabupaten Bondowoso dan kota-kota lain luar Kabupaten Situbondo bisa mengikuti Festival Pendidikan ini.</p>



<p>“Animo siswa yang mengikuti festival pendidikan secara vertual ini, memang lebih besar jika dibandingkan dengan tatap muka secara langsung,” jelasnya.</p>



<p>Wakil Ketua Panitia Festival Pendidikan Situbondo, Andi Kusuma Wardhana, menjelaslan bahwa Festival Pendidikan ini merupakan rangkaian acara yang diinisiasi oleh pemuda pemudi di Situbondo yang terintegrasi dari berbagai daerah perguruan tinggi di Indonesia.</p>



<p>“Tujuan dari dibentuknya Festival Pendidikan adalah mempersiapkan siswa SMA/sederajat yang akan masuk ke perguruan tinggi, serta pemerataaan pendidikan tinggi. Output dari Festival Pendidikan Situbondo ini, di harapkan anak SMA/SMK/MA yang telah di targetkan mendapatkan informasi dan pandangan dalam memilih jurusan maupun universitas yang mereka inginkan,” jelas Andi.</p>



<p>Festival pendidikan ini, kata Andi, terbagi menjadi dua periode. Periode pertama dilaksanakan pada rentang waktu Juli hingga Agustus 2020.</p>



<p>“Dalam periode pertama ada dua acara, yaitu Roadshow dan Webinar Pendidikan. Roadshow yang kami laksanakan dikemas menjadi podcast IGTV yang dapat di akses di Instagram @fespensitubondo. Untuk Webinar Pendidikan dilaksanakan melalui daring dengan platform Zoom Meeting. Siaran ulang acara Webinar dapat ditonton ulang di YouTube Channel Festival Pendidikan Situbondo,” jelasnya.</p>



<p>Untuk periode kedua, sambung Andi, dilaksanakan pada rentang waktu Januari hingga Februari 2021. Dalam periode kedua terdapat dua acara yaitu Expo Virtual dengan tema &#8216;Dare To Dream, Break The Limit&#8217; dan Try Out UTBK. </p>



<p>Sedangkan, Expo Virtual ini merupakan acara yang menampilkan informasi mengenai dunia kampus kepada adik adik SMA.</p>



<p>Kegiatan ini, kata Andi, dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2021 dengan media website official Artsteps. </p>



<p>Expo virtual bekerja sama dengan lebih dari 80 perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan menampilkan informasi umum mengenai profil kampus, jurusan dan program studi, prestasi kampus, alumni terkenal, dan informasi lainnya yang berkaitan dengan kampus di Indonesia.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134340-diduga-hendak-beresek-esek-ria-empat-pasangan-berlainan-jenis-digelandang-dari-hotel-melati-situbondo">Diduga Hendak Beresek-esek Ria, Empat Pasangan Berlainan Jenis Digelandang dari Hotel Melati Situbondo</a></strong></p>



<p>Acara Expo Virtual ini, jelas Andi, merupakan yang pertama di Situbondo dengan harapan adik-adik SMA/SMK/MA tetap dapat menerima informasi mengenai perguruan tinggi.</p>



<p>“Try Out UTBK dilaksanakan secara online yang bekerja sama dengan salah satu bimbingan belajar Ganesha Operation. Tryout UTBK memfasilitasi adik-adik tidak hanya soal-soal tryout, namun juga webinar dan konsultasi mengenai SNMPTN dan SBMPTN,” ungkapnya.</p>



<p>Selain itu, lanjut Andi, adik-adik juga berkesempatan untuk berkonsultasi dengan mentor GO secara online maupun offline. Acara ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134547</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bulan Depan UB Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru</title>
		<link>https://memontum.com/bulan-depan-ub-buka-pendaftaran-mahasiswa-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 09:35:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran Maba]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran UB]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[UB]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[UTBK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132683</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Demi menambah informasi berkaitan dengan mekanisme pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru, Universitas Brawijaya (UB) mengadakan sosialisasi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Tahun 2021. Sosialisasi yang dilaksanakan secara daring ini berlangsung Rabu (20/01), dan dilaksanakan terbuka untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Demi menambah informasi berkaitan dengan mekanisme pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru, Universitas Brawijaya (UB) mengadakan sosialisasi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Tahun 2021.</p>



