<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bandung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bandung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 May 2025 10:49:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bandung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Halal Bihalal Ikawangi Bandung, Bupati Banyuwangi Apresiasi Soliditas Warga Banyuwangi di Berbagai Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/halal-bihalal-ikawangi-bandung-bupati-banyuwangi-apresiasi-soliditas-warga-banyuwangi-di-berbagai-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ikawangi,]]></category>
		<category><![CDATA[soliditas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221766</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri halal bihalal Ikatan Keluarga Besar Banyuwangi (Ikawangi) Bandung di Puri Bambu, Kota Bandung, Minggu (04/05/2025) tadi. Dalam pertemuan itu, Bupati Ipuk mengapresiasi soliditas Diaspora Banyuwangi di berbagai daerah. Disampaikannya, bahwa soliditas menjadi instrumen penting dalam pembangunan daerah. Melalui Ikawangi, diharapkan mampu mengorkestrasi berbagai potensi luar daerah untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri halal bihalal Ikatan Keluarga Besar Banyuwangi (Ikawangi) Bandung di Puri Bambu, Kota Bandung, Minggu (04/05/2025) tadi. Dalam pertemuan itu, Bupati Ipuk mengapresiasi soliditas Diaspora Banyuwangi di berbagai daerah.</p>



<p>Disampaikannya, bahwa soliditas menjadi instrumen penting dalam pembangunan daerah. Melalui Ikawangi, diharapkan mampu mengorkestrasi berbagai potensi luar daerah untuk kampung halaman.</p>



<p>&#8220;Kami sangat mengharapkan adanya kolaborasi dengan semua pihak. Tidak mungkin kami hanya mengandalkan sumber daya yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Kami butuh uluran tangan dan pikiran semua pihak,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya pun mengajak warga Banyuwangi yang merantau di berbagai daerah, untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Sehingga, dapat meraih prestasi terbaiknya dan juga berkontribusi bagi Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Kalau kemarin hastag itu viral, kami tidak melarang. Silakan lihat dunia. Tapi, mari kita lihat kampung halaman dan majukan daerah. Tingkatkan kompetensi dan persembahkan untuk Kabupaten Banyuwangi,&#8221; ungkap Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ajakan Bupati Ipuk, pun disambut antusias oleh keluarga besar Ikawangi. Meski secara fisik terpisah dari kampung halaman, jiwa dan pikiran mereka masih terikat dengan Banyuwangi. Hal ini, seperti yang dikatakan oleh sesepuh Ikawangi Bandung, Djuhri Rosyidi. Mahasiswa ITB pertama asal Kabupaten Banyuwangi angkatan 1957, ini bahkan siap berkontribusi demi kemajuan Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Apa pun yang dibutuhkan di Kabupaten Banyuwangi, sepanjang kami mampu, kami siap membantu untuk kemajuan Kabupaten Banyuwangi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pensiunan Kementerian ESDM itu mengatakan, Diaspora Banyuwangi kini banyak yang ahli di berbagai bidang ilmu. &#8220;Ada ahli gempa, ahli pertambangan, ahli penerbangan dan masih banyak lagi,&#8221; kata pria kelahiran 1933 ini.</p>



<p>Hal senada juga ditegaskan Ketua Ikawangi Bandung, yang juga Dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB, Edy Suwondo. Menurutnya, kemajuan Banyuwangi saat ini, menambah semangat para perantau untuk menunjukkan jati dirinya dan mengambil peran.</p>



<p>&#8220;Proses regenerasi terus berlanjut. Banyak dosen muda di Kabupaten Banyuwangi yang terus mengembangkan kariernya. Kami bangga mengaku sebagai orang Banyuwangi dan kami pun tertantang untuk berkontribusi bagi kampung halaman kami ini,&#8221; ungkap pria asal Genteng ini.</p>



