<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Vaksin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/vaksin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 May 2026 13:18:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Vaksin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>11 Ribu Nakes dan Named di Kota Malang Diusulkan Terima Vaksin MR Dewasa</title>
		<link>https://memontum.com/11-ribu-nakes-dan-named-di-kota-malang-diusulkan-terima-vaksin-mr-dewasa</link>
					<comments>https://memontum.com/11-ribu-nakes-dan-named-di-kota-malang-diusulkan-terima-vaksin-mr-dewasa#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[diusulkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232302</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menerbitkan izin perluasan indikasi vaksin Measles-Rubella (MR) bagi kelompok dewasa pada April 2026 lalu. Di Kota Malang sendiri, saat ini telah diusulkan sekitar 11 ribu Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Tenaga Medis (Named) untuk mendapatkan vaksim tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menerbitkan izin perluasan indikasi vaksin Measles-Rubella (MR) bagi kelompok dewasa pada April 2026 lalu. Di Kota Malang sendiri, saat ini telah diusulkan sekitar 11 ribu Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Tenaga Medis (Named) untuk mendapatkan vaksim tersebut.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa vaksinasi tersebut menjadi bagian dari program nasional Kementerian Kesehatan yang memprioritaskan tenaga kesehatan sebagai kelompok berisiko tinggi terpapar penyakit menular. “Kami sudah mendata teman-teman Named dan Nakes, terutama yang berada di lingkup Pemkot Malang terlebih dahulu. Totalnya sekitar 11 ribuan yang kami ajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Husnul, Sabtu (09/05/2026) tadi.</p>



<p>Pendataan tersebut mencakup seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Malang, mulai dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), 16 puskesmas, Dinkes, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), hingga tenaga medis di 28 rumah sakit yang beroperasi di Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau dijumlahkan semuanya sekitar 11 ribu tenaga kesehatan. Data tersebut selanjutnya diajukan ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk memperoleh alokasi vaksin MR dewasa,&#8221; katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, untuk pelaksanaan vaksinasi MR bagi tenaga kesehatan di Kota Malang saat ini masih menunggu distribusi atau dropping vaksin dari pemerintah provinsi. Setelah vaksin diterima, Dinkes Kota Malang akan mendistribusikannya kembali ke masing-masing fasilitas kesehatan agar pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan secara mandiri di tiap faskes.</p>



<p>“Nanti setelah dropping dari provinsi, akan kami distribusikan ke faskes. Masing-masing fasilitas kesehatan yang akan melakukan vaksinasi,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, nantinya dalam pelaksanaan vaksin MR dewasa nantinya tetap menggunakan skema dua dosis sebagaimana vaksin MR pada kelompok anak. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/11-ribu-nakes-dan-named-di-kota-malang-diusulkan-terima-vaksin-mr-dewasa/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232302</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Grati Pasuruan Buka Layanan Vaksin Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-grati-pasuruan-buka-layanan-vaksin-internasional</link>
					<comments>https://memontum.com/rsud-grati-pasuruan-buka-layanan-vaksin-internasional#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232273</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; RSUD Grati Kabupaten Pasuruan mulai membuka layanan vaksin internasional sejak 21 April 2026. Direktur RSUD Grati, drg Dyah Retno Lestari, mengatakan bahwa kehadiran layanan ini merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat di era mobilitas global. Di era 5.0 seperti saat ini, bepergian ke luar negeri bukan lagi sebuah hal yang langka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; RSUD Grati Kabupaten Pasuruan mulai membuka layanan vaksin internasional sejak 21 April 2026.</p>



<p>Direktur RSUD Grati, drg Dyah Retno Lestari, mengatakan bahwa kehadiran layanan ini merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat di era mobilitas global. Di era 5.0 seperti saat ini, bepergian ke luar negeri bukan lagi sebuah hal yang langka dilakukan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Bagi yang suka travelling ke luar negeri atau melaksanakan ibadah haji dan umroh, silahkan bisa memanfaatkan layanan vaksin internasional di RSUD Grati,&#8221; kata Retno, Jumat (08/05/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Retno, layanan vaksin internasional merupakan inovasi terbaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dirinya berharap, layanan vaksin internasional mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri.</p>



<p>&#8220;Baik untuk ibadah, pekerjaan, pendidikan, maupun wisata, kami menyediakan vaksinasi internasional dengan layanan yang cepat, aman dan terjamin. Tentunya, didukung oleh tenaga medis berkompeten yang siap memberikan penanganan terbaik,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Adapun jenis vaksin yang tersedia dalam layanan ini, meliputi Meningitis (Meningokokus) yang wajib untuk jamaah haji dan umrah. Kemudian, Hepatitis A dan B, Tifoid dan Influenza.</p>



