<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Face Shield &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/face-shield/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Feb 2021 15:44:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Face Shield &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Situbondo Mulai Berlakukan Sekolah PTM</title>
		<link>https://memontum.com/situbondo-mulai-berlakukan-sekolah-ptm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2021 15:44:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Face Shield]]></category>
		<category><![CDATA[Hand Sanitizer]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kurikulum]]></category>
		<category><![CDATA[MIN 1 Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[pakai masker]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tatap Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133820</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sebanyak 77 lembaga sekolah SMP yang melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) dan 13 lembaga sekolah yang masih menerapkan pembelajaran daring. Sekolah tatap muka di Kabupaten Situbondo, mulai menemukan formulasinya. Pembelajaran tatap muka di Bumi Sholawat mulai menemukan titik temu. Skema kombinasi akan diberlakukan di berbagai sekolah untuk bisa menerapkan protokol kesehatan, sehingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sebanyak 77 lembaga sekolah SMP yang melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) dan 13 lembaga sekolah yang masih menerapkan pembelajaran daring. Sekolah tatap muka di Kabupaten Situbondo, mulai menemukan formulasinya.</p>
<p>Pembelajaran tatap muka di Bumi Sholawat mulai menemukan titik temu. Skema kombinasi akan diberlakukan di berbagai sekolah untuk bisa menerapkan protokol kesehatan, sehingga menekan penularan Covid-19.</p>
<p>Kepala SMPN 1 Situbondo, Dra. Hj. Tatik Krisnawati M. Pd, menyatakan pembelajaran tatap muka di sekolahnya hari ini berjalan lancar. Seluruh siswa yang hadir dalam kondisi sehat dan sebelum masuk kelas para siswa, di cek suhu badannya, kemudian cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer yang disiapkan oleh pihak sekolah serta siswa diwajibkan pakai masker/face shield, diterapkan protokol kesehatan secara ketat,&#8221; ujar Tatik Krisnawati, Selasa (02/02).</p>
<p>Dia mengungkapkan, pembelajaran tatap muka hari pertama ini diikuti sebanyak 16 siswa per kelasnya dengan menyiapkan 10 ruang kelas IX. Sementara bagi pelajar lain, mereka dapat mengikuti pembelajaran melalui online di rumahnya masing-masing,</p>
<p>Untuk pembelajaran tatap muka tahap awal ini hanya diikuti siswa kelas IX saja Mengingat kelas IX waktunya sangat pendek, karena sebentar lagi siswa kelas IX pada bulan Maret-April akan melaksanakan ujian praktek dan ujian sekolah,” ujar Tatik Krisnawati Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Situbondo.</p>
<p>Tatik Krisnawati menambahkan yang mengikuti pembelajaran tatap muka minggu ini diikuti siswa kelas IX saja secara bergantian, pada hari senin diikuti siswa dengan nomer absen 1 sampai 16, kemudian hari Selasa siswa dengan nomer absen 17 s/d 32, demikian seterusnya selama 2 minggu dan akan dievaluasi apabila berjalan dengan baik, nanti akan dilanjutkan siswa kelas 7 dan kelas 8,&#8221; ujar Tatik Krisnawati.</p>
<p>SMP Negeri 1 Situbondo memiliki ruang kelas 30 ruang, terdiri dari 10 ruang kelas 7, 10 ruang kelas 8 dan 10 ruang kelas 9 tetapi hanya 50% siswa dari jumlah siswa dalam satu ruang kelas, “Jadi yang mengikuti pembelajaran tatap muka hanya 16 sampai 20 siswa saja dengan catatan apabila ada siswa mempunyai penyakit bawaan tetap melaksanakan pembelajaran secara daring dirumah,&#8221; tegas Tatik. Lebih lanjut Tatik menambahkan bagi siswa yang sudah dapat ijin dari orang tuanya dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah. Jadi di SMP Negeri 1 Situbondo melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dan pembelajaran online (daring) dari rumah masing-masing siswa.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong> <a href="https://situbondo.memontum.com/1078-min-1-situbondo-sosialisasi-hidup-sehat-siswa-siswi-cuci-tangan-dan-minum-jamu-tradisiona#ixzz6lJb71uGe"><strong>MIN 1 Situbondo Sosialisasi Hidup Sehat, Siswa-siswi Cuci Tangan dan Minum Jamu Tradisiona</strong></a></p>
<p>Hal senada juga diungkapkan oleh Moh Arif M. Pd Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Situbondo, Ia mendukung Pembelajaran Tatap Muka di sekolahnya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Moh Arif tidak menginginkan adanya cluster baru di dunia pendidikan, khususnya di pembelajaran tatap muka, Ia mengedepankan keselamatan siswanya dengan mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan sesuai SOP.</p>
