<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Wayang Kulit &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/wayang-kulit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 May 2023 10:13:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Wayang Kulit &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Untuk Kali Pertama, Pagelaran Wayang Kulit Bawakan Cerita dalam Babad Kadhiri secara Utuh</title>
		<link>https://memontum.com/untuk-kali-pertama-pagelaran-wayang-kulit-bawakan-cerita-dalam-babad-kadhiri-secara-utuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 May 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pagelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187715</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Sejarah tanah Kediri hingga menjadi kerajaan dalam serat Babad Kadhiri, akan ditampilkan dalam perspektif cerita wayang. Pagelaran wayang kulit ini, rencananya membawakan 10 lakon secara berseri selama tiga hari berturut-turut pada 02 hingga 04 Mei 2023. Pagelaran wayang kulit yang diinisiasi Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Sejarah tanah Kediri hingga menjadi kerajaan dalam serat Babad Kadhiri, akan ditampilkan dalam perspektif cerita wayang. Pagelaran wayang kulit ini, rencananya membawakan 10 lakon secara berseri selama tiga hari berturut-turut pada 02 hingga 04 Mei 2023.</p>



<p>Pagelaran wayang kulit yang diinisiasi Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri Ke-1219. Mas Dhito, sapaan akrabnya menyampaikan, untuk menggelar wayang kulit ini, pemerintah daerah bekerjasama dengan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Kediri.</p>



<p>&#8220;Melalui cerita yang utuh dan ditampilkan secara berseri, ini diharapkan masyarakat khususnya generasi muda menjadi lebih tahu dan paham mengenai sejarah Kediri,&#8221; kata Mas Dhito, Senin (01/05/2023) tadi.</p>



<p>Babad Kadhiri yang dibawakan dalam perspektif cerita pewayangan ini, urainya, menjadi sarana tranformasi pengetahuan sejarah Kediri yang sangat berharga. Selain sebagai tontonan, pagelaran wayang kulit ini diharapkan dapat menjadi tuntunan. Sebab, banyak nilai-nilai positif yang dapat dipelajari melalui lakon atau cerita yang dibawakan dalang.</p>



<p>&#8220;Dengan mengetahui jalannya cerita dengan karakteristik tokoh yang ada dalam tiap lakon, kita berharap ada nilai-nilai positif yang dapat dijadikan pelajaran dalam kehidupan keseharian,&#8221; tambah Mas Dhito.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tahun-pertama-kepemimpinan-mas-dhito-di-periode-dua-berhasil-kuatkan-layanan-publik-hingga-resmikan-mpp">Tahun Pertama Kepemimpinan Mas Dhito di Periode Dua, Berhasil Kuatkan Layanan Publik hingga Resmikan MPP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-belum-pasti-cair-awal-ramadan-pemkot-malang-tunggu-dana-transfer-pusat">THR ASN Belum Pasti Cair Awal Ramadan, Pemkot Malang Tunggu Dana Transfer Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
</ul>


<p>Ki Didik Wibisono, perwakilan Pepadi Kabupaten Kediri, mengungkapkan bahwa cerita-cerita dalam Babad Kadhiri yang dibawakan dalam pagelaran wayang kulit, diakui baru pertama kali ini dibawakan secara utuh. &#8220;Untuk pertama kalinya, penampilan nanti secara utuh. Mulai dari berdirinya kerajaan Mamenang sampai tenggelamnya (Kerajaan Mamaneng),&#8221; terangnya.</p>



<p>10 lakon yang dibawakan dalam pergelaran itu, Pertama yakni Babad Mamenang yang menceritakan sejarah munculnya Kerajaan Mamenang. Kedua yakni Sri Aji Joyoboyo Jumeneng menceritakan sejarah Sri Aji Jayabaya menjadi raja di Mamenang. Tiga yaitu Jongko Jinarwo menceritakan tentang Sri Aji Jayabaya medharake atau memaparkan tentang Jangka Jaya Baya.</p>



<p>Kemudian, urianya, empat yaitu Mayangkoro yang menceritakan tentang moksanya Resi Mayangkoro atau Anoman. Lima yakni Angling Dharma, menceritakan kelahiran Angling Dharma cucu dari Sri Aji Jayabaya. Kemudian enam yakni Sang Cakrawartin (Cakrawartin artinya utusan Tuhan) lakon ini menceritakan epos kepahlawanan Angling Dharma membantu Kerajaan Kediri dari marabahaya.</p>



<p>&#8220;Tujuh yaitu Jaya Amijaya Dadi Ratu yang menceritakan Raden Jaya Amijaya anak dari Prabu Jayabaya menjadi raja. Delapan mengenai Jaya Amisena Dadi Ratu, menceritakan Raden Jaya Amisena anak Prabu Jaya Amijaya menjadi raja. Sembilan, yakni Sri Aji Pamasa Krama, menceritakan pernikahan anak Prabu Jaya Amisena yang bernama Sri Aji Pamasa. 10 yaitu Sri Aji Pamasa, menceritakan Kerajaan Mamenang yang dilanda banjir bandang, sehingga kerajaan tenggelam dan Kerajaan Mamenang dipindah ke Pengging,&#8221; urainya.</p>



