<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>wonorejo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/wonorejo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 11:28:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>wonorejo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gubernur Jatim Resmikan Pabrik Infus di Wonorejo Pasuruan</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-resmikan-pabrik-infus-di-wonorejo-pasuruan</link>
					<comments>https://memontum.com/gubernur-jatim-resmikan-pabrik-infus-di-wonorejo-pasuruan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[wonorejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232043</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, meresmikan Pembukaan Line 4 PT Satoria Aneka Industri, Selasa (28/04/2026) tadi. Keberadaan pabrik infus yang terletak di Desa Sambisirah Selatan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, ditandai gubernur dengan melakukan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti dengan disaksikan CEO and Founder of Satoria Group, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, meresmikan Pembukaan Line 4 PT Satoria Aneka Industri, Selasa (28/04/2026) tadi. Keberadaan pabrik infus yang terletak di Desa Sambisirah Selatan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, ditandai gubernur dengan melakukan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti dengan disaksikan CEO and Founder of Satoria Group, Alim Satria, Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekusor dan Zat Adiktif Badan POM dan Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo.</p>



<p>CEO and Founder of Satoria Group, Alim, mengatakan peresmian Line 4 PT Satoria Aneka Industri ini menjadi bukti kerja keras selama 12 tahun, hingga akhirnya menjadi pabrik infus terbesar di Indonesia. Sebab, kapasitas produksi tahunan ditargetkan mencapai 230 juta botol infus.</p>



<p>&#8220;Setelah Line ke-4 mulai beroperasi, kapasitas produksi tahunan kami dapat mencapai 230 juta botol per tahun, menjadikan kami sebagai pabrikan infus terbesar di Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan diresmikannya Line 4 PT Satoria AnekaIndustri, Alim menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan memastikan ketersediaan produk secara optimal guna mendukung tercapainya kemandirian industri dalam negeri. &#8220;Sekaligus sejalan dengan tujuan besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian nasional serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut Alim menegaskan, bahwa pihaknya berencana membangun Line ke-5 dengan kapasitas tahunan sekitar 170 juta botol, serta total kapasitas produksi akan mencapai 400 juta botol pertahun di tahun 2028 mendatang. &#8220;Peresmian Line ke-4 hari ini bukan hanya berarti peningkatan kapasitas, tetapi juga menandai kemajuan baru dalam manufaktur cerdas dan pengendalian kualitas terbaik,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ke depan, PT Satoria Aneka Industri akan terus fokus mengembangkan bidang cairan infus, sekaligus secara aktif memperluas produk-produk baru seperti infus terapeutik tingkat tinggi dan infus nutrisi. Selain itu, pihaknya menurut Alim juga merencanakan pelaksanaan IPO pada tahun 2027 sebagai bagian dari strategi untuk memperluas pengembangan usaha, memperkuat struktur permodalan, serta membangun fondasi yang lebih kokoh agar dapat memasuki pasar ethical dan sektor alat kesehatan secara lebih kompetitif.</p>



<p>&#8220;Kami berharap seluruh langkah ini dapat mendorong kemandirian industri farmasi Indonesia serta pengembangan berkualitas tinggi, demi memberikan kontribusi bagi kesehatan masyarakat Indonesia,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa subtitusi impor bisa dilakukan oleh industri dalam negeri, salah satunya seperti yang telah diinisiasi Satoria Pharma. &#8220;Bagaimana industri farmasi dirintis, dibesarkan dan dikembangkan. Saya rasa ini industri yang menjadi subtitusi impor, hilirisasi di segala tempat. Sehingga harapan kita, subtitusi impor bisa diinisiasi melalui PT Satoria Aneka Industri ini,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Gubernur Khofifah menegaskan, bahwa Pemprov Jatim berencana membangun kerja sama dengan Satoria Pharma dalam hal suplai infus ke 14 RSUD yang dikelola Pemprov Jatim dan nanti dapat diteruskan ke seluruh RSUD di 38 kota dan kabupaten se-Jawa Timur. &#8220;Hadirnya Line 4 bagi kami adalah sebuah good news, karena kita berharap bahwa peningkatan produksi infus, umumnya industri farmasi dapat memberikan garansi pemenuhan kebutuhan cairan infus, terutama untuk seluruh RSUD yang dikelola Pemprov dan RSUD di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur,&#8221; paparnya.</p>



<p>Di akhir acara, Gubernur Khofifah dan undangan kehormatan lainnya diajak untuk melihat proses produksi infus di PT Satoria Aneka Industri serta segala sarana prasarana yang ada di Line 4. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gubernur-jatim-resmikan-pabrik-infus-di-wonorejo-pasuruan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232043</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Perempuan Asal Jember Dilaporkan Jadi Korban Begal di Jembatan Wonorejo Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/dua-perempuan-asal-jember-dilaporkan-jadi-korban-begal-di-jembatan-wonorejo-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[wonorejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212588</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dua perempuan yang mengaku berasal dari Kabupaten Jember, diduga menjadi korban begal di Jembatan Wonorejo, atau tepatnya di Jalan Dusun Wetan Sepuran, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Minggu (04/08/2024) sekitar pukul 06.00. Informasi yang diperoleh di lokasi, bahwa sebelum kejadian kedua korban mengendarai motor Honda Beat secara berboncengan. Namun sesampainya di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dua perempuan yang mengaku berasal dari Kabupaten Jember, diduga menjadi korban begal di Jembatan Wonorejo, atau tepatnya di Jalan Dusun Wetan Sepuran, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Minggu (04/08/2024) sekitar pukul 06.00.</p>