<p>Sementara Andi Yulianto Waka Kurikulum SMPN 1 Situbondo untuk tingkat kehadiran siswa yang masuk di pembelajaran tatap muka ini secara keseluruhan antara 16 hingga 20 siswa atau 50% dari jumlah siswa per kelas dan tingkat kehadiran lebih dari 90% yang masuk tatap muka, artinya yang 90% tersebut siswa yang masuk dapat ijin dari orang tuanya dan 10% tetap kita layani pembelajaran secara daring dirumah.</p>
<p>“Diharapkan pembelajaran tatap muka ini lebih efektif, anak-anak didik daya serapnya lebih tinggi dari pembelajaran melalui daring, supaya nanti SKM (Standard Kelulusan Minimum) lebih tinggi,&#8221; ungkap Andi Yulianto.</p>
<p>Untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka disekolahnya, pihaknya juga menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan. Di antaranya, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun, bilik sterilisasi, tempat cuci tangan, penerapan jaga jarak di kelas dengan jarak satu setengah meter, hingga akses jalan One Way atau satu arah. (jalan masuk kesekolah dan jalan keluar sekolah)</p>
<p>Sementara Nayla siswa kelas 9 merasa senang belajar dikelas dengan tatap muka langsung dengan gurunya. Kalau melalui daring dijelaskan melalui youtube kurang begitu dipahami dan dimengerti, kalau melalui pembelajaran tatap muka apabila ada pelajaran yang kurang dimengerti bisa tanya langsung ke gurunya dan guru menjelaskan secara detail sampai ia mengerti.</p>
<p>“Saya merasa senang Pak mengikuti pembelajaran tatap muka ini, disamping kangen sama guru-gurunya juga teman-temannya, karena sudah hampir setahun selama adanya pandemi Covid-19 ini tidak pernah tatap muka dengan guru dan teman-temannya,&#8221; terang Nayla. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133820</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satgas Covid-19 Polinema, Sterilisasi Kampus, Sumbangkan Face Shield ke 72 RS dan Puskesmas</title>
		<link>https://memontum.com/satgas-covid-19-polinema-sterilisasi-kampus-sumbangkan-face-shield-ke-72-rs-dan-puskesmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2020 10:43:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Face Shield]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111483</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Satgas Tanggap Darurat Covid-19 Polinema dibentuk 16 Maret 2020. Sejak itu pula, satgas bergerak dan melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19, baik bersifat internal maupun eksternal. Langkah internal diambil sebagai bentuk penanganan di dalam kampus. Yaitu, sejak tanggal 17 Maret 2019 kegiatan perkuliahan dilaksanakan dengan sistem daring (online). Kemudian melakukan work [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Satgas Tanggap Darurat Covid-19 Polinema dibentuk 16 Maret 2020. Sejak itu pula, satgas bergerak dan melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19, baik bersifat internal maupun eksternal.</p>
<p>Langkah internal diambil sebagai bentuk penanganan di dalam kampus. Yaitu, sejak tanggal 17 Maret 2019 kegiatan perkuliahan dilaksanakan dengan sistem daring (online). Kemudian melakukan work from home (WFH) bagi dosen dan tenaga pendidikan di Polinema.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-111485" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200409-WA0151-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200409-WA0151-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200409-WA0151-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200409-WA0151-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200409-WA0151-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Langkah internal lainnya, adalah menyediakan hand sanitizer yang dipasang di semua gedung. Tak ketinggalan, melakukan penyemprotan cairan disinfektan di semua ruangan yang terdiri dari ruang kelas, laboratorium, studio, bengkel, perpustakaan dan masjid.</p>
<p>Menyediakan bilik screening untuk penyemprotan disinfektan di gerbang utama bagi para tamu atau warga kampus yang berkepentingan di kampus. Membuat protokol kewaspadaan covid-19 dan imbauan bagi mahasiswa serta keluarga besar Polinema.</p>
<p>Langkah eksternal Polinema sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Yaitu, melalui Jurusan Teknik Mesin telah memberikan bantuan face shield yang diserahkan ke sejumlah rumah sakit dan pusat layanan kesehatan rujukan covid-19. Saat ini lebih dari 6 ribu face shields telah didistribusikan ke 78 rumah sakit di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.</p>
<p>Pemberian bantuan Polinema juga dalam bentuk sembako bagi masyarakat yang kurang mampu dan mahasiswa internasional yang ada di Polinema, penyediaan bilik disinfektan dan wastafel portable di tempat-tempat umum seperti pasar, tempat ibadah dan lingkungan tempat tinggal.</p>
