<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Wamentan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/wamentan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jan 2025 16:22:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Wamentan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dorong Anak Muda ke Dunia Pertanian, Wamentan Apresiasi Program Pertanian Pemkab Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-anak-muda-ke-dunia-pertanian-wamentan-apresiasi-program-pertanian-pemkab-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jan 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Wamentan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218130</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, mengapresiasi akselerasi program pertanian yang dilakukan Pemkab Banyuwangi, yang mampu mendorong munculnya banyak anak muda yang tertarik berkecimpung di dunia pertanian dan berbagai sub sektornya. Apresiasi ini, disampaikan Sudaryono saat bersama Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengunjungi produksi dan pengemasan beras organik Banyuwangi, Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, mengapresiasi akselerasi program pertanian yang dilakukan Pemkab Banyuwangi, yang mampu mendorong munculnya banyak anak muda yang tertarik berkecimpung di dunia pertanian dan berbagai sub sektornya. Apresiasi ini, disampaikan Sudaryono saat bersama Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengunjungi produksi dan pengemasan beras organik Banyuwangi, Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Sirtanio, Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, Minggu (05/01/2025) tadi.</p>



<p>&#8220;Banyuwangi merupakan daerah agraris dengan hasil pertanian yang besar. Banyuwangi juga dikenal memiliki inovasi di sektor pertanian, apalagi kini pelakunya banyak anak muda. Untuk itu kami siap mendukung program-program pertanian yang ada di Banyuwangi,&#8221; kata Sudaryono.</p>



<p>Diketahui, bahwa P4S Sirtanio sendiri kini telah memasok beras organik di 18.000 supermarket di seluruh Indonesia. Beras organik Banyuwangi juga ekspor ke beberapa negara, yakni Amerika Serikat, China dan Italia.</p>



<p>Berbagai varietas beras organik itu, telah didaftarkan sebagai padi asli Banyuwangi oleh Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi di Kementerian Pertanian dan telah mendapatkan sertifikat organik dari lembaga terkait. Sementara dalam kunjungannya itu, selain melihat langsung produksi beras organik, Sudaryono juga bertemu dengan para petani muda Banyuwangi. Bahkan, pihaknya juga menyemangati para petani muda itu untuk terus memajukan dunia pertanian.</p>



<p>Sudaryono mengaku senang banyak anak-anak muda Banyuwangi yang terjun ke dunia pertanian. Ini terlihat, dengan banyaknya anak muda Banyuwangi yang masuk dalam Program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) Kementerian Pertanian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, terdapat sekitar 9 ribu anak muda Banyuwangi yang terlibat dari total 200 ribu anak muda, telah tergabung dalam program tersebut. Bahkan menurutnya, Banyuwangi termasuk salah satu daerah dengan akselerasi terbaik untuk Program YESS.</p>



<p>Sudaryono menjelaskan, pemerintah menargetkan untuk tak mengimpor beberapa jenis komoditas pangan pada 2025. Ada empat komoditas yang ditargetkan untuk tidak di impor, yakni beras, jagung, garam konsumsi dan gula konsumsi.</p>



<p>Untuk itu, dirinya berharap para petani milenial turut berperan dalam pencapaian target tersebut. Caranya, dengan terjun langsung menanam komoditas tersebut sehingga produksi pertanian dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan terima kasih kepada Wamentan karena telah mendukung dan menyemangati para petani muda di Banyuwangi. Dirinya menyampaikan, bahwa Pemkab siap mendukung program-program Kementan dalam memajukan dunia pertanian.</p>



<p>&#8220;Banyuwangi sudah memulai itu dengan Program Jagoan Tani, yang merupakan program inkubasi bagi para petani muda. Kami berharap ke depan akan ada lebih banyak pilihan bagi anak muda untuk mengembangkan dunia pertanian,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Ditambahkannya, Banyuwangi terus mendorong petani menerapkan sistem pertanian terintegrasi dengan budidaya secara organik. &#8220;Sudah terbukti bahwa produk organik saat ini sangat diminati. Dari segi ekonomi, hal ini juga lebih menguntungkan. Oleh karena itu, kami terus mendorong para petani untuk menerapkan sistem pertanian terintegrasi,&#8221; tambah Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218130</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ikuti Panen Raya Porang di Trenggalek, Wamentan Harvick Tekankan Hilirisasi</title>
		<link>https://memontum.com/ikuti-panen-raya-porang-di-trenggalek-wamentan-harvick-tekankan-hilirisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2021 15:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hilirisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wamentan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151821</guid>

