<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bentrok &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bentrok/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Aug 2025 17:23:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bentrok &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Usai Bentrok di Depan Mapolresta Malang Kota, Pos Polisi Alun-Alun Merdeka Kota Malang Dibakar</title>
		<link>https://memontum.com/usai-bentrok-di-depan-mapolresta-malang-kota-pos-polisi-alun-alun-merdeka-kota-malang-dibakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 19:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[dibakar]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225551</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pos Lantas Polresta Malang Kota di Alun-Alun Merdeka Kota Malang diduga menjadi sasaran Aksi Solidaritas Bela Affan di Kota Malang, Sabtu (30/08/2025) dini hari. Ribuan pengunjuk rasa yang sebelumnya orasi di depan Mapolresta Malang Kota dan berakhir ricuh hingga dipukul mundur sampai Sabtu (28/08/2025) dini hari, diduga meluapkan kekecewaannya. Meskipun sebelumnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pos Lantas Polresta Malang Kota di Alun-Alun Merdeka Kota Malang diduga menjadi sasaran Aksi Solidaritas Bela Affan di Kota Malang, Sabtu (30/08/2025) dini hari. Ribuan pengunjuk rasa yang sebelumnya orasi di depan Mapolresta Malang Kota dan berakhir ricuh hingga dipukul mundur sampai Sabtu (28/08/2025) dini hari, diduga meluapkan kekecewaannya.</p>



<figure class="wp-block-embed aligncenter is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Usai Bentrok di Depan Mapolresta Malang Kota, Pos Polisi Alun-Alun Merdeka Kota Malang Dibakar" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/WCvOfl29AwI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Meskipun sebelumnya, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, bersama Pangdivif 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo, Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, serta Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Moh Alharidz Unus, sempat turun langsung untuk menemui pengunjuk rasa. Dalam momen itu, Kombes Pol Nanang menyampaikan ungkapan duka cita mendalam serta menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang menimpa Affan Kurniawan di Jakarta. “Teman-teman yang sudah menyampaikan tuntutan, baik yang pertama maupun kedua, kami sebagai kepanjangan tangan dari pimpinan, memohon maaf dengan setulus hati atas peristiwa yang menimpa almarhum Affan Kurniawan di Jakarta. Tersangka yang diduga terlibat sudah ditahan dan diperiksa. Semoga almarhum Affan diberikan tempat terbaik dan terindah di sisi Allah SWT,” ujar Kombes Pol Nanang.</p>



<p>Dalam aksi itu, massa terus berdatangan. Dalam aksi itu pula, beberapa fasilitas di kawasan Mapolresta, juga dirusak. Massa baru berhasil dipukul mundur, setelah gas air mata ditembakkan. Meskipun demikian, massa masih terus berada di sekitaran Mapolresta Malang Kota.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pengunjuk rasa baru mulai membubarkan diri pada Sabtu (30/08/2025) dini hari. Namun, mereka tidak langsung benar-benar membubarkan diri. Sebagian malah diduga meluapkan kekecewaan dengan membakar Pos Lantas Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Kobaran api besar terlihat melalap bagian depan pos polisi tersebut.</p>



<p>Api yang cepat membesar, membuat sejumlah bagian bangunan ambruk. Sejumlah perabotan di dalam pos ikut terbakar, meninggalkan puing-puing dan kerangka besi yang berserakan. Bahkan, kejadian itu sempat menimbulkan kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi.</p>



<p>Selain Pos Lantas Alun-Alun Merdeka, massa juga merusak Pos Polisi Ciliwung, Pos Polisi Jalan Bandung, Pos Polisi Mitra, Pos Polisi Kaliurang, Pos Polisi Trio Indah dan Pos Polisi Kacuk. Mapolresta Malang Kota juga mengalami kerusakan. Kaca bangunan koperasi pecah berantakan, sementara bus SIM keliling milik Satlantas Polresta Malang Kota rusak di bagian kaca akibat lemparan batu dan benda-benda lainnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225551</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasukan Dalmas Polres Batu Bentrok dengan Massa di Alun-alun Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/pasukan-dalmas-polres-batu-bentrok-dengan-massa-di-alun-alun-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Oct 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[Dalmas]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[pasukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199927</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pasukan Dalmas Polres Batu terlibat bentrok dengan puluhan massa di Alun-alun Kota Batu. Dengan kesiapsiagaan petugas, massa akhirnya dapat dipukul mundur dan berhasil dibubarkan, Selasa (17/10/2023) tadi. Aksi tersebut, merupakan simulasi yang digelar petugas Polres Batu dalam Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024. Simulasi ini adalah pelatihan dalam kesiapsiagaan petugas dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pasukan Dalmas Polres Batu terlibat bentrok dengan puluhan massa di Alun-alun Kota Batu. Dengan kesiapsiagaan petugas, massa akhirnya dapat dipukul mundur dan berhasil dibubarkan, Selasa (17/10/2023) tadi.</p>