<p>Polinema hingga Kamis (9/4/2020) masih membuka donasi untuk pencegahan penyebaran wabah covid-19 melalui rekening Donasi Covid Polinema pada Bank BTN dengan nomor rekening 00113-01-56-111111-5.</p>
<p>&#8220;Mari kita berdonasi untuk membantu pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Melalui program Polinema,&#8221; ujar Kabag Humas Polinema Nur Salam, dalam keterangan resminya.</p>
<p>Sebelumnya, Nur Salam menyampaikan jika sterilisasi kampus dilakukan, untuk mencegah meluasnya wabah Covid-19. Maka, Polinema juga melakukan penyemprotan disinfektan di lebih dari 30 gedung spot kampus, seperti di Masjid Raya An Nur, Graha Polinema, Ruang Kelas Kuliah, Ruang Kuliah Bersama dan masih banyak lagi.</p>
<p>Di tenda pemeriksaan dekat gerbang masuk utama, Nur Salam menjelaskan tiap orang akan disemprot cairan pembersih, diukur suhu, diberi masker dan handsanitizer. “Itu (SOP) untuk antisipasi tamu yang masuk,” tuturnya. Kedepannya, Nur Salam mengatakan, Polinema akan terus memantau situasi dan kondisi Covid-19 secara nasional, untuk menyesuaikan peraturan yang dibuat kampus biru itu. <strong>(yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111483</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polinema Face Shield Covid19, Diserahkan ke Klinik Muhammadiyah Sumberpucung dan IDI</title>
		<link>https://memontum.com/polinema-face-shield-covid19-diserahkan-ke-klinik-muhammadiyah-sumberpucung-dan-idi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2020 03:15:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Face Shield]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110932</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pengiriman Polinema Face Shield bagi tenaga medis ke puskemas dan RS, Kamis (3/4/2020) masih berlanjut. Ini seperti yang disampaikan Wijanarko ST MT melalui Humas Polinema jika aksi tahap awal ini, targetnya menyerahkan bantuan 3000 face shield. Memasuki tahap kedua, yang dimulai Kamis 2 April 2020 hingga Selasa 7 April 2020, tim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pengiriman Polinema Face Shield bagi tenaga medis ke puskemas dan RS, Kamis (3/4/2020) masih berlanjut. Ini seperti yang disampaikan Wijanarko ST MT melalui Humas Polinema jika aksi tahap awal ini, targetnya menyerahkan bantuan 3000 face shield.</p>
<p>Memasuki tahap kedua, yang dimulai Kamis 2 April 2020 hingga Selasa 7 April 2020, tim dari Jurusan Teknik Mesin (JTM) Polinema, kembali bergerak. Jumat (3/4/2020) Polinema Face Shield diluncurkan ke IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kota Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-110934" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0293-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0293-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0293-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0293-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0293-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Alhamdulillah kirim ke IDI Kota Malang 300 pcs, maturnuwun para donatur,&#8221; demikian Wijanarko melalui pesannya.</p>
<p>Selain ke IDI Kota Malang, tim Polinema juga mblusuk ke Klinik Rawat Inap Muhammadiyah Sumberpucung. Polinema face shield ini disumbangkan untuk tenaga medis.</p>
<p>&#8220;Mohon doanya agar ini bisa dimanfaatkan oleh para tenaga medis. Terima kasih kepada JTM Polinema dan para donatur atas pemberian headface nya dan diterimakan langsung ke direkturnya. Semoga amal njenengan semua diparingi balasan olehNYA, Aamiin. Terima kasih juga unt relawan Polinema,&#8221; ujar Wijanarko, koordinator aksi kemanusiaan Polinema ini.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://memontum.com/110751-polinema-pasok-3000-face-shield-produk-jurusan-teknik-mesin-ke-puskesmas-dan-rs-rujukan-covid-19" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Polinema Pasok 3000 Face Shield Produk Jurusan Teknik Mesin ke Puskesmas dan RS Rujukan Covid-19</a></p>
