<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dampak PPKM Level 4 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dampak-ppkm-level-4/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Aug 2021 14:08:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dampak PPKM Level 4 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dampak PPKM Tak Berujung, Omset Pengrajin Batik di Lamongan Mengaku Lesu</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-ppkm-tak-berujung-omset-pengrajin-batik-di-lamongan-mengaku-lesu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2021 14:08:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak PPKM Level 4]]></category>
		<category><![CDATA[di Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengaku Lesu]]></category>
		<category><![CDATA[Omset Pengrajin Batik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151250</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Para pengrajin kain batik asal Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan mengaku mengeluh kendati penjualannya mengalami lesu akibat menurunnya hasil penjualan dagangan, hal tersebut terjadi disebabkan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tak kunjung berakhir. Salah satu di antaranya dirasakan pengrajin batik asal Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran, Lamongan, M. Arifin, Ia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Para pengrajin kain batik asal Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan mengaku mengeluh kendati penjualannya mengalami lesu akibat menurunnya hasil penjualan dagangan, hal tersebut terjadi disebabkan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tak kunjung berakhir.</p>



<p>Salah satu di antaranya dirasakan pengrajin batik asal Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran, Lamongan, M. Arifin, Ia mengaku usaha yang di gelutinya sejak mulai tahun 2016 itu kini mengalami penurunan omset selama PPKM berlangsung. Bahkan ia menyebutkan, selama pandemi Covid-19 ini sangat berdampak terhadap usaha yang di milikinya.&nbsp;</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lamongan-terus-konsisten-tingkatkan-perbaikan-infrastruktur-jalan">Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dorong-kemajuan-pendidikan-pemkab-lamongan-sambut-kedatangan-713-mahasiswa-unair">Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lamongan-kick-off-sppt-pbb-p2-tahun-2026">Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Ya sangat luar biasa dampaknya, termasuk yang sebelumnya, sangat luar biasa pemasarannya kini di masa pandemi ini, ya omsetnya semakin berkurang sangat turun,&#8221; keluhnya.&nbsp;</p>



<p>Tak hanya itu, yang dikatakan Arifin, sebelum pandemi Covid-19 terjadi, pihaknya selalu kebanjiran permintaan pesanan kain batik, namun, selama masa pandemi saat ini ia mengaku jarang mendapatkan permintaan.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Tetapi, Dengan kondisi seperti itu kami tetap bersemangat dan berupaya untuk mempertahankan usaha yang kami miliki dengan cara apapun yang kami bisa,&#8221; bebernya.</p>



<p>Bahkan, tegas Arifin, hingga saat ini dirinya masih berupaya tetap melakukan produksi, meskipun pasar masih lesu permintaan. Namun&nbsp;ia bertujuan untuk dibuat stok, meskipun permintaan pasar tidak sebanyak hari biasanya sebelum masa pandemi.</p>



<p>&#8220;Ya kami tetap produksi, namun selama PPKM ini tidak menentu hanya empat sampai lima potong kain saja perharinya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sedangkan untuk pemasaran, tegas Arifin, hingga saat ini ia melakukan promosinya melalui online, baik WhatsApp, Facebook dan seluruh relasi yang dikenalinnya. Namun, menurutnya yang terpenting saat melakukan pemasaran yaitu dengan cara memperluas relasi yang ada.</p>



<p>&#8220;Menurut saya, yang terpinting ya melalui relasi, bahkan dari teman-teman itu sangat membantu juga dalam hal penjualannya,&#8221; ujarnya.&nbsp;</p>



<p>Lebih jauh, Arifin mengaku hingga saat ini dirinya baru dua kali mendapatkan bantuan dari pemerintah, adapun bantuan tersebut yaitu berupa Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar 2,4 juta.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, memang selama usaha kami berdiri lima tahun lebih juga belum pernah mendapatkan bantuan-bantuan lain yang berupa alat dan bahan beserta bantuan lainnya,&#8221; akunya.&nbsp;</p>