<p>Aksi tersebut, merupakan simulasi yang digelar petugas Polres Batu dalam Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024. Simulasi ini adalah pelatihan dalam kesiapsiagaan petugas dalam pengamanan Pemilu serentak 2024 yang bakal digelar 14 Februari 2024 mendatang.</p>



<p>Kapolres Batu, AKBP Oscar Syamsuddin, mengatakan bahwa antisipasi terjadinya kerusuhan dalam pelaksanaan Pemilu, sangatlah diperlukan. Sehingga, dalam gelar pasukan kesiapan pengamanan Pemilu serentak 2024, dirangkai juga simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS).</p>



<p>&#8220;Hari ini, telah digelar kesiapan pengamanan Pemilu serentak 2024. Dalam kegiatan ini, kami juga melakukan simulasi pelaksanaan pencoblosan hingga pengamanan saat terjadi kerusuhan di TPS,&#8221; terangnya, saat di Alun-alun Kota Batu, Selasa (17/10/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Menurutnya, Operasi Mantap Brata Semeru 2023-2024, terhitung dari 19 Oktober 2023 sampai 20 Oktober 2024. &#8220;Untuk pengamanan Pemilu serentak 2024 di wilayah hukum Polres Batu diterjunkan 320 personel dari Polri dan sekitar 2.000 Linmas. Tugasnya untuk mengamankan TPS,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pihaknya menambahkan, pemetaan TPS tidak ada yang dinyatakan rawan. Sedangkan, setiap TPS akan ditugaskan dua personel Polri. &#8220;Meski hari ini ada simulasi pengamanan Pemilu. Namun, saya berharap semua berjalan kondusif. Untuk personel yang ditugaskan di masing-masing TPS tidak dilengkapi dengan senjata lengkap. Tetapi, ada pasukan khusus jika terjadi kerusuhan di TPS,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu Pelaku Pembunuhan Mahasiswa yang Diawali Bentrok di Kafe Dibekuk Polres Malang</title>
		<link>https://memontum.com/satu-pelaku-pembunuhan-mahasiswa-yang-diawali-bentrok-di-kafe-dibekuk-polres-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jun 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[diawali]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kafe]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192177</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya mahasiswa Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (Unitri), berhasil dibekuk petugas Polres Malang. Sebagaimana diberitakan, seorang mahasiswa Unitri Malang bernama Krisnael Murri, warga Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas di tepi jalan dengan luka tusuk akibat bentrok di kafe yang melebar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya mahasiswa Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (Unitri), berhasil dibekuk petugas Polres Malang. Sebagaimana diberitakan, seorang mahasiswa Unitri Malang bernama Krisnael Murri, warga Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas di tepi jalan dengan luka tusuk akibat bentrok di kafe yang melebar hingga ke jalan. Peristiwa itu, berlangsung di belakang UMM atau tepatnya di Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (25/06/2023) dini hari lalu.</p>



<p>Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, membenarkan mengenai penangkapan seorang terduga pelaku penganiayaan hingga meninggal. Hanya saja, untuk identitas tersangka, masih dilakukan pengembangan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Satu pelaku penganiayaan mahasiswa Unitri Malang, sudah berhasil kita tangkap hari ini. Untuk identitasnya, mohon maaf belum bisa kami sampaikan. Nanti menunggu setelah pemeriksaan selesai,&#8221; kata AKBP Kholis, Jumat (30/06/2027) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, untuk peran dari tersangka yang berhasil ditangkap, juga masih dalam pengembangan penyidik. Sementara penangkapan tersangka, dilakukan di Surabaya.</p>



<p>&#8220;Pelaku kita tangkap di Surabaya. Saat ini, anggota masih melakukan pengembangan,&#8221; tambah Kapolres Malang.</p>



<p>Masih menurut Kapolres, bahwa dalam kejadian itu, korban meninggal usai dikeroyok. Sementara salah satu tersangka, adalah pelaku yang sudah berhasil ditangkap anggota.</p>



