<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>cuaca buruk &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/cuaca-buruk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Mar 2023 11:38:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>cuaca buruk &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cuaca Ekstrem di Kota Batu Sebabkan Lima Bencana di Wilayah Kecamatan Bumiaji</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-di-kota-batu-sebabkan-lima-bencana-di-wilayah-kecamatan-bumiaji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Mar 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185721</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kota Batu, membuat wilayah Kecamatan Bumiaji, dikepung bencana selama Minggu (26/03/2023) sore. Sedikitnya, ada lima titik lokasi bencana, yang harus dilakukan penanganan oleh BPBD, TNI, Polri dengan dibantu warga sekitar. Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, menjelaskan bahwa lima titik bencana itu yakni mulai banjir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kota Batu, membuat wilayah Kecamatan Bumiaji, dikepung bencana selama Minggu (26/03/2023) sore. Sedikitnya, ada lima titik lokasi bencana, yang harus dilakukan penanganan oleh BPBD, TNI, Polri dengan dibantu warga sekitar.</p>



<p>Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, menjelaskan bahwa lima titik bencana itu yakni mulai banjir yang mengakibatkan longsor dan meluapnya Sungai Paron, Desa Bumiaji. &#8220;Dalam satu hari kemarin, Kota Batu mengalami bencana di lima titik wilayah Kecamatan Bumiaji. Mulai dari banjir, longsor dan meluapnya sungai Paron,&#8221; terang Agung, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (27/03/2023) tadi.</p>



<p>Peristiwa bencana itu, tambahnya, yaitu kejadian longsor menimpa Jalan Seman RT03 RW01, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. Lalu, Jalan Raya Punten, Dusun Gempol, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Jalan. Wongso, Dusun Pagergunung, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji dan Dusun Kekep RT01 RW05, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.</p>



<p>&#8220;Kejadian longsor di Jalan Seman di Desa Punten, ini akibat rekahan pada tebing dengan dimensi panjang 13 meter dan tinggi 6 meter. Kejadian ini, sangat berpotensi untuk terjadi bencana tanah longsor dan berdampak pada kondisi rumah warga,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kemudian, longsor di Jalan Raya Punten, yang menyebabkan longsornya tebing plengsengan di tepi jalan bagian bawah bangunan toko kelontong milik Ningwaris, warga Dusun Gempol. Sedangkan, plengsengan longsor dengan dimensi panjang 15 meter dan tinggi 3 meter.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, longsor terjadi di tebing tepi Jalan Wongso RT06 RW01, Dusun Pagergunung, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Tebing longsor dengan dimensi panjang 4 meter dan tinggi 8 meter. Dimana, material longsor jatuh ke rumah milik Suliadi dan menyebabkan kerusakan ringan serta menutup akses jalan ke gudang miliknya.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, longsor di Dusun Kekep RT01 RW05, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, dengan dimensi longsong panjang 12 m, tinggi 4 m dan lebar 1,5 m. Kejadian ini, merusak sekitar 100 meter persegi tanaman cabai siap panen dan bibit jeruk warga Dusun Kekep.</p>



<p>&#8220;Dan yang terakhir, pada di hari kemarin yaitu bencana banjir kembali terjadi di daerah Aliran Sungai Paron, Desa Bumiaji. Karena, sungai ini memang langganan banjir. Tetapi, karena kemarin intensitas hujan yang tinggi membuat sungai ini malah meluap,&#8221; ujarnya</p>



<p>Sehari setelah kejadian bencana itu, ujarnya, pihak BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan. Selain itu, juga dilakukan pendistribusian bantuan untuk korban bencana. &#8220;Hari ini, kami bersama pihak lain melakukan pembersihan di lima titik terjadinya bencana. Kami sudah kirim terpal di lokasi bencana. Khusus untuk bencana longsor di Desa Punten yang menyebabkan kerusakan berat. Kami juga hari ini droping material. Nanti, untuk pekerjaan dilakukan secara kerja bakti. Dan, kami hari ini turun ke semua lokasi bencana menghitung kerugian materialnya,&#8221; tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185721</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BMKG Juanda Perkirakan Dua Kecamatan di Kota Malang Masuk Level Waspada Dampak Hujan Lebat</title>
		<link>https://memontum.com/bmkg-juanda-perkirakan-dua-kecamatan-di-kota-malang-masuk-level-waspada-dampak-hujan-lebat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Mar 2023 12:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebat]]></category>
		<category><![CDATA[hujan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184403</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis jika di beberapa wilayah Kota Malang, atau tepatnya di Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Lowokwaru, bakal terjadi level waspada cuaca berbasis dampak hujan lebat. Prakirawan BMKG Juanda, Levi Ratnasari, mengatakan jika dampak dari hujan lebat itu diperkirakan bisa terjadi tanah longsor dan terjadi peningkatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis jika di beberapa wilayah Kota Malang, atau tepatnya di Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Lowokwaru, bakal terjadi level waspada cuaca berbasis dampak hujan lebat.</p>



