<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>women&#8217;s &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/womens/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Mar 2025 12:07:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>women&#8217;s &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringatan International Women&#8217;s Day, Aliansi Perempuan dan Rakyat Melawan Malang Gelar Aksi Damai</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-international-womens-day-aliansi-perempuan-dan-rakyat-melawan-malang-gelar-aksi-damai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aliansi]]></category>
		<category><![CDATA[international]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[melawan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[women’s]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220025</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; International Women&#8217;s Day (IWD) yang jatuh setiap tanggal 8 Maret 2025, juga digelar di Kota Malang. Dalam peringatan ini, elemen mahasiswa yang tergabung di Aliansi Perempuan dan Rakyat Melawan Malang, menggelar aksi damai di Bundaran Kayutangan, Sabtu (08/03/2025) tadi. Juru bicara Aliansi Perempuan dan Rakyat Melawan Malang, Femina, mengatakan bahwa aksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; International Women&#8217;s Day (IWD) yang jatuh setiap tanggal 8 Maret 2025, juga digelar di Kota Malang. Dalam peringatan ini, elemen mahasiswa yang tergabung di Aliansi Perempuan dan Rakyat Melawan Malang, menggelar aksi damai di Bundaran Kayutangan, Sabtu (08/03/2025) tadi.</p>



<p>Juru bicara Aliansi Perempuan dan Rakyat Melawan Malang, Femina, mengatakan bahwa aksi ini adalah rangkaian dari pelaksanaan sebelumnya, yang telah menggelar acara diskusi publik tentang keperempuanan. Yang mana, aksi ini bertujuan untuk menyuarakan tindak kekerasan dan ketidak adilan yang dialami perempuan.</p>



<p>&#8220;Kami elemen mahasiswa yang tergabung di aliansi ini, itu ingin menyuarakan hak-hak perempuan. Di mana, tindak kekerasan dan penindasan terhadap perempuan masih kerap terjadi,&#8221; kata Femina, Sabtu (08/03/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menyampaikan, bahwasannya di Indonesia menurut data dari Komnas HAM Perempuan di tahun 2024, tercatat ada sekitar 244 ribu lebih kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan. Dan, kasus berbasis gender masih menjadi masalah serius di Indonesia.</p>



<p>&#8220;Kasus tersebut meliputi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pelecehan seksual, baik secara verbal maupun fisik yang tercatat. Dan terlebih lagi 30 persen kuota jabatan publik yang telah diatur, jauh dari kata merepresentasikan kesetaraan gender di jabatan publik,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kemudian, dirinya juga menjelaskan mengenai kondisi penanganan kasus perempuan yang terjadi di Indonesia, masih belum optimal. &#8220;Setiap kali korban mau mengajukan, meminta keadilan, meminta pertanggung jawaban ataupun pengawalan ke pihak yang bersangkutan, tidak mendapatkan pelayanan dengan baik,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan adanya aksi seperti ini, harapannya selain menyuarakan aspirasi tentang hak-hak perempuan, juga untuk membuka kesadaran masyarakat secara luas untuk memperhatikan kesejahteraan perempuan. &#8220;Kami berharap dengan adanya aksi damai ini, selain menyuarakan aspirasi, kami ingin masyarakat secara umum juga memahami dan saling peduli satu sama lain atas kesejahteraan perempuan,&#8221; paparnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220025</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
