<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Waspada &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/waspada/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2026 14:43:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Waspada &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Waspada Hoaks! Polres Nias Selatan Bantah Kabar Salah Identitas</title>
		<link>https://memontum.com/waspada-hoaks-polres-nias-selatan-bantah-kabar-salah-identitas</link>
					<comments>https://memontum.com/waspada-hoaks-polres-nias-selatan-bantah-kabar-salah-identitas#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 13:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[bantah]]></category>
		<category><![CDATA[identitas]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233512</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nias Selatan &#8211; Polres Nias Selatan mengimbau masyarakat untuk terus mewaspadai hoaks yang beredar di media sosial. Merespon hal itu pula, Polres mengeluarkan pengumuman resmi terkait beredarnya postingan di media sosial Facebook yang dianggap menyesatkan, pada Senin (29/06/2026) Postingan yang tersebar di Grup Forum Kota Gunungsitoli dari akun pengguna bernama Kumano Kata, menampilkan foto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Nias Selatan</strong> &#8211; Polres Nias Selatan mengimbau masyarakat untuk terus mewaspadai hoaks yang beredar di media sosial. Merespon hal itu pula, Polres mengeluarkan pengumuman resmi terkait beredarnya postingan di media sosial Facebook yang dianggap menyesatkan, pada Senin (29/06/2026)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Postingan yang tersebar di Grup Forum Kota Gunungsitoli dari akun pengguna bernama Kumano Kata, menampilkan foto seseorang yang diklaim sebagai Kapolres Nias yang baru datang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi hal itu, pihak Polres Nias Selatan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan masuk kategori hoaks. “Gambar yang dimaksud bukanlah Kapolres Nias, melainkan benar adalah Kapolres Nias Selatan yang sedang menjabat. Dengan demikian, postingan tersebut adalah berita bohong,” tegas keterangan di media sosial (Medsos) resmi Polres Nias Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, agar tetap waspada. Termasuk, tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya, serta memverifikasi kebenaran kabar melalui saluran resmi Polres Nias Selatan. <strong>(thl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/waspada-hoaks-polres-nias-selatan-bantah-kabar-salah-identitas/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233512</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan secara Online, BRI Minta Masyarakat Waspada Modus Penipuan Baru</title>
		<link>https://memontum.com/pengajuan-kur-tidak-ditawarkan-secara-online-bri-minta-masyarakat-waspada-modus-penipuan-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ditawarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[pengajuan]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232476</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, tidak pernah dilakukan melalui penawaran online menggunakan tautan tidak resmi maupun media sosial. Perseroan memastikan, bahwa setiap proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui petugas BRI dan diproses melalui Kantor BRI. Regional CEO BRI Malang, Arie [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, tidak pernah dilakukan melalui penawaran online menggunakan tautan tidak resmi maupun media sosial. Perseroan memastikan, bahwa setiap proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui petugas BRI dan diproses melalui Kantor BRI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Regional CEO BRI Malang, Arie Wibowo, menegaskan bahwa maraknya penawaran KUR melalui pesan singkat, tautan digital, hingga akun media sosial, merupakan modus penipuan yang menyalahgunakan nama BRI. “BRI tidak pernah menawarkan ataupun memproses pengajuan KUR secara online melalui tautan tidak resmi, akun pribadi, maupun pihak yang tidak memiliki keterkaitan dengan BRI. Seluruh proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui unit kerja resmi BRI dan diproses langsung oleh petugas BRI resmi,” ujar Arie-sapaan akrabnya, Senin (18/05/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diuraikannya, bahwa masyarakat dapat mengakses layanan pengajuan KUR melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, maupun tenaga pemasar resmi BRI yang tersebar di seluruh Indonesia. BRI juga menegaskan, bahwa seluruh proses pengajuan KUR tidak dipungut biaya apapun di awal. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap penawaran yang menjanjikan pencairan cepat dengan syarat tidak wajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, BRI mengingatkan masyarakat untuk tidak pernah memberikan data pribadi maupun data perbankan yang bersifat rahasia seperti PIN, kata sandi (password), kode OTP, maupun data pribadi lainnya kepada pihak mana pun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Setiap permintaan data rahasia nasabah dapat dipastikan merupakan indikasi penipuan. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi BRI,” ujar Arie.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BRI mengimbau masyarakat, agar untuk bisa memperoleh informasi melalui kanal resmi perusahaan seperti website resmi BRI, media sosial resmi BRI, maupun Contact BRI 14017/1500017. “Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan keamanan layanan perbankan, BRI terus memperkuat edukasi literasi keuangan dan kewaspadaan masyarakat, sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menindaklanjuti berbagai modus penipuan yang menyalahgunakan nama perusahaan,” papar Arie Wibowo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232476</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspada Hantavirus, Dinkes Kota Malang Gencarkan Edukasi di 16 Puskesmas</title>
		<link>https://memontum.com/waspada-hantavirus-dinkes-kota-malang-gencarkan-edukasi-di-16-puskesmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[gencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[hantavirus]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232348</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya Virus Hanta atau Hantavirus. Selain memberikan himbauan, dinas juga akan memaksimalkan sejumlah Puskesmas dengan melakukan edukasi, walaupun di satu sisi untuk Kota Malang masih belum ditemukan adanya kasus tersebut. Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa saat ini tengah menggerakkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya Virus Hanta atau Hantavirus. Selain memberikan himbauan, dinas juga akan memaksimalkan sejumlah Puskesmas dengan melakukan edukasi, walaupun di satu sisi untuk Kota Malang masih belum ditemukan adanya kasus tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa saat ini tengah menggerakkan 16 Puskesmas yang ada di Kota Malang untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Baik itu edukasi secara langsung maupun melalui media elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami dari Dinkes Kota Malang melalui 16 Puskesmas, itu memberikan edukasi kepada masyarakat mulai dari pemahaman tentang Hantavirus, cara penularan, risiko kesehatan, hingga langkah pencegahan yang perlu dilakukan masyarakat,&#8221; kata Husnul, Selasa (12/05/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskan Husnul, bahwa Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus. Penularan dapat terjadi melalui air liur, urin, maupun kotoran hewan. Disebutkan ada tiga jalur utama penularan Hantavirus, yakni melalui udara (airborne), kontaminasi tangan dan luka terbuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tapi pintu masuk paling banyak memang melalui saluran pernapasan,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk gejala awal Hantavirus, lanjutnya, disebut mirip infeksi virus pada umumnya, seperti demam tinggi, nyeri tubuh, pegal linu, sakit tenggorokan dan sakit kepala. Namun, penyakit ini berpotensi menjadi fatal karena dapat menyerang organ ginjal sebagai target utama infeksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Keluhan bisa mengarah ke gangguan ginjal, seperti perubahan warna urin atau jumlah urin yang berkurang,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal ini, Husnul mendorong masyarakat kembali menerapkan kebiasaan protokol kesehatan dasar, terutama penggunaan masker. Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati saat membersihkan area berisiko seperti selokan, gorong-gorong, maupun tempat yang berpotensi menjadi sarang tikus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang paling sederhana adalah memakai masker, menjaga kebersihan tangan dan meningkatkan daya tahan tubuh,” imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232348</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awal Mei 2026 Masuk Musim Kemarau, BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem Pancaroba</title>
		<link>https://memontum.com/awal-mei-2026-masuk-musim-kemarau-bmkg-ingatkan-waspada-cuaca-ekstrem-pancaroba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[pancaroba]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231592</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau di wilayah Malang Raya, akan mulai berlangsung pada dasarian pertama Mei 2026. Kondisi hujan yang masih kerap terjadi saat ini, merupakan bagian dari fase peralihan musim atau pancaroba. Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Anung Suprayitno, menjelaskan bahwa prediksi itu merujuk pada rilis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau di wilayah Malang Raya, akan mulai berlangsung pada dasarian pertama Mei 2026. Kondisi hujan yang masih kerap terjadi saat ini, merupakan bagian dari fase peralihan musim atau pancaroba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Anung Suprayitno, menjelaskan bahwa prediksi itu merujuk pada rilis Stasiun Klimatologi Jawa Timur pada akhir Maret 2026 lalu. Menurutnya, sebelum pergantian musim, wilayah Indonesia umumnya mengalami masa transisi atau pancaroba yang ditandai meningkatnya potensi cuaca ekstrem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Periode sekarang ini adalah masa peralihan musim. Ciri utamanya muncul awan kumulonimbus. Biasanya pagi terasa sangat terik, lalu menjelang siang muncul awan putih seperti bunga kol, kemudian berubah menjadi awan gelap,” jelas Anung, Jumat (10/04/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Awan kumulonimbus tersebut, berpotensi memicu berbagai cuaca ekstrem seperti hujan lebat berdurasi singkat, hujan es, angin puting beliung, hingga badai guntur. Dikatakannya, bahwa pada masa pancaroba intensitas dan frekuensi kejadian cuaca ekstrem cenderung meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di mana pun lintasan awan kumulonimbus lewat, potensi cuaca ekstrem pasti ada. Bedanya, durasinya biasanya tidak lama, tapi intensitasnya tinggi,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Anung menambahkan, hujan yang masih turun hampir setiap sore belakangan ini tidak berarti musim hujan masih berlangsung. Secara klimatologis, suatu wilayah disebut memasuki musim kemarau ketika curah hujan bulanan berada di bawah 150 milimeter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hujan tetap bisa terjadi saat kemarau ataupun peralihan musim. Yang membedakan, hujannya lebat tetapi singkat dan biasanya terjadi siang hingga sore hari,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara umum, sebagian besar wilayah Malang Raya diprediksi mulai memasuki kemarau pada awal Mei. Namun, daerah di sisi timur yang berbatasan dengan Lumajang diperkirakan mengalami kemarau lebih lambat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, BMKG masih memantau perkembangan fenomena El Nino yang diperkirakan muncul pada pertengahan tahun dengan intensitas lemah. “Kalau El Nino menguat menjadi moderat atau kuat, musim kemarau 2026 berpotensi lebih panjang dan awal musim hujan bisa mundur bahkan hingga awal 2027 di beberapa daerah,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah antisipasi, pemerintah provinsi bersama kabupaten dan kota telah menyiapkan berbagai mitigasi. Mulai dari pemetaan titik rawan kebakaran hutan dan lahan, penyediaan sumur bor, hingga opsi modifikasi cuaca untuk menjaga ketersediaan air waduk selama musim kemarau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pada saat lebaran kemarin kami melakukan modifikasi cuaca untuk mendukung keselamatan penyeberangan. Ke depan, langkah serupa juga disiapkan untuk memantau ketinggian air waduk, agar panen air hujan bisa dimaksimalkan sehingga dampak musim kemarau tidak terlalu berat terhadap kebutuhan air masyarakat,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspada Penipuan Modus File APK Jelang Periode Libur Lebaran, BRI Minta Nasabah untuk Ekstra Waspada</title>
		<link>https://memontum.com/waspada-penipuan-modus-file-apk-jelang-periode-libur-lebaran-bri-minta-nasabah-untuk-ekstra-waspada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ekstra]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[nasabah]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[periode]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231038</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mendekati periode libur Lebaran ketika intensitas komunikasi dan transaksi digital cenderung meningkat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat agar tetap berhati hati menjaga keamanan rekeningnya, terutama terhadap file yang berasal dari sumber tidak dikenal. Dalam praktiknya, modus ini kerap diawali pesan WhatsApp (WA) dari oknum yang mengaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mendekati periode libur Lebaran ketika intensitas komunikasi dan transaksi digital cenderung meningkat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat agar tetap berhati hati menjaga keamanan rekeningnya, terutama terhadap file yang berasal dari sumber tidak dikenal. Dalam praktiknya, modus ini kerap diawali pesan WhatsApp (WA) dari oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu, dengan narasi meyakinkan dan lampiran file APK, undangan digital, surat yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket, serta dokumen lain yang dikemas seolah informasi penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika korban mengunduh dan memasangnya, maka file tersebut dapat menjadi pintu masuk program berbahaya (malware) yang dirancang untuk mencuri data, merusak sistem, hingga mengambil alih perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Aplikasi APK dari sumber tidak tepercaya juga