<p>Selain pemberian vaksin, pasien juga akan mendapatkan edukasi serta skrining kesehatan sebelum imunisasi guna memastikan keamanan dan efektivitas vaksinasi. Oleh sebab itu, untuk memudahkan akses masyarakat, RSUD Grati telah mengatur alur yang terintegrasi. Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pemberian vaksin.</p>



<p>&#8220;Sehingga memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi pasien. Layanan vaksin internasional dibuka mulai Senin &#8211; Sabtu pukul 08.00 &#8211; 13.00. Sedangkan hari Minggu dan tanggal merah, tutup,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Ditambahkan Retno, kehadiran layanan vaksin internasional ini tidak hanya menjadi bentuk peningkatan mutu pelayanan RSUD Grati, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit lintas negara. &#8220;Dengan fasilitas yang memadai dan dukungan tenaga medis profesional, RSUD Grati optimistis dapat menjadi pusat layanan vaksinasi internasional yang terpercaya di wilayah Pasuruan dan sekitarnya,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/rsud-grati-pasuruan-buka-layanan-vaksin-internasional/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232273</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Bhayangkara Ke-79, Polresta Malang Kota Gandeng Pemkot Gelar Pap Smear dan Vaksin HPV Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-bhayangkara-ke-79-polresta-malang-kota-gandeng-pemkot-gelar-pap-smear-dan-vaksin-hpv-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[ke-79,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223375</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Polresta Malang Kota berkolaborasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menggelar Pap Smear dan Vaksin HPV untuk usia 15 tahun (plus) di Ballroom Sanika Satyawada, Kamis (26/06/2025) tadi. Bakti kesehatan (Bakkes) ini digelar, dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73. Masing-masing Bakkes itu, menargetkan 200 peserta dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Polresta Malang Kota berkolaborasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menggelar Pap Smear dan Vaksin HPV untuk usia 15 tahun (plus) di Ballroom Sanika Satyawada, Kamis (26/06/2025) tadi. Bakti kesehatan (Bakkes) ini digelar, dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73. Masing-masing Bakkes itu, menargetkan 200 peserta dengan rincian 100 orang Pap Smear dan 100 anak Vaksin HPV.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombespol Nanang Haryono, menjelaskan Bakkes yang dilaksanakan ini bentuk perhatian Polri terkait kesehatan reproduksi baik anggota, keluarga Polri maupun masyarakat umum. &#8220;Layanan Pap Smear dan Vaksinasi HPV gratis ini sebagai bentuk pencegahan dini infeksi HPV dan kanker serviks terutama bagi kelompok rentan atau anak,&#8221; ujar Kombespol Nanang.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, terutama untuk penyakit yang bisa dicegah melalui deteksi dini. Mengingat Polresta Malang Kota bersama Pemkot Malang telah melaksanakan vaksinasi HPV kepada 6500 kepada pelajar di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Yang jelas Vaksin HPV gratis, kami selalu didukung Pemerintahan Kota, mengingat diluar biayanya Vaksin HPV mandiri masih cukup tinggi. Silahkan manfaatkan kesempatan ini untuk mencegah daripada mengobati,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Nany Nanang Haryono, yang turut hadir langsung mengapresiasi kegiatan Bakkes gratis ini. Mengingat, pelaksanaan bersamaan dengan Peringatan HKGB ke-73.</p>



<p>&#8220;Sebagai organisasi perempuan dari keluarga Polri, kesehatan reproduksi ini sangat penting, Bakkes gratis di Hari Bhayangkara ke-79 saat ini sejalan dengan semangat HKGB ke-73 yang mengutamakan kesehatan anggota,&#8221; ungkap Nany.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya berharap, pencegahan seperti saat ini perlu dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan reproduksi perempuan. Terutama, pencegahan kanker serviks karena jadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan Indonesia.</p>



<p>Bakkes selain dihadiri PJU Polresta Malang Kota, dari Dinkespun turut hadir Kabid Kesmas Dinkes Kota Malang, Zamroni dan Wakapolresta, AKBP Oskar Syamsuddin. Selain dari Dinkes Kota Malang, tim medis yang terlibat juga dari Dokkes Polresta Malang Kota dan RS Bhayangkara melakukan pemeriksaan mulai tekanan darah dan gula darah acak (GDA), Pap Smear, hingga pemeriksaan EKG.</p>