<p>Secra keseluruhan, terangnya, ada 12 dalang yang akan membawakan semua lakon-lakon itu secara berseri selama tiga hari. Tidak hanya dalang pria, namun juga akan tampil dalang wanita.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan, nanti banyak masyarakat yang dapat menonton dan menikmati seluruh cerita dalam pagelaran wayang kulit ini,&#8221; papar Didik Wibisono, yang menjabat bendahara Pepadi Kabupaten Kediri itu. <strong>(pan/sit/kom)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187715</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan HUT Ke -21 Kota Batu, Disparta Gelar Wayang Kulit &#8216;Semar Mbangun Khayangan&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-hut-ke-21-kota-batu-disparta-gelar-wayang-kulit-semar-mbangun-khayangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2022 19:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disparta]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178469</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu menggelar pagelaran wayang kulit yang dilaksanakan di depan Gedung Graha Pancasila kompleks Block Office (BO) Balai Kota Among Tani di Jalan Panglima Sudirman No.507 Kota Batu. Rabu (16/11/2022) malam. Dalam gelaran pagelaran wayang kulit kali ini, Dispartan menghadirkan mantan Kepala Kejaksanan Negeri (Kajari) Kota Batu,  Dr [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu menggelar pagelaran wayang kulit yang dilaksanakan di depan Gedung Graha Pancasila kompleks Block Office (BO) Balai Kota Among Tani di Jalan Panglima Sudirman No.507 Kota Batu. Rabu (16/11/2022) malam. Dalam gelaran pagelaran wayang kulit kali ini, Dispartan menghadirkan mantan Kepala Kejaksanan Negeri (Kajari) Kota Batu,  Dr Supriyanto SH, yang sekarang bertugas sebagai Asisten Bidang Pengawasan di Kejati DIY.</p>



<p>Dalam lakon tersebut, Dalang Supriyanto membawakan judul &#8216;Semar Mbangun Khayangan&#8217;, yang bisa dimaknai dengan pentingnya menata kehidupan dengan tetap menjaga moral, terkhusus bagi para pemimpin di Kota Batu. Sehingga, agar dicapai kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakatnya.</p>



<p>&#8220;Berasa bernostalgia ketika datang kembali ke Kota Batu. Bertemu sahabat, mitra lama yang selalu mendukung kemajuan Kota Batu. Salah satunya, dari aspek budaya. Makanya, kami mencetuskan wisata budaya bisa hadir di Kota Batu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Memainkan lakon wayang kulit, tentu saja bukan hal yang baru bagi Supriyanto. Dirinya mengaku, sedari duduk di bangku SMP, sudah getol mempelajari seni wayang. Bahkan, dirinya memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuannya memainkan lakon pewayangan, saat bertugas di Kota Batu. Momen itu, tentu menumbuhkan memorinya masa lampau.</p>



<p>&#8220;Seni tradisi pewayangan merupakan refleksi kehidupan yang kaya pesan moral. Jangan sampai budaya luhur bangsa ini luntur, maka harus diwariskan ke generasi selanjutnya,&#8221; ujar Supriyanto.</p>



<p>Semar Mbangun Khayangan, urainya, lebih menitikberatkan pada pembenahan moralitas. Bukan diartikan membangun istana megah dan berlimpah kemewahan. Dalam lakon pewayangan, Semar disimbolkan punakawan representasi rakyat jelatah yang berani mengingatkan Pandawa, sebagai penguasa tertinggi Amarta. Kisah ini, bentuk sindiran kepada penguasa agar tidak terlena dan mengabaikan kepentingan rakyat.</p>



<p>&#8220;Khayangan yang dimaksud Semar adalah jiwa, rasa dan rohani para pemimpinnya. Inilah yang perlu dibangun agar Amarta menjadi negeri yang makmur, adil, sejahtera dan sentosa,&#8221; ujar Supriyanto.</p>



<p>Pementasan wayang kulit Semar Mbangun Khayangan, digelar dalam rangkaian memeriahkan HUT ke 21 Kota Batu. Pertunjukkan seni tradisi itu, digagas Dinas Pariwisata Kota Batu. Hadir pula dalam kesempatan itu, Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, didampingi Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Wakil Wali Kota, Punjul Santoso.</p>



<p>Ahmad Basarah sendiri, dalam kesempatan itu menyanjung Supriyanto, yang juga memiliki kepiawaian memainkan lakon pewayangan. Dirinya baru mengetahui dari penuturan Wali Kota Dewanti, kalau Supriyanto mengasah kepiawainnya mendalang saat bertugas di Kota Batu. Hal itu menunjukkan, bahwa kebudayaan Kota Batu terus hidup dan berkembang ke arah lebih baik.</p>



<p>&#8220;Ini luar biasa. Pertanda kemajuan Kota Batu, bukan hanya pada wisata buatan. Tetapi juga kekayaan seni budayanya. Sekarang beliau bertugas di Kejati Yogyakarta, semoga nanti menjabat Kejati Jatim,&#8221; ujar Politisi PDI-Perjuangan itu.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tahun-pertama-kepemimpinan-mas-dhito-di-periode-dua-berhasil-kuatkan-layanan-publik-hingga-resmikan-mpp">Tahun Pertama Kepemimpinan Mas Dhito di Periode Dua, Berhasil Kuatkan Layanan Publik hingga Resmikan MPP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-belum-pasti-cair-awal-ramadan-pemkot-malang-tunggu-dana-transfer-pusat">THR ASN Belum Pasti Cair Awal Ramadan, Pemkot Malang Tunggu Dana Transfer Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
</ul>


<p>Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, dalam kesempatan itu bersyukur karena akhirnya bisa melaksanakan pagelaran wayang kulit memperingati HUT Kota Batu, yang sempat tertunda. Dalam kesempatan itu, dirinya juga berpamitan kepada masyarakat, karena 27 Desember 2022 mendatang masa jabatannya sebagai wali kota sudah berakhir.</p>



<p>&#8220;Saya bangga karena perkembangan seni budaya di Kota Batu, berkembang pesat seiring dengan perkembangan pariwisata di Kota Batu,&#8221; ujar Wali Kota Dewanti .</p>



<p>Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq, menambahkan bahwa pihaknya mendatangkan dalang spesial, karena merupakan figur luar biasa dengan kreativitas dan semangat melestarikan seni budaya tradisi. Sehingga, ruang pentas yang diberikan merupakan bentuk apresiasi Disparta kepada mantan Kajari Kota Batu itu.</p>