<p>Prakirawan BMKG Juanda, Levi Ratnasari, mengatakan jika dampak dari hujan lebat itu diperkirakan bisa terjadi tanah longsor dan terjadi peningkatan aliran sungai jika area berada di dekat dengan sungai. &#8220;Jadi, untuk wilayah Malang (kota, red) sendiri, kami memang mengeluarkan di level waspada. Mengingat di Maret ini masih musim penghujan, meskipun intensitas hujan tidak setinggi di bulan Februari justru itu yang perlu diwaspadai,” jelas Levi, saat dihubungi, Sabtu (04/03/2023) tadi.</p>



<p>Menurutnya, ketika intensitas hujan menurun, maka otomatis penyinaran matahari atau udara terasa panas akan sering terjadi. Sebab, dengan intensitas matahari yang tinggi akan menyebabkan konvektivitas yang tinggi di suatu wilayah.</p>



<p>“Mengingat wilayah Malang dan sekitarnya itu adalah dataran tinggi. Maka ketika terjadi pemanasan di wilayah tersebut akan cepat menimbulkan pertumbuhan awan-awan konvektif. Awan konvektif tersebut dapat menghasilkan hujan lebat, disertai angin kencang dan badai petir pastinya,” jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Kemudian, ditambahkannya jika musim hujan, puncaknya memang terjadi di Januari dan Februari. Namun ketika lepas dari puncak musim hujan, bukan berarti musim hujan sudah berhenti. Melainkan, intensitasnya tidak setinggi di puncak musim hujan tersebut.</p>



<p>“Nah, disitu perlu kewaspadaan. Karena mengingat antara Maret menuju April, itu menuju ke musim kemarau nanti ada yang namanya masa peralihan. Itu justru perlu banyak diwaspadai karena mengingat wilayah Malang, terkadang terjadi banjir atau dampak dari musim hujan itu terjadi di masa peralihan,” katanya.</p>



<p>Sehingga, potensi hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang justru akan semakin meningkat meskipun tidak setiap hari terjadi seperti di puncak musim hujan. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati.</p>



<p>“Jangan beraktivitas di luar rumah, jika tidak ada keperluan yang mendesak. Kemudian, memperbarui informasi terkait cuaca melalui media massa maupun media sosial, serta mencari informasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan,” imbuh Levi. <strong>(rys/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184403</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, BPBD Kota Malang Siaga 24 Jam</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-masih-mengancam-bpbd-kota-malang-siaga-24-jam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2023 14:05:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Angin Kencang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[siaga bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184039</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cuaca dan bencana di Kota Malang kali ini harus tetap diwaspadai. Sebab, beberapa pekan ini terjadi hujan yang tak menentu, ditambah dengan angin kencang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, terus lakukan upaya mitigasi bencana. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika pihaknya akan terus menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cuaca dan bencana di Kota Malang kali ini harus tetap diwaspadai. Sebab, beberapa pekan ini terjadi hujan yang tak menentu, ditambah dengan angin kencang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, terus lakukan upaya mitigasi bencana.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika pihaknya akan terus menyampaikan informasi yang telah diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kepada kelurahan tangguh. Dalam hal itu, pihaknya juga siap siaga 24 jam.</p>



