<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>wilayah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/wilayah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 15:05:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>wilayah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kota Malang Siap Setor 500 Ton Sampah ke PSEL, Pengangkutan Diprioritaskan dari Wilayah Selatan</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-siap-setor-500-ton-sampah-ke-psel-pengangkutan-diprioritaskan-dari-wilayah-selatan</link>
					<comments>https://memontum.com/kota-malang-siap-setor-500-ton-sampah-ke-psel-pengangkutan-diprioritaskan-dari-wilayah-selatan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diprioritaskan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengangkutan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[selatan]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232393</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah menyiapkan skema teknis distribusi sampah sebagai bagian dari rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kabupaten Malang. Dalam konsep aglomerasi Malang Raya itu, Kota Malang direncanakan menyuplai sekitar 500 ton sampah per hari ke fasilitas tersebut. Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah menyiapkan skema teknis distribusi sampah sebagai bagian dari rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kabupaten Malang. Dalam konsep aglomerasi Malang Raya itu, Kota Malang direncanakan menyuplai sekitar 500 ton sampah per hari ke fasilitas tersebut.</p>



<p>Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, mengatakan bahwa fasilitas PSEL yang direncanakan dibangun di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, itu nantinya dalam pengiriman sampah akan diprioritaskan dari wilayah selatan Kota Malang agar distribusi lebih efisien. “Kami utamakan sampah dari Kecamatan Kedungkandang dan Sukun. Lokasinya relatif dekat, sekitar tiga kilometer dari perbatasan Kota Malang, sehingga masih cukup terjangkau secara operasional,” ujar Raymond, Rabu (13/05/2026) tadi.</p>



<p>Apabila PSEL telah beroperasi, ujarnya, maka mekanisme pengelolaan sampah di Kota Malang akan mengalami perubahan. Sampah dari sejumlah wilayah tidak lagi seluruhnya diarahkan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan langsung diangkut ke fasilitas PSEL di Bululawang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Proyeksi volume sampah dari dua kecamatan 500 ton sampah per hari sesuai kebutuhan fasilitas regional. Namun, pembangunan PSEL diperkirakan baru dapat terealisasi pada periode 2028 hingga 2029,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sambil menunggu realisasi proyek nasional tersebut, Pemkot Malang justru tengah mengupayakan program Local Service Delivery Improvement Program (LSDP) sebagai solusi jangka menengah pengolahan sampah. Program yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri itu dirancang mampu mengolah sekitar 100 hingga 150 ton sampah per hari dan akan memanfaatkan lahan yang telah tersedia di kawasan TPA Supit Urang.</p>



<p>“Secara prinsip wali kota dan ketua DPRD sudah menyetujui bahwa ketika LSDP dibangun, operasionalnya harus disiapkan pemerintah daerah. Kebutuhan anggaran operasional diperkirakan mencapai sekitar Rp 15 miliar per tahun,&#8221; imbuh Raymond. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kota-malang-siap-setor-500-ton-sampah-ke-psel-pengangkutan-diprioritaskan-dari-wilayah-selatan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232393</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Malang Jadi Wilayah Terakseleratif Dorong Digitalisasi Pembayaran QRIS</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-jadi-wilayah-terakseleratif-dorong-digitalisasi-pembayaran-qris</link>
					<comments>https://memontum.com/kota-malang-jadi-wilayah-terakseleratif-dorong-digitalisasi-pembayaran-qris#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[terakseleratif]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232212</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang dinilai sebagai daerah paling terakseleratif dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang. Penilaian itu, didasarkan pada dominasi penggunaan QRIS di Kota Malang, baik dari sisi jumlah merchant maupun volume transaksi. Dari data yang ada, total merchant [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang dinilai sebagai daerah paling terakseleratif dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang. Penilaian itu, didasarkan pada dominasi penggunaan QRIS di Kota Malang, baik dari sisi jumlah merchant maupun volume transaksi.</p>



<p>Dari data yang ada, total merchant QRIS di Kota Malang tercatat mencapai 68 persen dari keseluruhan merchant QRIS di tujuh kabupaten dan kota wilayah kerja BI Malang. Sementara volume transaksi, menyumbang hingga 73 persen dari total transaksi QRIS di wilayah tersebut.</p>



