<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Wahana Tata Nugraha &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/wahana-tata-nugraha/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2019 04:20:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Wahana Tata Nugraha &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sutiaji Terima Piala WTN dari Kepala Dishub Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/sutiaji-terima-piala-wtn-dari-kepala-dishub-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2019 10:27:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana Tata Nugraha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93481-sutiaji-terima-piala-wtn-dari-kepala-dishub-kota-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Apel Pagi di lingkungan Pemerintah Kota Malang, Senin (23/9/2019) yang dipimpin langsung oleh Walikota Malang, Drs H Sutiaji, bertempat di halaman depan Balaikota Malang. Terasa berbeda pelaksanaan apel pagi kali ini, karena disisipi oleh penyerahan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Dinas Perhubungan Kota Malang yang diserahkan oleh Kepala Dinas Perhubungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Apel Pagi di lingkungan Pemerintah Kota Malang, Senin (23/9/2019) yang dipimpin langsung oleh Walikota Malang, Drs H Sutiaji, bertempat di halaman depan Balaikota Malang. Terasa berbeda pelaksanaan apel pagi kali ini, karena disisipi oleh penyerahan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Dinas Perhubungan Kota Malang yang diserahkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang kepada Pak Aji, demikian sapaan Walikota Malang tersebut.</p>
<p>Walikota Malang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas prestasi ini. “Apresiasi sekali dinas perhubungan, ayo terus dengan inovasi-inovasi. Hari ini sudah ada permintaan untuk audiensi terkait aplikasi online dikembangkan untuk tranportasi massal.” ujar Sutiaji.</p>
<p>“Ada tugas besar berkaitan dengan moda transportasi massal yang oleh presiden sudah menjadi prioritas nasional untuk LRT (Lintas Rel Terpadu) kita mudah-mudahan 2020 sudah menjadi kajian dan akan kita implementasikan mulai start mudah-mudahan 2021/2022 sudah bisa menjadi sebuah kenyataan” tambah Sutiaji.</p>
<p>Piala WTN tahun 2019 kategori tertinggi Tanpa Catatan ini, telah diserahkan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya hari minggu 15 September 2019 yg lalu di Jakarta Convension Center (JCC) kepada Pemerintah Kota Malang. <strong>(hms/gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93481</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Lumajang Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-lumajang-terima-penghargaan-dari-gubernur-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2019 12:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana Tata Nugraha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93020-wabup-lumajang-terima-penghargaan-dari-gubernur-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., menerima piagam penghargaan Wahana Tata Nugraha tahun 2019, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Piagam Penghargaan itu diterimanya saat menghadiri upacara dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2019, di Kampus Politeknik Pelayaran Surabaya, Selasa (17/9/2019) pagi. Piagam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., menerima piagam penghargaan Wahana Tata Nugraha tahun 2019, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.</p>
<p>Piagam Penghargaan itu diterimanya saat menghadiri upacara dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2019, di Kampus Politeknik Pelayaran Surabaya, Selasa (17/9/2019) pagi.</p>
<p>Piagam penghargaan dari Gubernur Jatim tersebut melengkapi piala WTN yang diterima dari Menteri Perhubungan Republik Indonesia beberapa hari yang lalu, atas prestasi Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mewujudkan tata kelola transportasi yang baik di daerah.</p>
<p>Upacara Harhubnas dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, bertemakan &#8220;Merajut nusantara membangun bangsa, bakti nyata insan perhubungan untuk Indonesia unggul Indonesia maju&#8221;.</p>
<p>Dalam amanatnya, Gubernur Jawa Timur membacakan teks sambutan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, yang intinya adalah peringatan Harhubnas dimaknai sebagai momentum untuk merenungkan kembali terhadap kinerja insan perhubungan dan berbagai peristiwa yang terjadi disektor perhubungan, serta menyatukan persepsi dan tekad kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>Untuk itu, diharapkan peringatan Harhubnas dapat menjadi wahana meningkatkan prestasi, memperkokoh rasa persatuan, persaudaraan dan kekeluargaan segenap insan perhubungan.</p>
