<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>wagir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/wagir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Oct 2022 08:15:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>wagir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Korban Anak-anak Teridentifikasi Terbanyak di Kecamatan Wagir, DP3A Gerak Cepat Pendampingan Psikologis Tragedi Kanjuruhan</title>
		<link>https://memontum.com/korban-anak-anak-teridentifikasi-terbanyak-di-kecamatan-wagir-dp3a-gerak-cepat-pendampingan-psikologis-tragedi-kanjuruhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2022 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[wagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176310</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kabupaten Malang &#8211; Layanan Hotline yang telah dibuka oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang, untuk pendampingan psikologis bagi keluarga korban maupun korban tragedi Stadion Kanjuruhan, kini akan menyasar salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Malang, yakni Kecamatan Wagir. Kepala DP3A Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, menyampaikan bahwa itu dilakukan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kabupaten Malang</strong> &#8211; Layanan Hotline yang telah dibuka oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang, untuk pendampingan psikologis bagi keluarga korban maupun korban tragedi Stadion Kanjuruhan, kini akan menyasar salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Malang, yakni Kecamatan Wagir.</p>



<p>Kepala DP3A Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, menyampaikan bahwa itu dilakukan di Kecamatan Wagir, karena termasuk salah satu kecamatan yang terbanyak untuk jumlah korban anak-anak di dalam Tragedi Kanjuruhan tersebut. “Kami punya layanan Hotline dan hari ini akan kami sasar untuk mendatangi salah satu kecamatan yang terbanyak. Dimana, jumlah anak yang meninggal ada lima orang, dua luka berat dan lima luka ringan,” terang drg Arbani dalam kegiatan Trauma Support Mobility di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (06/10/2022) tadi.</p>



<p>Dalam penanganan ini, tambahnya, akan diprioritakan pada anak yang kehilangan salah satu orang tuanya ataupun keduanya. Tidak hanya itu, kepada anak yang menjadi korban fisik, tentunya juga akan diberikan penanganan trauma healing.</p>



<p>“Tentu yang menjadi korban fisik itu juga akan mengalami trauma pasca kejadian itu. Yang namanya anak dan perempuan, itu harus segera ditangani,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Namun, paparnya, dalam mendata korban anak dan perempuan, itu menurutnya masih menjadi kendala. Karena masih susahnya mencari data suporter yang ada dalam tragedi tersebut.</p>



<p>“Data suporter anak dan perempuan itu masih sulit kami cari. Karena berbeda dengan data seperti kalau mau naik pesawat yang ada data by name by adress,” katanya.</p>



<p>Tetap,i hal itu akan terus dilakukan dan didata melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. Untuk pelayanan trauma healing pasca kejadian tragedi Kanjuruhan tersebut, pihaknya juga bekerjasama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) yakni dari Psikologi UMM, Psikologi UB, Psikologi Unmer dan Psikologi UIN.</p>



<p>“Tentu dengan kerja sama ini kami membutuhkan tenaga yang expert dalam hal psikis atau kejiwaan. Sehingga bekerjasama dengan beberapa Universitas yang ada di Malang,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176310</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Korban Begal di Jalan Veteran, Warga Wagir Gunakan Aplikasi Jogo Malang Presisi</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-korban-begal-di-jalan-veteran-warga-wagir-gunakan-aplikasi-jogo-malang-presisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2022 13:50:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Begal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[wagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173317</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Fajar Ramadhan (23), warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, menjadi korban aksi begal saat berada Jalan Veteran, Kota Malang, Sabtu (06/08/2022). Selain mengalami sejumlah luka, korban juga kehilangan motor beserta tas berisikan ponsel dan uang. Melalui Aplikasi Jogo Malang Presisi Polresta Malang Kota, korban segera mendapatkan pertolongan hingga dibawa ke RSSA Malang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Fajar Ramadhan (23), warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, menjadi korban aksi begal saat berada Jalan Veteran, Kota Malang, Sabtu (06/08/2022). Selain mengalami sejumlah luka, korban juga kehilangan motor beserta tas berisikan ponsel dan uang.</p>



<p>Melalui Aplikasi Jogo Malang Presisi Polresta Malang Kota, korban segera mendapatkan pertolongan hingga dibawa ke RSSA Malang. Korban, mengalami luka robek pada ibu jari tangan kanan dan memar.</p>



