<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dinkes Sampang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinkes-sampang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 May 2022 12:30:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dinkes Sampang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinkes dan KB Sampang Imbau Masyarakat Waspada Terhadap Sebaran Penyakit Hepatitis Akut</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-dan-kb-sampang-imbau-masyarakat-waspada-terhadap-sebaran-penyakit-hepatitis-akut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 May 2022 12:30:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168860</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Sampang, Madura, mengajak seluruh masyarakat Sampang untuk selalu waspada terhadap sebaran penyakit hepatitis. Kepala Dinkes dan KB Kabupaten Sampang, dr Abdullah Najich, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Yuliono, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih belum menerima laporan adanya temuan pasien [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Sampang, Madura, mengajak seluruh masyarakat Sampang untuk selalu waspada terhadap sebaran penyakit hepatitis. Kepala Dinkes dan KB Kabupaten Sampang, dr Abdullah Najich, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Yuliono, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih belum menerima laporan adanya temuan pasien yang terjangkit penyakit tersebut.</p>



<p>Meski demikian, pihaknya akan terus siaga untuk mengantisipasi masuknya kasus tersebut ke Sampang. Dirinya mengimbau, supaya masyarakat tidak terlalu panik terkait penyakit tersebut. Namun tetap waspada dengan melakukan langkah-langkah pencegahan.</p>



<p>&#8220;Kejadian ini di Sampang belum ada dan mudah-mudahan saja tidak ada. Tapi kita harus tetap waspada. Namun, tidak usah panik, tidak usah terlalu menyikapi berlebihan. Utamanya adalah mencegah,&#8221; ujarnya, Rabu (11/05/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Dijelaskannya, pencegahan yang bisa dilakukan adalah rajin mencuci tangan dengan sabun, pastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, hindari kontak dengan orang sakit serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan. &#8220;Penyakit ini masuknya melalui saluran pencernaan, jadi cegah penularan dengan memilih makanan yang sehat, aman, tidak tercemar bakteri. Semisal, dihinggapi lalat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sedangkan gejala hepatitis misterius ini adalah mual, muntah-muntah, nyeri ulu hati, diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, demam dan tampak warna kekuningan dibagian tubuh. Hepatitis akut biasanya menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun, hingga kurang dari 16 tahun. Mereka biasanya terjangkit saat ada kotoran yang masuk ke mulut.</p>



<p>&#8220;Kami berharap, apabila masyarakat menemukan gejala awal pada anak, segera datang ke dokter atau tempat pelayanan kesehatan terdekat atau Puskesmas. Tujuannya, agar bisa ditangani lebih lanjut, sebagai antisipasi untuk pencegahan terhadap hepatitis akut ini,&#8221; ujarnya. <strong>(mds/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168860</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca Tenaga Medis Positif Corona, Layanan Kesehatan Puskesmas Tanjung di Sampang Lumpuh</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-tenaga-medis-positif-corona-layanan-kesehatan-puskesmas-tanjung-di-sampang-lumpuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2020 12:37:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112166-pasca-tenaga-medis-positif-corona-layanan-kesehatan-puskesmas-tanjung-di-sampang-lumpuh</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura terpaksa dihentikan secara total. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Asrul Sani, Rabu (15/4/2020). Menurutnya, beberapa hari ke depan, pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung terpaksa dihentikan setelah seorang petugas kesehatan yang bertugas di puskesmas tersebut dinyatakan positif terpapar virus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura terpaksa dihentikan secara total. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Asrul Sani, Rabu (15/4/2020).</p>
<p>Menurutnya, beberapa hari ke depan, pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung terpaksa dihentikan setelah seorang petugas kesehatan yang bertugas di puskesmas tersebut dinyatakan positif terpapar virus corona.</p>