<p>&#8220;Momentum ini dapat dijadikan untuk merenungkan kembali kinerja kita dan peristiwa yang terjadi di sektor perhubungan dimanapun berada. serta semangat Harhubnas ini dapat meningkatkan dan semangat kerja bagi pembangunan transportasi di seluruh pelosok tanah air,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Bekerja keras dilandasi semangat pengabdian yang ikhlas, serta senantiasa memohon petunjuk dan bimbingan Allah SWT. Insyaallah, kita akan dapat mewujudkan semboyan perhubungan yaitu Wahana Manghayu Warga Pertiwi, artinya bahwa perhubungan merupakan wahana untuk menyejahterakan bangsa dan negara,&#8221; imbuhnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93020</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemprov Jatim Borong Penghargaan Bidang Transportasi WTN</title>
		<link>https://memontum.com/pemprov-jatim-borong-penghargaan-bidang-transportasi-wtn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2019 11:15:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana Tata Nugraha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92913-pemprov-jatim-borong-penghargaan-bidang-transportasi-wtn</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Provinsi Jawa Timur (Jatim) memborong penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Wiratama dari Pemerintah Pusat.Penghargaan bidang transportasi tersebut diserahkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama 25 Pemerintah Kabupaten/Kota se Jatim, di Jakarta Convention Center (JCC). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sendiri memperoleh peringkat pertama provinsi dengan layanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Provinsi Jawa Timur (Jatim) memborong penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Wiratama dari Pemerintah Pusat.Penghargaan bidang transportasi tersebut diserahkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama 25 Pemerintah Kabupaten/Kota se Jatim, di Jakarta Convention Center (JCC).</p>
<p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sendiri memperoleh peringkat pertama provinsi dengan layanan transportasi terbaik.Penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama ini diberikan karena Pemprov Jatim dinilai mampu membangun dan menata transportasi publik dengan baik pada aspek administrasi, teknis, dan operasional. Tahun ini, penghargaan diberikan untuk 15 provinsi dan 77 kabupaten/kota dengan pengembangan sistem transportasi publik terbaik. Beberapa operator jasa transportasi pun mendapatkan penghargaan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, dari 15 provinsi yang memperoleh penghargaan, Jawa Timur berada di peringkat pertama. Tentu saja ini merupakan prestasi semua pihak yang telah bekerja keras, terencana, dan sistemik. Prestasi ini harus kita syukuri dan menjadi pendorong kita bekerja lebih keras dan profesional karena menjadi salah satu kebanggaan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur,&#8221; ungkap Gubernur Khofifah di Jakarta.</p>
<p>Khofifah mengatakan, prestasi yang diraih Jatim ini merupakan buah kerja keras dan sinergitas seluruh pihak. Baik Dinas Perhubungan, aparat kepolisian Ditlantas Polda Jatim, Satlantas Polres Kabupaten/Kota, dunia usaha penyedia armada transportasi, juga masyarakat pengguna transportasi publik. Karena, lanjutnya, aspek penataan transportasi yang berkelanjutan dan berbasis kepentingan publik serta ramah lingkungan merupakan pertimbangan terbesar dalam penilaian.</p>
<p>Saat ini, tambah Khofifah, Pemprov Jatim tengah fokus pada upaya pembangunan konektivitas dan transportasi publik di kawasan Gerbang Kartasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan).</p>
<p>Jika seluruh rencana itu terwujud, maka dipastikan wilayah-wilayah tersebut akan mendapatkan efek positif perekonomian yang besar serta terkoneksi, baik untuk transportasi masyarakat, barang, jasa, serta logistik yang makin cepat, mudah, murah, nyaman dan aman.</p>
<p>&#8220;Pembangunan Gerbang Kartasusila juga telah mengantisipasi pertumbuhan ekonomi dan kepadatan penduduk di tahun-tahun yang akan datang,&#8221; imbuhnya</p>
<p>Sementara itu dalam sambutannya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, penghargaan WTN ini untuk mengapresiasi pemerintah daerah (Pemda) yang berhasil menata transportasi publik beserta fasilitasnya. Dengan demikian, Pemda dapat terus memperbaiki kinerja untuk lebih baik lagi.</p>
<p>Budi Karya menerangkan, penghargaan WTN ini telah menyeleksi 152 kabupaten dan kota. Penilaian dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kepolisan, dan juga para pakar.</p>
<p>Setelah dilakukan input data untuk menganalisa indikator penilaian, survei, dan ketentuan untuk menentukan bukti menentukan kabupaten/kota atau provinsi yang akan mendapatkan piala, ditetapkan 92 Provinsi, Kabupaten/Kota yang berhak menerima Piala WTN.</p>
<p>&#8220;‎Pertama Wiratama diserahkan kepada 15 provinsi terbaik. Kedua, WTN tanpa catatan kepada 39 kabupaten dan kota, ketiga WTN dengan catatan diserahkan kepada 38 kabupaten dan kota,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selain penganugerahan penghargaan WTN, Kementerian Perhubungan juga memberikan Penganugerahan Bidang Transportasi Darat Tahun 2019.</p>