<p>Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Indra Kuspriyadi, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan Kota Malang menjadi motor penggerak percepatan digitalisasi sistem pembayaran di daerah. Menurutnya, pertumbuhan transaksi digital di Kota Malang terus menunjukkan momentum positif seiring meningkatnya adopsi QRIS oleh pelaku usaha, khususnya UMKM dan sektor pariwisata.</p>



<p>&#8220;Penguatan ekosistem pembayaran digital itu juga turut diperkuat melalui penyelenggaraan QRISMA FEST 2026 Vol. 1 di kawasan Kayutangan Heritage mulai 2 sampai 8 mei 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Malang,&#8221; kata Indra, Senin (04/05/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa QRIS tidak hanya mendorong efisiensi transaksi, tetapi juga membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal. Melalui pendekatan Dari Tradisi ke Transaksi, digitalisasi pembayaran diharapkan mampu berjalan berdampingan dengan penguatan identitas budaya daerah.</p>



<p>&#8220;Bank Indonesia juga terus memperkuat ekosistem pembayaran digital yang mengusung prinsip CEMUMUAH, yakni Cepat, Mudah, Murah, Aman dan Handal,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi kota yang berkembang sebagai destinasi pendidikan dan wisata. Menurutnya, kolaborasi antara regulator, perbankan dan pemerintah daerah membuat kawasan heritage Kayutangan mampu bertransformasi menjadi ruang ekonomi modern tanpa meninggalkan nilai historisnya.</p>



<p>“Digitalisasi ini memberikan manfaat langsung bagi UMKM, merchant, hingga wisatawan yang beraktivitas di Kota Malang,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kota-malang-jadi-wilayah-terakseleratif-dorong-digitalisasi-pembayaran-qris/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232212</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Rio Salat Id dan Berlebaran di Desa Terpencil Wilayah Banyuglugur Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-rio-salat-id-dan-berlebaran-di-desa-terpencil-wilayah-banyuglugur-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2026 03:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[banyuglugur]]></category>
		<category><![CDATA[berlebaran]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[terpencil]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231179</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pada momentum Hari Raya Idul Fitri ini, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, melaksanakan Salat Id di Desa Selobanteng, sebuah wilayah terpencil di dataran tinggi yang berada di wilayah Kecamatan Banyuglugur, Sabtu (21/03/2025) tadi. Langkah ini, menjadi komitmen Mas Rio-sapaan Bupati Situbondo, dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran orang nomor satu di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pada momentum Hari Raya Idul Fitri ini, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, melaksanakan Salat Id di Desa Selobanteng, sebuah wilayah terpencil di dataran tinggi yang berada di wilayah Kecamatan Banyuglugur, Sabtu (21/03/2025) tadi. Langkah ini, menjadi komitmen Mas Rio-sapaan Bupati Situbondo, dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat.</p>



<p>Kehadiran orang nomor satu di pemerintahan Situbondo, ini menjadi catatan tersendiri sekaligus kebanggaan bagi warga setempat. Itu karena, desa yang terletak di kawasan pegunungan dan dikelilingi hutan rimbun ini jarang dikunjungi oleh pejabat setingkat kepala daerah, terlebih dalam momen sakral Hari Raya.</p>



<p>Keputusan Mas Rio memilih Desa Selobanteng, itu didasari oleh kekagumannya pada kelestarian alam desa tersebut. Suasana pegunungan yang asri dan udara yang sejuk, menciptakan atmosfer spiritual yang menyatu dengan alam, selaras dengan semangat Idul Fitri untuk kembali ke fitrah.</p>



<p>Selain melaksanakan ibadah, kunjungan ini dimanfaatkan Bupati Mas Rio untuk meninjau inisiatif pelestarian lingkungan yang dikelola secara swadaya oleh desa. Diketahui, bahwa Desa Selobanteng saat ini tengah menjalankan program inovatif berupa penanaman dan penamaan pohon sebagai langkah konkret menanggulangi bencana banjir dan tanah longsor.</p>



<p>&#8220;Ini adalah bentuk konservasi lingkungan yang berkelanjutan. Program penanaman pohon ini bukan sekadar penghijauan, tapi bagian dari pengembangan hutan rakyat yang menjadi urat nadi kehidupan,&#8221; ujar Mas Rio, di sela-sela kunjungannya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Program lingkungan di Desa Selobanteng, memiliki keunikan tersendiri. Jenis pohon yang ditanam, seperti Jati, Gmelina (Kamalina) dan Kesambi, dipilih berdasarkan aspirasi masyarakat. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, pohon buah-buahan juga ditanam untuk menjaga ketersediaan pakan burung, guna mempertahankan keanekaragaman hayati (biodiversitas).</p>



