<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Fashion Show &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/fashion-show/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Mar 2023 13:39:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Fashion Show &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dekranasda Lamongan Meriahkan Bulan Ramadan dengan Beragam Event Fashion Parade</title>
		<link>https://memontum.com/dekranasda-lamongan-meriahkan-bulan-ramadan-dengan-beragam-event-fashion-parade</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Mar 2023 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185736</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Beragam event digelar untuk menyemarakkan Bulan Suci Ramadan di Kabupaten Lamongan. Tidak ketinggalan, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kabupaten Lamongan, pun menggelar Ramadan Fashion Parade Tahun 2023 di Alun-alun Lamongan. Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, tersebut turut diikuti 18 pelaku garmen dan desainer Lamongan. Beragam desain busana muslim untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Beragam event digelar untuk menyemarakkan Bulan Suci Ramadan di Kabupaten Lamongan. Tidak ketinggalan, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kabupaten Lamongan, pun menggelar Ramadan Fashion Parade Tahun 2023 di Alun-alun Lamongan.</p>



<p>Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, tersebut turut diikuti 18 pelaku garmen dan desainer Lamongan. Beragam desain busana muslim untuk laki-laki, perempuan, anak-anak serta aksesoris seperti tas, dibawakan para model untuk dipamerkan dihadapan seluruh pengunjung.</p>



<p>&#8220;Senang sekali bangga sekali, Saya bisa hadir di tengah-tengah para pengrajin, pengusaha fashion, para desainer yang hasil busananya dipamerkan. Tentu saja, ini sangat mengangkat dan menunjukkan kepada dunia bahwa Lamongan memiliki produk unggulan yang tidak kalah dengan produk daerah lainnya, terutama tenun dan batik Lamongan,&#8221; katanya, Senin (27/03/2023) tadi.</p>



<p>Melalui berbagai pagelaran semacam ini, Bupati Yuhronur berharap akan terus mendorong UMKM terutama di bidang fashion, semakin naik kelas dan semakin dikenal masyarakat luas. &#8220;Beberapa waktu lalu juga telah dipamerkan busana dengan motif batik dan tenun Lamongan yang diselenggarakan Dekranasda bersama Etnura di Sangri-La Surabaya. Setelah pagelaran itu, saya mendapatkan banyak pesan melalui whatsapp bahwa busananya bagus-bagus. Dengan sentuhan para desainer dari Etnura semakin meningkatkan nilai dari batik dan tenun Lamongan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Merasa berkewajiban ikut serta dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Lamongan, Ketua Dekranasda Lamongan, Anis Yuhronur Efendi, pun mengungkapkan dalam kesempatan ini Dekranasda Lamongan mengangkat pelaku garmen dan desainer Lamongan untuk turut serta dalam memeriahkan fashion parade. &#8220;Kami berkewajiban dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Lamongan dan pada kesempatan ini sebanyak 18 pelaku garmen dan desainer Lamongan yang terdiri dari produk mukena, gamis, baju koko dan tas turut serta meramaikan,&#8221; ujar Anis.</p>



<p>Lebih lanjut Anis menerangkan, dari 18 desainer tersebut terdapat beberapa yang lolos dalam program BI Jatim Wastra Nusantara pada Tahun 2022 dan berkesempatan mengikuti Moffest. Yaitu, rangkaian acara yang memamerkan koleksi trend dan desain terkini dalam fashion muslim.</p>



