<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Walikota Kediri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/walikota-kediri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Sep 2019 17:25:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Walikota Kediri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Walikota Kediri Lepas Kontingen Kadarkum</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-kediri-lepas-kontingen-kadarkum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2019 15:56:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kadarkum]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91283-walikota-kediri-lepas-kontingen-kadarkum</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar melepas kontingen Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Kota Kediri yang akan mengikuti Lomba Kadarkum yang diselenggarakan Kementrian Hukum dan HAM, Senin (26/8/2019) Saat melepas Kontingen Kadarkum Kota Kediri di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengungkapkan pentingnya Kadarkum di era milenial seperti saat ini, karena Kadarkum ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8211; Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar melepas kontingen Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Kota Kediri yang akan mengikuti Lomba Kadarkum yang diselenggarakan Kementrian Hukum dan HAM, Senin (26/8/2019)</p>
<p>Saat melepas Kontingen Kadarkum Kota Kediri di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengungkapkan pentingnya Kadarkum di era milenial seperti saat ini, karena Kadarkum ini telah mendapat pembinaan.</p>
<p>“Sekarang banyak berkembang hoax dan ada pula UU ITE, bahkan banyak pula artis-artis yang terjerat UU ITE. Tentu disini peran Kadarkum penting sekali untuk memberikan informasi kepada masyarakat,” katanya.</p>
<p>Walikita yang akrab disapa Mas Abu ini memberikan semangat kepada kontingen Kadarkum Kota Kediri yang akan bertanding. “Besok pagi panjenengan membawa nama baik Kota Kediri tidak semua orang bisa seperti ini. Kita sudah berupaya semaksimal mungkin semoga kita mendapat hasil terbaik. Menang adalah bonus, yang terpenting adalah ayo kita bersama-sama mengedukasi masyarakat supaya mereka sadar akan hukum,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Kediri melalui Kasubbag Bantuan Hukum Hesti Nur Aningsih mengatakan, lomba Kadarkum ini Kota Kediri diwakili Kelurahan Ngronggo untuk bertanding di tingkat Bakorwil.</p>
<p>“Persiapannya kita kan selalu melakukan pembinaan terus setiap minggu. &#8221; Pembinanya terdiri dari Kodim, BNN, Pengadilan, Kemenag, Pertanahan, BPKAD, Dinkes, dan Dispendukcapil,” ujarnya.</p>
<p>Lomba Kadarkum yang diselenggarakan Kementrian Hukum dan HAM ini diadakan per empat tahun. Kontingen Kadarkum Kota Kediri akan berlaga di tingkat Bakorwil Madiun. <strong>(aji/mid/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91283</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Kediri Berikan Penghargaan Tim TPID</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-kediri-berikan-penghargaan-tim-tpid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2019 12:14:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[TPID]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91207-walikota-kediri-berikan-penghargaan-tim-tpid</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Walikota Kediri memberikan Piagam penghargaan bagi mitra kerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri di Gedung lantai 5 Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Senin (26/8/2019). Pemberian piagam penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Kediri karena berkat kerjasama dengan mitra TPID yaitu pelaku usaha, bisa mengantarkan TPID Kota Kediri menjadi TPID Terbaik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Walikota Kediri memberikan Piagam penghargaan bagi mitra kerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri di Gedung lantai 5 Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Senin (26/8/2019).</p>
<p>Pemberian piagam penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Kediri karena berkat kerjasama dengan mitra TPID yaitu pelaku usaha, bisa mengantarkan TPID Kota Kediri menjadi TPID Terbaik tingkat Nasional sampai tiga kali berturut-turut.</p>
<p>Walikota Kediri dalam sambutannya mengatakan dampak positif kinerja TPID Kota Kediri dalam mengendalikan inflasi yaitu pertumbuhan ekonomi Kota Kediri lebih baik dibanding dengan daerah sekitarnya. &#8221; Dalam menjaga inflasi, TPID Kota Kediri melakukan beberapa upaya seperti menjaga kecukupan pasokan komoditas pangan, menjaga keterjangkauan harga pangan, menjaga kelancaran distribusi dan menjaga komunikasi publik yang efektif, &#8221; katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, WalikotabKediri yang akrab disapa Mas Abu itu menegaskan, salah satu bentuk implementasi kebijakan TPID Kota Kediri dengan menjalin kerjasama dengan beberapa pihak, &#8221; Sehingga harga pangan di Kota Kediri cenderung stabil dan bila ada kenaikan harga tidak begitu signifikan hanya selisih sedikit saja. “Tugas kita menjaga inflasi Kota Kediri terjaga dengan baik dan Alhamdulillah hasilnya juga baik, &#8221; tegasnya.</p>