<p>“Sengaja Disparta mendatangkan dalang spesial, yakni mantan Kajari Kota Batu, Pak Supriyanto. Karena, beliau cukup piawai memainkan lakon pewayangan. Sehingga kami berharap, kegiatan ini sekaligus menegaskan, Kota Batu sebagai ikon pariwisata budaya di Jawa Timur,” ujar Arief.</p>



<p>Menanamkan kecintaan budaya lokal dengan seni tradisi, ujarnya, merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah. mengembangkan seni budaya tradisi sebagai bagian dari ikon destinasi wisata di Kota Batu. Apalagi, pewayangan banyak kisah dan cerita yang banyak memberikan pesan moral kehidupan manusia.</p>



<p>“Keteladanan dari dunia pewayangan ini sangat penting untuk membangun karakter dan pilar peradaban bangsa serta perekat kebinekaan. Wayang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga media menyalurkan pemikiran dan ketaladan lewat setiap pergelaran atau pementasan,” urai Arief.</p>



<p>Pementasan wayang kulit Semar Mbangun Khayangan ini juga disaksikan 12 mahasiswa asing mancanegara. Mereka berasal dari negara Mesir, Madagaskar, Sudan, Tunisia, Afganistan, Yaman, Zimbabwe, Palestina, Jordania, Banglades, Turkmenistan dan Pakistan.</p>



<p>Para mahasiswa asing dari 12 negara itu, datang ke Kota Batu dalam rangka mengikuti program International Youth-Enhancing Study (I-YES). Program ini, diluncurkan Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang untuk mengenalkan sosial budaya Indonesia yang dikemas melalui pembelajaran terbuka. Mewujudkan pendidikan berwawasan global dengan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap melalui perspektif inklusif.</p>



<p>Humaniora I-Yes, dikemas dalam bentuk kajian intensif selama seminggu. Proses pembelajaran, ini dilakukan dalam bentuk sesi kelas, interaksi sosial budaya langsung, kunjungan budaya dan kunjungan sekolah. Kegiatan Humaniora I-Yes merupakan bentuk pendidikan langsung dimana proses pembelajaran dilakukan melalui kegiatan akademik dan sosial budaya. Pengalaman itu nantinya akan menjadi aset penting untuk mengembangkan dunia yang lebih baik. <strong>(bir/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178469</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Pagelaran Wayang Kulit, Satpol PP Kabupaten Blitar Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal</title>
		<link>https://memontum.com/hadirkan-pagelaran-wayang-kulit-satpol-pp-kabupaten-blitar-sosialisasi-gempur-rokok-ilegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Sep 2022 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[cukai rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Gempur Rokok Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pagelaran]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>
		<category><![CDATA[rokok ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179213</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Upaya pemerintah untuk menggempur peredaran rokok ilegal dan meningkatkan pemahaman akan penegakan hukum terhadap barang kenai cukai, terus dilakukan. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Satuan Pulisi Pamong Praja (Satpol PP), mengadakan sosialisasi ketentuan peraturan perundang undangan di bidang cukai. Sosialisasi yang dilaksanakan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Upaya pemerintah untuk menggempur peredaran rokok ilegal dan meningkatkan pemahaman akan penegakan hukum terhadap barang kenai cukai, terus dilakukan. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Satuan Pulisi Pamong Praja (Satpol PP), mengadakan sosialisasi ketentuan peraturan perundang undangan di bidang cukai.</p>



<p>Sosialisasi yang dilaksanakan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Blitar tersebut, dilakukan melalui pagelaran Wayang Kulit di Pendopo Kecamatan Sutojayan, Minggu (10/09/2022) malam. Kegiatan tersebut, dilaksanakan dengan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).</p>



<p>Kepala Satpol PP Kabupaten Blitar, Rustin Tri Setya Budi, mengatakan bahwa sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK-215/PMK.07/2021, Satpol PP berperan sebagai fungsi penegakan hukum, membina dan mengajak masyarakat agar tidak menjual rokok ilegal atau rokok yang tidak berpita cukai. &#8220;Saya mengajak pedagang, warung kelontong agar tidak menjual rokok ilegal, rokok yang tidak ada pita cukainya,&#8221; kata Rustin Tri Setya Budi.</p>



<p>Lebih lanjut Rustin menyampaikan, dalam Undang-Undang Cukai Nomor 39 tahun 2007, pelanggaran dalam menyalurkan dan menjual rokok ilegal, merupakan pidana dan dapat dikenakan pidana penjara paling sedikit satu tahun dan paling banyak lima tahun. Serta, denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak tiga kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.</p>



<p>&#8220;Saya menghimbau kepada masyarakat Lodoyo dan Kabupaten Blitar, agar tidak menjual rokok ilegal. Jangan mudah dibujuk rayu oleh sales pengedar rokok bodong. Tolak rokok ilegal. Karena barang siapa yang menjual mengedarkan rokok ilegal dapat dikenakan sangsi pidana,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Rustin menambahkan, pelanggaran Undang-undang Cukai, diantaranya bisa rokok pita cukai palsu, rokok pita cukai berbeda, rokok pita cukai bekas, dan rokok polos atau tanpa pita cukai. &#8220;Sanksi penjual rokok ilegal yaitu, pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun. Dan denda 3 kali dari nilai cukai yang seharusnya dibayar,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tahun-pertama-kepemimpinan-mas-dhito-di-periode-dua-berhasil-kuatkan-layanan-publik-hingga-resmikan-mpp">Tahun Pertama Kepemimpinan Mas Dhito di Periode Dua, Berhasil Kuatkan Layanan Publik hingga Resmikan MPP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-belum-pasti-cair-awal-ramadan-pemkot-malang-tunggu-dana-transfer-pusat">THR ASN Belum Pasti Cair Awal Ramadan, Pemkot Malang Tunggu Dana Transfer Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
</ul>