<p>Dengan kategori, di antaranya, pemilihan Abdiyasa Teladan Tahun 2019 yang diserahkan kepada 4 orang pengemudi/awak kendaraan angkutan umum, Penghargaan Angkutan Orang Terbaik Tahun 2019.</p>
<p>Penghargaan itu diserahkan kepada 9 perusahaan, Penghargaan Angkutan Barang Terbaik Tahun 2019 yang diserahkan kepada 9 perusahaan, serta Penghargaan Angkutan Penyeberangan yang diserahkan kepada 3 perusahaan. <strong>(Ace/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92913</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Malang Raih Penghargaan WTN Kategori Tertinggi</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-raih-penghargaan-wtn-kategori-tertinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2019 11:06:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana Tata Nugraha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92899-kota-malang-raih-penghargaan-wtn-kategori-tertinggi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Atas kerja keras dan komitmen Pemerintah Kota Malang dalam mengatur lalu lintas serta meningkatkan keamanan dan keselamatan LLAJ, Kementerian Perhubungan RI memberikan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dengan kategori tertinggi yaitu WTN tanpa catatan. Penghargaan tersebut diterima oleh Sekda Kota Malang Drs. H. Wasto SH. MH, dari Menteri Perhubungan RI, Budi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Atas kerja keras dan komitmen Pemerintah Kota Malang dalam mengatur lalu lintas serta meningkatkan keamanan dan keselamatan LLAJ, Kementerian Perhubungan RI memberikan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dengan kategori tertinggi yaitu WTN tanpa catatan.</p>
<p>Penghargaan tersebut diterima oleh Sekda Kota Malang Drs. H. Wasto SH. MH, dari Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, di Jakarta Convention Center pada hari Minggu (15/9/2019). Bersamaan dengan pemberian WTN ke pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak penerima WTN dengan total 38 piala.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-92902" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0048-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0048-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0048-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0048-copy.jpg?resize=217%2C122&amp;ssl=1 217w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0048-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kota Malang dinilai telah memberikan pelayanan terbaik melalui Dishub Kota Malang di bidang lalu lintas, angkutan, umum dan sararana prasarana oleh Kementerian Perhubungan RI.</p>
<p>Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto memberikan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat utamanya Dinas Perhubungan Kota Malang atas prestasi yang telah diraih.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-92901" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0050-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0050-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0050-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0050-copy.jpg?resize=217%2C122&amp;ssl=1 217w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0050-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kedepan, saya berharap agar pelayanan di bidang transportasi beserta sarana dan prasarananya di Kota Malang dapat terus ditingkatkan&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia juga menambahkan harapannya agar bukan saja mempertahankan prestasi WTN di Kota Malang, namun juga memberikan inovasi dan kreativitas dalam rangka peningkatan kinerja kita dibidang LLAJ.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-92900" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0051-copy.jpg?resize=650%2C399&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="399" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0051-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0051-copy.jpg?resize=300%2C184&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190916-WA0051-copy.jpg?resize=217%2C133&amp;ssl=1 217w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu, Kadishub Kota Malang, Handi Priyanto menyatakan bahwa pihaknya akan terus memperhatikan berbagai arahan dari Pemerintah Pusat utamanya untuk memerhatikan dan menjaga transportasi publik beserta fasilitasnya dengan baik. Karena, pemerintah pusat telah berupaya membangun infrastruktur tersebut untuk mendukung transportasi masyarakat.<strong> (hms/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92899</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi.. Kota Probolinggo Raih WTN ke-10 Tanpa Catatan</title>
