<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dishub jatim &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dishub-jatim/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Dec 2019 12:03:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dishub jatim &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Akhir Tahun,  Sejumlah Proyek Dishub Jatim Terancam Molor, Terminal Anjuk Ladang-Nganjuk  Kebut  Bangun Lapak PKL (2)</title>
		<link>https://memontum.com/akhir-tahun-sejumlah-proyek-dishub-jatim-terancam-molor-terminal-anjuk-ladang-nganjuk-kebut-bangun-lapak-pkl-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2019 12:03:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dishub jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101970-akhir-tahun-sejumlah-proyek-dishub-jatim-terancam-molor-terminal-anjuk-ladang-nganjuk-kebut-bangun-lapak-pkl-2</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Proyek pembangunan terminal Nganjuk yang dilaksanakan bertahap sejak 2017 lalu mustahil bisa rampung di akhir tahun 2019. Walau terkejar waktu, penanggung jawab terminal Anjuk Ladang sebutan terminal Nganjuk mengkebut pembangunan lapak PKL (Pedagang Kaki Lima) Memberikan kenyamanan kepada penumpang, Dishub Jatim membenahi total infrastruktur pembangunan Terminal Anjuk Ladang. Pembangunan dikerjakan secara bertahah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Proyek pembangunan terminal Nganjuk yang dilaksanakan bertahap sejak 2017 lalu mustahil bisa rampung di akhir tahun 2019. Walau terkejar waktu, penanggung jawab terminal Anjuk Ladang sebutan terminal Nganjuk mengkebut pembangunan lapak PKL (Pedagang Kaki Lima)</p>
<p>Memberikan kenyamanan kepada penumpang, Dishub Jatim membenahi total infrastruktur pembangunan Terminal Anjuk Ladang. Pembangunan dikerjakan secara bertahah sejak 2017.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101971" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/1cb5fd58-e935-4948-91a1-622168b2edb5-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/1cb5fd58-e935-4948-91a1-622168b2edb5-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/1cb5fd58-e935-4948-91a1-622168b2edb5-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/1cb5fd58-e935-4948-91a1-622168b2edb5-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/1cb5fd58-e935-4948-91a1-622168b2edb5-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Awalnya, Dishub Provinsi Jatim menggelontor dana Rp 6,4 miliar. Selanjutnya, proyek dilanjutkan 2018 dengan dana Rp 19,5 miliar. Adapun tahap III tahun ini mendapat dana Rp 10 miliar.</p>
<p>Ketua LSM Gramapora Mashur Hidayat menyatakan dengan dana hampir Rp 40 M itu, terminal Anjuk Ladang direncanakan dibangun mejadi terminal modern layaknya terminal Bungurasih, Surabaya.</p>
<p>“ Saya mengetahui rencana ini karena terus mengawal sejak pembanguan tahap pertama tahun 2017,” katanya.</p>
<p>Kalaupun sejak tahap pertama terjadi sejumlah masalah, namun proyek dengan dana yang bersumber APBD Jatim ini tetap aman-aman saja. Buktinya lelang tahap kedua dan ketiga terus berlanjut hingga saat ini.</p>
<p>Dayat menyebut, mustahi proyek terminal Anjuk Ladang bisa diselesaika hingga akhir tahun. Di sisi utara bangunan Masjid dan bangunan yang ada di sebelahnya masih banyak pembenahan di sana-sini.</p>
<p>Padahal sesusai dengan rencana, proyek ini harus rampung diakhir tahun. Setelah semua bangunan terealisasi, operasional terminal Anjuk Ladang akan dibuat seperti terminal Bungurasih.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://sidoarjo.memontum.com/1441-akhir-tahun-sejumlah-proyek-dishub-jatim-terancam-molor-terminal-maospati-magetan-bisa-jadi-lewati-tahun-anggaran-1" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Akhir Tahun, Sejumlah Proyek Dishub Jatim Terancam Molor, Terminal Maospati-Magetan Bisa Jadi Lewati Tahun Anggaran (1)</a></p>
