<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>veteran &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/veteran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 15:42:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>veteran &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinilai Ganggu Arus Lalu Lintas, Dishub Kota Malang Siap Tertibkan Parkir Liar dan PKL di Jalan Veteran</title>
		<link>https://memontum.com/dinilai-ganggu-arus-lalu-lintas-dishub-kota-malang-siap-tertibkan-parkir-liar-dan-pkl-di-jalan-veteran</link>
					<comments>https://memontum.com/dinilai-ganggu-arus-lalu-lintas-dishub-kota-malang-siap-tertibkan-parkir-liar-dan-pkl-di-jalan-veteran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dinilai]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[ganggu]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[tertibkan]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232179</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan segera menertibkan parkir liar dan aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dinilai mengganggu arus lalu lintas di kawasan Jalan Veteran, khususnya di depan MAN 2 Kota Malang hingga area Universitas Brawijaya (UB). Hal itu dikatakan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. Pria yang akrab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan segera menertibkan parkir liar dan aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dinilai mengganggu arus lalu lintas di kawasan Jalan Veteran, khususnya di depan MAN 2 Kota Malang hingga area Universitas Brawijaya (UB). Hal itu dikatakan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Jaya, itu mengatakan bahwa dalam penertiban itu nantinya akan dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan, yang saat ini masih dalam tahap finalisasi. Menurutnya, persoalan utama di kawasan tersebut berawal dari rendahnya kesadaran pengendara terhadap aturan lalu lintas, meskipun rambu dan marka jalan sudah terpasang jelas.</p>



<p>“Pengendara harus paham, ada petugas atau tidak ada petugas tetap wajib mematuhi aturan. Marka hijau itu artinya larangan berhenti maupun parkir karena diperuntukkan bagi pesepeda,” ujar Jaya, Senin (04/05/2026) tadi.</p>



<p>Jaya menegaskan, area yang selama ini digunakan parkir di Jalan Veteran bukan fasilitas resmi sekolah maupun kawasan umum untuk parkir kendaraan. Sehingga, menurutnya akan dilakukan sosialisasi sekaligus penertiban bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.</p>



<p>&#8220;Nanti dalam waktu dekat akan kami lakukan (sosialisasi) bersama-sama dengan teman-teman dari Satpol PP, kemudian dengan Diskopindag juga. Ini memang sudah mulai meresahkan dan mengganggu arus lalu lintas,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Langkah tersebut dilakukan, sambil menunggu Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai aturan turunan Perda selesai disusun. “Tidak perlu menunggu Perda efektif sepenuhnya. Pengendara yang memiliki SIM seharusnya sudah memahami aturan dasar lalu lintas,” tegasnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, menurutnya Pemkot Malang juga telah beberapa kali memanggil pihak sekolah di sepanjang kawasan Jalan Veteran, termasuk MAN, MTsN dan MIN. Bahkan, sosialisasi dilakukan langsung kepada pihak lembaga pendidikan agar turut mengedukasi orang tua siswa.</p>



<p>“Kami sudah hampir empat kali mengundang pihak sekolah. Ini bagian dari pendidikan sejak dini. Orang tua masih sering menyeberangkan anak tidak pada tempatnya, padahal zebra cross hanya berjarak sekitar 25 meter,” tuturnya.</p>



<p>Dalam implementasi Perda, tentunya akan diterapkan sanksi tanpa tebang pilih. Sanksi yang disiapkan antara lain penggembokan kendaraan hingga denda administratif.</p>



<p>“Kalau sepeda motor dendanya Rp 250 ribu, sedangkan mobil Rp 500 ribu. Tidak ada istilah pembeda atau pilih kasih,” ucapnya.</p>



