<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bakar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bakar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Nov 2023 23:21:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bakar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dua Karyawan Alami Luka Bakar, Aktivitas Pengoplos LPG Subsidi Dibongkar Polresta Malang Kota</title>
		<link>https://memontum.com/dua-karyawan-alami-luka-bakar-aktivitas-pengoplos-lpg-subsidi-dibongkar-polresta-malang-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Nov 2023 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[dibongkar]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengoplos]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201121</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku pengoplosan LPG 3 kg, Hendy Setiawan (35), warga Jalan Jakarta, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dibekuk petugas Reskrim Polresta Malang Kota. Terduga tersangka dibekuk saat berada sebuah Ruko yang terletak di Jalan Kalpataru, Kecamatan Lowokwaru, Senin (06/11/2023) kemarin. Ruko tersebut, digunakan sebagai aktivitas pengoplosan atau pemindahan dari LPG tabung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku pengoplosan LPG 3 kg, Hendy Setiawan (35), warga Jalan Jakarta, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dibekuk petugas Reskrim Polresta Malang Kota. Terduga tersangka dibekuk saat berada sebuah Ruko yang terletak di Jalan Kalpataru, Kecamatan Lowokwaru, Senin (06/11/2023) kemarin.</p>



<p>Ruko tersebut, digunakan sebagai aktivitas pengoplosan atau pemindahan dari LPG tabung subsidi 3 kg ke tabung non subsidi 5,5 kg dan 12 kg. Atas perbuatan itu, Hendy harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di balik jeruji besi Polresta Malang Kota.</p>



<p>Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, mengatakan bahwa HS (Hendy Siswanto) dibekuk karena diduga menjadi otak dari kegiatan pengoplosan LPG. Dijelaskan, pengungkapan kasus jual beli LPG oplosan ini bermula dari kecelakaan kerja (laka kerja) yang dialami salah satu karyawan tersangka, sekitar 10 hari lalu.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Salah satu karyawan di Ruko tersebut mengalami kebakaran saat melakukan pemindahan isi LPG dari tabung 3 kg ke tabung 5,5 kg dan 12 kg. Karyawan yang luka bakar itu tengah menjalani perawatan, karena luka bakarnya 50 persen,&#8221; ujarnya saat konfrensi pers, Selasa (07/11/2023) tadi.</p>



<p>Dari peristiwa ini, petugas Polresta Malang Kota melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk para karyawan HS. &#8220;Tersangka kami tangkap di sebuah Ruko yang terletak di Jalan Kalpataru. Ternyata benar di lokasi tersebut terjadi praktik pengoplosan atau pemindahan gas dari elpiji subsidi 3 kg ke tabung non subsidi 5,5 kg maupun 12 kg,&#8221; urainya.</p>



<p>Dari hasil pemeriksaan, diketahui kalau tersangka mengambil sejumlah stok tabung dari berbagai toko di wilayah Malang Raya untuk di oplos. Bahkan, tersangka juga mendapatkan keuntungan yang lumayan besar. Karena usai dioplos, LPG tersebut dijual dengan harga normal. Melalui hasil jual beli LPG oplosan tersebut, tersangka mampu mendapat keuntungan Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta dalam satu hari.</p>



<p>&#8220;Dalam aksinya itu, tersangka dibantu empat karyawannya. Namun yang kami tetapkan sebagai tersangka hanya satu orang, yaitu HS saja. Dimana perannya mengatur pengambilan LPG subsidi, mengatur pemindahan gas, serta mengatur pendistribusian dan pengelolaan keuangan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Petugas kepolisian juga mengamankan berbagai barang bukti. Diantaranya, LPG 3 kg sebanyak 181 tabung, LPG 5,5 kg sebanyak 33 tabung, LPG 12 kg sebanyak 42 tabung, ratusan tutup LPG, timbangan duduk digital satu buah, satu buah alat heat gun, dan satu set alat pemindah gas.</p>



