<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>yayasan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/yayasan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jan 2026 09:11:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>yayasan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Audiensi bersama Yayasan IIF, Pemkab Lumajang Sampaikan Penguatan Ketangguhan Mitigasi</title>
		<link>https://memontum.com/audiensi-bersama-yayasan-iif-pemkab-lumajang-sampaikan-penguatan-ketangguhan-mitigasi</link>
					<comments>https://memontum.com/audiensi-bersama-yayasan-iif-pemkab-lumajang-sampaikan-penguatan-ketangguhan-mitigasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[ketangguhan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229825</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kabupaten Lumajang terus memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi ancaman bencana, khususnya erupsi Gunung Semeru yang berdampak pada sejumlah wilayah rawan. Penguatan mitigasi tidak hanya diarahkan pada respons saat bencana terjadi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi, pendampingan dan pemberdayaan komunitas secara berkelanjutan. Komitmen tersebut mengemuka, dalam audiensi Pemerintah Kabupaten Lumajang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kabupaten Lumajang terus memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi ancaman bencana, khususnya erupsi Gunung Semeru yang berdampak pada sejumlah wilayah rawan. Penguatan mitigasi tidak hanya diarahkan pada respons saat bencana terjadi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi, pendampingan dan pemberdayaan komunitas secara berkelanjutan.</p>



<p>Komitmen tersebut mengemuka, dalam audiensi Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Yayasan Megamind Project dan Yayasan Indonesia Indah Foundation (IIF), yang memperkenalkan Program Benteng Mitigasi Bencana Indonesia, bertempat di Ruang Kertanegara Kantor Bappeda Kabupaten Lumajang, Kamis (29/01/2026) tadi. Dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Hari Susiati, dirinya menegaskan bahwa Lumajang membutuhkan penguatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak, sebagai bagian dari strategi membangun budaya sadar bencana.</p>



<p>Mengawali pertemuan, Hari Susiati menyampaikan bahwa Gunung Semeru hampir setiap tahun mengalami erupsi. Sehingga, Lumajang harus terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.</p>



<p>Menurutnya, edukasi kebencanaan menjadi kebutuhan penting, karena keselamatan warga sangat ditentukan oleh kesiapan sejak dini dan pemahaman yang benar tentang langkah-langkah menghadapi situasi darurat. “Karena Gunung Semeru hampir setiap tahun mengalami erupsi, dibutuhkan edukasi dan pemberdayaan masyarakat bagi warga di wilayah yang kerap terdampak,” ujarnya.</p>



<p>Dari sudut pandang Lumajang, Program Benteng Mitigasi Bencana Indonesia dinilai relevan karena membawa pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Edukasi kebencanaan tidak hanya disampaikan melalui forum formal, namun dikemas dengan metode yang mudah dipahami dan menjangkau langsung desa-desa yang berada di kawasan rawan.</p>



<p>Dalam audiensi tersebut, Hari Susiati meminta jajaran perangkat daerah terkait untuk memberikan dukungan dan penguatan koordinasi, mengingat keberhasilan program mitigasi sangat bergantung pada kerja bersama lintas sektor. “Program ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan mitigasi bencana yang efektif dan berkelanjutan. Melalui kerja sama antar perangkat daerah, akademisi, komunitas, hingga pemuda desa, diharapkan masyarakat dapat lebih siap, tanggap dan berdaya menghadapi ancaman bencana alam,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mewakili Pemerintah Kabupaten Lumajang, Hari Susiati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Megamind Project dan Yayasan IIF atas kepedulian dan dukungannya terhadap Lumajang, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. “Terima kasih atas perhatiannya kepada Kabupaten Lumajang. Semoga program ini membantu mengurangi dampak bencana secara berkelanjutan di Kabupaten Lumajang,” harapnya.</p>



<p>Melalui penguatan edukasi, pendampingan komunitas, riset akademis, dan keterlibatan pemuda desa, Lumajang meneguhkan langkah membangun ketangguhan masyarakat Semeru. Kolaborasi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang semakin siap, berdaya, dan tangguh dalam menghadapi ancaman bencana.</p>



