<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Eks Lokalisasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/eks-lokalisasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Mar 2023 16:45:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Eks Lokalisasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Razia Pekat di Eks Lokalisasi Situbondo, Tiga Perempuan Terjaring dan Diduga Masih Layani Pelanggan</title>
		<link>https://memontum.com/razia-pekat-di-eks-lokalisasi-situbondo-tiga-perempuan-terjaring-dan-diduga-masih-layani-pelanggan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Mar 2023 17:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Eks Lokalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[PSK]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<category><![CDATA[razia pekat]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185694</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Untuk memastikan tidak ada praktik prostitusi di Bulan Suci Ramadan, petugas gabungan antara Satpol PP, TNI, Polri, Subdenpom dan petugas Kejari Situbondo, melakukan razia ke sejumlah eks lokalisasi di Kabupaten Situbondo, Sabtu (25/03/2023) tadi. Dalam razia penyakit masyarakat (Pekat) yang dipimpin langsung Sekda Kabupaten Situbondo, Wawan Setiawan, petugas gabungan berhasil menjaring tiga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Untuk memastikan tidak ada praktik prostitusi di Bulan Suci Ramadan, petugas gabungan antara Satpol PP, TNI, Polri, Subdenpom dan petugas Kejari Situbondo, melakukan razia ke sejumlah eks lokalisasi di Kabupaten Situbondo, Sabtu (25/03/2023) tadi.</p>



<p>Dalam razia penyakit masyarakat (Pekat) yang dipimpin langsung Sekda Kabupaten Situbondo, Wawan Setiawan, petugas gabungan berhasil menjaring tiga Pekerja Seks Komersial (PSK) di eks lokalisasi Bandengan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Tiga orang PSK tersebut, diduga masih saja nekad melayani pelanggan meskipun di Bulan Suci Ramadan.</p>



<p>Karenanya, terhadap ketiganya langsung digelandang ke Kantor Satpol PP Kabupaten Situbondo, untuk dilakukan pendataan dan pembinaan petugas. Dengan harapan, agar tidak mengulangi kembali perbuatannya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Dari tiga orang PSK yang terjaring razia, dua orang diketahui berasal dari Kota Bandung, Jawa Barat dan Kabupaten Probolinggo. Sedangkan satu orang, teridentifikasi berasal dari Kabupaten Situbondo. Sementara usianya, diantaranya 25 tahun hingga 30 tahun.</p>



<p>Sekda Kabupaten Situbondo, Wawan Setiawan, mengatakan bahwa pihaknya sengaja melakukan razia ke sejumlah eks lokalisasi di Situbondo, untuk menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat tentang adanya praktik prostitusi di Kabupaten Situbondo. &#8220;Sehingga untuk menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat tersebut, kami bersama petugas gabungan langsung melakukan razia ke sejumlah eks lokalisasi. Termasuk, ke eks lokalisasi Gunung Sampan (GS) dan Bandengan. Hasilnya, petugas berhasil menjaring tiga orang, &#8220;ujar Wawan Setiawan. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185694</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Relawan PMI Jember Semprot Eks Lokalisasi dan Sejumlah Tempat di Puger</title>
		<link>https://memontum.com/relawan-pmi-jember-semprot-eks-lokalisasi-dan-sejumlah-tempat-di-puger</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2020 12:29:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Eks Lokalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyemprotan Disinfektan]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111151</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Setelah tersiar kabar dalam catatan pemerintah Jember, bahwa kecamatan Puger adalah tempat tinggal salah satu dari dua pasien Covid &#8211; 19 di Jember, Relawan PMI cabang Jember melakukan penyemprotan di eks lokalisasi dan sejumlah tempat umum se Wilayah Puger. Sejumlah tempat lainnya selain eks lokalisasi diantaranya, tempat Pelelangan Ikan (TPI), Pasar Tradisional [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Memontum Jember </strong>&#8211; Setelah tersiar kabar dalam catatan pemerintah Jember, bahwa kecamatan Puger adalah tempat tinggal salah satu dari dua pasien Covid &#8211; 19 di Jember, Relawan PMI cabang Jember melakukan penyemprotan di eks lokalisasi dan sejumlah tempat umum se Wilayah Puger.</p>
<p>Sejumlah tempat lainnya selain eks lokalisasi diantaranya, tempat Pelelangan Ikan (TPI), Pasar Tradisional Puger, Pasar Tradisional Desa Grenden, masjid At Taufiq Grenden, SDN Puger, Pasar Tradisional kasiyan, mapolsek Puger.</p>