<p>&#8220;Satu pelaku ini terlibat dalam pengeroyokan. Jadi, dia melakukan kekerasan secara bersama-sama kepada korban. Saat ini, kami masih mengejar pelaku lain dan mudah mudahan tim gabungan yang bergerak bisa segera menangkap pelaku lain,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192177</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca Bentrok dan Sweping, Pemkot Malang Gelar Rakor Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-bentrok-dan-sweping-pemkot-malang-gelar-rakor-gangguan-keamanan-dan-ketertiban-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[ketertiban]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pasca]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[rakor]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[sweping]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191984</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), melakukan rapat koordinasi antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, bersama dengan organisasi daerah (Orda) dan jajaran terkait, di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (27/06/2023) sore. Hal tersebut dilakukan, pasca terjadinya bentrokan di sebuah kafe di Kabupaten Malang hingga berujung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), melakukan rapat koordinasi antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, bersama dengan organisasi daerah (Orda) dan jajaran terkait, di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (27/06/2023) sore. Hal tersebut dilakukan, pasca terjadinya bentrokan di sebuah kafe di Kabupaten Malang hingga berujung sweping ke wilayah Kota Malang, Minggu (25/06/2023) lalu.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, Ketua Keluarga Besar Indonesia Timur Bersatu Malang Raya, Moses Christian, mengatakan jika pihaknya akan memasrahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwajib. Pihaknya hanya bisa mengimbau, kepada para anggotanya untuk menahan diri.</p>



<p>“Untuk semuanya, tolong menahan diri. Menahan supaya tidak ada lagi keramaian-keramaian. Kami pasrahkan semua kepada aparat terkait untuk bekerja. Kami berdoa supaya segera ditangkap pelakunya,” kata Christian, seusai melakukan rapat koordinasi antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya jika kejadian yang belakangan ini terjadi, menurutnya adalah spontanitas yang dipengaruhi akibat minuman keras (Miras). Karena itu, akan dilakukan antisipasi dan minimalisir kejadian-kejadin tersebut.</p>



<p>“Kita sudah minimalisir tawuran dengan mereka sendiri. Sudah kita antisipasi dan minimalisir. Ke depan koordinasi dengan aparat supaya adik-adik beli miras jangan dikasih. Dari daerah yang didatangkan untuk dijual di sini kita akan minimalisir,” ujarnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menyatukan para anggotanya dalam organisasi yang dimiliki. Terlebih, mereka adalah mahasiswa yang dituntut untuk belajar dan menimba ilmu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya harap mereka bisa mengatur dan menempatkan diri, dimana mereka tinggal supaya dekat dengan masyarakat. Mereka di sini sekolah, tidak semua orang timur di sini melakukan ini. Jangan anggap kelakukan semua orang timur di sini bermasalah,” lanjutnya.</p>



<p>Lebih lanjut pihaknya juga akan memberikan advokasi, kepada keluarga korban. Dimana telah disiapkan sembilan penasehat hukum untuk melakukan pendampingan terhadap kasus tersebut, mulai dari awal sampai akhir di penyidikan nanti.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengimbau kepada seluruh warga Kota Malang untuk selalu waspada pada bola liar ataupun hoaks. Selain itu, pihaknya juga mempercayakan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk segera melakukan pengurusutan dan tindakan tegas.</p>



<p>“Perlu saya sampaikan bahwa saat ini persoalan sudah clear, tidak ada masalah apa-apa. Artinya, kejadian kemarin kita serahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwajib. Tentu kami memohon kepada pihak berwenang untuk segera diusut, dan segera ada tindakan tegas,” jelas Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Pihaknya juga mengapresiasi kepada keluarga dari Indonesia Timur, yang berencana memberikan pendampingan dan advokasi kepada korban pembunuhan tersebut. &#8220;Mudah-mudahan ini menjadi keniscayaan bagi mereka dan saya penuh keyakinan bahwa masyarakat Kota Malang adalah masyarakat yang damai, sejuk, ramah, dan kami menunjukkan salam satu jiwa, bahwa jiwa kita adalah satu Indonesia,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191984</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bentrok di Kafe Merembet ke Jalanan, Seorang Mahasiswa Tewas dan Satu Motor Dibakar di Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bentrok-di-kafe-merembet-ke-jalanan-seorang-mahasiswa-tewas-dan-satu-motor-dibakar-di-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dibakar]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jalanan,]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kafe]]></category>
		<category><![CDATA[ke]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merembet]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191805</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Seorang mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggaldewi (Unitri) Kota Malang, yang diketahui bernama Keisnael Murri asal Sumba Barat Daya (SBD) NTT, tergeletak tidak bernyawa dengan luka tusuk di tepi jalan. Korban ditemukan tergeletak di belakang Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di kawasan Jalan Karya Wiguna, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (25/06/2023) dini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Seorang mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggaldewi (Unitri) Kota Malang, yang diketahui bernama Keisnael Murri asal Sumba Barat Daya (SBD) NTT, tergeletak tidak bernyawa dengan luka tusuk di tepi jalan. Korban ditemukan tergeletak di belakang Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di kawasan Jalan Karya Wiguna, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (25/06/2023) dini hari sekitar pukul 02.10.</p>