<p>“Antisipasi kami dari BPBD adalah siaga 24 jam. Jadi mulai pagi sampai pagi lagi, tim kami siaga. Kemudian, ada tim kaji cepat jika ada laporan dari masyarakat langsung meng-assesment tingkat keparahannya,” kata Prayitno, Senin (27/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan jika pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, seperti Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dan juga Dinas Lingkungan Hidup (DLH). &#8220;Kalau ada diperlukaan kecideraan kami langsung asses ke PSC Dinkes, dan kalau ada pohon yang menghalangi lalu lintas atau menimpa rumah orang kami biasanya sinergi dengan DLH,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan, jika akan selalu melakukan pemutakhiran informasi kebencanaan, di setiap kelurahan Kota Malang, melalui anggota kelurahan tangguh. &#8220;Kami juga bersama kelurahan tangguh selalu update. Sehingga hampir setiap dua menit ada laporan dari wilayah dimana ada empat sampai enam grup yang melaporkan kondisi secara umum, termasuk perihal cuaca,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, pihaknya menuturkan jika pada laman media sosial instagram dan twitter BPBD Kota Malang, juga telah memberikan informasi terkait kewaspadaan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa pekan ini. Adapun prakiraan cuaca di Kota Malang selama dua hari, mulai tanggal 27-28 Februari 2023, yakni hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dan cenderung terjadi di waktu menjelang sore hingga dini hari.</p>



<p>“Hujan masih berpeluang turun mulai sore, malam, hingga pagi. Hujan ringan sampai sedang bisa turun lebih awal dari perkiraan. Waspadai kecepatan angin yang berhembus kencang, kemudian jauhi pohon yang besar atau rimbun, yang berpotensi patah atau tumbang,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184039</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Bengkulu Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem, BPBD Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan</title>
		<link>https://memontum.com/kota-bengkulu-berpotensi-terjadi-cuaca-ekstrem-bpbd-minta-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2023 13:44:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183065</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Cuaca ekstrem kembali menyelimuti Kota Bengkulu. Baru-baru ini, hujan disertai badai kembali menguyur. Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, terjadi di wilayah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Cuaca ekstrem kembali menyelimuti Kota Bengkulu. Baru-baru ini, hujan disertai badai kembali menguyur. Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, terjadi di wilayah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan dan Kaur.</p>



<p>Kalaksa BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, pun meminta agar masyarakat tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di luar rumah. Apabila melakukan aktivitas di luar rumah, agar warga untuk menghindari daerah terjal, tebing dan pohon-pohon yang rawan tumbang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Mari kita tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi-potensi bencana di lingkungan kita,” jelasnya, Minggu (12/02/2023) tadi.</p>



<p>Hal ini dilakukan sehubungan dengan perubahan cuaca yang sewaktu-waktu menjadi ekstrem. Selain memberikan imbauan, BPBD pun telah membangun koordinasi bersama pemangku kepentingan kebencanaan lainnya.</p>



<p>Para petugas telah meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana dan siap siaga menangani berbagai laporan yang akan masuk nantinya. “Kami siap siaga terhadap kondisi cuaca ekstrem saat ini. Seperti tadi malam, kita turut membantu warga di Kecamatan Selebar mengevakuasi pohon tumbang,” terangnya. <strong>(mc/bkl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183065</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Cuaca Buruk, DLH Kota Bengkulu Imbau Masyarakat Tidak Berteduh di Bawah Pohon</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-cuaca-buruk-dlh-kota-bengkulu-imbau-masyarakat-tidak-berteduh-di-bawah-pohon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bengkulu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183059</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Berapa hari terakhir, cuaca buruk seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan angin kencang terjadi di Kota Bengkulu. Hal ini, kerap kali menyebabkan terjadinya pohon tumbang. Seperti halnya, yang terjadi di wilayah Pantai Panjang, seperti di depan Kampung Pesisir, Sabtu (11/02/2023) kemarin. Beruntungnya, beberapa kejadian pohon tumbang ini tidak sampai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Berapa hari terakhir, cuaca buruk seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan angin kencang terjadi di Kota Bengkulu. Hal ini, kerap kali menyebabkan terjadinya pohon tumbang. Seperti halnya, yang terjadi di wilayah Pantai Panjang, seperti di depan Kampung Pesisir, Sabtu (11/02/2023) kemarin. Beruntungnya, beberapa kejadian pohon tumbang ini tidak sampai memakan korban.</p>