<p>Untuk sanksi tersebut tidak diberikan kepada institusi sekolah, melainkan kepada pengguna jalan atau orang tua siswa yang melanggar aturan. Penertiban ini tentu akan berlaku di seluruh ruas jalan, baik jalan nasional maupun jalan provinsi. &#8220;Semuanya, selama terdapat marka larangan seperti jalur hijau di kawasan tersebut,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dinilai-ganggu-arus-lalu-lintas-dishub-kota-malang-siap-tertibkan-parkir-liar-dan-pkl-di-jalan-veteran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232179</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Exit Tol Madyopuro hingga Jalan Veteran Kota Malang Jadi Titik Rawan Gepeng, Satpol PP Lakukan Antisipasi</title>
		<link>https://memontum.com/exit-tol-madyopuro-hingga-jalan-veteran-kota-malang-jadi-titik-rawan-gepeng-satpol-pp-lakukan-antisipasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gepeng]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[satpol]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Libur Nataru memunculkan sejumlah titik rawan keberadaan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Kota Malang. Diantaranya, Exit Tol Madyopuro, perempatan Jalan Mergan, perempatan Kaliurang, hingga kawasan Jalan Veteran, yang menjadi lokasi paling sering terpantau selama patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang. Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Libur Nataru memunculkan sejumlah titik rawan keberadaan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Kota Malang. Diantaranya, Exit Tol Madyopuro, perempatan Jalan Mergan, perempatan Kaliurang, hingga kawasan Jalan Veteran, yang menjadi lokasi paling sering terpantau selama patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang.</p>



<p>Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantisipasi kemunculan Gepeng yang memanfaatkan momen libur akhir tahun dengan melakukan patroli dan penertiban rutin. “Gepeng seperti badut pengamen dan manusia silver itu sebenarnya permasalahan harian. Saat libur Nataru ini, di beberapa titik memang meningkat, meski di lokasi lain justru berkurang,” ujar Heru, Rabu (31/12/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa pergeseran lokasi kerap terjadi setelah penertiban dilakukan. Kawasan Jalan Dieng yang rutin ditertibkan, misalnya, memicu pergerakan gepeng ke titik lain.</p>



<p>“Kalau di Dieng kami tertibkan, mereka bergeser. Ke selatan itu ke perempatan Mergan, sedangkan ke utara ke Jalan Veteran. Jadi sebarannya berpindah-pindah,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, exit Tol Madyopuro juga mulai muncul sebagai titik baru, disusul perempatan Kaliurang yang ramai aktivitas kendaraan selama libur panjang. Ditambahkan, bahwa pola keberadaan mereka beragam, yakni manusia silver umumnya bergerak sendiri, sementara pengemis ada yang datang secara berkelompok.</p>



<p>&#8220;Dari kami Satpol PP, tetap melakukan penertiban dengan pendekatan persuasif. Kami arahkan mereka untuk pulang. Karena kalau ditampung di basecamp juga ada keterbatasan,” katanya.</p>



<p>Selama masa libur Nataru, Satpol PP menyiagakan personel di pos pengamanan dan pos pelayanan, tanpa penambahan jumlah personel. Penempatan difokuskan pada titik-titik rawan yang telah terpetakan.</p>



<p>“Personel tetap, tapi kami optimalkan di pospam dan posyan. Di Balai Kota satu regu bisa delapan sampai sepuluh orang dan tetap bergerak,” imbuh Heru. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229161</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lapangan Dipagari UM, Ratusan Siswa SMAN 8 Malang Ikuti Upacara HUT RI di Jalan Veteran</title>
		<link>https://memontum.com/lapangan-dipagari-um-ratusan-siswa-sman-8-malang-ikuti-upacara-hut-ri-di-jalan-veteran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dipagari]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225090</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sejumlah pelajar SMAN 8 Kota Malang, menggelar upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI, dengan menggunakan badan jalan, di Jalan Veteran, Kota Malang, Minggu (17/08/2025) tadi. Hal itu dilakukan, karena lapangan sekolah yang selama ini digunakan, telah dipagari oleh Universitas Negeri Malang (UM). Kepala SMAN 8 Kota Malang, Nuraeni, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sejumlah pelajar SMAN 8 Kota Malang, menggelar upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI, dengan menggunakan badan jalan, di Jalan Veteran, Kota Malang, Minggu (17/08/2025) tadi. Hal itu dilakukan, karena lapangan sekolah yang selama ini digunakan, telah dipagari oleh Universitas Negeri Malang (UM).</p>



<p>Kepala SMAN 8 Kota Malang, Nuraeni, menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara tersebut diikuti oleh 950 siswa, mulai dari kelas X hingga XII dan 100 guru. Pelaksanaan upacara itu, pun terasa spesial.</p>