<p>Wijanarko juga menyampaikan jika setelah tahap pertama dan tahap kedua berjalan, permintaan face shield meningkat terus. Namun, bahan baku masih habis. Pihaknya masih menunggu donatur peduli covid 19. Demikian pesan Wijanarko melalui Humas Polinema.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, tahap pertama, bantuan face shield telah disalurkan ke Puskesmas Dinoyo Kota Malang, RSI Aisyiyah Malang, RS Wava Husada Malang, RSSA Malang dan RSUD Slamet Mertodirdjo Pamekasan. Dipastikan tahap kedua akan segera dikirimkan ke puskesmas dan RS lainnya.<strong> (yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110932</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polinema Pasok 3000 Face Shield Produk Jurusan Teknik Mesin ke Puskesmas dan RS Rujukan Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/polinema-pasok-3000-face-shield-produk-jurusan-teknik-mesin-ke-puskesmas-dan-rs-rujukan-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2020 10:59:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Face Shield]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110751</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Semangat pengabdian masyarakat dilakukan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang (Polinema) dengan memberikan bantuan face shield ke puskesmas dan RS rujukan covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Face shield ini hasil kreasi tim yang dikomandani Widjanarko ST MT, target tahap pertama sejumlah 3000 unit. Ini sudah berjalan dan diserahkan sebanyak 1600 unit. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Semangat pengabdian masyarakat dilakukan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang (Polinema) dengan memberikan bantuan face shield ke puskesmas dan RS rujukan covid-19 (Corona Virus Disease 2019). </p>
<p>Face shield ini hasil kreasi tim yang dikomandani Widjanarko ST MT, target tahap pertama sejumlah 3000 unit. Ini sudah berjalan dan diserahkan sebanyak 1600 unit.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-110753" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0273-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0273-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0273-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0273-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0273-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Melalui tim Humas Polinema disampaikan jika giat kemanusiaan ini digagas oleh Jurusan Teknik Mesin. Mereka terpanggil karena tenaga medis yang menangani suspec corona, kekurangan APD (Alat Pelindung Diri). Akibatnya, tenaga medis banyak pula yang terpapas virus ini.</p>
<p>&#8220;Fungsi face shields ini, untuk menghindari paparan langsung antara tenaga medis dengan droplet pasien yang keluar lewat mulut dan hidung,&#8221; ujar Wijarnako melalui Humas Polinema.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-110754" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0260-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0260-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0260-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0260-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0260-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Program pemberian bantuan face shield ini sumber dananya dari sumbangan dosen, karyawan dan alumni Jurusan Teknik Mesin Polinema. Sementara ini, sudah dipasok ke 20 RS dan Puskesmas, dan masih difokuskan untuk kepentingan tenaga medis.</p>
<p>Karena animo tinggi, maka program ini dilanjutkan ke tahap kedua. Wijanarko menyatakan program pembuatan dan pengiriman tahap pertama dibatasi Kamis 2 April 2020. Sedangkan tahap kedua dimulai Kamis 2 April 2020 hingga Selasa 7 April 2020.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-110755" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0261-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0261-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0261-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0261-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0261-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Silahkan ibu atau bapak warga Polinema yang mau ikut berpartisipasi dana bisa dikirim ke no rekening BTN 0011301500013188 atas nama Bu Lisa Agustriyana. Mohon setiap dana yg ditransfer dua angka belakang dituliskan 19. Misal 100 ribu maka ditulis 100.019. Mohon konfirmasi ke bu Lisa jika sudah transfer,&#8221; jelas Wijanarko.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-110756" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0259-copy.jpg?resize=740%2C341&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="341" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0259-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0259-copy.jpg?resize=300%2C138&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0259-copy.jpg?resize=600%2C277&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200402-WA0259-copy.jpg?resize=200%2C92&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tercatat face shield sudah terkirim ke Puskesmas Dinoyo Kota Malang, RSI Aisyiyah Malang, RS Wava Husada Malang, RSSA Malang dan RSUD Slamet Mertodirdjo Pamekasan. Dipastikan tahap kedua akan segera dikirimkan ke puskesmas dan RS lainnya. <strong>(yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110751</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