<p>Acara halal bihalal tidak hanya diikuti oleh Ikawangi Bandung, namun juga hadir Ikawangi dari sejumlah kota di Jawa Barat dan Jakarta. Diantara yang menarik perhatian adalah kehadiran, Dewi Agustiningsih. Wanita kelahiran 1998 ini berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya di UGM sebagai lulusan termuda dan tercepat. &#8220;Sejak November tahun lalu, tinggal di Bandung. Diterima jadi dosen di ITB,&#8221; tutur wanita yang memiliki keahlian di bidang kimia itu. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221766</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Kemacetan, Sekolah di Jalan Bandung Kota Malang akan Dipindah ke Kawasan Islamic Center</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-kemacetan-sekolah-di-jalan-bandung-kota-malang-akan-dipindah-ke-kawasan-islamic-center</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Center]]></category>
		<category><![CDATA[dipindah]]></category>
		<category><![CDATA[islamic]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220973</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Guna mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan Jalan Bandung, Kecamatan Klojen, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan memecah aktivitas tiga lembaga pendidikan di kawasan tersebut ke dua lokasi berbeda. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa rencana tersebut telah dikoordinasikan bersama dengan Kantor Kementerian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Guna mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan Jalan Bandung, Kecamatan Klojen, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan memecah aktivitas tiga lembaga pendidikan di kawasan tersebut ke dua lokasi berbeda.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa rencana tersebut telah dikoordinasikan bersama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang. Sehingga ke depan, sistem dua kampus akan diterapkan, yaitu kampus satu tetap berada di Jalan Bandung dan kampus dua akan dibangun di kawasan Islamic Center, Kecamatan Kedungkandang.</p>



<p>“Saya sudah koordinasi dengan Kemenag Kota Malang. Kami juga punya forum lalu lintas yang membahas upaya mengurai kemacetan. Jadi MIN, MTsN, dan MAN di sana tetap, tetapi akan dipecah jadi kampus satu dan kampus dua. Kampus satu di Jalan Bandung, kampus dua di Islamic Center,” kata Wali Kota Wahyu, Selasa (08/04/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui cara ini, ujarnya, Pemkot Malang akan menyediakan lahan untuk pembangunan kampus dua. Sementara untuk pembangunan fisiknya, akan menjadi tanggung jawab Kemenag. Kawasan Islamic Center sendiri dipilih, karena telah dirancang sebagai pusat pemerintahan dan pendidikan baru di wilayah timur Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Di Islamic Center itukan sudah ada beberapa instansi yang akan kami pindahkan ke sana, seperti Kantor Polsek, Satpol, dan Imigrasi. Jadi akan menjadi pusat pemerintahan dan pendidikan juga,” tambahnya.</p>



<p>Saat ini, Pemkot Malang juga tengah menyusun siteplan atau rencana tapak untuk pengembangan kawasan Islamic Center. Dirinya juga menyebut, ada sekitar delapan hektare lahan milik pemerintah kota yang siap dimanfaatkan.</p>



<p>“Di sana sudah ada Islamic Center, depot arsip, dan beberapa kantor. Jadi akan kami atur agar bisa lebih optimal, sekaligus mengurangi beban wilayah pusat dan barat kota,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220973</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemacetan di Jalan Bandung Kota Malang Belum Teratasi, Ini Kata Dishub</title>
		<link>https://memontum.com/kemacetan-di-jalan-bandung-kota-malang-belum-teratasi-ini-kata-dishub</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[teratasi,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215040</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kemacetan di Jalan Bandung, Kecamatan Klojen, Kota Malang, hingga kini masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya teratasi. Diakui Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Muhammad Anis Januar, bahwa hal itu karena ada beberapa faktor yang sulit diatasi. Pria yang kerap disapa Anis, menyampaikan jika salah satunya karena bertambahnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kemacetan di Jalan Bandung, Kecamatan Klojen, Kota Malang, hingga kini masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya teratasi. Diakui Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Muhammad Anis Januar, bahwa hal itu karena ada beberapa faktor yang sulit diatasi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Anis, menyampaikan jika salah satunya karena bertambahnya jumlah siswa dan kendaraan di kawasan tersebut. Sedangkan, kapasitas jalan masih tetap sama. “Sebagian besar siswa diantar dengan kendaraan pribadi, mulai dari tingkat TK, MIN, MTSn, hingga MAN dan satu siswa biasanya diantar oleh satu kendaraan, jadi volumenya bertambah, sementara kapasitas jalannya itu tetap, tidak berubah,” jelas Anis, Sabtu (05/10/2024) tadi.</p>