<p><div id="attachment_112167" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112167" decoding="async" class="size-full wp-image-112167" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pasca-Tenaga-Medis-Positif-Corona-Layanan-Kesehatan-Puskesmas-Tanjung-di-Sampang-Lumpuh.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Sekretaris Dinas Kesahatan Kabupaten Sampang, Asrul Sani" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pasca-Tenaga-Medis-Positif-Corona-Layanan-Kesehatan-Puskesmas-Tanjung-di-Sampang-Lumpuh.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pasca-Tenaga-Medis-Positif-Corona-Layanan-Kesehatan-Puskesmas-Tanjung-di-Sampang-Lumpuh.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pasca-Tenaga-Medis-Positif-Corona-Layanan-Kesehatan-Puskesmas-Tanjung-di-Sampang-Lumpuh.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pasca-Tenaga-Medis-Positif-Corona-Layanan-Kesehatan-Puskesmas-Tanjung-di-Sampang-Lumpuh.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pasca-Tenaga-Medis-Positif-Corona-Layanan-Kesehatan-Puskesmas-Tanjung-di-Sampang-Lumpuh.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112167" class="wp-caption-text">Sekretaris Dinas Kesahatan Kabupaten Sampang, Asrul Sani</p></div></p>
<p>&#8220;Petugas kesehatan itu merupakan warga Pamekasan yang bertugas di Sampang, dan diketahui positif corona pada 12 April 2020. Sebelumnya dia merupakan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang diutus oleh Kemenag Sampang,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 tersebut, kata Asrul, satgas pencegahan covid -19 Sampang melakukan sterilisasi sarana dan prasarana di Puskesmas tersebut.</p>
<p>“Nanti akan dibuka kembali pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung, setelah semua tempat dan lingkungan di Puskesmas itu disterilkan. Untuk sementara waktu layanan kesehatan kita arahkan ke Puskesmas Camplong,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain melakukan sterilisasi di Puskesmas, pihanya juga melakukan rapid test terhadap 30 orang petugas kesehatan lainya, sebab setelah dilakukan tracking oleh tim satgas, terdapat 20 tenaga kesehatan sudah melakukan kontak secara langsung dengan korban yang dikonfirmasi positif corona.</p>
<p>&#8220;Sebagai langkah antisipasi, tenaga kesehatan yang sudah melakukan kontak langsung dilakukan rapid tes, Alhamdulillah dari hasil rapid tes hasilnya negatif,” ungkap Asrul.</p>
<p>Menurut Asrul, guna lebih memastikan hasil rapid test, pihaknya berinisiatif untuk melakukan uji swab terhadap 30 tenaga kesehatan yang paling dekat melakukan kontak fisik dengan petugas yang terjangkit covid-19 tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita agendakan uji swab, tapi tidak akan langsung diketahui hasilnya, melainkan masih menunggu tiga sampai empat hari kedepan,&#8221; tegas Sekretaris Dinas Kesehatan Sampang. <strong>(Fat/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112166</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Virus Corona, Ini Upaya Dinkes Sampang</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-virus-corona-ini-upaya-dinkes-sampang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2020 11:04:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104966-antisipasi-virus-corona-ini-upaya-dinkes-sampang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Beberapa hari terakhir, virus Corona kini menjadi momok menakutkan bagi manusia di seluruh dunia, begitu pula di Indonesia khususnya di Kabupaten Sampang. Virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut telah memakan puluhan jiwa. Dilansir dari gisanddata.maps.arcgis.com update 26 Januari 2020, sudah 80 jiwa meninggal akibat virus corona. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang </strong>&#8211; Beberapa hari terakhir, virus Corona kini menjadi momok menakutkan bagi manusia di seluruh dunia, begitu pula di Indonesia khususnya di Kabupaten Sampang.</p>
<p>Virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut telah memakan puluhan jiwa. Dilansir dari gisanddata.maps.arcgis.com update 26 Januari 2020, sudah 80 jiwa meninggal akibat virus corona.</p>
<p>Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang membeberkan bahwa telah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan sejak tanggal 7 Januari 2020, untuk mewaspadai virus corona dengan melakukan pencegahan.</p>