<p><div id="attachment_111153" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111153" decoding="async" class="size-full wp-image-111153" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0092-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Relawan PMI Jember melakukan penyemprotan di sejumlah tempat di Puger. (Ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0092-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0092-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0092-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0092-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111153" class="wp-caption-text">Relawan PMI Jember melakukan penyemprotan di sejumlah tempat di Puger. (Ist)</p></div></p>
<p>Mereka berkeliling melakukan penyemprotan disinfektan. Agar daerah &#8211; daerah yang disemprot terbebas dari virus, terutama virus korona atau Covid-19, Ketua PMI Kabupaten Jember, EA Zaenal Marzuki mengatakan, sejak wabah Covid-19 melanda Indonesia, termasuk Kabupaten Jember maka relawan PMI bergerak.</p>
<p>“Karena wabah meluas maka kami dari PMI tergerak. Kami langsung berusaha untuk melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas-fasilitas umum,&#8221; kata Zaenal.</p>
<p>Disamping itu, PMI Kabupaten Jember membagikan masker gratis kepada masyarakat sebab, masker sangat penting saat wabah Covid-19 ini, karena masker bisa melindungi diri juga melindungi orang lain, termasuk keluarga, selain membagi masker, PMI juga membagikan Hand Sanitiser secara Gratis kepada Warga.</p>
<p>&#8220;Termasuk membagikan antispetik ke fasilitas umum seperti masjid, gereja, pasar tradisional, terminal atau faislitas umum lainnya. Sebab, satu penderita Covid-19 yang positif berpotensi menularkan virus ke 100 orang lain yang di sekitarnya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-111154" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0091-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0091-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0091-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0091-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0091-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Penyebaran Covid-19 kata A. Zaenal, sangat cepat, maka dari itu, kita harus memutua penyebarannya, salah satu caranya dengan penyemprotan disinfektan dan untuk masyarakat di anjurkan menggunakan masker serta menghimbau agar tinggal di rumah apabila tidak mempunyai kepentingan. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111151</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Allahu Akbar..! Aula Serba Guna MUI Lumajang Berdiri Megah di Eks Lokalisasi</title>
		<link>https://memontum.com/allahu-akbar-aula-serba-guna-mui-lumajang-berdiri-megah-di-eks-lokalisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2020 18:18:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Eks Lokalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[MUI Kabupaten Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107048-allahu-akbar-aula-serba-guna-mui-lumajang-berdiri-megah-di-eks-lokalisasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lumajang membangun Aula Serba Guna disekitaran Eks lokalisasi Sumbersuko. Aula dibangun di atas tanah pemberian mantan Bupati Lumajang, Tarmin Hariadi. Dibangun sejak bulan November 2018, aula tersebut diresmikan tanggal 25 Februari 2020. Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Lumajang, Imam Suryadi yang hadir dalam peresmian tersebut berharap adanya aula [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lumajang membangun Aula Serba Guna disekitaran Eks lokalisasi Sumbersuko. Aula dibangun di atas tanah pemberian mantan Bupati Lumajang, Tarmin Hariadi. Dibangun sejak bulan November 2018, aula tersebut diresmikan tanggal 25 Februari 2020.</p>
<p>Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Lumajang, Imam Suryadi yang hadir dalam peresmian tersebut berharap adanya aula ditengah pemukiman eks lokalisasi dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik, utamanya bagi masyarakat sekitar.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107049" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0135-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0135-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0135-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0135-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0135-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Luar biasa, ini ada aula MUI ditengah wilayah eks lokalisasi, harus kita perkuat, kita harus bisa mempengaruhi, membina dan membimbing bersama-sama semua komponen agar lebih baik,&#8221; ujarnya. Selasa (25/2/2020).</p>