<p>Menurutnya, Dishub Kota Malang juga telah berupaya meminimalisir kemacetan dengan mengerahkan petugas di lapangan untuk mengatur lalu lintas. “Kami berusaha agar kendaraan yang menurunkan siswa tidak berhenti lama. Begitu siswa turun, kendaraan harus segera pergi,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Anis juga menyinggung bahwa memperlebar jalan di area Jalan Bandung tersebut bukanlah solusi yang mungkin dilakukan. Karena keterbatasan lahan yang ada.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kapasitas jalan sudah maksimal, kecuali kita memotong lahan privat atau melakukan pengurangan di bagian lain, yang jelas tidak mudah,” katanya.</p>



<p>Selain upaya pengaturan lalu lintas, saat ini Dishub Kota Malang juga masih mempertimbangkan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Jalan Bandung. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap perhitungan teknis dan pembiayaan.</p>



<p>“Awalnya, kami berpikir untuk memindahkan JPO depan Sabilillah, Blimbing, ke Jalan Bandung. Tapi setelah dihitung, bentangnya tidak cukup. Jadi, jika memang memungkinkan, JPO baru bisa dibangun di sana, tergantung pada anggaran atau dukungan CSR,” imbuhnya.</p>



<p>Dalam hal ini, Dishub Kota Malang terus berupaya mencari solusi terbaik untuk mengurangi kemacetan di Jalan Bandung, meski tantangan yang ada cukup kompleks. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215040</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Urai Kemacetan Jalan Bandung, Dishub Kota Malang Rencanakan Tambah Jembatan Penyebrangan Orang</title>
		<link>https://memontum.com/urai-kemacetan-jalan-bandung-dishub-kota-malang-rencanakan-tambah-jembatan-penyebrangan-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 09:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyebrangan]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[tambah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212143</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang berencana akan menambah Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di sekitar kawasan sekolah Jalan Bandung, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Selasa (23/07/2024) tadi. Disampaikan Jaya-sapannya, bahwa penambahan JPO di kawasan tersebut dilakukan karena Dishub Kota Malang menilai banyaknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang berencana akan menambah Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di sekitar kawasan sekolah Jalan Bandung, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Selasa (23/07/2024) tadi.</p>



<p>Disampaikan Jaya-sapannya, bahwa penambahan JPO di kawasan tersebut dilakukan karena Dishub Kota Malang menilai banyaknya pelajar yang menyeberang. Sehingga, dirasa perlu untuk ditambah JPO, karena hal itu menjadi salah satu penyebab kemacetan.</p>



<p>“Di Jalan Bandung ini memang dibutuhkan JPO, untuk mengurangi kemacetan akibat banyaknya siswa-siswi yang menyeberang secara bergantian. Apalagi, di situ ada empat sekolah yang berdekatan. Sehingga, secara teknis memang memungkinkan untuk dilakukan pemasangan JPO, tetapi tentunya harus kami kaji terlebih dahulu,” jelas Jaya.</p>



<p>Untuk rencana penambahan itu, ujarnya, Dishub Kota Malang akan memanfaatkan JPO yang ada di Jalan Ahmad Yani. Karena di sana dinilai tidak efektif dan efisien, sehingga akan dibongkar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tapi nanti setelah dibongkar, akan kami kaji apakah bongkarannya ini bisa digunakan kembali untuk di Jalan Bandung. Kalaupun bisa, kami juga masih harus mengkaji keberadaan taman di situ mau diapakan kalau ada JPO,” tambahnya.</p>



