<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bambu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bambu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Mar 2024 03:59:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bambu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadirkan Berbagai Kuliner Khas Tirai Bambu, Pemkab Banyuwangi Gelar Festival Pecinan</title>
		<link>https://memontum.com/hadirkan-berbagai-kuliner-khas-tirai-bambu-pemkab-banyuwangi-gelar-festival-pecinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2024 06:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bambu]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[pecinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206756</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Pecinan di Pecinan Street Food, kawasan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hoo Tong Bio, Kecamatan Banyuwang. Festival ini, menyuguhkan beragam atraksi seni hingga aneka kuliner khas Tionghoa, yang akan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 23 hingga 25 Februari 2024 “Festival Pecinan ini menjadi salah satu event penting [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Pecinan di Pecinan Street Food, kawasan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hoo Tong Bio, Kecamatan Banyuwang. Festival ini, menyuguhkan beragam atraksi seni hingga aneka kuliner khas Tionghoa, yang akan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 23 hingga 25 Februari 2024</p>



<p>“Festival Pecinan ini menjadi salah satu event penting dalam Banyuwangi Festival. Pelaksanaan festival ini menunjukkan bagaimana keguyuban dan keramahan semua etnis yang ada di Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Jumat (23/02/2024) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, selama pelaksanaan berlangsung, pengunjung bisa mencicipi aneka kuliner khas Negeri Tirai Bambu. Seperti nasi ayam hainan, bebek dan ayam peking, dimsum, kwetiau dan masih banyak lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Bahkan, ada juga aneka jajanan seperti bakpao, kue keranjang, bakcang, burger Shanghai dan sebagainya. Semua makanan tersebut, sudah bersertifikasi halal.</p>



<p>&#8220;Sembari menikmati penganan favorit, pengunjung bisa bersantai menikmati atraksi seni yang kental nuansa Imlek. Ada tari barongsai, seni bela diri wushu dan lainnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuwangi, M Lutfi, menjelaskan bahwa seluruh makanan yang disajikan dalam festival ini sudah mendapatkan sertifikasi halal dari Kemenag. Selain itu, para UMKM yang terlibat juga terus mendapatkan pendampingan dari Asosiasi Chef Banyuwangi.</p>



<p>“Festival ini setiap harinya akan dimulai pukul 16.00 hingga 22.00,” ujar Lutfi.</p>



<p>Di festival ini, para pecinta barang antik juga akan dimanjakan dengan pameran dan bazar barang antik, yang mayoritas berasal dari peninggalan China. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206756</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tempat Produksi Bambu di Kota Batu Terbakar, Kerugian Capai Rp 110 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/tempat-produksi-bambu-di-kota-batu-terbakar-kerugian-capai-rp-110-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2023 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bambu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182936</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tempat produksi kerajinan bambu yang berada di Jalan Panglima Sudirman, No 65, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan/Kota Batu, terbakar, Jumat (10/02/2023) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 110 juta. Peristiwa kebakaran sendiri, berlangsung saat tempat itu dijaga oleh Nuril. Hanya saja, Nuril saat itu sedang tertidur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Tempat produksi kerajinan bambu yang berada di Jalan Panglima Sudirman, No 65, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan/Kota Batu, terbakar, Jumat (10/02/2023) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 110 juta.</p>



<p>Peristiwa kebakaran sendiri, berlangsung saat tempat itu dijaga oleh Nuril. Hanya saja, Nuril saat itu sedang tertidur hingga tidak menyadari ada kebakaran. &#8220;Nuril terbangun saat api sudah mulai membesar,&#8221; ujar Kabid Pencegahan Damkarmat Kota Batu, Santoso Wardoyo.</p>



<p>Karena api sudah membesar, tambahnya, Nuril tidak bisa berbuat banyak. Saksi segera memyelamatkan diri keluar dari rumah sambil berteriak meminta tolong warga sekitar. &#8220;Karena api sudah membesar, Nuril tidak bisa berbuat banyak,&#8221; jelas Santoso.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Petugas Damkar segera mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman. &#8220;Penyebabnya diduga berasal dari stop kontak yang berada di depan tempat produksi kerajinan itu. Hingga menyebabkan panas dan kemudian meleleh dan menimbulkan api,&#8221; terang Santoso.</p>



<p>Sejumlah barang yang ludes dilalap api, tambahnya, diantaranya material bambu, dua unit komputer, satu buah laptop dan mesin produksi pencacah. &#8220;Atas peristiwa yang dialami tempat produksi kerajinan itu, kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap segala kemungkinan listrik hingga mengakibatkan kebakaran,&#8221; ujarnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182936</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kusni : Karya Tuhan yang Tak Ternilai</title>
		<link>https://memontum.com/kusni-karya-tuhan-yang-tak-ternilai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2020 06:05:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bambu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ngepoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119455-kusni-karya-tuhan-yang-tak-ternilai</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Kasni warga Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung kabupaten Tulungagung salah sesorang dari sekian ratus warga yang memanfaatkan kesuburan lahan yang ada di wilayahnya. Sehingga dapat menjadi penyokong ekonomi dan dapat menciptakan peningkatan baik dalam kebutuhan maupun sumber daya alamnya, seperti contohnya pohon bambu. &#8220;Dengan adanya karya Tuhan yang tak ternilai ini dapat digunakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Kasni warga Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung kabupaten Tulungagung salah sesorang dari sekian ratus warga yang memanfaatkan kesuburan lahan yang ada di wilayahnya.</p>
<p>Sehingga dapat menjadi penyokong ekonomi dan dapat menciptakan peningkatan baik dalam kebutuhan maupun sumber daya alamnya, seperti contohnya pohon bambu.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya karya Tuhan yang tak ternilai ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya, contohnya adanya tersedianya pohon bambu yang begitu melimpah di desa ini,” ujar Kasni, Rabu (15/7/2020)</p>
<p>Oleh sebab itu lanjut Kasni, akan selalu menjaga dan merawat serta memanfaatkan dengan baik karya Tuhan di desanya, dia yakin akan dapat memberikan tambahan pemasukan bagi keluarganya dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Diketahui desa Ngepoh kata Kusni, adalah salah satu wilayah desa di Kabupaten Tulungagung yang memiliki lahan luas, dengan beraneka ragam tanaman, mulai dari tanaman pertanian hingga tanaman pepohonan dihutan tumbuh subur.</p>
<p>&#8220;Oleh sebab itu, dengan adanya hasil hutan yang melimpah ini kita manfaatkan secara maksimal.&#8221; katanya <strong>(yud/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119455</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