<p>Informasinya, sebelumnya korban bersama teman jalan-jalan di Kota Malang. Saat melintas di Jalan Veteran, sepeda motornya dirampas oleh beberapa orang tidak dikenal dengan bersenjatakan Sajam. Akibatnya, selain kehilangan motornya, korban menderita beberapa luka di bagian tubuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Akibatnya, korban dan temannya tampak syok hingga ditolong warga yang sedang melintas. Melalui laporan di Aplikasi Jogo Malang Presisi, sekitar 5 menit kemudian petugas Polsek Klojen dan Polresta Malang Kota segera tiba di lokasi kejadian.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota,  Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa pihaknya segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. “Betul, ada pencurian dengan kekerasan. Dilaporkan melalui Aplikasi Jogo Malang Presisi. Anggota melalui map yang terhubung dengan GPS, langsung datang ke TKP dengan cepat. Saat ini anggota sedang melakukan penyelidikan,” jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173317</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Video 3 Bocah Wagir Terlindas Truk Mundur</title>
		<link>https://memontum.com/video-3-bocah-wagir-terlindas-truk-mundur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 03:02:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[wagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119961-video-3-bocah-wagir-terlindas-truk-mundur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Seorang bapak dan 2 anaknya serta 1 bocah lainnya menjadi korban mundurnya truk lepas kendali di Dusun Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Satu dua warga yang kaget, kemudian menangis. Musibah mengundang penuh simpati masyarakat Wagir ini terjadi tepat bersamaan Peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020) pukul 13.30. Musibah tepatnya terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Seorang bapak dan 2 anaknya serta 1 bocah lainnya menjadi korban mundurnya truk lepas kendali di Dusun Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Satu dua warga yang kaget, kemudian menangis. Musibah mengundang penuh simpati masyarakat Wagir ini terjadi tepat bersamaan Peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020) pukul 13.30.</p>
<p>Musibah tepatnya terjadi di tanjakan depan Toko Warung Mama Dodik. Warga sekitar terkejut termasuk pemilik warung. Warga wanita enggan mendekati titik kecelakaan. Warga pria dusun setempat berusaha memberi pertolongan. Sepeda motor Jupiter Z W 2057 VX tergeletak di sisi kanan truk. Kondisinya tidak rusak parah. Korban Yono informasinya hendak menuju tegalan.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="400"><source src="https://kabupatenmalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/44/2020/07/VID-20200723-WA0290.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>&#8220;Empat orang. Berboncengan. Bapak dan 3 anak kecil. Saya tidak tahu jelas. Yang tahu anak kecil ini, mboten napa-napa bapak e. Saya keluar sudah ada korban. Lanang sedaya. Sing kaleh sing parah,&#8221; ungkap Sri Rahayu (40), warga Dusun Precet RT 26/RW 08, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Warga turut mengevakuasi korban. Evakuasi dilakukan Kasiyanto dan warga sekitar. Termasuk melibatkan Rendi, relawan musa serta Sugiyanto, tokoh masyarakat kampung setempat.</p>
<p>&#8220;Korban tergilas. Sepuluh meteran mundurnya. Dua anaknya. Satu anak masih keluarga,&#8221; cerita Sugiyanto, tokoh masyarakat desa setempat.</p>
<p>Saat kejadian, mobil milik Sugiyanto dipakai evakuasi para korban. Mobil Terios AG 1933 IZ putih milik Sugiyanto (60) membawa para korban. Ada empat korban. Dua luka ringan dan 2 luka parah. Sang bapak diketahui bernama Yono, warga Rekesan Wagir tidak menderita luka. Seorang bocah juga hanya luka lecet. Namun, dua bocah lain kehilangan bagian kaki. Satu korban kehilangan paha dan seorang lagi kehilangan telapak kaki.</p>
<p>&#8220;Sadar kabeh. Adoh Pak sik adoh a Pak. Ke RST gak tanggung. Di bawa ke RSSA. Ikut anter. Klo angkat warga sini. Saya antar sama bapak, &#8221; Rendi Pratama (19) relawan muda Wagir. Diceritakan Rendi, tiap orang memangku para korban dengan kondisi masing-masing. Rendi memangku korban yang masih sadar dan mengalami luka ringan. Tiap kaki korban ditutupi bagian kakinya.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="400"><source src="https://kabupatenmalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/44/2020/07/VID-20200723-WA0291.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>Korban luka paling parah dipangku bapak korban. Kasiyono (54) bapak Rendi, memangku korban yang kehilangan telapak kaki kiri. Sopir truk turut membantu dengan menyetiri mobil menuju rumah sakit.</p>
<p>Sekitar pukul 18.30, Kasiyono dan Rendi balik menuju desa. Sementara, sejumlah anggota kepolisian telah menunggu di lokasi kejadian. Dua anggota Laka Lantas Polres Malang telah melakukan olah TKP dan pengambilan keterangan sejumlah saksi. Ada juga anggota Polsek Wagir turut mendampingi anggota Lantas.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="400"><source src="https://kabupatenmalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/44/2020/07/VID-20200723-WA0292.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>Di tengah tanjakan, truk N 8994 DK bermuatan pakan ternak 7 ton pakan ternak masih terparkir di pinggir jalan lokasi kejadian. Informasinya, muatan pakan ternak itu dibawa dari Sidoarjo dan melaju menuju Greenfield.</p>
<p>&#8220;Truk ini dari CV, bukan bagian dari Grenfield. Kami mengantarkan pesanan pakan ternak. Kepada keluarga kami turut menanggung biaya perawatan korban,&#8221; ungkap dari pihak CV yang enggan disebutkan namanya. Sekitar pukul 19.00, muatan 7 ton pakan ternak dipindah ke truk lainnya. Hingga malam anggota Laka Lantas Polres Malang masih mendalami penyelidikan dan mendata identitas korban dan sopir yang terlibat. <strong>(oso/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://kabupatenmalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/44/2020/07/VID-20200723-WA0290.mp4" length="5700477" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://kabupatenmalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/44/2020/07/VID-20200723-WA0291.mp4" length="3514902" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://kabupatenmalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/44/2020/07/VID-20200723-WA0292.mp4" length="4676394" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4  Petahana Kecamatan Wagir Lolos, 5 Desa Wajah Baru</title>
		<link>https://memontum.com/4-petahana-kecamatan-wagir-lolos-5-desa-wajah-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2019 12:09:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Petahana]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkades]]></category>
		<category><![CDATA[wagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87809-4-petahana-kecamatan-wagir-lolos-5-desa-wajah-baru</guid>