<p>Dalam hal ini, Dishub Kota Malang akan terus berkomitmen untuk menuntaskan persoalan kemacetan yang terjadi di kawasan tersebut. Namun tentunya, dibutuhkan kolaborasi bersama dengan Pemkot Malang, pihak sekolah, Kemenag dan para orang tua.</p>



<p>“Karenakan di sana ada orang tua yang menjemput dan mengantar anaknya. Sehingga ini dibutuhkan kolaborasi bersama. Karena seluas apapun jalan, tidak akan mampu menampung ketidakdisiplinan pengguna jalan yang berdampak pada macet,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa untuk titik penjemputan dan pengantaran orang tua, juga sedang dikaji. Sebelumnya, sudah ada kerja sama dengan pihak sekolah, namun tidak berlangsung dengan lama.</p>



<p>“Kalau memang skema itu baik, maka kita akan perketat dan Kemenag dalam hal ini juga turut andil karena ada sekolah milik Kemenag. Terkait dengan kemacetan, itu tidak harus bagaimana kita merekayasa Lalin, tapi kita buat regulasi untuk anak-anak yang sekolah di sana juga,” imbuh Pj Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Bandung Kota Malang Muncul Lubang Menganga 2 Meter</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-bandung-kota-malang-muncul-lubang-menganga-2-meter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[lubang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menganga]]></category>
		<category><![CDATA[muncul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202994</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Lubang menganga kurang lebih 2 meter, tiba-tiba muncul tepat di depan salah satu sekolah kristen, di Jalan Bandung, Kota Malang, Kamis (07/12/2023) tadi. Munculnya lubang jalan secara tiba-tiba itu di Jalan Kota Malang, itu kontan menjadi perhatian. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Lubang menganga kurang lebih 2 meter, tiba-tiba muncul tepat di depan salah satu sekolah kristen, di Jalan Bandung, Kota Malang, Kamis (07/12/2023) tadi. Munculnya lubang jalan secara tiba-tiba itu di Jalan Kota Malang, itu kontan menjadi perhatian.</p>



<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan jika dugaan lubang itu muncul akibat susut (aus) dan bangunan gorong-gorong yang tergolong sudah lama. “Dugaan sementara itu karena aus, karena bangunan lama. Itukan ada gorong-gorongnya, nah itu diduga ambrol otomatis jadi ambles,” ujar Dandung, saat ditemui di lokasi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya jika secara cepat penanganan akan dilakukan. Yaitu dengan dibongkar, kemudian gorong-gorong yang ada di dalamnya akan dicor. Selain itu, perbaikan juga akan dilakukan secara menyeluruh.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Jadi gorong-gorongnya akan kita perbaiki, kita hidupkan dahulu. Nanti sampai mana yang bermasalah atau yang longsor akan kita tangani. Jadi, bukan hanya yang titik bolong ini aja,” katanya.</p>



<p>Pihaknya tidak bisa memperkirakan, untuk penyelesaian perbaikan lubang tersebut. Namun, dirinya berharap bisa sesegera mungkin atau secepatnya. Apalagi, akhir-akhir ini cuaca di Kota Malang sering diguyur hujan.</p>



<p>“Nanti secepatnya saja. Karena kondisinya sekarang hujan. Mudah-mudahan kondisi memungkinkan, sehingga kita lakukan penanganan secara cepat. Untuk itu nanti kita lakukan rekayasa lalu lintas. Dari Jalan Simpang Ijen ke Jalan Bandung ditutup,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, sebelumnya lubang tersebut merupakan saluran irigasi yang saat ini telah berfungsi sebagai saluran drainase. Di mana dari saluran irigasi tersebut merupakan kewenangan provinsi.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202994</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Robot Trading Asal Bandung Rugi Rp 35 Miliar, Berharap Uang Kembali</title>
		<link>https://memontum.com/korban-robot-trading-asal-bandung-rugi-rp-35-miliar-berharap-uang-kembali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Oct 2023 12:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[trading]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199673</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sidang dengan terdakwa Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, yang terjerat kasus dugaan investasi bodong robot trading Auto Trade Gold (ATG), kembali berlangsung di PN Kota Malang, Rabu (11/10/2023) tadi. Kali ini, sudang dengan agenda pemeriksaan saksi korban. Sebanyak lima orang dihadirkan dan salah satunya adalah Elen Fredika Setiawan (29), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Sidang dengan terdakwa Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, yang terjerat kasus dugaan investasi bodong robot trading Auto Trade Gold (ATG), kembali berlangsung di PN Kota Malang, Rabu (11/10/2023) tadi. Kali ini, sudang dengan agenda pemeriksaan saksi korban.</p>