<p>&#8220;Produk Lamongan tidak kalah dengan produk daerah lainnya. Terbukti dengan banyaknya pengrajin maupun desainer yang produknya telah diakui masyarakat secara luas. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Lamongan untuk mendukung program #AyoDitumbasi dan #AyoBeliProdukLamongan. Kampanye ini perlu terus digalakkan untuk menciptakan kesadaran, kecintaan dan kebanggaan hingga akhirnya menggunakan produk Lamongan. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lamongan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Melalui momen ini pula, Anis mengajak untuk menjadikannya sebagai langkah penting dan pijakan bagi kita semua untuk mengembangkan kerajinan Lamongan. Usai menyaksikan fashion show, Bupati Yuhronur bersama seluruh jajaran OPD yang hadir mengunjungi stand-stand busana muslim yang cocok untuk menyambut hari lebaran, juga bazar makanan dan minuman.&nbsp;<strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185736</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival Banjir Tahu Desa Kunir Kidul Lumajang Dimeriahkan Fashion Show Busana Daur Ulang</title>
		<link>https://memontum.com/festival-banjir-tahu-desa-kunir-kidul-lumajang-dimeriahkan-fashion-show-busana-daur-ulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Nov 2022 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Banjir Tahu]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178268</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Festival Banjir Tahu Desa Kunir Kidul, Kabupaten Lumajang, kembali digelar, Sabtu (12/11/2022) hingga Minggu (13/11/2022) besok. Pelaksanaan yang memasuki tahun ke empat penyelenggaraan itu, mengusung konsep yang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, ikon Festival Banjir Tahu yaitu kirab Tumpeng Tahu, tetap digelar. &#8220;Kita terus mengupayakan ada inovasi di setiap penyelenggaraan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Festival Banjir Tahu Desa Kunir Kidul, Kabupaten Lumajang, kembali digelar, Sabtu (12/11/2022) hingga Minggu (13/11/2022) besok. Pelaksanaan yang memasuki tahun ke empat penyelenggaraan itu, mengusung konsep yang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, ikon Festival Banjir Tahu yaitu kirab Tumpeng Tahu, tetap digelar.</p>



<p>&#8220;Kita terus mengupayakan ada inovasi di setiap penyelenggaraan. Ada evaluasi dan kita benahi serta kita sempurnakan terus. Tetapi untuk Tumpeng Tahu, itu tetap menjadi icon kita, itu bisa disaksikan besok malam (Minggu, red),&#8221; kata Kepala Desa Kunir Kidul, Derajat Ali Fatoni, di Lapangan Desa Kunir Kidul, Sabtu (12/11/2022) tadi.</p>



<p>Ali Fatoni juga menjelaskan, bahwa panita Festival Banjir Tahu telah menyiapkan ribuan potong tahu goreng, yang dilengkapi dengan petis dan cabe, untuk dibagikan kepada masyarakat secara gratis. &#8220;Makan tahu bersama kita laksanakan besok pagi atau setelah gowes bareng. Nantinya, peserta gowes setelah finish akan makan tahu secara bersama-sama secara gratis dan silahkan makan tahu sak warege (sepuasnya, red),&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca Juga :</p>



<p></p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa penyelenggaraan Festival Banjir Tahu kali ini, diharapkan dapat meningkatkan dan membangkitkan UMKM Desa Kunir Kidul pasca pandemi Covid-19.</p>



<p>&#8220;Meskipun produk turunan kita belum banyak, tetapi silahkan daerah lain membuat produk olahan tahu. Namun, tetap bahan bakunya dari tahu Desa Kunir Kidul,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk lebih menyemarakkan festival, juga diselenggarakan kegiatan Fashion Show Busana Daur Ulang Sampah bagi Anak-anak, yang pelaksanaannya bertempat di Lapangan Desa Kunir Kidul. Saat membuka kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Musfarinah Thoriq, mengatakan bahwa kegiatan fashion show yang digelar oleh TP PKK Desa Kunir Kidul juga menjadi bagian dari program PKK. Yaitu, mengajak masyarakat mengurangi limbah plastik atau yang dikenal dengan &#8216;Merak Berlipstik&#8217;.</p>



