<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bumiayu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bumiayu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Jul 2025 09:10:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bumiayu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Modal Awal Rp 600 Ribu, KKMP Bumiayu Kota Malang Kini Miliki Aset Rp 175 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/modal-awal-rp-600-ribu-kkmp-bumiayu-kota-malang-kini-miliki-aset-rp-175-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224399</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan pengelolaan yang amanah bisa menumbuhkan kepercayaan dan kesejahteraan warga. Berawal dari dana Rp 600 ribu yang diberikan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) tujuh tahun silam, kini aset koperasi tersebut telah berkembang mencapai Rp 175 juta. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan pengelolaan yang amanah bisa menumbuhkan kepercayaan dan kesejahteraan warga. Berawal dari dana Rp 600 ribu yang diberikan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) tujuh tahun silam, kini aset koperasi tersebut telah berkembang mencapai Rp 175 juta.</p>



<p>Ketua KKMP Bumiayu, Wusono, menyampaikan bahwa dana Rp 600 tersebut dahulunya juga dibagikan ke enam RW yang ada di Kelurahan Bumiayu. Namun, hanya RW 02 yang konsisten mengelola dana tersebut secara berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Waktu itu, uangnya dari LPMK Rp 600 ribu dan dibagikan ke enam RW. Tapi di RW kami (RW 02) masih utuh dan berkembang. Sekarang sudah jadi Rp 175 juta,&#8221; ujar Wusono, Senin (28/07/2025) tadi.</p>



<p>Diceritakannya, bahwa dana tersebut awalnya dikelola dalam bentuk simpan pinjam warga. Kegiatan sederhana yang kemudian dikembangkan secara bertahap dengan meningkatkan nilai simpanan pokok dan wajib anggota. Pada 2018, koperasi mulai ditata ulang secara serius dengan nama Koperasi Bumiayu Mandiri Sejahtera.</p>



<p>&#8220;Saya disuruh mengelola itu 2018 akhir, masih kecil. Kemudian 2019, coba kami tata, waktu itu RAT sekitar Rp 4 jutaan, ada SHU. Kemudian 2020, saya kepilih jadi RW, kami komitmen membenahi, akhirnya bisa jadi seperti ini. Rata-rata omzet per bulan baru Rp 30 juta dengan anggota kami 118 orang. Ada calon anggota 20 orang. Total aset Rp 175 juta,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain fokus pada simpan pinjam, koperasi ini juga menggagas program sosial sejak 2022, salah satunya program Sodaqoh Rp 2.000. Dana itu digunakan untuk membantu anggota yang sedang sakit, memberikan transport berobat, bantuan rawat inap, hingga mendukung kegiatan warga seperti bedah rumah dan acara 17-an.</p>



<p>“Kami bantu Rp 50 ribu kalau ada yang ke Puskesmas. Kalau rawat inap, bisa dapat Rp 150 ribu. Semua dari dana sosial anggota,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Koperasi tersebut juga telah mulai merintis usaha sembako dalam dua bulan terakhir. Meski omzet masih kecil, yakni sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per bulan, KKMP Bumiayu menetapkan kebijakan untuk wajib beli sebagian, bagi anggotanya untuk memperkuat usaha bersama.</p>



<p>“Misalnya anggota butuh 10 Kg beras, 5 Kg wajib beli dari koperasi. Harganya kami buat paling murah. Beras Mentari kami jual Rp 74.500 per 5 Kg, lebih murah dari toko sekitar,” tuturnya.</p>



<p>Hingga akhir 2024, KKMP Bumiayu mencatat total aset senilai Rp 175 juta dan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 30 juta. Pengelolaan koperasi dilakukan secara transparan dan profesional. Pembagian SHU setiap tahun mengacu pada komposisi, 45 persen untuk anggota, 30 persen cadangan, sisanya untuk pengurus, pendidikan, karyawan dan dana sosial.</p>



<p>“Kami juga terapkan sistem plafon pinjaman. Jadi anggota hanya boleh meminjam maksimal lima kali dari total simpanan pokok dan wajib mereka. Bunganya ringan, hanya 2 persen,” ucapnya.</p>



<p>Meski sempat menolak perubahan nama menjadi KKMP karena merasa sudah mandiri, akhirnya warga RW 02 sepakat bergabung dalam program nasional Koperasi Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel). Dengan syarat, nama legal boleh berubah, tapi visi, logo dan AD/ART tetap menggunakan milik koperasi lama.</p>