<p>Kapolsek Karangploso, Iptu Bambang Subinanjar, membenarkan penemuan jenazah tersebut. &#8220;Awalnya, security belakang UMM itu melihat tubuh korban dan kemudian dilaporkan. Kami yang mendapat laporan itu, langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),&#8221; ujar Kapolsek, Minggu (25/06/2023) tadi.</p>



<p>Saat ini kasus dugaan pembunuhan ini dalam penanganan Satreskrim Polres Malang. Dugaan sementara, peristiwa itu berawal dari sebuah kafe.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Bentrok di Kafe Malang, Seorang Mahasiswa Tewas dan Satu Motor Dibakar #shorts" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/W97WYHwIJCo?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sementara itu, dari pengembangan informasi yang diperoleh, diduga tewasnya korban berawal dari terjadinya kericuhan di salah satu kafe di Desa Tegalgondo-Katangploso. Tidak diketahui secara pasti, apa yang menjadi penyebab bentrokan ini terjadi. Namun, saat itu kondisi lokasi sudah ramai.</p>



<p>&#8220;Saat saya lihat di sana (kafe), itu sudah ramai semua. Semua marah-marah. Ada sekitar empat sampai lima orang anak yang saya menduga adalah dari teman atau asal korban,” ujar warga di sekitar lokasi, Ilham.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disaat bersamaan, tambahnya, korban ditemukan sudah bersimbah darah. Berlanjut, kepada teman-teman korban yang kemudian mencari si terduga pelaku penusukan.</p>



<p>&#8220;Tidak tahu pelakunya lari kemana. Namun setelah korban ditemukan tergeletak, teman-temannya mencari keberadaan pelaku. Kalau tubuh korban sendiri, itu dievakuasi sekitar pukul 03.00,&#8221; jelas warga tersebut.</p>



<p>Jenazah korban sendiri, kemudian dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang untuk mendapatkan visum dokter. Sementara di lokasi yang diduga sebagai awal kejadian atau kafe, terdapat sejumlah kerusakan. Bahkan, sepeda motor Yamaha All New R15 dibakar di area di dalam cafe. Beberapa rumah warga juga terkena lemparan batu.</p>



<p>&#8220;Entah siapa-siapa dan apa masalahnya. Tiba-tiba saja ramai dan peristiwa itu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Petugas kepolisian yang datang ke lokasi, pun akhirnya berhasil membuyarkan massa. Kini, kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polres Malang. Termasuk memeriksa sejumlah saksi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191805</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lima Terluka dan Satu Orang Dilaporkan Kritis, Akibat Bentrok Mahasiswa UIN KHAS Jember dengan Pihak Keamanan Kampus dan Warga</title>
		<link>https://memontum.com/lima-terluka-dan-satu-orang-dilaporkan-kritis-akibat-bentrok-mahasiswa-uin-khas-jember-dengan-pihak-keamanan-kampus-dan-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2022 13:54:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[UIN KHAS Jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164198</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bentrokan antara ratusan mahasiswa Universitas Islam KH Achmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember dengan sejumlah petugas keamanan kampus dan warga sekitar, Minggu (20/02/2022). Pemicu bentrokan diduga terjadi, karena pihak keamanan kampus bersama warga, bermaksud membubarkan aksi unjuk rasa (Unras) mahasiswa, yang terjadi sejak Jumat (18/02/2022) kemarin. Ratusan mahasiswa itu melakukan aksi Unras, menuntut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bentrokan antara ratusan mahasiswa Universitas Islam KH Achmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember dengan sejumlah petugas keamanan kampus dan warga sekitar, Minggu (20/02/2022). Pemicu bentrokan diduga terjadi, karena pihak keamanan kampus bersama warga, bermaksud membubarkan aksi unjuk rasa (Unras) mahasiswa, yang terjadi sejak Jumat (18/02/2022) kemarin.</p>



