<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Yudi Prata &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/yudi-prata/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2020 14:08:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Yudi Prata &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sukses Berkolaborasi, &#8216;Ngawi Nagih Janji&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/sukses-berkolaborasi-ngawi-nagih-janji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2020 14:08:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Hendra Kumbara]]></category>
		<category><![CDATA[Ndarboy Genk]]></category>
		<category><![CDATA[Ngawi Nagih Janji]]></category>
		<category><![CDATA[Rayz hotel umm]]></category>
		<category><![CDATA[rising rayz]]></category>
		<category><![CDATA[Yudi Prata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah membawakan beberapa lagu hits di event Rising Rayz, Yudi Prata juga berkesempatan untuk berkolaborasi langsung dengan Ndarboy Genk dan Hendra Kumbara. Pada lagu &#8216;Ngawi Nagih Janji&#8217;, Yudi berdendang bersama Hendra Kumbara untuk menghibur para penonton yang membludak di Rayz Hotel UMM. &#8220;Aku seneng banget bisa kenal dan kolaborasi dengan Hendra [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah membawakan beberapa lagu hits di event Rising Rayz, Yudi Prata juga berkesempatan untuk berkolaborasi langsung dengan Ndarboy Genk dan Hendra Kumbara. Pada lagu &#8216;Ngawi Nagih Janji&#8217;, Yudi berdendang bersama Hendra Kumbara untuk menghibur para penonton yang membludak di Rayz Hotel UMM.</p>
<p>&#8220;Aku seneng banget bisa kenal dan kolaborasi dengan Hendra Kumbara dan Ndarboy. Menurut ku, ini adalah kesempatan yang sangat luar biasa,&#8221; ujar Yudi Prata, Minggu (8/11).</p>
<p>Masih menurut Yudi, Barrat Enterprise sendiri cukup berani menggagas event tersebut dengan mendatangkan artis nasional. &#8220;Kondisi Ballroom sangat penuh dan rame. Pas aku nyanyi bareng Ndarboy Genk mereka pun ikut berdiri dan berjoged. Tapi aku juga mengapresiasi mereka karena selalu ingat dengan protokol kesehatan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Yudi berharap, semoga di waktu yang lain dirinya bisa kembali bertemu dengan Ndarboy Genk di panggung yang lebih besar dengan slot penonton yang lebih banyak. Tentunya, setelah pandemi berakhir.</p>
<p>&#8220;Aku berharap, nanti bisa ketemu lagi di tingkat event yang lebih besar. Ketemu di panggung nasional dengan penonton yang cukup banyak. Semoga itu bisa tercapai nanti,&#8221; ujarnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Yudi Prata &#8216;Sak Celupan&#8217; Guncang Rayz Hotel</title>
		<link>https://memontum.com/yudi-prata-sak-celupan-guncang-rayz-hotel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2020 11:05:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[mini konser]]></category>
		<category><![CDATA[Rayz hotel umm]]></category>
		<category><![CDATA[Sak Celupan]]></category>
		<category><![CDATA[Yudi Prata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127137</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Gelaran acara yang diadakan Barrat Enterprise yang bertempat di Rayz Hotel UMM, berakhir sukses. Walau ada sedikit ketakutan panitia tentang antusiasme penonton, tak menyurutkan komitmen untuk menggelar mini konser dengan protokol kesehatan yang ketat. Bersama dengan Ndarboy Genk, Yudi Prata &#8216;Sak Celupan&#8217; tampil dengan cukup elegan. Seperti konsep awal, Dangdut Gulo Jowo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Gelaran acara yang diadakan Barrat Enterprise yang bertempat di Rayz Hotel UMM, berakhir sukses. Walau ada sedikit ketakutan panitia tentang antusiasme penonton, tak menyurutkan komitmen untuk menggelar mini konser dengan protokol kesehatan yang ketat.</p>
<p>Bersama dengan Ndarboy Genk, Yudi Prata &#8216;Sak Celupan&#8217; tampil dengan cukup elegan. Seperti konsep awal, Dangdut Gulo Jowo dengan balutan elegannya.</p>
<p>&#8220;Sukses dan meriah banget. Ambyarrrrr. Panitia sampai khawatir kena tegur terkait protokol kesehatan, karena antusiasnya penonton yang luar biasa ambyarrrr,&#8221; ujar Yudi Prata dengan ekspresi bahagia, Minggu (8/11).</p>
<p>Dalam gelaran tersebut, Yudi Prata menyanyikan beberapa lagu hits. Seperti Gede Roso, Perlahan, Pamer Bojo dan tak ketinggalan lagu andalannya &#8216;Sak Celupan&#8217;.</p>
<p>&#8220;Pas aku nyanyi lagu Sak Celupan, aku sempat speechless. Ternyata, hampir semua penonton hingga pihak penyelenggara, pun ikut bernyanyi bersama dan sangat familiar dengan lagu Sak Celupan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Yudi Prata mengaku, sangat senang karena dirinya yang sekarang sudah bisa dikenal banyak orang lewat lagu &#8216;Sak Celupan&#8217;. Tentunya, dengan konsep yang memang cukup menarik dan easy listening.</p>
