<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>wartawan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/wartawan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jan 2026 10:46:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>wartawan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PWI Jatim Kirim Wartawan untuk Ikuti Retreat di Pusdiklat Kemenhan di Bogor</title>
		<link>https://memontum.com/pwi-jatim-kirim-wartawan-untuk-ikuti-retreat-di-pusdiklat-kemenhan-di-bogor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kemenhan]]></category>
		<category><![CDATA[pusdiklat]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229858</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bogor &#8211; Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jatim mengirim sebanyak tujuh orang wartawan guna mengikuti retreat yang diselenggarakan PWI Pusat bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI di Pusat Kompetensi Bela Negara (PKBN) Kemenhan RI, Cibodas Kabupaten Bogor, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026. Tujuh wartawan tersebut, adalah Pengurus PWI Jatim, diantaranya Ketua PWI Jatim, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bogor</strong> &#8211; Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jatim mengirim sebanyak tujuh orang wartawan guna mengikuti retreat yang diselenggarakan PWI Pusat bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI di Pusat Kompetensi Bela Negara (PKBN) Kemenhan RI, Cibodas Kabupaten Bogor, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026. Tujuh wartawan tersebut, adalah Pengurus PWI Jatim, diantaranya Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, Sekretaris, Syaiful Anam, Bendahara, Andy Setyawan, Sekretaris DK, Fery Iz Mirza. Juga PWI Malang Raya, Cahyono dan Sunavip Ra Indranata serta PWI Bojonegoro, Sasmito.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi dan Keamanan Nasional&#8217;, pelaksanaan diikuti oleh 160 peserta dari perwakilan PWI Pusat dan PWI Daerah seluruh Indonesia. Kegiatan sendiri, dibuka Kepala Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemhan RI, didampingi Ketua Umum PWI, Achmad Munir dan Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.</p>



<p>Dalam pembukaan kegiatan itu, Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan RI, membacakan sambutan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, yang menekankan pentingnya peran pers dalam pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik sebagai bagian dari ketahanan nasional.</p>



<p>Sementara Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, menegaskan bahwa Retreat PWI menjadi bagian dari ikhtiar organisasi dalam membentuk wartawan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat di tengah tantangan disinformasi dan polarisasi publik.</p>



<p>Selama mengikuti retreat, jadwal penuh diisi dengan kegiatan pemaparan materi tentang pemahaman dan hal-hal baru berkaitan dengan integritas dan wawasan kebangsaan. Sejumlah Menteri Kabinet Presiden Prabowo, pun hadir memberikan paparan materi dan berdialog dan tanya jawab.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Padatnya kegiatan, tidak bukan hanya diisi dengan pemaparan materi. Namun, juga ada olah raga mulai sebelum Salat Subuh atau sekitar pukul 04.00.</p>



<p>Selain itu, sikap disiplin juga dibentuk dengan ketepatan waktu dan apel pagi setiap pukul 07.00, yang selanjutnya masuk kelas untuk pemaparan materi. Bahkan, juga ada kegiatan gerak badan dan ketangkasan yang dipandu perwira Akmil.</p>



<p>“Pokoknya lengkap, padat dan mengasyikkan kegiatannya,” kata Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, Sabtu (31/01/2026) tadi.</p>



<p>Menurut Cak Item, panggilan akrab Ketua PWI Jatim, retreat menambah wawasan kebangsaan, membentuk integritas pribadi, sikap disiplin, olah raga kesehatan dan ada rekreasi. “Lebih dari itu bisa saling mengenal dan berkoordinasi dengan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia untuk satu tujuan persatuan Indonesia,” ujarnya.</p>



<p>Retreat sendiri berasal dari bahasa Prancis &#8216;la retraite&#8217;, yang berarti menyepi atau menjauhkan diri. “Dalam agama berarti merenung, meditasi atau berdoa,” ujar Sekretaris PWI Jatim, Syaiful Anam.</p>