<p>Lebih lanjut Ning Farin-sapaan Ketua TP PKK menjelaskan, Merak Berlipstik itu sendiri merupakan program Mengajak Rakyat Bersihkan Limbah Plastik yang saat ini sedang digencarkan TP PKK Kabupaten Lumajang. Tujuannya, untuk membersihkan limbah plastik dan memanfaatkannya sebagai bahan daur ulang yang memiliki nilai ekonomi.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada para bunda yang sudah menyemarakkan kegiatan ini dengan mengajak putra-putrinya untuk ikut berkegiatan fashion show yang kreatif dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas. Baik itu seperti kertas, kardus maupun plastik,&#8221; katanya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178268</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Malang Gelar Fashion Show Bertajuk Kayutangan Street Style</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-gelar-fashion-show-bertajuk-kayutangan-street-style</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jul 2022 14:39:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172556</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tren fashion yang saat ini menjadi role model bagi para milenial, kini dihadirkan di Kota Malang. Tepatnya, di kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmad Kota Malang atau dengan nama Kayutangan Street Style, yang akan digelar, Jumat (22/07/2022) pukul 19.00. Hal tersebut, tentu juga mendapat respon baik dari Wali Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tren fashion yang saat ini menjadi role model bagi para milenial, kini dihadirkan di Kota Malang. Tepatnya, di kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmad Kota Malang atau dengan nama Kayutangan Street Style, yang akan digelar, Jumat (22/07/2022) pukul 19.00.</p>



<p>Hal tersebut, tentu juga mendapat respon baik dari Wali Kota Malang, Sutiaji. Menurutnya, selagi kegiatan tersebut memiliki nilai dan manfaat yang positif, tentu baik untuk dilaksanakan.</p>



<p>“Sepanjang apapun bentuk kegiatan yang memiliki nilai manfaat dan efek domino bagi masyarakat, ya baik-baik saja,” ujar Sutiaji, Jumat (22/07/2022).</p>



<p>Apalagi, diakuinya, dari kesuksesan rangkaian HUT Kota Malang bulan lalu, menjadi patokan kebangkitan wisata dan ekonomi kreatif Kota Malang. Sehingga, sejumlah komunitas banyak yang mengajukan permintaan kegiatan di kawasan Kayutangan Heritage tersebut.</p>



<p>“Ini juga banyak kegiatan yang minta di Kayutangan. Ada kegiatan pameran UMKM dan ada yang lain juga di Kayutangan,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Meski kegiatan tersebut menuai beberapa kritikan dari berbagai kalangan, karena dinilai meniru Citayam Fashion Week, menurutnya boleh saja dilakukan tetapi harus memiliki konsep yang berbeda dengan tren yang sudah ada. &#8220;Boleh meniru, tapi dengan konsep berbeda ya,” lanjutnya.</p>



<p>Namun, dikatakannya, bahwa sesuatu hal jangan dilihat sesaat saja atau apa yang sedang viral. Akan tetapi, tentu harus memikirkan sejumlah efek yang memberikan keuntungan bagi masyarakat Kota Malang.</p>



<p>“Artinya, bentuk kegiatan apapun memiliki efek domino terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, mempunyai efek yang baik terhadap masyarakat yang banyak,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, kegiatan tersebut digagas oleh tiga arek malang yakni, Rulli Suprayugo, Belinda Ameliyah dan Reza Wu. Kegiatan itu juga dapat dilihat dalam postingan akun Instragam @kayutanganstreetstyle. Dimana dalam postingan tersebut, mengajak masyarakat bergaya dengan mengekspresikan personal style masing-masing.</p>



<p>“Kegiatan ini merupakan gerakan yang ingin mengajak masyarakat Malang mengekspresikan diri melalui fesyen yang lebih personal, karenannya kami menyebutnya sebagai style” jelas Rulli Suprayugo, salah satu penggagas Kayutangan Street Style. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival Batik Blitar Keren Ditutup Gelaran Fashion Show yang Dihadiri Wali Kota dan Wagub</title>
		<link>https://memontum.com/festival-batik-blitar-keren-ditutup-gelaran-fashion-show-yang-dihadiri-wali-kota-dan-wagub</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2022 10:42:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Wagub]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Blitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=166029</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Blitar, menggelar Festival Batik Blitar Keren. Sebanyak 50 stand, disiapkan Pemkot bersama HIPMI untuk pameran batik, kopi dan produk UMKM. Festival yang digelar di Monumen PETA, Jalan Shodanco Supriyadi, Kota Blitar, figelar mulai 18 Maret hingga 20 Maret 2022 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Blitar, menggelar Festival Batik Blitar Keren. Sebanyak 50 stand, disiapkan Pemkot bersama HIPMI untuk pameran batik, kopi dan produk UMKM.</p>



