<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Wisata Mazoola &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/wisata-mazoola/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Sep 2021 14:51:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Wisata Mazoola &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sapa Saya Ajak 150 Anak Yatim Piatu Korban Covid ke Mazoola Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/sapa-saya-ajak-150-anak-yatim-piatu-korban-covid-ke-mazoola-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2021 14:51:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Yatim]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Santuni Anak Yatim]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Mazoola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153810</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongam &#8211; Sebanyak 150 anak yatim dan piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 di Kabupaten Lamongan, diajak berkunjung dan berwisata ke Wisata Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) bersama Bupati Yuhronur, Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana dan Dandim 0812 Lamongan, Letkol Infantri Sidik Wiyono. Hal tersebut, sebagai rangkaian acara Hari Lalu Lintas Bhayangkara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Memontum Lamongam </strong>&#8211; Sebanyak 150 anak yatim dan piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 di Kabupaten Lamongan, diajak berkunjung dan berwisata ke Wisata Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) bersama Bupati Yuhronur, Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana dan Dandim 0812 Lamongan, Letkol Infantri Sidik Wiyono.</p>



<p>Hal tersebut, sebagai rangkaian acara Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66. Pada acara itu, juga dilaksanakan pengangkatan orang tua asuh dalam Program Ditlantas Polda Jatim Satu Polantas Satu Anak Yatim (Sapa Saya).</p>



<p>Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Suprapto, yang juga hadir melalui Teleconference menyampaikan bahwa program &#8216;Sapa Saya&#8217; ini dilaksanakan dengan berkolaborasi antara lembaga masyarakat dan forum anak. Diharapkan, program ini dapat meringankan beban hidup anak-anak yang ditinggal oleh orang tua mereka karena Covid-19.</p>



<p>“Jadi pada program ini, satu Polantas akan menyantuni satu anak yatim. Di Jawa Timur, sampai dengan saat ini terdapat kurang lebih 7 ribu anak yatim dan piatu korban Covid-19. Harapannya, ini dapat meringankan kesulitan hidup mereka, memberikan santunan agar mereka tetap optimis menatap masa depan,” ungkap Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.</p>



<p>Masih menurut Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, dalam rangka hari lalu lintas Bhayangkara, juga akan dilaksanakan vaksin kepada 62.003 anak dengan 311 tenaga vaksinator di seluruh Jawa Timur.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Yuhronur memberikan apresiasinya terhadap program Sapa Saya. Menurutnya, hal tersebut dapat membantu anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena pandemi untuk ceria kembali.</p>



<p>“Kita mengajak anak-anak yatim yang orang tua nya meninggal karena Covid-19 untuk datang ke Mazoola. Kita ajak mereka berkeliling untuk menyenangkan mereka. Kebetulan, Mazoola merupakan&nbsp; salah satu wisata outdoor yang dilakukan uji coba pembukaan untuk umum,” ungkapnya, Minggu (19/09/2021).</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan vaksinansi untuk dosis 1 maupun dosis 2. (fj<strong>r/zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153810</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi, Wisata Mazoola di Paciran Siap di Buka</title>
		<link>https://memontum.com/harus-pakai-aplikasi-pedulilindungi-wisata-mazoola-di-paciran-siap-di-buka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Sep 2021 14:27:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[PeduliLindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Siap di Buka]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Mazoola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153277</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongam &#8211; Pandemi Covid 19 di Kabupaten Lamongan yang mulai membaik, bahkan pada minggu ini masuk asesemen PPKM Level 1 berdasarkan rilis Kemenkes RI membuat Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) masuk dalam salahsatu obyek wisata outdoor Indonesia yang akan dibuka untuk umum. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam sidak kesiapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongam</strong> &#8211; Pandemi Covid 19 di Kabupaten Lamongan yang mulai membaik, bahkan pada minggu ini masuk asesemen PPKM Level 1 berdasarkan rilis Kemenkes RI membuat Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) masuk dalam salahsatu obyek wisata outdoor Indonesia yang akan dibuka untuk umum. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam sidak kesiapan Mazoola, Paciran (11/09).</p>



<p>“Mazoola menjadi salahsatu obyek wisata outdoor yang masuk dalam uji coba pembukaan untuk umum, Kami menyambut baik hal ini, oleh karena itu, saat ini dilakukan sidak kesiapan Mazoola menyambut para pengunjung dengan protokol Kesehatan,” ungkapnya.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lamongan-terus-konsisten-tingkatkan-perbaikan-infrastruktur-jalan">Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dorong-kemajuan-pendidikan-pemkab-lamongan-sambut-kedatangan-713-mahasiswa-unair">Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lamongan-kick-off-sppt-pbb-p2-tahun-2026">Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026</a></li>
</ul>


<p>Saat ini Mazoola telah masuk pada aplikasi PeduliLindungi sehingga salah satu syarat agar dapat masuk pada wisata Mazoola yakni menggunakan aplikasi ini.</p>



<p>“Jadi pengunjung harus menunjukkan aplikasi PeduliLindungi, artinya juga anak dibawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan masuk obyek wisata. Selain itu penerapan protokol Kesehatan yang ketat juga harus dilaksanakan oleh pengunjung yakni memakai masker, penggunaan thermal scanner serta pembatasan jumlah pengunjung sebnayak 25 persen kapasitas dan jam operasional sampai pukul 16.00,” imbuhnya.</p>



<p>Menurut Yuhronur ini adalah salahsatu upaya menggerakkan perekonomian di masa pandemi dengan aturan-aturan dan batasan sesuai dengan Inmendagri yang sudah dikeluarkan sesuai asesemen level PPKM.</p>



<p>Selain pembukaan obyek wisata, dalam Inmendagri juga dijelaskan pembolehan hajatan dengan pengaturan-pengaturan.</p>



<p>Dalam Surat Edaran Nomor 443.2/112/413.011/2021 tentang PPKM Darurat Covid 19 Lamongan yang merujuk pada Inmendagri Nomor 39 Tahun 2021 tersebut dijelaskan bahwa hajatan saat ini sudah diperbolehkan dengan pengaturan pemberlakukan protokol Kesehatan yang ketat, pembatasan jumlah undangan sebanyak 25 persen kapasitas ruangan.&nbsp;</p>



<p>Penyediaan fasilitas prokes seperti thermal scanner, masker, tempat cuci tangan, hand sanitizer serta berkoordinasi dengan satgas desa dan kecamatan untuk mulai menggunakan aplikasi PeduliLindungi. <strong>(fjr/zen/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153277</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