<p>Untuk menjamin keberlanjutan (sustainability), program ini tidak berhenti pada seremonial penanaman. Monitoring dilakukan secara rutin setiap tahun, bahkan memanfaatkan teknologi satelit untuk memastikan setiap bibit yang tertanam tumbuh dengan baik. Hal ini, selaras dengan visi Bupati Mas Rio untuk menjadikan Situbondo sebagai kabupaten yang mandiri dan berwawasan lingkungan.</p>



<p>Kepala Desa Selomukti, Muntaha, mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas kehadiran Bupati Situbondo. Dirinya menyebutkan, bahwa sejak tahun 2009, desanya telah menanam sedikitnya 300 ribu pohon demi menjaga ekosistem dan mencegah bencana.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, ini pertama kalinya desa kami dipilih langsung oleh Bupati Situbondo untuk tempat Salat Id. Kami sangat senang dan terhormat,&#8221; ungkap Muntaha.</p>



<p>Selain fokus pada lingkungan, Muntaha juga mengapresiasi Program Brantas yang diinisiasi Mas Rio. Menurutnya, program tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh warga kurang mampu di pelosok yang terkendala biaya rumah sakit.</p>



<p>&#8220;Kami melihat Mas Rio bukan hanya peduli pada alam melalui dukungan penanaman pohon, tapi juga sangat peduli pada keselamatan jiwa rakyatnya melalui program kesehatan. Kehadiran beliau hari ini benar-benar membawa semangat baru bagi kami di desa,&#8221; tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231179</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Serang Wilayah Kota Malang, Pohon Tumbang Dilaporkan Terjadi di Lima Titik</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-serang-wilayah-kota-malang-pohon-tumbang-dilaporkan-terjadi-di-lima-titik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[serang,]]></category>
		<category><![CDATA[terjadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229706</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cuaca ekstrem yang melanda Kota Malang dan Malang Raya hingga akhir Januari 2026, mendapat perhatian serius dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Kondisi cuaca yang tidak menentu, atau ditandai dengan angin kencang disertai hujan atau reda, dinilai tetap berpotensi membahayakan keselamatan warga. Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengimbau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrem yang melanda Kota Malang dan Malang Raya hingga akhir Januari 2026, mendapat perhatian serius dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Kondisi cuaca yang tidak menentu, atau ditandai dengan angin kencang disertai hujan atau reda, dinilai tetap berpotensi membahayakan keselamatan warga.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hendak beraktivitas di luar rumah. Dirinya meminta, agar warga rutin memantau informasi prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>



<p>“Kami harapkan masyarakat selalu melihat rilis BMKG sebelum beraktivitas. Kalau memang tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya menunda keluar rumah,” ujar Prayitno, Sabtu (24/01/2026) tadi.</p>



<p>Selain itu, Prayitno juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan mitigasi mandiri di lingkungan masing-masing. Beberapa potensi bahaya yang perlu diantisipasi antara lain pohon rawan tumbang, baliho, hingga atap seng yang mudah terlepas saat diterpa angin kencang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Imbauan ini kami berikan, juga menyusul terjadinya lima kasus pohon tumbang di sejumlah titik di Kota Malang akibat angin kencang pada hari ini, Sabtu (24/01/2026). Yakni di Jalan Jakarta–Simpang Ijen, Jalan Langsep, Janti, Jalan Sumbersari dan Karangbesuki,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dari lima lokasi tersebut, Jalan Simpang Ijen menjadi titik paling signifikan. Sebuah pohon dengan diameter sekitar 30 sentimeter tumbang dan menimpa kabel serta pagar rumah warga hingga menutup akses jalan.</p>



<p>“Ada lima lokasi terdampak. Yang paling signifikan di Jalan Simpang Ijen karena pohon menimpa kabel dan pagar warga sampai menutup jalan,” katanya.</p>



<p>Prayitno memastikan, BPBD telah menyiagakan personel dan relawan guna mengantisipasi potensi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem. Koordinasi juga dilakukan dengan seluruh camat di Kota Malang.</p>