					<description><![CDATA[Prawoto, Mantan Kades Pimpin Lagi &#160; Memontum Malang &#8211; Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019 di wilayah Kecamatan Wagir Kabupaten Malang diikuti 9 desa.Dari jumlah tersebut, hanya 4 Cakades petahana masih bertahan 5 tahun ke depan. Sementara, 5 desa harus diisi Cakades wajah baru, toh diantaranya pernah menjabat Kades setempat. Seperti Prawoto SSos, mantan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Prawoto, Mantan Kades Pimpin Lagi</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019 di wilayah Kecamatan Wagir Kabupaten Malang diikuti 9 desa.Dari jumlah tersebut, hanya 4 Cakades petahana masih bertahan 5 tahun ke depan. Sementara, 5 desa harus diisi Cakades wajah baru, toh diantaranya pernah menjabat Kades setempat.</p>
<p>Seperti Prawoto SSos, mantan Kades Parangargo dua periode lalu. Dalam Pilkades serentak Minggu lalu, Cakades nomor urut 2 ini berhasil sabet 1451 suara. Jumlah itu unggul 279 suara diatas Hari Purnomo, Cakades petahana nomor urut 1 dengan perolehan 1172 suara.</p>
<p>Selain 2 mantan Kades ini, ada nama Dra Retno Marganingsih Spd MAp, Cakades putri nomor urut 3 dengan perolehan minus hanya 547 suara.</p>
<p>Dikonfirmasi Memontum.Com Rabu (10/7/2019) siang, Prawoto menjelakan, program ke depan Parangargo maju. Dia juga akan membenahi pelayanan administrasi surat menyurat, penyelesaian sengkata tanah, sarana air bersih, pasar, tanpa terkecuali perangkat desa.</p>
<p>Hal yang tak kalah penting juga transparasi mengenai ADD/DD.</p>
<p>&#8220;Bila diperlukan juga ada penambahan 2 jam kerja, bahkan kami siap buka kantor pada malam hari. Terimakasih kepada semua tim 02 dan seluruh masyarakat parangargo yang telah melaksanakan pilkades ini dengan damai.Semuga parangargo lebih baik dan maju, &#8220;urainya.</p>
<p>Di sisi lain, 4 Cakades petahana wilayah Kecamatan Wagir yang masih mengemban amanah lima tahun kedepan seperti,Subekan Cakades terpilih Sumbersuko, Muchamad Sharoni Mendalanwangi, Danis Setya Budi Nugroho SPd Gondowangi dan Wiroso Hadi Cakades terpilih Pandanlandung.</p>
<p>Sementara, nama Cakades wajah baru wilayah Kecamatan Wagir seperti Prawoto Parangargo, Muhammad Yusuf SPd Cakades terpilih Pandanrejo, Koko Rubianto SH di Sukodadi, Tekat Wahyudi di Jedong dan Suprapto Cakades terpilih di Desa Dalisodo. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87809</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puting Beliung Mampir Sumbersuko Wagir</title>
		<link>https://memontum.com/puting-beliung-mampir-sumbersuko-wagir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2018 14:33:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Puting Beliung]]></category>
		<category><![CDATA[wagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/35664-puting-beliung-mampir-sumbersuko-wagir</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Hujan deras disertai angin kencang, Jumat (6/4/2018) sore sempat meresahkan warga di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Usai reda, barulah diketahui dampaknya. Hasil pendataan sekitar pukul 18.30, ada dua rumah terbilang rusak berat. Data tersebut disampaikan Kepala Desa Sumbersuko, Subchan kepada Memontum.com. Pihak BPBD Kabupaten Malang dan PMI Kabupaten Malang serta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Hujan deras disertai angin kencang, Jumat (6/4/2018) sore sempat meresahkan warga di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.  Usai reda, barulah diketahui dampaknya. </p>
<p>Hasil pendataan sekitar pukul 18.30, ada dua rumah terbilang rusak berat. Data tersebut disampaikan Kepala Desa Sumbersuko, Subchan kepada Memontum.com.</p>
<p>Pihak BPBD Kabupaten Malang dan PMI Kabupaten Malang serta anggota SAR telah mendatangi lokasi. &#8220;Tidak ada korban jiwa. Data sekarang, dua rumah di RT 6 dan RT 10,&#8221; ujar Subhan. </p>
<p>Tercatat, atap ruang tamu kediaman Ratib di RT06, mengalami kerusakan. Dapur rusak dialami di rumah Sahri, warga RT10, Kenongo Sumbersuko Wagir. &#8220;Dapurnya ambles. Ruang tamu bagian atap,&#8221;  sebut Subhan. </p>
<p>Ditambahkan Subchan, hujan deras Jumat sore disertai angin kencang itu juga membuat curah longsor di perbatasan Petungsewu dengan Desa Sumbersuko Wagir. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35664</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Malang Bina Desa di Kecamatan Wagir, Dibuka Tarian Gumegrahing Kawi</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-bina-desa-di-kecamatan-wagir-dibuka-tarian-gumegrahing-kawi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2017 12:47:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bina desa]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<category><![CDATA[wagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/10507-pemkab-malang-bina-desa-di-kecamatan-wagir-dibuka-tarian-gumegrahing-kawi</guid>