<p>Festival yang digelar di Monumen PETA, Jalan Shodanco Supriyadi, Kota Blitar, figelar mulai 18 Maret hingga 20 Maret 2022 itu, digelar dalam rangka memperingati HUT ke-116 Kota Blitar. Festival Batik Blitar Keren, itu ditutup dengan acara fashion show dengan menghadirkan bintang tamu Putri Indonesia 2011, Maria Selena, di kawasan Monumen PETA, Jl Sudanco Supriyadi, Kota Blitar pada Minggu (20/03/2022) malam.</p>



<p>Hadir dalam acara penutupan tersebut, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestinato Dardak dan Wali Kota Blitar, Santoso. Selain itu, juga hadir sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Blitar.</p>



<p>Wali Kota Blitar, Santoso, mengatakan bahwa Festival Batik Blitar Keren tersebut, sebagai ajang membangkitkan geliat UMKM di Kota Blitar, di tengah pandemi Covid-19. &#8220;Dengan adanya festival batik ini, diharapkan kerajinan batik di Kota Blitar, terus berkembang. Ini untuk membangkitkan geliat UMKM terutama batik di Kota Blitar. Para perajin batik di Kota Blitar terus melakukan inovasi agar karyanya bisa diterima masyarakat terutama kalangan milenial,” kata Santoso dalam sambutannya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Santoso menyampaikan, batik karya pasangan suami istri, Yogi Rosdianta (41) dan Santika Setianingtyas, adalah pemilik Galeri Batik Mawar Putih di Kota Blitar, yang telah menembus pasar internasional.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Lewat perjuangan Mas Yogi, batik Kota Blitar bisa menembus pasar internasional. Bahkan bintang NBA Justin Holiday tetah memesan batik karya putra Kota Blitar ini,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Wali Kota Santoso menambahkan, kearifan lokal yang ditonjolkan dalam Festival Batik Blitar Keren yaitu makam Proklamator Presiden Pertama RI Ir Soekarno (Bung Karno), ikan koi, buah belimbing, dan kerajinan kendang Jimbe.</p>



<p>“Festival ini juga sebagai wujud dukungan pemerintah kepada perajin batik di Kota Blitar, agar tetap berkarya melahirkan karya-karyanya. Kegiatan ini adalah langkah awal kita untuk melahirkan pakaian tradisional khas Kota Blitar,” paparnya.</p>



<p>Sementara Ketua Panitia Festival Batik Blitar Keren, Endry Rif’an Saputro, menyampaikan bahwa festival ini bertujuan membangkitkan perekonomian Kota Blitar dengan cara mengangkat kain batik khas Kota Blitar. &#8220;Dengan adanya festival ini, diharapkan perekonomian Kota Blitar kembali menggeliat dan bisa menurunkan angka pengangguran,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Endry menambahkan, melalui kegiatan ini, diharapkan akan banyak pengusaha muda yang berminat untuk gabung dengan HIPMI. &#8220;Sebagai sebuah organisasi, Hipmi juga wadah sharing bagi pengusaha. HIPMI ni anggotanya jangan dipikir hanya pengusaha besar, tapi pengusaha baru dan bahkan yang belum punya usaha pun bisa bertemu di sini dan bergabung dengan HIPMI,” terangnya. <strong>(jar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166029</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fashion Jumpsuit Sleeveless Beri Sentuhan Kain Maduran dengan Jargon Kemerdekaan</title>
		<link>https://memontum.com/fashion-jumpsuit-sleeveless-beri-sentuhan-kain-maduran-dengan-jargon-kemerdekaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2021 10:52:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151461</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Di masa PPKM Level 4, designer Jawa Timur, Embran Nawawi, munculkan kreasi dengan menampilkan fashion Vibe dengan jargon kemerdekaan yang bekerjasama dengan E to Z Project Fashion. Kreasi nan apik itu, diawali dengan melakukan hunting ke Kota Pamekasan, Madura. Fashion Jumpsuit kali ini, sengaja mengambil tema Jargon penyemangat kemerdekaan Ke-76 Indonesia, yaitu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Di masa PPKM Level 4, designer Jawa Timur, Embran Nawawi, munculkan kreasi dengan menampilkan fashion Vibe dengan jargon kemerdekaan yang bekerjasama dengan E to Z Project Fashion. Kreasi nan apik itu, diawali dengan melakukan hunting ke Kota Pamekasan, Madura.</p>