<p>Secara umum, retreat bisa diartikan mengasingkan diri dalam suasana sepi untuk menenangkan diri. “Memang selama retreat, berada di tengah area PKBN, Kemenhan. Dari Kota Bogor sekitar 30 km atau 1 jam perjalanan. Di area seluas 21,33 hektar ini alamnya sejuk dikelilingi pegunungan yang tentu saja jauh dari hingar bingar dan kebisingan,” ujar Cak Anam. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229858</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wartawan Ngaku Ketua Aliansi Jurnalis Kediri Sampaikan Permohonan Maaf ke PWI Kediri Raya</title>
		<link>https://memontum.com/wartawan-ngaku-ketua-aliansi-jurnalis-kediri-sampaikan-permohonan-maaf-ke-pwi-kediri-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aliansi]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[permohonan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229123</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Seorang wartawan berinisial ASR, atau yang sebelumnya mengaku-ngaku sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Kediri, mendatangi Balai Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri Raya, untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung, Senin (29/12/2025) tadi. Permohonan maaf tersebut disampaikan, menyusul beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp dan berita yang mencatut nama PWI Kediri Raya. Dalam percakapan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Seorang wartawan berinisial ASR, atau yang sebelumnya mengaku-ngaku sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Kediri, mendatangi Balai Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri Raya, untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung, Senin (29/12/2025) tadi. Permohonan maaf tersebut disampaikan, menyusul beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp dan berita yang mencatut nama PWI Kediri Raya.</p>



<p>Dalam percakapan yang beredar sebelumnya, yang bersangkutan mengaku sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Kediri dan menyebut telah bekerja sama dengan PWI Kota Kediri. Pernyataan tersebut, memicu klarifikasi resmi dari PWI Kediri Raya, yang menegaskan tidak pernah menjalin kerja sama dengan Aliansi Jurnalis Kediri maupun pihak mana pun, terutama terkait upaya membackingi institusi tertentu.</p>



<p>Di hadapan Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswahyoedhi, Sekretaris, serta perwakilan anggota PWI Kediri Raya, yang bersangkutan mengakui kesalahannya. Dirinya kemudian menandatangani surat pernyataan pengakuan bersalah dan permohonan maaf, secara tertulis.</p>



<p>Dalam surat pernyataan tersebut, yang bersangkutan menyatakan dan mengakui bahwa isi pernyataannya dalam percakapan WhatsApp tersebut tidak benar dan merupakan karangan pribadi semata. Dirinya juga menyatakan tidak mengenal serta tidak memiliki hubungan, kerja sama maupun komunikasi dengan pengurus maupun anggota PWI Kediri Raya, sebagaimana yang disebutkan dalam percakapan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Oleh karena itu, melalui surat ini saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), khususnya PWI Kediri Raya, atas pernyataan saya yang tidak benar,” tulisnya, dalam surat pernyataan.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswahyoedhi, menegaskan bahwa PWI pada dasarnya tidak pernah menghalangi wartawan untuk melakukan peliputan atau kegiatan jurnalistik di mana pun, selama tetap tunduk pada Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Namun demikian, Bambang menegaskan bahwa mencatut nama organisasi profesi wartawan seperti PWI tanpa dasar yang sah, tidak dibenarkan dan bertentangan dengan aturan. Terlebih, jika digunakan seolah-olah untuk membackingi institusi tertentu.</p>



<p>“Ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Wartawan harus bekerja secara profesional, sesuai aturan yang berlaku, memiliki kompetensi, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik,” tegas Bambang.</p>