<p>Sebanyak lima orang dihadirkan dan salah satunya adalah Elen Fredika Setiawan (29), yang mewakili grup korban ATG dari Bandung. Di depan majelis hakim, dirinya memberikan kesaksian bahwa grupnya mengalami kerugian sebesar Rp 35 miliar yang tersendat. Dana itu milik 18 orang member yang berinvestasi di platform ATG.</p>



<p>&#8220;Kalau saya sendiri, kerugiannya Rp 1,1 miliar. Kalau total dari grup saya, sebanyak 18 orang sebesar Rp 35 miliar. Awalnya saya tertarik karena ATG ini memiliki sistem yang paling baik dibandingkan kompetitornya. Saya transaksi September 2021,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Elen sendiri pernah melakukan withdraw (penarikan) pada Januari 2022, namun tidak bisa melakukan penarikan dengan alasan tidak ada dana yang tersedia atau jumlah yang ditarik terlalu besar. &#8220;Tadi kami memberikan lesaksian proses dan alur investasi. Kenginan kami ingin uang kami kembali,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Tim JPU Kejari Kota Malang, Yuniarti menerangkan, saksi dihadirkan dan memberikan keterangan untuk menguatkan dakwaan. Dalam agenda pemeriksaan saksi tersebut, ada 10 orang yang diundang untuk dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang. Namun ternyata yang hadir, berjumlah lima orang saksi. Dengan rincian, tiga orang dari Kota Batu, satu orang dari Kota Surabaya dan satu orang dari Kabupaten Bandung. &#8220;Jadi, saksi yang dihadirkan itu mendukung pembuktian kami,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terdakwa perkara kasus robot trading ATG yaitu Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, Candra Bayu Mahardika alias Bayu Walker, dan Raymond Enovan didakwa dengan pasal berlapis. Dengan dakwaan primer Pasal 3 juncto Pasal 10 UU RI No 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar</p>



<p>Pasal 105 atau Pasal 106 UU RI No 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan atau denda Rp 10 miliar. Pasal 378 KUHP Tentang Penipuan dengan pidana penjara selama-lamanya 4 tahun atau Pasal 372 KUHP Tentang Penggelapan dengan pidana penjara selama-lamanya 4 tahun.</p>



<p>Untuk subsider, Pasal 4 juncto Pasal 10 UU RI No 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Pasal 5 ayat (1) juncto Pasal 10 UU RI No 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan pidana penjara 5 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, kasus robot trading Auto Trade Gold (ATG), Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, crazy rich Surabaya, Rabu (08/03/2023) siang, dirilis di Polda Jatim. Sebelumnya, dia ditangkap Sat Reskrim Polresta Malang Kota yang diback up Ditreskrimsus Polda Jatim di salah satu hotel kawasan Surabaya Barat, Sabtu (04/03/2023) pagi. Wahyu Kenzo ditangkap setelah diduga melakukan penipuan terhadap 25.000 member dalam bisnis ATG miliknya hingga meraup keuntungan sebesar Rp 9 triliun. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199673</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengguna Jalan Keluhkan Kemacetan saat Jam Antar dan Pulang Sekolah di Depan Sekolah Jalan Bandung</title>
		<link>https://memontum.com/pengguna-jalan-keluhkan-kemacetan-saat-jam-antar-dan-pulang-sekolah-di-depan-sekolah-jalan-bandung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Sep 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[keluhkan]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198950</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Padatnya arus lalu lintas yang kerap kali terjadi di depan komplek sekolah di Jalan Bandung, Kota Malang, menuai keluhan pengendara. Terlebih, saat memasuki pengantaran dan penjemputan anak sekolah. Salah satu pengendara yang sering melewati Jalan tersebut, Santi Wahyu, pun mengaku merasa terganggu dan terhambat. Jika seharusnya bisa mencapai tempat tujuan lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Padatnya arus lalu lintas yang kerap kali terjadi di depan komplek sekolah di Jalan Bandung, Kota Malang, menuai keluhan pengendara. Terlebih, saat memasuki pengantaran dan penjemputan anak sekolah.</p>