<p>“Kami akhirnya sepakat asal tidak mengubah semangat awal koperasi ini. Karena dari uang Rp 600 ribu sampai bisa jadi Rp 175 juta, itu bukan kerja semalam. Itu perjuangan bersama,” lanjutnya.</p>



<p>Kini, KKMP Bumiayu menjadi salah satu contoh koperasi RW yang mandiri, sehat dan tumbuh secara konsisten. Meski belum sepenuhnya mampu mensejahterakan seluruh anggotanya, koperasi ini terbukti mampu menjadi alternatif aman dan produktif bagi warga.</p>



<p>&#8220;Memang kami belum mensejahterakan anggota, tetapi kami mencoba memfasilitasi apa yang mereka butuhkan,&#8221; imbuh Wusono. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224399</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Jembatan Penghubung Kelurahan Mergosono dan Bumiayu Telan Anggaran Rp 1,3 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/perbaikan-jembatan-penghubung-kelurahan-mergosono-dan-bumiayu-telan-anggaran-rp-13-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Oct 2023 10:28:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[Mergosono]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[penghubung]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199239</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perbaikan jembatan penghubung antara Kelurahan Mergosono dengan Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, memakan anggaran hingga Rp 1,3 miliar. Hal tersebut, disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, Rabu (04/10/2023) tadi. Pria yang kerap disapa Dandung, mengatakan jika pagu anggaran yang telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perbaikan jembatan penghubung antara Kelurahan Mergosono dengan Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, memakan anggaran hingga Rp 1,3 miliar. Hal tersebut, disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, Rabu (04/10/2023) tadi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Dandung, mengatakan jika pagu anggaran yang telah disiapkan dalam perbaikan jembatan tersebut yakni sebesar Rp 1,8 miliar dan dengan Harga Prakiraan Sendiri (HPS) senilai Rp 1,7 miliar. &#8220;Pagunya sudah kita siapkan Rp 1,8 miliar, tetapi dalam penawaran dan evaluasi nilai kontraknya sekitar Rp 1,3 miliar. Dan ini sudah dimulai sejak pekan lalu dan kalau sesuai kontrak, maka akan selesai 15 Desmber 2023 mendatang,” kata Dandung.</p>



<p>Ditambahkannya, untuk lebar jembatan tersebut yaitu 4 meter dengan panjang 36 meter. Nantinya, kondisi jembatan akan ada tiga sisi, dimana sisi kanan dan kiri untuk pejalanan kaki serta sisi tengah untuk pengendara roda dua.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Kalau untuk pejalan kaki, nanti kita siapkan lebarnya sekitar 50 hingga 60 cm di satu sisi. Kita tidak sarankan untuk bersimpangan, meskipun cukup untuk simpangan. Artinya, ayo kita jaga keselamatan bersama-sama,” katanya.</p>



<p>Dalam perbaikan jembatan nantinya, ujarnya, menggunakan struktur pembesian, sebab jika menggunakan aspal menurutnya akan lumer jika terkena kondisi ekstrim. Kekuatan fisiknya diharapkan bisa mencapai 20 hingga 30 tahun ke depan.</p>



<p>“Alasnya kita pakai plat bordes, sehingga akan lebih awet dan lebih ringan. Konstruksi nanti yang kita segerakan, karena ini perlu penambahan equipmentnya. Kalau pengerjaan rangka, mudah-mudahan lebih cepat karena tinggal ngelas jadi tidak nunggu kering. Kita harapkan, nanti kekuatan fisiknya bisa sampai 20 hingga 30 tahun, tapi tentunya dengan pemeliharaan rutin,” tambahnya.</p>



<p>Saat disinggung mengenai pemberian pagar jembatan, agar warga tidak membuang sampah sembarangan di sungai, Dandung menyampaikan jika akan mempertimbangkan hal itu. Sebab, di dalam Rancangan Anggaran Belanja (RAB) masih belum tersedia.</p>