		<link>https://memontum.com/lagi-kota-probolinggo-raih-wtn-ke-10-tanpa-catatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2019 10:53:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana Tata Nugraha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92889-lagi-kota-probolinggo-raih-wtn-ke-10-tanpa-catatan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Lagi, Pemkot Probolinggo kembali meraih prestasi di kancah nasional pada tahun 2019 ini. Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menerima Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk yang ke-10 kalinya dengan predikat tanpa catatan. Penghargaan ini diberikan karena pemerintah setempat dinilai telah melakukan tata kelola transportasi yang baik. Minggu (15/9/2019). Penghargaan tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Lagi, Pemkot Probolinggo kembali meraih prestasi di kancah nasional pada tahun 2019 ini. Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menerima Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk yang ke-10 kalinya dengan predikat tanpa catatan. Penghargaan ini diberikan karena pemerintah setempat dinilai telah melakukan tata kelola transportasi yang baik. Minggu (15/9/2019).</p>
<p>Penghargaan tersebut dilakukan di Jakarta Convention Center, dan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi yang menyerahkan penghargaan kepada Wali Kota Habib Hadi, sapaan akrab wali kota Probolinggo. Terpilihnya Kota Probolinggo sebagai salah satu penerima penghargaan WTN itu sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 180 tahun 2019 tentang penetapan kota/ kabupaten dan provinsi sebagai penerima penghargaan WTN tahun 2019.</p>
<p>Penghargaan WTN diterima secara berturut-turut oleh Pemerintah Kota Probolinggo sejak 2008 sampai 2017 lalu. Pada tahun 2014, sempat meraih WTN Kencana. Tahun 2018 tidak ada WTN. Sebab, kementerian memulai penilaian WTN dengan format baru selama tahun 2018 yang diterima oleh pemerintah daerah saat Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2019.</p>
<p>kota Probolinggo sendiri menerima penghargaan WTN ke -10 tersebut salah satunya karena rendahnya angka kecelakaan kendaraan bermotor dan adanya inovasi transportasi pelajar serta SIM pengujian kendaraan bermotor menambah nilai dalam kelayakan Pemerintah Kota Probolinggo mempertahankan penghargaan WTN.</p>
<p>“Kalau indikatornya lumayan banyak, meliputi semua bidang perhubungan dengann bobot persentase masing-masing. Seperti lalu lintas (20 persen), angkutan umum (15 persen), sarana transportasi darat (25 persen), prasarana transportasi darat (15 persen) dan bidang umum (25 persen),” kata Purwantoro Noviyanto, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Probolinggo.</p>
<p>Dutambahkan Purwantoro, saat paparan pada April 2019 lalu, diketahui tim penilai berasal dari Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Mabes Polri, Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) dan pakar transportasi Indonesia.</p>
<p>Dan, hasilnya penerima sertifikat WTN sebanyak 145 kabupaten/kota; penerima Piala WTN Tanpa Catatan sebanyak 39 kabupaten/kota; Piala WTN dengan Catatan 38 kabupaten/kota.</p>
<p>Di Provinsi Jawa Timur, hanya ada 10 daerah penerima Piala WTN Tanpa Catatan. Yakni Kabupaten Banyuwangi, Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Surabaya, Kabupaten Jember, Kota Blitar, Kota Mojokerto, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Ponorogo.</p>
<p>“Dari semua aspek, Kota Probolinggo telah memenuhi tata kelola transportasi yang baik dan ada sinergitas dengan semua stakeholder perhubungan yang saling mendukung seperti Polres Probolinggo Kota khususnya Satlantas, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan Jasa Raharja,” tambah Purwantoro.</p>
<p>Meskipun sudah menerima penghargaan WTN, Kota Probolinggo masih punya tantangan yang harus dihadapi. Seperti melakukan sosialisasi dan pendidikan lalu lintas terhadap perilaku masyarakat. Harapannya, agar masyarakt terus meningkatkan peran serta dalam membangun kebersamaan untuk mewujudkan ketertiban, kelancaran dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di Kota Probolinggo.</p>
<p>“Misalnya mematuhi rambu lalu lintas dan marka jalan, tidak melawan arah arus lalin, menggunakan helm bagi roda dua dan sabuk pengaman bagi roda empat, parkir sesuai pada tempatnya dan sebagainya,” tambahnya lagi.</p>
<p>Tantangan lain di bidang transportasi, masih menurut Purwantoro, yaitu pengembangan traffic manajemen dan tata kelola transportasi massal melalui pemanfaatan teknologi menuju smart city.</p>
<p>Dishub setempat pun sudah mempersiapkan langkah menjawab tantangan yang dimaksud. Berupa peningkatan traffic manajemen dengan intelligent traffic system pengembangan jaringan smart PJU, penggunaan smart card, pengujian kendaraan bermotor, dan rencana terhadap peningkatan transportasi angkutan pelajar menuju gratis dan angkutan Kota Probolinggo berbasis aplikasi.</p>
<p>Sementara Wali Kota Habib Hadi menegaskan penghargaan ini akan menjadi motivasi Pemerintah Kota Probolinggo dan seluruh warga kota agar lebih menyadari ketertiban berlalu lintas.</p>