<p>Fashion Jumpsuit kali ini, sengaja mengambil tema Jargon penyemangat kemerdekaan Ke-76 Indonesia, yaitu Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
</ul>


<p>“Kami ingin melihat generasi muda Jawa Timur yang memiliki semangat seperti Jargon Kemerdekaan,” kata Embran, Minggu (22/08) tadi.</p>



<p>Selain itu, Embran mengungkapkan, ingin mencoba fashion terbarunya kepada anak remaja. Fashionnya ini berupa Jumpsuit berwarna merah dengan memadukan batik merah hitam sebagai semangat kemerdekaan.</p>



<p>Fashion Jumpsuit tersebut, dipakai lima generasi muda aktif di lapangan basket. Yakni, Ammar dan Vero siswa SMA 1 Pamekasan, Deco, SMA 3 Pamekasan, Haryo siswa SMA Muhamadyah Surabaya dan seorang gadis remaja Kornelia Ivory dari SMA Frateran Surabaya, mereka semua masih kelas 10.</p>



<p>“Keseruan mereka bermain basket, membuat perhatian kami untuk mencoba baju ala designer. Apalagi, bertemakan kemerdekaan dan ditambah mereka berbadan tinggi tidak seperti remaja seusia mereka,” ujar Embran.</p>



<p>Haryo yang mengenakan Jampsuit Sleeveless dengan bagian kerah overlap dan tali yang mengikat di bagian pinggang, Ammar dengan Covered jumpsuit atau jumpsuit yang lebih tertutup.</p>



<p>Vero yang kakinya di gypsum karena kecelakaan saat berlatih menggunakan tiga perempat Jumpsuit, Deco mengenakan Jumpsuit dengan detail kerah jas, dan terakhir Ivo yang mengenakan Lose Jumpsuit (gombor).</p>



<p>Lebih lanjut Embran menjelaskan, bahwa Jumpsuit adalah gaya busana pekerja di era 50an lebih banyak dipakai oleh montir, dan pekerja berat di pabrik-pabrik masa setelah perang dunia kedua, kini menjadi fashion unisex yang bisa dipakai pria dan wanita.</p>



<p>Embran membuat jumpsuit ini dengan memadukan batik merah hitam, rami merah, dan twill hitam jadilah jumpsuit ini berkesan sangat modern dan cukup seru saat dipakai untuk main basket 2 on 2 oleh mereka.</p>



<p>“Dapat dilihat dari semangat generasi muda yang Tangguh seperti mereka dan akan segera tumbuh sesuai cita cita mereka,” terangnya.</p>



<p>Seperti, Ivo yang ingin jadi Dokter dan Model, Deco ingin menjadi politikus dan pebasket, Vero yang ingin jadi Dosen, Haryo tertarik jadi pebasket yang juga pengusaha, serta Ammar bercita-cita jadi Diplomat dan pebasket.</p>



<p>Embran menambahkan, walaupun masih sekolah Online tetapi mereka masih menyempatkan untuk berkumpul bermain basket bersama, mencoba trend terbaru, serta hang out bersama keluarga.</p>