<p>Plt Kepala Dinkes Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi mengatakan virus corona berpeluang menyebar di daerah mana saja, salah satunya di Kabupaten Sampang. Maka dari itu, pihaknya melakukan pencegahan dini dengan melakukan sosialisasi di seluruh Puskesmas dan Pemerintahan di Sampang.</p>
<p>&#8220;Begitupun melakukan sosialisasi melalui media dan radio. Jika masyarakat sudah mengetahui tentang virus corona, masyarakat bisa mengtisipasinya masing-masing,&#8221; ujar Agus kepada Memontum.com, Senin (27/1/2020) pagi.</p>
<p>Lanjut Agus, ia menghimbau kepada masyarakat untuk mengetahui ciri-ciri dan dampak dari virus corona. Jika hal itu sudah diketahui oleh masyarakat, maka dapat mendatangi langsung Puskesmas terdekat untuk dideteksi.</p>
<p>&#8220;Adapun ciri-ciri dampak virus corona seperti demam, batuk dan sesak nafas, kemudian jika terdampak sebaiknya langsung ke puskesmas terdekat, agar kami bisa langsung mendeteksi,&#8221; himbaunya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104966</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSIA Aslamy Kamal Disegel, Belum Penuhi Standar Rekom Dinkes</title>
		<link>https://memontum.com/rsia-aslamy-kamal-disegel-belum-penuhi-standar-rekom-dinkes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2019 03:21:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Disegel]]></category>
		<category><![CDATA[RSIA Aslamy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102085-rsia-aslamy-kamal-disegel-belum-penuhi-standar-rekom-dinkes</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Pihak perijinan bersama dinas kesehatan dan juga Satpol-PP sore tadi mendatangi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Aslamy di Kecamatan Kamal untuk menyegel rumah sakit tersebut. Pasalnya, rumah sakit tersebut tidak memiliki ijin lengkap untuk beroperasi. Arifin Kanon salah satu pihak dari RSUD yang bekerja sebagai admin menjelaskan pihaknya sudah mengurus seluruh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Pihak perijinan bersama dinas kesehatan dan juga Satpol-PP sore tadi mendatangi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Aslamy di Kecamatan Kamal untuk menyegel rumah sakit tersebut. Pasalnya, rumah sakit tersebut tidak memiliki ijin lengkap untuk beroperasi.</p>
<p>Arifin Kanon salah satu pihak dari RSUD yang bekerja sebagai admin menjelaskan pihaknya sudah mengurus seluruh ijin namun masih belum mendapat rekomendasi dari Dinas Kesehatan. Meski begitu di rumah sakit tersebut juga menyediakan layanan operasi.</p>
<p>&#8220;Sudah selesai semua, memang tinggal satu untuk ijin operasional dari Dinkes. Tapi semua sudah kami urus,&#8221; terangnya.</p>
<p>Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Sudiyo di lokasi yang sama. Ia menjelaskan, masih banyak hal yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan rekom dari pihak Dinkes.</p>
<p>&#8220;Ada ratusan ceklis yang harus dipenuhi untuk mendapat rekom. Salah satunya yakni tersedianya dokter spesialis di tempat dalam waktu 24 jam. Tidak bisa menggunakan on call, ini nyawa manusia jangan sembarangan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sudiyo menambahkan, dari dua kunjungan ke RSIA tersebut pihaknya menilai kesiapan masih dibawah 50 persen. Sebab sarana dan prasarana belum memadai.</p>
<p>&#8220;Kalau pihak rumah sakit mengklaim progresnya sudah 83 persen. Namun catatan kami dari dua kali visitasi masih dibawah 50 persen. Saat ini belum ada lagi laporan permintaan visitasi dari rumah sakit ini,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala DPMPTSP Ainul Gufron mengatakan pihaknya akan mengeluarkan ijin jika seluruh aspek terpenuhi. Kini pihaknya menunggu pihak rumah sakit menyelesaikan persyaratan termasuk rekomendasi teknis.</p>
<p>&#8220;Memang sudah ada pengajuan perijinan namun kami masih menunggu kelengkapan rekomendasi teknisnya. Kalau semuanya lengkap,kami pasti keluarkan ijin,&#8221; terangnya.</p>
<p>Akibat penyegelan ini, rumah sakit tersebut dilarang menambah pasien. Selain itu pihak rumah sakit diminta untuk segera menyelesaikan seluruh persyaratan jika masih ingin terus beroperasi.</p>
<p>Sedangkan Anang, pihak Satpol-PP mengaku telah memberi pembinaan sebelum melakukan penyegelan. Namun pembinaan tersebut tak kunjung dilakukan.</p>