<p>Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Riduan, mengimbau agar masyarakat di Kota Bengkulu untuk selalu waspada saat cuaca buruk terutama terhadap pohon tumbang. “Kepada masyarakat sekali lagi kami mengimbau agar selalu waspada di saat cuaca buruk. Kemarin akibat hujan cukup tinggi disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang. Ini bisa membahayakan keselamatan kita,” ujarnya, Minggu (12/02/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Dikatakan Riduan, dalam mengantisipasi pohon tumbang, pihaknya kerap kali melakukan pemangkasan beberapa pohon yang diperkirakan rawan tumbang. Namun demikian, akibat angin kencang ini masih saja terjadi pohon tumbang.</p>



<p>Oleh sebab itu, dirinya selalu berpesan kepada warga bila terjadi cuaca buruk dengan hujan deras yang disertai angin kencang untuk tak berpergian keluar rumah demi keselamatan. Selain itu, kepada warga disaat cuaca buruk, juga agar tidak berteduh di bawah pohon. Hal ini, guna menghindari kecelakaan akibat pohon tumbang.</p>



<p>“Saya minta agar warga selalu waspada, jika terjadi cuaca buruk usahakan jangan keluar rumah, selain itu bagi pengendara motor agar selalu memperhatikan keselamatan berkendaranya jangan berteduh di bawah pohon, hal ini demi keselamatan kita bersama,” imbaunya. <strong>(mc/bkl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183059</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Bencana, BPBD Kota Malang Imbau Warga Ikuti Perkembangan Cuaca melalui BMKG</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-bencana-bpbd-kota-malang-imbau-warga-ikuti-perkembangan-cuaca-melalui-bmkg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2022 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180838</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Beberapa hari terakhir ini, angin kencang dan gumpalan awan hitam menyelimuti Kota Malang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan update cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika cuaca tidak menentu sedang terjadi di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Beberapa hari terakhir ini, angin kencang dan gumpalan awan hitam menyelimuti Kota Malang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan update cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>



<p>Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika cuaca tidak menentu sedang terjadi di Kota Malang hingga Februari, mendatang. Karena itu, dirinya menekankan agar masyarakat terus memantau prediksi cuaca BMKG.</p>



<p>“Antisipasinya kewaspadaan, selalu kami sampaikan bahwa sampai bulan Februari nanti, alam tidak bisa di prediksi karena cuaca tak menentu,” ujar Prayitno, di Balai Kota Malang, Sabtu (31/12/2022) sore.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Ditanya terkait dengan alat pendeteksi angin, dirinya menyampaikan jika sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih belum memiliki. Karena menurutnya, alat pendeteksi angin sudah ada di BMKG Pasuruan dan Juanda. Sementara ini, BPBD hanya memiliki alat pendeteksi banjir yakni Early Warning System (EWS).</p>



<p>“Kalau alat pendeteksi angin belum punya, kami hanya menunggu informasi dari BMKG. Karena mereka ahli klimatologi, sementara waktu kita mengandalkan mereka. Kita hanya bergerak di mitigasinya dengan menyampaikan kewaspadaan,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kelurahan tangguh. Dengan memaksimalkan alat komunikasi seperti Grup Whattsapp (WA), Handy Talkie (HT), dan Aplikasi Zello untuk melaporkan kondisi terkini.</p>



<p>“Setiap kelurahan memiliki anggota yang mereka bisa laporan melalui Grup WA. Setiap hampir lima menit sekali mereka melaporkan perkembangan wilayah di setiap wilayah masing masing,” imbuhnya. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180838</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Rusak Tangkis Laut dan Rendam Rumah di Desa Semiring Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-rusak-tangkis-laut-dan-rendam-rumah-di-desa-semiring-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2022 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Terendam]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Tangkis Laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180517</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Puluhan meter tangkis laut di Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, ambrol diterjang ombak laut. Kejadian itu, merupakan dampak dari cuaca ekstrem, yang salah satunya menyebabkan hujan dan angin, hingga bahkan membuat air laut pasang. Bahkan, kondisi itu juga membuat puluhan rumah serta kandang sapi dan dapur, menjadi terendam. Serangkaian kejadian itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Puluhan meter tangkis laut di Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, ambrol diterjang ombak laut. Kejadian itu, merupakan dampak dari cuaca ekstrem, yang salah satunya menyebabkan hujan dan angin, hingga bahkan membuat air laut pasang.</p>