<p>“Kami sudah berkoordinasi agar kelurahan tangguh dan relawan siaga di wilayah masing-masing. Sistemnya standby on call, jadi bisa langsung bergerak jika ada kejadian,” imbuh Prayitno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kegiatan Dunia Usaha di Wilayah Kerja BI Malang Tumbuh Positif di Triwulan IV 2025</title>
		<link>https://memontum.com/kegiatan-dunia-usaha-di-wilayah-kerja-bi-malang-tumbuh-positif-di-triwulan-iv-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[triwulan]]></category>
		<category><![CDATA[tumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229447</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kegiatan dunia usaha di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) Malang tercatat tetap tumbuh positif pada triwulan IV tahun 2025. Hal tersebut tercermin, dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang menunjukkan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 17,36 persen. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Febrina, mengatakan meski tumbuh positif, capaian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kegiatan dunia usaha di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) Malang tercatat tetap tumbuh positif pada triwulan IV tahun 2025. Hal tersebut tercermin, dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang menunjukkan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 17,36 persen.</p>



<p>Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Febrina, mengatakan meski tumbuh positif, capaian tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan triwulan III 2025 yang mencatatkan pertumbuhan SBT sebesar 21,24 persen. &#8220;Pertumbuhan kinerja dunia usaha pada triwulan IV 2025 didorong oleh meningkatnya permintaan masyarakat pada momen Natal dan Tahun Baru, stimulus pemerintah, penyelesaian sejumlah proyek menjelang tutup buku akhir tahun, serta kondisi cuaca yang lebih kondusif sehingga meningkatkan produktivitas sektor pertanian,&#8221; jelas Febrina, Rabu (14/01/2026) tadi.</p>



<p>Berdasarkan sektor usaha, pertumbuhan terutama ditopang oleh sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan dengan SBT sebesar 7,08 persen, diikuti sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 5,69 persen, serta sektor Konstruksi sebesar 4,53 persen. Dari sisi investasi, kinerja pada triwulan IV 2025 juga terpantau tumbuh positif dengan SBT sebesar 10,65 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 10,62 persen.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pertumbuhan investasi sejalan dengan peningkatan kapasitas produksi di tengah naiknya permintaan akhir tahun serta kondisi cuaca yang mendukung sektor pertanian,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, kondisi keuangan pelaku usaha tercatat mengalami peningkatan. Hal tersebut tercermin dari Saldo Bersih (SB) sebesar 13,38 persen, meningkat dibandingkan triwulan III 2025 yang sebesar 4,74 persen. Perbaikan kondisi keuangan dunia usaha didorong oleh meningkatnya akses kredit, likuiditas, dan tingkat rentabilitas.</p>



<p>Sementara itu, pada triwulan I 2026, responden SKDU memprakirakan kinerja kegiatan usaha akan kembali meningkat dengan SBT sebesar 19,50 persen, lebih tinggi dibandingkan capaian triwulan IV 2025. &#8220;Peningkatan tersebut diperkirakan didorong oleh menguatnya kinerja sektor Perdagangan Besar dan Eceran dengan SBT sebesar 11,95 persen serta sektor Industri Pengolahan sebesar 5,99 persen. Kenaikan aktivitas usaha ini diprediksi seiring meningkatnya permintaan masyarakat pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Imlek, Ramadhan dan Idul Fitri,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229447</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Keselamatan Warga Paska APG, Pemkab Lumajang dan Tim Gabungan Aktif Lakukan Pengamanan Wilayah</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-keselamatan-warga-paska-apg-pemkab-lumajang-dan-tim-gabungan-aktif-lakukan-pengamanan-wilayah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pengamanan]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228050</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lumajang, Hindam Adri Abadan, menegaskan bahwa pihaknya bersama BPBD, TNI-Polri, aparat desa dan relawan terus melakukan respons cepat dan langkah penanganan di lapangan untuk menjaga keselamatan warga pasca erupsi Gunung Semeru. “Satpol PP dan tim gabungan secara aktif melakukan patroli dan penjagaan lalu lintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lumajang, Hindam Adri Abadan, menegaskan bahwa pihaknya bersama BPBD, TNI-Polri, aparat desa dan relawan terus melakukan respons cepat dan langkah penanganan di lapangan untuk menjaga keselamatan warga pasca erupsi Gunung Semeru.</p>