<p>&#8220;Tersangka kami kenakan Pasal 55 UU RI No 22 tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dalam Pasal 40 ayat (9) UU RI No 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja. Dengan ancaman hukuman enam tahun penjara,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Saat dirilis, tersangka Hendy Setiawan mengaku belajar ilmu mengoplos gas LPG dari temannya di Jakarta. Dirinya beroperasi mengoplos gas LPG di Kota Malang ini sudah dilakukan cukup lama. Yakni sekitar 1 tahunan. Untuk mengoplos dari satu LPG subsidi ke LPG 12 kilogram, hanya membutuhkan waktu 15 menit saja.</p>



<p>&#8220;Keuntungan yang didapat untuk tambah tabung. Setiap hari produksi 15 hingga 20 LPG,&#8221; ujarnya.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201121</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Rumah di Singosari Sebabkan Satu Orang Meninggal dan Tiga Orang Alami Luka Bakar</title>
		<link>https://memontum.com/kebakaran-rumah-di-singosari-sebabkan-satu-orang-meninggal-dan-tiga-orang-alami-luka-bakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jul 2023 05:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[alami]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[luka]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[tiga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192527</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Warga di sekitar Dusun Gentong RT02 RW92, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dikejutkan dengan munculnya kepulan asap dan kobaran api dari rumah Sujarwo, warga setempat, Kamis (06/07/2023) dini hari. Saat warga memberikan pertolongan, diketahui ada satu korban meninggal yang teridentifikasi bernama Sujarwo, dengan kondisi luka bakar. Sedangkan, istrinya yaitu Sri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Warga di sekitar Dusun Gentong RT02 RW92, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dikejutkan dengan munculnya kepulan asap dan kobaran api dari rumah Sujarwo, warga setempat, Kamis (06/07/2023) dini hari.</p>



<p>Saat warga memberikan pertolongan, diketahui ada satu korban meninggal yang teridentifikasi bernama Sujarwo, dengan kondisi luka bakar. Sedangkan, istrinya yaitu Sri Andayani dan dua anaknya yakni ER dan RV, mengalami luka bakar hingga segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa sehari-harinya, rumah tersebut ditempati Sujarwo, bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil. Sementara peristiwa kebakaran, diketahui oleh warga sekitar pukul 00.30.</p>



<p>Saat warga datang ke lokasi, diduga api berasal dari dua titik yakni bagian dapur dan kamar. Wargapun mencoba melakukan pemadaman dengan air seadanya. Baru sekitar 1 jam melakukan pemadaman, api beransur-ansur mulai bisa dipadamkan.</p>



<p>Saat warga masuk ke dalam lokasi, didapati istri korban beserta dua anaknya mengalami luka bakar. Sementara, di salah satu sudut lokasi, didapati korban Sujarwo, sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa hingga diteruskan ke pihak kepolisian. Sementara istri dan dua anak korban, dilarikan ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat. Sedangkan Sujarwo, dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang.</p>



<p>Kapolsek Singosari, Kompol Robial, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, membenarkan dan menjawab singkat. Sebaliknya, pihaknya sementara belum bisa merinci dugaan peristiwa itu.</p>



<p>&#8220;Betul (kebakaran, red) ada satu yang meninggal. Perkara ini masih dalam penyelidikan dan anggota Reskrim masih di TKP,&#8221;&nbsp;ujarnya.&nbsp;</p>



<p>Memontum Kota Malang &#8211; Warga di sekitar Dusun Gentong RT02 RW92, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dikejutkan dengan munculnya kepulan asap dan kobaran api dari rumah Sujarwo, warga setempat, Kamis (06/07/2023) dini hari.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Saat warga memberikan pertolongan, diketahui ada satu korban meninggal yang teridentifikasi bernama Sujarwo, dengan kondisi luka bakar. Sedangkan, istrinya yaitu Sri Andayani dan dua anaknya yakni ER dan RV, mengalami luka bakar hingga segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa sehari-harinya, rumah tersebut ditempati Sujarwo, bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil. Sementara peristiwa kebakaran, diketahui oleh warga sekitar pukul 00.30.</p>



<p>Saat warga datang ke lokasi, diduga api berasal dari dua titik yakni bagian dapur dan kamar. Wargapun mencoba melakukan pemadaman dengan air seadanya. Baru sekitar 1 jam melakukan pemadaman, api beransur-ansur mulai bisa dipadamkan.</p>