<p>&#8220;Aku sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini dan tetap patuh dengan protokol kesehatan. Walau pun ada sedikit kekhawatiran yang disebabkan karena antusias penonton untuk bergoyang cukup luar biasa. Untuk para fans, dirinya mengucapkan terima kasih atas antusiasme yang memang luar biasa. Ke depan, dirinya akan memberikan kejutan,&#8221; ujarnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Yudi Prata Ingin Promosikan Kampung Tematik Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/yudi-prata-ingin-promosikan-kampung-tematik-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2020 13:30:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Heritage]]></category>
		<category><![CDATA[kampung tematik dan budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Polowijen dan Celaket]]></category>
		<category><![CDATA[Sak Celupan]]></category>
		<category><![CDATA[Yudi Prata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126833</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Yudi Prata, musisi solois asal Malang yang viral lewat lagu &#8216;Sak Celupan&#8217;, berkeinginan untuk mempromosikan kampung tematik dan Budaya yang ada di Malang. Setelah kerap berkeliling ke beberapa kampung tematik seperti Kampung Heritage, Polowijen dan Celaket, dirinya ingin membawa anak muda untuk datang bersama dan melihat bagaimana unik dan kayanya kampung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Yudi Prata, musisi solois asal Malang yang viral lewat lagu &#8216;Sak Celupan&#8217;, berkeinginan untuk mempromosikan kampung tematik dan Budaya yang ada di Malang.</p>
<p>Setelah kerap berkeliling ke beberapa kampung tematik seperti Kampung Heritage, Polowijen dan Celaket, dirinya ingin membawa anak muda untuk datang bersama dan melihat bagaimana unik dan kayanya kampung tematik dan budaya.</p>
<p>&#8220;Aku ingin berusaha membantu produktifitas di kampung tematik dengan mempromosikannya lewat media sosial ku. Bisa ngevlog dan memposting segala kegiatanku di kampung tematik itu,&#8221; kata Yudi Prata, Senin (2/11) tadi.</p>
<p>Yudi mengungkapkan, sejak pandemi Covid 19, Kota Malang terbilang bisa dianggap mati suri lewat kebudayaan. Alasan itulah, yang membuatnya tertarik untuk bisa memperkenalkan kepada anak muda milenial, agar bisa dan tahu betapa kayanya budaya yang ada di Malang ini.</p>
<p>&#8220;Aku itu mengajak anak-anak muda lewat media sosial ku, ayo ke sini. Budayanya bagus loh, orang-orangnya juga ramah banget. Dengan begitu, biar bisa mengangkat lagi budaya di Malang ini,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Yudi menambahkan, dirinya juga merasa senang bisa berbagi dan berkumpul dengan para budayawan dan masyarakat di kampung tematik. Selain bisa memahami sisi menarik budaya, dirinya juga bisa memperluas wawasannya terkait seberapa besarnya kekayaan budaya di Malang.</p>
<p>&#8220;Aku juga berterimakasih sama Ki Demang, sebagai salah satu pelopor kampung tematik di Kota Malang ini. Terlepas dari budayanya, kehangatan dan guyub rukun yang saya dapatkan sangat baik. Jadi silaturahmi dengan mereka itu asik banget dan harusnya anak-anak muda, seniman maupun musisi lainnya agar bisa membantu melestarikan dan menaikan budaya di Malang,&#8221; ungkapnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126833</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berawal dari Solois kini Geluti &#8216;Sak Celupan&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/berawal-dari-solois-kini-geluti-sak-celupan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2020 06:46:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Sak Celupan]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<category><![CDATA[Yudi Prata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125925</guid>

					<description><![CDATA[Buat Orang Tertawa Lebih Sulit Daripada Menangis Memontum Kota Malang &#8211; Yudi Prata, yang bernama asli Mika Yuda Pratama, merupakan sosok yang berangkat dari band entertaint di tahun 2009. Meniti karir di tahun 2015, pria kelahiran Kota Malang ini, merupakan seorang penyanyi solois dan sudah mengeluarkan empat single. &#8220;Di tahun 2015 ada &#8216;Kembali ke Masa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Buat Orang Tertawa Lebih Sulit Daripada Menangis</strong></h3>
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Yudi Prata, yang bernama asli Mika Yuda Pratama, merupakan sosok yang berangkat dari band entertaint di tahun 2009. Meniti karir di tahun 2015, pria kelahiran Kota Malang ini, merupakan seorang penyanyi solois dan sudah mengeluarkan empat single.</p>