<p>Salah satu pengendara yang sering melewati Jalan tersebut, Santi Wahyu, pun mengaku merasa terganggu dan terhambat. Jika seharusnya bisa mencapai tempat tujuan lebih tepat waktu, pihaknya harus merasakan dampak dari kemacetan itu.</p>



<p>“Sering banget lewat di situ, karena tujuannya mau ke arah pulang di Jalan Sigura-gura. Apalagi kalau di waktu jam pulang sekolah, padat sekali. Mau maju susah, karena ramai. Penjemputnya pun rata-rata bawa mobil, sehingga penuh,” kata Santi, Kamis (28/09/2023) tadi.</p>



<p>Tidak hanya itu, Lutfia Indah, juga merasakan dampak yang sama. Menurutnya, kepadatan itu terjadi tidak hanya di satu ruas jalan saja. Namun, dua ruas jalan dipenuhi oleh kendaraan dari orang tua siswa.</p>



<p>“Iya, di ruas jalan yang satunya itu kadang juga ikut padat. Kalau lewat di situ, cuma bisa sabar dan menunggu paling lama 10 menitan. Tetapi itu kerasa banget, apalagi kalau cuaca lagi panas atau hujan. Jadi males kalau lewat Jalan Bandung situ,” tambah Lutfia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan jika yang menjadi persoalan di kawasan tersebut, yakni butuh kesadaran dari para orang tua siswa. Salah satunya, menepikan kendaraan saat menjemput. Sehingga, tidak menyebabkan kepadatan yang cukup tinggi.</p>



<p>“Dahulu saya sudah menyampaikan, ada lokasi-lokasi yang sudah direkomendasikan untuk menunggu anak-anaknya. Kita taruh di Jalan Bogor dan sebagian di Jalan Jakarta. Yang menjadi masalah itu, orang tua tidak sabar. Kemudian menumpuk jadi baris,” ujar Jaya-sapaannya.</p>



<p>Ditambahkan Jaya, jika parkir yang ada di kawasan tersebut bukan parkir liar. Sebab, ada lahan untuk parkir, namun melebihi dari batas parkir yang sudah ditentukan.</p>



<p>“Bukan liar, tetapi di situ melebihi batasnya, sampai dua shaf di jalanan itu tidak bagus,” katanya.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga telah melakukan penertiban parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Bandung. Bahkan, juga dilakukan penindakan terhadap juru parkir (Jukir).</p>