<p>Saat warga masuk ke dalam lokasi, didapati istri korban beserta dua anaknya mengalami luka bakar. Sementara, di salah satu sudut lokasi, didapati korban Sujarwo, sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa hingga diteruskan ke pihak kepolisian. Sementara istri dan dua anak korban, dilarikan ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat. Sedangkan Sujarwo, dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang.</p>



<p>Kapolsek Singosari, Kompol Robial, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, membenarkan dan menjawab singkat. Sebaliknya, pihaknya sementara belum bisa merinci dugaan peristiwa itu.</p>



<p>&#8220;Betul (kebakaran, red) ada satu yang meninggal. Perkara ini masih dalam penyelidikan dan anggota Reskrim masih di TKP,&#8221;&nbsp;ujarnya.&nbsp;<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192527</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kejam, Seorang Suami Tega Bakar Istri dan Dua Buah Hatinya di Cakung Jaktim</title>
		<link>https://memontum.com/kejam-seorang-suami-tega-bakar-istri-dan-dua-buah-hatinya-di-cakung-jaktim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jul 2023 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[cakung]]></category>
		<category><![CDATA[hatinya]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[jaktim]]></category>
		<category><![CDATA[kejam,]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[suami]]></category>
		<category><![CDATA[tega]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192321</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta Timur &#8211; Seorang suami berinisial US (48), warga Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), tega membakar istrinya berinisial W (37) dan dua buah hatinya yaitu N (15) dan juga K (13) di rumah kontrakannya. Atas perbuatan kejamnya itu, US kini harus berurusan dengan petugas Polres Metro Jakarta Timur. Informasi Memontum.com, bahwa kejadian ini bermula saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta Timur</strong> &#8211; Seorang suami berinisial US (48), warga Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), tega membakar istrinya berinisial W (37) dan dua buah hatinya yaitu N (15) dan juga K (13) di rumah kontrakannya. Atas perbuatan kejamnya itu, US kini harus berurusan dengan petugas Polres Metro Jakarta Timur.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa kejadian ini bermula saat US tersulut emosi ketika terlibat cekcok dengan istrinya, pada Rabu (28/06/2023) malam. Saat itu, US sendiri sedang memegang botol bensin. Karena emosi itulah, tanpa pikir panjang langsung menyiramkannya kepada W dan kedua anaknya dan langsung membakarnya.</p>



<p>&#8220;Mereka cekcok, yaitu suami dan istrinya. Dua anak korban ini, saat itu sedang main HP di rumah kontrakan itu. Saat suami marah memegang botol bensin, seketika itu ketiganya diguyur,&#8221; kata Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Metro Jakarta Timur, Iptu Sri Yatmini, Minggu (02/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Usai membakar istri dan kedua anaknya, US kemudian panik dan mengguyurkan bensin juga ke tubuhnya hingga ikut terbakar. Dari teriakkan korban inilah, kemudian didengar oleh warga hingga langsung mendobrak pintu rumah untuk melakukan pertolongan.</p>



<p>Akibat kejadian itu, tambahnya, pelaku mengalami luka bakar 20 persen. Sementara W dan kedua anaknya, K dan N, mengalami luka bakar 50 persen. &#8220;Korban dan dua anak korban juga luka bakar semua,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Karena perbuatan kejam itu, US pun harus berurusan dengan PPA Polres Metro Jakarta Timur. Sementara istri dan salah satu anak korban, telah dirawat di RS Tarakan. Sementara satu korban lain masih berada di RS Koja, Jakarta Utara. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192321</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawasan Home Industri Keramik di Kota Batu Meledak, Diduga Jadi Produksi Mercon dan Satu Orang Luka Bakar</title>
		<link>https://memontum.com/kawasan-home-industri-keramik-di-kota-batu-meledak-diduga-jadi-produksi-mercon-dan-satu-orang-luka-bakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jun 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[home]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[luka]]></category>
		<category><![CDATA[meledak]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191474</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Areal Home Industri Keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, tiba-tiba meledak, Rabu (21/06/2023) siang. Akibat getaran yang cukup kuat tersebut, membuat bangunan lokasi hancur. Bahkan, selain menghancurkan bangunan, seorang pria yang berada di rumah tersebut juga dilaporkan mengalami luka bakar yang cukup serius. Kapolres Kota Batu, AKBP [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Areal Home Industri Keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, tiba-tiba meledak, Rabu (21/06/2023) siang. Akibat getaran yang cukup kuat tersebut, membuat bangunan lokasi hancur. Bahkan, selain menghancurkan bangunan, seorang pria yang berada di rumah tersebut juga dilaporkan mengalami luka bakar yang cukup serius.</p>