<p>“Memang banyak tantangan dan hal-hal yang harus kita perbaiki, karena ini berhubungan dengan budaya atau kebiasaan masyarakat. Karena sejatinya, WTN ini mendorong pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang transportasi,” ujar Habib Hadi.</p>
<p>Habib Hadi mengatakan bahwa informasi yang ia terima dari OPD terkait, bahwa selama ini sistem lalu lintas di Kota Probolinggo yang diimbangi menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta angkutan yang tertib menjadi poin keberhasilan dalam membina tata kelola transportasi. Khususnya di bidang lalu lintas, angkutan jalan serta aspek penataan transportasi yang berkelanjutan berbasis kepentingan publik serta ramah lingkungan.</p>
<p>“Semoga dengan Piala WTN Tanpa Catatan ini bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas dengan mengedepankan keselamatan bersama,” ujarnya.</p>
<p>“Tentunya, terima kasih kepada semua pihak, baik itu Polri atau Jasa Raharja sehingga prestasi ini bisa kita pertahankan bersama. Penghargaan bukan segala-galanya, tetapi bagaimana kita bisa menggandeng seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dan tertib adalah yang utama. Dan juga, selalu berinovasi,” tambah Habib Hadi. <strong>(Pix/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92889</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Trenggalek Kembali Raih Wahana Tata Nugraha</title>
		<link>https://memontum.com/trenggalek-kembali-raih-wahana-tata-nugraha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2019 01:42:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana Tata Nugraha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92832-trenggalek-kembali-raih-wahana-tata-nugraha</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kabupaten Trenggalek kembali meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan RI, Minggu (15/9/2019) di Jakarta. WTN ini merupakan Wahana Tata Nugraha ke-4 yang berhasil dikoleksi oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek, artinya Trenggalek dinilai berkomitmen tinggi dalam tata kelola lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan di jalan. Penghargaan WTN untuk Trenggalek tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Kabupaten Trenggalek kembali meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan RI, Minggu (15/9/2019) di Jakarta. WTN ini merupakan Wahana Tata Nugraha ke-4 yang berhasil dikoleksi oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek, artinya Trenggalek dinilai berkomitmen tinggi dalam tata kelola lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan di jalan.</p>
<p>Penghargaan WTN untuk Trenggalek tersebut diserahkan langsung oleh Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI, Drs. Budi Setyadi, SH., M.Si., di Main Lobby Plenary Hall JCC, Gatot Subroto Jakarta dan diterima oleh Plh. Bupati Trenggalek, Ir. Joko Irianto, M.Si., ikut mendampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek, Sigid Agus Hari Basoeki, SH., M.Si., dan beberapa pejabat terkait.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-92833" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0091-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0091-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0091-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0091-copy.jpg?resize=217%2C134&amp;ssl=1 217w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Tentunya menjadi suatu kebanggaan bagi kami, Kabupaten Trenggalek kembali meraih penghargaan dibidang transportasi ini. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, baik Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek maupun Polres Trenggalek yang senantiasa bekerjasama dalam ketertiban berlalu lintas di Trenggalek,&#8221; ungkap Joko Irianto usai menerima penghargaan ini di JCC, Jakarta.</p>
<p>Plh. Bupati Trenggalek berharap prestasi yang kembali diraih ini bisa terus dipertahankan kedepannya. &#8220;Kita harus konsisten meningkatkan kualitas penyelenggaraan transportasi di kawasan perkotaan yang handal dan berkelanjutan, untuk menjaga dan menjamin kesamaan hak pengguna jalan, serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam disiplin berlalu lintas, guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, sesuai dengan harapan beliau bapak bupati,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dalam waktu yang berbeda, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek menambahkan, &#8220;Penghargaan Wahana Tata Nugraha diberikan berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan dengan objek penilaian melalui lima bidang,&#8221; jelas Sigid sapaan akrab Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek ini.</p>
<p>Lanjutnya, lima bidang yang dinilai itu meliputi bidang lalu lintas, bidang angkutan umum, bidang sarana transportasi darat, bidang prasarana transportasi darat dan bidang umum. Semoga penghargaan ini bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas dengan mengedepankan keselamatan bersama, tandas Kadishub ini. <strong>(Fal/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92832</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Mojokerto Kembali Raih Penghargaan Wahana Tata Nugraha 2019</title>