<p>“Inilah semangat Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh yang ditampilkan Embran Nawawi dan Team dalam fashion Jumpsuit untuk remaja,” tambah Embran.<strong> (ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151461</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunulrejo Batik Fashion Street #2 Hadirkan Konsep Minimalis</title>
		<link>https://memontum.com/bunulrejo-batik-fashion-street-2-hadirkan-konsep-minimalis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2020 06:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131057</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Memontum Malang Kota &#8211; Bunulrejo Batik Fashion Street #2 digelar dengan konsep minimalis jika dibandingkan tahun sebelumnya, Kamis (31/12) tadi. Kegiatan rutin tahunan Kampung KB Mbois Bunulrejo, mengambil bertajuk &#8216;Kolaborasi Perajin Batik Khas Bunulrejo&#8217;. Dengan menyulap trotoar Jalan Hamid Rusdi RW 10, panitia pelaksanaan menjadikan lokasi itu sebagai catwalk fashion show. Arti dari kolaborasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang Kota &#8211;</strong> Bunulrejo Batik Fashion Street #2 digelar dengan konsep minimalis jika dibandingkan tahun sebelumnya, Kamis (31/12) tadi. Kegiatan rutin tahunan Kampung KB Mbois Bunulrejo, mengambil bertajuk &#8216;Kolaborasi Perajin Batik Khas Bunulrejo&#8217;.<br />
Dengan menyulap trotoar Jalan Hamid Rusdi RW 10, panitia pelaksanaan menjadikan lokasi itu sebagai catwalk fashion show. Arti dari kolaborasi sendiri, adalah event ini merupakan salah satu pijakan untuk mengembangkan eksitensi perajin batik tulis dan designer. Sehingga, bagaimana industri kreatif fashion di Bunulrejo semakin berkembang.</p>
<p>Bunulrejo Batik Fashion Street #2 dijelaskan Ketua Kampung KB Bunulrejo, Andri Wiwanto, merupakan event yang tidak mudah dalam kondisi pandemi Covid-19. &#8220;Tantangan untuk terus berkarya dan menghasilkan nilai ekonomi terhalang kondisi pandemi. Tetapi kami terus bergerak untuk mewujudkan Bunulrejo Batik Fashion Street #2 berjalan. Tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan kami sederhanakan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Konsep Bunulrejo Batik Fashion #2 pada tahun ini, sangat simple karena hanya melibatkan perajin dan designer lokal Bunulrejo. &#8220;Saat catwalk, peserta akan difoto lalu langsung diuplod ke sosial media kami. Nanti pengumuman juga lewat sosial media, untuk mempercepat kegiatan supaya tidak memicu kerumunan,&#8221; jelas pria yang akrab disapa Andri itu.</p>
<p>Kedepannya, Andri menegaskan, event ini akan diperbaiki secara konsep dan tampilan untuk semakin menarik minat wisatawan.<br />
&#8220;Memang latar belakang sendiri adalah untuk mengangkat potensi warga di batik tulis. Kelurahan Bunulrejo sendiri punya berbagai motif khas, seperti Kanthil, Telaga Tirta, Klampisan, Lembayung,&#8221; jelasnya.<br />
Peserta event ini ada 10 orang tanpa ketentuan batas usia. &#8220;Peserta dari tiap RW disini, dan semua memakai batik khas Kelurahan Bunulrejo. Ada juga yang pakai batik khas daerah lain, kami bebaskan,&#8221; ucapnya.<br />
Ketua RW 10 Kelurahan Bunulrejo, Purwanto, menyampaikan harapan atas terselenggaranya event tahunan ini. &#8220;Disini potesi warga banyak dan sangat kreatif, seperti batik, wayang, makanan jadul. Harapan dengan event yang terselenggara di RW 10 bisa mengangkat Bunulrejo sebagai kampung wisata batik di Kota Malang,&#8221; tandas Purwanto.</p>
<p>Event Bunulrejo Batik Fashion Street #2 juga dipadukan dengan Pasar Online Batik Bunulrejo. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131057</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Golden Tulip Hotel Gelar Kids Fashion Show, Meriahkan Perayaan Imlek</title>
