<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>desa wonosari &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-wonosari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Jul 2022 09:53:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>desa wonosari &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lakukan Penganiayaan, Warga Wonosari Dibekuk Polres Bondowoso</title>
		<link>https://memontum.com/lakukan-penganiayaan-warga-wonosari-dibekuk-polres-bondowoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2022 09:53:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[desa wonosari]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172732</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Pelaku penganiayaan berinisial AGS (26), warga Desa Lombok Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Senin (25/07/2022), berhasil ditangkap Satreskrim Polres Bondowoso. Penangkapan AGS, ini adalah buntut dari laporan Sugianto, warga Desa Sumbergading, Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso, terkait kasus dugaan penganiayaan terhadapnya. Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Agus Purnomo, mengatakan bahwa peristiwa penganiayaan ini sendiri terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Pelaku penganiayaan berinisial AGS (26), warga Desa Lombok Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Senin (25/07/2022), berhasil ditangkap Satreskrim Polres Bondowoso. Penangkapan AGS, ini adalah buntut dari laporan Sugianto, warga Desa Sumbergading, Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso, terkait kasus dugaan penganiayaan terhadapnya.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Agus Purnomo, mengatakan bahwa peristiwa penganiayaan ini sendiri terjadi pada 9 Juni lalu atau persisnya disalah satu rumah warga yang ada di Desa Jebung, Kecamatan Tlogosari, Bondowoso. Dimana saat itu, pelaku mendatangi korban dan melakukan penganiayaan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>“Peristiwanya sebulan lebih. Saat itu, pelaku mendatangi korban yang sedang bertamu di rumah warga di Desa Jebung. Saat bertemu korban, keduanya terlibat cek-cok dan pelaku melakukan pemukulan terhadap korban dengan tangan kosong. Akibat dari kejadian ini, korban mengalami luka memar di wajah dan mulutnya hingga melapor ke polisi,” ujar Kasatreskrim, Selasa (26/07/2022) tadi.</p>



<p>Atas laporan inilah, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya. Sebelumnya, terduga tersangka sempat kabur, setelah melakukan penganiayaan.</p>



<p>&#8220;Pelaku sempat melarikan diri usai melakukan penganiayaan. Namun, saat anggota kami melihat pelaku di rumahnya, kami langsung mengamankannya,” beber Kasatreskrim. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman 8 tahun penjara. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172732</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Haul Mbah Djugo di Wonosari, Bupati Malang Berharap Peningkatan Iman juga Mampu Dongkrak Sektor Pariwisata</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-haul-mbah-djugo-di-wonosari-bupati-malang-berharap-peningkatan-iman-juga-mampu-dongkrak-sektor-pariwisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2022 12:40:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[desa wonosari]]></category>
		<category><![CDATA[Haul]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172293</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Haul ke 151 Syekh Zakaria (Mbah Djugo) yang berlokasikan di Musholla Al Karomah area Pesarean Gunung Kawi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Minggu (17/07/2022) tadi. Turut hadir Wali Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur, Basri Rase, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, Sekertaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, jajaran Perangkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Haul ke 151 Syekh Zakaria (Mbah Djugo) yang berlokasikan di Musholla Al Karomah area Pesarean Gunung Kawi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Minggu (17/07/2022) tadi.</p>



<p>Turut hadir Wali Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur, Basri Rase, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, Sekertaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Camat dan Muspika Wonosari, serta Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Malang.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Malang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pengurus Cabang LDNU Kabupaten Malang dan seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan Haul Mbah Djugo. &#8220;Semoga selain menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, pelaksanaan kegiatan pada hari ini juga dapat menjadi sarana untuk membangkitkan semangat pada sektor pariwisata. Utamanya, di lingkungan sekitar kawasan wisata rohani yang berada di Gunung Kawi,” ujar Bupati Malang.</p>



<p>Mengacu pada nilai-nilai yang telah diwariskan oleh Syeh Zakariyah, terdapat banyak pelajaran yang dapat dijadikan teladan di masa sekarang. Salah satunya yakni tentang kegigihan dalam melaksanakan syiar Agama Islam serta membangun toleransi antarumat beragama di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Malang pada masa lampau.</p>



<p>“Besarnya tekanan dan tantangan yang dihadapi oleh Syeh Zakariyah semasa berdakwah mengajarkan kebaikan, hendaknya menjadi suri teladan bagi kita semua sebagai sesama umat. Dari sosok beliau pula, kita belajar agar tidak cepat berpuas diri dan pantang untuk berputus asa dalam hal positif. Hal tersebut sekaligus mencerminkan bahwa sebaik-baiknya manusia, adalah yang memberikan manfaat bagi manusia yang lainnya,” ucap Bupati Malang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>Bupati Malang juga menjelaskan bahwa dalam sisi lain kawasan Gunung Kawi, juga telah dikenal oleh khalayak luas sebagai tempat yang identik dengan nuansa rohani sekaligus pariwisata.</p>



<p>Para pengunjung yang datang ke tempat ini bahkan tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Malang dan Malang Raya saja. Melainkan juga dari berbagai daerah di tanah air. Maka diperlukan adanya atensi atau perhatian khusus agar para pengunjung yang datang dengan beragam tujuan tersebut, dapat melakukan aktivitas dengan nyaman. Pemerintah Kabupaten Malang telah membangun komitmen agar kebutuhan sarana dan pra sarana maupun utilitas lainnya dapat terpenuhi di kawasan Pesarean Gunung Kawi.</p>