<p>Sosialisasi yang dilaksanakan secara daring ini berlangsung Rabu (20/01), dan dilaksanakan terbuka untuk umum.</p>



<p>Humas UB, Kotok Gurito, SE. mengatakan bahwa saat ini sistem seleksi masuk PTN meningkat prosesnya. &#8220;Sesuai dengan perkembangan IT era digital, LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) mengadakan tes berbasis UTBK. Serta mengacu pada prinsip adil, transparan, akuntabel, fleksibel, dan efisien,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dijelaskan Kotok, jadwal pelaksanaan SNMPTN mulai tanggal 15-24 Februari 2021. Dimana persyaratan lengkap bisa diakses pada website LTMPT. Sedangkan UTBK dilaksanakan 2 gelombang, pertama tanggal 12-18 April 2021, kedua tanggal 26 April-2 Mei 2021. &#8220;Setelah mendapat hasil UTBK, baru mendaftar SBMPTN,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Koordinator Bagian Perencanaan Akademik dan Kerjasama UB, Hery Prawoto Widodo, S. Sos., MAB. menyampaikan bahwa selama 2 tahun berturut-turut UB menjadi PTN favorite dalam pemilihan di SNMPTN dan SBMPTN.</p>



<p>&#8220;Di tahun 2019 dan 2020 UB menempati peringkat pertama jumlah peminat SNMPTN. Begitu pula di tahun 2019 peminat SBMPTN UB menduduki peringkat pertama, dan tahun 2020 di nomer 2 setelah UGM,&#8221; paparnya.</p>



<p>Berdasarkan pemaparan Hery, kuota SNMPTN UB minimum 20 persen namun masih menunggu keputusan pimpinan. &#8220;Jadi untuk sekarang kami siapkan sekitar minimum 30 persen. Berdasarkan nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi lainnya yang ditetapkan oleh PTN,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk alokasi SBMPTN, UB menetapkan minimum 40 persen, berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. Kemudian jalur Mandiri, alokasi maksimal 30 persen dimana dapat menggunakan hasil UTBK untuk mendaftar.</p>



<p>&#8220;Ada beberapa tips yang bisa kami sampaikan jika ingin diterima di UB pada jalur SNMPTN. Salah satunya adalah UB tidak mau menjadi pilihan ke dua. Seleksi SNMPTN dilakukan pada PTN pilihan pertama dahulu, sehingga jika daya tampung sudah terpenuhi di PTN pilihan pertama, maka PTN pilihan kedua tidak akan diseleksi,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Adapun 5 prodi (program studi) yang memiliki keketatan tinggi saat SNMPTN 2020 adalah Farmasi, Ilmu Aktuaria, Ilmu Gizi, Kedokteran, dan Sistem Informasi di sektor saintek. Sedangkan untuk soshum yang tertinggi adalah Kewirausahaan, Ekonomi Keuangan dan Perbankan, Ilmu Komunikasi, Psikologi, dan Perpajakan.</p>



<p>&#8220;Untuk prodi dengan keketatan tinggi jalur SBMPTN ada Kedokteran, Farmasi, Kedokteran Gigi, Teknik Informatika, dan Ilmu Gizi. Kemudian untuk yang soshum ada Kewirausahaan, Ilmu Komunikasi, Psikologi, Manajemen, dan Pariwisata,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, diakui Hery saat ini UB belum melaunching proses dan prosedur untuk tes jalur Mandiri. &#8220;Tapi kami akan mengikuti ketentuan tahun 2020, sambil kita tunggu kebijakan pimpinan tahun 2021 seperti apa. Namun kami sampaikan secara umum saja,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pada seleksi jalur Mandiri UB tahun 2020, pihaknya menggunakan 2 metode yaitu jalur UTBK dan jalur rapor.</p>



<p>Seperti diketahui jumlah peminat seleksi SNMPTN UB tahun 2020 sebanyak 30.932 dan 4.303 diantaranya diterima. SBMPTN UB tahun 2020 diminati sejumlah 61.743 dan yang diterima sebanyak 6.007. Sedangkan jalur Mandiri UB tahun 2020 terdapat peminat sejumlah 42.505, yang diterima hanya 5.605.</p>