<p>Founder Megamind Project, Yuri Romero Hurtado, menyampaikan kesiapan pihaknya bersama Yayasan IIF beserta tim untuk mendukung Lumajang dalam penguatan edukasi kebencanaan. Dirinya menekankan pentingnya membangun kewaspadaan masyarakat melalui pemahaman terhadap tanda-tanda alam sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan.</p>



<p>“Pilot project program ini dilaksanakan di Kabupaten Lumajang, tepatnya di kawasan rawan bencana Gunung Semeru. Ini adalah bentuk respons nyata terhadap potensi bencana yang terjadi hampir setiap tahun,” tambahnya.</p>



<p>Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian Pemkab Lumajang ialah Museum Keliling, yang akan menyasar desa-desa rawan bencana, khususnya di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo. Melalui museum keliling, masyarakat mendapatkan pembelajaran kebencanaan secara langsung, interaktif dan kontekstual sesuai pengalaman serta risiko yang dihadapi wilayah setempat.</p>



<p>Program ini juga memperkuat sisi ilmiah dan pembelajaran jangka panjang dengan menggandeng Universitas Brawijaya untuk melakukan penelitian akademis terkait warisan bencana. Penelitian tersebut diharapkan memperkaya dokumentasi, memperkuat basis pengetahuan kebencanaan, serta menjadi rujukan untuk pengembangan program mitigasi yang semakin tepat di Lumajang.</p>



<p>Selain itu, program ini akan menjalankan Capacity Building sebagai upaya menyiapkan penggerak mitigasi dari tingkat komunitas. Peserta yang telah mendapatkan pembekalan akan menjadi penguat edukasi di lingkungannya, dengan melibatkan pemuda-pemudi Karang Taruna desa untuk menyebarluaskan pengetahuan dan praktik mitigasi bencana kepada masyarakat sekitar.</p>



<p>Rangkaian museum keliling dijadwalkan berlangsung mulai April hingga Juli 2026, serta akan dilengkapi dengan program pendidikan mitigasi bencana di sekolah-sekolah. Langkah ini dinilai penting karena membangun kesadaran sejak dini, sekaligus menyiapkan generasi muda Lumajang agar lebih siap menghadapi risiko bencana. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/audiensi-bersama-yayasan-iif-pemkab-lumajang-sampaikan-penguatan-ketangguhan-mitigasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229825</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sharing Program, Yayasan Dharma Wanita Lumajang Jelaskan Pentingnya Manfaat Turba</title>
		<link>https://memontum.com/sharing-program-yayasan-dharma-wanita-lumajang-jelaskan-pentingnya-manfaat-turba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[jelaskan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sharing]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229501</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Lumajang menerima kunjungan Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Bojonegoro di Panti PKK Kabupaten Lumajang, Kamis (15/01/2026) tadi. Forum strategis ini, berbagi program hingga penguatan kerja nyata organisasi dari mulai tingkat akar rumput, khususnya satuan pendidikan TK Dharma Wanita. Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, menegaskan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Lumajang menerima kunjungan Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Bojonegoro di Panti PKK Kabupaten Lumajang, Kamis (15/01/2026) tadi. Forum strategis ini, berbagi program hingga penguatan kerja nyata organisasi dari mulai tingkat akar rumput, khususnya satuan pendidikan TK Dharma Wanita.</p>



<p>Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, menegaskan bahwa kunjungan tersebut dimaknai sebagai ruang pembelajaran bersama yang berorientasi pada peningkatan kualitas program dan kebermanfaatan langsung bagi lembaga pendidikan yang dikelola yayasan. “Sharing program ini bukan sekadar bertukar cerita, tetapi menjadi sarana memperkuat kebijakan dan praktik di lapangan. Kami ingin apa yang dibahas di forum, benar-benar berdampak hingga ke sekolah-sekolah,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa Yayasan Dharma Wanita Lumajang secara aktif turun ke bawah (Turba) ke TK Dharma Wanita yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah dataran tinggi dan pegunungan. Turba dilakukan, untuk memperoleh gambaran riil kondisi sekolah, mulai dari sarana prasarana, kualitas layanan pendidikan, hingga tantangan yang dihadapi guru dan peserta didik.</p>



