<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agama &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/agama/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Jun 2024 13:09:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Agama &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perdalam Ilmu Agama, Rutan Kelas IIB Trenggalek Gelar Moderasi Keagamaan</title>
		<link>https://memontum.com/perdalam-ilmu-agama-rutan-kelas-iib-trenggalek-gelar-moderasi-keagamaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[perdalam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210565</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Perkuat pemahaman agama yang toleran dan menjunjung tinggi nilai kebhinekaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek, Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar kegiatan moderasi beragama. Dalam kesempatan itu, Rutan Kelas IIB Trenggalek turut mengundang berbagai pihak. Diantaranya, Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) dan warga binaan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Perkuat pemahaman agama yang toleran dan menjunjung tinggi nilai kebhinekaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek, Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar kegiatan moderasi beragama. Dalam kesempatan itu, Rutan Kelas IIB Trenggalek turut mengundang berbagai pihak. Diantaranya, Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) dan warga binaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bertempat di Halaman Rutan, kegiatan tersebut berjalan penuh khidmat. Dalam kesempatan itu, Kemenag Kabupaten Trenggalek menyampaikan materi-materi yang menekankan pentingnya memahami dan menghargai perbedaan keyakinan serta membangun sikap saling menghormati antar umat beragama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya itu, pembimbing dari Bamag pun turut memberikan wawasan agama menyuarakan pesan perdamaian dan toleransi. Serta memberikan panduan bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Rutan Kelas IIB Trenggalek, I Kadek Dedy Wirawan Arintama, menyatakan bahwa kegiatan moderasi beragama ini menjadi bagian dari upaya rutin lembaga pemasyarakatan dalam memberikan pendidikan agama yang seimbang dan berperspektif inklusif kepada warga binaan. &#8220;Kami berkomitmen untuk terus mendorong warga binaan agar memiliki pemahaman agama yang toleran dan mampu menjalani kehidupan sosial yang harmonis,&#8221; kata I Kadek Dedy Wirawan Arintama, Selasa (11/06/2024) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang membuat kegiatan ini benar-benar berkesan, ujarnya, adalah penampilan musik yang menghentak hati dari warga binaan. Dalam penutupan acara, warga binaan dari berbagai latar belakang agama, termasuk Nasrani dan Muslim, bersatu dalam sebuah kolaborasi musikal yang memukau.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mereka menyajikan lagu &#8216;Kebyar-Kebyar&#8217; dengan penuh semangat, menciptakan momen yang penuh kebahagiaan dan kebersamaan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan ini, tidak hanya menunjukkan bakat musikal yang luar biasa dari warga binaan. Tetapi, juga menggambarkan bahwa harmoni antar umat beragama dapat dicapai melalui kesatuan dalam keberagaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kolaborasi mereka dalam menyanyikan lagu yang bernuansa nasionalis ini, menjadi simbol kesatuan. Mengingatkan kita bahwa di dalam setiap orang terdapat potensi untuk menjalin kedamaian dan persatuan,&#8221; kata I Kadek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang terlihat di lokasi, partisipasi aktif dari warga binaan juga menjadi sorotan utama dalam acara tersebut. Mereka secara antusias mengikuti berbagai diskusi dan mendengarkan dengan seksama materi yang disampaikan oleh para nara sumber.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya sebagai pendengar, beberapa diantara mereka juga turut aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan keseriusan mereka dalam memperdalam pemahaman agama dan kebhinekaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak warga binaan yang mampu menjadi agen perdamaian dan toleransi di masyarakat setelah mereka menjalani masa hukuman dan kembali ke kehidupan yang lebih produktif dan bermakna,&#8221; tambahnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210565</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kuatkan Harmoni Antar Agama, Wali Kota Malang Silaturahmi bersama Umat Budha</title>