<p>Kabid Kesmas Dinkes Kota Malang, Zamroni, menekankan pentingnya pencegahan kanker serviks sejak dini melalui Pap Smear dan Vaksinasi HPV. &#8220;Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang bisa dicegah dan disembuhkan jika terdeteksi sejak dini. Pap Smear merupakan metode skrining yang sangat efektif untuk mendeteksi perubahan sel abnormal pada leher rahim sebelum berkembang menjadi kanker,&#8221; jelas Zamroni.</p>



<p>Menurutnya, Pap Smear sebaiknya dilakukan secara rutin setiap 3 tahun sekali bagi perempuan yang sudah aktif secara seksual. Dijelaskannya, bahwa faktor penyebab kanker dari berbagai faktor termasuk bahan kimia.</p>



<p>&#8220;Program Vaksin HPV awalnya untuk usia SD (kelas 5 dan 6 SD), namun dikembangkan lagi ke usia SMP. Peserta bisa datang ke Faskes dan bisa dikoordinasikan lagi, mengingat ini investasi kesehatan yang sangat berharga,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Bahwa Program Vaksinasi HPV diketahui sangat efektif mencegah infeksi Human Papillomavirus untuk menjaga generasi Emas 2045 mendatang. Kesehatan sebagai investasi terpenting untuk menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Bakkes ini menunjukkan kepedulian institusi Polri kepada kesehatan masyarakat khususnya kesehatan reproduksi perempuan dan anak. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223375</post-id>	</item>
		<item>
		<title>7 Ribu Vaksin Diterima dari Kementerian, Kecamatan di Pasuruan dengan Kasus PMK Tinggi Jadi Sasaran</title>
		<link>https://memontum.com/7-ribu-vaksin-diterima-dari-kementerian-kecamatan-di-pasuruan-dengan-kasus-pmk-tinggi-jadi-sasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[diterima]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218647</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Sebanyak 7 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Pasuruan, sudah datang. Ribuan vaksin tersebut, sudah diambil dari Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sekitar seminggu lalu. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah, mengatakan bahwa begitu vaksin selesai diambil, maka vaksin-vaksin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Sebanyak 7 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Pasuruan, sudah datang. Ribuan vaksin tersebut, sudah diambil dari Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sekitar seminggu lalu.</p>



<p>Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah, mengatakan bahwa begitu vaksin selesai diambil, maka vaksin-vaksin tersebut langsung disebar ke seluruh kecamatan. Khususnya, kecamatan dengan kasus PMK yang tinggi, seperti di Kecamatan Prigen, Lekok, Grati, Winongan dan Kecamatan Gempol.</p>



<p>&#8220;Kita sebar ke seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Tapi memang, kita prioritaskan ke wilayah yang kasus PMKnya banyak. Seperti Prigen, Winongan, Grati dan lainnya,&#8221; kata Alfiah, di sela monitoring Pasar hewan Gondangwetan, Jumat (24/01/2025) tadi.</p>



<p>Dari 7 ribu vaksin yang diambil, ujarnya, jumlah dosis yang sudah disuntikkan ke ternak sekitar 2 ribuan dosis. Dirinya juga menegaskan, bahwa ternak yang disuntikan, seluruhnya adalah sapi potong. Sebab untuk sapi perah, vaksinasi sudah tuntas dilakukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ternak yang kita vaksin ya sapi potong. Kalau sapi perah, semuanya sudah selesai,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut Alfiah menegaskan, bahwa vaksinasi lebih banyak dilakukan pada sapi yang sehat. Sedangkan untuk sapi yang sakit, pihaknya berfokus pada penyembuhan terlebih dahulu.</p>



<p>&#8220;Tapi ada juga peternak yang awalnya punya sapi yang kena PMK kemudian sembuh dan ingin divaksin, ya kami lakukan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Hanya saja, meski vaksin sudah datang, Alfiah menegaskan bahwa masih ada peternak yang menolak ternak miliknya divaksin. Alasannya pun beragam, salah satunya khawatir sapi-sapinya justru semakin sakit jikalau divaksin.</p>