<p>Bahkan, kondisi itu juga membuat puluhan rumah serta kandang sapi dan dapur, menjadi terendam. Serangkaian kejadian itu, berlangsung sejak Jumat (23/12/2022) malam.</p>



<p>Salah satu warga, Supriyanto, mengaku bahwa kejadian itu mulai berlangsung sekitat pukul 21.00 WIB. Tangkis laut tiba-tiba ambrol akibat diterjang ombak. &#8220;Tangkis laut sepanjang 60 meter, ambrol dan beberapa rumah di Dusun Semiring Selatan, Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, roboh dan tergenang air laut,&#8221; ujarnya, Sabtu (24/12/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Pria yang bekerja sebagai nelayan ini menambahkan, bahwa kejadian seperti ini biasa terjadi dalam setiap tahunnya. Hanya saja, dalam kejadian malam itu, adalah yang paling besar. “Ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya. Namun, kali ini ombak yang menerjang paling besar,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Semiring, Matharis Subiyanto, mengatakan jika kejadian ini adalah dampak dari ombak yang membesar. Sehingga, menerjang tangkis laut hingga masuk kepemilikan. &#8220;Di Dusun Semiring, Desa Semiring, ada sekitar puluhan rumah warga yang tergenang air laut tadi malam,” kata Kades Matharis Subiyanto, Sabtu (24/12/2022) tadi.</p>



<p>Akibat kejadian itu, dirinya berharap ada perhatian pemerintan. &#8220;Saya berharap, ini ada perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, untuk membantu masyarakat yang rumahnya rusak akibat hujan deras dan angin kencang serta dihantam ombak. Termasuk, perbaikan untuk tangkis laut dan pemecah ombak,” harapnya.<strong> (her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180517</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awas, Cuaca Tak Menentu Kota Malang Pengaruhi Penyakit Flu</title>
		<link>https://memontum.com/awas-cuaca-tak-menentu-kota-malang-pengaruhi-penyakit-flu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2022 10:29:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Influencer]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174151</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Akhir-akhir ini beberapa masyarakat mengeluhkan terkait dengan penyakit batuk, pilek dan demam yang menyerang. Bahkan, di salah satu sekolah dasar (SD), dari 45 siswa persatu kelas, hanya ada 10 siswa yang masuk. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengatakan bahwa pihaknya masih belum bisa menjelaskan terkait gejala tersebut. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Akhir-akhir ini beberapa masyarakat mengeluhkan terkait dengan penyakit batuk, pilek dan demam yang menyerang. Bahkan, di salah satu sekolah dasar (SD), dari 45 siswa persatu kelas, hanya ada 10 siswa yang masuk.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengatakan bahwa pihaknya masih belum bisa menjelaskan terkait gejala tersebut. Namun menurutnya, hal ini bisa diakibatkan kondisi cuaca yang saat ini sedang tidak menentu atau bisa jadi cuaca ekstrem. Sehingga, menyebabkan terserangnya beberapa penyakit tersebut.</p>



<p>“Saya masih belum bisa menemukan, bisa jadi karena kondisi saat ini yang tidak memungkinkan,” ucap Husnul, Selasa (23/08/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Karenanya, pihaknya masih akan mencari informasi terlebih dahulu pada pihak fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) atau puskesmas yang ada di Kota Malang, terkait data penyakit pasien yang berkunjung dalam minggu terakhir ini. “Nanti kita cari informasi dulu lah ke rekan-rekan, dalam minggu terakhir ini penyakit apa yang terbanyak dikeluhkan dari mereka yang berkunjung,” lanjutnya.</p>



<p>Dirinya berpesan, agar masyarakat tetap menjaga kesehatan. Terutama, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar terhindar dari berbagai macam virus yang ada saat ini.</p>



<p>“Tentu agar terhindar dari penyakit, harus ada kesadaran dan kedisiplinan masyarakat di dalam berperilaku hidup bersih dan sehat,” katanya.</p>



<p>Ditanya terkait apakah hal tersebut juga berhubungan dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan tipes, pihaknya mengatakan bahwa saat ini sudah tidak ada penyakit DBD. Karena puncak penyakit tersebut ada di bulan April lalu.</p>



