<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bank &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bank/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Jul 2023 13:32:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bank &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Seorang Ibu di Malang Diduga Bunuh Anaknya Lalu Gantung Diri Akibat Terbelit Utang Bank Titil</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-ibu-di-malang-diduga-bunuh-anaknya-lalu-gantung-diri-akibat-terbelit-utang-bank-titil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 11:57:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[anaknya]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[diri]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lalu]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[terbelit]]></category>
		<category><![CDATA[titil]]></category>
		<category><![CDATA[utang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193891</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ketenangan warga di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, berubah menjadi geger, Jumat (21/07/2023) tadi. Itu karena, seorang perempuan yang teridentifikasi bernama Mujiati (33) dan anaknya berinisial A (3), ditemukan meninggal dunia di dalam rumah. Mujiati ditemukan gantung diri di area dapur. Sementara anaknya, ditemukan meninggal dengan kondisi pergelangan tangannya tersayat. Akibat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Ketenangan warga di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, berubah menjadi geger, Jumat (21/07/2023) tadi. Itu karena, seorang perempuan yang teridentifikasi bernama Mujiati (33) dan anaknya berinisial A (3), ditemukan meninggal dunia di dalam rumah.</p>



<p>Mujiati ditemukan gantung diri di area dapur. Sementara anaknya, ditemukan meninggal dengan kondisi pergelangan tangannya tersayat. Akibat peristiwa itu, warga pun melaporkan kejadian ke Polsek Karangploso dan diteruskan ke Polres Malang. Sehingga, petugas kepolisian segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.</p>



<p>Menurut keterangan salah seorang warga, Joko Harupan, bahwa kejadian itu baru diketahui sekitar pukul 07.00. Peristiwa ini, diketahui atas kecurigaan warga karena kondisi rumah korban terlihat sepi atau tidak seperti biasanya.</p>



<p>&#8220;Awalnya sepi, tidak terdengar suara dari dalam rumah. Itu tidak seperti biasanya. Kondisi rumahnya terkunci. Sehingga, dilaporkan warga ke Pak RT hingga akhirnya dicongkel dari jendela,&#8221; ujarnya. Karena lubang jendelanya kecil, imbuhnya, akhirnya sempat meminta seorang anak untuk masuk melalui celah-celah jendela yang sudah dicongkel. &#8220;Saat masuk itu, lihat anaknya tergeletak di kamar dengan bersimpah darah. Sementara ibunya, gantung diri di dapur yang depan letter L itu,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kondisi sang ibu asal Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, itu sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Sedangkan anaknya, ada di dalam kamar dengan pergelangan tangan bersimbah darah. &#8220;Dugaannya anak korban disayat nadinya, terus ibunya bunuh diri,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ditanya mengenai aksi nekad korban, Joko Harupan menduga ada kaitannya dengan utang oleh rentenir. Karena, korban sempat ditagih dengan cara kasar dibentak-bentak.</p>



<p>&#8220;Korban sering ditagih utang ke rumahnya. Saat nagih, itu marah-marah dan bentak. Semacam bank titil, tapi bukan Pinjol. Kemungkinannya dari itu, bisa jadi,&#8221; tambah Joko.</p>



<p>Ketua RT01, Ahmad Toyyib Fadillah, secara terpisah pun menduga aksi nekad itu karena jeratan utang dari rentenir yang menjadi penyebab meninggalnya ibu dan anak. Sehingga, sampai berbuat nekad.</p>



<p>&#8220;Dugaanya mungkin utang piutang dengan bank titil. Bank titil itu biasanya nagih sambil marah-marah. Kemarin itu masih nagih. Kalau gak dikasih, biasanya menunggu sampai malam,&#8221; kata Toyyib.</p>



<p>Sementara itu di lokasi, tampak Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Rizki Saputro dan Kapolsek Karangploso, Iptu Bambang Subinanjar, juga terlihat memimpin olah TKP. Tim Inafis Polres Malang juga diterjunkan untuk melakukan identifikasi dua jenazah ibu dan anak. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193891</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serahkan 366 Sertifikat Program PTSL Kediri, Mas Dhito Minta Bank Daerah Turun ke Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/serahkan-366-sertifikat-program-ptsl-kediri-mas-dhito-minta-bank-daerah-turun-ke-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[PTSL]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikat]]></category>
		<category><![CDATA[turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193610</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyerahkan sertifikat tanah dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada ratusan warga di Desa Kalirong, Kecamatan Tarokan, Selasa (18/07/2023) tadi. Dalam pelaksanaan itu, tidak lupa Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, juga meminta masyarakat penerima PTSL untuk berhati-hati dengan rentenir. “Disimpan baik-baik. Kalaupun harus diagunkan, jangan di kasih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyerahkan sertifikat tanah dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada ratusan warga di Desa Kalirong, Kecamatan Tarokan, Selasa (18/07/2023) tadi. Dalam pelaksanaan itu, tidak lupa Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, juga meminta masyarakat penerima PTSL untuk berhati-hati dengan rentenir.</p>