<p>“Ciptakan inovasi dan maksimalkan potensi yang dimiliki baik pada sektor pariwisata maupun ekonomi yang ada. Jadikan kawasan Gunung Kawi ini sebagai tempat wisata yang ramah pengunjung. Di antaranya dengan senantiasa menerapkan Sapta Pesona yang mencakup keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan dan kenangan bagi wisatawan. Di samping dukungan dari pemerintah, hal tersebut semata-mata bertujuan guna meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” jelas Bupati Malang.</p>



<p>Setelah mengikuti rangkaian acara Peringatan Haul Syekh Zakaria, Bupati Malang dan Walikota Bontang Provinsi Kalimantan Timur melanjutkan kegiatan ke TPS3R Talangagung, Kecamatan Kepanjen untuk meninjau sistem sanitary landfill dengan pemanfaatan Gas Methane sebagai bahan bakar pengganti LPG. <strong>(pro/kab/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172293</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemdes Wonosari Fokus Pembangunan Infrastruktur</title>
		<link>https://memontum.com/pemdes-wonosari-fokus-pembangunan-infrastruktur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2020 13:44:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[desa wonosari]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108016-pemdes-wonosari-fokus-pembangunan-infrastruktur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang akan lebih mengedepankan pembangunan sarana infrastruktur di 4 pedukuhan. Pasalnya, kondisi infastrukrur di desa berpenduduk sekitar 6000 jiwa ini boleh dibilang agak tertinggal, seperti Dusun Wonosari, Sumbersari, Pujiombo dan Kampung Baru. &#8220;Untuk kondisi infrastrukrur di 4 pedukuhan saat ini masih dalam kondisi makadam.Kami targetkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang akan lebih mengedepankan pembangunan sarana infrastruktur di 4 pedukuhan.</p>
<p>Pasalnya, kondisi infastrukrur di desa berpenduduk sekitar 6000 jiwa ini boleh dibilang agak tertinggal, seperti Dusun Wonosari, Sumbersari, Pujiombo dan Kampung Baru.</p>
<p><div id="attachment_108017" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108017" decoding="async" class="size-full wp-image-108017" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200308-WA0057-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kantor Desa Wonosari. (sur)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200308-WA0057-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200308-WA0057-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200308-WA0057-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200308-WA0057-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108017" class="wp-caption-text">Kantor Desa Wonosari. (sur)</p></div></p>
<p>&#8220;Untuk kondisi infrastrukrur di 4 pedukuhan saat ini masih dalam kondisi makadam.Kami targetkan hingga tahun 2026 ke depan, jalan di sini sudah beraspal, &#8221; terang Suwito Kepala Desa Wonosari Minggu (8/3/2020) siang.</p>
<p>Ditambahkan Suwito, guna menciptakan masyarakat hidup rukun dan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial, pihaknya juga akan selalu bekerjasama dengan masyarakat dan lembaga.Tidak kalah pentingnya, juga akan dengan dinas terkait.</p>
<p>Disinggung mengenai produk unggulan Desa Wonosari, ungkap Suwito, warga disana sebagai peternak kambing juga petani ubi Gunung Kawi yang namanya sudah populer di Malang Raya bahkan Jawa Timur.</p>
<p>&#8220;Sebagian besar warga kami juga berjualan di kawasan wisata religi Gunung Kawi. Kami sangat bersyukur, karena dengan keberadaan wisata religi telah menciptakan kesejahteraan warga,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sekilas tentang Desa Wonosari, adalah salah satu desa yang memiliki tempat wisata ritual yang sangat terkenal yaitu “Pesarean Gunung Kawi”.</p>
<p>Pesarean gunung kawi merupakan salah satu tempat objek wisata yang terkandung berbagai macam unsur kebudayaan. Desa yang terletak di kaki gunung kawi ini menyimpan keragaman budaya yang unik dan menarik untuk kita ketahui ada berbagai macam budaya terdapat didesa wonosari.</p>
<p>Dari latar belakang budaya yang berbeda-beda inilah yang memperkaya keragaman masyarkat desa wonosari, hidup saling berdampingan dan mengutamakan tengang rasa hal tersebut yang menyatukan masyarakat desa wonosari.</p>
<p>Desa wonosari sudah menjadi tempat objek wisata baik nasional maupun manca negara,<br />
Sebelum paserehan gunung kawi berkembang menjadi suatu tempat wisata ritual, diketahui paserehan gunung kawi merupakan makam kedua tokoh Agama Islam dari keraton Mataram abad ke 19.</p>
<p>Sifat patriotik yang dimiliki kedua tokoh agama tersebut sehingga banyak mendatangkan kunjungan yang sifatnya berziarah.</p>
<p>Desa Wonosari, dulunya hanyalah dusun di Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari. Karena wilayahnya semakin ramai dan padat, terutama berkat keberadaaan makam atau Pesarean Gunung Kawi, di lereng selatan Gunung Kawi, pada 1986 dusun Wonosari akhirnya dimekarkan menjadi desa terpisah dari Desa Kebobang.</p>
<p>Pasca pemekaran, Desa Wonosari terus berkibar sebagai &#8216;desa wisata ziarah&#8217;, sekaligus tempat ngalap berkah, karena ada makam Eyang Djoego (Kyai Zakaria) dan Eyang RM Imam Soedjono. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108016</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