<p>&#8220;Di tahun 2015 ada &#8216;Kembali ke Masa Silam&#8217;, tahun 2016 &#8216;Sepanjang Tua&#8217;, tahun 2017 &#8216;Biarkan Misteri&#8217;, dan tahun 2020 &#8216;Seandainya Kau Mengerti&#8217;. Iku kabeh (itu semua) mas, gak payu (laku). Bikin video kan gak murah juga mas, subscriber ku aja dari 2015 sampai 2020 cuman 157 subscriber,&#8221; ujar Yudi, Minggu (18/10) tadi</p>
<p>Setelah lama menghilang, di penghujung tahun 2020, Yudi muncul dengan kejutan baru yang dapat membuat dirinya semakin dikenal orang dan lebih termotivasi dalam membuat sesuatu yang baru dengan atensi yang lebih.</p>
<p><iframe loading="lazy" title="SAK CELUPAN" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/mHsXOUP8_4U?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>&#8220;Sak Celupan, itu sebenarnya tantangan dari anak-anak. Kenapa gak mengikuti musim Jawa-an, kan Malang terkenal dengan Rock dan Idealisnya. Aku belum bisa kesitu, ya akhirnya aku membuat sesuatu yang lain yakni musik dangdut Jawa-an dengan balutan komedi yang berbeda,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Yudi mengungkapkan, judul yang sedikit nyeleneh itu memang dibuat sedemikian rupa untuk mengonsep dirinya bagaimana sikap Jenaka yang menurutnya itu &#8216;Gendeng&#8217; (Gila) itu dapat menguatkan atensi dan membuat dirinya viral.</p>
<p>&#8220;Asik yo judul e hahaha. Judul yang menurutku, sebuah kata-kata yang hampir semua orang tahu terutama orang dewasa. Mengarah ke kata-kata yang berkonotasi sedikit ambigu memang. Kan bisa dilihat, konsep komedi patahan itu ada dan aku pakai. Kayak di video klip, tiba-tiba aku bawa galon, tiba-tiba aku bawa gas, yaitu komedi patahan,&#8221; tambahnya sambil tertawa.</p>
<p>Akhirnya, lanjut Yudi, judul tersebut di plesetkan dengan materi humor. Karena menurutnya, keinginan menghibur dan memotivasi masyarakat sangat besar.</p>
<p>&#8220;Indonesia kan lagi sedih, aku ingin menghibur lewat apa yang memang aku bisa. Karena membuat orang tertawa itu lebih susah dari pada membuat orang sedih,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125925</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sak Celupan, Soloist Kota Malang Mendadak Viral</title>
		<link>https://memontum.com/sak-celupan-soloist-kota-malang-mendadak-viral</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2020 12:41:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Sak Celupan]]></category>
		<category><![CDATA[Yudi Prata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123944</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Soloist asal Kota Malang Yudi Prata sama sekali tidak menduga kalau lagu dangdut Jawa &#8216;Sak Celupan&#8217; yang dibawakannya bersama Aira, mendapat respon positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dalam sebulan ini, clip lagu Sak Celupan sudah di tonton lebih dari 30 ribu kali di kanal YouTube nya. Dalam video klip yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Soloist asal Kota Malang Yudi Prata sama sekali tidak menduga kalau lagu dangdut Jawa &#8216;Sak Celupan&#8217; yang dibawakannya bersama Aira, mendapat respon positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dalam sebulan ini, clip lagu Sak Celupan sudah di tonton lebih dari 30 ribu kali di kanal YouTube nya.</p>
<p>Dalam video klip yang dibuat di Kota Batu ini, Yudi memang terlihat totalitas. Bagi banyak orang, image Yudi Prata kadung tergambar sebagai bintang pop yang cenderung &#8216;serius&#8217;. Namun di lagu Sak Celupan ini, namanya langsung meroket dibandingkan dengan single-single sebelumnya.</p>
<p>“Aku selalu memandang diriku sebagai entertainer. Jadi ya tugasku menghibur. Entah dengan jalur pop atau jalur dangdut Jawa. Jadi kalau dipandang sebagai usaha banting stir ya nggak juga. Saya seorang entertainer yang berusaha total dalam berkarya” ujar Yudi, Minggu (20/9/2020) siang, melalui sambungan telphonnya.</p>
<p>Awalnya banyak yang tidak percaya, Yudi akan membawakan lagu bernuansa Dangdut Jawa dan bertingkah jenaka dan konyol. &#8220;Awalnya banyak yang tidak percaya. Sebab sebelumnya saya menyanyikan lagu-lagu pop, namun tiba-tiba ke dangdut Jawa. Teman-teman banyak yang telp. Responnya sangat bagus,&#8221; ujar Yudi.</p>
<p>Beralih ke urusan belakang layar, lagu &#8216;Sak Celupan&#8217; diciptakan oleh Imam. Kolaborator karib Yudi Prata ini terinspirasi dari idiom yang dikenal masyarakat luas. Utamanya di daerah Jawa Timur.</p>
<p>Lewat berbagai diskusi yang menghasilkan imajinasi lirik dan musik antara mereka berdua, maka berkembanglah ide awal tersebut menjadi sebuah karya unik ini. Bahkan aransemennya juga mendapat sentuhan dari Margo Sastra.</p>
<p>&#8220;Ini adalah kerja sama yang baik bersama teman-teman semua. Semoga lagu ini bisa menghibur dan diterima di masyarakat. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123944</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