		<link>https://memontum.com/kuatkan-harmoni-antar-agama-wali-kota-malang-silaturahmi-bersama-umat-budha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 05:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[kuatkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang, Ahmad Taufik Kusuma, Kepala Badan Kesatuan dan Kebangsaan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, Rinawati serta Camat Lowokwaru dan lurah, melakukan silaturahmi dengan umat beragama Budha di Vihara Adi Kasih, Jalan Taman Borobudur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang, Ahmad Taufik Kusuma, Kepala Badan Kesatuan dan Kebangsaan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, Rinawati serta Camat Lowokwaru dan lurah, melakukan silaturahmi dengan umat beragama Budha di Vihara Adi Kasih, Jalan Taman Borobudur Utara, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (08/08/2023) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan jika silaturahmi yang di lakukan tersebut tentunya juga untuk mendengar keluhan dan aspirasi dari umat beragama Budha. Sehingga, ke depan bisa terealisasikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya sampaikan memang kita keliling terus dan mungkin sekarang sudah yang ke empat kalinya di tempat ibadah ini. Perlunya kami lakukan silaturahmi, tentu untuk ketemu masyarakat beragama. Sehingga, apa yang menjadi keluhan dan aspirasi dari mereka perlu kami dengar sekaligus kami realisasikan. Ini juga ada pak lurah dan pak camat, supaya kalau lapor ada apa-apa bisa terselesaikan melalui perwakilan di masing-masing kelurahan dan kecamatan,” jelas Wali Kota Sutiaji.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, kehadirannya juga untuk memastikan bahwa jangan sampai ada intimidasi di lingkungan Vihara. Terlebih, ketika masyarakat melakukan ibadah, juga harus dilindungi dan tidak boleh ada gesekan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena sesungguhnya kami semuanya dari tuhan yang satu dengan tujuan ingin bahagia. Jangan sampai menciderai orang lain, kemudian fungsi lisan itu juga berbicara mengeluarkan suara yang baik dan mendamaikan,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya itu, menjelang tahun politik yang akan datang, pihaknya juga menghimbau agar tidak terjadi pertikaian di masyarakat akibat Pemilu. Sebab, tujuan pesta demokrasi tersebut tentunya untuk mewujudkan negara Indonesia yang damai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tidak boleh kita bertengkar padahal tujuan lima tahunan untuk Indonesia yang damai. Kemiskinan bisa terhempaskan dan jangan gara gara ini jadi tidak tegur sapa, malah itu membuat tujuan demokrasi tidak tercapai. Ayo kita junjung bersama,” paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, salah satu Sekretaris Vihara Adi Kasih, Amelia, berharap melalui kegiatan tersebut nantinya ada dukungan dan kerjasama dari Pemerintah Kota Malang untuk semua Vihara di Malang Raya. Sehingga integritas beragama bisa bersatu, tidak hanya satu agama tetapi semua saling mendukung dan kerjasama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sehingga ke depan Negara Indonesia semakin maju, kita saling mengisi, saling mensupport satu sama lain dan antar agama bisa saling rukun,” imbuh Amel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut Wali Kota Malang, Sutiaji, membagikan bendera merah putih dalam rangka gerakan 10 juta bendera merah putih kepada Vihara Adi Kasih. Kemudian juga dilakukan dialog dengan umat Budha. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Pentas PAIS, Wakil Bupati Malang Berharap Kompetensi dan Kreativitas Mencerminkan Nilai Agama</title>
		<link>https://memontum.com/buka-pentas-pais-wakil-bupati-malang-berharap-kompetensi-dan-kreativitas-mencerminkan-nilai-agama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[buka]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetensi]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mencerminkan]]></category>
		<category><![CDATA[nilai]]></category>
		<category><![CDATA[pais,]]></category>
		<category><![CDATA[pentas]]></category>