dapat meminta izin akses tertentu, pada perangkat dan dimanfaatkan untuk memantau aktivitas pengguna. Sehingga, membuka ruang penyalahgunaan akses layanan keuangan yang tersimpan pada perangkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang dan menuntut penguatan kewaspadaan bersama. “Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” katanya, Senin (16/03/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">BRI meminta agar nasabah untuk tidak mengklik, mengunduh atau menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya, serta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada pihak lain. Jika menerima pesan yang tampak janggal, misalnya menggunakan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau &#8216;verifikasi&#8217; data, atau menyertakan lampiran file dari nomor yang tidak dikenal meskipun mengatasnamakan bank atau layanan penting lainnya, nasabah diminta memastikan kebenaran pengirim dan melakukan verifikasi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengaktifan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA), juga dianjurkan untuk menambah perlindungan pada akses layanan digital. Apabila nasabah terlanjur mengunduh atau menginstal file APK yang mencurigakan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, kemudian menghapus aplikasi yang terpasang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, nasabah dapat segera mengubah username, PIN dan password akun BRImo maupun akun email yang terhubung, serta melakukan reset setelan pabrik melalui pengaturan perangkat untuk memastikan perangkat bersih dari potensi kendali pihak tidak dikenal. Nasabah juga perlu melakukan pemblokiran nomor pengirim, apabila pesan terindikasi penipuan dan jika ditemukan aktivitas mencurigakan dapat segera menghubungi Contact BRI 1500017.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” papar Saladin. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231038</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masih Aman dari Virus Nipah, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Tetap Waspada</title>
		<link>https://memontum.com/masih-aman-dari-virus-nipah-dinkes-kota-malang-imbau-warga-tetap-waspada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nipah,]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230081</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Meski belum ditemukan adanya kasus Virus Nipah di Kota Malang, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Itu karena, virus tersebut dinilai cukup berbahaya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa kondisi di Kota Malang saat ini masih aman. Namun, Husnul mengingatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Meski belum ditemukan adanya kasus Virus Nipah di Kota Malang, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Itu karena, virus tersebut dinilai cukup berbahaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa kondisi di Kota Malang saat ini masih aman. Namun, Husnul mengingatkan adanya jalur paparan Virus Nipah yang perlu diwaspadai, terutama dari negara-negara yang saat ini melaporkan kasus aktif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk Virus Nipah, Kota Malang masih aman. Di Indonesia, Jawa Timur dan Malang belum ada laporan. Tapi masyarakat tetap harus waspada terhadap lintasan paparan virus ini,” ujar Husnul, Senin (09/02/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menjelaskan, Virus Nipah memiliki reservoir alami berupa kelelawar. Beberapa negara yang saat ini mencatat kasus antara lain India, Bangladesh dan Malaysia. Kedekatan geografis Malaysia dengan Indonesia serta tingginya mobilitas warga menjadi perhatian khusus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Malaysia ini cukup dekat dan orang-orang Indonesia juga sering ke sana. Itu yang harus menjadi kewaspadaan agar virus tidak terbawa masuk ke Indonesia,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Husnul memaparkan, penularan Virus Nipah umumnya terjadi melalui rantai makanan. Kelelawar yang memakan buah dapat meninggalkan sisa gigitan, kemudian buah tersebut dikonsumsi manusia. Selain itu, buah yang terkontaminasi juga bisa dimakan hewan lain, lalu hewan tersebut dikonsumsi manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jalur penularannya seperti itu. Dari kelelawar ke buah, lalu ke manusia, atau melalui hewan perantara,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk memutus rantai penularan, Dinkes Kota Malang mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi buah yang terlihat bekas gigitan kelelawar. Selain itu, konsumsi daging juga harus dipastikan matang sempurna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau makan buah, pastikan bersih dan tidak bekas gigitan. Kalau makan daging, masaknya harus benar-benar matang,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait prosedur penanganan jika nantinya ditemukan kasus, Husnul menyebut saat ini belum ada Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus seperti saat pandemi Covid-19. Hal ini karena belum ditemukan kasus di wilayah Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Belum ada edaran dari provinsi. Karena belum ada kasus, kita masih landai-landai saja. Namun, fokus ke kewaspadaan terutama bagi mereka yang baru melakukan perjalanan dari tiga negara yang menjadi perhatian dengan kasus Virus Nipah,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230081</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspada, Jelang Puasa Aksi Begal dan Maling Sapi Lumajang Mulai Marak</title>