<p>Dirinya juga mengimbau pihak-pihak yang merasa dirugikan atau menemukan kejanggalan terkait klaim yang mengatasnamakan PWI, agar tidak ragu melakukan konfirmasi langsung kepada pengurus PWI Kediri Raya. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229123</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cetak 30 Wartawan Kompeten, UKW Angkatan 59 PWI Malang Raya Resmi Ditutup</title>
		<link>https://memontum.com/cetak-30-wartawan-kompeten-ukw-angkatan-59-pwi-malang-raya-resmi-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[kompeten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228253</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-59 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya di Kampus C Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, resmi ditutup, Minggu (30/11/2025) tadi. Dalam penutupan itu, sebanyak 30 peserta dinilai kompeten. Termasuk, tiga peserta yaitu jenjang wartawan muda, Eko Rudianto, wartawan madya, Muhammad Olifiansyah dan jenjang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-59 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya di Kampus C Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, resmi ditutup, Minggu (30/11/2025) tadi. Dalam penutupan itu, sebanyak 30 peserta dinilai kompeten. Termasuk, tiga peserta yaitu jenjang wartawan muda, Eko Rudianto, wartawan madya, Muhammad Olifiansyah dan jenjang wartawan utama, Febri Setiyawan, diumumkan sebagai peserta terbaik.</p>



<p>Sekedar diketahui, pelaksanaan UKW Angkatan ke-59, digelar sejak Jumat (28/11/2025) lalu. Adapun total peserta, ada sebanyak 36 wartawan dari Malang Raya, Sampang hingga Bontang. Sementara jenjang kompetensinya, yakni muda, madya dan utama serta terbagi dalam enam kelas.</p>



<p>Rektor UIBU Malang, Nurcholis Sunuyeko, dalam sambutannya mengucapkan selamat bahwa kegiatan UKW yang digelar di Kampus C UIBU Malang, dapat berjalan lancar dan sukses menghantar para wartawan menjadi lebih profesional. “Kegiatan UKW Angkatan 59 di UIBU, dengan ini dinyatakan di tutup,” kata Nurcholis, saat menutup gelaran UKW ke 59.</p>



<p>Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menyampaikan bahwa kegiatan UKW merupakan ujian yang wajib diikuti oleh wartawan, sesuai aturan yang sudah ditetapkan oleh Dewan Pers. “Dengan aturan Dewan Pers, teman-teman wajib ikut UKW. Tidak hanya wartawan, tapi juga perusahaannya harus terverifikasi. Kita sebagai wartawan harus profesional, karena menghadapi seluruh elemen masyarakat tidak hanya pejabat, jadi harus ada pendidikannya,” ujar Cahyono.</p>



<p>Dirinya menambahkan, sudah 11 kali PWI Malang Raya menggelar UKW. Bahkan, tercatat sudah 100 lebih wartawan yang dinyatakan kompeten dari sembilan kali pelaksanaan UKW yang digelar PWI Malang Raya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ujian ini tidak semudah yang kita bayangkan. Meskipun hari ini ada teman-teman yang dinyatakan tidak kompeten, tapi masih ada kesempatan untuk ikut kembali. Rencananya, kita mengusulkan kembali di Juli,” jelasnya.</p>



<p>Dalam kesempatan sama, Wakil Direktur UKW PWI Pusat, Eko Pamuji, menjelaskan kalau UKW merupakan salah satu indikator bahwa seorang wartawan benar-benar pantas menjalankan profesinya. “Teman-teman cukup keren semua. Keren, karena berani ikut uji kompetensi. Banyak teman-teman di luar sana yang tidak mau diuji. Kalau teman-teman sudah lulus, artinya sudah pantas. Ini adalah salah satu menguji kepantasan,” katanya.</p>



<p>Koordinator Penguji UKW Angkatan 59 PWI Malang Raya, Djoko Tetuko, dalam kesempatan itu berpesan bahwa tugas wartawan sangatlah berat. Salah satu tugas wartawan yaitu menyampaikan kebenaran.</p>



<p>“Saya selalu sampaikan, wartawan adalah pekerjaan kita. Kita hidup di dunia wartawan, rugi kalau tidak beriman, kalau tidak menyampaikan kebenaran. Wartawan itu tugasnya berat. Setiap kita ini dimintai pertanggungjawaban, apalagi jadi wartawan,” ujarnya.</p>