					<description><![CDATA[Momentum Trenggalek &#8211; Berkunjung ke Kota Keripik Tempe, Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, mengikuti panen raya Porang di Desa Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Tak sendiri, kedatangan Wamentan Harvick ini didampingi Ketua Komite III DPD RI dan mendapat sambutan hangat dari pasangan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan Syah Natanegara serta jajaran Forkopimda. Baca [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Momentum Trenggalek</strong> &#8211; Berkunjung ke Kota Keripik Tempe, Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, mengikuti panen raya Porang di Desa Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Tak sendiri, kedatangan Wamentan Harvick ini didampingi Ketua Komite III DPD RI dan mendapat sambutan hangat dari pasangan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan Syah Natanegara serta jajaran Forkopimda.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-jabatan-plt-di-kepala-dinas-komisi-i-dprd-trenggalek-tekankan-bkpsdm-segera-ajukan-definitif">Soroti Jabatan Plt di Kepala Dinas, Komisi I DPRD Trenggalek Tekankan BKPSDM segera Ajukan Definitif</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/plh-bupati-trenggalek-penyampaian-jawaban-pu-fraksi-atas-raperda-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">Plh Bupati Trenggalek Penyampaian Jawaban PU Fraksi Atas Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
</ul>


<p>Diwawancarai usai menghadiri kegiatan panen raya Porang ini, Wamentan Harvick, berpesan tidak lekas berpuas diri. &#8220;Pemerintah, pengusaha dan petani diharapkan tidak hanya fokus pada komoditas barangnya saja, melainkan perlu meningkatkan sektor hilirnya. Juga kita jangan berpuas diri dulu. Karena apa? kita harus tingkatkan hilirisasinya,&#8221; ungkapnya, Rabu (25/08) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut, dengan meningkatkan hilirisasi, Komoditas Porang ini akan lebih stabil dan permasalahan yang ada bisa ditekan.</p>



<p>&#8220;Ini yang kita harapkan,&#8221; imbuh Harvick.</p>



<p>Dalam hal ini, Pemerintah Pusat tengah konsen pada komoditas Porang. Oleh karena itu, Presiden Jokowi menghimbau khusus agar Porang ini jangan sampai diawal baik namun ditengah bahkan diakhir menghilang.</p>



<p>Wakil Menteri Pertanian ini juga mendukung upaya hilirisasi Porang yang akan digalakkan oleh Bupati Trenggalek. Karena item turunan komoditas ini cukup banyak.</p>



<p>&#8220;Jika membahas soal komoditas ini tidak cukup kita disini saja. Makanya saya pesankan kepada para kepala daerah untuk kita tingkatkan lagi. Saya berharap sekali kawan-kawan kepala daerah, mudah-mudahan bisa membangkitkan ini, bahkan bisa menjadikan itu sebagai pilot project,&#8221; terang Harvick.</p>



<p>Kedatangannya ke Trenggalek ini juga sebagai wujud dukungan Wamentan Harvick akan komoditas pertanian yang tengah menjadi trend.</p>



<p>&#8220;Saya sangat mendukung komoditas pertanian yang lagi trend ini untuk bisa tumbuh berkembang. Dan tentunya mampu meningkatkan kesejahteraan petani di tanah air,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin yang ikut mendampingi dalam kegiatan panen raya tersebut menambahkan, kapasitas tanaman Porang di daerahnya saat ini tercatat sekitar 4 ribu hektare. Sedangkan untuk tonasenya tercatat kurang lebih sekitar 280 ribu ton.</p>



<p>&#8220;Jadi cukup besar kapasitas yang ada di sini dan setiap tahun bertambah,&#8221; ujar Bupati muda ini.</p>



<p>Suami Novita Hardiny ini juga sepakat dengan pemikiran wakil menteri pertanian, terkait dengan pengembangan hilirisasi Porang.</p>



<p>&#8220;Menurut saya, saat ini jual beli Porang masih menjanjikan karena saat ini dimana-mana orang ingin menanam Porang,&#8221; katanya.</p>



<p>Masih terang Mas Ipin sapaan akrabnya, peluang jual beli bibit masih terbuka karena banyak yang mencari bibit. &#8220;Bukan hanya umbinya, kataknya pun masih laku,&#8221; tambah Bupati. &#8220;Namun untuk jangka panjang tentunya jual beli bibit, tidak mungkin bisa terus berjalan. Kalau semua sudah tanam, maka produknya harus sudah bisa diproses. Minimal kalau barang setengah jadi kita buat menjadi zat tepung atau produk lainnya,&#8221; terang Bupati. <strong>(mil/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151821</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