<p>Ratusan mahasiswa itu melakukan aksi Unras, menuntut adanya keringanan pembayaran UKT (Uang Kuliah Tunggal). Pasalnya dari pengajuan keringanan UKT itu, hanya memberikan keringanan bagi 545 mahasiswa. Sedangkan ada kurang lebih sekitar 3000 mahasiswa yang mengajukan keringanan pembayaran UKT.</p>



<p>&#8220;Bentrokan itu terjadi sekitar pukul 4 sore tadi. Awalnya datang polisi bermaksud membubarkan aksi. Karena kita unjuk rasa sejak Jumat (18/02/2022), menuntut pihak kampus memberikan keringanan soal UKT. Karena kita tahu sekarang kan kondisi pandemi, disepakati oleh rektorat 45 persen yang mendapat keringanan. Tapi yang dikonfirmasi, malah hanya 545 mahasiswa. Jadi ini maksud aksi kami untuk menanyakan itu,&#8221; kata Korlap Aksi (Koordinator Aster 2), Bima Agung Sih Pangestu, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (20/02/2022) malam.</p>



<p>Terkait bentrokan, kata Bima, lebih tepatnya ratusan mahasiswa hanya bertahan saat pihak keamanan kampus yang akan membubarkan massa aksi. &#8220;Tidak hanya dari pihak keamanan kampus, warga juga diprovokasi untuk ikut membubarkan. Termasuk juga tadi sebelum ada bentrokan, datang satu kompi polisi dari Polres Jember. Kita bertahan, tidak ingin membubarkan diri. Karena maksud aksi kami belum diterima pihak kampus. Tadi sekitar pukul 18.00 , Rektor (Profesor Babun Suharto) juga datang tapi tidak bermaksud menyelesaikan atau menjawab tuntutan kami,&#8221; ungkap Bima.</p>



<p>Maksud pembubaran paksa aksi mahasiswa itu, menurut Bima karena pihak mahasiswa hanya bertahan tidak ingin dibubarkan. &#8220;Sehingga kami tiba-tiba dipukul dan mau dibubarkan. Padahal kita aksi di depan Kantor Rektorat. Jalan yang kami tutup hanya akses masuk ke gedung rektorat. Bukan menutup jalan dari perumahan milenia ataupun ke pemukiman warga. Tapi kami tiba-tiba diserang. Ada 5 teman kami terluka. Rata-rata luka di kepala dann di dada. Karena pukulan tangan kosong dan tendangan dari sepatu petugas keamanan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Salah satu pengunjuk rasa bahkan alami luka parah.&#8221;Bahkan ada teman kami salah satu diantara korban terluka cukup parah, kritis dan belum sadar, masih dirawat di Puskesmas Mangli. Kabarnya masih dalam perawatan. Itu karena pukulan balok kayu dengan panjang kurang lebih 1,5 meter. Tadi ada warga yang terprovokasi yang memukul,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Terkait bentrokan yang terjadi, lebih lanjut Bima menyampaikan, pihaknya merasa kecewa dengan apa yang dialami rekan-rekannya. &#8220;Kita hanya minta keringanan, tapi kenapa kita malah yang diserang. Kita berharap ada keadilan dan kepedulian kampus,&#8221; katanya.</p>



<p>Bima juga menambahkan, adanya tindakan pembubaran yang berujung terjadi bentuk penganiayaan yang dialami mahasiswa itu. Kata Bima, aksi Unras itu diharapkan bubar karena Senin (21/02/2022), ada acara Dies Natalies UIN KHAS.</p>



<p>&#8220;Yang rencananya dihadiri Gubernur Jawa Timur dan Bupati Jember. Tapi selama tuntutan kami tidak diperhatikan, kami akan tetap bertahan.Malam ini masih ada 150 mahasiswa yang tetap bertahan di pos depan gerbang kampus. Kegiatan kita diawasi polisi. Tapi kita tetap bertahan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Terpisah, pihak rektorat dari UIN KHAS Jember, Profesor Babun Suharto, belum bisa dikonfirmasi. Namun salah seorang petugas Rektorat UIN KHAS Jember yang enggan disebutkan namanya mengatakan, terkait aksi Unras yang dilakukan mahasiswa memang terkait pengajuan keringanan pembayaran UKT. &#8220;Tapi memang ada persoalan dan saat ini masih dicari penyelesaian yang baik. Besok mungkin bisa dijelaskan. Sekarang sudah malam, Pak Rektor mungkin sudah istirahat,&#8221; katanya.</p>