<p>Kapolres Kota Batu, AKBP Oscar Syamsuddin, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai kejadian itu. Terkait dengan penyebab ledakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Jadi, terjadi ledakan di Junrejo sekitar pukul 12.30. Untuk sementara, tindakan awal kita mengamankan TKP dan menunggu Tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim serta Labfor,&#8221; terangnya di lokasi ledakan, Rabu (21/06/2023) sore.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk indikasi, tambahnya dari hasil olah TKP sementara, ditemukan beberapa barang yang diduga kembang api. Lalu, ada petasan dan juga beberapa bahan yang diduga pupuk dan benang sumbu.</p>



<p>&#8220;Saat ini belum bisa disimpulkan. Itu karena, menunggu hasil dari tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim dan Labfor,&#8221; tambah AKBP Oscar.</p>



<p>Masih menurut Kapolres, akibat ledakan itu juga menyebabkan satu orang alami luka bakar. Terhadap korban, saat ini masih dirawat di rumah sakit. Sehingga, belum bisa diminta keterangan, karena mengalami luka bakar yang cukup serius dan diperkirakan mencapai 70 persen.</p>



<p>&#8220;Kita menemukan korban berusia 25 tahun mengalami luka berat sampai 70 persen. Saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit. Dari keterangan pemilik rumah, korban ini asalnya dari daerah Kecamatan Dau dan tinggal di TKP sendirian. Dia mengontrak rumah ini sejak April 2023 dengan perjanjian setahun. Sementara pemilik rumah, tahunya areal kawasan rumahnya dipakai usaha cetak keramik dan tidak berpikiran ada kejadian seperi ini,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191474</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengendara Motor di Tlogomas Nyaris Bakar SPBU, Isi BBM dengan Kelistrikan On sambil Digoyang-goyang</title>
		<link>https://memontum.com/pengendara-motor-di-tlogomas-nyaris-bakar-spbu-isi-bbm-dengan-kelistrikan-on-sambil-digoyang-goyang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2023 18:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[digoyang-goyang]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[ISI]]></category>
		<category><![CDATA[kelistrikan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[nyaris]]></category>
		<category><![CDATA[on]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[sambil]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU]]></category>
		<category><![CDATA[tlogomas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191297</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kebakaran terjadi di area dispenser BBM jalur sepeda motor SPBU Tlogomas, Jalan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (18/06/2023) malam. Walaupun api berhasil dipadamkan petugas SPBU dengan menggunakan APAR, namun akibat kobaran api yang tiba-tiba membesar itu sontak membuat kepanikan. Dari rekaman CCTV SPBU, kejadian ini bermula saat seorang pengendara motor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kebakaran terjadi di area dispenser BBM jalur sepeda motor SPBU Tlogomas, Jalan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (18/06/2023) malam. Walaupun api berhasil dipadamkan petugas SPBU dengan menggunakan APAR, namun akibat kobaran api yang tiba-tiba membesar itu sontak membuat kepanikan.</p>



<p>Dari rekaman CCTV SPBU, kejadian ini bermula saat seorang pengendara motor Voxion, mengisi bahan bakar Pertalite. Saat melakukan pengisian BBM, nampak kondisi lampu motor masih menyala (on, red) meskipun tidak dalam kondisi hidup atau distarter. Belum diketahui secara pasti tujuannya apa, pastianya saat pengisian Pertalite, pemilik kendaraan juga sempat menggoyang-goyang motornya.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Isi BBM sambil Digoyang, Pengendara Motor di Tlogomas Nyaris Bakar SPBU #shorts" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/plwYPmHUV0o?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Secara tiba-tiba, saat motor distarter, api pun langsung keluar dan membakar motor korban. Seketika itu, pria tersebut sontak panik dan langsung merobohkan motornya ke samping kiri. Sementara api, dengan cepat membesar sehingga petugas SPBU bergerak cepat melakukan pemadaman menggunakan APAR sebelum api merembet ke lokasi sekeliling.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak diketahui secara pasti, identitas pria dan juga Nopol motornya. Sebab usai api berhasil dipadamkan, pria itu kemudian langsung mendorong motornya meninggalkan lokasi kejadian. Sementara petugas PMK Kota Malang, pun juga sempat datang ke lokasi, meski api sudah berhasil dipadamkan.</p>