<p>“Satpol PP dan tim gabungan secara aktif melakukan patroli dan penjagaan lalu lintas di sekitar Jembatan Besuk Kobokan, salah satu jalur vital yang berdekatan dengan wilayah rawan luncuran awan panas. Langkah ini, bertujuan mencegah kerumunan warga maupun pencari foto. Sehingga, risiko kecelakaan dan gangguan keamanan dapat diminimalkan,” ujarnya, Senin (24/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, petugas gabungan melakukan pengamanan wilayah yang berpotensi menjadi jalur luncuran awan panas, termasuk melakukan penyekatan terhadap warga yang mencoba beraktivitas di DAS Regoyo dan area Pos Pantau Besuk Kobokan. Aparat desa dan relawan juga berperan aktif dalam memberikan edukasi dan imbauan kepada warga agar tetap berada di zona aman.</p>



<p>“Koordinasi lintas instansi ini memastikan keamanan warga tetap menjadi prioritas utama. Kami minta masyarakat selalu mematuhi arahan petugas dan menjauhi jalur rawan awan panas agar keselamatan tetap terjaga,” jelas Hindam.</p>



<p>Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, sementara risiko akibat potensi awan panas dan material vulkanik diminimalkan. Kehadiran Satpol PP, BPBD, TNI-Polri, aparat desa dan relawan menunjukkan kesiapsiagaan dan kolaborasi yang efektif dalam mitigasi bencana vulkanik Semeru. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228050</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kinerja Dunia Usaha di Wilayah BI Malang Terakselerasi, SBT Triwulan III 2025 Capai 21,24 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/kinerja-dunia-usaha-di-wilayah-bi-malang-terakselerasi-sbt-triwulan-iii-2025-capai-2124-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[terakselerasi,]]></category>
		<category><![CDATA[triwulan]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226938</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kegiatan dunia usaha di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) Malang pada triwulan III 2025 tercatat mengalami percepatan pertumbuhan dibandingkan periode sebelumnya. Hal itu diketahui, dalam hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Febrina. Menurut Febrina, hasil survei menunjukkan kinerja kegiatan usaha tumbuh positif dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kegiatan dunia usaha di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) Malang pada triwulan III 2025 tercatat mengalami percepatan pertumbuhan dibandingkan periode sebelumnya. Hal itu diketahui, dalam hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Febrina.</p>



<p>Menurut Febrina, hasil survei menunjukkan kinerja kegiatan usaha tumbuh positif dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 21,24 persen. Angka tersebut, jauh lebih tinggi dibandingkan triwulan II 2025 yang hanya mencatat SBT 0,95 persen.</p>



<p>“Kinerja dunia usaha di wilayah kerja BI Malang pada triwulan III terakselerasi cukup signifikan. Peningkatan ini sejalan dengan membaiknya kondisi cuaca, peningkatan ekspor, serta berlanjutnya sejumlah proyek pembangunan yang sempat tertunda di awal tahun,” ujar Febrina, dalam siaran pers, Senin (20/10/2025) tadi.</p>



<p>Peningkatan tersebut, didorong terutama oleh sektor konstruksi dengan SBT 6,79 persen, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 6,41 persen, perdagangan besar dan eceran 3,18 persen, serta industri pengolahan sebesar 2,93 persen. Aktivitas investasi juga mencatatkan pertumbuhan dengan SBT 10,62 persen, naik dari 8,42 persen pada triwulan sebelumnya.</p>



<p>Ditambahkannya, kondisi keuangan dunia usaha turut menunjukkan perbaikan. Saldo Bersih (SB) kondisi keuangan pada triwulan III 2025 tercatat 4,74 persen, meningkat dari 0,34 persen pada triwulan II.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Peningkatan ini didorong oleh membaiknya akses kredit, likuiditas dan rentabilitas pelaku usaha,” katanya.</p>



<p>Secara umum, Febrina menilai percepatan kinerja dunia usaha tidak hanya mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi sektor riil, tetapi juga menjadi sinyal kuat terhadap pemulihan daya tahan bisnis di wilayah Malang Raya dan sekitarnya.</p>



<p>Memasuki triwulan IV 2025, pelaku usaha optimis tren positif akan berlanjut. Berdasarkan survei, kegiatan usaha diprakirakan tetap tumbuh dengan SBT sebesar 38,98 persen, naik dari 21,24 persen pada triwulan sebelumnya.</p>



<p>“Peningkatan ini diperkirakan akan didorong oleh momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru, serta percepatan penyelesaian berbagai proyek konstruksi,” tambah Febrina.</p>