<p>“Disimpan baik-baik. Kalaupun harus diagunkan, jangan di kasih ke rentenir atau pihak-pihak yang nantinya bisa nakal,” kata Mas Dhito.</p>



<p>Masih menurut Mas Dhito, dari sekitar 366 sertifikat yang diserahkan kepada warga Desa Kalirong, Kecamatan Tarokan, diketahui sebagian penerima berencana akan menggunakan sertifikatnya untuk jaminan agunan. Sehingga untuk mengantisipasi pihak-pihak nakal yang memanfaatkan momentum penyerahan sertifikat tanah ini, agar bisa memanfaatkan Bank Daerah Kabupaten Kediri, dengan memberikan bunga yang minim.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jadi, Bank Daerah Kabupaten Kediri saat ini bunganya hanya empat persen,” tambahnya.</p>



<p>Nantinya, ujar Mas Dhito, di setiap pembagian sertifikat PTSL akan diturunkan tim dari Bank Daerah. Tujuannya, untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Kediri, Eko Priyanggodo, menjelaskan ada dua target yang ditetapkan untuk PTSL. Yakni, peta bidang tanah dan sertifikat hak atas tanah.</p>



<p>Peta bidang tanah di Kabupaten Kediri, ujarnya, ditargetkan 25.003 hektar. Sedangkan, sertifikat hak atas tanah 66.313 bidang.</p>



<p>Di setiap desa, menurut Eko, mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. Dimana hingga pekan ke-3 Juli 2023, ini progres peta bidang tanah mencapai 26,34 persen. &#8220;(Progres) sertifikat hak atas tanah sudah 35,32 persen. Harapannya, tahun ini kita tuntaskan di PTSL ini,” jelasnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193610</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bank Jatim Cabang Batu Bidik Pengembangan ke Pasar Induk Among Tani</title>
		<link>https://memontum.com/bank-jatim-cabang-batu-bidik-pengembangan-ke-pasar-induk-among-tani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 14:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[among]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bidik]]></category>
		<category><![CDATA[cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[induk]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[ke]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[tani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192007</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Bank Jatim Cabang Batu akan membuka cabang di Pasar Induk Among Tani. Bahkan, terkait perencanaan ini pihak bank sudah mengajukan izin ke tingkat pusat hingga Bank Indonesia (BI). Kepala Bank Jatim Cabang Batu, Kartika Dyah Sri Rahayu, mengatakan jika sebenarnya saat ini pihaknya sedang berproses untuk persiapan membuka cabang di Pasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Bank Jatim Cabang Batu akan membuka cabang di Pasar Induk Among Tani. Bahkan, terkait perencanaan ini pihak bank sudah mengajukan izin ke tingkat pusat hingga Bank Indonesia (BI).</p>



<p>Kepala Bank Jatim Cabang Batu, Kartika Dyah Sri Rahayu, mengatakan jika sebenarnya saat ini pihaknya sedang berproses untuk persiapan membuka cabang di Pasar Induk Among Tani Kota Batu. Sehingga, ketika kapanpun Pasar Induk itu dibuka, maka Bank Jatim sudah siap operasional.</p>



<p>&#8220;Proses ini sudah dilakukan. Sehingga, Bank Jatim tinggal menunggu proses dari Pasar Induk,&#8221; terangnya, Selasa (27/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk tempat operasional, paparnya, sebenarnya sudah disediakan. Hanya saja, titik lokasi yang dimaksud masih belum dilihat, karena masih menunggu proses perizinann dari Bank Jatim Pusat dan BI.</p>



<p>&#8220;Titik atau tempat untuk operasional sudah ada. Tetapi, itu belum kami lihat. Kami masih izin dahulu dengan Bank Jatim Pusat serta BI,&#8221; ujar Kartika.</p>



<p>Untuk teknis pelaksanaan operasional, tambahnya, nantinya juga berproses dan melihat transaksi keuangan yang ada. Artinya, ada syarat wajib usaha di pasar. Salah satu contoh, potensi perputaran uang hingga seperti arisan simpanan di bank.</p>