<p>Untuk serangkaian pelaksanaan sendiri, turut didukung sejumlah pihak. Diantaranya, Universitas Insan Budi Utomo (UIBU), Bank Indonesia Malang, Pemerintah Kota Malang dan Pemerintah Kabupaten Malang. Termasuk, Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Bank Central Asia (BCA) Malang, Pertamina Patra Niaga, PT Best Profit Futures, Tychi Hotel, Universitas Negeri Malang (UM), Politeknik Negeri Malang (Polinema), The Alana Hotel, Perumda Tugu Tirta Kota Malang, ⁠Golden Tulip Hotel, Ijen Suites, Grand Mercure Malang Mirama, Pemuda Pancasila Kota Malang hingga Hotel Pelangi. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228253</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bantu Korban APG Semeru, Ikatan Wartawan Lumajang Beri Logistik Dua Dapur Umum di Kecamatan Pronojiwo</title>
		<link>https://memontum.com/bantu-korban-apg-semeru-ikatan-wartawan-lumajang-beri-logistik-dua-dapur-umum-di-kecamatan-pronojiwo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[ikatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[pronojiwo]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228212</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Peduli korban awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Ikatan Wartawan Lumajang (IWL) menunjukkan kepeduliannya dengan mensupport Logistik dua dapur umum yang berada di Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo, Sabtu (29/11/2025) tadi. Langkah yang dilakukan ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. &#8220;Selain bertugas meliput dan menyampaikan informasi, kami juga terpanggil untuk terjun langsung membantu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Peduli korban awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Ikatan Wartawan Lumajang (IWL) menunjukkan kepeduliannya dengan mensupport Logistik dua dapur umum yang berada di Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo, Sabtu (29/11/2025) tadi. Langkah yang dilakukan ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.</p>



<p>&#8220;Selain bertugas meliput dan menyampaikan informasi, kami juga terpanggil untuk terjun langsung membantu saudara-saudara kita yang terdampak APG Semeru di Lumajang,&#8221; kata Ketua Ikatan Wartawan Lumajang, Nizar Zulmi</p>



<p>Dijelaskannya, bantuan yang diberikan, diharapkan bisa mendukung operasional dua dapur umum yang didirikan oleh DPC GRIB Jaya Lumajang dan Dapur Umum di Posko Terpadu, yang berada di Balai Desa Supiturang. &#8220;Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pimpinan Daerah Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB JAYA) Kabupaten Lumajang, Nor Kholik, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas partisipasi aktif Ikatan Wartawan Lumajang dalam penanganan bencana APG Gunung Semeru. &#8220;Terima kasih kepada teman-teman Ikatan Wartawan Lumajang. Sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak sangat penting untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Supiturang, Nurul Yakin Pribadi. Pihaknya merasa terbantu, dengan partisipasi yang diberikan oleh Ikatan Wartawan Lumajang.</p>



<p>&#8220;Atas nama warga Supiturang, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga teman-teman mendapat ganti yang lebih banyak dari Alloh SWT,&#8221; terangnya.</p>



<p>Bantuan dari Ikatan Wartawan Lumajang tersebut, langsung digunakan untuk mendukung kebutuhan di dapur umum yang berlokasi di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Lokasi itu, salah satu wilayah yang paling parah terdampak Awan Panas Guguran (APG) Semeru. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228212</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Istimewa, PWI Malang Raya Sumbang 50 Persen Wartawan Kompeten di Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/istimewa-pwi-malang-raya-sumbang-50-persen-wartawan-kompeten-di-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[kompeten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[sumbang]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228190</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi positif terkait penyelengaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 59, yang diselenggarakan PWI Malang Raya, di Kampus C Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, Jumat (28/11/2025) siang. Sambutan positif itu disampaikan Wali Kota Wahyu, saat membuka pelaksanaan yang dijadwalkan akan berlangsung hingga Minggu (30/11/2025) lusa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi positif terkait penyelengaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 59, yang diselenggarakan PWI Malang Raya, di Kampus C Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, Jumat (28/11/2025) siang. Sambutan positif itu disampaikan Wali Kota Wahyu, saat membuka pelaksanaan yang dijadwalkan akan berlangsung hingga Minggu (30/11/2025) lusa.</p>