		<link>https://memontum.com/waspada-jelang-puasa-aksi-begal-dan-maling-sapi-lumajang-mulai-marak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229927</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Aksi pencurian hewan alias maling sapi dan begal menjelang Puasa Ramadan, mulai marak di wilayah Kabupaten Lumajang. Kali ini, yang menjadi korban dalam aksi begal adalah Suyono, warga Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Korban menjadi sasaran aksi, saat melintas di Jalan Raya Jatiroto tepatnya Depan Kantor Puslit Sukosari, Selasa (03/02/2026) malam. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Aksi pencurian hewan alias maling sapi dan begal menjelang Puasa Ramadan, mulai marak di wilayah Kabupaten Lumajang. Kali ini, yang menjadi korban dalam aksi begal adalah Suyono, warga Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Korban menjadi sasaran aksi, saat melintas di Jalan Raya Jatiroto tepatnya Depan Kantor Puslit Sukosari, Selasa (03/02/2026) malam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Informasinya selain di Sukosari, aksi kejahatan sama juga terjadi di daerah Persil. Waktunya hampir bersamaan, sementara yang di Sukosari korbannya Suyono, warga Rojopolo, yang dirampas sepeda Beat&#8221; kata warga Jatiroto, Zulmi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, ketika dikonfirmasi Memontum.com membenarkan terkait adanya kejadian tersebut. &#8220;Benar ada kejadian pencurian dengan kekerasan di depan Kantor Puslit, sudah ditangani oleh Polsek Jatiroto, &#8221; terangnya, Rabu (04/02/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sementara ketika ditanya langkah-langkah dari Polres Lumajang menyikapi mulai maraknya begal dan maling sapi, Ipda Suprapto belum memberikan penjelasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu diketahui, menjelang Bulan Puasa Ramadan ini kriminalitas di Kabupaten Lumajang, mulai marak. Rohim dan Mair, warga Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, diperoleh informasi sebelumnya menjadi korban maling sapi, Jumat (16/01/2026) malam. Dalam semalam, sebanyak lima ekor sapi raib digondol maling dari dua TKP tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua hari kemudian Desa Wates Kulon, Kecamatan Ranuyoso, kebobolan empat ekor sapi, meski akhirnya berhasil ditemukan kembali sebanyak tiga ekor. Tidak berhenti di situ, beberapa hari kemudian maling sapi membobol kandang di Desa Tempursari Kedungjajang dan berhasil menggondol dua ekor sapi. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disporapar Kota Malang Imbau Pelaku Wisata Waspada Cuaca Ekstrem</title>
		<link>https://memontum.com/disporapar-kota-malang-imbau-pelaku-wisata-waspada-cuaca-ekstrem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 06:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228830</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mengimbau seluruh pelaku industri pariwisata untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di tengah cuaca ekstrem yang sulit diprediksi. Imbauan itu dikeluarkan menyusul adanya Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan surat dari Kementerian Pariwisata. Kepala Disporapar Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mengimbau seluruh pelaku industri pariwisata untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di tengah cuaca ekstrem yang sulit diprediksi. Imbauan itu dikeluarkan menyusul adanya Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan surat dari Kementerian Pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan bahwa surat edaran tersebut telah disampaikan kepada pengelola industri pariwisata, mulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), hingga pelaku usaha pariwisata lainnya. “Melalui surat edaran Kemendagri dan Kementerian Pariwisata, kami sudah menyampaikan kepada seluruh stakeholder pariwisata di Kota Malang agar mengantisipasi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem. Kita tetap harus waspada dan terus berkoordinasi dengan OPD terkait,” ujar Baihaqi, Kamis (18/12/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu, Baihaqi menyebut capaian kunjungan wisatawan ke Kota Malang masih menunjukkan tren positif. Dari target 3,3 juta kunjungan wisatawan pada tahun