<p>Mantan Camat Sutojayan ini menjelaskan, untuk memaksimalkan tugas sebagai fungsi hukum, Satpol PP Kabupaten Blitar, akan terus gencar melakukan sosialisasi terhadap Barang Kena Cukai (BKC). Sosialisasi tersebut, diantaranya melalui budaya seperti wayang kulit, kemudian dengan cara langsung tatap muka dengan pedagang kelontong, asonga.</p>



<p>&#8220;Saya rasa dengan kegiatan ini, peredaran rokok ilegal di Kabupaten Blitar bisa cegah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tahun 2022 ini, Satpol PP menargetkan operasi lebih masif dan sering. Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti ribuan rokok ilegal. &#8220;Ini sebagai bentuk menekan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Blitar. Ayo Gempur rokok ilegal,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bupati Blitar, Rini Syatifah melaui Kepala Dinas Disporbudpora Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso, dalam kesempatan itu mengajak segenap elemen masyarakat bersama-sama memerangi peredaran rokok ilegal. &#8220;Rokok ilegal merugikan negara. Untuk itu mari kita perangi dan gempur peredaran rokok ilegal,&#8221; ajaknya.</p>



<p>Lebih lanjut Suhendro menyampaikan, untuk mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi, Pemerintah Kabupaten Blitar akan banyak menggelar berbagai event yang bisa dijadikan sarana mengangkat pertumbuhan ekonomi terutama produk UMKM di Kabupaten Blitar. &#8220;Untuk memutar roda perekonomian, karena sebagai daerah yang kaya akan seni budaya, maka setiap Minggu akan diadakan pentas budaya di masing masing Kecamatan, seperti Kecamatan Sutojayan ini,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Suhendro menambahkan, melalui Disporbudpora, pihaknya akan mengagendakan pentas seni. &#8220;Sebentar lagi ada agenda Siraman Pusaka Gong Kyai Pradah. Di masa endemi ini, kami akan banyak mengundang semua kalangan utuk mengangkat pertumbuhan ekonomi terutama produk UMKM di Kabupaten Blitar,&#8221; jelas Suhendro, yang hadir dalam malam sosialisasi ketentuan peraturan perundang undangan di bidang cukai.</p>



<p>Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea dan Cukai Blitar, Krisna Swanda Dwi Putra, mengatakan bahwa sesuai Tupoksi, pihaknya selalu melaksanakan intelijen, patroli dan operasi pencegahan dan penindakan pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang Kepabeanan dan cukai. Kemudian, melaksanakan penyidikan tindak pidana di bidang kepabeanan dan cukai.</p>



<p>&#8220;Atas kinerja Sarpol PP sebagai Satgas Bidang Hukum, Bea Cukai Blitar, kami sangat mengapresiasi dukungan dan kerjasama dalam rangka menekan peredaran rokok ilegal dan memerangi peredaran rokok ilegal di Kabupaten Blitar,&#8221; ujarnya. <strong>(jar/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179213</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tandai Pemindahan Prasasti Kamulan, Pemkab Trenggalek Gelar Wayang Kulit dan Ruwatan Murwakala</title>
		<link>https://memontum.com/tandai-pemindahan-prasasti-kamulan-pemkab-trenggalek-gelar-wayang-kulit-dan-ruwatan-murwakala</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Dec 2021 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Prasasti]]></category>
		<category><![CDATA[prasasti kamulan]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Ruwatan Murwokolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Menandai pemindahan Prasasti Kamulan yang menjadi dasar penetapan Hari Jadi Trenggalek yang telah resmi dipindahkan dari Museum Wajakensis Tulungagung ke Kabupaten Trenggalek, Pemkab Trenggalek mengadakan ruwatan murwakala melalui pagelaran wayang kulit secara daring dari Pendopo Manggala Praja Nugraha. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Menandai pemindahan Prasasti Kamulan yang menjadi dasar penetapan Hari Jadi Trenggalek yang telah resmi dipindahkan dari Museum Wajakensis Tulungagung ke Kabupaten Trenggalek, Pemkab Trenggalek mengadakan ruwatan murwakala melalui pagelaran wayang kulit secara daring dari Pendopo Manggala Praja Nugraha.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu memulangkan Prasasti Kamulan. Termasuk dalam hal ini, Bupati Tulungagung yang telah berbesar hati memberi kesempatan Pemkab Trenggalek untuk merawat Prasasti Kamulan.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, berkat kebesaran hati seluruh pejabat yang ada di Kabupaten Tulungagung, kita yang ada di Kabupaten Trenggalek ini diberi kesempatan untuk merawat dan memelihara (Prasasti Kamulan). Maka dari itu, kita memiliki tanggung jawab yang sangat besar untuk bisa memanfaatkan,&#8221; ungkap Wabup Syah, Senin (27/12/2021) pagi.</p>



<p>Dirinya berharap, ke depan keberadaan Prasasti Kamulan yang saat ini di letakkan di area Pendopo Manggala Praja Nugraha, juga dapat dijadikan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Sehingga, lebih mengenal bahwa Trenggalek memiliki sejarah panjang yang tidak bisa hanya diceritakan dalam satu malam.</p>



