<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dinas sosial kota malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinas-sosial-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Dec 2022 10:50:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dinas sosial kota malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinsos P3AP2KB Kota Malang Wadahi Warga Terlantar di Tiga Liponsos</title>
		<link>https://memontum.com/dinsos-p3ap2kb-kota-malang-wadahi-warga-terlantar-di-tiga-liponsos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2022 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dinas sosial]]></category>
		<category><![CDATA[dinas sosial kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[P3AP2KB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180118</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Sosial (Dinsos) P3AP2KB Kota Malang, memberikan wadah bagi para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Malang. Yakni, Camp Assesment atau Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos). Kepala Bidang Rehabilitasi Perlindungan Jaminan Sosial (Replinjamsos) Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Titik Kristiani, menuturkan jika di Kota Malang sendiri ada tiga Liponsos. Yakni Pondok Lansia di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Sosial (Dinsos) P3AP2KB Kota Malang, memberikan wadah bagi para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Malang. Yakni, Camp Assesment atau Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos).</p>



<p>Kepala Bidang Rehabilitasi Perlindungan Jaminan Sosial (Replinjamsos) Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Titik Kristiani, menuturkan jika di Kota Malang sendiri ada tiga Liponsos. Yakni Pondok Lansia di Jalan Sunan Muria, Tuna Wisma Karya (TWK) yang berada di Sukun dan Camp Assessment yang berada di Kawasan Kampung Topeng Desaku Menanti, Kecamatan Kedungkandang.</p>



<p>“Di tiga tempat itu ada isinya, tapi itu sifatnya hanya shelter. Tentu peruntukkan per tempat itu berbeda-beda. Kalau Pondok Lansia untuk Lansia terlantar, tapi yang masih sehat. Sedangkan, TWK, itu bagi Lansia Bedridden. Contohnya seperti yang tidak bisa jalan,” jelas Titik, saat dikonfirmasi, Sabtu (17/12/2022) tadi.</p>



<p>Di tiga tempat tersebut, ujarnya, per Desember 2022 ini, hanya ada 14 orang. Dengan rincian, di camp asessment tersebut ada empat orang, kemudian di TWK Sukun ada enam orang, dan Pondok Lansia ada empat orang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Dijelaskannya, jika masa tinggal di dalam Liponsos tersebut, hanya tujuh hari. Namun, bisa diperpanjang dua kali, atau maksimal bisa tinggal selama tiga minggu. Karena, itu hanya tempat tinggal sementara. “Karena tempat tinggal sementara, mereka tidak bisa menetap. Masa tinggal hanya tujuh hari, atau maksimal tiga minggu,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, untuk petugas di masing-masing shelter bertugas untuk melakukan assessment, dan reunifikasi untuk dikembalikan kepada pengasuhan keluarga. Namun, dalam hal reunifikasi itu juga tidak mudah. “Kadang-kadang ada yang sudah tidak punya keluarga, dan keluarga lainnya itu keberatan untuk menampung mereka. Nah, itu diperlukan kerjasama dengan lurah, RT/RW, seperti itu,” lanjutnya.</p>



<p>Kemudian, dirinya juga menyampaikan jika ada beberapa permasalahan yang kerap terjadi. Seperti salah satu contohnya, ada anak-anak yang tidak pernah sekolah, dan diusir oleh warga. Karena diduga melakukan pelecehan seksual dan mau mencuri. Kemudian, itu diberi pendampingan oleh petugas PPA.</p>