<p>Sesuai konsep awal, pengelola terminal akan melarang para pedagang asongan berjualan di terminal. Selanjutnya, kios pedagang juga dipusatkan di gedung utama. Para penumpang mendapat ruang tunggu yang representatif persis di depan jalur bus.</p>
<p>Dishub Jatim juga melakukan relokasi untuk pedagang kios.” Di sisi barat gedung utama mempet dengan pagar jalan sekarang sedang dibangun puluhan lapak untuk PKL,” tutur Dayat.<strong> (ari/bersambung)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101970</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akhir Tahun,  Sejumlah Proyek Dishub Jatim Terancam Molor, Terminal Maospati-Magetan Bisa Jadi Lewati Tahun Anggaran (1)</title>
		<link>https://memontum.com/akhir-tahun-sejumlah-proyek-dishub-jatim-terancam-molor-terminal-maospati-magetan-bisa-jadi-lewati-tahun-anggaran-1</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2019 03:57:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dishub jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101912-akhir-tahun-sejumlah-proyek-dishub-jatim-terancam-molor-terminal-maospati-magetan-bisa-jadi-lewati-tahun-anggaran-1</guid>

					<description><![CDATA[Akhir tahun anggaran 2019 tinggal menghitung hari. Dalam sisa waktu yang tinggal seminggu ini banyak proyek yang bersumber dari APBN maupun APBD tak bisa diserahkan kepada PPKom (Pejabat Pembuat Komitmen ) secara utuh . Seperti proyek Terminal Maospati dan Terminal Anjuk Ladang Nganjuk. Bagaimana kondisi fisik yang dibayai APBD Prop Jatim ini. Untuk mencari jawabnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Akhir tahun anggaran 2019 tinggal menghitung hari. Dalam sisa waktu yang tinggal seminggu ini banyak proyek yang bersumber dari APBN maupun APBD tak bisa diserahkan kepada PPKom (Pejabat Pembuat Komitmen ) secara utuh . Seperti proyek Terminal Maospati dan Terminal Anjuk Ladang Nganjuk. Bagaimana kondisi fisik yang dibayai APBD Prop Jatim ini. Untuk mencari jawabnya Arie Medianto Wartawan Memontum.com memaparkan hasil lnvestigasi yang ditulis bersambung &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p></blockquote>
<p>.</p>
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Rekanan penggarap proyek lanjutan di sejumlah terminal harus berpacu dengan waktu untuk menuntaskan pekerjaannya. Pasalnya, hingga awal Desember ini mereka belum menuntaskan pekerjaaan hingga mendekati angka 100 persen.</p>
<p>Seperti proyek lanjutan Terminal Anjuk Ladang Nganjuk. Hingga pekan ini proyek dengan anggaran Rp 10 M itu tak akan bisa mengejar waktu hingga 20 Desember 2019.</p>
<p>Proyek pembangunan terminal yang dilaksanakan bertahap sejak 2017 lalu mustahil bisa rampung di akhir tahun 2019. Awalnya . Dishub Provinsi Jatim menggelontor dana Rp 6,4 miliar. Selanjutnya, proyek dilanjutkan 2018 dengan dana Rp 19,5 miliar. Adapun tahap III tahun ini mendapat dana Rp 10 miliar.</p>
<p>Hasil inevestigasi di lapangan menyebutkan hingga saat ini, pagar keliling terminal, masjid, kanopi, dan beberapa sarana penunjang lainnya belum tuntas seratus persen.</p>
<p>Pekan ini, kontraktor mengkebut pekerjaan pengaspalan. Karena terburu dengan waktu pekerjaan aspal dilaksanakan dengan melanggar specifikasi.</p>
<p>Seperti pekerjaan pengaspalan sisi barat pintu keluar terminal dengan membeber aspal diatas paving tanpa melakukan pekerjaan galian atau pembersihan seperti yang tertera dalam specifikasi.<strong> (*/bersambung)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101912</post-id>	</item>
		<item>
		<title>JCW Somasi Kadishub Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/jcw-somasi-kadishub-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2019 11:13:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[dermaga penyeberangan]]></category>
