<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>disdik jember &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disdik-jember/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Feb 2023 17:00:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>disdik jember &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Sosialisasi Permendikbud Ristek soal BOSP, Bupati Jember Minta Agar Bantuan Siswa Tepat Sasaran</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-sosialisasi-permendikbud-ristek-soal-bosp-bupati-jember-minta-agar-bantuan-siswa-tepat-sasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2023 14:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BOS]]></category>
		<category><![CDATA[BOSP]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik]]></category>
		<category><![CDATA[disdik jember]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jember]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183790</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jember, menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Permendikbud Ristek) tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (22/02/2023) tadi. Sosialisasi itu, terkait peraturan penggunaan anggaran pendidikan dari APBN. Rencananya, anggaran sebesar Rp 350 miliar, telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jember, menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Permendikbud Ristek) tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (22/02/2023) tadi. Sosialisasi itu, terkait peraturan penggunaan anggaran pendidikan dari APBN. Rencananya, anggaran sebesar Rp 350 miliar, telah dipersiapkan oleh pemerintah pusat dengan nama Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) sebagai pengganti Bantuan Operasional Sekolah (BOS).</p>



<p>BOSP sendiri, merupakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN. Penyaluran BOSP, nantinya diatur melalui Permendikbud Ristek.</p>



<p>Bupati Jember, Hendy Siswanto, yang hadir langsung dalam sosialisasi itu berpesan kepada peserta, agar BOSP benar-benar tepat sasaran dan pelaporannya juga harus benar. Tentunya, dengan menggunakan aturan yang baru serta harus segera direalisasikan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Bupati Hendy menjelaskan, bahwa BOSP akan dicairkan dua tahap dalam setahun dan harus segera dicairkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk mendukung percepatan pencairan, Pemkab Jember menyiapkan bantuan konsultasi jika para kepala sekolah menemui kesulitan administrasi untuk mencairkan dana BOSP.</p>



<p>&#8220;Diharapkan, setiap tahap pencairan tidak ada kendala. Sehingga, semua anggaran bisa terserap. Jika pencairan tahap pertama tidak bisa dipertanggungjawabkan, maka tahap yang kedua tidak bisa dicairkan. Ini yang repot,&#8221; jelas Bupati Hendy.</p>



<p>Pencairan BOSP sendiri, dilakukan dengan cara transfer langsung dari kas negara ke masing-masing satuan pendidikan penerima. Satuan pendidikan yang berhak menerima BOSP, antara lain satuan pendidikan formal, satuan pendidikan anak usia dini (TK, kelompok bermain, taman penitipan anak) dan satuan PAUD sejenis.</p>