<p>&#8220;Intinya semua harus lewat prosedur. Perbankkan sendiri nantinya juga akan membidik pembiayaan usaha,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192007</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kejari Batu Kembalikan Uang Negara ke Bank Jatim Sebesar Rp 950 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/kejari-batu-kembalikan-uang-negara-ke-bank-jatim-sebesar-rp-950-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[juta]]></category>
		<category><![CDATA[ke]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<category><![CDATA[Kembalikan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[rp]]></category>
		<category><![CDATA[sebesar]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191996</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kejaksaan Negeri Kota Batu melalui Tim Jaksa Penuntut Umum menyerahkan barang bukti perkara Tindak Pidana Korupsi dalam Proses Pemberian Kredit Modal Kerja (KMK) pola Keppres kepada PT Adhitama Global Mandiri oleh Bank Jatim Cabang Batu tahun 2020, sebesar Rp 950 juta, Selasa (27/06/2023) tadi. Sedangkan, besaran uang tersebut dari hasil sitaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Kejaksaan Negeri Kota Batu melalui Tim Jaksa Penuntut Umum menyerahkan barang bukti perkara Tindak Pidana Korupsi dalam Proses Pemberian Kredit Modal Kerja (KMK) pola Keppres kepada PT Adhitama Global Mandiri oleh Bank Jatim Cabang Batu tahun 2020, sebesar Rp 950 juta, Selasa (27/06/2023) tadi. Sedangkan, besaran uang tersebut dari hasil sitaan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, yang dihitung sebagai pengembalian kerugian keuangan negara yang kembali diserahkan kepada Bank Jatim Cabang Batu di Kantor Kejaksaan Negeri Batu.</p>



<p>Disampaikan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Batu, Endro Rizki Erlazuardi, bahwa berdasarkan laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara atas dugaan tindak pidana korupsi  dalam proses pemberian KMK pola Keppres kepada PT Adhitama Global Mandiri oleh Bank Jatim Cabang Batu Tahun 2020, Nomor PE.03.03/LHP-691/PW13/5/2022 tanggal 12 Oktober 2022 dari BPKP Provinsi Jawa Timur, yang pada pokoknya menyatakan telah terjadi kerugian keuangan negara sejumlah sebesar Rp 5.895.589.332,73. Sedangkan, dari total kerugian negara sebesar Rp 5.895.589.332,73, ini pada tahap penyelidikan telah ada pengembalian kerugian keuangan negara sejumlah Rp 950 juta yang diperhitungkan sebagai pengurangan kerugian keuangan negara.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sehingga, ujarnya, berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor : 161/PID.SUS-TPK/2022/PT SBY tanggal 12 April 2023 yang telah mendapatkan kekuatan hukum tetap pada tanggal 20 April 2023, dengan amar putusan yang intinya terhadap barang bukti. Sehingga, menetapkan barang bukti dikembalikan kepada Bank Jatim Cabang Batu, dimana barang bukti tersebut disita.</p>



<p>&#8220;Jadi, hari ini kami sebagai Jaksa Penuntut Umum menyerahkan keuangan negara sebesar Rp 950 juta kepada Bank Jatim Cabang Batu. Dan, nilai Rp 950 juta ini merupakan keuangan yang tidak jadi digunakan untuk pembelian tanah. Dan, ini sebagai pemulihan keuangan negara,&#8221; terangnya, saat berada di kantor Kejaksaan Negeri Kota Batu.</p>



<p>Proses keuangan Rp 5.895.589.332,73, jelas Endro, berasal dari lolosnya termin proyek, karena tidak dilakukan pemblokiran terhadap rekening debet untuk pembayaran angsuran kredit oleh terpidana FNS selaku penyedia operasional kredit pada Bank Jatim Cabang Batu dan terpidana F selaku Pemimpin Bank Jatim Cabang Pembantu Bumiaji, atas permintaan terpidana WP selaku debitur bersama-sama dengan terpidana JS selaku direktur PT Adhitama Global Mandiri. Sehingga, terdakwa WP dapat menarik seluruh dana termin yang ada pada rekening debet Bank Jatim dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi.</p>



<p>&#8220;Dari nilai keuangan negara yang wajib dikembalikan sebesar Rp 5.895.589.332,73 dan yang sudah dikembalikan senilai Rp 950 juta. Maka, sisa kerugian negara sebesar Rp 4.785.589.332,73, dibebankan kepada terpidana WP dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Diketahui, pada tanggal 17 Maret 2023 Pengadilan Tipikor Surabaya, dengan empat terdakwa Wahyu Prasetyawan (WP), Fajar (F), Jonny Suprapto (JS) dan Fredy Nugroho Sasongko (FNS) masuk agenda pembacaan tuntutan JPU Kejaksaan Negeri Batu.</p>



