<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>DPKH Situbondo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dpkh-situbondo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Oct 2021 13:43:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>DPKH Situbondo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Balitbang Pertanian RI dan DPKH Situbondo Gelar Bimtek Kemandirian Pakan Berbasis Sumberdaya Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/balitbang-pertanian-ri-dan-dpkh-situbondo-gelar-bimtek-kemandirian-pakan-berbasis-sumberdaya-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2021 13:43:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPKH Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156886</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian RI bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo menggelar Bimbingan teknis kemandirian pakan berbasis sumberdaya lokal pakan kesehatan dan pengelolaan limbah ternak, Rabu (27/10/2021). Kegiatan bimbingan teknis yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo ini dihadiri oleh komunitas pengelola [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian RI bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo menggelar Bimbingan teknis kemandirian pakan berbasis sumberdaya lokal pakan kesehatan dan pengelolaan limbah ternak, Rabu (27/10/2021).</p>



<p>Kegiatan bimbingan teknis yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo ini dihadiri oleh komunitas pengelola limbah sapi, peternak sapi dan petani sorgum Kabupaten Situbondo ini dilaksanakan menggunakan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.&nbsp;</p>



<p>Adapun yang menjadi narasumber kegiatan ini antara lain Ir Nafiatul Umami, S.P.t. MP, Ph.D, IPM, ASEAN. Eng yang menerangkan materi tentang potensi sorgum sebagai pakan ternak, Dr Yenny Nur Anggraeni dengan materi manajemen pakan ternak sapi, Dr Reza dengan materi manajemen kesehatan ternak, Dr Etty Pratiwi dengan materi pengantar praktek pembuatan pupuk organik. Selanjutnya, diskusi Post Test yang disampaikan oleh Dr Setiasih dan praktek pembuatan pupuk organik yang disampaikan oleh Dr Etty Pratiwi</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
</ul>


<p>Keterangan yang disampaikan Dr. Ir. Dicky Pamungkas kordinator program Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) wilayah Jatim ini menjelaskan bahwa, bimbingan teknis ini tindak lanjut dari program Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif Badan Penelitian dan pengembangan pertanian.</p>



<p>“Bimbingan teknis ini mengajarkan cara memberikan pakan ternak, cara mengetahui kesehatan ternak dan cara mengelola limbah sapi potong kepada komunitas pengelola limbah sapi, peternak sapi dan petani sorgum Kabupaten Situbondo agar lebih trampil dalam memanajemen hal tersebut diatas,” jelas Dr. Ir. Dicky Pamungkas.</p>



<p>Lebih lanjut, Dr. Ir. Dicky Pamungkas mengatakan bahwa, bimbingan teknis kegiatan Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif ini dilaksanakan sebagai upaya komunikasi dengan petani dan peternak yang ada di Kabupaten Situbondo agar memahami teknologi inovasi yang dikembangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian RI.</p>



<p>“Jadi inovasi yang kita berikan kepada komunitas petani dan peternak di Situbondo, yakni varitas unggul surgom yang akan ditanaman sekitar 50 hektar lahan milik petani Situbondo. Agar tanaman sorgum ini mempunyai daya ungkit pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), maka kami akan terus bergerak melakukan pengembangan penanaman sorgum di lahan-lahan marginal milik petani Situbondo,” tutur Dicky Pamungkas.</p>



<p>Tak hanya itu yang disampaikan Dicky Pamungkas, namun dia juga menjelaskan bahwa, para petani sorgum Situbondo akan mendapat stimulus dalam mengembangkan tanaman sorgum untuk pakan ternak. “Tujuan dari kegiatan kita, yakni kemandirian pakan berbasis sumber daya lokal. Dengan kemandirian pakan ini, maka populasi ternak di Indonesia, khususnya di Kabupaten Situbondo Jawa Timur semakin berkembang. Sebab, populasi ternak sapi di Kabupaten Situbondo nomor 5 di wilayah Jawa Timur,” jelasnya.</p>



<p>Dicky Pamungkas juga menjelaskan bahwa, dengan dilaksanakan bimbingan teknis kepada peternak dan petani di Kabupaten Situbondo, maka skill dan wawasan mereka semakin mumpuni dalam memanajemen pertanian sorgum dan peternakan sapi.&nbsp;</p>