<p>&#8220;Kita berharap, ke depan dengan hadirnya prasasti ini sejarah kita menjadi lebih terang, menjadi lebih detail dan juga memantik para sejarahwan, pegiat kebudayaan untuk bisa menulis sejarah kita yang lebih rinci dan lebih baik lagi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Seperti yang diketahui, pemindahan prasasti sudah menjadi kesepakatan bersama. &#8220;Pemindahan prasasti ini, semata-mata karena kesepakatan antara Bupati Trenggalek dan Bupati Tulungagung. Yang sebenarnya, memang prasasti yang kita sebut Prasasti Kamulan itu berada di Museum Tulungagung,&#8221; kata Wabup Syah.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tahun-pertama-kepemimpinan-mas-dhito-di-periode-dua-berhasil-kuatkan-layanan-publik-hingga-resmikan-mpp">Tahun Pertama Kepemimpinan Mas Dhito di Periode Dua, Berhasil Kuatkan Layanan Publik hingga Resmikan MPP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-belum-pasti-cair-awal-ramadan-pemkot-malang-tunggu-dana-transfer-pusat">THR ASN Belum Pasti Cair Awal Ramadan, Pemkot Malang Tunggu Dana Transfer Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
</ul>


<p>Suami Fatihatur Rohmah ini menjelaskan, prasasti ini memiliki sejarah panjang di mana kawasan di Daerah Trenggalek, khususnya Kamulan memang dulu wilayah Tulungagung. Pada zaman Kolonial Belanda, benda-benda itu dipindahkan ke Pendopo Kabupaten Tulungagung yang sekarang disimpan di Museum Tulungagung.</p>



<p>&#8220;Ini sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya asli Trenggalek. Agar nantinya, anak cucu kita juga bisa ikut melihat dan menikmati budaya-budaya daerah,&#8221; paparnya.</p>



<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, Prasasti Kamulan ini merupakan peninggalan jaman Kerajaan Kediri. Oleh Raja Kertajaya, diperuntukkan untuk masyarakat disekitar Kamulan yang memiliki jasa membantu raja dalam peperangan ketika Raja Kediri diserang dari kawasan Timur. Atas jasa-jasa penduduk Kamulan dan sekitarnya, maka daerah ini mendapatkan tanah kemerdekaan dan dibebaskan dari pajak.</p>



<p>Sebelumnya, Pemkab Trenggalek telah melakukan berbagai upaya dan komunikasi baik dengan Pemkab Tulungagung maupun pihak BPCB Jawa Timur, terkait maksud pemindahan prasasti tersebut ke Kabupaten Trenggalek. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Gelaran Wayang Kulit, Berharap Situasi Kota Batu Berangsur Normal Kembali</title>
		<link>https://memontum.com/hadirkan-gelaran-wayang-kulit-berharap-situasi-kota-batu-berangsur-normal-kembali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2021 00:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156197</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pagelaran wayang kulit semalam suntuk menjadi Puncak Peringatan Hari Jadi Ke-20 Kota Batu, pada Minggu (17/10/2021) malam. Gelaran yang dikonsentrasikan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota itu, menghadirkan Dalang Ki Eko Saputro, dari Kota Batu. Sementara lakon yang dibawakan, yakni &#8216;Tumuruning Wahyu Sandang Pangan Dewi Sri Boyong&#8217; atau bisa diterjemahkan dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Memontum Kota Batu &#8211; Pagelaran wayang kulit semalam suntuk menjadi Puncak Peringatan Hari Jadi Ke-20 Kota Batu, pada Minggu (17/10/2021) malam.</p>



<p>Gelaran yang dikonsentrasikan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota itu, menghadirkan Dalang Ki Eko Saputro, dari Kota Batu. Sementara lakon yang dibawakan, yakni &#8216;Tumuruning Wahyu Sandang Pangan Dewi Sri Boyong&#8217; atau bisa diterjemahkan dengan makna kembalinya kesejahteraan masyarakat setelah melewati berbagai situasi sulit.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa meskipun Kota Batu masih relatif muda diantara kota-kota di Jawa Timur, namun eksistensi, pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan sangat baik. &#8220;Termasuk, meskipun dalam situasi Pandemi Covid-19, masih mampu bertahan dengan kondisi seperti sekarang,&#8221; terang Ketua DPRD Kota Batu.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tahun-pertama-kepemimpinan-mas-dhito-di-periode-dua-berhasil-kuatkan-layanan-publik-hingga-resmikan-mpp">Tahun Pertama Kepemimpinan Mas Dhito di Periode Dua, Berhasil Kuatkan Layanan Publik hingga Resmikan MPP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-belum-pasti-cair-awal-ramadan-pemkot-malang-tunggu-dana-transfer-pusat">THR ASN Belum Pasti Cair Awal Ramadan, Pemkot Malang Tunggu Dana Transfer Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
</ul>


<p>Masih menurut Asmadi, bahwa prestasi Kota Batu juga sangat baik dan terbaru adalah capaian prestasi para atlet Kota Batu pada ajang PON XX Papua. Yaitu, berhasil membawa panji provinsi Jawa Timur dengan mempersembahkan medali pada masing-masing cabang olah raga (Cabor).</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pokja Peningkatan status Kota Batu. Karena atas upaya serta perjuangan yang begitu gigih dan tanpa pamrih, Kota Batu akhirnya bisa ditetapkan menjadi Kota Otonom.</p>



<p>&#8220;Saya sebagai Wali Kota yang tinggal meneruskan perjuangan para tokoh, khususnya Tim Pokja Peningkatan status akan selalu berusaha untuk melanjutkan cita-cita luhur. Semoga dengan Peringatan Hari Jadi ini, selalu mengingatkan kita bersama untuk senantiasa berbuat untuk kepentingan masyarakat,&#8221; tegas Wali Kota Batu.</p>