<p>“Tapi akan kita pertimbangkan itu. Kalau kita lihat kondisi selama ini, tidak begitu ada. Biasanya jembatan yang dipakai buang sampah itu yang sifatnya umum. Kalau di sini hanya orang lokal dan orang sini cukup tertib. Tumpukan sampah saya lihat hanya di air terjun, itu pun bawaan dari saluran, bukan produk masyarakat setempat,” imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199239</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aksi Jambret Modus Menarik Kalung Berulah, Kalung Emas 25 Gram Nenek Bumiayu Kota Malang Jadi Sasaran</title>
		<link>https://memontum.com/aksi-jambret-modus-menarik-kalung-berulah-kalung-emas-25-gram-nenek-bumiayu-kota-malang-jadi-sasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berulah,]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[kalung]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menarik]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195344</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang nenek diketahui bernama Tri Kadarwati (65), menjadi korban penjambretan di Jalan Kyai Parseh Jaya atau tepatnya di depan Gang Perumahan Asabri Bumiayu Indah, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (07/08/2023) pagi sekitar pukul 05.30. Aksi penjambretan ini, terekam CCTV dan viral di media sosial. Menurut keterangan Tri Kadarwati, bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang nenek diketahui bernama Tri Kadarwati (65), menjadi korban penjambretan di Jalan Kyai Parseh Jaya atau tepatnya di depan Gang Perumahan Asabri Bumiayu Indah, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (07/08/2023) pagi sekitar pukul 05.30. Aksi penjambretan ini, terekam CCTV dan viral di media sosial.</p>



<p>Menurut keterangan Tri Kadarwati, bahwa sebelum kejadian, dirinya membeli jajanan kue basah di pedagang keliling. Posisinya tersebut, tidak jauh dari rumahnya.</p>



<p>&#8220;Pagi itu memang sepi, tapi saya tidak menduga bakal dijambret,&#8221; ujarnya, Rabu (09/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Aksi Jambret Modus Menarik Kalung Berulah Kalung Emas 25 Gram Nenek Bumiayu Kota Malang Jadi Sasaran" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/GG8Pl_CJHro?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dalam rekaman CCTV yang beredar, tampak pelaku mengendarai motor seorang diri berhenti tidak jauh dari tempat korban membeli kue. Saat memastikan aman, pelaku mendekatkan motornya ke arah korban, dengan cara tetap di atas motor yang dikendarai secara pelan. Setelah mendekati korban, pelaku kemudian menarik kalung emas seberat 25 gram yang sedang dipakai korban.</p>



<p>Kejadian itu, kontan membuat sang nenek jatuh ke belakang atau mengenai aspal jalan. Sementara pelaku, usai mendapatkan kalung emas korban, langsung tancap gas kabur. Korban sendiri tergeletak di jalan dengan kepala belakang terluka dan diberi pertolongan.</p>



<p>&#8220;Saya langsung ditolong dan dibawa oleh warga ke RS Panti Nirmala. Bagian kepala belakang saya terluka, hingga harus dijahit dengan delapan jahitan. Saat ini saya sedang menjalani pemulihan,&#8221; terangnya.&nbsp;<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195344</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Bocah SD di Bumiayu Kota Malang Dilaporkan Hanyut di Sungai Brantas</title>
		<link>https://memontum.com/dua-bocah-sd-di-bumiayu-kota-malang-dilaporkan-hanyut-di-sungai-brantas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191363</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dua siswa sekolah dasar (SD) berinisial PW (10) dan Rf (11), warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dikabarkan hilang terseret arus Sungai Brantas, yang tidak jauh dari rumahnya, Senin (19/06/2023) tadi. Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian, tepatnya sekitar pukul 10.00 atau sepulang sekolah, kedua korban dan teman-temannya bermain di sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dua siswa sekolah dasar (SD) berinisial PW (10) dan Rf (11), warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dikabarkan hilang terseret arus Sungai Brantas, yang tidak jauh dari rumahnya, Senin (19/06/2023) tadi.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian, tepatnya sekitar pukul 10.00 atau sepulang sekolah, kedua korban dan teman-temannya bermain di sekitar Sungai Brantas. Total, ada sebanyak delapan anak yang bermain di sekitar Sungai Brantas. Saat itu, enam diantaranya sempat berenang di sungai.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karena arus sungai cukup deras, ke enam anak tersebut sempat terseret arus. Namun, empat di antaranya berhasil diselamatkan. Sedangkan PW dan Rf, dilaporkan hilang terbawa arus. Sementara teman-temannya korban sendiri, sudah sempat berusaha menolong, namun gagal.</p>



<p>Hanyutnya PW dan Rf, inipun dilaporkan oleh teman-temannya sekitar pukul 16.30. Hingga akhirnya, kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kedungkandang.</p>