<p>Menurutnya, pendekatan tersebut penting agar perumusan program yayasan tidak bersifat top-down semata, melainkan berbasis kebutuhan nyata di lapangan. “Dengan turun langsung ke sekolah, kami bisa melihat secara objektif apa yang benar-benar dibutuhkan. Dari situlah program disusun agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelasnya.</p>



<p>Dalam forum kunjungan tersebut, Yayasan Dharma Wanita Lumajang juga memaparkan proses penguatan organisasi yang meliputi perencanaan program, konsolidasi pengurus, serta peningkatan koordinasi dengan pembina dan pemerintah daerah. Paparan ini, diharapkan menjadi bahan diskusi dan referensi bagi Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Bojonegoro dalam mengembangkan program serupa sesuai karakter wilayah masing-masing.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekretaris Daerah Lumajang yang juga sebagai Pembina Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menegaskan bahwa forum sharing antar yayasan harus menghasilkan peningkatan kualitas kerja organisasi secara nyata. Menurutnya, sinergi antar daerah penting untuk memperkaya perspektif sekaligus mempercepat perbaikan tata kelola yayasan, terutama dalam pengelolaan lembaga pendidikan usia dini.</p>



<p>“Turba menjadi instrumen penting agar kebijakan yayasan tidak berhenti di atas kertas. Dengan mengetahui kondisi riil sekolah TK Dharma Wanita, program yang dirumuskan akan lebih akurat dan berdampak langsung,” tegas Sekda Agus Triyono.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa Yayasan Dharma Wanita harus terus menguatkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini, melalui tata kelola yang profesional, kolaboratif dan berorientasi hasil. Dirinya berharap, hasil dari kunjungan dan sharing program ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama berkelanjutan, termasuk pertukaran pengalaman dalam pengelolaan sekolah, peningkatan kompetensi guru, serta pemenuhan standar layanan pendidikan anak usia dini.</p>



<p>Melalui kunjungan Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Bojonegoro ini, Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus belajar, berbagi dan bergerak bersama, memastikan setiap program tidak hanya dirancang dengan baik, tetapi juga dirasakan manfaatnya hingga ke ruang-ruang kelas TK Dharma Wanita di seluruh pelosok daerah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229501</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Resmikan SPPG Yayasan Hasyim Asy&#8217;ari dan Salurkan Perdana 3.037 MBG</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-resmikan-sppg-yayasan-hasyim-asyari-dan-salurkan-perdana-3-037-mbg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asy’ari]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hasyim]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225153</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Hasyim Asy&#8217;ari di Kecamatan Gondanglegi, Selasa (19/08/2025) tadi. Keberadaan SPPG ini, untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mengawali kegiatan, acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sanusi. Selanjutnya, diteruskan dengan peninjauan dapur SPPG yang mendistribusikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Hasyim Asy&#8217;ari di Kecamatan Gondanglegi, Selasa (19/08/2025) tadi. Keberadaan SPPG ini, untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>



<p>Mengawali kegiatan, acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sanusi. Selanjutnya, diteruskan dengan peninjauan dapur SPPG yang mendistribusikan MBG ke pelajar SD hingga SMA di Kecamatan Gondanglegi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, SPPG Yayasan Hasyim Asy&#8217;ari akan mendistribusikan sebanyak 3.037 porsi MBG.</p>



<p>Bupati Sanusi menjelaskan bahwa pelaksanaan ini menjadi terobosan sebagai tindak lanjut dari program nasional mengenai Makan Bergizi Gratis. Dengan pemberian makanan bergizi kepada siswa, diharapkan dapat meningkatkan IQ dan kualitas kesehatan generasi muda Indonesia.</p>



