<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bersabar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bersabar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 May 2025 11:58:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bersabar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Pasuruan Minta CJH Bersabar Sikapi Perubahan Jadwal Keberangkatan Haji</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-pasuruan-minta-cjh-bersabar-sikapi-perubahan-jadwal-keberangkatan-haji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bersabar]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[sikapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222105</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan bersama Kementerian Agama (Kemenag) meminta para calon jamaah haji (CJH) untuk bersabar dalam menyikapi perubahan jadwal keberangkatan akibat penerapan sistem kelompok terbang (Kloter) berbasis Syarikah. Permintaan itu disampaikan Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, saat dimintai keterangannya seputar kebijakan baru Pemerintah Arab Saudi. Disampaikannya, berubahnya jadwal keberangkatan haji juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan bersama Kementerian Agama (Kemenag) meminta para calon jamaah haji (CJH) untuk bersabar dalam menyikapi perubahan jadwal keberangkatan akibat penerapan sistem kelompok terbang (Kloter) berbasis Syarikah. Permintaan itu disampaikan Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, saat dimintai keterangannya seputar kebijakan baru Pemerintah Arab Saudi.</p>



<p>Disampaikannya, berubahnya jadwal keberangkatan haji juga berpengaruh pada kesehatan mental para jamaah. Itu lantaran, keberangkatan mereka harus dimajukan atau dimundurkan untuk menyesuaikan dengan syarikahnya.</p>



<p>&#8220;Memang sulit, karena jamaah sudah memegang jadwal keberangkatan dan tidak siap jika mendadak diubah. Tapi ya mau gimana lagi, ini sudah menjadi ketetapan Pemerintah Arab Saudi, maka Pemerintah Indonesia juga harus melaksanakannya,&#8221; kata Wabup Pasuruan, Jumat (16/05/2025) tadi.</p>



<p>Dengan berubahnya jadwal keberangkatan haji, Pemerintah Indonesia menurut Gus Shobih-sapaan Wabup Pasuruan, telah berjuang untuk tetap menyatukan pasangan calon haji agar tidak terpisah meski berbeda kloter. &#8220;Dan jawabannya ya tetap, akan disatukan meski berbeda Kloter. Inilah yang tetap kami syukuri,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Umroh dan Haji pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Imron Muhadi, menjelaskan proses penyesuaian jadwal ini cukup rumit. Sebab, jadwal jamaah Kabupaten Pasuruan yang awalnya berangkat pada tanggal 27 dan 28 mei 2025, sebagian dari mereka akhirnya ada yang dimajukan dan ada yang dimundurkan.</p>



<p>Rinciannya, ungkapnya, 96 jamaah akan berangkat melalui Kloter 56 pada Minggu (18/05/2025) pagi atau maju dari jadwal semula. Kemudian 5 jamaah dengan Kloter 83 akan berangkat Minggu (25/05/2025) lusa. Sementara sebanyak 359 jamaah dari Kloter 87, 312 jamaah dari Kloter 88 dan 239 jamaah dari Kloter 89 akan dilepas pada Selasa (27/05/2025) mendatang.</p>



<p>Berikutnya, sebanyak 311 jamaah dari Kloter 91 dan 6 jamaah dari Kloter 93 akan berangkat pada Rabu (28/05/2025) mendatang. &#8220;Berdasarkan ketetapan, bahwa penataan ulang dilakukan agar satu Kloter hanya terdiri atas jamaah dari satu syarikah atau penyedia layanan di Arab Saudi. Kita yang bisa berbuat apa-apa,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Imron menegaskan, bahwa pihaknya akan tetap melaksanakan ketetapan tersebut dengan sebaik-baiknya. Dalam artian ikut menyusun ulang Kloter berdasarkan syarikah, mengeluarkan jamaah yang tidak sesuai dan menggantinya dengan jamaah yang sesuai dalam waktu singkat.</p>