		<link>https://memontum.com/golden-tulip-hotel-gelar-kids-fashion-show-meriahkan-perayaan-imlek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2020 10:59:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Golden Tulip Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104959-golden-tulip-hotel-gelar-kids-fashion-show-meriahkan-perayaan-imlek</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Guna merayakan Imlek, hotel Golden Tulip menggelar lomba peragaan busana anak bertemakan Imlek dengan titel Kids Fashion Show Competition. Bertempat di Ballrom acara tersebut diikuti setidaknya 19 anak dari tamu hotel maupun masyarakat sekitar. Acara digelar pada, Minggu (26/1/2020) pukul 13.30. Peserta yang rata-rata berusia 4 tahun &#8211; 6 tahun ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Guna merayakan Imlek, hotel Golden Tulip menggelar lomba peragaan busana anak bertemakan Imlek dengan titel Kids Fashion Show Competition. Bertempat di Ballrom acara tersebut diikuti setidaknya 19 anak dari tamu hotel maupun masyarakat sekitar. Acara digelar pada, Minggu (26/1/2020) pukul 13.30.</p>
<p>Peserta yang rata-rata berusia 4 tahun &#8211; 6 tahun ini tampak lucu nan anggun dengan balutan busana khas Imlek dengan didominasi warna merah. Mereka melenggak lenggok diatas catwalk menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan para dewan juri.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104961" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200126134934-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200126134934-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200126134934-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200126134934-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200126134934-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kami sengaja menggelar acara fashion show ini dalam rangka merayakan Imlek. Memang kategori yang dilombakan adalah bagi anak usia 4-6 tahun, dan ini merupakan yang pertama diadakan oleh Golden Tulip dan tidak menutup kemungkinan bisa menjadi agenda tahunan, melihat animo dari para peserta,&#8221; jelas Syahrir Arief General Manager Golden Tulip hotel saat di wawancarai memontum.com, Minggu (26/1/2020) siang.</p>
<p>Selain itu acara Kids Fashion Show ini juga mendapat dukungan dari Bank Jatim, dan untuk peserta semuanya mendapatkan sertifikat sedangkan juaranya mendapatkan tropi sekaligus dana pembinaan, tambah Syahrir.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104960" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200126143604-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200126143604-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200126143604-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200126143604-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200126143604-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pada acara tersebut dewan juri menetapkan Mikhayla alamat jalan Lesti Kota Batu dengan nomor peserta 16 sebagai juaranya. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104959</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima Materi 6 Minggu, Mahasiswa Langsung Pamerkan Karya</title>
		<link>https://memontum.com/terima-materi-6-minggu-mahasiswa-langsung-pamerkan-karya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2019 23:43:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Unesa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/82592-terima-materi-6-minggu-mahasiswa-langsung-pamerkan-karya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jurusan Pendidikan Tata Busana mengelar acara fashion show dengan tema &#8216;Busana Pesta Modern (Coktail dan Gala)&#8217;. Mahasiswa semester dua dan empat menunjukkan karya berupa gaun yang telah dirancang, meskipun desain tidak murni, menjiplak karya desainer lain. Seperti Amalia Maharani (20), mahasiswa semester empat, jurusan Pendidikan Tata Busana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jurusan Pendidikan Tata Busana mengelar acara fashion show dengan tema &#8216;Busana Pesta Modern (Coktail dan Gala)&#8217;. Mahasiswa semester dua dan empat menunjukkan karya berupa gaun yang telah dirancang, meskipun desain tidak murni, menjiplak karya desainer lain.</p>
<p>Seperti Amalia Maharani (20), mahasiswa semester empat, jurusan Pendidikan Tata Busana Unesa mengusung tema coctail evening gold pada busananya. Menurutnya, gaun pilihannya ini berbeda dengan yang lain.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-82593" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Yang paling menarik dari rok bagian bawah, kain tile ditumpuk tujuh lapis dan bawahnya dikasih neci senar biar keriting dan memberikan efek bervolume. Dan dari semua gaun yang ditampilkan, semua gaun evening, yang pakai neci senar cuman saya,” ungkapnya saat diwawancarai di Craft Center Royal Plaza Surabaya, Jumat (6/4).</p>