		<category><![CDATA[wakil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194561</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, membuka secara resmi Pentas PAIS SMP Kabupaten Malang 2023 yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Kepanjen, Sabtu (29/07/2023) tadi. Adapun kategori yang dilombakan pada kegiatan ini adalah Cerdas Cermat PAI, Pildacil, Kaligrafi, dan MTQ. Hadir dalam kegiatan ini, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, membuka secara resmi Pentas PAIS SMP Kabupaten Malang 2023 yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Kepanjen, Sabtu (29/07/2023) tadi. Adapun kategori yang dilombakan pada kegiatan ini adalah Cerdas Cermat PAI, Pildacil, Kaligrafi, dan MTQ.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hadir dalam kegiatan ini, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kasi PAIS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, MGMP PAI SMP Kabupaten Malang, Forkopimcam Kepanjen, Kepala dan Guru SMP N 1 Kepanjen serta guru-guru pendamping dan siswa-siswi peserta Pentas PAIS dari berbagai SMP se Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pentas PAIS SMP Kabupaten Malang 2023. &#8220;Ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat berarti bagi kemajuan dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Malang maupun bangsa dan negara secara keseluruhan. Sebagai salah satu bekal yang menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus yang agamis, maka peran Pendidikan Agama Islam dalam sistem pembelajaran haruslah ditingkatkan dan diperkuat,&#8221; kata Wabup Didik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menjelaskan, peran dari Pendidikan Agama Islam sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat haruslah diakui dan dihargai. Dimana, ketaatan terhadap Ad-Dinul Islam tidak hanya sebatas ibadah, melainkan juga memberikan nilai-nilai yang mendasari segala aspek kehidupan termasuk pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal ini, Pentas PAIS dinilai merupakan wadah yang tepat untuk menggali potensi dan bakat siswa dalam kompetensi dan kreativitas yang mencerminkan nilai-nilai Agama Islam. Sehingga melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menginspirasi generasi muda agar dapat menjadikan agama sebagai dasar yang kuat dalam menjalani kehidupan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sebagai contoh lomba Pildacil, dimana Wakil Bupati Malang menjelaskan bahwa kemampuan komunikasi haruslah dipupuk sedini mungkin. Tentunya di bawah bimbingan dan pendampingan dari orang tua maupun para guru. Maka tidak mengherankan nantinya banyak bermunculan pendakwah-pendakwah muda Kabupaten Malang yang cakap dan terampil dalam mensyiarkan Agama Islam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bisa jadi da&#8217;i-da&#8217;i cilik ini justru kelak akan melebihi bapak ibu gurunya. Sebab mereka lebih pandai dalam memanfaatkan teknologi informasi yang semakin berkembang dewasa ini,&#8221; tutur Wakil Bupati Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya berharap, agar kegiatan semacam ini dapat terus ditingkatkan pelaksanaannya. Bahkan, Pentas PAIS berikutnya digadang-gadang agar lebih meriah dengan menghadirkan Piala Bupati Malang sebagai suntikan semangat dan motivasi bagi para peserta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selain itu, mari kita bangun kolaborasi dengan berbagai pihak, satu di antaranya dengan para pelaku seni sebagai juri maupun mentor untuk mengevaluasi hasil karya lomba kaligrafi. Semua ini menjadi upaya kita bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Malang, khususnya Pendidikan Agama Islam,&#8221; urainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seusai membuka secara resmi Pentas PAIS SMP Kabupaten Malang 2023, Wakil Bupati Malang berkesempatan untuk meresmikan sekaligus meninjau Perpustakaan Gama Nisita SMPN 1 Kepanjen. Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Malang yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala SMPN 1 Kepanjen. Selepas berkeliling, Wakil Bupati Malang menyampaikan apresiasinya kepada SMPN 1 Kepanjen, yang telah menghadirkan fasilitas perpustakaan yang dilengkapi dengan kafe kejujuran sebagai sarana meningkatkan literasi dan menumbuhkan semangat membaca bagi para siswa. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194561</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puncak HUT Bhayangkara Ke-77, Polres Trenggalek Gelar Tasyakuran dan Doa bersama Lintas Agama</title>
		<link>https://memontum.com/puncak-hut-bhayangkara-ke-77-polres-trenggalek-gelar-tasyakuran-dan-doa-bersama-lintas-agama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jul 2023 04:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[ke-77,]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[puncak]]></category>