<p>“Mereka kita harapkan bisa merawat ternak dan bertani dengan inovasi yang diajarkan oleh para narasumber tadi yang bertujuan meningkatkan populasi ternak dan mensejahterakan kehidupan para peternak dan petani itu sendiri,” ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156886</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPKH Situbondo beri Pelayanan Kesehatan Terpadu</title>
		<link>https://memontum.com/dpkh-situbondo-beri-pelayanan-kesehatan-terpadu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2021 11:44:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPKH Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Terpadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152857</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Situbondo mengadakan kegiatan pelayanan kesehatan hewan terpadu, di Desa Olean, dan Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo, Selasa (07/09). Kegiatan tersebut meliputi inseminasi buatan (IB), pemberian suportif (vitamin), pemeriksaan kebuntingan (PKB), pemeriksaan kesehatan hewan, pemberian obat cacing dan mineral serta pemeriksaan status reproduksi hewan. Baca [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Situbondo mengadakan kegiatan pelayanan kesehatan hewan terpadu, di Desa Olean, dan Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo, Selasa (07/09).</p>



<p>Kegiatan tersebut meliputi inseminasi buatan (IB), pemberian suportif (vitamin), pemeriksaan kebuntingan (PKB), pemeriksaan kesehatan hewan, pemberian obat cacing dan mineral serta pemeriksaan status reproduksi hewan.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dpc-pdi-perjuangan-situbondo-gelar-aksi-berbagi-sembako">DPC PDI-Perjuangan Situbondo Gelar Aksi Berbagi Sembako</a></li>
</ul>


<p>Kepala DPKH Kabupaten Situbondo, H Imam Darmaji, mengatakan kegiatan pelayanan kesehatan hewan terpadu rutin diadakan instansinya setiap tahun dengan memilih titik lokasi secara bergantian. Untuk kegiatan tahun 2021 ini dilaksanakan di 68 desa, 17 kecamatan. Adapun jadwal kegiatan dimulai Agustus s/d Oktober dengan target 6.500 ekor sapi, kambing dan domba yang kesemuanya bisa terlayani.</p>



<p>Di 17 Kecamatan yang masing-masing Kecamatan ada 4 titik/desa, sementara yang dua kegiatan per Kecamatan dilakukan langsung oleh tim dari DPKH, Sedangkan yang dua titik di masing-masing Kecamatan dilakukan oleh tim dari Puskeswan di masing-masing wilayahnya.&#8221;ujar mantan Asisten II Kabupaten Situbondo itu.</p>



<p>Kegiatan di desa Olean menangani sebanyak 66 ekor ternak sapi. Dan 8 ekor ternak untuk kawin suntik,&#8221; ujar H Imam Darmaji</p>



<p>Sementara kegiatan yang di desa Talkandang menangani 95 ekor sapi dan 6 ekor kambing/domba,&#8221; imbuhnya</p>



<p>Selain itu, sambung H Imam, panggilan akrab H Imam Darmaji, lembaganya juga melibatkan 5 ekor ternak untuk kawin suntik (IB). “Ini merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan hewan terpadu di Kota Santri Situbondo,” kupas imam.</p>