<p>Ia mengaku, untuk menjadikan gaun ini membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan. Ada pun kesulitan yang dialaminya. “Kesulitannya mencari tempat yang bisa neci senar. Biaya keseluruhan untuk satu gaun ini kira-kira saya menghabiskan 700 ribu, dan sepenuhnya dari saya,” kata dia.</p>
<p>Sementara itu, Marniati selaku dosen mata kuliah tata busana Unesa mengatakan, fashion show ini merupakan hasil dari tugas mata kuliah tata busana. Dimana setiap mahasiswa diberi tugas membuat busana pesta coktail (busana pesta yang pendek selutut) dan gala (busana pesta yang panjang menjuntai).</p>
<p>&#8220;Ada total 78 busana pesta yang ditampilkan pada malam ini, model busana yang ditampilkan memang bukan hasil karya mereka (mahasiswa) sendiri alias meniru karya desainer yang sudah ada sebelumnya. Tapi untuk membuatan busana mereka yang membuat busana itu sendiri dengan hasil semirip mungkin,&#8221; ujar Marniati saat di temui usai acara.</p>
<p>Selain itu, Marniati mengatakan acara ini juga untuk melatih kreativitas mahasiswa dalam membuat busana, khususnya busana pesta. Serta membuat mereka percaya diri menampilkan karyanya di depan publik.</p>
<p>&#8220;Acara ini sekaligus ajang ujuk kemampuan di depan umum, bahwa mereka bisa dan harus menunjukkannya,&#8221; pungkasnya. <strong>(est/ano/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">82592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seruni Poin Fashion Show Batik di Ketinggian 2600 Meter Dpl</title>
		<link>https://memontum.com/seruni-poin-fashion-show-batik-di-ketinggian-2600-meter-dpl</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2019 13:14:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=72035</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Inovasi pengenalan produk batik Probolinggo yang unik dilakukan di ketinggian 2600 MDPL. Peragaan busana diatas catwalk dengan hamparan karpet merah mungkin sudah biasa. Bagaimana jadinya jika fashion show batik diperagakan di ketinggian 2600 meter diatas permukaan laut dengan latar belakang Gunung Bromo di Probolinggo. Peragaan busana batik di puncak Seruni Poin yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Inovasi pengenalan produk batik Probolinggo yang unik dilakukan di ketinggian 2600 MDPL. Peragaan busana diatas catwalk dengan hamparan karpet merah mungkin sudah biasa. Bagaimana jadinya jika fashion show batik diperagakan di ketinggian 2600 meter diatas permukaan laut dengan latar belakang Gunung Bromo di Probolinggo. </p>
<p>Peragaan busana batik di puncak Seruni Poin yang merupakan destinasi wisata baru pendamping Gunung Bromo. Dengan ketinggian 2600 meter, menjadi tantangan tersendiri bagi 3 model yang memperagakannya. Dia harus berjalan dan berpose memperagakan busana batik khas Probolinggo.</p>
<p>Desi lia hermawan salah satu model mengaku sedikit tegang. Namun tetap bisa berlanggak-lenggok memperagakan busana muslim batik khas Probolinggo, mulai batik Prabulinggih dan Ronggo Mukti.</p>
<p>Yang membuat fantastis, latar belakang catwalk adalah Gunung Bromo, Gunung Batok dan beberapa gunung lainnya di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.</p>
<p>&#8220;Saya sangat tegang saat berjalan mencapai ujung catwalk seruni point, apalagi saya juga sangat pobia dengan ketinggian. Tapi ini tantangan buat saya, sebagai model profesional, saya tetap berusaha berjalan dengan ekspresi ceria di depan kamera,&#8221; Terang Desi lia Hermawan.</p>
<p>Dari yang di peranakan, batik-batik ini merupakan khas milik Kabupaten Probolinggo, dengan motif khas Gunung Bromo, Mangga, Angin dan Anggur.</p>
<p>Di tempat yang sama, menurut Lia Afif perancang busana muslim mengatakan, batik ini nantinya akan diperagakan di Hongkong mewakili Indonesia bulan depan.</p>
<p>&#8220;Semoga ke depan, batik Probolinggo bisa dikenal hingga ke manca negara, dan jika tidak ada halangan kami mewakili Indonesia akan mengikuti peragaan fasion di Hongkong, dan saya akan bawa batik Probolinggo sebagai iconnya,&#8221; Papar Lia Afif. <strong>(Pix/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">72035</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