<p>&#8220;Ini menunjukkan bahwa UB sangat selektif untuk bisa memilih yang terbaik. Walau kuota banyak, peminat juga banyak, persaingan masuk UB sangat tinggi,&#8221; tutupnya. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132683</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Sutiaji Tinjau Lokasi Pelaksanaan UTBK di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-sutiaji-tinjau-lokasi-pelaksanaan-utbk-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2020 02:14:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<category><![CDATA[UTBK]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118463-walikota-sutiaji-tinjau-lokasi-pelaksanaan-utbk-di-kota-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hari pertama pelaksanaan UTBK di Kota Malang di mulai hari ini. Walikota Malang, H. Sutiaji meninjau langsung kesiapan Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Negeri Malang hari Minggu (5/7/2020). &#8220;Kunjungan saya kali ini, untuk memastikan apakah protokol kesehatan Covid-19 telah diterapkan dengan baik, sesuai dengan surat permohonan yang diajukan beberapa waktu lalu,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hari pertama pelaksanaan UTBK di Kota Malang di mulai hari ini. Walikota Malang, H. Sutiaji meninjau langsung kesiapan Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Negeri Malang hari Minggu (5/7/2020).</p>
<p>&#8220;Kunjungan saya kali ini, untuk memastikan apakah protokol kesehatan Covid-19 telah diterapkan dengan baik, sesuai dengan surat permohonan yang diajukan beberapa waktu lalu,&#8221; ujar Walikota Sutiaji.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118465" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0130-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0130-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0130-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0130-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0130-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Walikota Sutiaji tak ingin UTBK menjadi kluster baru penyebaran Covid-19. Sehingga ia menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan UTBK. Bayangan saya sebelumnya, lanjut Sutiaji ada penumpukan peserta ketika menaiki lift, ternyata sudah difilter dengan baik. Secara keseluruhan sudah bisa diatur dengan bagus.</p>
<p>Walikota Sutiaji meninjau mulai tahapan peserta datang, cuci tangan, di thermo gun, meletakkan tas, menggunakan sarung tangan dan masker medis bukan kain, masuk ruang transit, antrian masuk lift/ruangan, hingga duduk di depan komputer.</p>
<p>“Di FK tadi sudah bagus dan bisa diseragamkan untuk semua gedung. Contohnya di Filkom, ketika transit seharusnya tas sudah tidak dibawa, tinggal masuk ruangan saja. Dan tas tidak boleh ditumpuk, agar tidak terjadi transmisi antar tas,” imbuhnya.</p>
<p>Sutiaji juga menambahkan bahwa penggunaan komputer antara sesi pertama dan sesi kedua dapat bergantian. Artinya komputer yang digunakan pada sesi pertama dan sesi kedua itu berbeda sehingga dapat menghindari transmisi virus melalui komputer, penyemprotan desinfektan pun akan lebih maksimal.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118464" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0131-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0131-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0131-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0131-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0131-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Jumlah pendaftar UTBK di UB adalah 19.859 orang, dengan menggunakan 56 ruang lab komputer dan 2.180 komputer yang terbagi ke dalam 17 lokasi di dalam Kampus UB. Dimana penggunaan komputer harus separuh ruangan, seperti 20 komputer hanya dipakai 10 komputer per sesi berdasarkan jarak. Dengan waktu sesi pertama pada pukul 09.00-11.15, dan sesi kedua pada pukul 14.00-16.15 WIB.</p>
<p>Sama halnya dengan pelaksanaan UTBK di Universitas Negeri Malang. Satu ruangan maksimal hanya di isi oleh 15 peserta, dengan tujuan untuk menjaga physical distancing pada masing-masing peserta. Didampingi oleh Komandan Kodim 0833 Kota Malang, Letkol. (Inf) Tommy Anderson, Walikota Sutiaji mengunjungi UM dan berdialog dengan Rektor UM sesaat sebelum sesi kedua pukul. 14.00 WIB di mulai.<strong> (*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118463</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