<p>Dalam tuntutan itu, WP, debitur Bank Jatim dituntut 9 tahun penjara. F, mantan Kepala Cabang Pembantu Bank Jatim Bumiaji dituntut 5 tahun penjara. Kemudian, JS dituntut 6 tahun penjara. Dan, FNS penyelia Bank Jatim Cabang Batu dituntut 5 tahun penjara.</p>



<p>Dimana, empat terdakwa melakukan tindak pidana korupsi dengan modus kredit fiktif yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp 5.895.589.332,73, di Bank Jatim Cabang Batu. Kasus tersebut bermula, saat WP mengetahui proses tender tiga kegiatan pembangunan yang dibiayai APBN.</p>



<p>Yakni pembangunan gedung praktik pembelajaran Madrasah Aliyah Negeri 3 Kabupaten Blitar senilai Rp 3.549.842.000, pembangunan UM Mart Universitas Negeri Malang tahun anggaran 2020, nilai Rp 7.074.357.000, lalu pembangunan gedung gelanggang prestasi Fakultas Administrasi Universitas Brawijaya tahun anggaran 2020 dengan nilai Rp 10.236.160.000.</p>



<p>Dan, WP yang tidak memiliki badan usaha lalu meminjam bendera PT Adhitama Global Mandiri milik J. Berbekal Surat Perintah Kerja (SPK), WP lalu mengajukan kredit di Bank Jatim Cabang Pembantu Bumiaji Kota Batu. Pihak Bank Jatim memproses kredit dengan model kredit modal kerja (KMK) pola Keppres.</p>



<p>Dalam prosesnya, agunan yang diberikan calon debitur tidak sesuai dengan ketentuan. Meski begitu, pihak bank tidak melakukan pemblokiran rekening debitur. Dengan tidak diblokirnya rekening debitur tersebut, menyebabkan WP dapat mencairkan seluruh termin proyek yang dibayarkan tanpa dipotong untuk angsuran kredit KMK pola Keppres. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191996</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemanfaatan Keuangan Digital untuk UMKM Jadi Diskusi Publik Anggota DPR RI dan Bank Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/pemanfaatan-keuangan-digital-untuk-umkm-jadi-diskusi-publik-anggota-dpr-ri-dan-bank-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pemanfaatan]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[RI]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191134</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Zulfikar Arse Sadikin bersama Bank Indonesia (BI) perwakilan Jember, menggelar diskusi publik, Jumat (16/06/2023) tadi. Kegiatan yang dilaksanakan di ballroom salah satu hotel di Situbondo, ini mengambil tema &#8216;Pemanfaatan Keuangan Digital untuk Peningkatan Produktifitas UMKM di Kabupaten Situbondo&#8217;. Disampai anggota DPR RI Dapil III Situbondo, Bondowoso, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Zulfikar Arse Sadikin bersama Bank Indonesia (BI) perwakilan Jember, menggelar diskusi publik, Jumat (16/06/2023) tadi. Kegiatan yang dilaksanakan di ballroom salah satu hotel di Situbondo, ini mengambil tema &#8216;Pemanfaatan Keuangan Digital untuk Peningkatan Produktifitas UMKM di Kabupaten Situbondo&#8217;.</p>



<p>Disampai anggota DPR RI Dapil III Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, ini bahwa masyarakat Situbondo harus bisa memanfaatkan keuangan digital dengan baik. Sehingga, diharapkan nantinya mampu meningkatkan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>&#8220;Sebagai wakil rakyat, saya sangat mendukung masyarakat Situbondo untuk menumbuhkan iklim usaha yang sehat dengan UMKM,&#8221; ujar Zulfikar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pria yang akrab disapa Bang Zul ini berharap, ke depan UMKM di Situbondo terus bisa meningkat. Sehingga, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejateraan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Melalui diskusi publik yang diikuti 136 peserta se-Kabupaten Situbondo, tentunya bisa meningkatkan produktifitas UMKM,&#8221; harap Bang Zul.</p>



<p>Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Jember, Andhi Wahyu Riyadno, menuturkan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai sumber pertumbuhan perekonomian Indonesia. Namun, UMKM masih memiliki tantangan, antara lain terbatasnya akses pembiayaan, kesiapan digital dan akses pemasaran.</p>