<p>Dewanti juga menambahkan, tentang makna tema yang di usung dalam Peringatan Hari Jadi Kota Batu tersebut. &#8220;Memang saya menekankan, mari kita membuat situasi ini untuk saling berbagi. Alhamdulillah, karena yang diusung temanya, &#8216;Bangkit bersama, peduli sesama, untuk menuju Kota Batu berjaya&#8217;. Ini sangat mempunyai tema yang pas,” ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="740" height="416" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/2-Hadirkan-Gelaran-Wayang-Kulit-Berharap-Situasi-Kota-Batu-Berangsur-Normal-Kembali-1024x576.jpg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-156198" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/2-Hadirkan-Gelaran-Wayang-Kulit-Berharap-Situasi-Kota-Batu-Berangsur-Normal-Kembali.jpg?resize=1024%2C576&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/2-Hadirkan-Gelaran-Wayang-Kulit-Berharap-Situasi-Kota-Batu-Berangsur-Normal-Kembali.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/2-Hadirkan-Gelaran-Wayang-Kulit-Berharap-Situasi-Kota-Batu-Berangsur-Normal-Kembali.jpg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/2-Hadirkan-Gelaran-Wayang-Kulit-Berharap-Situasi-Kota-Batu-Berangsur-Normal-Kembali.jpg?resize=400%2C225&amp;ssl=1 400w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/2-Hadirkan-Gelaran-Wayang-Kulit-Berharap-Situasi-Kota-Batu-Berangsur-Normal-Kembali.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p>Terlebih, kata Bude-sapaan akrab Wali Kota Batu, setelah upacara pihaknya berkeliling kepada beberapa tokoh masyarakat, termasuk pendiri Pokja Kota Batu. &#8220;Alhamdulillah, Kota Batu diusia 20 tahun ini dan dalam situasi pandemi tetap punya semangat dan tetap memberikan situasi yang punya makna untuk mensejahterakan masyarakat,” paparnya.</p>



<p>Ditambahkan, bahwa semua juga tidak lepas dari pejuang. &#8220;Beliau-beliaunya bilang, jika setiap malam ketika bangun tidur dan yang didoakan satu. Agar Kota Batu ini tetap menjadi kota kebanggaan yang bisa lebih mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.</p>



<p>Ketika para pendahulu dan pejuang ini sudah menyampaikan itu, menurut Wali Kota Perempuan pertama di Malang Raya ini, wajib hukumnya untuk menjadikan Kota Batu ini menjadi kota yang paling membanggakan. Seperti harapan para pendahulu yang telah berbuat untuk Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Insya Allah, periode saya tinggal satu tahun lagi dan semoga pembangunan pasar besar dengan dana yang bersumber dari APBN, bisa mulai dikerjakan akhir tahun ini. Lalu, kereta gantung perkembangannya juga baik. Karena investor terbesarnya nanti adalah masyarakat Kota Batu,&#8221; terangnya.(bir/adv)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156197</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Lahir Pancasila dan Haul Bung Karno, Bupati Malang Gelar Wayang Kulit</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-lahir-pancasila-dan-haul-bung-karno-bupati-malang-gelar-wayang-kulit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2021 19:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144308</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Untari dan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, menghadiri Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Hari Lahir Pancasila sekaligus Haul Bung Karno ke 51, Sabtu (05/06) malam. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, PC Lesbumi Kabupaten Malang, PCNU [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Untari dan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, menghadiri Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Hari Lahir Pancasila sekaligus Haul Bung Karno ke 51, Sabtu (05/06) malam.</p>



<p>Turut hadir dalam pelaksanaan itu, PC Lesbumi Kabupaten Malang, PCNU Kabupaten Malang, Ketua Dewan Kota Malang, Made Rian Antika, Tokoh Agama (Toga) serta sejumlah jajaran Kepala OPD se Kabupaten Malang.</p>



<p class="has-text-color" style="color:#0001a3"><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tmmd-ke-127-kediri-dansatgas-beri-khutbah-jamaah-salat-jumat-di-desa-gadungan">TMMD Ke-127 Kediri, Dansatgas Beri Khutbah Jamaah Salat Jumat di Desa Gadungan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidang-terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-uang-hasil-kejahatan-untuk-gaya-hidup-dan-dugem">Sidang Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar, Uang Hasil Kejahatan untuk Gaya Hidup dan Dugem</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dorong-ketahanan-pangan-tmmd-ke-127-kediri-lakukan-penanaman-benih-jagung">Dorong Ketahanan Pangan, TMMD Ke 127 Kediri Lakukan Penanaman Benih Jagung</a></li>
</ul>


<p>Gelaran Wayang Kulit Kebangsaan dalam rangka Haul ke-51 Bung Karno dan 40 hari wafatnya KH Agus Sunyoto ini, merupakan manifestasi dari rasa bangga. Sekaligus, untuk mengenang dan meneladani kehidupan beliau, sebagai tokoh pemimpin yang senantiasa mengajarkan berbagai kebaikan, sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan dan agama.</p>



<p>Sebelum pagelaran Wayang Kulit dimulai, serangkaian acara diisi dengan Tari Garuda Nuswantara dari Sanggar Gong Production pimpinan Rere Wicitra yang menggambarkan bahwa Burung Garuda adalah burung yang gagah, indah dan berani. Gerakannya yang sangat tangguh dan tegas, memberikan rasa tersendiri dan memiliki makna yang mendalam bagi bangsa Indonesia.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Malang, HM Sanusi, mengapresiasi dengan digelarnya pertunjukan wayang kulit semalam suntuk. Dirinya mengungkapkan, bahwa kegiatan seperti ini adalah salah satu upaya melestarikan seni tradisi budaya Jawa yang sangat luar biasa. Bupati Malang juga menilai, pagelaran Wayang Kulit tersebut merupakan uri-uri budaya warisan pejuang bangsa.</p>



<p>“Selain itu, pelaksanaan acara seperti juga dapat mencerminkan bagaimana agama dan budaya melebur menjadi kekuatan baru yang menyatukan, bukan saling menjatuhkan. sehingga, Haul tidak hanya menjadi tradisi Islam, namun dapat diterima sebagai budaya nusantara yang mampu menjadi wadah strategis dalam membina persatuan dan kesatuan bangsa,&#8221; terang Bupati Malang.</p>