<p>Section Head Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Taufiq Kurniawan, dalam rilisnya menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung sekitar pukul 18.57. &#8220;Satu unit motor Yamaha Vixion melakukan pengisian sejumlah Rp 60.000 atau 6 Liter pertalite di dispenser SPBU jalur motor. Sesaat setelah pengisian selesai, pengendara motor menggoyangkan tangki motornya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Percikan api terjadi, paparnya, setelah motor di starter. &#8220;Seketika tiga orang operator langsung memadamkan menggunakan APAR. Setelah pemadaman selesai, pengendara langsung melaju meninggalkan SPBU. Tidak diketahui identitas pemilik motor. Dugaan sementara, karena modifikasi motor yang tidak standard. Setelah selesai dilakukan pembersihan pelayanan kembali dilakukan. Tidak ada dampak apapun pada SPBU, pelayanan berlangsung normal setelahnya,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191297</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Kunjungi Pengolahan Limbah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-kunjungi-pengolahan-limbah-sampah-plastik-jadi-bahan-bakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan]]></category>
		<category><![CDATA[plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190858</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, terus melakukan kunjungan ke sejumlah tempat yang memiliki potensi untuk dikembangkan di Kota Malang. Usai melakukan kunjungan ke tempat pengolahan sampah dengan alih teknologi yang terbarukan saja, kali ini pihaknya mengunjungi kantor dan perusahaan pusat pengolahan sampah di Kota Nanning, Guangxi, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Selasa (13/06/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, terus melakukan kunjungan ke sejumlah tempat yang memiliki potensi untuk dikembangkan di <strong><a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong>. Usai melakukan kunjungan ke tempat pengolahan sampah dengan alih teknologi yang terbarukan saja, kali ini pihaknya mengunjungi kantor dan perusahaan pusat pengolahan sampah di Kota Nanning, Guangxi, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Selasa (13/06/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kunjungannya tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang begitu antusias melihat teknologi pengolahan limbah sampah plastik menjadi bahan bakar. Sehingga, dapat mengurangi pencemaran lingkungan.</p>



<p>“Sampah plastik telah menjadi polusi secara global. Butuh ratusan tahun untuk terurai, dan perlu solusi untuk mengatasinya. Sekarang saya menengok pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar, ini luar biasa,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Diketahui, sampah plastik tersebut diolah menjadi tiga jenis bahan bakar. Diantaranya, bahan bakar minyak, bahan bakar gas untuk tenaga pembangkit listrik, maupun karbon hitam yang dapat dimanfaatkan untuk pembakaran. Bahan plastik yang diolah tersebut, berasal dari sampah rumah tangga. Tidak hanya itu, tempat pengolahan sampah, dilengkapi dengan teknologi paling moderen dan dapat memproses sebanyak 60 ton sampah plastik dalam sehari.</p>



<p>“Seperti dari kantong plastik, tas belanja, dan kemasan-kemasan yang berbahan plastik. Kemudian, diolah sedemikian rupa dengan berbagai teknologi. Tentu sampah tadi berubah menjadi berkah dan nilai manfaatnya berkali-kali lipat. Ini menjadi sebuah inovasi yang solutif, dan harus kita cermati untuk diterapkan di Kota Malang,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Kemudian ditambahkannya, jika pengolahan sampah dinilai bagian dari penanganan sampah, dan sesuai dengan UU nomor 18 Tahun 2008, didefinisikan sebagai proses perubahan bentuk sampah dengan mengubah karakteristik, komposisi, dan jumlah sampah. &#8220;Tentu dengan kunjungan ini, saya ingin agar Kota Malang dapat lebih memanfaatkan sampah plastik agar dapat bernilai guna. Dengan plastik yang dapat digunakan sebagai bahan bakar, maka tidak menutup kemungkinan dapat digunakan sebagai bahan bakar di kehidupan rumah tangga,” lanjutnya.</p>