<p>Sektor-sektor yang diperkirakan akan mendominasi pertumbuhan pada triwulan IV yakni pertanian, kehutanan dan perikanan (SBT 6,43 persen), industri pengolahan (3,24 persen), perdagangan besar dan eceran (9,95 persen), serta konstruksi (9,05 persen). “Dengan tren positif ini, kami optimis perekonomian di wilayah kerja BI Malang akan tetap tumbuh kuat hingga akhir tahun,” imbuh Febrina. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226938</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Ketahanan Air di Tengah Musim Kering, PJT I Lakukan Modifikasi Cuaca di Wilayah Sungai Brantas</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-ketahanan-air-di-tengah-musim-kering-pjt-i-lakukan-modifikasi-cuaca-di-wilayah-sungai-brantas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[kering,]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Modifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226824</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di daerah tangkapan air Wilayah Sungai Brantas, yang menjadi sumber utama pasokan air di Jawa Timur. Hal ini dilakukan, sebagai upaya menjaga ketersediaan air di tengah rendahnya curah hujan. Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, mengatakan bahwa OMC dilakukan untuk meningkatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di daerah tangkapan air Wilayah Sungai Brantas, yang menjadi sumber utama pasokan air di Jawa Timur. Hal ini dilakukan, sebagai upaya menjaga ketersediaan air di tengah rendahnya curah hujan.</p>



<p>Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, mengatakan bahwa OMC dilakukan untuk meningkatkan curah hujan buatan di kawasan tangkapan air waduk. Langkah tersebut menjadi strategi menjaga keberlanjutan fungsi bendungan yang debit airnya terus menurun sejak tahun 2024.</p>



<p>“Melalui kegiatan ini, kami berupaya menambah pasokan air secara alami di waduk. Untuk OMC kali ini, target hujan diarahkan di atas Bendungan Sutami (Karangkates, Kabupaten Malang),” ujar Fahmi, Kamis (16/10/2025) tadi.</p>



<p>Secara teknis, OMC dilakukan dengan menyemai awan menggunakan bubuk NaCl (garam dapur). Bahan semai tersebut, berfungsi mempercepat kejenuhan awan. Sehingga, hujan dapat terjadi di wilayah yang ditentukan.</p>



<p>Untuk pelaksanaan OMC sendiri, dijadwalkan berlangsung selama 15 hari. Yakni, mulai 14 Oktober hingga 28 Oktober 2025, dengan pusat kegiatan di Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, bahwa Waduk Sutami sendiri memiliki peran vital sebagai penyedia air baku, irigasi pertanian, sumber energi listrik PLTA, serta kebutuhan air minum masyarakat. Namun, dua tahun terakhir waduk ini mengalami penurunan debit air akibat kondisi tahun kering.</p>



<p>“Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan air bagi masyarakat, pertanian dan energi. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden poin kedua, yaitu memperkuat ketahanan air, energi, dan pangan menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.</p>



<p>Dalam pelaksanaannya, PJT I berkolaborasi dengan berbagai pihak, diantanya BMKG, PT PLN Nusantara Power UP Brantas dan PT Alkonost Aviasi Indonesia. Tentunya semua itu terlibat dalam operasi udara untuk memastikan efektivitas proses penyemaian awan.</p>



<p>“Melalui kerja sama lintas sektor ini, kami berharap OMC berjalan lancar dan tepat sasaran. Ini langkah konkret menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air, khususnya di Wilayah Sungai Brantas yang menjadi tulang punggung ekonomi dan kehidupan masyarakat Jawa Timur,” imbuh Fahmi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226824</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Wilayah di Banyuwangi Jadi Percontohan Pilot Project Percontohan Digitalisasi Bansos Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/dua-wilayah-di-banyuwangi-jadi-percontohan-pilot-project-percontohan-digitalisasi-bansos-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bansos]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Percontohan]]></category>
		<category><![CDATA[project]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226075</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi dipilih sebagai pilot project percontohan digitalisasi bantuan sosial (Bansos) nasional. Program terbaru pemerintah pusat, itu mulai di uji coba pendaftaran mulai hari ini, Kamis (18/09/2025) tadi. Dalam uji coba pendaftaran digitalisasi Bansos, itu dimulai di dua desa atau kelurahan, yakni Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi dan Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Pendaftarannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi dipilih sebagai pilot project percontohan digitalisasi bantuan sosial (Bansos) nasional. Program terbaru pemerintah pusat, itu mulai di uji coba pendaftaran mulai hari ini, Kamis (18/09/2025) tadi.</p>