<p>Aksi ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember ternyata masih berlanjut bahkan mereka sempat membakar ban bekas di depan Gedung Rektorat, Senin (21/02/2022).</p>



<p>Tuntutan mereka tetap yakni meminta kejelasan dan keringanan dari pembayaran UKT dari pihak kampus. &#8220;Aksi hari ini, adalah lanjutan dari aksi kemarin dan yang sudah kami lakukan sejak Jumat (18/02/2022) kemarin. Kami melakukan aksi tutup mulut memprotes tindakan anarkis kemarin. Juga dilanjutkan dengan aksi bakar ban bekas di depan (gedung) rektorat kampus,&#8221; kata Korlap, Moh Hisyam saat dikonfirmasi disela aksi.</p>



<p>Terpantau ratusan mahasiswa memenuhi halaman depan gedung Rektorat UIN KHAS. Mereka menunggu tanggapan dari pihak kampus, khususnya Rektor UIN KHAS Jember Profesor, Babun Suharto. &#8220;Tuntutan kami masih sama, kita minta kejelasan terkait pengajuan keringanan UKT itu. Karena disampaikan saat itu dapat keringanan 45 persen, juga sudah ada 3000 mahasiswa yang mengajukan. Tapi hanya 545 mahasiswa yang diterima, nah yang lain bagaimana. Ini harus jelas dan bisa dijelaskan oleh pimpinan,&#8221; ujar Hisyam.</p>



<p>Terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan, lanjutnya, ratusan mahasiswa kurang lebih 150 orang akan tetap bertahan dan aksi Unras akan terus dilakukan. &#8220;Sampai pihak rektorat memberikan penjelasan dan tuntutan kami diterima. Jika tidak aksi ini, akan terus kami lakukan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Terpisah saat dikonfirmasi disela kegiatan Dies Natalies Kampus UIN KHAS Jember, Rektor UIN KHAS Profesor Babun Suharto mengatakan, terkait keringanan UKT pihaknya sudah memiliki dasar pertimbangan siapa yang akan mendapatkan hak tersebut. Juga bagaimana proses seleksinya secara baik dan tepat.</p>



<p>&#8220;Terkait UKT kami sudah menjadikan KMA (Keputusan Menteri Agama) sebagai dasar kami memberikan keringanan (pembayaran UKT) bagi mahasiswa. Ada 6000 (mahasiswa) yang mengajukan, dibilang 3000 itu fitnah. Kemudian yang diterima dan memenuhi syarat ada 45 persen. Memang tidak bisa semua, karena kami harus seleksi betul. Ada 500 lebih mahasiswa yang mendapat hak itu (keringanan pembayaran UKT),&#8221; kata Prof Babun saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.</p>



<p>Dalam proses pemberian UKT, Babun menjelaskan ada dua kebijakan yang dilakukan pihak kampus. &#8220;Yakni banding UKT dan keringanan UKT. Bedanya banding UKT selama menjadi mahasiswa, kalau keringanan sesuai peraturan dari Kementerian Agama jadi ada proses itu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk proses seleksi mahasiswa yang mendapat keringanan UKT, lanjut Babun, pihak rektorat memberikan wewenang kepada masing-masing fakultas. &#8220;Sehingga mahasiswa bisa tahu semua (soal bagaimana mendapatkan keringanan UKT) itu. Juga bagaimana posisi keuangan mereka (mahasiswa). Kita menerima catatan pengajuan keringanan UKT dari fakultas. Kita (rektorat) hanya meng SK kan saja. Jadi semua sudah dikelola dari fakultas masing-masing. Kita sudah akomodir semuanya (bagi yang memenuhi syarat untuk mendapat keringanan UKT),&#8221; ujarnya.</p>



<p>Babun juga mengakui, tidak semua mahasiswa mendapat keringanan pembayaran UKT. &#8220;Kalau ada yang tidak terakomodir (hal itu wajar). Karena tentunya kampus tidak akan berjalan roda kegiatannya (jika semua mendapat keringanan),&#8221; sambungnya.</p>