<p>&#8220;Kita tertibkan pas operasi. Kita sepakat dengan sekolah juga dan pernah kita tindak Jukirnya yang ada di situ, setelah kami ingatkan. Bahkan, sampai pernah kita tipiring,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198950</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komplek Pasar Induk Caringin Terbakar, Seorang Perempuan Dilaporkan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/komplek-pasar-induk-caringin-terbakar-seorang-perempuan-dilaporkan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[korban meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pasar induk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190358</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Bandung &#8211; Komplek Pasar Induk Caringin di Desa Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, terbakar Rabu (07/06/2023) sekitar pukul 13.40. Selain menghanguskan empat Ruko, kebakaran ini juga mengakibatkan satu korban jiwa yang disebut-sebut bernama Yuyun (48), yang merupakan pegawai dari salah satu toko. Informasi Memontum.com, bahwa asap hitam tiba-tiba keluar mengepul dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Bandung </strong>&#8211; Komplek Pasar Induk Caringin di Desa Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, terbakar Rabu (07/06/2023) sekitar pukul 13.40. Selain menghanguskan empat Ruko, kebakaran ini juga mengakibatkan satu korban jiwa yang disebut-sebut bernama Yuyun (48), yang merupakan pegawai dari salah satu toko.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa asap hitam tiba-tiba keluar mengepul dari bangunan Lantai II di salah satu bangunan Pasar Induk Caringin. Kejadian itu, kontan membuat panik warga. Apalagi, tampak api sudah berkobar merembet ke bangunan lain di kawasan itu.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Komplek Pasar Induk Caringin Terbakar, Seorang Perempuan Dilaporkan Meninggal #shorts" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/p8DFGF6rj7M?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kejadian itu, pun segera dilaporkan ke petugas Damkar hingga tiba di lokasi kejadian. Beberapa personel dan kendaraan pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, kemudian berjibaku melakukan pemadaman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana, menjelaskan bahwa korban kemungkinan terjebak di dalam di Lantai II. Pihaknya menjelaskan, bahwa lokasi itu tempat berjualan alat tulis kantor. Sehingga banyak kertas, plastik dan tinta print yang mudah terbakar.</p>



<p>Dalam kebakaran ini sebanyak empat ruko, yakni tiga ruko berjualan alat tulis kantor dan satu ruko berjualan plastik. Belum diketahui secara pasti, apa penyebab kebakaran tersebut. Saat ini petugas kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Untuk identitas pasti korban, nanti menunggu petugas Inafis dari kepolisian,&#8221; kata Gun Gun Sumaryana. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190358</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menparekraf Dorong Pelaku UMKM Kota Bandung ke Level Korporasi</title>
		<link>https://memontum.com/menparekraf-dorong-pelaku-umkm-kota-bandung-ke-level-korporasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2023 14:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Korporasi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181839</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bandung &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong para pelaku UMKM di Kota Bandung, Jawa Barat, untuk mengembangkan usahanya hingga ke level korporasi atau badan usaha yang sah memiliki badan hukum. Hal itu disampaikannya, saat dalam Seminar Global Entrepreneurs Profesional (Genpro) yang bertemakan &#8216;Dari UKM [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bandung</strong> &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong para pelaku UMKM di Kota Bandung, Jawa Barat, untuk mengembangkan usahanya hingga ke level korporasi atau badan usaha yang sah memiliki badan hukum. Hal itu disampaikannya, saat dalam Seminar Global Entrepreneurs Profesional (Genpro) yang bertemakan &#8216;Dari UKM Menuju Korporasi&#8217; di salah satu hotel di Bandung, Sabtu (21/01/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Kita ingin UMKM ini tidak jalan di tempat jadi harus naik kelas ke level korporasi,&#8221; kata Menparekraf Sandiaga Uno.&nbsp;</p>



<p>Menurut Menparekraf, dengan naik ke level korporasi, maka peluang usaha dan lapangan kerja di sektor UMKM akan semakin terbuka lebar. Sehingga, target penciptaan 4,4 juta lapangan kerja di 2024, bisa dicapai.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, Sandiaga Uno mengatakan, bahwa ada tiga lini usaha yang fundamentalnya masih terbilang baik dan patut dilirik oleh pelaku UMKM di masa mendatang. Ketiganya adalah digitalisasi, kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga menuturkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi pelaku UMKM. Diharapkan, sektor UMKM bisa diisi oleh SDM yang berkualitas.</p>



<p>&#8220;Kami di Kemenparekraf di bawah Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan menghadirkan program-program upskilling, reskilling dan newskilling yang mudah-mudahan kita bisa bersama membangun usaha ke depan dan menjadi sebuah usaha yang IPO (Initial Public Offering/penawaran umum perdana). Sehingga peluang usaha dan lapangan kerja bisa terbuka lebar,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, Menparekraf Sandiaga Uno didampingi oleh Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Martini M Paham, dua Staf Khusus Menparekraf hingga hadir pula dua Direktur dan Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa. <strong>(kom/par/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181839</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
