<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>World Clean Up Day &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/world-clean-up-day/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 07:05:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>World Clean Up Day &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bersih-Bersih Pasar Srimangunan, Sekda Berharap Kebersihan Jadi Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/bersih-bersih-pasar-srimangunan-sekda-berharap-kebersihan-jadi-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2019 10:58:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Srimangunan]]></category>
		<category><![CDATA[World Clean Up Day]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93343-bersih-bersih-pasar-srimangunan-sekda-berharap-kebersihan-jadi-budaya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Gerakan bersih-bersih se-dunia atau yang disebut World Clean Up Day ikut digalakkan oleh siswa siswi di Sampang Madura dengan membersihkan sampah di Pasar Srimangunan, Sabtu (21/9/2019) pagi. Koordinator aksi Lukman Budiarto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan secara serentak di 154 Negara dan 500 Kabupaten/Kota se-Indonesia. &#8220;World Clean Up [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang </strong>&#8211; Gerakan bersih-bersih se-dunia atau yang disebut World Clean Up Day ikut digalakkan oleh siswa siswi di Sampang Madura dengan membersihkan sampah di Pasar Srimangunan, Sabtu (21/9/2019) pagi.</p>
<p>Koordinator aksi Lukman Budiarto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan secara serentak di 154 Negara dan 500 Kabupaten/Kota se-Indonesia.</p>
<div id="attachment_93345" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-93345" decoding="async" class="size-full wp-image-93345" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/Bersih-Bersih-Pasar-Srimangunan-Sekda-Berharap-Kebersihan-Jadi-Budaya.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="TEKUN : Siswa saat membersihkan di Pasar Srimangunan. (zyn) " width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/Bersih-Bersih-Pasar-Srimangunan-Sekda-Berharap-Kebersihan-Jadi-Budaya.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/Bersih-Bersih-Pasar-Srimangunan-Sekda-Berharap-Kebersihan-Jadi-Budaya.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/Bersih-Bersih-Pasar-Srimangunan-Sekda-Berharap-Kebersihan-Jadi-Budaya.jpg?resize=217%2C122&amp;ssl=1 217w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/Bersih-Bersih-Pasar-Srimangunan-Sekda-Berharap-Kebersihan-Jadi-Budaya.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-93345" class="wp-caption-text"><strong>TEKUN : Siswa saat membersihkan di Pasar Srimangunan. (zyn)</strong></p></div>
<p>&#8220;World Clean Up Day ini dicetuskan oleh Negara Estonia pada tahun 2018 dan ini merupakan pelaksanaan yang kedua kalinya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kemudian Lukman menjelaskan maksud dan tujuan dari kegiatan bersih-bersih tersebut yaitu ingin memberikan edukasi kepada masyarakat supaya memiliki kesadaran akan menjaga kebersihan disekitar kita khususnya kepada pedagang di pasar.</p>
<p>&#8220;Kami menggandeng sekolah-sekolah adiwiyata dan para penggiat lingkungan agar kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan yang hadir pada kesempatan tersebut berharap kepada siswa-siswi agar menjadi pelopor kebersihan di Kabupaten Sampang.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini nantinya tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga menyasar masyarakat untuk seluruhnya di Sampang,&#8221; harapnya.</p>
<p>Wawan sapaan akrabnya, menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, akan tetapi dari kegiatan bersih-bersih tersebut dapat menumbuh sadarkan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Dari kegiatan World Clean Up Day ini harus ada rasa tumbuh kesadaran, sehingga kebersihan dapat menjadi budaya di dalam masyarakat,&#8221; tutupnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93343</post-id>	</item>
		<item>
		<title>World Clean Up Day Jember, Faida Turun di Bedadung</title>