<p>Diuraikannya wali kota, melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, maka tingkat profesionalisme wartawan yang ada di Kota Malang meningkat. Apalagi, tercatat lebih dari 50 persen para jurnalis di wilayah Malang telah mengikuti UKW.</p>



<p>&#8220;Kami mengapresiasi penyelenggaraan UKW yang dilakukan PWI Malang Raya. Ini yang patut diacungi jempol, yang mana dengan jumlah tersebut, saya optimis dapat menciptakan iklim kondusif di Kota Malang,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Disampaikan wali kota, suasana nyaman bisa terwujud, tentunya berkat kontribusi dari pemberitaan konstruktif. Wujud nyata dari kerja sama pentahelix yang terjaga di Kota Malang yang semakin kondusif.</p>



<p>&#8220;Namun tantangan ke depan, Medsos begitu membanjiri ruang publik. Maka, perlu peran penting para wartawan agar berita simpang siur dapat diluruskan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ketua PWI Jatim, Nufil Hakim, menjelaskan jika dihitung, PWI Provinsi Jatim telah menghantarkan 1.700 wartawan berkompeten. Jumlah tersebut, khususnya yang telah mengikuti UKW.</p>



<p>&#8220;Yang istimewanya, dari 1.700 tersebut, separuh lebih disumbang oleh PWI Malang Raya,&#8221; papar Ketua PWI Jatim.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengurai, bahwa saat ini tercatat ada 52 ribu media. Diperkirakan, dari jumlah media tersebut terdapat 200 ribu wartawan. Namun sayang, baru sekitar 30 ribu yang tersertifikasi.</p>



<p>&#8220;Perkiraan saya, butuh waktu 30 tahun lagi agar seluruh wartawan di Indonesia kompeten semua,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ketua PWI Jatim juga berharap, bahwa peserta UKW ke 59 ini bersyukur, karena telah mendapatkan kesempatan langka ini. Karenanya, diharapkan semua yang mengikuti ujian ini bisa bersungguh-sungguh dan lulus tanpa terkecuali.</p>



<p>Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menegaskan bahwa UKW kali ini diselenggarakan dengan diikuti 36 peserta yang dibagi dalam enam kelas. Adapun uraiannya, yaitu tiga kelas untuk jenjang Muda, dua kelas untuk jenjang Madya dan satu kelas untuk jenjang Utama.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, jika pelaksanaan UKW di Malang, sempat tertunda dikarenakan dualisme kepemimpinan di tubuh PWI Pusat. &#8220;Berkat peran serta Ketua PWI Jatim, konflik tersebut dapat segera terselesaikan,&#8221; tegas Ketua PWI Malang Raya.</p>



<p>Dirinya juga mengaku, bahwa PWI Malang berkomitmen untuk selalu meningkatkan kompetensi wartawan. Karenanya, diharapkan &#8216;kuli tinta&#8217; yang bertugas di Malang kompeten. Bahkan, sebagai bentuk komitmen itu, PWI Malang Raya selalu menggratiskan kepersertaan UKW.</p>



<p>Dalam serangkaian pembukaan itu, juga digelar talk show bertema &#8216;Peran Media dalam Mendongkrak UMKM Naik Kelas&#8217; dengan menghadirkan pemateri dari Bank Indonesia Malang dan OJK Malang. Gelaran ini, pun mendapat sambutan positif dari peserta yang juga melibatkan sejumlah mahasiswa UIBU.</p>