		<category><![CDATA[Tasyakuran]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192228</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-77, Polres Trenggalek menggelar tasyakuran dan doa bersama lintas agama. Sebelumnya, seluruh jajaran Polres Trenggalek mengikuti Upacara Hari Bhayangkara di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Kegiatan yang dipimpin Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, mengambil tema Polri Presisi Untuk Negeri Pemilu Damai Untuk Indonesia Maju. Kegiatan sendiri, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-77, Polres Trenggalek menggelar tasyakuran dan doa bersama lintas agama. Sebelumnya, seluruh jajaran Polres Trenggalek mengikuti Upacara Hari Bhayangkara di Pendopo Manggala Praja Nugraha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan yang dipimpin Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, mengambil tema Polri Presisi Untuk Negeri Pemilu Damai Untuk Indonesia Maju.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan sendiri, diawali dengan pembacaan doa dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Trenggalek, yang menyampaikan bahwa jajaran Polres Trenggalek telah melaksanakan upacara Hari Bhayangkara. &#8220;Ini adalah wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmad dan kuasanya sehingga sampai hari ini Polri masih eksis dan terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara,&#8221; kata Kapolres Trenggalek Alith Alarino, Sabtu (01/07/2023) siang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakan orang nomor satu dijajaran Polres Trenggalek, dalam rangka Hari Bhayangkara ini, sebelumnya telah dilakukan berbagai kegiatan. Baik kegiatan bakti sosial maupun perlombaan agar lebih mendekatkan diri dengan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tahun ini, Hari Bhayangkara mengangkat tema Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Untuk Indonesia Maju, dimana ke depan kita akan melaksanakan pemilu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat, untuk membantu Polri dalam menciptakan Kamtibmas yang aman kondusif. Karena, hal ini tidak dapat terwujud tanpa kerja sama dan bantuan dari berbagai pihak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Terima kasih pula kepada pemerintah Kabupaten Trenggalek atas dukungannya selama ini, dalam membantu Polres Trenggalek,&#8221; kata Kapolres Trenggalek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihaknya juga mengingatkan bahwa tahun depan adalah tahun politik dimana saat ini rangkaian tahapan kegiatan Pemilu sudah mulai berjalan. Kondisi ini tentunya membawa konsekuensi tantangan tugas yang semakin berat. Untuk itu, harus mempersiapkan diri dengan matang, memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 aman, lancar dan kondusif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Keselamatan rakyat adalah yang paling utama. Keselamatan dan kepentingan rakyat adalah hukum tertinggi. Tugas-tugas Kepolisian dilakukan secara persuasif dan humanis, namun harus tetap waspada, cepat, tanggap dan tegas dalam menangani setiap pelanggaran hukum, dengan menjaga profesionalitas dan terus perkuat sinergitas dalam berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholders, baik unsur pemerintah daerah, TNI serta seluruh elemen masyarakat,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jajaran Polri, sambungnya, harus mereformasi diri secara total, selalu berupaya memperbaiki diri agar lebih profesional. Mengubah semua kelemahan menjadi sebuah kekuatan hingga terwujud polri yang presisi yang dicintai masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tugas ini tidaklah mudah, namun dengan sinergitas yang kuat antara Polri, TNI, serta Pemerintah Daerah didukung oleh seluruh elemen masyarakat, maka akan mampu menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. &#8220;Selamat Hari Bhayangkara ke-77 bagi seluruh anggota Polri dimanapun berada dan bertugas. Mari kita sukseskan Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju,&#8221; papar Kapolres Trenggalek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Trenggalek melakukan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada anggota termuda dan paling senior. Acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada anggota berprestasi dan masyarakat yang telah berkontribusi mendukung Polri serta tropi dan hadiah lomba-lomba yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke&nbsp;77.<strong>&nbsp;(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192228</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Haul Ke-112 Mbah Gadung Mbarang, Bupati Yuhronur Ajak Teladani Kegigihan Penyebaran Agama</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-haul-ke-112-mbah-gadung-mbarang-bupati-yuhronur-ajak-teladani-kegigihan-penyebaran-agama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 May 2023 13:13:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Yuhronur]]></category>