		<link>https://memontum.com/world-clean-up-day-jember-faida-turun-di-bedadung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2019 07:04:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Bedadung]]></category>
		<category><![CDATA[World Clean Up Day]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95741-world-clean-up-day-jember-faida-turun-di-bedadung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember dr Hj Faida, MMR turut membersihkan sampah di Sungai Bedadung di Kelurahan Tegal Besar, Sabtu (21/9/2019) pagi, dalam kegiatan World Clean Up Day. “Ini lingkungan kita, tempat tinggal kita, dan bumi kita. Kalau bukan kita yang menjaga, lalu siapa yang menjaganya, karena yang hidup dan berdiri di atasnya adalah kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Bupati Jember dr Hj Faida, MMR turut membersihkan sampah di Sungai Bedadung di Kelurahan Tegal Besar, Sabtu (21/9/2019) pagi, dalam kegiatan World Clean Up Day.</p>
<p>“Ini lingkungan kita, tempat tinggal kita, dan bumi kita. Kalau bukan kita yang menjaga, lalu siapa yang menjaganya, karena yang hidup dan berdiri di atasnya adalah kita semua,” tutur Bupati.</p>
<p>Selain turun sendiri membersihkan sungai, Bupati juga mengerahkan jajaran instansi pemerintah seperti Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.</p>
<p>World Clean Up Day digelar di tiga tempat di Jember, yakni di Kecamatan Kaliwates, Balung, dan Ledokombo.</p>
<p>Gerakan ini adalah gerakan masyarakat yang dipelopori oleh para pemuda yang menjadi panitia dalam kegiatan ini.</p>
<p>Ada lebih dari 80 komunitas yang tergabung dalam gerakan ini. Hal ini merupakan bentuk kesadaran yang luar biasa.</p>
<p>Para pemuda menyadari bersih-bersih lingkungan adalah tanggung jawab bersama. “Ini adalah suatu kemajuan yang luar biasa, karena yang sulit adalah mengubah budaya,” Bupati memberikan apresiasi.</p>
<p>Bupati menyatakan, pemerintah telah membuat percontohan dengan menempatkan lurah yang mengerti manajemen sampah. Ini bertujuan membentuk kelurahan percontohan di bidang pengelolaan sampah.</p>
<p>Pemerintah juga memilih pemuda yang bergerak untuk melakukan perubahan pada lingkungannya, menjadi pemimpin untuk perbaikan lingkungan masing-masing.</p>
<p>“Manajemen sampah adalah masa depan kita. Kualitas hidup kita dan kebahagiaan kita juga ditentukan oleh bersihnya lingkungan kita,” ujar Bupati.</p>
<p>Masih banyak masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Namun banyak pula anak muda dan komunitas yang mencintai lingkungan. Oleh karena itu, Bupati yakin lahirnya perda soal sampah akan mendapat dukungan luar biasa.</p>
<p>Jika lahirnya perda ini mendapat dukungan penuh masyarakat, maka implementasinya juga akan mendapatkan dukungan penuh masyarakat.</p>
<p>Dengan perda sampah itu nantinya, bukan hanya sanksi. Ada pula operasi tangkap tangan bagi pembuang sampah sembarangan.</p>
<p>Sementara itu, Dandim 0824 Jember, Letkol Inf. Laode M Nurdin, yang turut ikut kegiatan ini menyampaikan, kegiatan ini adalah wujud nyata dalam suatu kegiatan, karena mengerahkan tenaganya untuk membersihkan lingkungan.</p>
<p>“Kegiatan ini eksekusinya kepada masyarakat, karena mereka sasaran yang jauh lebih penting. Kami selalu siap untuk melakukan bakti sosial, tetapi edukasi tentang sampah paling penting diberikan kepada masyarakat dan anak usia dini,” terangnya.</p>
<p>Dandim berharap, edukasi menjaga lingkungan dan membuang sampah diajarkan di setiap sekolah untuk menciptakan kesadaran lingkungan sejak dini.</p>
<p>Selaku leader WCDI (World CleanUp Day Indonesia) Kabupaten Jember, Pramuji menyampaikan, bahwa komunitas tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada dukungan dari Pemerintah.</p>
<p>“Alhamdulillah, adanya dukungan dari pemerintah, ini suatu peluang bagi masyarakat untuk mempertanggungjawabkan sampahnya sendiri,” ungkapnya.</p>
<p>World CleanUp Day Indonesia ini berlangsung serentak di seluruh dunia. “Jadi Jember ikut pada hari ini, dan relawan ini nantinya akan menjadi tim edukasi sosialisasi bagaimana mengolah sampah yang baik kepada masyarakat,” jelasnya. <strong>(bud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95741</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