ini, realisasinya telah mencapai sekitar 90 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami optimis hingga akhir tahun target tersebut bisa tercapai. Indikasinya sudah terlihat dari hasil pemantauan di beberapa titik wisata yang menunjukkan peningkatan kunjungan, apalagi menjelang libur sekolah,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Namun demikian, Baihaqi mengingatkan agar aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, baik bagi pengelola wisata maupun wisatawan. Menurutnya, kehati-hatian perlu ditingkatkan mengingat bencana dapat terjadi kapan saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kewaspadaan tetap harus dilakukan. Jika terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras atau angin kencang, sebaiknya aktivitas wisata bisa dihindari sementara. Wisatawan juga kami imbau untuk selalu memantau perkiraan cuaca,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi kebencanaan di sejumlah daerah, menurutnya Disporapar Kota Malang tidak menggelar agenda kegiatan pariwisata besar di akhir tahun ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita juga harus prihatin terhadap saudara-saudara kita di Sumatera yang sedang menghadapi bencana. Karena itu, akhir tahun ini tidak ada event yang kami laksanakan,” imbuh Baihaqi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228830</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Edukasi Perkembangan Digitalisasi, BI Malang Ingatkan Perempuan Waspada Penipuan Online</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-edukasi-perkembangan-digitalisasi-bi-malang-ingatkan-perempuan-waspada-penipuan-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228673</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, terus memperkuat edukasi pelindungan konsumen di tengah pesatnya perkembangan digitalisasi. Melalui kegiatan bertema &#8216;KosmoniTalk x Bank Indonesia PeKA: Perempuan Mandiri Siap Upgrade Diri&#8217;, kegiatan ini menyasar sekitar 200 perempuan sebagai kelompok strategis dalam pengelolaan keuangan keluarga dan transaksi digital sehari-hari, Jumat (12/12/2025) tadi. Deputi Kepala Kantor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, terus memperkuat edukasi pelindungan konsumen di tengah pesatnya perkembangan digitalisasi. Melalui kegiatan bertema &#8216;KosmoniTalk x Bank Indonesia PeKA: Perempuan Mandiri Siap Upgrade Diri&#8217;, kegiatan ini menyasar sekitar 200 perempuan sebagai kelompok strategis dalam pengelolaan keuangan keluarga dan transaksi digital sehari-hari, Jumat (12/12/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Siti Nurfalinda, menyampaikan bahwa kemajuan digitalisasi membawa kemudahan sekaligus risiko yang harus diwaspadai. &#8220;Kita ingin masyarakat lebih aware. Digitalisasi berkembang pesat, banyak manfaatnya, tapi penipuan juga semakin banyak caranya,&#8221; ujar Linda, sapaannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, berbagai modus penipuan kini bermunculan dengan variatif. Mulai dari pesan WhatsApp, situs palsu, hingga rekayasa artificial intelligence (AI).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Makanya kami ingin menginformasikan kembali, digitalisasi itu bagus, tapi tetap waspada. Kalau BI melakukan sendiri jangkauannya terbatas. Dengan kerja sama seperti acara hari ini, masyarakat yang mendapat edukasi bisa lebih luas,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Linda juga menjelaskan alasan BI memilih perempuan sebagai target utama. Karena dalam banyak keluarga, perempuan masih menjadi pengelola keuangan rumah tangga sekaligus pelaku transaksi digital terbanyak, terutama belanja daring.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Siapa yang dominan memegang keuangan rumah? Perempuan. Mayoritas transaksi, khususnya pembelian online, itu dilakukan wanita. Bukan mendiskreditkan bapak-bapak, tapi faktanya begitu,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu BI memperkuat edukasi melalui program PeKA (Peduli, Kenali, Adukan). Melalui PeKA, masyarakat diajak lebih teliti saat bertransaksi. Dengan Peduli dapat memahami manfaat dan risiko sebelum melakukan transaksi digital. Kemudian, Kenali dapat memastikan platform atau situs resmi, memeriksa identitas pengirim pesan, hingga mengecek keaslian QRIS dan Adukan yakni melapor jika menemukan indikasi penipuan atau transaksi mencurigakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kegiatan tersebut ditegaskan bahwa kegiatan itu bukan menghambat penggunaan teknologi, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman digital yang aman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami ingin digitalisasi meluas, tetapi juga tetap menciptakan rasa percaya. Harapannya yaitu digitalisasi jalan, tapi kewaspadaan juga terus meningkat,&#8221; imbuh Linda. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228673</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