<p>Sementara untuk serangkaian pelaksanaan, juga turut didukung sejumlah pihak. Diantaranya, Universitas Insan Budi Utomo (UIBU), Bank Indonesia Malang, Pemerintah Kota Malang dan Pemerintah Kabupaten Malang. Termasuk, Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Bank Central Asia (BCA) Malang, Pertamina Patra Niaga, PT Best Profit Futures, Tychi Hotel, Universitas Negeri Malang (UM), Politeknik Negeri Malang (Polinema), The Alana Hotel, Perumda Tugu Tirta Kota Malang, ⁠Golden Tulip Hotel, Ijen Suites, Grand Mercure Malang Mirama, Pemuda Pancasila Kota Malang hingga Hotel Pelangi. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228190</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Perumahan ASN di Kota Malang, Menteri PKP Ajak Wartawan Manfaatkan Program Rumah Bersubsidi</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-perumahan-asn-di-kota-malang-menteri-pkp-ajak-wartawan-manfaatkan-program-rumah-bersubsidi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bersubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226835</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau sekaligus meresmikan Perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jalan Bandulan Baru, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (17/10/2025) tadi. Kunjungan tersebut dilakukan, dalam rangka mendukung program perumahan rakyat Presiden RI, Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, Menteri PKP yang akrab disapa Ara, hadir bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau sekaligus meresmikan Perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jalan Bandulan Baru, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (17/10/2025) tadi. Kunjungan tersebut dilakukan, dalam rangka mendukung program perumahan rakyat Presiden RI, Prabowo Subianto.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Menteri PKP yang akrab disapa Ara, hadir bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Sekda Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, serta Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan jajaran OPD terkait. Menteri Ara menyampaikan, bahwa hingga 16 Oktober 2025, total rumah yang sudah dibangun dan diserahkan mencapai 202.267 unit, dari target nasional 350 ribu unit rumah bersubsidi. Selain itu, ada sekitar 47 ribu unit masih dalam proses pembangunan, sementara 2.045 unit siap huni (ready stock) menunggu akad kredit.</p>



<p>“Program ini luar biasa, karena bunganya disubsidi lima persen setahun. Bahkan tahun ini, tanpa bunga sesuai keputusan Presiden Prabowo. DP hanya 1 persen dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) juga dapat BPHTB serta PBG gratis,” jelas Menteri Ara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menariknya, Menteri Ara juga mengajak para wartawan, untuk memanfaatkan program perumahan tersebut. Karena menurutnya, wartawan termasuk kategori MBR yang berhak memiliki rumah subsidi, asalkan memenuhi kriteria penghasilan.</p>



<p>“Teman-teman wartawan juga punya hak. Kalau penghasilan di bawah ketentuan, belum punya rumah dan silakan manfaatkan. Di Malang, batasnya untuk wartawan single maksimal Rp 8,5 juta, sedangkan yang sudah menikah Rp 10 juta,” tuturnya.</p>



<p>Menteri Ara menambahkan, rumah bersubsidi yang kini dibangun memiliki kualitas layak huni dan lokasinya strategis. “Di Malang contohnya, rumah tipe 66 meter dijual seharga Rp 166 juta, lengkap dan dekat dari kota,” katanya.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, program tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat kecil, terutama di bidang perumahan. “Coba cek, pernah nggak ada presiden yang kasih BPHTB gratis dan kuota 350 ribu rumah untuk rakyat? Inilah bukti nyata keberpihakan Presiden Prabowo,” imbuh Menteri Ara. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226835</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ikatan Wartawan Lumajang Dukung Kinerja Polisi Jaga Kamtibmas</title>
		<link>https://memontum.com/ikatan-wartawan-lumajang-dukung-kinerja-polisi-jaga-kamtibmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[ikatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226738</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ikatan Wartawan Lumajang (IWL) silaturahmi bersama Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, di Mapolres Lumajang, Selasa (14/10/2025) tadi. Kegiatan ini, sebagai bentuk dukungan serta mempererat sinergi antara insan pers dengan kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Lumajang. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, AKBP Alex Sandy [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ikatan Wartawan Lumajang (IWL) silaturahmi bersama Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, di Mapolres Lumajang, Selasa (14/10/2025) tadi. Kegiatan ini, sebagai bentuk dukungan serta mempererat sinergi antara insan pers dengan kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, AKBP Alex Sandy Siregar menyampaikan apresiasinya atas kunjungan serta dukungan dari rekan-rekan wartawan yang tergabung dalam IWL. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kerja sama dari teman-teman media. Peran wartawan sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah, melalui pemberitaan yang berimbang dan edukatif,” ujarnya.</p>