<p>Piagam penghargaan tersebut diberikan kepada 5 pelaku usaha yang selama ini telah bekerjasama dengan TPID Kota Kediri dalam menjaga ketersediaan stok bahan pangan seperti CV. Siti Oetomo pemasok beras, UD. Arva Bintang Jaya pemasok telur ayam ras, UD. Jatayu pemasok gula, UD. Hatari pemasok minyak goreng dan UD. Maju Jaya pemasok telur ayam ras.<strong> (aji/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91207</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Abu Bakar Jadi Pembina Apel Besar Hari Pramuka ke-57 di Halaman Balaikota</title>
		<link>https://memontum.com/abu-bakar-jadi-pembina-apel-besar-hari-pramuka-ke-57-di-halaman-balaikota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2018 13:49:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=53598</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Walikota Kediri Abu Bakar, SE menjadi pembina Apel Besar Hari Pramuka ke-57 di halaman Balaikota Kediri Rabu (29/8/2018). Dalam apel tersebut, Walikota membacakan sambutam Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka memyampaikan, bahwa dengan tema Hari Pramuka ke- 57 tahun 2018. “Pramuka Perekat NKRI, Pramuka dapat menjadi garda terdepan untuk mempererat persatuan dan kesatuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8211; Walikota Kediri Abu Bakar, SE menjadi pembina Apel Besar Hari Pramuka ke-57 di halaman Balaikota Kediri Rabu (29/8/2018). Dalam apel tersebut, Walikota membacakan sambutam Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka memyampaikan, bahwa dengan tema Hari Pramuka ke- 57 tahun 2018.</p>
<p>“Pramuka Perekat NKRI, Pramuka dapat menjadi garda terdepan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Pendidikan kepramukaan yang mendasarkan satya dan darma Pramuka sebagai pedoman bersikap dan berperilaku, &#8221; katanya.</p>
<p>Gerakan Pramuka diusianya yang ke 57 tahun, tentu perlu direbranding agar Pramuka diminati oleh adik-adik yang sebagai generasi cyber yang selalu online. “Pramuka yang baru harus keren, gembira, asyik dan menyenangkan. Ini merupakan tantangan bagi para pembina Pramuka untuk selalu kreatif dan berinovasi dalam membina peserta didik, agar adik-adik bangga menjadi anggota Pramuka,” ujar Mas Abu.</p>
<p>Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Kediri ini juga mengajak adik- adik Pramuka untuk berusaha menjauhkan diri dari hal-hal negatif seperti narkoba, pergaulan bebas, kekerasan dan minum-minuman keras, berita hoax dan sebagainya, &#8221; Gunakanlah waktu adik-adik untuk belajar, berlatih ketrampilan, dan melakukan hal positif di tengah masyarakat, &#8221; tegasnya.</p>
<p>Kepada anggota dewasa gerakan Pramuka, Walikota berpesan  untuk merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah untuk percepatan kemajuan dan perkembangan Gerakan Pramuka,” kata Walikota Kediri. Pada akhir upacara Walikota menyematkan Bintang Tahunan, Pramuka Garuda dan Lencana Pancawarsa kepada 55 Pramuka Kota Kediri. </p>
<p>Dalam upacara tersebut dihadiri oleh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri dan pengurus Kwartir Cabang Kota Kediri serta seluruh anggota Pramuka Kota Kediri mulai tingkat SD sampai SMA sederajat.<strong>(mid/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53598</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Kediri, Motivasi Murid SMPN 4, Agar Lebih Sukses</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-kediri-motivasi-murid-smpn-4-agar-lebih-sukses</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2018 15:54:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 4 Kota Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/47514-walikota-kediri-motivasi-murid-smpn-4-agar-lebih-sukses</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pada masa pengenalan lingkungan sekolah, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kota Kediri dihadiri Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Senin (16/7/2018). Dalam kesempatan tersebut Walikota yang akrab disapa Mas Abu itu berbagi sukses kepada seluruh siswa siswi, bahwa kesuksesannya itu tidak lepas dari restu orangtua.“ Kalau kita sukses, pertama jangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pada masa pengenalan lingkungan sekolah, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kota Kediri dihadiri Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Senin (16/7/2018).</p>