<p>&#8220;Semua warga negara berhak merayakan HUT Kemerdekaan. Anak-anak ekstra Paskibra juga sudah berlatih, mereka adalah anak pilihan yang peduli terhadap nasionalisme dan tanah air. Kita harus berikan wadah untuk berekspresi,&#8221; kata Kepsek Nuraeni.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa pemagaran lapangan itu sudah dilakukan sejak akhir Mei 2025 oleh pihak UM. Hal itu, membuat pihak sekolah harus beradaptasi dengan kondisi terbatas. Untuk upacara hari-hari biasa, pelaksanaan dilakukan bergilir di lapangan indoor. Namun, untuk peringatan HUT RI, sekolah harus mencari lokasi yang lebih luas agar seluruh siswa bisa mengikuti secara khidmat.</p>



<p>&#8220;Kalau tidak menggunakan Jalan Veteran, Paskibra juga kesulitan bergerak. Lapangan indoor terlalu sempit, hanya bisa menampung dua jenjang. Jadi, kami ajukan izin ke Dishub dan kepolisian dan alhamdulillah diizinkan,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, berkurangnya lahan berdampak pada banyak kegiatan ekstrakurikuler. Dari 29 ekskul di SMAN 8, beberapa terpaksa mencari tempat latihan mandiri di luar sekolah.</p>



<p>“Kalau futsal, basket.atau taekwondo, masih bisa cari tempat. Tapi paskibra mau latihan di mana? Akhirnya mereka pakai lahan parkir sekolah,” tambahnya.</p>



<p>Meski begitu, Nuraeni menegaskan bahwa semangat siswa tidak boleh padam. Prestasi tetap harus membanggakan. Bahkan di tahun ini, ada lima siswa Paskibra yang bertugas di tingkat Kota Malang dan satu siswa mewakili Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Prinsip kami, jangan sampai fasilitas yang berkurang menghambat pengembangan diri anak-anak. Pendidikan harus tetap mencetak generasi muda yang andal,&#8221; tegasnya. Nuraeni berharap, pemerintah dapat memberikan solusi terbaik bagi persoalan lahan, mengingat sejak awal keberadaan SMAN 8 lahir dari kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan UM. “Harapan kami sederhana, yang terbaik untuk anak-anak. Fasilitas harus layak untuk menyiapkan generasi andal. Sekarang pembahasan sudah sampai ke Kementerian. Kita berharap ada langkah terbaik untuk masa depan siswa,&#8221; imbuh Nuareni. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kemacetan saat PKKMB UB, Dishub Kota Malang Atur Arus Lalin Kawasan Jalan Veteran</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kemacetan-saat-pkkmb-ub-dishub-kota-malang-atur-arus-lalin-kawasan-jalan-veteran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224850</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mulai melakukan penataan arus lalu lintas dalam rangka mengantisipasi kepadatan selama kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Brawijaya Tahun 2025, mulai Senin (11/08/2025) hingga Rabu (13/08/2025) mendatang.&#160; Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa dalam hal ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mulai melakukan penataan arus lalu lintas dalam rangka mengantisipasi kepadatan selama kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Brawijaya Tahun 2025, mulai Senin (11/08/2025) hingga Rabu (13/08/2025) mendatang.&nbsp;</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa dalam hal ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kampus, mengingat jumlah Mahasiswa Baru (Maba) yang diterima tahun ini mencapai sekitar 17 ribu pelajar. &#8220;Penataan dilakukan agar tidak menimbulkan bangkitan lalu lintas yang tinggi. Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini sangat memungkinkan memicu kepadatan signifikan, apalagi jika badan jalan digunakan,” ujar Jaya, sapaannya, Senin (11/08/2025) tadi.</p>



<p>Salah satu langkah yang diambil, ujarnya, adalah menutup putar balik (U-turn) di depan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang. Itu dilakukan, karena posisinya berdekatan dengan persimpangan dan kerap mengganggu arus lalu lintas. Larangan parkir, juga diberlakukan di beberapa titik.</p>



<p>&#8220;Jalan Veteran Sisi Utara (simpang 4 ITN &#8211; Pintu Masuk UB Veteran) dan Jalan Veteran Sisi Selatan (SMKN 2 Kota Malang &#8211; simpang 4 ITN), dilarang parkir. Kemudian, kendaraan penjemput juga dilarang parkir depan pintu Jalan Veteran dan pintu BNI 46, Jalan Mayjend Panjaitan dan Jalan MT. Haryono,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, Dishub Kota Malang bersama Polresta Malang Kota juga mengatur lalu lintas di kawasan Jalan Watugong. Karena di jalan tersebut, selama ini menjadi titik berkumpulnya ojek online dan kendaraan roda dua.</p>