					<description><![CDATA[Bupati Rendra Wajibkan Guru Ajarkan Seni Budaya Lokal ke Murid &#160; Memontum Malang &#8212; Bina desa di desa Sumbersuko Kecamatan Wagir Kabupaten Malang ditandai dengan tarian Gumegrahing Kawi yang dilakukan karang taruna Wagir. Rendra Kresna, Bupati Malang mengatakan bahwa pembinaan aparatur sipil negara di acara bina Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir ditandai dengan tarian Gumegrahing Kawi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Bupati Rendra Wajibkan Guru Ajarkan Seni Budaya Lokal ke Murid</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Malang </strong>&#8212; Bina desa di desa Sumbersuko Kecamatan Wagir Kabupaten Malang ditandai dengan tarian Gumegrahing Kawi yang dilakukan karang taruna Wagir. Rendra Kresna, Bupati Malang mengatakan bahwa pembinaan aparatur sipil negara di acara bina Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir ditandai dengan tarian Gumegrahing Kawi di Aula SMPN 1 Wagir.</p>
<p>Rendra mengajak semua guru untuk mengembangkan seni dan budaya di kalangan anak mulai SD sampai SMP. Semangat pelestarian budaya lokal Malang ini, dibuktikan Rendra dengan tarian massal Topeng Bapang yang mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0172-copy.jpg?resize=650%2C388&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="388" class="aligncenter size-full wp-image-10510" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0172-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0172-copy.jpg?resize=300%2C179&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0172-copy.jpg?resize=600%2C358&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0172-copy.jpg?resize=200%2C119&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0172-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Bukan persoalan memecahkan rekor Muri. Tetapi pelestarian budaya, harus dilakukan dan harus dimengerti di kalangan anak Kabupaten Malang,&#8221; tegas Rendra. Menurutnya, yang lebih penting adalah keberhasilan dalam mengajak peserta didiknya bisa menari. Ini sebagai gambaran pendidikan seni telah pahami oleh anak kabupaten Malang.</p>
<p>Seni bisa mempengaruhi perilaku anak. Menanamkan sikap santun dan halus serta lemah lembut. Berbeda dengan orang yang tidak mempunyai jiwa seni. Biasanya berkarakter kasar dan cara berkomunikasi kurang baik.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0173-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-10509" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0173-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0173-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0173-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171204-WA0173-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bupati Malang mencontohkan sahabat Nabi, yaitu Umar bin Khotib yang luluh hatinya dan masuk Islam karena mendengar lantunan ayat Qur&#8217;an. &#8220;Tunjukkan seni dan budaya kita tidak kasar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, saat ini masih ada anak-anak yang kesulitan dalam membuat pantun. Itu merupakan gambaran karakteristik masyarakat zaman milenia. Kemajuan teknologi, khususnya di bidang informatika sudah di hadapan kita. Dalam hitungan detik dan anak anak kita sudah  kecanduan hal tersebut. Bahkan tidak sedikit guru sebagai benteng muridnya dalam mengantisispasi anak Indonesia atau sebagai pemuda harapan bangsa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10507</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