<p>Tidak lama berselang, unsur potensi SAR Malang Raya datang ke lokasi untuk berkoordinasi melakukan pencarian. &#8220;Hingga malam ini, kedua korban masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian,&#8221; ujar Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo Hariyadi saat dikonfirmasi Memontum.com sekitar pukul 20.00. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kakek Asal Bumiayu Kota Malang Kehilangan Nyawa Paska Ditabrak Truk Boks</title>
		<link>https://memontum.com/kakek-asal-bumiayu-kota-malang-kehilangan-nyawa-paska-ditabrak-truk-boks</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2022 14:01:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[ditabrak]]></category>
		<category><![CDATA[Ditabrak Truk Box]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Meregang Nyawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164036</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Akup (67), warga Jl Kyai Parseh Jaya RT 7/RW 5, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tewas seketika dengan luka parah di kepala, Jumat (18/02/2022) di Simpang Empat Jl Kyai Parseh Jaya. Luka itu akibat Laka lantas tertabrak truk boks Mitsubishi Fuso N-8311-BH dikemudikan, Mohamad Zaini (26), warga Desa Gunungjati, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Akup (67), warga Jl Kyai Parseh Jaya RT 7/RW 5, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tewas seketika dengan luka parah di kepala, Jumat (18/02/2022) di Simpang Empat Jl Kyai Parseh Jaya.</p>



<p>Luka itu akibat Laka lantas tertabrak truk boks Mitsubishi Fuso N-8311-BH dikemudikan, Mohamad Zaini (26), warga Desa Gunungjati, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kejadian Laka lantas ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa siang itu korban menyebrang jalan dari timur ke barat. Sementara itu, Zaini mengemudikan truk nya dari utara ke selatan. Diduga kurang konsentrasi saat berkemudi, sehingga menabrak korban yang sedang menyebrang jalan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Saiful Ilmi mengatakan, diduga pengemudi truk kurang konsentrasi. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah di bagian kepala hingga tewas seketika di lokasi kejadian.</p>