<p>Oleh sebab itu, dengan datangnya vaksin dari Pusat, dirinya berharap para peternak untuk merelakan ternak miliknya divaksin. &#8220;Kemarin kita laksanakan vaksinasi, tapi kami temui ada yang masih menolaknya. Ini sangat disayangkan, karena demi kesehatan ternak sapi juga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diketahui, hingga Kamis (23/01/2025) kemarin, kasus PMK di Kabupaten Pasuruan berjumlah 251 kasus. Dari jumlah tersebut, 17 ekor diantaranya mati, 140 ekor sembuh dan 104 ekor masih dalam proses penyembuhan. <strong>(kom/pas/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218647</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Sapi di Pamekasan Terdeteksi Alami PMK, DKPP Siapkan 700 Vaksin</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-sapi-di-pamekasan-terdeteksi-alami-pmk-dkpp-siapkan-700-vaksin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[terdeteksi]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218526</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Sebanyak sekitar 547 ekor sapi di Kabupaten Pamekasan, dilaporkan terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Data itu, disampaikan oleh Pj Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Indah Kurnia Sulistiorini, Senin (20/01/2025) tadi. Dijelaskan, bahwa dari jumlah tersebut, sekitar 400 ekor sapi berhasil sembuh. Sementara 24 ekor sapi, dilaporkan mati. Kemudian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Sebanyak sekitar 547 ekor sapi di Kabupaten Pamekasan, dilaporkan terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Data itu, disampaikan oleh Pj Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Indah Kurnia Sulistiorini, Senin (20/01/2025) tadi.</p>



<p>Dijelaskan, bahwa dari jumlah tersebut, sekitar 400 ekor sapi berhasil sembuh. Sementara 24 ekor sapi, dilaporkan mati. Kemudian untuk sisanya sekitar 123 ekor sapi, dipotong demi mencegah penyebaran PMK.</p>



<p>&#8220;Dengan perlakuan yang benar, maka daging sapi yang terkena PMK aman untuk dikonsumsi. Namun, masyarakat dan peternak harus lebih waspada, yaitu dengan melakukan penyemprotan kandang atau disinfeksi secara rutin agar virusnya mati dan tidak berkembang,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa DKPP Pamekasan telah mengambil langkah-langkah pencegahan, termasuk melakukan disinfeksi di sejumlah tempat strategis seperti pasar hewan. Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli sapi baru yang belum divaksin. Hal itu, karena sapi-sapi tersebut berpotensi membawa penyakit.</p>



<p>Masih menurut Indah, bahwa DKPP secara terus menerus mengupayakan tambahan vaksin agar lebih banyak sapi yang bisa terlindungi dari penyebaran virus PMK ini. &#8220;Kami telah menerima sebanyak 700 dosis vaksin PMK. Meski jumlah ini dinilai masih jauh dari cukup, vaksinasi tetap diharapkan dapat membantu menekan penyebaran virus,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Pihaknya berharap, masyarakat dan peternak sapi dapat bekerja sama untuk menjaga kesehatan ternak mereka, sekaligus memutus rantai penyebaran PMK di Pamekasan. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218526</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Vaksin Polio Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-bengkulu-ajak-masyarakat-manfaatkan-program-vaksin-polio-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211721</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Bengkulu &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengajak seluruh masyarakat yang memiliki anak usia 0 hingga 7 tahun untuk memanfaatkan Program Vaksinasi Polio Gratis di seluruh Puskesmas. Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani, mengatakan bahwa vaksinasi polio gratis dilakukan selama dua tahap yaitu pada 23 hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Bengkulu</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengajak seluruh masyarakat yang memiliki anak usia 0 hingga 7 tahun untuk memanfaatkan Program Vaksinasi Polio Gratis di seluruh Puskesmas.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani, mengatakan bahwa vaksinasi polio gratis dilakukan selama dua tahap yaitu pada 23 hingga 29 Juli dan 6 sampai 12 Agustus 2024. Karenanya, agar RT, RW, kelurahan dan kecamatan berperan aktif mengajak masyarakat mendatangi Puskesmas-Puskesmas yang ada di Kota Bengkulu, agar segera divaksinasi.</p>



<p>Melalui Program Vaksinasi Polio, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak terhadap penyakit polio. &#8220;Seperti kita ketahui, di sejumlah daerah yang ada di Indonesia, kasus polio yang menyerang anak-anak cukup tinggi. Meskipun, untuk di Kota Bengkulu belum ditemukan kasus tersebut,&#8221; jelasnya, Jumat (12/07/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, saat ini Dinkes terus melakukan pendataan terkait jumlah vaksin yang dibutuhkan sesuai dengan target capaian Puskesmas yang ada di Kota Bengkulu. &#8220;Vaksinasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan kontrol yang dilakukan pemerintah terhadap anak-anak di Kota Bengkulu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Hal ini dilakukan, ungkapnya, karena penyakit polio merupakan salah satu yang tidak bisa disembuhkan. Sehingga, cukup berbahaya karena dapat menyebabkan anak lumpuh seumur hidup.</p>