<p>&#8220;Kami sudah memberikan pembinaan sebelum tindakan, pembinaan berupa masukan-masukan,&#8221; pungkasnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102085</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penderita Diabetes di Sampang Naik, Masyarakat Diminta Atur Pola Makan</title>
		<link>https://memontum.com/penderita-diabetes-di-sampang-naik-masyarakat-diminta-atur-pola-makan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2019 11:12:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sampang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99787-penderita-diabetes-di-sampang-naik-masyarakat-diminta-atur-pola-makan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Empat belas November diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia, pengidap penyakit diabetes di Sampang saat ini menyentuh angka dibawah 5% dari jumlah penduduk di Sampang. Dinas Kesehatan Sampang sebagai leading sector terus melakukan upaya pencegahan untuk mengurangi penderita penyakit diabetes di Sampang. Plt Kepala Dinkes Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi mengatakan jika angka tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang </strong>&#8211; Empat belas November diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia, pengidap penyakit diabetes di Sampang saat ini menyentuh angka dibawah 5% dari jumlah penduduk di Sampang.</p>
<p>Dinas Kesehatan Sampang sebagai leading sector terus melakukan upaya pencegahan untuk mengurangi penderita penyakit diabetes di Sampang.</p>
<p>Plt Kepala Dinkes Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi mengatakan jika angka tersebut cenderung selalu naik, sehingga pihaknya melakukan upaya pencegahan diabetes dengan melakukan skrining dan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).</p>
<p>&#8220;Angka pengidap penyakit diabetes dibawah 5% tapi angkanya cenderung selalu naik,&#8221; ujar Agus saat ditemui di ruangannya, Kamis (14/11/2019) pagi.</p>
<p>Lebih lanjut, Agus mengatakan bahwa penyakit diabetes merupakan penyakit tidak menular (PTM), akan tetapi penyakit diabetes merupakan penyakit yang berbahaya.</p>
<p>&#8220;Diabetes merupakan bagian dari penyakit tidak menular. Kenapa diabetes berbahaya, karena diabetes tidak ada obatnya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Agus menjelaskan, penyebab seseorang mengidap penyakit diabetes yaitu karena pola makan tidak diatur, namun tidak menutup kemungkinan bahwa diabetes adalah penyakit bawaan.</p>
<p>&#8220;Diabetes itu lebih kepada pola makan, jadi orang yang obesitas mempunyai resiko terkena penyakit diabetes, tapi tidak menutup kemungkinan juga karena bawaan dari orang tuanya,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Kemudian Agus menyarankan agar masyarakat mengatur pola makan dengan cara mengganti karbohidrat dengan sayur dan buah-buah.</p>
<p>&#8220;Diabetes itu obatnya bagaimana kita merubah pola makan saja. Makan karbohidrat diatas jam 8 malam itu tidak boleh, karena akan tertumpuk menjadi glukosa. Caranya diganti dengan sayur dan buah,&#8221; tutupnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angka Kematian Persalinan di Sampang Alami Penurunan</title>
		<link>https://memontum.com/angka-kematian-persalinan-di-sampang-alami-penurunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2019 09:20:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sampang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93232-angka-kematian-persalinan-di-sampang-alami-penurunan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Resiko besar yang dihadapi wanita sangatlah berat. Terlebih bagi wanita hamil saat menjalani proses melahirkan, bahkan nyawa yang menjadi taruhannya. Tidak sedikit ibu melahirkan banyak yang meninggal. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang mencatat bahwa setiap tahunnya di Kabupaten Sampang terdapat ibu melahirkan yang meninggal. Plt Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi mengungkapkan bahwa pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Resiko besar yang dihadapi wanita sangatlah berat. Terlebih bagi wanita hamil saat menjalani proses melahirkan, bahkan nyawa yang menjadi taruhannya.</p>
<p>Tidak sedikit ibu melahirkan banyak yang meninggal. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang mencatat bahwa setiap tahunnya di Kabupaten Sampang terdapat ibu melahirkan yang meninggal.</p>