		<category><![CDATA[Haul]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Yuhronur Efendi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187754</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengajak masyarakat untuk meneladani kegigihan Mbah Gadung dalam menyebarkan Agama Islam di Bumi Lamongan. Ajakan itu disampaikan bupati, saat menghadiri Haul &#8216;Mbah Gadung Mbarang&#8217; Ke-112 di Dusun Mbarang Kauman, Desa Pendowolimo, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Senin (01/05/2023) tadi. &#8220;Alhamdulillah, saya bisa hadir sekaligus bersilaturahmi dalam Haul Mbah Gadung. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengajak masyarakat untuk meneladani kegigihan Mbah Gadung dalam menyebarkan Agama Islam di Bumi Lamongan. Ajakan itu disampaikan bupati, saat menghadiri Haul &#8216;Mbah Gadung Mbarang&#8217; Ke-112 di Dusun Mbarang Kauman, Desa Pendowolimo, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Senin (01/05/2023) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah, saya bisa hadir sekaligus bersilaturahmi dalam Haul Mbah Gadung. Setelah membaca sejarahnya, Mbah Gadung ini merupakan salah satu waliyullah yang gigih dalam menyebarkan Agama Islam di Lamongan. Sifat gigih ini harus kita tiru dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dalam kehidupan bermasyarakat saling memberi kemanfaatkan,&#8221; kata Bupati Yuhronur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-jember-serahkan-23-truk-dan-25-pickup-untuk-dukung-operasional-kdkmp">Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bapenda-kota-malang-pastikan-pkb-tak-naik-realisasi-opsen-sudah-capai-393-persen">Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sppg-di-kota-malang-hentikan-sementara-layanan-mbg-koordinator-sppi-sebut-terkendala-pencairan">SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rotasi-jabatan-bupati-pasuruan-lantik-80-pejabat-eselon-ii-iii-dan-iv">Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-spmb-jalur-domisili-posko-disdukbud-diserbu-wali-murid">Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid</a></li>
</ul>


<p class="wp-block-paragraph">Masih dalam momen Lebaran, dalam kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Bupati Yuhronur untuk Halal Bihalal bersama masyarakat yang hadir. &#8220;Dalam kesempatan haul ini, sekalian kita Halal Bihalal untuk saling bermaaf-maafan. Saya mewakili jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim mohon maaf lahir dan batin,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di hadapan masyarakat, Bupati Yuhronur juga menjelaskan berbagai program yang telah dilaksanakan. Meski belum tersentuh keseluruhan, di sisa kepemimpinan akan terus berusaha menuntaskan program-program yang ada. Memaksimalkan kinerja agar berbagai program yang telah dicanangkan berjalan dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tidak ada program yang jelek, semua program itu baik dan harus diikuti aksi yang baik pula. Untuk itu kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh program dapat dilaksanakan sebaik-baiknya demi kemajuan Lamongan dan kesejahterakan masyarakat,&#8221; harapnya. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187754</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presdien Jokowi Cabut Lampiran Perpres 10/2021 Tentang Investasi Minuman Keras</title>
		<link>https://memontum.com/presdien-jokowi-cabut-lampiran-perpres-10-2021-tentang-investasi-minuman-keras</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2021 05:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Alkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Keras]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135862</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Presiden RI Joko Widodo, menegaskan mencabut lampiran Peraturan Presiden (Perpres) yang terkait pembukaan investasi baru dalam industri baru minuman keras yang mengandung alkohol. Hal itu disampaikan Presiden dalam keterangan persnya, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (02/03). “Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Presiden RI Joko Widodo, menegaskan mencabut lampiran Peraturan Presiden (Perpres) yang terkait pembukaan investasi baru dalam industri baru minuman keras yang mengandung alkohol. Hal itu disampaikan Presiden dalam keterangan persnya, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (02/03).