		<category><![CDATA[dishub jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[somasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/79569-jcw-somasi-kadishub-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pengakuan Dr Nyono ST MT, Kepala Bidang Perhubungan Laut dan LLASDP Dishub Jatim jika shelter dermaga penyeberangan sungai Brantas yang menghubungkan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Tulungagung ditiadakan dan diganti dengan pekerjaan pengerukan menuai kritikan dari LSM JCW. Perubahan pekerjaan pengerukan itu sebelumnya disampaikan Rudi, PNS staf, Dishub Propinsi Jatim Senin (11/2/2019). Rudi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pengakuan Dr Nyono ST MT, Kepala Bidang Perhubungan Laut dan LLASDP Dishub Jatim jika shelter dermaga penyeberangan sungai Brantas yang menghubungkan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Tulungagung ditiadakan dan diganti dengan pekerjaan pengerukan menuai kritikan dari LSM JCW.</p>
<p>Perubahan pekerjaan pengerukan itu sebelumnya disampaikan Rudi, PNS staf, Dishub Propinsi Jatim Senin (11/2/2019). Rudi yang mengaku telah mendapatkan mandat dari Kabid dan PPKom proyek dermaga penyeberangan sungai Brantas yang menghubungkan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Tulungagung awalnya menyebut jika proyek shelter akan dibangun tahun mendatang.</p>
<p>Namun ketika didesak mengapa proyek shelter dibangun tahun depan, Rudi buru-buru meralat pernyataaanya. “ Sebentar telpnya jangan dimatikan, saya tak bertanya kepada Bapak dulu,” katanya.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://memontum.com/77697-sempat-ditolak-warga-karena-tak-sesuai-rencana" target="_blank" rel="noopener">Sempat Ditolak Warga Karena Tak Sesuai Rencana</a></p>
<p>Setelah ditunggu beberapa saat, Rudi kembali mengontak lewat telepon kantor Dishub Jatim dan menjelaskan mengapa pekerjaan shelter tidak dibangun. Menurut Rudi, pekerjaan shelter itu memang tidak dibangun karena alokasi biaya pembangunan shelter dialihkan untuk pekerjaaan pengerukan.</p>
<p>Namun, lagi-lagi Rudi tidak bisa menjelasakan secara detail, ketika ditanya pengerukan yang mana ? Posisi dermaga sisi utara atau selatan. “ Pokoknya pekerjaan pengerukan di dermaga sana. Atau kalau memang kurang jelas silahkan konfimasi ke kantor Dishub,” tutupnya.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/25118-dicairkan-pekerjaan-shelter-ditiadakan" target="_blank" rel="noopener">Dicairkan Pekerjaan Shelter Ditiadakan</a></p>
<p>Karena ketidak jelasan untuk dialihkan pekerjaaan pengerukan yang mana, akhirnya menjadi tanda tanya Ketua LSM JCW Sigid Imam Basuki ST. “ Sisi pengerukan yang mana. Yang ada di Dermaga Rejotangan ataukan sisi Dermaga Selokajang,” tanyanya.</p>
<p>Karena ketidak jelasan itu, Sigid akhirnya berkirim surat ke Kadishub Jatim untuk melakukan klarifikasi. “ Kami menanyakan kalau pekerjaan itu dialihkan adakah dokumen peralihanya. Semisal berita acara dan adendumnya,” tuturnya. <strong>(ari/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Gelar Operasi Sadar Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-gelar-operasi-sadar-keselamatan-dan-ketertiban-lalu-lintas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Nov 2018 17:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dishub jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Sadar Keselamatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/64108-dishub-gelar-operasi-sadar-keselamatan-dan-ketertiban-lalu-lintas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Untuk menciptakan masyarakat sadar keselamatan berlalu lintas, Dinas perhubungan LLAJ Jatim bersama Dinas perhubungan Kota Probolinggo, Kepolisian dan Sub Den POM menggelar operasi sadar keselamatan dan ketertiban lalu lintas serta angkutan jalan di Jalan Raya Borang Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.Rabu (14/11/2018). &#8220;Sebagai instansi yang membawahi beberapa wilayah, kami gandeng dinas terkait untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Untuk menciptakan masyarakat sadar keselamatan berlalu lintas, Dinas perhubungan LLAJ Jatim bersama Dinas perhubungan Kota Probolinggo, Kepolisian dan Sub Den POM menggelar operasi sadar keselamatan dan ketertiban lalu lintas serta angkutan jalan di Jalan Raya Borang Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.Rabu (14/11/2018).</p>