<p>Masih kata Imam, dalam kegiatan ini tidak hanya menyasar jenis ternak sapi saja melainkan juga jenis ternak kambing. Semua pemilik hewan ternak, ujar Imam, tidak perlu mengeluarkan biaya alias dilayani secara gratis oleh DPKH Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Program ini dijalankan oleh DPKH Situbondo dengan melibatkan sejumlah elemen termasuk para peternak di Situbondo. “Adanya perkembangan penyakit yang cepat harus kita antisipasi. Ini karena semua jenis penyakit kini tidak hanya bisa menyerang kepada ternak dan peliharaan kesayangan saja tetapi bisa menular kepada manusia baik langsung atau tidak langsung,” beber Imam Darmaji. Imam Darmaji kembali menambahkan, program ini merupakan suatu kewaspadaan dan antisipasi secara dini atas penyebaran penyakit ternak di Situbondo. Selain itu, tambah Imam, program ini sebagai bentuk pelayanan yang disiapkan oleh DPKH Kabupaten Situbondo kepada para peternak gar ternaknya tumbuh dengan baik. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152857</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPKH Situbondo Pastikan Dagangan Hewan Kurban Sehat</title>
		<link>https://memontum.com/dpkh-situbondo-pastikan-dagangan-hewan-kurban-sehat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2020 02:38:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPKH Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120066-dpkh-situbondo-pastikan-dagangan-hewan-kurban-sehat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Situbondo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pemeriksaan hewan kurban di beberapa kawasan penyedia hewan kurban, Jum&#8217;at (24/7/2020) siang. Hal ini sangat tepat dilakukan oleh petugas DPKH melalui bidang kesehatan hewan dan mavet yang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Sebelum Hari Raya Idul Adha, mulai pemeriksaan dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Situbondo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pemeriksaan hewan kurban di beberapa kawasan penyedia hewan kurban, Jum&#8217;at (24/7/2020) siang. Hal ini sangat tepat dilakukan oleh petugas DPKH melalui bidang kesehatan hewan dan mavet yang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Sebelum Hari Raya Idul Adha, mulai pemeriksaan dari segi fisik hingga kebersihan hewan di tempat &#8211; tempat penjualan harus diperiksa.</p>
<p>Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteiner (Kabid keswan dan mavet) Ir Sulistiyani M Si mengatakan, bahwa pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini sangat perlu dilakukan, terlebih menjelang Idul Adha 2020.</p>
<p>&#8220;Pemeriksaan kali ini dilakukan mulai dari segi fisik, hingga kebersihan hewan kurban di tempat &#8211; tempat penjualan dan penyedia hewan kurban,&#8221; katanya.</p>
<p>Sambung dia, dilihat dari kondisi fisiknya dan kemudian dilihat dari umurnya. Apakah dia belekan atau tidak, performanya bagus atau tidak.</p>
<p>&#8220;Hanya ditemukan beberapa domba sakit mata dan telah diberi salep, &#8221; kata Sulistiyani di Pusat Pengadaan Hewan Qurban di Yayasan Al &#8211; Amin Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan.</p>
<p>Sulistiyani menjelaskan, pemeriksaan fisik yang dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan dapat terjaga hingga proses penyembelihan. Bila dinyatakan sehat, maka hewan kurban akan diberi tanda dengan memasang kalung bertuliskan &#8216;Layak Hewan Kurban&#8217;.</p>
<p>&#8221; Ini kalau sudah layak dinyatakan sebagai hewan kurban dari pemeriksaan fisik, kita pasang itu (kalung,red), &#8221; jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut dikatakan Sulistiyani, selain itu rata-rata kondisinya sehat dan tidak ditemukan hewan yang bermasalah, hanya penyakit ringan-ringan, ada juga yang matanya luka dan sudah diobati kemudian diberi vitamin untuk menambah stamina dari sapi maupun domba.</p>
<p>&#8221; Yang memenuhi kriteria hewan kurban minimal gigi pongkahnya dua dan rata-rata yang dipelihara sudah siap dijual itu yang memenuhi syarat hewan yang akan jadi hewan kurban, &#8221; katanya.</p>
<p>Sulistiyani juga menghimbau kepada pembeli untuk bisa memperhatikan dari sisi kesehatan, secara tampilan hewan kurban, tidak buta, kemudian tidak sakit serta umurnya sudah mencukupi dan berat badannya juga sesuai hewan layak kurban jangan terlalu kecil.</p>
<p>&#8221; Kemudian terkait harga menjelang Hari Raya Idul Adha, harga untuk kambing dan domba rata &#8211; rata ada yang jual 70 sampai dengan 75 ribu per kilogram berat hidup, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Diungkapkan Sulistiyani, sedangkan harga untuk sapi ada kenaikan dari biasanya, kisaran 42 hingga 45 ribu per kilo berat hidup, jadi ada kenaikan sekitar 5 ribu per kilo berat hidup. Jika dari hasil pemeriksaan hewan tersebut dinyatakan sehat.</p>
<p>&#8221; Kalau sakit matanya, mulutnya nanti ditreatment. Biasanya dikasih injeksi, atau salep mata dan dikasih vitamin A atau E. Jadi untuk mempercepat kesembuhan, &#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ditegaskan dia, bagi hewan yang sakit dalam jangka waktu dua minggu belum boleh dipotong. Seperti diketahui menjelang Hari Raya Idul Adha 2020, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan pemeriksaan baik terhadap kandang hewan kurban maupun hewan kurban yang akan dijual, salah satunya di pusat pengadaan hewan kurban milik Pak Haji Prapto Sumberkolak.</p>
<p>&#8221; Pemeriksaan akan terus dilakukan hingga H+3 Idul Adha di seluruh titik pengadaan hewan kurban, &#8221; tegasnya.</p>
<p>Kabid Keswan dan mavet pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo menambahkan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memeriksa kelayakan hewan dan kandang hewan kurban. Sehingga, hewan yang sampai ke tangan pembeli dapat terjaga kualitasnya.</p>
<p>&#8221; Sedangkan untuk kebutuhan hewan kurban tahun 2020 di Kabupaten Situbondo, untuk hewan kurban sapi sebanyak 81 ekor, kambing sebanyak 434 ekor dan domba sebanyak 1762 ekor, &#8221; pungkasnya. <strong>(her/im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120066</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