<p>&#8220;Kami sudah melakukan olah TKP. Untuk jenazah korban, telah dibawa ke Kamar Jenazah RSSA dan kami telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Selain itu, truk yang menabrak korban juga telah dibawa ke kantor Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota,&#8221; ujar Iptu Saiful. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164036</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Kotak Amal Masjid Bumiayu Sempat Tertangkap, Berbelit Tidak Mengaku Mencuri</title>
		<link>https://memontum.com/maling-kotak-amal-masjid-bumiayu-sempat-tertangkap-berbelit-tidak-mengaku-mencuri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2021 11:41:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[CCTV]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak amal]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137372</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku pencurian uang kotak amal di Masjid Al-Mubarokah Jl Mayjen Sungkono, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ternyata sempat tertangkap tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada, Jumat (19/3/2021) pukul 21.00. Pelaku sempat tertangkap Marbot masjid. Marbot masjid yang sempat pulang, kembali lagi ke Masjid. Dia berpapasan dengan seorang pria [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku pencurian uang kotak amal di Masjid Al-Mubarokah Jl Mayjen Sungkono, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ternyata sempat tertangkap tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada, Jumat (19/3/2021) pukul 21.00.</p>
<p>Pelaku sempat tertangkap Marbot masjid. Marbot masjid yang sempat pulang, kembali lagi ke Masjid. Dia berpapasan dengan seorang pria memakai baju koko, kopyah dan sarung. Pria itu keluar masjid dengan berjalan kaki.</p>
<p>&#8220;Saat itu dia tidak punya firasat buruk, namun saat masuk ke masjid, melihat satu kotak amal telah jebol,&#8221; ujar Wakil Ketua Pengurus Masjid Al Mubarokah, Haji Zainulloh (50), Minggu (21/3/2021) siang.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/130285-maling-kotak-amal-terekam-cctv-usai-mencuri-langsung-beli-bakso">Maling Kotak Amal Terekam CCTV, Usai Mencuri Langsung Beli Bakso</a></strong></p>
<p>Setelah melihat kotak amal terbuka, Marbot tersebut langsung curiga dengan orang yang baru saja berpapasan dengannya.</p>
<p>&#8220;Dibantu warga, Marbot melakukan pengejaran. Pelaku kemudian berhasil ditangkap. Pelaku berbelit dan tidak mengakui perbuatannya. Saat itu belum di dapat bukti rekaman CCTV hingga pelaku dilepaskan,&#8221; ujar H Zainulloh.</p>
<p>Baru setelah dicek rekaman CCTV, ternyata benar, bahwa laki-laki yang semula berhasil ditangkap adalah pelaku pencurian kotak amal. Namun saat saat dicari kembali, pelaku sudah menghilang.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa pada Januari 2021, kotak amal di masjid Al Mubarokah juga pernah dicuri maling.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, maling kotak amal terekam kamera CCTV saat beraksi di Madjid Al Mubarokah Jl Mayjen Sungkono, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Jumat (19/3/2021) malam.</p>
<p>Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah uang yang telah dicuri pelaku, namun pastinya satu kotak amal sudah dalam kondisi jebol.</p>
<p>Wakil Ketua Pengurus Masjid Al Mubarokah, Haji Zainulloh (50) pada Minggu (21/3/2021) siang, menceritakan bahwa dalam rekaman CCTV, pelaku berjumlah satu orang berbadan gendut dan diperkirakan berusia 45 tahun.</p>
<p>&#8220;Sebelum kejadian, di masjid ada kegiatan pengajian. Selesai pukul 20.30, selanjutnya jamaah pulang ke rumah masing-masing. Namun sekitar pukul 21.30, saya mendapat kabar dari Grup Whatsapp, kalau ada satu kotak amal telah dibobol maling,&#8221; ujar H Zainulloh.</p>
<p>Kondisi kotak amal sudah tercongkel. Di dalam kotak amal masih ada uang Rp 4 juta.</p>
<p>&#8220;Saya tidak tahu apakah pelaku telah menganbil sebagian uang nya atau tidak. Sebab kita tidak tahu jumlah uang pastinya. Kotak amal tersebut terakhir dibuka dua bulan lalu. Kalau dalam kamera CCTV, pelakunya berjumlah sati orang, memakai baju koko, kopyah dan sarung,&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Pelaku menyeret kotak amal tersebut kemudian membobolnya. Setelah itu pelaku keluar dari masjid sambil berjalan kaki. Kejadian ini belum dilaporkan ke pihak kepolisian.</p>
<p>&#8220;Kami tidak melapor. Kemungkinan pelaku sedang butuh uang. Semoga pelaku tidak mengulang kembali perbuatannya&#8221; ujar H Zainullah. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137372</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Kotak Amal Beraksi di Bumiayu, Satroni Masjid Al-Mubarokah</title>
		<link>https://memontum.com/maling-kotak-amal-beraksi-di-bumiayu-satroni-masjid-al-mubarokah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2021 08:38:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[CCTV]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak amal]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137369</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Maling kotak amal terekam kamera CCTV saat beraksi di Masjid Al-Mubarokah Jl Mayjen Sungkono, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Jumat (19/3/2021) malam. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah uang yang telah dicuri pelaku, namun pastinya satu kotak amal sudah dalam kondisi jebol. Wakil Ketua Pengurus Masjid Al Mubarokah, Haji [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Maling kotak amal terekam kamera <a href="https://memontum.com/tag/cctv">CCTV</a> saat beraksi di Masjid Al-Mubarokah Jl Mayjen Sungkono, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Jumat (19/3/2021) malam.</p>