<p>&#8220;Kalau sampai di Jalan Watugong itu macet, arus lalu lintas bisa terganggu parah. Kita sudah sampaikan ke UB untuk membantu mengingatkan pengemudi online agar tidak berhenti sembarangan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Jaya mengakui, kemacetan di sekitar kampus sudah menjadi fenomena tahunan saat penerimaan mahasiswa baru. Tahun lalu, kepadatan berhasil dikurangi dengan membagi arus lalu lintas agar tidak hanya terpusat di Jalan Veteran.</p>



<p>&#8220;Tahun ini, kami merekomendasikan agar akses masuk ke UB tidak hanya melalui gerbang Jalan Veteran saja. Kami juga minta kerjasamanya dengan pihak kampus dan mereka merespon akan menindaklanjutinya,&#8221; imbuh Jaya.</p>



<p>Sebagai informasi, pekan depan Dishub Kota Malang akan menghadapi tantangan lebih besar dengan pelaksanaan PKKMB Universitas Negeri Malang (UM) yang diperkirakan dihadiri 20.000 Maba. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224850</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Probolinggo Lakukan Safari Pengecekan Kesehatan untuk Veteran yang Sakit</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-probolinggo-lakukan-safari-pengecekan-kesehatan-untuk-veteran-yang-sakit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Nov 2024 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[pengecekan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Safari]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216836</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pj Wali Kota Probolinggo, M Taufik Kurniawan, melakukan safari dengan mengunjungi rumah veteran yang sedang sakit, Jumat (22/11/2024) tadi. Kegiatan yang didampingi oleh Kepala Dinkes PPKB, dr NH Hidayati, Direktur RSUD dr Saleh, Intan Sudarmadi, Kepala Dinsos PPPA, Rey Soewigtyo, Kasdim 0820, Mayor Czi Slamet Wahyudi, Perwakilan dari LVRI, camat dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pj Wali Kota Probolinggo, M Taufik Kurniawan, melakukan safari dengan mengunjungi rumah veteran yang sedang sakit, Jumat (22/11/2024) tadi. Kegiatan yang didampingi oleh Kepala Dinkes PPKB, dr NH Hidayati, Direktur RSUD dr Saleh, Intan Sudarmadi, Kepala Dinsos PPPA, Rey Soewigtyo, Kasdim 0820, Mayor Czi Slamet Wahyudi, Perwakilan dari LVRI, camat dan lurah setempat, itu merupakan rangkaian peringatan Hari Pahlawan dan juga memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN).</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, rombongan juga membawa tim medis &#8216;Mat Saleh Home Care&#8217; dan pelayanan mobile dari Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ke rumah veteran. Adapun rumah veteran yang ditemui, yakni rumah Soewardi (80), di Tisnonegaran.</p>



<p>Di kesempatan itu, Pj Wali Kota Taufik juga melakukan dialog sang veteran. Baik itu mulai dari keluhan sakitnya hingga kisah hidup veteran selama berdinas. Dari kunjungan pertama ini, ternyata diketahui bahwa sang veteran dahulunya pernah dinas sebagai Danramil Raas dan sekarang mengeluhkan karena susah berjalan.</p>



<p>Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, hasilnya diketahui ada tekanan darah tinggi. Direktur Intan Sudarmadi yang juga dokter spesialis syaraf, itu menyarankan agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.</p>



<p>“Karena posisinya tidak bisa berjalan, sehingga dapat menggunakan fasilitas ambulans gratis untuk pengobatan ke rumah sakit,” imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Safari pengecekan kesehatan sendiri, kemudian dilanjutkan ke rumah Abdul Adjis (84), di Sukabumi, Mayangan. Sembari diperiksa kesehatannya, Pj Wali Kota Probolinggo juga mengajak ngobrol santai pasien. Sementara karena rumah sang pasien itu berhadapan dengan Puskesmas Sukabumi, maka disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin di Faskes.</p>