<p>Untuk keringanan UKT yang diberikan, Babun menambahkan, pihaknya mengklaim paling besar. &#8220;Untuk UKT yang diberikan, sudah cukup murah. Ada sekitar Rp 400 ribu terendah, tertinggi Rp 3 juta, keringanan UKT yang kami berikan. UIN ini yang paling murah sedunia akhirat, dibandingkan dengan UIN di Malang ataupun UIN Yogya. Kita lebih rendah. Karena kami betul-betul ingin bagaimana masyarakat Indonesia bisa belajar baik di kampus kami,&#8221; imbuhnya. <strong>(ark/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164198</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Irwasda Polda Jatim Tinjau Lokasi Pengrusakan Rumah</title>
		<link>https://memontum.com/irwasda-polda-jatim-tinjau-lokasi-pengrusakan-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 15:34:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[pengrusakan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[PSHT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121415-irwasda-polda-jatim-tinjau-lokasi-pengrusakan-rumah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Drs Sungkono didampingi Wakapolres Kompol Zein Mawardi Amd meninjau lokasi kejadian pengrusakan yang terjadi di desa Kayuputih, Kecamatan Panji dan desa Trebungan Kecamatan Mangaran, Rabu (12/08/2020) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Drs Sungkono mengecek langsung kesiapan personil pengamanan, baik dari Polres maupun BKO Brimob dari Polda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Drs Sungkono didampingi Wakapolres Kompol Zein Mawardi Amd meninjau lokasi kejadian pengrusakan yang terjadi di desa Kayuputih, Kecamatan Panji dan desa Trebungan Kecamatan Mangaran, Rabu (12/08/2020) pagi.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Drs Sungkono mengecek langsung kesiapan personil pengamanan, baik dari Polres maupun BKO Brimob dari Polda Jatim yang disiagakan dilokasi kejadian pengrusakan rumah warga oleh anggota PSHT.</p>
<p>Kombes Pol Drs Sungkono menekankan agar semua personil tetap menjaga kesiapsiagaan dan terus mengikuti perkembangan situasi kamtibmas untuk mencegah insiden terjadinya kembali serta meningkatkan patroli dialogis kepada tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat.</p>
<p>“ Polisi menyiagakan personil pengamanan baik dari Polres dan Brimob Polda Jatim untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif dan menjamin keamanan serta keselamatan warga,“ ujar Kombes Pol Drs Sungkono.</p>
<p>Selain itu, Irwasda Polda Jatim juga berdialog dengan warga korban pengrusakan rumah.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kepada bapak ibu untuk mempercayakan proses hukum kepada Polri dan akan dilakukan proses secara professional hingga tuntas sampai permasalahan selesai,&#8221; pungkasnya.<strong> (her/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121415</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres: Pelaku Kerusuhan di Situbondo Disinyalir Ada Oknum Anggota PSHT dari Luar Kabupaten</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-pelaku-kerusuhan-di-situbondo-disinyalir-ada-oknum-anggota-psht-dari-luar-kabupaten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2020 13:50:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[pengrusakan]]></category>
		<category><![CDATA[polres situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[PSHT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121252-kapolres-pelaku-kerusuhan-di-situbondo-disinyalir-ada-oknum-anggota-psht-dari-luar-kabupaten</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pelaku kerusuhan yang terjadi di dua Desa yang dilakukan oleh sekelompok perguruan pencak silat hingga ratusan orang tersebut diduga oknum anggota PSHT dengan membabi buta melakukan penyerangan pada warga sekitar diperkirakan ada dari luar kota, seperti ada yang datang dari PSHT Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso, Selasa (11/08/2020). Hal tersebut dikatakan Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pelaku kerusuhan yang terjadi di dua Desa yang dilakukan oleh sekelompok perguruan pencak silat hingga ratusan orang tersebut diduga oknum anggota PSHT dengan membabi buta melakukan penyerangan pada warga sekitar diperkirakan ada dari luar kota, seperti ada yang datang dari PSHT Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso, Selasa (11/08/2020).</p>
<p>Hal tersebut dikatakan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Situbondo, AKBP Sugandi SIK M Hum, pelaku kerusuhan dan pengrusakan rumah, kios, lapak pedagang dan pemecahan kaca mobil milik warga Desa Sekarputih, Kecamatan Panji dan warga Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo bukan hanya dilakukan oleh oknum anggota PSHT dari Situbondo saja, namun ada yang datang dari anggota PSHT Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso.</p>
<p><div id="attachment_121253" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-121253" decoding="async" class="size-full wp-image-121253" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/kerusuhan-stbd-2-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Situbondo AKBP Sugandi SIK M Hum saat diwawancarai wartawan Memo X. (im)" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/kerusuhan-stbd-2-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/kerusuhan-stbd-2-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/kerusuhan-stbd-2-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/kerusuhan-stbd-2-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-121253" class="wp-caption-text">Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Situbondo AKBP Sugandi SIK M Hum saat diwawancarai wartawan Memo X. (im)</p></div></p>
<p>“Dari hasil pemeriksaan saksi korban dan anggota PSHT, ada informasi pelaku pengrusakan tersebut juga datang dari luar Kabupaten Situbondo, yakni Kabupaten Jember, Banyuwangi dan Bondowoso. Mereka ikut bergabung melakukan penyerangan ke Desa Kayuputih dan Trebungan,” jelas Kapolres Sugandi saat diwawancarai puluhan wartawan.</p>
<p>Sambung Kapolres Situbondo, dari pemeriksaan 21 saksi anggota PSHT, ada 6 orang pelaku yang akan ditingkatkan menjadi tersangka.</p>
<p>“Mereka akan kita tahan dan di jerat dengan pasal 170, pasal 160 KUHP dan pasal-pasal lainnya. Semua pelaku murni tindakan kriminalitas,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ajun Komisaris Besar Polisi Sugandi SIK M Hum menerangkan, dengan adanya 6 orang oknum anggota PSHT akan dijadikan tersangka pada hari ini, maka pihak Kepolisian Resort Situbondo akan terus melakukan pengembangan hingga semua para pelaku kerusuhan tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum.</p>
<p>“Para pelaku pengrusakan yang terjadi pada Senin (10/08/2020) dini hari akan dilakukan tindakan tegas dan mungkin saja akan ada tersangka-tersangka baru. Karena saat terjadi kerusuhan jumlah orang oknum anggota PSHT sangat banyak sekali,” pungkasnya.<strong> (im/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121252</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anggota Pencak Silat Bentrok dengan Warga</title>
		<link>https://memontum.com/anggota-pencak-silat-bentrok-dengan-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 14:47:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[bupati situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[PSHT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121179-anggota-pencak-silat-bentrok-dengan-warga</guid>