<p>AKBP Alex berharap, sinergi antara Polres Lumajang dan insan pers terus terjalin, agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua IWL, Nizar Zulmi, menyampaikan kunjungan ini merupakan bentuk dukungan moral terhadap Polres Lumajang yang selama ini telah bekerja keras menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. “Kami dari IWL datang untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan dukungan moral kepada jajaran Polres Lumajang. Kami memahami tugas kepolisian sangat berat, apalagi dalam situasi yang membutuhkan ketenangan dan kepercayaan publik,” ujarnya.</p>



<p>Pihaknya juga siap menjadi mitra strategis Polres Lumajang, dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Pertemuan tersebut, diakhiri dengan foto bersama dan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi antara Polres Lumajang dan insan pers dalam menjaga kondusivitas wilayah. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226738</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Profesionalisme Wartawan, LPDS Gandeng PT Pegadaian Gelar UKW</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-profesionalisme-wartawan-lpds-gandeng-pt-pegadaian-gelar-ukw</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2025 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<category><![CDATA[Pegadaian]]></category>
		<category><![CDATA[profesionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) menggandeng PT Pegadaian menggelar uji kompetensi wartawan (UKW) selama tiga hari, atau sejak Selasa (06/05/2025) hingga Kamis (08/05/2025) di Hotel Dafam Surabaya. Dalam pelaksanaan itu, tidak kurang sekitar 26 peserta dari perusahaan media turut mengikuti proses uji kompetensi. Sementara sejumlah peserta, berasal dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) menggandeng PT Pegadaian menggelar uji kompetensi wartawan (UKW) selama tiga hari, atau sejak Selasa (06/05/2025) hingga Kamis (08/05/2025) di Hotel Dafam Surabaya. Dalam pelaksanaan itu, tidak kurang sekitar 26 peserta dari perusahaan media turut mengikuti proses uji kompetensi. Sementara sejumlah peserta, berasal dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi, Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali, Malang, Madura dan Makassar.</p>



<p>Dalam pelaksanaan UKW kali ini, sebanyak 26 peserta terbagi dalam tiga uji kompetensi. Yakni, 14 peserta untuk Tingkat Muda, 3 wartawan untuk Tingkat Madya dan 9 wartawan Tingkat Utama. Sementara Memontum.com sendiri, mengirimkan satu wartawan dari Biro Pamekasan untuk mengikuti pelaksanaan uji kompetensi Tingkat Muda, yaitu Moh Asmi.&nbsp;</p>



<p>Direktur Eksekutif LPDS, Kristanto Hartadi, mengatakan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini digelar guna menekankan agar para wartawan tidak hanya mengedepankan pada pencapaian. Tetapi, juga dituntut bekerja secara profesional dalam melaksanakan kewajibannya dengan kode etik yang sudah ada.</p>



<p>”Kewajiban seorang wartawan, itu juga tidak boleh berhenti untuk belajar,” kata Kristanto, Kamis (08/05/2025) tadi, dalam penutupan UKW.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pria yang juga alumnus LPDS 1989 itu mengungkapkan, ciri jurnalis yang profesional ada empat. Yakni, menerapkan kode etik jurnalistik (KEJ), pendidikan teratur, idealisme dan excellent.</p>