<p>Berikutnya, pemeriksaan diteruskan menuju rumah Satuhan (73) di Jalan Letjend Sutoyo, Tisnonegaran. Di sini, sang veteran menceritakan riwayat sakitnya termasuk pasca operasi yang dijalaninya.</p>



<p>“Kita mendatangi para veteran yang sakit, itu sebagai bentuk kepedulian sekaligus silaturahmi. Selain memberikan motivasi, juga melihat kondisinya sekarang secara langsung. Termasuk, mengajak ngobrol dan mendengarkan kisahnya saat berjuang dahulu. Bagaimana pun, beliau ini adalah sosok yang berjasa dan menjadi inspirasi bagi kita semua,” tambah Pj Wali Kota Probolinggo.</p>



<p>Dalam pemeriksaan itu, selain pasien diperiksa kesehatannya juga diberikan bingkisan, vitamin serta buah-buahan. Diketahui hingga saat ini, Kota Probolinggo terdapat veteran pembela tanah air sebanyak 28 orang. Adapun lima orang veteran, kondisi kesehatannya kurang baik.</p>



<p>Kepala Dinkes PPKB, NH Hidayati, mengatakan bahwa pelayanan mobile semacam ini bisa dilakukan oleh Puskesmas. “Bagi mereka yang kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk datang ke Faskes terdekat, kita akan berikan layanan mobile dari tim medis Puskesmas terdekat. Rata-rata mereka juga rutin melakukan pemeriksaan,” imbuhnya.</p>



<p>Selain tiga orang veteran tadi, ada dua orang veteran yang juga mendapatkan pelayanan home care. Diantaranya, Amir di Pakistaji Kecamatan Wonoasih dan Sutajab warga Jati, Mayangan. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216836</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Veteran dan HUT RI, Bupati Malang Meriahkan Jalan Sehat</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-veteran-dan-hut-ri-bupati-malang-meriahkan-jalan-sehat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213369</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaida Sanusi, hadir memeriahkan jalan sehat bersama masyarakat dalam rangka Hari Veteran Nasional tahun 2024, HUT ke-60 Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) dan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Markas LVRI Cabang Kepanjen, Jalan Banurejo, Kecamatan Kepanjen, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaida Sanusi, hadir memeriahkan jalan sehat bersama masyarakat dalam rangka Hari Veteran Nasional tahun 2024, HUT ke-60 Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) dan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Markas LVRI Cabang Kepanjen, Jalan Banurejo, Kecamatan Kepanjen, Minggu (25/08/2024) tadi.</p>



<p>Kegiatan ini, diikuti oleh keluarga besar Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Malang, Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kabupaten Malang serta PIVERI Kabupaten Malang, Pemuda Panca Marga Kabupaten Malang serta masyarakat sekitar.</p>



<p>Mengawali sambutannya, Bupati Malang menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana beserta seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif pada kegiatan jalan sehat hari ini. Dimana dengan berolahraga seperti jalan sehat ini, diharapkan tubuh akan sehat, jiwa akan kuat, serta panjang umur dan penuh berkah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Selain itu, sebagai generasi yang mewarisi kemerdekaan RI, kita harus bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang sampai saat ini masih dapat dinikmati oleh Bangsa Indonesia. Untuk itu marilah kita panjatkan doa untuk para pahlawan dan pejuang yang telah gugur, agar arwah mereka diberikan tempat terbaik di sisi-Nya,&#8221; kata Bupati Malang.</p>



<p>HM Sanusi juga menyambut baik kegiatan jalan sehat ini, yang mana turut mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Malang dalam menggelorakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Adapun gaya hidup sehat ini meliputi rajin olahraga, makan dengan gizi seimbang, rutin periksa kesehatan, serta membiasakan hidup bersih.</p>