<p>Arifin berharap agar pemerintah  pusat hingga daerah agar lebih memperhatikan para pelaku UMKM, terlebih pada pelaku UMKM yang sangat terdampak saat pandemi Covid-19 ini.  &#8220;Saya mintak kepada pemerintah supaya lebih memperhatikan para pelaku UMKM, terlebih UMKM yang terdampak disaat pandemi Covid -19  ini,&#8221; harapnya. <strong>(zud/zen/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151250</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Batu Usulkan Keringanan Pajak untuk Mall dan Tempat Wisata sebagai Dampak PPKM Level 4</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-batu-usulkan-keringanan-pajak-untuk-mall-dan-tempat-wisata-sebagai-dampak-ppkm-level-4</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2021 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak PPKM Level 4]]></category>
		<category><![CDATA[Keringanan Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot batu]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149000</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kota Batu telah resmi memperpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021. Sebagai langkah lanjutan atas pemberlakuan itu, Pemerintah Kota Batu berencana akan mengusulkan keringanan pajak untuk pelaku usaha yang terdampak kepada Pemprov Jatim. Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, menegaskan bahwa pihaknya telah menyalurkan insentif untuk para karyawan terdampak PPKM [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kota Batu telah resmi memperpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021. Sebagai langkah lanjutan atas pemberlakuan itu, Pemerintah Kota Batu berencana akan mengusulkan keringanan pajak untuk pelaku usaha yang terdampak kepada Pemprov Jatim.</p>



<p>Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, menegaskan bahwa pihaknya telah menyalurkan insentif untuk para karyawan terdampak PPKM Darurat hingga PPKM Level 4. Salah satunya, karyawan usaha pariwisata yang memang banyak terdampak akibat pemberlakuan tersebut.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiga-kepala-daerah-malang-raya-komitmen-sinergi-pembangunan-transportasi-berbasis-kawasan">Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sukses-taklukan-gunung-bokong-siswa-sdn-ngaglik-1-batu-bakal-taklukkan-gunung-buthak">Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kawal-gugatan-sengketa-tanah-lapangan-desa-puluhan-warga-sumberejo-kota-batu-datangi-pn">Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Saat ini tinggal tempat wisata, hotel dan yang lainnya, akan kami usahakan bagaimana bisa untuk memundurkan pembayaran pajak atau bahkan meringankan. Hal-hal seperti itu yang akan kita usahakan,&#8221; ujarnya, Senin (26/07) tadi.</p>



<p>Dewanti mengaku akan segera mengajukan usulan keringanan pajak tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemerintah Pusat. Jika usulan tersebut disetujui, maka beban pelaku usaha yang terdampak di Kota Batu akan lebih ringan.</p>



<p>&#8220;Ini belum kita putuskan. Ini masih akan kita usulkan ke Provinsi dan Pusat apakah bisa dan bagaimana teknis atau caranya untuk bisa memberikan fasilitas tersebut,&#8221; paparnya.</p>



<p>Masih menurut Wali Kota Dewanti, tempat wisata dan mall di Kota Batu, sementara tetap dilarang beroperasi dalam perpanjangan PPKM Level 4 ini. Untuk itu, pihaknya akan melakukan pendekatan dengan para pelaku usaha di Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Yang jelas wisata dan mall masih belum boleh beroperasional. Itu yang harus kita berikan informasi yang sebaik baiknya kepada pengusaha baik pariwisata maupun mall,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dewanti juga memberikan apresiasi kepada pelaku usaha wisata dan mall yang telah menaati peraturan dengan menutup operasionalnya. Dirinya berharap, penutupan wisata dan mall di Kota Batu itu bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, untuk usaha pariwisata, mereka sudah sangat sadar bahwa pengorbanan mereka untuk tidak membuka usahanya itu demi bisa memutus tali penyebaran Covid-19 ini. Jadi mereka sadar betul,&#8221; jelasnya. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149000</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