<p>Plt Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi mengungkapkan bahwa pada tahun 2017 terdapat 27 ibu melahirkan yang meninggal, sedangkan pada tahun 2018 mengalami penurunan yakni terdapat 14 orang.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah tiap tahun ada penurunan. Pada tahun 2019 mulai Januari hingga sekarang ada 9 orang ibu melahirkan yang meninggal,&#8221; ungkapnya saat ditemui di ruangannya, Kamis (19/9/2019) pagi.</p>
<p>Agus menjelaskan bahwa faktor yang menjadi penyebab meninggalnya ibu melahirkan adalah masih percayanya masyarakat terhadap dukun beranak.</p>
<p>&#8220;Selain itu sulitnya transportasi menuju puskesmas dan pelayanan yang kurang memadai,&#8221; katanya.</p>
<p>Agus menambahkan, dalam meminimalisir banyaknya kematian ibu melahirkan, pihaknya telah melakukan upaya ke masyarakat yakni dengan sosialisasi ke setiap desa dan menggandeng para tokoh dan para dukun beranak.</p>
<p>&#8220;Kami menggandeng mereka agar jika terdapat ibu melahirkan dapat segera dibawa ke puskesmas dan rumah sakit,&#8221; imbuhnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93232</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengobatan Gratis Dinkes Sampang Diserbu Warga</title>
		<link>https://memontum.com/pengobatan-gratis-dinkes-sampang-diserbu-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2019 12:29:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Gratis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/79374-pengobatan-gratis-dinkes-sampang-diserbu-warga</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Pengobatan gratis yang di selenggarakan oleh karang taruna dan Dinas Kesehatan Sampang di 3 desa Kecamatan Pangarengan, meliputi Pacanggaan, Gulbung dan Penyerangan. Adapun tempat yang di gunakan di SDN Pacanggaan II. Pengobatan gratis ini sekaligus sosialisasi bagi masyarakat yang berobat dalam mencegah penyakit, seperti gatal, diare dan demam berdarah. Dibantu oleh 20 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Pengobatan gratis yang di selenggarakan oleh karang taruna dan Dinas Kesehatan Sampang di 3 desa Kecamatan Pangarengan, meliputi Pacanggaan, Gulbung dan Penyerangan. Adapun tempat yang di gunakan di SDN Pacanggaan II.</p>
<p>Pengobatan gratis ini sekaligus sosialisasi bagi masyarakat yang berobat dalam mencegah penyakit, seperti gatal, diare dan demam berdarah.</p>
<p>Dibantu oleh 20 petugas meliputi dokter dari puskesmas pangarengan, dan akpernata sampang. kegiatan ini berjalan dengan lancar meskipun petugas kewalahan sebab masyarakat datang berduyun-duyun. Moh jakfar ketua karang Taruna Kab sampang mengaku senang dengan antusias masyarakat, sekaligus pengobatan ini sebagai bentuk pengabdian katar pada masyarakat sebagai organisasi sosial kemasyarakatan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-79375" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190224-WA0081-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190224-WA0081-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190224-WA0081-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190224-WA0081-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190224-WA0081-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190224-WA0081-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saya senang dengan antusias masyarakat. Kegiatan ini selain mempermudah masyarakat berobat, dan membantu masyarakat yang mau berobat tapi tidak punya uang. Baksos ini juga bagian pengabdian Karang Taruna sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, dan kegiatan ini tidak di pungut uang sepeserpun alias gratis,&#8221; ungkap pemuda umur 30 tahun ini.</p>
<p>Pengobatan gratis ini bekerja sama dengan Dinkes Sampang, melalui Puskesmas Pangarengan, komunitas peduli kasih sesama, akpernata dan didukung oleh akbid Graha Husada smSampang, Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan forum Mahasiswa Sampang (Formasa).</p>
<p>Rohman asal Pacanggaan, salah satu pasien yang berobat dengan keluhan sakit pinggang dan gatal ini, menyampaikan terima kasih banyak pada dokter dan panitia dengan adanya pengobatan gratis ini.</p>
<p>&#8220;Yeh alhamdulillah mak pola beres. Etembeng majer, reah la. Alhamdulillah bedeh obet gratis,&#8221; ujarnya. Kegiatan yang di mulai dari jam 08.00 sampai jam 12.00 ini berjalan dengan baik. <strong>(is/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79374</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
