<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Daerah Irigasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/daerah-irigasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Jul 2021 07:12:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Daerah Irigasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Manjakan Petani Kabupaten Malang, Daerah Irigasi Diberi Pengukur Debit Air</title>
		<link>https://memontum.com/manjakan-petani-kabupaten-malang-daerah-irigasi-diberi-pengukur-debit-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2021 07:12:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Debit Air di Bengawan Jero Susut Drastis]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147494</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Beragam cara dilakukan dalam memanjakan petani, guna membawa dampak positif dalam mendukung swasembada pangan Indonesia. Seperti yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (DPUSDA) Kabupaten Malang, memberikan alat pengukur debit air atau current meter, yang disebar di seluruh daerah sistem irigasi. &#8220;Tujuan diberikannya alat itu (pengukur debit air), untuk mengetahui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Beragam cara dilakukan dalam memanjakan petani, guna membawa dampak positif dalam mendukung swasembada pangan Indonesia. Seperti yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (DPUSDA) Kabupaten Malang, memberikan alat pengukur debit air atau current meter, yang disebar di seluruh daerah sistem irigasi.</p>



<p>&#8220;Tujuan diberikannya alat itu (pengukur debit air), untuk mengetahui secara langsung bagaimana kondisi debit air di masing-masing lokasi. Dari pengukuran atau evaluasi tersebut, nantinya akan diketahui bagaimana pola perkembangan di tiap-tiap tempat,&#8221; kata Kepala DPUSDA Kabupaten Malang, Avicenna Medisica, Kamis (08/07).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
</ul>


<p>Dari hasil itulah, tambah Avicenna, bisa digunakan sebagai rujukan kepada Hippa dan Petani, untuk menjadwal pola pengairan. Sehingga, pola tanam petani ditiap-tiap wilayah bisa maksimal.</p>



<p>&#8220;Total ada sekitar 717 daerah irigasi yang diberikan current meter. Alat itu, dengan kata lain hampir keseluruhan ada di setiap daerah sistem irigasi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Melalui alat ini, selain bisa memprediksi ketersediaan air yang bisa digunakan sebagai pola tanam, juga bisa menjadi masukan petani dalam melakukan sistem pengairan. Artinya, jika selama ini ada dua sampai tiga pola tanam selama setahun untuk padi, maka kedepannya minimal bisa tiga kali setahun. &#8220;Dengan tahu kondisi debit air, maka bisa dijadikan masukan untuk pola tanam,&#8221; imbuhnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147494</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