<p>Memasuki gelaran Wayang Kulit, diawali dengan penyerahan Gunungan oleh Bupati Malang, HM Sanusi, kepada Dalang, Ki Ardhy Purbo Antono. Dalam kesempatan tersebut, juga diberikan sebuah cinderamata untuk Bupati Malang.</p>



<p>Di akhir sambutannya, Bupati Malang berpesan kepada Seniman di Kabupaten Malang, agar tetap semangat dalam berkarya dan menginspirasi semua. &#8220;Saya juga mengharapkan, agar kita semua juga ikut menjaga serta melestarikan budaya yang sudah berkembang di wilayah kita,&#8221; tambah Bupati Malang. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144308</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kajari Batu Gandeng Pewayangan Sosialisakan Masalah Hukum</title>
		<link>https://memontum.com/kajari-batu-gandeng-pewayangan-sosialisakan-masalah-hukum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2021 08:37:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133236</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) melakukan audiensi bersama Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kota Batu, Rabu (27/01) tadi, di ruang kerja Kajari Kota Batu. Kajari Kota Batu, Supriyanto, mengaku sangat tertarik dan antusias dengan adanya PEPADI, karena dirinya bisa berkolaborasi dengan seni dan budaya dalam melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana. “Melalui sosialisasi dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a rel="noreferrer noopener" href="https://memontum.com/133175-wawali-batu-sebut-ppkm-jilid-2-tidak-ada-sanksi-peringatan" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/133175-wawali-batu-sebut-ppkm-jilid-2-tidak-ada-sanksi-peringatan" target="_blank">Kota Batu </a></strong>&#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) melakukan audiensi bersama Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kota Batu, Rabu (27/01) tadi, di ruang kerja Kajari Kota Batu. </p>



<p>Kajari Kota Batu, Supriyanto, mengaku sangat tertarik dan antusias dengan adanya PEPADI, karena dirinya bisa berkolaborasi dengan seni dan budaya dalam melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana.</p>



<p>“Melalui sosialisasi dengan media pewayangan dan seni lainnya. Tujuannya akan lebih mudah dan mengena sasaran dengan media pagelaran pewayangan yang sudah barang tentu disenangi oleh masyarakat,” katanya.</p>



<p>Dengan begitu, dirinya berharap agar bisa berkolaborasi dengan komunitas seni dan budaya untuk membantu menyampaikan pesan moral dan hukum kepada masyarakat. </p>



<p>“Disamping itu bisa melestarikan warisan budaya kita yang sungguh bagus. Adi luhung dan penuh tuntunan dalam pagelaran wayang kulit,” ungkapnya.</p>



<p>Melalui pendekatan bersama komunitas tersebut, Supriyanto mengatakan, jika sudah punya konsep program yang menyatukan tugas dan fungsi Kejaksaan dengan kegiatan pendalaman yang ada di Kota Batu.</p>



<p>“Melalui program Jaksa Peduli Seni dan Budaya. Kita harus berdayakan potensi yang ada di Kota Batu untuk membangun daerah dan melakukan penegakan hukum. Salah satunya adalah komunitas seni dan budaya,” paparnya.</p>



<p>Tidak hanya pedalangan yang notabenenya dari aspek tontonan <a href="https://memontum.com/133166-wakil-wali-kota-gelar-silaturahmi-dengan-pengurus-fkub-batu" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/133166-wakil-wali-kota-gelar-silaturahmi-dengan-pengurus-fkub-batu" target="_blank" rel="noreferrer noopener">(hiburan</a>), akan tetapi jika di tonton secara khidmat juga mengandung wejangan.</p>



<p>&#8220;Dan kebetulan kami sangat menggandrungi seni dan budaya pewayangan,” tuturnya. <strong>(cw2/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133236</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kisah Hernowo Dalang Muda Asal Donomulyo Malang Selatan, Lestarikan Wayang Kulit Warisan Leluhur Nusantara</title>
		<link>https://memontum.com/kisah-hernowo-dalang-muda-asal-donomulyo-malang-selatan-lestarikan-wayang-kulit-warisan-leluhur-nusantara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2020 17:32:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dalang]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108527-kisah-hernowo-dalang-muda-asal-donomulyo-malang-selatan-lestarikan-wayang-kulit-warisan-leluhur-nusantara</guid>