<p>“Kami harus memperbaiki yang ada, mengeluarkan yang tidak sesuai dan menambahkan menjadi yang benar,&#8221; harapnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222105</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penjualan Bunga di Kota Batu Sepi, Pedagang hanya Bisa Bersabar</title>
		<link>https://memontum.com/penjualan-bunga-di-kota-batu-sepi-pedagang-hanya-bisa-bersabar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Sep 2021 11:21:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bersabar]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153388</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Batu yang terkenal sebagai kota wisata dengan segala keelokan dan pesona panoramanya yang selalu membuat para wisatawan tidak pernah bosan berkunjung ke tempat ini untuk berlibur, belanja atau sekedar mampir ke toko bunga yang ada disana. Namun di musim pandemi seperti ini tidak bisa dipungkiri semua tempat wisata sepi terkhusus para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Batu yang terkenal sebagai kota wisata dengan segala keelokan dan pesona panoramanya yang selalu membuat para wisatawan tidak pernah bosan berkunjung ke tempat ini untuk berlibur, belanja atau sekedar mampir ke toko bunga yang ada disana. Namun di musim pandemi seperti ini tidak bisa dipungkiri semua tempat wisata sepi terkhusus para pedagang bunga yang berada di sepanjang jalan Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu yang mengalami penurunan penjualan selama musim pandemic, Senin (13/09).</p>



<p>Salah satu warga Desa Sidomulyo, Supatemi, yang juga berjualan bunga sangat merasakan perbedaan sebelum pandemi dan disaat pandemi seperti ini. Ia merasa tahun ini adalah tahun yang cukup berat karena toko bunga miliknya sangat sepi pembeli.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiga-kepala-daerah-malang-raya-komitmen-sinergi-pembangunan-transportasi-berbasis-kawasan">Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sukses-taklukan-gunung-bokong-siswa-sdn-ngaglik-1-batu-bakal-taklukkan-gunung-buthak">Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kawal-gugatan-sengketa-tanah-lapangan-desa-puluhan-warga-sumberejo-kota-batu-datangi-pn">Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Sepi banget mas, gak ada sama sekali kemarin itu, biasanya hari Sabtu, Minggu, Senin kaya gini masih ada pengunjung ya walaupun hanya satu dua orang, tapi sekarang malah susah mas, kadang sering juga dalam sehari gak ada pengunjung sama sekali,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Selain dari itu ia tetap bersabar dan berharap pandemi ini segera usai, dan semuanya kembali normal seperti semula agar masyarakat tidak lagi susah menghadapi cobaan seperti ini.</p>



<p>&#8220;Ya harus sabar aja mas, Intinya semoga pandeminya cepat selesai, dan semoga semuanya kembali normal, kasian juga mas kalau gini terus, kasian pemerintahnya juga apalagi masyarakatnya pasti kesusahan cari makan kalau keadaannya kaya gini terus mas&#8221; tegasnya</p>



<p>Salah satu pengunjung yang mampir di lokasi penjualan bunga, Hendy. juga menyampaikan rasa kasihannya terhadap para pedagang bunga disekitar Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu yang biasanya ramai pengunjung namun akhir-akhir ini sangat sepi.</p>



<p>&#8220;Ya saya biasanya lewat sini mas karena rumah saya di daerah cangar, kasian aja mas biasanya disini ramai banget pengunjung yang datang, dari mulai wisatawan luar daerah, mahasiswa atau pelajar biasanya juga sering kelihatan mampir untuk liat-liat bunga disini, tapi sekarang ya kaya gini mas sepi,” tutur Hendy.</p>



<p>Hendy juga berharap pandemi segera berlalu, agar Kota Batu kembali ramai oleh wisatawan yang berkunjung. &#8220;Ya semoga tahun ini terakhir pandeminya mas, supaya Batu rame lagi, biasanya kan banyak wisatawan, jadi ya semoga cepat selesai lah pandeminya biar normal seperti biasanya lagi,” harapnya. <strong>(mg1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153388</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