<p>     Dalam kesempatan tersebut Walikota yang akrab disapa Mas Abu itu berbagi sukses kepada seluruh siswa siswi, bahwa kesuksesannya itu  tidak lepas dari restu orangtua.“ Kalau kita sukses, pertama jangan pernah menyakiti kedua orangtua kalian, terutama doa ibu. Semuanya ketika saya ingin membuka usaha dulu saya minta restu sama ibu, mau maju sebagai wali kota, saya juga minta restu dari ibu. Kalau ibu oke, maka akan saya lanjutkan, &#8221; ungkap mas Abu yangbdisambut dengan tepuk tangan oleh rarusan siswa.</p>
<p>      Dalam kesemoatan iru, Mas Abu mendoakan dan meyakini ratusan siswa SMPN 4 Kota Kediri bisa lebih sukses dari dirinya. Apalagi, saat ini ditunjang kecerdasan anak – anak dalam menangkap sesuatu yang baru. “Adik – adik ini sudah dibekali kecerdasan alami, coba lihat, tanpa diajari menggunakan komputer atau handphone canggih mereka sudah bisa, &#8221; tegasnya.</p>
<p>    Selain itu,  Walikota Kediri itu juga berpesan kepada para guru agar terus membimbing anak dalam menghadapi era milineal saat ini. “ Bapak dan Ibu guru jangan pernah meninggalkan untuk komunikasi dua arah langsung dengan siswa, dan biasakan anak anak berani berbicara langsung baik bertanya, menyanggah, atau menyampaikan aspirasi mereka,” tandasnya.<strong>(aji/mid/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">47514</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Kediri Abu Bakar dan dr Samsul, jadi Saksi Sidang Korupsi</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-kediri-abu-bakar-dan-dr-samsul-jadi-saksi-sidang-korupsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2018 14:24:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[kejari kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24881-walikota-kediri-abu-bakar-dan-dr-samsul-jadi-saksi-sidang-korupsi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; Setelah menjadi tanda tanya selama ini keterlibatan Walikota Kediri Abdullah Abubakar dalam kasus dugaan korupsi proyek jembatan Brawijaya mulai terjawab, pada Senin (5/2/2018) Walikota Kediri yang akrab disapa mas Abu itu memenuhi panggilan jaksa penuntut umum (JPU ) Kejaksaan Negeri Kota Kediri pada pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Surabaya sebagai saksi. Selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8212; Setelah menjadi tanda tanya selama ini keterlibatan Walikota Kediri Abdullah Abubakar dalam kasus dugaan korupsi proyek jembatan Brawijaya mulai terjawab,  pada Senin (5/2/2018) Walikota Kediri yang akrab disapa mas Abu itu memenuhi panggilan jaksa penuntut umum (JPU ) Kejaksaan Negeri Kota Kediri pada pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Surabaya sebagai saksi.  </p>
<p>Selain Abubakar, yang hadir dalam pengadilan Tipikor itu Nurudin Hasan anggota DPRD Kota Kediri dan dr. Samsul Ashar. Karena selama ini isu yang sengaja dikembangkan,  hanya dr. Samsul Ashar mantan Walikota Kediri yang bertanggung jawab atas proyek jembatam Brawijaya. </p>
<p>Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Martini SH. MH, mengatakan, Walikota Kediri Abdullah Abubakar termasuk yang dipanggil JPU terkait kasus dugaan korupsi Jembatan Brawijaya. &#8220;Abdullah Abubakar juga termasuk dipanggil JPU,  saat ini sebagai saksi dalam proses sidang lanjutan dalam kasus dugaan korupsi proyek jembatan Brawijaya, &#8221; kata Martini saat ditemui dalam sebuah acara di Hotel Lotus Kediri (6/2/2018).</p>
<p>Masih kata Martini, alasan dari pemanggilan Abubakar ini didasari pada proses proyek pembangunan Jembatan Brawijaya Kota Kediri.&#8221; Kala itu Abdullah Abu Bakar saat itu posisinya juga sebagai pejabat yakni sebagai Wakil Walikota Kediri, sehingga dia pasti tahu alur proses proyek pembangunan jembatan Brawijaya, &#8221; lanjutnya</p>
<p>Saat ini,  posisi antara Abdulah Abubakar dan Nurudin Hasan serta dr. Samsul Ashar masih sama sama sebagai saksi dalam sidang Tipikor kasus proyek jembatan Brawijaya.   Berdasarkan berita sebelumnya, setelah proses pelimpahan tahap II,  pada Nopember 2017 kedua tersangka yakni Ir.Kasenan dan Wiyanto langsung diditahan dan dititipkan di Lembaga Lemasyarakatan (lapas) kelas 2A Kediri. </p>
<p>Karena saat itu Kasenan selaku pengguna anggaran memberi perintah secara lisan kepada Wijanto, ketua panitia pengadaan di dinas PU, agar segera mengumumkan pelaksanaan lelang menggunakan engineering estimate (EE). Sehingga dalam kasus jembatan Brawijaya ini, Kasenan dianggap tidak melakukan pengendaliaan terhadap pelaksanaan anggaran, yang berakibat nilai pembayaran lebih besar dari fisik jembatan yang terpasang.      </p>
<p>Berdasarkan audit BPK Jatim,  akibat menyalahi SOP dalam proyek jembatam Brawiajaya itu, negara memgalami kerugian sekitar  Rp 14,4 miliar pada periode anggaran 2010 hingga 2013. Sedangkan total anggaran proyek jembatan yang saat ini masih mangkrak itu mencapai Rp 66 miliar.  Kasenan dan Wiyanto dijerat pasal 2 subsider pasal 3 UU No. 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (Tipikor). <strong>(aji/mid/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24881</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