<p>“Kalau DBD nggak. Karena itu sudah di bulan sebelumnya, Januari hingga puncaknya di bulan April. Mei sampai Juli sudah nggak ada hujan,” ucapnya.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174151</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Perum Jasa Tirta I Ingatkan Pemukiman di Bantaran Sungai Brantas</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-masih-mengancam-perum-jasa-tirta-i-ingatkan-pemukiman-di-bantaran-sungai-brantas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 May 2022 06:40:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Brantas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169570</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Warga yang menghuni sepanjang bantaran Sungai Brantas, harus esktra waspada. Itu karena, pemukiman yang ada di sepanjang lintasan itu, rawan terhadap bencana tanah longsor. Kondisi itu, masih ditambah dengan cuaca ekstrem, yang masih akan berlangsung lebih lama dan tidak berhenti di awal Mei 2022 seperti diprediksi. Malang raya sendiri, masih akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Warga yang menghuni sepanjang bantaran Sungai Brantas, harus esktra waspada. Itu karena, pemukiman yang ada di sepanjang lintasan itu, rawan terhadap bencana tanah longsor.</p>



<p>Kondisi itu, masih ditambah dengan cuaca ekstrem, yang masih akan berlangsung lebih lama dan tidak berhenti di awal Mei 2022 seperti diprediksi. Malang raya sendiri, masih akan dilanda hujan dengan intensitas tinggi, setidaknya hingga awal Juni 2022 mendatang.</p>



<p>Perum Jasa Tirta I (PJT) selaku pengelola Sungai Brantas, pun mengimbau masyarakat yang tinggal di sempadan sungai untuk waspada. Meski tidak sedang hujan, ancaman longsor bisa saja mengintai setiap saat.</p>



<p>Dirut PJT I Raymond Valiant, menyebutkan sedikitnya ada sekitar 1.500 rumah yang ada di sempadan sungai, khususnya di wilayah Kota Malang, rentan terjadi longsor. Baik akibat debit air yang naik, maupun tidak.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Di tahun 2022 saja, sudah terjadi longsoran di belasan titik yang membentang di sepanjang sungai Brantas. Mulai Kali Bango, Kali Amprong hingga Kali Metro. Paling parah, terutama rumah-rumah yang ada di sekitaran Betek (Kadalpang), Oro-Oro Dowo, Celaket hingga Gangsiran Muharto.</p>



<p>&#8220;Bagi masyarakat yang sudah terlanjur bermukim di sana, maka perlu meningkatkan kewaspadaan. Jika sudah ada terjadi retakan, itu pertanda rawan longsor,&#8221; terangnya.</p>



<p>Hal ini, kata Raymond, mengingat tentang kondisi geografis dan geologi Kota Malang yang berada di elevasi 380-400 mdpl. Di mana sebagian besar tanahnya terbentuk dari hasil pelapukan material erupsi di masa silam.</p>



<p>&#8221;Sehingga tanahnya relatif mudah erosi, mudah jenuh apalagi ditambah aktivitas pemukiman yang semakin hari justru semakin bertambah,” urainya.</p>



<p>Kendati demikian, fenomena aktivitas pemukiman di sempadan sungai tersebut tidak bisa dihentikan begitu saja. Perlu ada rencana teknis yang panjang dan memakan banyak biaya, seperti relokasi misalnya.</p>



<p>&#8221;Terpenting itu adalah edukasi. Saya yakin tidak ada orang yang mau tinggal di sempadan sungai kalau mereka tidak kepepet ekonomi dan kebutuhan-kebutuhan lain,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Raymond menambahkan, langkah paling dekat yang bisa dilakukan menurutnya adalah dengan mencegah aktivitas permukiman baru. Kesadaran ini harus ada pada pemangku wilayah RT/RW, karena merekalah yang paling tahu wilayahnya.</p>



<p>&#8221;Paling tidak, jangan ditambah lagi. Kalau ada yang bangun baru, dilarang saja. Untuk yang sudah kadung bermukim, sebaiknya diedukasi untuk waspada dan pindah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di sisi lain, PJT I rutin menjalin komunikasi dengan pemerintahan untuk memberikan sejumlah rekomendasi terkait pemetaan wilayah rawan kebencanaan. Dalam waktu dekat, PJT I akan kembali melakukan pemetaan untuk pemutakhiran data wilayah rawan bencana di sepanjang DAS Brantas. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169570</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