<p>Informasi yang diperoleh di lokasi, bahwa sebelum kejadian kedua korban mengendarai motor Honda Beat secara berboncengan. Namun sesampainya di TKP, laju motor korban dihentikan paksa oleh pelaku begal yang mengancam dengan senjata tajam jenis celurit.</p>



<p>Begitu motor berhenti, seorang pelaku langsung mencabut kunci motor dan merampas sepeda motor korban seraya terus mengancam korban. Begitu motor korban berhasil dikuasai pelaku, kendaraan pun langsung dibawa kabur ke arah Barat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Katanya (korban, red), tiba-tiba dari belakang para pelaku datang dan langsung memepet korban dengan mengancam menggunakan celurit. Setelah motor berhenti, barulah pelaku mencabut kunci kontak dan membawa kabur motor. Saya waktu itu tidak sempat menanyakan namanya, karena mereka ketakutan. Dua orang perempuan itu berboncengan,&#8221; ungkap warga Wonorejo, Ana.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa kejadian aksi begal di Jembatan Wonorejo, sudah dua kali ini terjadi. Sebelumnya atau sekitar 10 hari sebelumnya, warga Desa Dawuhan Wetan, Kabupaten Lumajang, juga menjadi korban. &#8220;Sekitar 10 hari yang lalu, warga Dawuhan Wetan juga dibegal di situ. Korbannya juga perempuan dan sepedanya juga Beat. Cuma kalau yang tadi pagi, kejadiannya setelah jembatan dan yang kapan hari sebelum jembatan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kapolsek Kedungjajang, AKP Maryanto, ketika dikonfirmasi Memontum.com belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.</p>



<p>Sekedar diketahui, aksi begal di Kabupaten Lumajang, cukup meresahkan. Sementara korbannya, juga tidak hanya kaum Hawa. Karena sebelumnya, seorang anggota polisi dan staf pegawai kejaksaan, juga tidak luput dari sasaran aksi begal. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212588</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Optimalkan Layanan Masyarakat, DPRD Lumajang Sarankan MPP di Kawasan Wonorejo Terpadu</title>
		<link>https://memontum.com/optimalkan-layanan-masyarakat-dprd-lumajang-sarankan-mpp-di-kawasan-wonorejo-terpadu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[MPP]]></category>
		<category><![CDATA[optimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[sarankan]]></category>
		<category><![CDATA[terpadu]]></category>
		<category><![CDATA[wonorejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191829</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memecah konsentrasi pelayanan agar tetap optimal, Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang meminta agar adanya Mall Pelayanan Publik (MPP) yang ditempatkan di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang. Ide itu sengaja dimunculkan Fraksi PKB DPRD Lumajang, agar rencana pembangunan MPP yang direncanakan di Alun Alun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memecah konsentrasi pelayanan agar tetap optimal, Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang meminta agar adanya Mall Pelayanan Publik (MPP) yang ditempatkan di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang. Ide itu sengaja dimunculkan Fraksi PKB DPRD Lumajang, agar rencana pembangunan MPP yang direncanakan di Alun Alun Barat, bisa ditinjau ulang.</p>



<p>“Di lokasi yang direncanakan itu, sekarang saja sudah semerawut. Jadi, jika ditambah lagi MPP di kawasan Alun-alun, apa tidak tambah semerawut lagi,” ungkap Sekretaris Komisi C DPRD Lumajang, Ahmad Faruq Qotibi, Minggu (25/06/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, terkait rencana tersebut, memang ada beberapa pilihan untuk lokasi MPP. Seperti, di Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jalan Slamet Wardoyo Desa Labruk Lor, Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigasi di Jalan Veteran dan KWT di Kecamatan Kedungjajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dari tiga pilihan itu, kami sepakat di KWT. Pasti nantinya akan banyak orang yang datang. Karena selain jangkauan untuk warga, juga karena arealnya yang luas. Sehingga, akan lebih efektif,&#8221; paparnya.</p>



<p>Di areal KWT ini, ujar anggota DPRD dari Kecamatan Kedungjajang, akan menambah pusat ekonomi baru. Sebab, di situ sudah ada wisata water park. Jadi, warga yang ingin mendapatkan pelayanan bisa mengajak keluarga sambil berekreasi.</p>



<p>“Kalau kendala masalah anggaran, maka pembangunan MPP bisa dibangun bertahap. Tidak perlu mewah, namun sementara ada pelayanan terpadu dan terus diperbaiki sarana dan prasarananya,” paparnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191829</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