<p>Untuk mendukung Program Vaksinasi Polio Gratis, lanjutnya, Dinkes Kota Bengkulu telah menyiapkan tim medis dan fasilitas yang memadai untuk memastikan proses vaksinasi berjalan lancar dan efisien. <strong>(mc/bkl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211721</post-id>	</item>
		<item>
		<title>304 Ribu Anak di Kabupaten Jember Disasar Vaksin Polio</title>
		<link>https://memontum.com/304-ribu-anak-di-kabupaten-jember-disasar-vaksin-polio</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2024 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disasar]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204581</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghadiri acara Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang digelar di Kantor Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Senin (15/01/2024) tadi. Pelaksanaan sendiri, rencananya akan dilaksanakan dalam dua putaran. Yakni, pertama dimulai pada 15 Januari 2024, sedangkan putaran kedua akan berlangsung mulai 19 Februari 2024. Masing-masing putaran, dilaksanakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghadiri acara Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang digelar di Kantor Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Senin (15/01/2024) tadi. Pelaksanaan sendiri, rencananya akan dilaksanakan dalam dua putaran. Yakni, pertama dimulai pada 15 Januari 2024, sedangkan putaran kedua akan berlangsung mulai 19 Februari 2024. Masing-masing putaran, dilaksanakan dalam waktu satu minggu dengan jarak antar putaran minimal satu bulan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Hendy Siswanto mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan Sub PIN Polio guna kesehatan anak-anak sebagai penerus Bangsa Indonesia. “Kita harus melakukan kolaborasi dan sinergi dalam menyukseskan Sub PIN Polio. Dengan waktu yang sangat singkat enam hari, maka harus memberi vaksin Polio 304 ribu anak mulai usia 0 hingga 7 Tahun yang ada di seluruh Jember,” kata Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Seluruh elemen masyarakat, lanjutnya, mulai tingkat RT hingga kabupaten agar digerakkan untuk menyukseskan Program Sub PIN Polio terutama kader Posyandu. Hal itu, karena mereka yang akan menjadi tolak ukur pemberian vaksin Polio. Setelah pemberian vaksin, diharapkan selurah anak di Indonesia bisa tumbuh kembang dengan sehat dan normal.</p>



<p>Bupati Jember berharap, pencanangan Sub PIN Polio ini dapat dihadirkan ke sekolah-sekolah. Sehingga, dapat menjangkau target yang telah ditentukan. Selain itu, juga memberikan edukasi tentang pentingnya vaksin Polio ini untuk anak-anak usia 0 hingga 7 tahun. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204581</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sub PIN 2024, 73 Ribu Anak di Trenggalek Terima Vaksin Polio</title>
		<link>https://memontum.com/sub-pin-2024-73-ribu-anak-di-trenggalek-terima-vaksin-polio</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2024 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204498</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, turut ambil bagian dalam rangka mensukseskan Sub pekan imunisasi polio (PIN) di Kota Keripik Tempe. Bertempat di Kantor Kelurahan Sumbergedong, Novita tampak memberikan tetes imunisasi polio pertama kepada salah satu anak yang berusia 0 hingga 7 tahun. &#8220;Tujuan vaksinasi polio ini adalah untuk menyiapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, turut ambil bagian dalam rangka mensukseskan Sub pekan imunisasi polio (PIN) di Kota Keripik Tempe. Bertempat di Kantor Kelurahan Sumbergedong, Novita tampak memberikan tetes imunisasi polio pertama kepada salah satu anak yang berusia 0 hingga 7 tahun.</p>



<p>&#8220;Tujuan vaksinasi polio ini adalah untuk menyiapkan anak-anak Indonesia tangguh. Yaitu sebagai generasi mendatang tidak terkena bahayanya penyakit polio. Karena kita tahu, penyakit polio ini tidak ada obatnya,&#8221; kata Novita saat dikonfirmasi, Senin (15/01/2024) tadi.</p>