<p>Kemudian, satuan pendidikan dasar meliputi SD dan SMP, satuan pendidikan non formal seperti lembaga kursus dan pelatihan (LKP) serta satuan penddikan kesetaraan. <strong>(rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183790</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Teknologi, Proses Pembelajaran Secara Daring</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-teknologi-proses-pembelajaran-secara-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2020 07:04:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[daring]]></category>
		<category><![CDATA[disdik jember]]></category>
		<category><![CDATA[Unej]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119399-manfaatkan-teknologi-proses-pembelajaran-secara-daring</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Memasuki era teknologi, tidak terkecuali di bidang pendidikan. Apalagi saat ada wabah Covid-19, saat ini siswa-siswi proses pembelajarannya tak luput dari peran teknologi yaitu melalui daring. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jember Drs KH A Muqit Arief saat menjadi narasumber dalam Webinar dengan tema Pengembangan Pembelajaran yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Jember [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Memasuki era teknologi, tidak terkecuali di bidang pendidikan. Apalagi saat ada wabah Covid-19, saat ini siswa-siswi proses pembelajarannya tak luput dari peran teknologi yaitu melalui daring.</p>
<p>Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jember Drs KH A Muqit Arief saat menjadi narasumber dalam Webinar dengan tema Pengembangan Pembelajaran yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Jember bersama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember, Rabu (15/7/ 2020) siang.</p>
<p>Wabub juga menyampaikan bahwa, tidak semua murid memiliki alat komunikasi ponsel android. terutama Di daerah pinggiran masih terdapat masalah sinyal internet.Karena itu, para guru diharapkan tetap semangat</p>
<p>“Sesuatu yang tidak bisa diperoleh secara keseluruhan jangan sampai ditinggalkan keseluruhan. Sesuatu yang bisa dilakukan, maka lakukanlah,” ujarnya.</p>
<p>Kementrian Pendidikan juga sudah menyediakan situs pembelajaran daring, yang bisa dimanfaatkan oleh anak didik. Di dalamnya terdapat materi pembelajaran dalam bentuk video yang cukup menarik dan komunikatif.</p>
<p>Situs ini menyediakan materi pembelajaran mulai dari tingkat PAUD sampai SLTA. Materinya bisa diakses melalui alamat belajar.kemendikbud.go.id.</p>
<p>Wabup juga berharap semua guru dan tenaga di dunia pendidikan tetap semangat, berpikir kreatif, inovatif, dan stimulatif.</p>
<p>“Supaya bisa memberikan dorongan semangat kepada anak didik,” imbuhnya.</p>
<p>Selain itu, masa sekarang peran orang tua sangat penting. Model pembelajaran secara daring ini peran orang tua sangat dibutuhkan, agar pendidikan pada anak tetap tersalurkan dan berkualitas.<strong> (bud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119399</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siapkan Generasi Jember Agamis dan Toleran</title>
		<link>https://memontum.com/siapkan-generasi-jember-agamis-dan-toleran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2020 07:36:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[disdik jember]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118710-siapkan-generasi-jember-agamis-dan-toleran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Jember saat ini sedang menyiapkan buku pedoman untuk anak Jember menuju generasi yang agamis dan religius. Hal itu di sampaikan Wakil Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arief, saat Forum Group Discussion di kantor Pemkab Jember, Selasa, (07/7/2020) siang. Ia menjelaskan, bahwa buku itu diperuntukkan sebagai pedoman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Pemerintah bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Jember saat ini sedang menyiapkan buku pedoman untuk anak Jember menuju generasi yang agamis dan religius.</p>
<p>Hal itu di sampaikan Wakil Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arief, saat Forum Group Discussion di kantor Pemkab Jember, Selasa, (07/7/2020) siang.</p>
<p>Ia menjelaskan, bahwa buku itu diperuntukkan sebagai pedoman itu anak- anak dengan latar belakang agama dan keyakinan masing masing</p>
<p>“Ini hanya pintu masuk untuk mengantarkan generasi muda Jember, menjadi generasi muda yang agamis dan religius,” terangnya.</p>
<p>Untuk generasi muda muslim, menggunakan buku panduan sholawat. Hindu menggunakan Mantra Gayatri, Protestan dengan Doa Bapa Kami, dan Katolik dengan Doa Model Meditasi.</p>