<p>Pengembangan UMKM binaan Bank Indonesia, ujarnya, dilakukan dengan pendekatan penerapan tiga pilar kebijakan. Yaitu, korporatisasi, kapasitas dan akses pembiayaan. &#8220;Digitalisasi UMKM perlu dilakukan di sepanjang rantai dari hulu ke hilir untuk mendukung terciptanya ekosistem digital yang menyeluruh,&#8221; jelasnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191134</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Optimalkan Bank Sampah, Warga Dinoyo Tukarkan Sampah dengan Sembako</title>
		<link>https://memontum.com/optimalkan-bank-sampah-warga-dinoyo-tukarkan-sampah-dengan-sembako</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Mar 2022 15:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165105</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Komitmen mengurangi dan menangani permasalahan sampah, terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama dengan warga Kota Malang. Salah satunya, seperti dilakukan warga RW 05 Kelurahan Dinoyo, yang menginisiasi kegiatan tukar sampah dengan Sembako, di Balai RW 5, Minggu (06/03/2022). Sebelumnya, telah dilakukan launching Bank Sampah Delima di lingkungan tersebut. Kemudian, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Komitmen mengurangi dan menangani permasalahan sampah, terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama dengan warga Kota Malang. Salah satunya, seperti dilakukan warga RW 05 Kelurahan Dinoyo, yang menginisiasi kegiatan tukar sampah dengan Sembako, di Balai RW 5, Minggu (06/03/2022).</p>



<p>Sebelumnya, telah dilakukan launching Bank Sampah Delima di lingkungan tersebut. Kemudian, kegiatan tukar sampah dengan Sembako dilaksanakan dengan tujuan untuk mengurangi penumpukan sampah yang ada di lingkungan RW 05.</p>



<p>Imam Wahyudi, salah satu penggurus, menyampaikan dalam kegiatan tukar sampah dengan Sembako ini yakni warga menukar sampah anorganik seperti kertas, botol bekas, minyak goreng bekas dengan Sembako yaitu beras, gula, serta minyak goreng.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>“Kegiatan tukar sampah dengan Sembako ini sebagai upaya mengurangi volume sampah dan membantu masyarakat. Tujuannya masyarakat mampu secara mandiri mengelola sampah organik maupun anorganik. Sehingga beban TPS atau TPA berkurang,” ujar Imam.</p>



<p>Untuk mekanisme serta syarat dan ketentuannya, warga mendaftar secara langsung sebagai nasabah di Bank Sampah Delima RW 05, Kelurahan Dinoyo. Kemudian sampah pun harus sudah dipilah dari rumah. Sampah sesuai dengan kriteria yaitu kardus, kertas, koran, botol air mineral, minyak goreng akan ditimbang dan ditaksir oleh petugas Bank Sampah.</p>



<p>“Sistem pencatatan adalah dengan point. Rata-rata masyarakat masih menyimpan hasil setor sampah kedalam buku rekening nasabah. Kemudian hasil setor sampah tersebut akan ditukarkan dengan Sembako ketika menjelang Bulan Ramadhan,” jelasnya.</p>



<p>Apabila poin sudah mencukupi, maka dapat ditukar dengan Sembako. Apabila poin belum mencukupi atau sisa berlebih maka akan menjadi saldo yang tercatat di buku tabungan nasabah.</p>



<p>Untuk besaran poinnya berbeda-beda, untuk beras kemasan 0,5 kg dapat ditukar dengan poin sebesar 500 poin. Sedangkan untuk gula pasir 0,5 kg bisa ditukar dengan 925 poin. Serta minyak goreng 500 ml setara dengan 500 poin.</p>



<p>“Terkait animo warga, masyarakat cukup antusias. Pada tahap pre-launching ini ada sekitar 50 warga yang mendaftar menjadi nasabah. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan bisa dikembangkan,” ujarnya.</p>



<p>Sampah anorganik diolah menjadi kerajinan daur ulang dan sampah organik bisa dikelola untuk budidaya maggot, urban farming dan sebagainya. Sehingga bisa membuka lapangan kerja serta ke depan proses pencatatan buku nasabah akan dilakukan dengan aplikasi android. Upaya yang dimulai dari lingkungan sebagai hulu produksi sampah ini tentu sangat membantu capaian target kebijakan strategis daerah (Jakstrada) pengurangan sampah.&nbsp;</p>



<p>Terpisah, Wali Kota Malang, Sutiaji mengapresiasi inisiatif sederhana namun bermakna ini. &#8220;Saya rasa ini bentuk implementasi pendekatan ekonomi sirkular yang bisa menggali nilai ekonomis sampah. Harapan saya ini bisa dikembangkan di RW-RW lainnya. Tentu dengan beragam kreasi masing-masing untuk kurangi sampah kota,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dalam laporan semester satu tahun 2021, capaian pengurangan sampah di Kota Malang 59,660.54 ton/tahun atau sebesar 24.12 persen atau baik dari tahun sebelumnya sebesar 22.71 persen. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165105</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