<p>Dalam uji coba pendaftaran digitalisasi Bansos, itu dimulai di dua desa atau kelurahan, yakni Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi dan Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Pendaftarannya, bisa dilakukan dengan dua cara.</p>



<p>Pertama, secara mandiri melalui aplikasi Portal Perlinsos (Perlindungan Sosial). Syaratnya, pendaftar harus memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) karena portal Perlinsos terhubung dengan IKD. Kedua, pendaftaran bisa melalui agen Perlinsos yang sebelumnya telah dilatih. Saat ini, terdapat sekitar 500 agen Perlinsos di Banyuwangi, yang merupakan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), dan para operator di tingkat desa atau kelurahan.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa para agen Perlinsos telah dilatih secara menyeluruh oleh tim dari pusat, agar dapat membantu masyarakat yang terdapat kendala dalam melakukan pendaftaran secara mandiri. “Bagi warga yang tidak bisa mendaftar mandiri, misalkan tidak punya gadget atau kendala lainnya, bisa melalui pendamping PKH, TKSK. Mereka yang akan menyisir warga tak mampu di daerahnya yang sekiranya tidak bisa melakukan pendaftaran mandiri,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Selain itu, lanjut Bupati Ipuk, warga juga bisa datang ke desa untuk dibantu operator SIKS-NG di desa atau kelurahan guna mendaftar Bansos. Operator ini, merupakan petugas di tingkat desa atau kelurahan yang bertugas mengelola, menginput dan memvalidasi data kemiskinan dari Kementerian Sosial melalui aplikasi SIKS-NG.</p>



<p>“Kami juga akan melibatkan kader dasa wisma sebagai agen Perlinsos. Harapannya, agar lebih banyak masyarakat yang seharusnya mendapat bantuan, namun selama ini belum dapat bantuan karena lepas dari pendataan. Padahal, sebetulnya mereka sangat layak. Jika hal tersebut terealisasi, jumlah agen Perlinsos di Banyuwangi bisa mencapai sekitar 2 ribu orang,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk juga menegaskan, bahwa Banyuwangi telah sepenuhnya siap mendukung uji coba program ini. Karenanya, uji coba ini perlu dilakukan sebelum penerapan nasional untuk mengetahui apa saja hambatan yang mungkin terjadi dan apa solusi yang akan diambil untuk menanganinya.</p>



<p>“Kita bersama-sama dengan tim dari lintas kementerian dan lembaga akan berkolaborasi untuk sama-sama melakukan penyempurnaan program ini,&#8221; ungkap Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Rahmat Danu Andika menjelaskan bahwa selama proses uji coba pendaftaran digitalisasi Perlinsos ini hanya warga Banyuwangi yang bisa melakukan pendaftaran. &#8220;Setelah proses uji coba di Kemiren dan Lateng berjalan, pendaftaran digitalisasi Perlinsos secara keseluruhan di Banyuwangi akan dimulai pada Oktober mendatang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa setiap warga bisa mendaftarkan diri dalam program digitalisasi Perlinsos. Nantinya, tim komite akan melakukan formulasi untuk mencari bentuk yang optimal dalam proses seleksi dan memverifikasi data pendaftar dari berbagai sumber berdasarkan kriteria program Bansos terkait.</p>



<p>Saat mendaftarkan diri, masyarakat wajib mengizinkan pemerintah mengakses beberapa data untuk proses verifikasi. &#8220;Dari proses verifikasi dan formulasi, nantinya diharapkan bisa menghasilkan rekomendasi lanjutan terkait sistem seleksi penargetan ini. Selanjutnya, jika sudah ada hasil yang sekiranya dirasa lebih akurat maka warga akan menerima pemberitahuan apakah layak atau tidak menerima dengan sejumlah alasan. Apabila tidak puas dengan hasil verifikasi, di portal tersebut disediakan kolom Sanggahan. Warga bisa menyanggah data hasil verifikasi, nanti selanjutnya akan kami cek ulang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Hasil dari digitalisasi Perlinsos, ini rencananya akan dipakai untuk penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) tahun mendatang. Untuk tahun ini, penyaluran program bantuan masih menggunakan data dan mekanisme lama.</p>



<p>“Pemerintah berharap digitalisasi perlinsos bisa meminimalisir program bantuan tak tepat sasaran,” ujar Andika. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226075</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