<p>Dari perbedaan agama dan keyakinan tersebut, Dewan Pendidikan juga mengimbau pada sekolah yang mempunyai siswa bermacam macam agama untuk tidak mengasingkan siswa yang beragama berbeda dengan mayoritas.</p>
<p>“Karena mereka juga mempunyai porsi yang sama, perhatian yang sama, dengan cara agama dan keyakinan mereka masing masing,” terang KH Muqit.</p>
<p>Selain menjadi keinginan besar untuk mengantarkan Jember menjadi generasi muda yang religius dan agamis, penyusunan buku pedoman itu sebenarnya berangkat dari kegalauan generasi muda sekarang yang sudah mulai terasa menjauh dari nilai nilai keagamaan.</p>
<p>Padahal, nilai nilai kegamaan itu sangat penting supaya tidak hanya pandai secara intelektual, akan tetapi secara spiritual juga mempuni.</p>
<p>Maka dari itu kegiatan dengan pendekatan keagamaan, kegiatan spiritual, harus benar benar dirancang secara serius. Dewan Pendidikan sudah menyiapkannya.</p>
<p>Ketua Dewan Pendidikan, Dr H Hobri Spd Mpd, menjelaskan langkah konkrit ke depan akan melakukan sosialisasi melalui Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Jember untuk peluncuran program buku panduan tersebut, serta mengeluarkan surat edaran untuk sekolah melaksanakan program buku panduan tersebut.</p>
<p>“Harapan Dewan Pendidikan, sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo, salah satunya penerapan program penguatan karakter,” katanya.</p>
<p>Salah satu penguatan karakter itu, yaitu religius. “Maka dari religius itu kita bisa gunakan potensi lokal atau local wisdom. Kita memilih sholawat sebagai pendamping untuk memperkuat doa,” jelasnya. <strong>(bud/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jember, PPDB SMP, SD dan TK Telah Dibuka</title>
		<link>https://memontum.com/jember-ppdb-smp-sd-dan-tk-telah-dibuka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 15:15:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[disdik jember]]></category>
		<category><![CDATA[PPDB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116184</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Jember &#8211; Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP), SD dan TK tahun ajaran 2020/2021 di kabupaten Jember telah di buka mulai 9 juni dan berakhir pada tanggal 20 Juni 2020. Hal ini tentunya menjadi kabar yang menggembirakan, meski masa Pandemi Covid -19 orang tua masih bisa mendaftarkan putra putrinya untuk bersekolah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Jember </strong>&#8211; Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP), SD dan TK tahun ajaran 2020/2021 di kabupaten Jember telah di buka mulai 9 juni dan berakhir pada tanggal 20 Juni 2020.</p>
<p>Hal ini tentunya menjadi kabar yang menggembirakan, meski masa Pandemi Covid -19 orang tua masih bisa mendaftarkan putra putrinya untuk bersekolah.</p>
<p>Terkait hal tersebut, pendaftaran akan dilakukan dengan 2 cara yakni menggunakan Daring ( secara Online) atau bisa datang langsung kesekolah yang dituju.</p>
<p>&#8220;Untuk jalur prestasi, keluarga tidak mampu (afirmasi), difabel dan perpindahan tugas orang tua pada 9 &#8211; 11 Juni dan Zonasi tanggal 17 – 20 Juni 2020,&#8221; ujar Kadis Pendidikan Kabupaten Jember Dr H Edy Budi Susilo MSi.</p>
<p>Bagi anak-anak yang memiliki prestasi sambung Kadis pendidikan yang kerap disapa Edy ini menunjukkan atau dibuktikan dengan piagam atau sertifikat.</p>
<p>&#8220;Sedangkan jalur Afirmasi bisa menunjukkan Kartu program keluarga harapan (PKH), kartu keluarga sejahtera(KKS), dan kartu Indonesia Pintar (KIP), &#8221; sambungnya.</p>
<p>Edy menghimbau kepada orang tua calon siswa untuk melaksanakan proses pendaftaran dengan sebaik-baiknya dan dengan memperhatikan SOP yang telah diumumkan.</p>
<p>Edy menjelaskan, pelaksanaan PPDB, mengacu Permendikbud No. 44 tahun 2020, sementara pendaftaran TK negeri bisa datang langsung ke sekolah yang dituju.</p>
<p>“Informasi sudah disebarluaskan, juga melalui media online,” katanya.</p>
<p>Edy menambahkan, total lulusan SD/MI negeri dan swasta sejumlah 38.287 dan untuk daya tampung SMP negeri sebanyak 15.424 siswa, terdiri dari 482 kelas dengan pagu tiap rombel sebanyak 32 siswa di 94 SMP negeri.</p>
<p>Sedangkan untuk daya tampung SD negeri, mencapai 31.836 siswa, yang terdiri dari 1.136 rombel dengan pagu 28 siswa di 908 lembaga SD negeri, sementara, untuk daya tampung TK, Negeri 266 siswa.</p>
<p>&#8220;Untuk TK Negeri ada 6 lembaga TK negeri yakni di Kecamatan Ambulu, Jengawah, Kalisat, Kaliwates, Kencong dan Panti, &#8221; pungkasnya.<strong> (bud/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116184</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