<p>Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah uang yang telah dicuri pelaku, namun pastinya satu kotak amal sudah dalam kondisi jebol.</p>
<p>Wakil Ketua Pengurus Masjid Al Mubarokah, Haji Zainulloh (50) pada Minggu (21/3) siang, menceritakan bahwa dalam rekaman CCTV, palaku berjumlah satu orang berbadan gendut dan diperkirakan berusia 45 tahun.</p>
<p>&#8220;Sebelum kejadian, di masjid ada kegiatan pengajian. Selesai pukul 20.30, selanjutnya jamaah pulang ke rumah masing-masing. Namun sekitar pukul 21.30, saya mendapat kabar dari Grup Whatsapp, kalau ada satu kotak amal telah dibobol maling,&#8221; ujar H Zainulloh.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/130285-maling-kotak-amal-terekam-cctv-usai-mencuri-langsung-beli-bakso">Maling Kotak Amal Terekam CCTV, Usai Mencuri Langsung Beli Bakso</a></strong></p>
<p>Kondisi kotak amal sudah tercongkel. Di dalam kotak amal diperkirakan masih ada uang senilai Rp 4 juta.</p>
<p>&#8220;Saya tidak tahu apakah pelaku telah mengambil sebagian uangnya atau tidak. Sebab kita tidak tahu jumlah uang pastinya. Kotak amal tersebut terakhir dibuka dua bulan lalu. Kalau dalam kamera CCTV, pelakunya berjumlah satu orang, memakai baju koko, kopyah dan sarung,&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Pelaku menyeret kotak amal tersebut kemudian membobolnya. Setelah itu pelaku keluar dari masjid sambil berjalan kaki. Kejadian ini belum dilaporkan ke pihak kepolisian.</p>
<p>&#8220;Kami tidak melapor. Kemungkinan pelaku sedang butuh uang. Semoga pelaku tidak mengulang kembali perbuatannya,&#8221; ujar H Zainullah. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137369</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Balap Liar Bumiayu Dikepung Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/balap-liar-bumiayu-dikepung-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2020 14:37:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Balap Liar]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113722-balap-liar-bumiayu-dikepung-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Sita 6 Mobil dan 6 Motor, Diduga Alat Memontum, Kota Malang &#8211; Aksi balap liar di Jl Rajasa, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (4/5/2020) pukul 02.00, dikepung petugas Lantas Polresta Malang Kota. Yakni berawal saat petugas sedang Patroli Sahur membagikan nasi kotak, tiba-tiba ada laporan dari masyarakat bahwa ada balap liar di Jl [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Sita 6 Mobil dan 6 Motor, Diduga Alat</h2>
<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Aksi balap liar di Jl Rajasa, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (4/5/2020) pukul 02.00, dikepung petugas Lantas Polresta Malang Kota. Yakni berawal saat petugas sedang Patroli Sahur membagikan nasi kotak, tiba-tiba ada laporan dari masyarakat bahwa ada balap liar di Jl Rajasa.</p>
<p>Atas laporan ini petugas segera menindaklanjuti laporan itu mendatangi lokasi kejadian. Sebanyak 6 motor dan 6 mobil dan sehanyak 22 orang berhasil diamankan. Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto SH SIK saat dikonfirmasi Memontum.com melalui ponselnya membenarkan adanya penangkapan balap liar tersebut.</p>
<p><div id="attachment_113723" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-113723" decoding="async" class="size-full wp-image-113723" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Balap-Liar-Bumiayu-Dikepung-Polisi.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Para pembalap liar saat diamankan ke Polresta Malang Kota. (ist)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Balap-Liar-Bumiayu-Dikepung-Polisi.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Balap-Liar-Bumiayu-Dikepung-Polisi.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Balap-Liar-Bumiayu-Dikepung-Polisi.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Balap-Liar-Bumiayu-Dikepung-Polisi.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Balap-Liar-Bumiayu-Dikepung-Polisi.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113723" class="wp-caption-text">Para pembalap liar saat diamankan ke Polresta Malang Kota. (ist)</p></div></p>
<p>&#8220;Saat Patroli Sahur, kami mendapat informasi adanya balap liar sehingga kita langsung menuju ke lokasi. Ada 12 kendaraan R2 dan R4 selain itu ada 22 orang yang diduga terlibat dalam balap liar tersebut,&#8221; ujar Kompol Priyanto.</p>
<p>Tentunya aksi Anak Baru Gede (ABG) cukup memprihatinkan. Mereka tetap melaksanakan balap liar ditengah pandemi Covid 19 dan juga bulan suci Ramadan.</p>
<p>&#8220;Apakah ada indikasi lain, kami masih melakukan pengembangan. Beberapa kendaraaan bernopol luar Kota Malang,&#8221; ujar Kompol Priyanto. Indikasi kuat ada dugaan perjudian dalam aksi balap liar tersebut.</p>
<p>Saat ini pihak Lantas Polresta Malang Kota bekerja sama dengan pihak Reskrim Polresta Malang Kota untuk mengetahui apakah ada tidak kejahatan lain selain balap liar.</p>
<p>&#8220;Apakah ada dugaan kejahatan lain atau tidak bisa ditanyakan ke unit Reskrim . Kami pada bagian perlengkapan kendaraan sesuai standart atau tidak,&#8221; ujar Kompol Priyanto.</p>
<p>Saat ini kendaraan yang diduga digunakan balap liar liar tersebut, diamankan di Mapolresta Malang Kota. Mereka bakal tidak bisa nenggunakan kendaraan tersebut untuk keperluan lebaran. Dikarenakan informasinya kendaraan bisa diambil setelah lebaran. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113722</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