<p>Selain itu, Imam Suryadi juga berharap aula tersebut banyak bermanfaat untuk kegiatan baik keagamaan maupun sosial kemasyarakatan. Dirinya juga meminta agar MUI Kabupaten Lumajang tetap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang serta turut menjaga dan menciptakan generasi muda yang berkarakter dan santun serta jauh dari hal-hal yang dilarang agama dan negara.</p>
<p>Sementara, Ketua MUI Kabupaten Lumajang, KH. Ahmad Hanif menjelaskan pembangunan aula sudah dimulai saat peletakan batu pertama pada 11 November 2020. Gedung tersebut sudah dimanfaatkan untuk kegiatan untuk majlis dzikir dan beberapa kali kegiatan sosial. Bahkan, Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Musfarina Thoriq berkeinginan juga memanfaatkan gedung tersebut untuk kegiatan sosialisasi, penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat sekitar.</p>
<p>KH. Hanif berharap aula tersebut membawa dampak positif untuk masyarakat. &#8220;Mudah-mudahan keberadaan aula ini mendapatkan ridho Allah dan digunakan manfaatnya untuk acara majelis dzikir setiap malam. Harapan kami GP MUI Kecamatan Sumbersuko bisa berkegiatan bersinergi dan memanfaatkan aula ini untuk kegiatannya,&#8221; pungkasnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107048</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Barbara Disulap Jadi Ladang Usaha</title>
		<link>https://memontum.com/barbara-disulap-jadi-ladang-usaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2018 13:12:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Eks Lokalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=70089</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Saat ini Dolly telah memberikan perkembangan yang cukup pesat. Semenjak ditutupnya lokalisasi pada tahun 2014, beberapa UKM lahir dengan memberikan segudang ide kreatif yang mempercantik kawasan eks lokalisasi tersebut. Salah satunya UKM Mampu Jaya yang dijalankan oleh beberapa warga asli Dolly berlokasi di tempat yang dulunya dikenal dengan wisma Barbara. Dengan ketrampilan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Saat ini Dolly telah memberikan perkembangan yang cukup pesat. Semenjak ditutupnya lokalisasi pada tahun 2014, beberapa UKM lahir dengan memberikan segudang ide kreatif yang mempercantik kawasan eks lokalisasi tersebut. Salah satunya UKM Mampu Jaya yang dijalankan oleh beberapa warga asli Dolly berlokasi di tempat yang dulunya dikenal dengan wisma Barbara. Dengan ketrampilan tangan andal, para karyawan menjahit sandal, merangkai sepatu, dan menata untuk siap dikirimke konsumen.</p>
<p>Atik Triningsih, salah satu warga Dolly dan koordinator UKM Mampu Jaya mengungkapkan, pernah ada penurunan ekonomi di daerah Dolly setelah penutupan. Namun dalam jangka dua tahun perekonomian sudah berangsur membaik lantaran banyaknya usaha yang telah berdiri, khususnya di Putat Jaya.</p>
<p>“Dulu setelah penutupan, kita dikumpulkan oleh pemerintah kota melalui kelurahan untuk warga terdampak mengikuti pelatihan alas kaki di Tanggulangin. Sebulan setelah itu kita dimasukkan di sini,” ungkap Atik.</p>
<p>Atik dan teman-temannya memilih untuk usaha alas kaki yang sudah disediakan oleh pemerintah kota, lantaran telah berbekal ilmu dari pelatihan di Tanggulangin yang ia teruskan di Surabaya. </p>
<p>Awalnya, alas kaki yang berupa sandal dan sepatu ini hanya dikirimkan ke pabrik lantaran bahan utama yang digunakan semua dari pabrik. Namun di tahun 2015, Atik memutuskan untuk ikut memproduksi  sepatu jadi, dengan nama yang diusung yakni PJ Collection.</p>
<p>“Setelah pelantikan Bu Risma tahun 2016, PJ Collection semakin dikenal karena Bu Risma juga sering pesan disini. Selain itu, banyak dai jajaran pemerintah kota Surabaya juga pesan. Karena itu kita jaga kualitas, jangan sampai kalah dengan merk lain,” ujar Atik</p>
<p>Produk umum sepatu dan sandal berbahan kulit yang diproduksi ini sudah menjangkau hingga di Sorong, Papua. Pada tahun 2017 lalu, Mampu Jaya mengembangkan produk baru, yakni sandal khusus untuk hotel atau biasa disebut slipper hotel, yang telah didistribusikan ke 32 hotel di kota pahlawan. </p>
<p>Meskipun belum sampai  ranah internasional, para turis yang berkunjung ke Surabaya juga sering membeli seperti kunjungan beberapa waktu lalu dari kedutaan Swiss.</p>
<p>Dalam sehari, Atik dan pegawai dari UKM Mampu Jaya mempu  menghasilkan sebanyak dua ratus pasang untuk dikirimkan ke pabrik. Sedangkan untuk slipper hotel, Mampu Jaya dapat menghasilkan dua ribu pasang tiap harinya. “Dalam tiga tahun terakhir ini, banyak pesanan dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Paskibra,” katanya. <strong>(Sur/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70089</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