<p>&#8220;Dengan begitu kecerdasan, kepintaran dan kecakapan lebih cepat dan bisa beradaptasi dan Intelligence Quotient (IQ) lebih bagus,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="416" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Bupati-Malang-Resmikan-SPPG-Yayasan-Hasyim-Asyari-dan-Salurkan-Perdana-3.037-MBG-2.jpg?resize=600%2C416&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-225155" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Bupati-Malang-Resmikan-SPPG-Yayasan-Hasyim-Asyari-dan-Salurkan-Perdana-3.037-MBG-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Bupati-Malang-Resmikan-SPPG-Yayasan-Hasyim-Asyari-dan-Salurkan-Perdana-3.037-MBG-2.jpg?resize=300%2C208&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">SARANA: Sarana yang disiapkan untuk menjangkau pelajar penerima MBG. (memontum.com/sit)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa SPPG di Kabupaten Malang tidak hanya berhenti sampai di situ. Namun, akan ada pembangunan SPPG lain di wilayah Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Penambahan SPPG akan terus dilakukan sesuai arahan. Karena yang menentukan lokasi dan izinnya, itu semuanya dari BGN (Badan Gizi Nasional),&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditambahkannya, untuk wilayah Kabupaten Malang, setidaknya dibutuhkan sebanyak 90 hingga 100 SPPG. Karenanya, secara bertahap akan terus ditambah.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Yayasan Hasyim Asy&#8217;ari, Makhrus Sholeh, menjelaskan bahwa Yayasan Hasyim Asy&#8217;ari juga tidak akan berhenti setelah SPPG telah beroperasi. Sebaliknya, akan ada beberapa titik pembangunan SPPG baru. Hanya saja, untuk sementara masih ada dua titik, yaitu di Kecamatan Bululawang dan Kecamatan Gondanglegi.</p>



<p>&#8220;Nanti akan ada beberapa titik untuk mensupport program MBG ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, total untuk SPPG di wilayah Kabupaten Malang, ada sekitar 11 SPPG. Sementara keberadaan pelajar di wilayah Kabupaten Malang, tersebar di 33 kecamatan di Kabupaten Malang. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225153</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanamkan Nilai Spiritual Sejak Dini, Yayasan Dikdaya Tigang Juru Lumajang Gelar Istighotsah bersama KB dan TK</title>
		<link>https://memontum.com/tanamkan-nilai-spiritual-sejak-dini-yayasan-dikdaya-tigang-juru-lumajang-gelar-istighotsah-bersama-kb-dan-tk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 09:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[dikdaya]]></category>
		<category><![CDATA[Istighotsah]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[tanamkan]]></category>
		<category><![CDATA[tigang]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221921</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Upaya menanamkan nilai-nilai spiritual sejak usia dini terus dilakukan oleh Yayasan Dikdaya Tigang Juru Kabupaten Lumajang. Salah satunya, melalui kegiatan Istigotsah bersama yang digelar oleh Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) Sakinah, Jumat (09/05/2025) tadi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini, diikuti oleh para siswa, guru dan wali murid. Dalam momen penuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Upaya menanamkan nilai-nilai spiritual sejak usia dini terus dilakukan oleh Yayasan Dikdaya Tigang Juru Kabupaten Lumajang. Salah satunya, melalui kegiatan Istigotsah bersama yang digelar oleh Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) Sakinah, Jumat (09/05/2025) tadi.</p>



<p>Kegiatan yang berlangsung khidmat ini, diikuti oleh para siswa, guru dan wali murid. Dalam momen penuh doa tersebut, para anak-anak tampak antusias mengikuti bacaan istighotsah yang dibimbing langsung oleh para ustaz dan ustazah pendamping.</p>



<p>Pembina Yayasan Dikdaya Tigang Juru, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, dalam arahannya menyampaikan pentingnya pembentukan karakter religius sejak usia dini. Menurutnya, kegiatan spiritual seperti ini menjadi bagian dari pendidikan akhlak dan pondasi nilai kehidupan bagi anak-anak ke depan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami ingin mengenalkan anak-anak pada kekuatan doa dan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT, bahkan sejak mereka masih kecil. Nilai-nilai keimanan dan kebaikan harus ditanamkan sejak dini, karena dari sinilah karakter luhur terbentuk,” kata Dewi Natalia.</p>



<p>Dirinya juga mengapresiasi peran guru dan orang tua, yang turut mendampingi dan membimbing anak-anak dalam membangun kedekatan spiritual. Menurutnya, kebersamaan antara lembaga pendidikan dan keluarga merupakan kunci utama dalam menciptakan generasi yang beriman dan berakhlak mulia.</p>