					<description><![CDATA[Bupati: Sangat Memalukan Memontum Situbondo &#8211; Bentrokan antara pesilat yang diduga dari kelompok perguruan pencak silat PSHT dengan warga Desa Kayu putih dan warga Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto SH mengatakan itu sangat memalukan, Senin (10/08/2020) siang. Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH saat melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Bupati: Sangat Memalukan</h2>
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bentrokan antara pesilat yang diduga dari kelompok perguruan pencak silat PSHT dengan warga Desa Kayu putih dan warga Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto SH mengatakan itu sangat memalukan, Senin (10/08/2020) siang.</p>
<p>Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH saat melakukan peninjauan lokasi kejadian bersama Kapolres Situbondo dan Dandim 0823 di Desa Kayu Putih dan Desa Trebungan.</p>
<p>&#8220;Kenapa kekuatan yang ada tidak dijadikan prestasi, malah mencoreng masalah baru pada saat Indonesia sedang menghadapi masa pandemi Covid-19. Termasuk Situbondo berjibaku, berbenah memberbaiki ekonomi, kesehatan karena Covid-19, justru di cederai dengan hal seperti ini. Ini sangat memalukan,” ucap Bupati H Dadang Wigiarto.</p>
<p>Tidak hanya itu saja yang dikatakan Bupati H Dadang, Bupati yang sudah menjabat dua periode ini juga menjelaskan bahwa kasus ini bukan hanya konflik biasa, modelnya sudah mengarah pada kejahatan.</p>
<p>“Entah ini ditunggangi atau pun ada rencana, pihak kepolisian yang nantinya akan mengusut tuntas kasus ini. Setidaknya, dengan adanya kasus ini ada 9 warga yang mengalami kerugian dan kerugian ini nantinya akan kita bicarakan dan akan difasilitasi oleh Kapolres ditempatkan di Pemkab Situbondo untuk mengadakan pertemuan beberapa pimpinan perguruan silat yang akan kita kumpulkan, karena ada potensi benturan antar perguruan silat yang di politisir, dilihat dari pemicunya sangat sederhana, yaitu bendera yang diambil,” lanjutnya.</p>
<p>Dia mendukung, lanjut Bupati H Dadang Wigiarto SH, agar pihak Kepolisian menuntaskan kasus ini ke akar akarnya, siapa yang bertanggung jawab dan memberi dukungan sepatutnya kepada Kepolisian yang juga didukung oleh Kodim 0823.</p>
<p>“Kita nanti akan memberikan masukan kepada pimpinan perguruan silat yang kita undang supaya bisa menahan diri dan bisa mengendalikan semua anak buahnya di lapangan,” pungkasnya.<strong> (her/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121179</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