		<link>https://memontum.com/kota-mojokerto-kembali-raih-penghargaan-wahana-tata-nugraha-2019</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2019 01:35:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana Tata Nugraha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92828-kota-mojokerto-kembali-raih-penghargaan-wahana-tata-nugraha-2019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha 2019. Penghargaan yang ke-11 kalinya ini, diserahkan secara langsung oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi kepada Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di JCC, Jakarta, pada Minggu (15/9/2019). Penghargaan Wahana Tata Nugraha tersebut, diberikan kepada daerah yang dianggap mampu menata transportasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto </strong>&#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha 2019. Penghargaan yang ke-11 kalinya ini, diserahkan secara langsung oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi kepada Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di JCC, Jakarta, pada Minggu (15/9/2019).</p>
<p>Penghargaan Wahana Tata Nugraha tersebut, diberikan kepada daerah yang dianggap mampu menata transportasi publik dengan baik. Hal ini, tidak lepas dari koordinasi, komitmen dan sinergitas antara Pemkot Mojokerto bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mojokerto Kota dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta peran aktif masyarakat.</p>
<p>Melalui Dinas Perhubungan Kota Mojokerto dan pemangku kepentingan terkait, Pemkot Mojokerto telah melahirkan berbagai formula baru untuk mendukung sarana dan prasarana serta fasilitas publik di bidang transportasi dan lalu lintas.</p>
<p>Seperti, Car Free Day, Taman Lalu Lintas, Jalur Sepeda, Satlantas Peduli Pejalan Kaki (SAPA JAKA), Kawasan Tertib Lalu Lintas, Rute Aman Selamat Sekolah (RASS), Area Traffic Control System (ATCS), Zona Selamat Sekolah (ZOSS) dan Pelajar Pelopor Lalu Lintas.</p>
<p>Selanjutnya ada Abdiyasa Teladan, Angkutan Sekolah Gratis (ASG), Kampanye Keselamatan Sekolah, Partisipasi Masyarakat Melalui Media Sosial, Kampung Lalu lintas, Sekolah Tertib Lalu Lintas (STLL), Uji Emisi Gratis, SIM Samsat Corner, Polisi Cilik Polres Mojokerto Kota, Duta Lalu Lintas Jawa Timur, Re-Training Pengemudi Truk dan Bus, dan Pondok Pesantren Idol Road Safety (PONIRAS).</p>
<p>&#8220;Penghargaan Wahana Tata Nugraha diberikan kepada Pemkot Mojokerto karena adanya komitmen yang baik antara, Pemkot Mojokerto dengan masyarakat serta seluruh stakeholder dalam meningkatkan kinerja pelayanan transportasi khususnya lalu lintas dan angkutan kota. Komitmen tersebut telah direalisasikan melalui beberapa peningkatan pelayanan,&#8221; ungkap Wali Kota.</p>
<p>Penghargaan Wahana Tata Nugraha yang diperoleh Pemkot Mojokerto, merupakan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan dan kinerja operasional sistem transportasi perkotaan, yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada tahun 2019.</p>
<p>Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor Pm 35 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pemberian Penghargaan Wahana Tata Nugraha, bahwa pemberian Penghargaan Wahana Tata Nugraha dilaksanakan setiap 2 (dua) tahun.</p>
<p>&#8220;Pemkot Mojokerto sangat berharap bahwa tujuan akhir keberhasilan dari lomba di bidang penataan transportasi publik dan lalu lintas ini bukan sekedar perolehan Piala Wahana Tata Nugraha, akan tetapi dapat mewujudkan capaian kinerja transportasi yang lebih baik dan berkelanjutan. Yang pada akhirnya, dapat meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang transportasi,&#8221; harap Ning Ita, sapaan akrabnya.</p>
<p>Untuk mendapatkan penghargaan ini, pemerintah telah mengikuti penilaian Penghargaan Wahana Tata Nugraha selama 14 kali mulai tahun 2004 sampai 2019. Ini artinya, berbagai prestasi pun telah dicapai seperti Penghargaan Wahana Tata Nugraha berupa Plakat sebanyak satu kali, Kategori Lalu Lintas sebanyak dua kali dan Piala Wahana Tata Nugraha sebanyak 11 kali, termasuk Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2019.</p>
<p>&#8220;Penghargaan itu, sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 180 Tahun 2019 Tentang Penetapan Kota/Kabupaten dan Provinsi Sebagai Penerima Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2019,&#8221; tegas Ning Ita.</p>
<p>Sekedar diketahui, penghargaan Wahana Tata Nugraha diberikan berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan dengan objek penilaian melalui lima bidang. Seperti, bidang lalu lintas, bidang angkutan umum, bidang sarana transportasi darat, bidang prasarana transportasi darat dan bidang umum. <strong>(mrg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92828</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