					<description><![CDATA[Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri, apa tujuan kita dalam hidup ini?. Pastinya hidup bukan untuk sekedar lahir, menikah, melanjutkan keturunan, dan pulang kembali pada sang Pencipta. Itulah sekelumit pertanyaan yang ada dalam benak Hernowo muda. Terlahir dari keluarga biasa-biasa saja tanpa ada darah seni ndalang pada keluarganya, tapi ia mempunyai tekad untuk bisa menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri, apa tujuan kita dalam hidup ini?. Pastinya hidup bukan untuk sekedar lahir, menikah, melanjutkan keturunan, dan pulang kembali pada sang Pencipta. Itulah sekelumit pertanyaan yang ada dalam benak Hernowo muda. Terlahir dari keluarga biasa-biasa saja tanpa ada darah seni ndalang pada keluarganya, tapi ia mempunyai tekad untuk bisa menjadi seorang dalang, demi mewujudkan apa yang dicita-citakannya, melestarikan kesenian wayang kulit warisan leluhur nusantara. Kuncaraning budoyo anjayeng bawono. Seperti apakah kisahnya?…</p></blockquote>
<p>Hernowo (45) merasa tertarik dengan kesenian wayang kulit karena wayang kulit merupakan kesenian adi luhung yang mengajarkan banyak hal. “Disitu banyak pengajaran tentang kehidupan dan juga tentang ketuhanan, bisa juga dikatakan kesenian wayang kulit itu adalah kesenian yang sangat komplit disitu ada seni ukir, seni rupa, seni suara, seni sastra dan termasuk gending juga,” ujar pria asal Dukuh Sumbergentong Utara, Desa Tempursari RT37/RW10, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang ini.</p>
<p><div id="attachment_108529" style="width: 1290px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108529" decoding="async" class="size-full wp-image-108529" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="Dalang Hernowo dalam salah satu pementasan wayang kulit. Ia memiliki nama panggung Ki Sabdo Harnowo" width="740" height="416" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=1024%2C576&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108529" class="wp-caption-text">Dalang Hernowo dalam salah satu pementasan wayang kulit. Ia memiliki nama panggung Ki Sabdo Harnowo</p></div></p>
<p>Ketertarikannya dengan dunia pewayangan dimulai saat ia duduk di bangku SMP, akan tetapi karena rumahnya di pedesaan dan kurang mengerti sekolah dalang itu ada dimana akhirnya ia melanjutkan sekolah ke SMA Taman Siswa Donomulyo.</p>
<p>Selepas tamat SMA ia nekat belajar ndalang pada Ki Sutino Hardoko Carito dalang senior asal Eromoko, Wonogiri. Dari Ki Sutino inilah ia berhasil masuk ke sekolah pedalangan yang ada di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada tahun 1995. Setelah dari Kasunanan barulah ia nyantrik atau berguru dalang pada Ki Haji Panut Darmoko, dalang asal Nganjuk.</p>
<p>Ia bercerita ketika belajar ndalang pada Ki Panut ada perasaan bangga dan juga takut, apalagi ketika ia disuruh menghafal lakon-lakon yang biasa dipentaskan di pagelaran wayang kulit. “Ki Panut orangnya sangat disiplin sekali, bisa dikatakan kalau mengenang (Alm) Ki Panut sebagai bapak, sebagai guru dan sebagai teman karena beliau sangat piawai mendalang dan Ki Panut satu-satunya dalang yang pernah keliling dunia pada saat itu. Diluar negeri saat itu belum ada gamelan, jadi Ki Panut keliling dunia masih memakai kaset janur,” kenangnya dalang yang juga pernah magang pada Ki Sudjito, dalang asal Jember ini.</p>
<p>Bagi pria yang juga nyambi sebagai pranata adicara temu pengantin itu, dunia pedalangan sangat menyenangkan dan bisa membuatnya larut apalagi saat banyak tanggapan. “Dengan mendalang saya merasa lebih hidup, juga dunia pewayangan itu bagi saya tempat rekreasi yang sangat menyenangkan, yang jelas kalau banyak job atau tanggapan bisa dapat hasil lebih atau berkecukupan, dengan pekerjaaan dalang tadi. Tapi walaupun kelihatannya itu tanggapan yang mahal, yang jelas hasilnya juga dibagi-bagi sama krunya (sinden dll,red),” urainya.</p>
<p><div id="attachment_108528" style="width: 1290px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108528" decoding="async" class="size-full wp-image-108528" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="Selain ndalang, Hernowo juga berprofesi sebagai pranata adicara temu pengantin. (foto ari)" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=1024%2C682&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108528" class="wp-caption-text">Selain ndalang, Hernowo juga berprofesi sebagai pranata adicara temu pengantin. (foto ari)</p></div></p>
<p>Ia pun berharap seni pedalangan atau wayang perlu dan harus dilestarikan karena banyak nilai-nilai yang terkandung didalamnya, dan itu dilakukan tanpa harus meninggalkan kaidah atau pakem yang sudah ada. Kendati saat ini penonton banyak suka wayang yang banyak limbukan dan gojek punakawan. Ia menganggap hal itu sah-sah saja (wayang banyak limbukannya) tapi ia juga berpesan agar seni pewayangan jangan menghilangkan kaidah pewayangan itu sendiri dan jangan melenceng dari tujuan awal wayang diciptakan.</p>
<p>Baginya prinsip seorang dalang itu adalah mengagungkan, melestarikan dan juga mengembangkan budaya wayang kulit. Sebagai pelaku seni pedalangan pasti ada berbagai alasan tapi ia sangat yakin kalau dalang itu pasti berpegang teguh pada suatu kaidah budaya wayang yang adi luhung. Yang jelas wayang harus tetap relevan sepanjang waktu dan juga sepanjang zaman.</p>
<p>Ada sedikit cerita yang membuatnya terkesan waktu mentas di Gedung Kesenian Oro-Oro Ombo, Kota Batu. Saat itu ia diundang oleh 18 penghayat keyakinan atau kepercayaan yang ada di Propinsi Jawa Timur. “Banyak para sesepuh/pinisepuh yang menemui saya pada saat itu dan juga memberi petuah-petuah tentang kehidupan. Seperti hidup itu haruslah seperti kereta api berjalan diatas relnya, orang di dunia ini hidup harus berjalan seperti pakemnya, pasti akan selamat,” jelasnya.</p>
<p>Ia berpesan bagi generasi muda yang mengembangkan seni budaya untuk melestarikan budaya wayang kulit ini dengan sepenuh hati. “Seni pewayangan itu banyak ajaran tentang kehidupan, dengan semua itu mari kita lestarikan budaya <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wayang_kulit" rel="noopener noreferrer" target="_blank">wayang kulit</a> itu sendiri. Falsafah dalam wayang itu harus bisa dimengerti, dihayati, dan diresapi oleh generasi muda di seluruh Nusantara. Kuncaraning budaya anjayeng bawono, semoga budaya Jawa kondang diseluruh dunia,” pungkas <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dalang" rel="noopener noreferrer" target="_blank">dalang</a> dengan nama panggung Ki Sabdo Harnowo ini. <strong>(vie/jun)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108527</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