<p>Melalui kegiatan istighotsah bersama ini, Yayasan Dikdaya Tigang Juru berharap dapat menumbuhkan semangat religiusitas anak-anak, menjadikan mereka insan yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara spiritual. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221921</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Audiensi bersama Yayasan Bahrusysyifa, Bunda Indah Beri Apresiasi dan Siap Sinergi dengan Lembaga Pendidikan</title>
		<link>https://memontum.com/audiensi-bersama-yayasan-bahrusysyifa-bunda-indah-beri-apresiasi-dan-siap-sinergi-dengan-lembaga-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 12:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[bahrusysyifa,]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[lembaga]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221205</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menerima audiensi dari Yayasan Bahrusysyifa di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Kamis (17/04/2025) tadi. Pelaksanaan ini, tentunya menjadi ruang silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi atas kontribusi Yayasan Bahrusysyifa, dalam membangun pendidikan berbasis keagamaan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Yayasan Bahrusysyifa sendiri, merupakan lembaga yang konsisten membina generasi Qur’ani melalui tujuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menerima audiensi dari Yayasan Bahrusysyifa di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Kamis (17/04/2025) tadi. Pelaksanaan ini, tentunya menjadi ruang silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi atas kontribusi Yayasan Bahrusysyifa, dalam membangun pendidikan berbasis keagamaan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.</p>



<p>Yayasan Bahrusysyifa sendiri, merupakan lembaga yang konsisten membina generasi Qur’ani melalui tujuh satuan pendidikan. Yaitu mulai dari TPA, KB, TK, SD, SMP, Ma’had hingga Majelis Zanjabil. Seluruh lembaga tersebut, memiliki konsep pendidikan yang terintegrasi dengan program Tahfidzul Qur’an sebagai pondasi utama.</p>



<p>“Pemerintah Kabupaten Lumajang sangat mengapresiasi lembaga pendidikan seperti Yayasan Bahrusysyifa, yang turut mendukung pembangunan karakter generasi muda melalui pendekatan spiritual dan pendidikan keagamaan,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, pendidikan berbasis Al-Qur’an tidak hanya membentuk anak-anak yang cerdas secara akademik. Tetapi juga menjadikan berakhlak mulia, memiliki kepekaan sosial dan semangat untuk berkontribusi positif bagi daerahnya.</p>



<p>Bunda Indah juga menegaskan, komitmen Pemkab Lumajang untuk terus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan keagamaan, demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, inklusif dan mencerahkan. “Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana kita menyiapkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak. Yayasan Bahrusysyifa telah memberi contoh baik dalam hal itu,” imbuhnya.</p>



<p>Melalui audiensi ini, ujarnya, diharapkan tercipta kolaborasi yang lebih erat antara Pemkab Lumajang dan Yayasan Bahrusysyifa dalam mewujudkan visi pendidikan yang bermutu, religius dan berdaya saing. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221205</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Haul Pendiri Yayasan Nurul Masitoh Lumajang, Bunda Indah Apresiasi Mencetak Generasi Unggul</title>
		<link>https://memontum.com/haul-pendiri-yayasan-nurul-masitoh-lumajang-bunda-indah-apresiasi-mencetak-generasi-unggul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2025 14:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[masitoh]]></category>
		<category><![CDATA[mencetak]]></category>
		<category><![CDATA[pendiri]]></category>
		<category><![CDATA[unggul]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220213</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, berharap Kabupaten Lumajang semakin melahirkan generasi unggul, berbakat dan berakhlakul karimah. Hal ini disampaikannya, saat menghadiri Haul ke-32 Pendiri Yayasan Nurul Masitoh Lumajang, Rabu (12/03/2025) tadi. &#8220;Kami berharap juga, agar yayasan ini terus mencetak generasi unggul yang berbakat dan berakhlakul karimah untuk bangsa dan negara,&#8221; kata Bupati Lumajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, berharap Kabupaten Lumajang semakin melahirkan generasi unggul, berbakat dan berakhlakul karimah. Hal ini disampaikannya, saat menghadiri Haul ke-32 Pendiri Yayasan Nurul Masitoh Lumajang, Rabu (12/03/2025) tadi.</p>



