<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Autis &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/autis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Dec 2021 16:33:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Autis &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Autis Sejak Usia 3 Tahun, Alif Sukses jadi Pengusaha yang Produknya Merambah Pasar Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/autis-sejak-usia-3-tahun-alif-sukses-jadi-pengusaha-yang-produknya-merambah-pasar-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Dec 2021 16:33:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Autis]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159831</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Sepertinya, pepatah itu pula yang menjadi motivasi Muhammad Alif Syaifullah. Meski sejak berusia tiga tahun mengalami gangguan autis yang membuatnya kadang dipandang sebelah mata, namun tidak menghentikan semangatnya untuk mengembangkan kemampuan. Warga Perum New Puri Kartika Asri, Kelurahan Arjowinangun, ini telah sukses menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Sepertinya, pepatah itu pula yang menjadi motivasi Muhammad Alif Syaifullah. Meski sejak berusia tiga tahun mengalami gangguan autis yang membuatnya kadang dipandang sebelah mata, namun tidak menghentikan semangatnya untuk mengembangkan kemampuan.</p>



<p>Warga Perum New Puri Kartika Asri, Kelurahan Arjowinangun, ini telah sukses menjadi wiraswasta atas kerja kerasnya di tengah kekurangan fisiknya. Muhammad Alif Syaifullah telah memiliki berbagai produk yang dijualnya secara online dan offline dari Waroeng 3 A &amp; Ndutty Food. Produknya pun, laris tidak hanya di pasar dalam negeri, namun telah merambah ke pasar internasional seperti Australia.</p>



<p>Pria yang berusia 22 tahun tersebut mengaku bersyukur atas segala karunia yang dimiliki selama ini. Pasalnya, selain sudah bisa menempuh studi di Jurusan Teknik Jaringan Komputer, juga usahanya sudah berkembang.</p>



<p>“Banyak produk buatan kami, mulai dari bumbu pecel Malangan, jamu gendong tradisional, bandeng presto, ragam kuliner, catering Ndutty Food, dan jamu instan segar dan sehat,” jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Selain usaha kuliner, dirinya juga mengembangkan usaha jasa seperti laundry sepatu, bimbingan belajar disabilitas, dan omah ngaji disabilitas. Berbagai usaha ini dikembangkan di tempat tinggalnya.</p>



<p>Ibu kandung dari Muhammad Alif Syaifullah, Afifah Setyani, mengatakan, sebelum Muhammad Alif Syaifullah mandiri dan memiliki kepercayaan terhadap dirinya sendiri seperti saat ini, ada proses panjang yang harus dilewati. Muhammad Alif Syaifullah bukan hanya diketahui autis, tapi juga mengalami gangguan pendengaran, kesulitan bicara, dan tidak bisa berjalan.</p>



<p>“Alhamdulillah setelah kami lakukan terapi dan berulang kali menjalani pengobatan di RSSA Kota Malang, Alif akhirnya bisa membaik dan kini sudah bisa mandiri dan mengembangkan usaha,” ujar Afifah dengan haru.</p>



<p>Dari pengalaman mendidik Alif, kini Afifah yang pernah mengenyam pendidikan untuk anak-anak autis ini mendirikan sebuah yayasan yang bergerak menangani anak-anak inklusi. Hal ini dilakukan setelah melihat banyaknya anak-anak inklusi yang masih belum ditangani dengan baik.</p>



<p>“Bahkan karena malu, ada anak-anak inklusi yang tidak dimasukkan di dalam Kartu Keluarga (KK). Inilah yang membuat saya semakin terpanggil untuk menangani anak-anak inklusi,” paparnya. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159831</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Raih IPK 3,74, Penyandang Autis Terima Beasiswa S2 Unitomo, Gun-Gun Berharap Jadi Guru</title>
		<link>https://memontum.com/raih-ipk-374-penyandang-autis-terima-beasiswa-s2-unitomo-gun-gun-berharap-jadi-guru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2019 00:49:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Autis]]></category>
		<category><![CDATA[Unitomo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/82646-raih-ipk-374-penyandang-autis-terima-beasiswa-s2-unitomo-gun-gun-berharap-jadi-guru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Gunadi Putra berhasil mendobrak asumsi minor mayoritas orang yang menyebut penyandang autis sulit dan tidak perlu sekolah tinggi. Gunadi yang akrab disapa Gun-Gun itu dinyatakan lulus sebagai sarjana S1 Sastra Inggris dalam Yudisium Fakultas Sastra (FS) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Rabu (13/2/2019) lalu. Dan Minggu (7/4/2019) lalu, dia menjadi salah satu wisudawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Gunadi Putra berhasil mendobrak asumsi minor mayoritas orang yang menyebut penyandang autis sulit dan tidak perlu sekolah tinggi. Gunadi yang akrab disapa Gun-Gun itu dinyatakan lulus sebagai sarjana S1 Sastra Inggris dalam Yudisium Fakultas Sastra (FS) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Rabu (13/2/2019) lalu.</p>
<p>Dan Minggu (7/4/2019) lalu, dia menjadi salah satu wisudawan yang digelar di Dyandra Convention Center. Suadi Winata dan Tjindra Halim, pasangan suami istri (Pasutri) yang merupakan orangtua Gun-Gun pastinya bangga.</p>
<p>Terlebih anak bungsunya yang tercatat sebagai mahasiswa angkatan 2015 itu, dinyatakan lulus setelah menyelesaikan skripsi berjudul The Mastery of English Vocabulary on Food and Drink by the 4 th Grade Students of Bunga Elementary School Sidoarjo.</p>
<p>Gun-Gun yang tinggal di Delta Asih Pertiwi Kabupaten Sidoarjo ini bahkan sukses meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,74 sehingga berhak menyandang predikat Cum Laude. Ini yang membuat Unitomo memberikan beasiswa studi lanjut jenjang S2 Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) untuk Gun-Gun.</p>
<p>Dilihat sepintas sosok Gun-Gun memang berbeda dengan mahasiswa normal. Tidak mudah untuk mengajaknya berkomunikasi. Kalau pun bisa, perlu upaya ekstra untuk itu. Gesture atau gerak anggota tubuhnya sulit dimengerti. Ia juga cenderung menghindari kontak mata. Bahkan tidak jarang ia berlari kesana kemari, hingga akhirnya berhenti sendiri karena kecapekan.</p>
<p>Semua itu tak lepas dari masa kecilnya, saat berusia 2 tahun dan didiagnosa mengalami autisme, yaitu terjadinya gangguan neurobehavioral (syaraf dan perilaku) yang menyebabkan ia sulit berkomunikasi dan melakukan interaksi sosial dengan orang di sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">82646</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