<p>Ke depan, apabila teknologi tersebut diadopsi di Kota Malang, pihaknya berharap, adanya peran serta dari masyarakat maupun Pemerintah Kota Malang untuk meningkatkan manajemen pemilahan sampah. Terlebih juga harus dibarengi dengan komitmen dari hulu sampai hilir.</p>



<p>“Manajemennya harus sistematis. Karena dengan terpilahnya sampah secara sistematis di hulu, maka di hilir akan memudahkan proses pengelolaan sampah sesuai bahannya. Sehingga output yang dihasilkan juga maksimal,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, memang dalam kunjungannya tersebut, mempelajari sebuah solusi untuk mengatasi masalah plastik. Namun, pihaknya berpesan kepada masyarakat, agar lebih bijak lagi dalam mengonsumsi bahan-bahan plastik.<strong> (hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190858</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Perda RTRW Jember, Ratusan Mahasiswa Turun Jalan berikut Lakukan Aksi Bakar Ban</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-perda-rtrw-jember-ratusan-mahasiswa-turun-jalan-berikut-lakukan-aksi-bakar-ban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2021 14:17:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar Ban]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[perda]]></category>
		<category><![CDATA[Perda RTRW]]></category>
		<category><![CDATA[RTRW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157947</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Aksi unjuk rasa sekitar 200 mahasiswa yang menamakan dirinya Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jember, diwarnai dengan aksi bakar dua ban bekas mobil, Rabu (10/11/2021). Tidak hanya itu, massa juga sempat menarik pagar kawat berduri yang dipasang polisi. Dari aksi unjuk rasa itu, ratusan mahasiswa menuntut soal adanya keterbukaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Aksi unjuk rasa sekitar 200 mahasiswa yang menamakan dirinya Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jember, diwarnai dengan aksi bakar dua ban bekas mobil, Rabu (10/11/2021). Tidak hanya itu, massa juga sempat menarik pagar kawat berduri yang dipasang polisi.</p>



<p>Dari aksi unjuk rasa itu, ratusan mahasiswa menuntut soal adanya keterbukaan informasi publik soal pembahasan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Jember, soal revisi Perda RT RW. Juga, meminta adanya ruang partisipasi publik secara luas, soal penyusunan dan pembahasan Perda RT RW. Serta, bertujuan menolak adanya praktek pertambangan di Kabupaten Jember.</p>



<p>Pantauan wartawan di lokasi, aksi ratusan mahasiswa itu dikawal secara ketat oleh ratusan anggota Polres Jember dan 2 pleton anggota Brimob Polda Jatim. Massa, berkumpul di Double Way Unej Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari. Kemudian, dilanjutkan dengan aksi longmarch menuju depan Kantor DPRD Jember, untuk menyampaikan orasi dan aspirasi langsung di depan anggota dewan dan dilanjutkan di depan Kantor Pemkab Jember.</p>



<p>Terkait aksi membakar dua ban bekas mobil dan menarik sampai rusak pagar kawat berduri, terjadi di depan Kantor Pemkab Jember. Ini dilakukan, sebagai bentuk kekecewaan ratusan mahasiswa, karena kurang lebih setengah jam menunggu kehadiran Bupati Jember, Hendy Siswanto, ataupun Wakil Bupati (Wabup), Muhammad Balya Firjaun Barlaman.</p>



<p>Namun, kericuhan itu dapat segera mereda, setelah Wabup yang akrab dipanggil Gus Firjaun itu datang menemui massa aksi. Terkait aksi Unras yang dilakukan ratusan mahasiswa itu, Korlap Aksi, Muhammad Faqih Al Haramain, mengatakan bahwa bentuk penyampaian pendapat di muka umum itu, sebagai bentuk penolakan tegas adanya pertambangan di Kabupaten Jember. Pasalnya pertambangan di Jember, dapat terjadi karena saat pembahasan revisi Perda RT RW, tidak dilakukan terbuka dan terkesan sengaja memasukkan klausul soal tambang di Jember.</p>