<p>&#8220;Kami berharap juga, agar yayasan ini terus mencetak generasi unggul yang berbakat dan berakhlakul karimah untuk bangsa dan negara,&#8221; kata Bupati Lumajang, yang akrab disapa Bunda Indah.</p>



<p>Dirinya juga memaparkan, mengenai berbagai program unggulan selama masa kepemimpinannya. Beberapa diantaranya, adalah program melahirkan gratis di seluruh Puskesmas, pemeriksaan kesehatan gratis, pembangunan infrastruktur jalan serta upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>&#8220;Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih atas dukungannya. Kami mohon doa agar bisa membawa Lumajang menjadi lebih aman dan sejahtera ke depannya,&#8221; tambah Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, Bunda Indah menyoroti pentingnya peran perempuan dalam mendukung kemajuan keluarga dan daerah. Dirinya juga mengumumkan, bahwa program makan siang gratis bagi anak-anak sekolah akan segera dimulai, dengan dapur umum yang berpusat di Batalyon 527 Lumajang.</p>



<p>Ketua Yayasan Nurul Masitoh Lumajang, Rodliyah, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Bunda Indah dalam acara tersebut. Menurutnya, Yayasan Nurul Masitoh berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam, agar generasi muda Lumajang tumbuh menjadi pribadi yang berbakti kepada orang tua dan memiliki akhlak yang baik.</p>



<p>&#8220;Kehadiran Bunda Indah dalam Haul ke-32 ini menjadi kebanggaan bagi kami. Kami siap mengawal program-program pemerintah demi kemajuan Lumajang ke depan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan seperti Yayasan Nurul Masitoh, diharapkan semakin banyak anak-anak Lumajang yang tumbuh menjadi generasi emas, cerdas dan berkarakter. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220213</post-id>	</item>
		<item>
		<title>EWAY Gandeng Yayasan Grojogan Sewu dan Perhutani Garap Isu Konservasi Air di Kawasan Gunung Welirang</title>
		<link>https://memontum.com/eway-gandeng-yayasan-grojogan-sewu-dan-perhutani-garap-isu-konservasi-air-di-kawasan-gunung-welirang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[grojogan]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perhutani]]></category>
		<category><![CDATA[welirang]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214115</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Dalam rangka Green Innovation Week (Grow) yang merupakan tugas akhir dari rangkaian pelatihan kepemimpinan yang diadakan oleh Green Leadership Indonesia (GLI) Batch 4, kelompok Environmental Water Action for Youth (EWAY) yang merupakan tim dari sekelompok anak muda di wilayah Malang dan wilayah Pasuruan, yang memiliki konsen pada isu konservasi air melakukan intervensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Dalam rangka Green Innovation Week (Grow) yang merupakan tugas akhir dari rangkaian pelatihan kepemimpinan yang diadakan oleh Green Leadership Indonesia (GLI) Batch 4, kelompok Environmental Water Action for Youth (EWAY) yang merupakan tim dari sekelompok anak muda di wilayah Malang dan wilayah Pasuruan, yang memiliki konsen pada isu konservasi air melakukan intervensi krusial untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air di kawasan Gunung Welirang, di Desa Pecalukan, Kecamatan Prigren, Kabupaten Pasuruan, Senin (02/09/2024) lalu.</p>



<p>Dikatakan anggota Tim EWAY, M Furqon, bahwa kegiatan yang dilakukan ini bukan sekadar inisiatif lingkungan biasa. Melainkan, sebuah aksi mendesak demi masa depan air dan lingkungan seiring berjalannya waktu.</p>



<p>Penurunan kualitas dan kuantitas air akibat deforestasi dan perubahan iklim, tambahnya, menjadi ancaman nyata bagi kehidupan puluhan ribu masyarakat sekitar. Dalam pengamatan dan pendataan awal yang dilakukan oleh tim EWAY bersama Yayasan Grojogan Sewu dan Perhutani, ditemukan bahwa banyak sumber mata air yang mulai mengering dan vegetasi yang rusak parah.</p>