<p>Sebelum mengakhiri kegiatan, Bupati Malang juga berkesempatan untuk mengundi dan membagikan 10 doorprize yang disambut meriah oleh para peserta jalan sehat. Selain doorprize, ada pula panggung hiburan yang turut menyemarakkan acara. Sebagai informasi, rute jalan sehat bersama LVRI ini dimulai dari Markas LVRI Cabang Kepanjen &#8211; Jalan Ahmad Yani &#8211; Jalan Suruji &#8211; Jalan Banurejo kemudian finish di Markas LVRI. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213369</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerakan Kediri Cinta dan Peduli Veteran, Mbak Cicha Inisiasi Pemberian Layanan Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/gerakan-kediri-cinta-dan-peduli-veteran-mbak-cicha-inisiasi-pemberian-layanan-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2024 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212899</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menginisiasi pemberian layanan kesehatan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Kabupaten Kediri. Pemberian layanan ini, merupakan kolaborasi antara TP PKK dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri dalam rangka Gerakan Kediri Cinta dan Peduli Veteran untuk memeriahkan gempita Kemerdekaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menginisiasi pemberian layanan kesehatan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Kabupaten Kediri. Pemberian layanan ini, merupakan kolaborasi antara TP PKK dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri dalam rangka Gerakan Kediri Cinta dan Peduli Veteran untuk memeriahkan gempita Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.</p>



<p>“Layanan dan fasilitas ini untuk memberikan kebahagian kepada mereka,” kata Istri Bupati Kediri, di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (06/08/2024) tadi.</p>



<p>Disampaikan Mbak Cicha-sapaan akrabnya, legiun veteran merupakan pejuang kemerdekaan yang harus dihormati. Melalui Gerakan Peduli Veteran ini juga menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap para pejuang kemerdekaan.</p>



<p>Diterangkannya, layanan kesehatan ini ditandai dengan pemberian layanan cek kesehatan, konsultasi pola hidup sehat, layanan pendampingan psikososial dengan tema &#8216;Bahagia di Usia Lanjut&#8217;. Selain itu, juga diberikan beasiswa sekolah bagi keluarga veteran yang berhak menerima.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karenanya, melalui kesempatan pemberian layanan kesehatan ini, Mbak Cicha berharap semangat perjuangan legiun veteran bisa terus menginspirasi semangat bagi generasi penerus bangsa. “Semoga semangat perjuangan tersebut bisa terus menginspirasi bagi anak cucu kita, supaya mempunyai semangat yang sama dengan mereka (veteran),” terangnya.</p>



<p>Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, menambahkan bahwa telah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk menunjukkan rasa cinta dan peduli kepada legiun veteran. Termasuk, melalui layanan cek kesehatan dan penyuluhan kesehatan.</p>



<p>“Cek kesehatan adalah langkah awal yang sangat penting untuk memastikan bahwa kita semua, terutama para veteran, tetap dalam kondisi sehat dan prima,” ungkap Dewi.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya juga mengingatkan supaya legiun veteran agar rutin datang ke Posyandu tingkat desa sesuai wilayah masing-masing. Terlebih, program Posyandu tersebut masih aktif hingga saat ini. “Jangan sampai melewatkan Posyandu Lansia. Meskipun saat itu merasakan enak badan tapi harus selalu dikontrol kondisinya, konsultasi gizi di sana sudah ada,” tambahnya.</p>



<p>Diketahui, legiun veteran di Kabupaten Kediri berjumlah 202 orang. Sedangkan pemberian layanan kesehatan ini akan berlangsung pada 6 hingga 7 Agustus 2024. Dimana, hari pertama diikuti 91 veteran sehat, hari kedua akan dilakukan home visit untuk memberikan layanan kesehatan kepada veteran yang sedang dalam kondisi sakit. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212899</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kecelakaan di Taman Veteran, DLH Kota Malang Tinggikan Kanstin</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kecelakaan-di-taman-veteran-dlh-kota-malang-tinggikan-kanstin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2024 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[kanstin]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tinggikan]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212233</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Merespon banyaknya kecelakaan yang terjadi di taman Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, melakukan peninggian kanstin. Itu dilakukan, untuk mengantisipasi adanya insiden kecelakaan. Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra, menyampaikan jika kanstin yang ada di taman tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Merespon banyaknya kecelakaan yang terjadi di taman Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, melakukan peninggian kanstin. Itu dilakukan, untuk mengantisipasi adanya insiden kecelakaan.</p>



<p>Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra, menyampaikan jika kanstin yang ada di taman tersebut memang terlalu rendah, yang itu diakibatkan karena imbas dari perawatan pengaspalan jalan yang sering dilakukan. “Akibat peninggian jalan, akhirnya membuat aspal dengan kanstin ini menjadi seolah tidak ada batasannya. Sehingga tahun ini saja, sudah ada kecelakaan yang terjadi sampai lima kali di taman veteran,” kata Laode, Kamis (25/07/2024) tadi.</p>