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyata dicabut,” tegas Presiden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk diketahui, lampiran Perpres yang dicabut tersebut terdapat dalam Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikan Langsung Oleh Presiden, keputusan tersebut diambil setelah mendapatkan masukan dari berbagai elemen masyarakat. “Masukan-masukan dari ulama-ulama MUI (Majelis Ulama Indonesia), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan ormas-ormas lainnya, serta tokoh-tokoh agama yang lain, dan juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah,” jelasnya. <strong>(hms/kom/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135862</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Islamic Center Tahap I Diresmikan Wali Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pembangunan-islamic-center-tahap-i-diresmikan-wali-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2020 08:41:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan gedung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130987</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Memontum Malang Kota – Gedung Islamic Center diresmikan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (30/12) tadi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Wakil Wali Kota, Sofyan Edi Jarwoko, Sekda, Wasto, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, Kepala DPUPRPKP, Hadi Santoso dan jajaran Forkopimda. Proyek yang dibangun di atas lahan seluas lebih 5 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang Kota</strong> – Gedung Islamic Center diresmikan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (30/12) tadi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Wakil Wali Kota, Sofyan Edi Jarwoko, Sekda, Wasto, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, Kepala DPUPRPKP, Hadi Santoso dan jajaran Forkopimda.</p>
<p>Proyek yang dibangun di atas lahan seluas lebih 5 hektar ini, sebenarnya masih belum bisa dikatakan rampung sepenuhnya. Karena untuk sementara, hanya gedung serba guna saja yang baru bisa dimanfaatkan.<br />
“Meski masih tahap awal, Islamic Center sudah memberikan fasilitas perkantoran bagi beberapa lembaga keagamaan dan instansi yang terkait. Termasuk imigrasi, nanti akan kami berikan hibah ke Kemenag disini juga,” kata Sutiaji.<br />
Wali Kota Malang menambahkan, Islamic Center perlu dimanfaatkan dengan optimal. “Sehingga akan semaraklah kegiatan-kegiatan dan pemfungsian dari gedung yang ada. Karena tanggung jawab moral kita bukan hanya membangun, tapi memanfaatkan dan merawat,” paparnya.<br />
Sutiaji berharap, jika diizinkan oleh Ketua DPRD dan kepala terkait, Kantor Polsek Kedungkandang dan Koramil akan digeser ke wilayah Islamic Center. “Jadi nanti bisa bersanding, ada Imigrasi, Kemenag, dan ada yang ngawal (TNI dan Polri). Nanti kita juga buat parkir terpadu, dimana hasil dari situ untuk pengelolaan gedung Islamic Center,” ujarnya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, mengatakan ada sinergi di situ. Karena masih ada yang bisa dimanfaatkan secara optimal dari gedung itu,” ujarnya. Dirinya pun menginginkan, pihak Pemkot kedepannya memperhatikan juga lembaga minoritas yang belum memiliki kantor. “Bagaimana kita hadirkan juga, kalau bisa di gedung Islamic Center kita buatkan. Itu pasti akan lebih baik,” ucap Made.</p>
<p>Proyek pembangunan gedung Islamic Center tahap 1 ini sendiri bernilai kontrak setelah addendum sebesar Rp53.726.806.000. Dibangun 2 lantai, pelaksana proyek dipegang oleh PT Mega Bintang Abadi. (<strong>cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130987</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lestarikan Keris di Era Milenial, Sinergikan Sains, Agama, Budaya, Sejarah, Seni dan Teknologi</title>
		<link>https://memontum.com/lestarikan-keris-di-era-milenial-sinergikan-sains-agama-budaya-sejarah-seni-dan-teknologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2018 12:31:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Lestarikan Keris di Era Milenial]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Seni dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergikan Sains]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=60045</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;-Dalam budaya Jawa, keris dilambangkan sebagai simbol kesempurnaan, kejayaan, kekuatan, dan juga ketinggian spiritualitas. Namun di zaman milenial ini, pemahaman tentang keris telah bergeser jauh hanya dipandang sebagai karya masa lampau bahkan terkesan mistis. Padahal keris mengandung “rahasia” yang luar biasa, mulai dari teknologi pembuatannya, ketinggian makna filosofisnya, simbol jati diri sang Empu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;-</strong>Dalam budaya Jawa, keris dilambangkan sebagai simbol kesempurnaan, kejayaan, kekuatan, dan juga ketinggian spiritualitas. Namun di zaman milenial ini, pemahaman tentang keris telah bergeser jauh hanya dipandang sebagai karya masa lampau bahkan terkesan mistis. Padahal keris mengandung “rahasia” yang luar biasa, mulai dari teknologi pembuatannya, ketinggian makna filosofisnya, simbol jati diri sang Empu melalui kekuatan spiritualnya, di mana hal-hal ini tidak pernah digali dalam perspektif ilmu pengetahuan modern.</p>