<p>“Jadi kami berusaha begitu ada orang datang, langsung diassesment, langsung kita carikan jalan keluar. Kalau perlu dikirim ke UPT, misalnya ada anggota keluarga yang tidak mau menerima. Kemudian, setelah satu bulan lebih diberikan pendampingan di sheler, kami kembalikan ke keluarga, dan anaknya juga sudah berubah menjadi lebih baik,” imbuhnya. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180118</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sutiaji Tegaskan Bantuan Sosial di Kota Malang Harus Tepat Sasaran</title>
		<link>https://memontum.com/sutiaji-tegaskan-bantuan-sosial-di-kota-malang-harus-tepat-sasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2018 17:51:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bansos]]></category>
		<category><![CDATA[dinas sosial kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/66669-sutiaji-tegaskan-bantuan-sosial-di-kota-malang-harus-tepat-sasaran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pernyataan tersebut disampaikan Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji pada acara Sosialisasi Bantuan Sosial Bagi Masyarakat di Aula Kantor Dinas Sosial Kota Malang pada hari Minggu (2/12/2018). Dengan didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji dan Kepala Dinas Sosial Kota Malang, Sri Wahyuningtyas; pria yang kerap disapa Pak Aji tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Pernyataan tersebut disampaikan Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji pada acara Sosialisasi Bantuan Sosial Bagi Masyarakat di Aula Kantor Dinas Sosial Kota Malang pada hari Minggu (2/12/2018). </p>
<p>Dengan didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji dan Kepala Dinas Sosial Kota Malang, Sri Wahyuningtyas; pria yang kerap disapa Pak Aji tersebut membuka secara resmi kegiatan yang diikuti oleh Lurah dan Ketua RT / RW se kecamatan Sukun dan Klojen Kota Malang.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/Sutiaji-Tegaskan-Bantuan-Sosial-di-Kota-Malang-Harus-Tepat-Sasaran.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Sutiaji Tegaskan Bantuan Sosial di Kota Malang Harus Tepat Sasaran" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-66671" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/Sutiaji-Tegaskan-Bantuan-Sosial-di-Kota-Malang-Harus-Tepat-Sasaran.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/Sutiaji-Tegaskan-Bantuan-Sosial-di-Kota-Malang-Harus-Tepat-Sasaran.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dalam sambutannya, Walikota Malang tersebut berpesan agar Ketua RT / RW turut serta membantu Pemerintah Kota Malang dalam menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. </p>
<p>&#8220;Karena ketua RT dan RW memiliki data yang lebih akurat dilapangan terhadap warganya yang benar-benar membutuhkan bantuan sosial&#8221; ujar Sutiaji.</p>
<p>Sosialisasi bantuan sosial ini dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan pemahaman kepada Ketua RT / RW agar dapat menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran dan tepat jumlah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>
<p> &#8220;Tujuannya juga lebih pada untuk menghindari terjadinya penyelewengan terhadap bantuan sosial yang telah disediakan oleh pemerintah&#8221; pungkasnya lagi.</p>
<p>Saya menginginkan, lanjut Sutiaji agar seluruh pelayanan kepada masyarakat Kota Malang benar-benar terlaksana dengan baik agar Malang sebagai Kota yang Bermartabat dapat kita wujudkan bersama. </p>
<p>&#8220;Karena pada dasarnya, untuk mewujudkan Malang Kota Bermartabat juga membutuhkan kerja sama dan kerja keras dari seluruh elemen masyarakat yang ada di Kota Malang&#8221; tegas Sutiaji. <strong>(hms/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">66669</post-id>	</item>
		<item>
		<title>10 Produk Turunan Tahu Siap Datangkan Keuntungan</title>
		<link>https://memontum.com/10-produk-turunan-tahu-siap-datangkan-keuntungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2017 14:17:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dinas sosial kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[produk makanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/2094-10-produk-turunan-tahu-siap-datangkan-keuntungan</guid>

					<description><![CDATA[# Dinas Sosial Kota Malang Gelar Pelatihan Wirausaha Memontum Kota Malang &#8212; Siapa yang tidak kenal makanan tahu. Salah satu makanan khas Indonesia ini terbuat dari sari kedelai yang kaya protein nabati. Lebih hebat lagi ada 10 produk makanan turunan berbahan dasar tahu. Tentunya setiap jenis makanan yang berbahan dasar tahu apabila dimasak dengan lezat. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong># Dinas Sosial Kota Malang Gelar Pelatihan Wirausaha</strong></h2>
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Siapa yang tidak kenal makanan tahu. Salah satu makanan khas Indonesia ini terbuat dari sari kedelai yang kaya protein nabati. Lebih hebat lagi ada 10 produk makanan turunan berbahan dasar tahu. Tentunya setiap jenis makanan yang berbahan dasar tahu apabila dimasak dengan lezat. Bentuk makananya dibuat menarik. Akhirnya bisa mendatangkan keuntungan yang besar pula.</p>
<p>Instruktur pengolahan makanan berbahan dasar tahu, Nana Loemikar menjelaskan, setiap orang pasti mengenal tahu. Tapi sayang hanya sebagian orang paham dan mengerti cara membuat makanan berbahan dasar tahu. Sehingga tahu hanya disajikan dalam bentuk kotak-kotak dan sebatas digoreng saja. Setelah itu ditaruh di atas meja makan.</p>
<p>&#8220;Kalau kita tidak kreatif mengkombinasikan tahu dengan beberapa bahan makanan lain. Akhirnya monoton. Tahu hanya kita goreng dalam bentuk kotak kotak saja,&#8221; jelas Nana di hadapan peserta pelatihan membuat aneka makanan berbahan dasar tahu di aula Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang, Rabu (26/10/2017) siang.</p>
<p>Produk turunan dari tahu antara lain berupa Tahu Walik, Tahu Bulat, Kripik Tahu, Stik Tahu, Tahu Bakso, Tahu Brondong dan Siomay Tahu. &#8220;Saya yakin kalau diolah dengan baik. Makanan berbahan dasar tahu bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Karena bahan bakunya mudah didapat dan murah harganya,&#8221; sebut Nana.</p>
<p>Dicontohkan  &#8220;Tahu Brondong&#8221;.  Makanan ini sangat disukai anak-anak. Karena bentuknya unik dan lezat. Dalam tahu brondong bisa diisi bakso, wortel, sosis dan telor puyuh.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2094</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