<p>&#8220;Aksi kita ini monyoal revisi perda RTRW yang sudah harus dilakukan pada tahun ini. Kenapa? Karena pada keputusan teknovatif ketika proses pengesahan RTRW 2015 lalu, itu ada pasal mengenai arahan terkait klausul pertambangan eksplorasi ilmu pengetahuan,&#8221; kata Faqih saat dikonfirmasi disela aksi Unras, Rabu (10/11/2021).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Faqih menjelaskan, terkait klausul pertambangan itu pula, diduga di dalam proses pengesahan, dilakukan secara voting. &#8220;Sehingga ada 7 klausul tambang yang masuk. Nah ketika ada pengesahan itu menjadi 11 (klausul), titik-titiknya di sini (penentuan pertambangan). Kemudian yang kedua, RPJMD yang sudah disahkan ini kan dilakukan sebelum RTRW yang harusnya. RTRW menjadi acuan dari RPJMD,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pria yang juga menjabat Ketua PC PMII Jember ini menyampaikan, dari analisa yang dilakukan pihaknya, seharusnya Perda RTRW disesuaikan dengan RPJMD. &#8220;Harusnya kan birokrasinya dimulai dari RTRW dulu,&#8221; katanya.</p>



<p>Karena dicurigai adanya kepentingan pertambangan, maka dari itu PC PMII Jember menghendaki ada komitmen untuk menghapus soal klausul pertambangan. &#8220;Karena arahannya menjadi jelas. Kalau tidak, kemudian arahannya itu untuk eksplorasi ilmu pengetahuan, maka hari ini harus dihapuskan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Terkait hal itu, ratusan mahasiswa itu menyampaikan sejumlah tuntutan. Diantaranya, pertama meminta keterbukaan informasi publik menyoal revisi Perda RTRW. Kedua meminta adanya ruang partisipasi publik secara luas menyoal penyusunan dan pembahasan Perda RTRW.</p>



<p>Ketiga penghapusan klausa peruntukan pertambangan dalam Perda RTRW. Keempat mendesak klausa peruntukan pertambangan dalam Perda RTRW, dan kelima meminta kepada DPRD Jember untuk menjalankan komitmen menolak pertambangan di Kabupaten Jember.</p>



<p>Saat melakukan aksinya di Depan Gedung Dewan, para mahasiwa ditemui langsung oleh 3 orang perwakilan anggota DPRD Jember. Diantaranya, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jember Ghufron, Ketua Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto dan Anggota Bapemperda, Gembong.</p>



<p>Menerima aspirasi mahasiswa, Ketua Bapemperda DPRD Jember, Ghufron menandatangani surat tuntutan mahasiswa yang terdiri dari 5 poin tuntutan yang disampaikan sebelumnya. Gembong juga menegaskan, terkait soal penolakan tambang Bapemperda DPRD Jember ikut membahas soal Perda RT RW dan pertambangan.</p>



<p>&#8220;Untuk Perda RT RW saat ini sedang revisi oleh pemerintah sekarang. Perda RT RW itu masih belum masuk di meja DPRD, masih kajian. Insya Allah kami berpihak kepada mahasiswa dan masyarakat Jember, terkait pertambangan dan perda RT RW itu, saya sampaikan nantinya, saat pembahasan Perda RT RW 2022,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pihaknya berjanji akan menolak pertambangan yang merusak lingkungan. &#8220;Karena kita belum menerima apapun (terkait revisi Perda RT RW), tapi kita komitmen menolak pertambangan merusak lingkungan di Jember. Kita tetap menyuarakan suara masyarakat,&#8221; tegas legislator dari PKB ini.</p>



<p>Terpisah saat ditemui di depan Kantor Pemkab Jember, Wabup Jember Gus Firjaun, juga menegaskan yang sama soal penolakan adanya pertambangan di Jember. Ketegasan tolak soal tambang itu, juga dikuatkan dengan kesediaan Gus Firjaun menandatangani nota kesepakatan tuntutan ratusan mahasiswa tersebut.</p>



<p>&#8220;Selalu disampaikan di beberapa tempat, bahwa kami (Bupati dan Wabup) tidak akan mengeluarkan rekomendasi soal pertambangan. Karena bagaimanapun juga, ini (Jember) daerah saya,&#8221; ucap Gus Firjaun saat dihadapan ratusan mahasiswa. <strong>(ark/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157947</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