<p>Peninggian kanstin itu dilakukan, lanjutnya, agar pengendara aman saat melintasi jalan raya. Bahkan, pada saat ini pun juga masih terlihat ada banyak pekerja yang melakukan pembangunan di sekitar taman tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jadi saat ini kanstin kan istilahnya sudah ambles. Nah, itu dibangun kembali. Ukurannya kira-kira 25 hingga 30 sentimeter,” beber Laode.</p>



<p>Laode pun mengakui, akan memperbaiki kanstin yang memang sudah ambles. Karena jalan di Kota Malang terus diperbaiki sehingga terus meninggi.</p>



<p>“Nantinya semua yang rusak akan kami perbaiki. Satu untuk membuat pengguna jalan aman. Kedua, juga agar taman aman juga. Karena kalau melihat yang lalu, taman juga ikut rusak,” imbuh Laode. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212233</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Gelaran Tenis Ganda Veteran Nasional, Pj Wali Kota Optimis Pelti Gemilang di Porprov</title>
		<link>https://memontum.com/apresiasi-gelaran-tenis-ganda-veteran-nasional-pj-wali-kota-optimis-pelti-gemilang-di-porprov</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Gemilang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[optimis]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208555</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi gelaran turnamen tenis ganda veteran Nasional yang memperebutkan Piala Pj Wali Kota Tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Kota Malang, pada Sabtu (20/04/2024) tadi. Pertandingan Tenis itu, juga merupakan rangkaian dari HUT Kota Malang ke 110 dan juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi gelaran turnamen tenis ganda veteran Nasional yang memperebutkan Piala Pj Wali Kota Tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Kota Malang, pada Sabtu (20/04/2024) tadi. Pertandingan Tenis itu, juga merupakan rangkaian dari HUT Kota Malang ke 110 dan juga bagian dari upaya pengurus Pelti Kota Malang untuk menghidupkan kembali pertenisan di Kota Malang.</p>



<p>“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pertandingan Tenis yang diinisiasi oleh Pelti Kota Malang ini. Karena selain agenda dari Disporapar, juga agenda dari Pelti Kota Malang karena pengurusnya baru dan juga ingin mencoba lapangan baru. Ada dua, di Stadion Gajayana dan di Jalan Surabaya,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Menariknya, dalam kegiatan pertandingan tersebut juga diikuti oleh salah satu Warga Negara Malaysia. Sehingga, diharapkan nantinya dapat menyemangati Pelti Kota Malang untuk mempersiapkan dalam ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2025.</p>



<p>“Tentunya, Pelti ini menjadi salah satu penyumbang piala atau medali di Porprov 2025. Harapannya, dengan tenis yang dihadiri dari seluruh Indonesia dan bahkan juga Malaysia, ini bisa menyemangati. Harapannya dengan pengurus baru ini bisa lebih baik lagi dan harus lari daripada yang kemarin,” tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Pelti Kota Malang, Mirza Ronald Adisaputra, menyampaikan jika gelaran pertandingan tersebut akan dilaksanakan selama dua hari. Yakni pada hari ini, Sabtu (20/04/2024) hingga Minggu (21/04/2024) di Stadion Gajayana Malang.</p>



<p>“Jumlah peserta ada 76 pasang atau 152 orang. Yang terjauh dari Malaysia, kemudian Pontianak, Banjarnegara, Samarinda, Kutai, dan banyak daerah lainnya. Total hadiah Rp 16 juta untuk 2 kategori dan insyaallah akan ditambah lagi sebanyak Rp 10 juta dari Bapak Pj Wali Kota Malang,” kata Mirza.</p>



<p>Pria yang juga menjabat sebagai Lurah Bunulerjo, Kota Malang, menjabarkan jika kategori yang mengikuti pertandingan tersebut yakni usia 100 tahun dengan minimal usia 40 tahun dan 123 tahun minimal usia 58 tahun. Dua kategori tersebut hanya memainkan satu partai ganda putra.</p>



<p>“Harapannya dengan adanya pertandingan ini pertenisan di Kota Malang ke depan bisa semakin jaya dan semakin baik seperti di tahun 90 an dulu,” imbuh Mirza. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208555</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