<p>Istri Bupati Trenggalek ini menyampaikan, imunisasi polio ini ditujukan anak-anak berusia 0 sampai 7 tahun atau 8 tahun kurang 1 hari. Sedangkan untuk tahap pemberian imunisasi, akan dilakukan sebanyak dua kali yakni pada tanggal 15 hingga 21 Januari serta di tanggal 19 hingga 25 Februari mendatang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Saya berharap, anak-anak yang berusia 0 sampai 8 tahun kurang 1 hari ini wajib mendapatkan imunisasi polio. Kedepannya, kegiatan ini akan diselenggarakan di seluruh kecamatan secara serentak,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dirinya menyebut, jika pelaksanaan vaksinasi polio ini ditargetkan kepada hampir seluruh anak di Kabupaten Trenggalek. &#8220;Target kita minimal 95 persen anak yang ada di Trenggalek, akan mendapatkan vaksinasi polio ini. Saya juga akan mengevaluasi ke seluruh desa-desa untuk memastikan tidak ada anak yang tidak mendapatkan vaksinasi ini,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, dr Sunarto, mengatakan total di Kabupaten Trenggalek sasarannya 73.543 anak yang terdiri atas sasaran Balita hingga anak SD.</p>



<p>&#8220;Untuk total sasaran vaksinasi folio ini sekitar 73.543 dengan rincian anak-anak tingkat SD sejumlah 17.000, TK 13.000 dan PAUD 5.000an,&#8221; katanya.</p>



<p>Terkait pemberian vaksinasi polio ini juga tidak sembarangan. Beberapa anak dengan gejala juga tidak diperkenankan mengikuti vaksinasi. Dimana vaksin tidak diberikan kepada anak yang sedang dalam kondisi daya tahan tubuh lemah, akibat sakit panas/demam tinggi, diare atau menderita HIV.</p>



<p>Ditambahkannya, imunisasi dapat didapatkan masyarakat secara gratis di fasilitas layanan kesehatan seperti Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Posyandu, satuan pendidikan seperti PAUD, TK, SD/sederajat serta pos imunisasi lainnya di bawah koordinasi puskesmas dengan jumlah pos pelayanan mencapai 1.825 pos. “Walaupun ada Sub PIN Polio, pelayanan imunisasi rutin di fasyankes tetap berjalan seperti biasa,” papar dr Sunarto. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204498</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Idul Adha, Disperta Probolinggo Genjot Vaksin LSD</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-idul-adha-disperta-probolinggo-genjot-vaksin-lsd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adha]]></category>
		<category><![CDATA[Disperta]]></category>
		<category><![CDATA[genjot]]></category>
		<category><![CDATA[idul]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[LSD]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191813</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Mendekati Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo, menggenjot pelaksanaan vaksinasi Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan kurban. Sebanyak 280 vaksin telah disuntikkan pada hewan jenis sapi, di beberapa lokasi di Kabupaten Probolinggo. Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh Nicholas Nuryulianto, mengatakan bahwa pihaknya melakukan vaksinasi LSD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Mendekati Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo, menggenjot pelaksanaan vaksinasi Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan kurban. Sebanyak 280 vaksin telah disuntikkan pada hewan jenis sapi, di beberapa lokasi di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh Nicholas Nuryulianto, mengatakan bahwa pihaknya melakukan vaksinasi LSD secara bertahap di enam Pusat Kesehatan Hewan (Puswan). Di antaranya Puskeswan Kecamatan Pakuniran, Krucil, Maron, Banyuanyar, Bantaran dan Wonomerto.</p>



<p>Nicolas mengungkap, bahwa pihaknya mendapatkan sebanyak 500 dropping dosis vaksin LSD jenis Bovilis-lumpyvax. Hingga Jumat (23/06/2023) lalu, pihaknya terus melakukan vaksinasi LSD.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Untuk distribusinya, menyesuaikan dengan kebutuhan. Saat ini, sudah 280 dosis telah disuntikkan pada sapi potong. Tersisa 220 dosis lagi untuk diteruskan pelaksananya,&#8221; katanya Minggu (25/06/2023) tadi.</p>



<p>Saat ini, tambahnya, yang menjadi atensi pihaknya ada lima kecamatan. Yaitu, Kecamatan Sumber dan Sumberasih. Di dua lokasi itu, ditemukan sapi yang dinyatakan positif setelah diuji pengambilan sampel darah, kerokan kulit dan keropeng yang ada di tubuh ternak. Lalu Kecamatan Kraksaan, Maron dan Banyuanyar.</p>



<p>Vaksinasi terus dilakukan, imbuhnya, mengingat daging hewan tersebut akan dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo yang mayoritas merayakan Hari Raya Idul Adha. &#8220;Petugas teknis melakukan penyisiran di lapangan. Khususnya wilayah yang ditemukan kasus atau indikasi penyakit,&#8221; terangnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191813</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