<p>&#8220;Jangan hanya karena sudah kompeten, wartawan tidak belajar. Harapan kami, bekerjalah secara kompeten sesuai buku yang kami berikan,” pesan Kristanto.</p>



<p>Sementara itu, Ahli Media dan Penguji UKW, Lestantya R Baskoro, menyampaikan bahwa peserta yang dinyatakan kompeten diharapkan bisa mengimplementasikan ilmu yang didapatkan selama ujian. Sehingga, dalam menjalankan profesi sebagai wartawan bisa tetap dalam kaidah aturan yang ada</p>



<p>Sementara itu, Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Surjo Rahardjo, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan UKW tersebut. Harapannya, melalui pelaksanaan UKW ini, wartawan bisa meningkatkan kualitas dan profesionalisme.</p>



<p>&#8220;Wartawan harus menegakkan kebebasan pers demi kepentingan publik dengan melakukan evaluasi kerja dan menjaga martabat profesi wartawan,” paparnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Lebaran, UIBU bersama Organisasi Profesi Wartawan Malang Raya Gelar Riyoyoan</title>
		<link>https://memontum.com/momen-lebaran-uibu-bersama-organisasi-profesi-wartawan-malang-raya-gelar-riyoyoan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2025 13:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[profesi]]></category>
		<category><![CDATA[riyoyoan]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221255</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) bersama ratusan wartawan yang tergabung dalam berbagai organisasi profesi wartawan di Malang Raya, menggelar acara halal bihalal yang bertajuk &#8216;Riyoyoan UIBU bersama Insan Media&#8217;, Jumat (18/04/2025) malam. Kegiatan Riyoyoan UIBU tersebut, dilaksanakan sebagai upaya untuk lebih mempererat tali silaturrahmi antara akademisi dengan media massa. Rektor UIBU, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) bersama ratusan wartawan yang tergabung dalam berbagai organisasi profesi wartawan di Malang Raya, menggelar acara halal bihalal yang bertajuk &#8216;Riyoyoan UIBU bersama Insan Media&#8217;, Jumat (18/04/2025) malam. Kegiatan Riyoyoan UIBU tersebut, dilaksanakan sebagai upaya untuk lebih mempererat tali silaturrahmi antara akademisi dengan media massa.</p>



<p>Rektor UIBU, Nurcholis Sunuyeko, mengatakan acara riyoyoan sudah menjadi tradisi masyarakat di Indonesia, yang selalu dilakukan oleh umat Muslim, setelah Ramadan atau saat Lebaran Idul Fitri. &#8220;Riyoyoan menjadi ajang untuk memulai lembaran baru dengan saling bermaaf-maafan,&#8221; kata Nurcholis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Adapun beberapa organisasi profesi wartawan yang ada di Malang Raya, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Asosiasi Media Siber Indonesia dan Jaringan Media Siber Indonesia, turut hadir meramaikan acara tersebut. &#8220;Kami ingin memperkuat silaturrahmi antara UIBU dengan awak media melalui riyoyoan ini,&#8221; tambah Nurcholis.</p>



<p>Dirinya berharap, melalui kegiatan Riyoyoan UIBU ini, kerja sama dan kolaborasi yang sudah terjalin antara media dengan UIBU dapat semakin erat. Terlebih dengan pergantian nama UIBU yang sebelumnya dikenal sebagai IKIP Budi Utomo, semakin membawa kebermanfaatan bagi mahasiswa maupun masyarakat.</p>



<p>Suasana Riyoyoan berlangsung cukup hangat dengan ditemani oleh ceramah keagamaan bersama salah satu ustadz terkenal di Kota Malang. Di akhir acara semua yang hadir saling bersalaman saling memaafkan. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221255</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