<p>Menyadari hal itu, Pusat Studi Peradaban LPPM Universitas Brawijaya (PSP LPPM UB) menggelar acara Seminar Nasional dan Lomba Essay Nasional Keris Nusantara, dengan tema “Literasi Keris di Era Milenial : Pertautan Antara Sains, Agama, Budaya, Sejarah, Seni dan Teknologi” di Gedung Widyaloka, Universitas Brawijaya, Senin (15/10/2018).</p>
<p><div id="attachment_60036" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/60027-yuk-dukung-ulfatu-mahmuda-delegasi-indonesia-di-ajang-lingkungan-internasional/img-20181015-wa0126" rel="attachment wp-att-60036"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-60036" class="size-full wp-image-60036" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181015-WA0126-e1539606587730.jpg?resize=500%2C324&#038;ssl=1" alt=" Peserta menyimak pemaparan pemateri. (rhd)" width="500" height="324" /></a><p id="caption-attachment-60036" class="wp-caption-text">Peserta menyimak pemaparan pemateri. (rhd)</p></div></p>
<p>Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr.Ir. Nuhfil Hanani AR., MS mengatakan, saat ini UB memiliki 2 tantangan sekaligus, yaiti PTN-BH dan World Class University (WCU). Selaras dengan hal itu, Rektor UB memberikan tantangan agar civitas akademika UB turut memberikan kontribusi dalam menjawab tantangan tersebut. &#8220;Saya tantang Pusat Studi Peradaban menggelar seminar internasional di tahun depan. Saya optimis, karena pakarnya ada di UB. Layak ada Musium Keris di sini, mungkin secara spesifik tentang Raja Brawijaya. Malang ini memiliki potensi yang cukup tinggi, maka wajib bagi UB menjadi pioner lebih dulu,&#8221; terang Prof Nuhfil, dalam sambutannya.</p>
<p><div id="attachment_60034" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/60027-yuk-dukung-ulfatu-mahmuda-delegasi-indonesia-di-ajang-lingkungan-internasional/img-20181015-wa0124" rel="attachment wp-att-60034"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-60034" class="size-full wp-image-60034" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181015-WA0124-e1539606618542.jpg?resize=500%2C375&#038;ssl=1" alt="Penyerahan cinderamata. (rhd)" width="500" height="375" /></a><p id="caption-attachment-60034" class="wp-caption-text">Penyerahan cinderamata. (rhd)</p></div></p>
<p>Menghadirkan beberapa tokoh penting untuk membahas keris dari sisi sains, agama, budaya, sejarah, seni dan teknologi, diantaranya HM. Nasruddin Anshoriy Ch/Gus Nas (Pimpinan Pesantren Ilmu Giri, Selopamioro, Imogiri, Bantul), Ir. D.J. Djoko H. Santjojo., M.Phil., Ph.D (Peneliti senior di Research Center of Advanced System And Materials Technology (RC ASMAT)), Unggul Sudrajat, SS (Peneliti di Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Balitbang, Kemendikbud RI), dan Ustdaz Salim A. Fillah (Pendiri Omah Dakwah Pro-U Media Yogyakarta).</p>
<p>Selain itu, Pusat Studi Peradaban juga menghadirkan Mpu Saefudin Supo Anom (Mpu/pembuat keris dan Tosan Aji Senior di Tumpang, Malang) dan H. Toha (pemenang juara II lomba karnaval selamatan desa, Kel. Tunjungsekar Tahun 2018) yang membuat replika keris Nogo Sosro sepanjang 10 meter, yang memberikan testimoni tentang pelestarian keris nusantara sebagai upaya memperkuat identitas bangsa.</p>
<p>Seminar ini dihadiri sekitar 250 orang peserta dari berbagai kalangan, antara lain : akademisi, praktisi (Empu), santri dari berbagai pondok pesantren, budayawan, pemerhati keris, mahasiswa, siswa SMP dan SMA, dan lain-lain. Dilanjutkan pemaparan materi Sesi I dari Unggul Sudrajat, SS dalam perspektif Ilmu &amp; Sejarah dan M. Nasruddin Anshoriy Ch/ Gus Nas dari perspektif Seni &amp; Budaya. Kemudian sesi II, diisi oleh Ustadz Salim A. Fillah dalam perspektif Agama &amp; Seni dan Ir. D.J. Djoko H. Santjojo., M.Phil., Ph.D. dari perspektif Sains &amp; Teknologi.</p>
<p>Pada sesi akhir acara ini, Pusat Studi Peradaban memberikan closing statement, sekaligus melakukan lauching keris Pusat Studi Peradaban yang menjadi icon utama dalam acara ini. Pemenang lomba essay yang diikuti dari tingkat siswa SMP hingga doktor (S3) juga diumumkan pada sesi akhir untuk memberikan motivasi dan meningkatkan kesadaran dalam memelihara keris sebagai identitas bangsa. (rhd/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60045</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