<p>Karenanya, intervensi cepat dengan perawatan dan penyulaman Pohon Ficus Benjamina, sebagai langkah awal yang mendesak. Tim EWAY melakukan perawatan dan penyulaman pohon Ficus Benjamina.</p>



<p>Ditambahkan Koordinator Lapangan sekaligus Ketua EWAY, Alfin, bahwa Pohon Ficus ini dipilih karena kemampuannya yang luar biasa dalam menyerap air dan memperkuat sumber mata air. Karenanya, dalam kegiatan ini juga melibatkan penggantian bibit pohon yang mati atau kurang maksimal dalam pertumbuhannya, dengan bibit yang baru dan sehat.</p>



<p>&#8220;Perawatan dan penyulaman pohon Ficus Benjamina adalah langkah krusial untuk mencegah krisis air lebih lanjut. Pohon-pohon ini tidak hanya membantu menyerap air, tetapi juga mencegah erosi tanah yang dapat menyebabkan longsor,&#8221; kata Alfin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="398" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/09/EWAY-Gandeng-Yayasan-Grojogan-Sewu-dan-Perhutani-Garap-Isu-Konservasi-Air-di-Kawasan-Gunung-Welirang-2.jpg?resize=600%2C398&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-214117" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/09/EWAY-Gandeng-Yayasan-Grojogan-Sewu-dan-Perhutani-Garap-Isu-Konservasi-Air-di-Kawasan-Gunung-Welirang-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/09/EWAY-Gandeng-Yayasan-Grojogan-Sewu-dan-Perhutani-Garap-Isu-Konservasi-Air-di-Kawasan-Gunung-Welirang-2.jpg?resize=300%2C199&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>


<p></p>



<p>Selain aksi lapangan yang mendesak, EWAY juga mengadakan seminar bertajuk &#8216;Environmental Research for a Better and Sustainable Future&#8217; di MAN 2 Kota Malang, yang berlangsung Selasa (10/09/2024) ini. Seminar tersebut, merupakan upaya penting untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kesadaran mendalam mengenai isu-isu lingkungan yang semakin mendesak.</p>



<p>Krisis lingkungan yang kita hadapi saat ini, ungkapnya, tidak dapat diselesaikan hanya dengan tindakan fisik di lapangan. Diperlukan perubahan pola pikir dan peningkatan kesadaran di kalangan generasi muda, yang akan menjadi pemimpin masa depan.</p>



<p>&#8220;Seminar ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang pentingnya riset dan tindakan nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Seminar ini sangat penting untuk menanamkan pentingnya isu lingkungan kepada generasi muda. Kami berharap melalui edukasi ini, teman-teman dapat menjadi agen perubahan yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan di setiap peran dan profesi masing-masing di masyarakat,&#8221; tambahnya, Selasa (10/09/2024) tadi</p>



<p>Seminar ini, ungkapnya, dihadiri oleh siswa-siswi Kelas 10 yang aktif dalam kelompok riset di MAN 2 Kota Malang. Mereka adalah generasi muda yang memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam upaya pelestarian lingkungan. Materi yang disampaikan, akan mencakup pengenalan isu lingkungan global dan lokal. Seperti perubahan iklim, deforestasi dan degradasi hutan, serta polusi air dan udara.</p>



<p>&#8220;Selain itu, pentingnya riset lingkungan juga dibahas secara mendalam, termasuk metodologi riset untuk isu lingkungan dan studi kasus energi terbarukan. Tidak ketinggalan, aksi nyata untuk lingkungan seperti konservasi dan pengelolaan sumber daya alam juga menjadi fokus utama,&#8221; ujarnya. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214115</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua Yayasan Dharma Wanita Lumajang Lantik 74 Kepala Sekolah TK</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-yayasan-dharma-wanita-lumajang-lantik-74-kepala-sekolah-tk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[lantik]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212878</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sebanyak 74 Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) di lingkungan Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Lumajang, resmi dilantik, Sabtu (10/08/2024) tadi. Prosesi pelantikan tersebut, dilakukan oleh Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang. Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Dharma Wanita menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sebanyak 74 Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) di lingkungan Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Lumajang, resmi dilantik, Sabtu (10/08/2024) tadi. Prosesi pelantikan tersebut, dilakukan oleh Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Dharma Wanita menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian yayasan kepada guru-guru yang sudah dipercaya mengurus dan memajukan lembaga pendidikan Yayasan TK Dharma Wanita dengan baik. Perlu diketahui, lembaga TK yang tergabung dalam Yayasan Dharma Wanita tercatat sejumlah 203 lembaga TK.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Hari ini ada 74 orang kepala sekolah yang dilantik. Bahkan, ada yang sudah cukup lama menyandang jabatan Pelaksana Tugas atau Plt. Hal ini dilakukan, semata-mata untuk mengefisiensikan pelaksanaan kegiatan,&#8221; katanya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa dalam hal pelayanan administrasi, Yayasan Dharma Wanita masih dan terus berbenah. Baik administrasi yayasan maupun pembenahan administrasi lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan.</p>