<p>&#8220;Sebagai instansi yang membawahi beberapa wilayah, kami gandeng dinas terkait untuk melakukan operasi sadar keselamatan dan ketertiban lalu lintas. agar tercipta kesadaran dalam berlalu lintas bagi masyarakat ,&#8221; terang Edy, selaku koordinator wilayah Dishub LLAJ Jawa Timur UPT LLAJ Surabaya.</p>
<p>Dalam operasi kali ini, Petugas langsung melakukan sidang di tempat dan menemukan sejumlah pelanggaran. baik kendaraan yang tidak dilengkapi surat maupun yang tidak sesuai ketentuan keselamatan. </p>
<p>Kabid LLAJ, Dishub Kota Probolinggo, Purwantoro menambahkan bahwa semua jenis kendaraan yang melintas di jalan raya borang ini menjadi target operasi, dan diketahui ada sebuah mobil pick up maupun bus yang tidak mengantongi surat surat dan ijin trayek.</p>
<p>&#8220;Bisa kita ketahui, banyak pelanggaran lalu lintas yang terjaring dalam operasi ini,&#8221; lanjutnya. Dirinya pun menyampaikan bahwa operasi serupa bakal digelar di tempat berbeda agar target operasi bisa benar &#8211; benar tercapai.<strong>(geo/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">64108</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tilang 71 Pelanggar Lalu lintas</title>
		<link>https://memontum.com/tilang-71-pelanggar-lalu-lintas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2018 13:40:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dishub jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Opsgab Sadar Keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24839-tilang-71-pelanggar-lalu-lintas</guid>

					<description><![CDATA[# Opsgab Sadar Keselamatan Kota Malang, Memontum &#8212; Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan terhadap masyarakat berkendara baik R2(Roda2)dan R4(Roda4). Satlantas Polres Malang Kota bersama Dishub (Dinas Perhubungan) Jatim menggelar operasi gabungan di kawasan terminal Arjosari Kota Malang, Senin(5/2/18). Ops gabungan yang dipimpin Kanit Turjawali Polres Malang Kota Ipda Luhur Santoso itu diikuti sebanyak 25 personil gabungan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong># Opsgab Sadar Keselamatan</strong></h2>
<p><strong><br />
Kota Malang, Memontum</strong> &#8212; Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan terhadap masyarakat berkendara baik R2(Roda2)dan R4(Roda4). Satlantas Polres Malang Kota bersama Dishub (Dinas Perhubungan) Jatim menggelar operasi gabungan di kawasan terminal Arjosari Kota Malang, Senin(5/2/18).</p>
<p>	Ops gabungan yang dipimpin Kanit Turjawali Polres Malang Kota Ipda Luhur Santoso itu diikuti sebanyak 25 personil gabungan. Sebanyak 71 surat tilang dikeluarkan pada giat Opsgab tersebut yang mana dalam giat ini Satlantas Polres Malang Kota bersifat mendukung program dari Dishub Jatim yakni &#8220;Ops Sadar Keselamatan&#8221;</p>
<p>	“Operasi sadar keselamatan dan ketertiban lalu lintas dan angkutan jalan tersebut bertujuan agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya mentaati peraturan lalu lintas,” ujar Ipda Luhur</p>
<p>	Ditambahkannya, dalam Ops gabungan ini, pihaknya tidak hanya melakukan penindakan tegas kepada masyarakat pelenggar baik roda 2, roda 4, namun juga akan menindak tegas bagi kendaraan R4 terutama yang mengangkut barang yang melebihi kapasitas walaupun itu wewenangnya Dishub. &#8220;Karena itulah pentingnya Ops gabungan ini dilaksanakan,&#8221;terangnya.<strong> (fik/jun)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24839</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