<p>Karenanya, dirinya berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang dapat memberikan pembinaan, agar lembaga pendidikan Dharma Wanita yang tersebar di 21 kecamatan bisa terus maju dan berkembang. &#8220;Saya harap Dinas Pendidikan juga dapat bersinergi dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan bapak/ibu guru TK Dharma Wanita,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212878</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wapres Ma&#8217;ruf Amin Resmikan Gedung Yayasan Pendidikan dan Sosial Asy Syadzili di Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wapres-maruf-amin-resmikan-gedung-yayasan-pendidikan-dan-sosial-asy-syadzili-di-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[ma’ruf]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[syadzili]]></category>
		<category><![CDATA[wapres]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211225</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama istri sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah mendampingi Kunjungan Kerja Wakil Presiden (Wapres), KH Ma’ruf Amin beserta istri, Hj Wury Ma’ruf Amin ke wilayah Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (28/06/2024) tadi. Kehadiran Wapres, untuk meresmikan Gedung Yayasan Pendidikan dan Sosial (YPS) Asy [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama istri sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah mendampingi Kunjungan Kerja Wakil Presiden (Wapres), KH Ma’ruf Amin beserta istri, Hj Wury Ma’ruf Amin ke wilayah Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (28/06/2024) tadi. Kehadiran Wapres, untuk meresmikan Gedung Yayasan Pendidikan dan Sosial (YPS) Asy Syadzili, Graha Manarul Qur&#8217;an (GMQ), Gedung SMK NU Sunan Ampel dan Pembukaan Halaqoh Pondok Pesantren se Jawa Timur.</p>



<p>&#8221;Pesantren tidak hanya menyelenggarakan pendidikan keagamaan tetapi juga ada pendidikan kejuruan, SMK dan ada kajian-kajian pendalaman Ilmu Al Quran. Supaya, sumber daya manusia pesantren itu bisa lebih berkontribusi dan optimal terhadap pembangunan bangsa dan negara. Karena, pesantren diharapkan selain jadi pusat pendidikan dan pusat dakwah, juga pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat,&#8221; jelas Wapres Ma&#8217;ruf Amin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Wapres juga menyampaikan peran pondok pesantren seiring tuntutan perkembangan zaman. Yakni, meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar dan mendorong kemandirian pesantren melalui bidang pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat.</p>



<p>Dalam kunjungan itu, Wapres juga mengapresiasi Yayasan Asy Syadzili yang diketuai KH Abdul Mujib Syadzili atau yang akrab disapa Gus Mujib. &#8220;Pondasi utama pesantren itu adalah sebagai tempat memperdalam ilmu agama. Dan itu harus tetap ditekankan, serta tidak boleh ditinggalkan. Karena harus ada regenerasi dalam mencetak sumber daya manusia yang memahami agama. Sekali lagi, saya mengapresiasi kegiatan ini dalam rangka pembangunannya maupun pertemuan yang sangat bernilai dan berharga di dalam kita melakukan langkah-langkah ke depan yang lebih baik,&#8221; imbuh Wapres Ma&#8217;ruf Amin.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Malang tampak mendampingi Wapres sejak tiba di lingkungan pondok, tempat acara berlangsung hingga kegiatan inti peresmian yang ditandai dengan pemukulan bedug. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211225</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
