<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Featured &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/featured/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Apr 2021 10:16:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Featured &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Faktor Ekonomi, Gadis 21 Tahun Nekat Jadi PSK</title>
		<link>https://memontum.com/faktor-ekonomi-gadis-21-tahun-nekat-jadi-psk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 10:16:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140492</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang perempuan berinisial N (21) warga asal Krian, Kabupaten Sidoarjo yang sehari-harinya kos di kawasan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (19/5/2021) pukul 22.30, ditangkap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang. Saat ditangkap, N kedapatan sedang mangkal di Jl Pajajaran, Kecamatan Klojen, Kota Malang menunggu pria hidung belang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Seorang perempuan berinisial N (21) warga asal Krian, Kabupaten Sidoarjo yang sehari-harinya kos di kawasan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (19/5/2021) pukul 22.30, ditangkap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang.</p>



<p>Saat ditangkap, N kedapatan sedang mangkal di Jl Pajajaran, Kecamatan Klojen, Kota Malang menunggu pria hidung belang.</p>



<h4 class="has-text-color wp-block-heading" style="color:#a31200"><strong><em>Baca juga:</em></strong></h4>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Informasi Memontum.com bahwa sebelumnya petugas melakukan patroli rutin Bulan Ramadan, berkeliling Kota Malang. Salah satunya menyasar para PSK yang masih tetap mangkal di Kota Malang.</p>



<p>Saat melintas di Jl Pajajaran, petugas mendapati N sedang asik mangkal. Saat itu, N tidak sempat lagi kabur. Dia pun segera saja ditangkap petugas Satpol PP.</p>



<p>Saat dilakukan pendataan dikatahui bahwa N bukanlah warga Kota Malang. Melainkan asal Krian yang sengaja mencari nafkah di Kota Malang. Statusnya sendiri masih belum menikah, namun karena faktor ekonomi dia nekat menjadi PSK di Kota Malang.</p>



<p>Atas perbuatannya itu, N dikenakan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) dan pembinaan petugas agar tidak mengulangi perbuatannya.</p>



<p>&#8220;Saat kami periksa, dia mengaku nekat beroperasi karena faktor ekonomi. Dia kami kenakan sanksi pembinaan dan diminta menanda tangani surat perjanjian agar tidak mengulang kembali perbuatannya. Jika dia mengulangi perbuatannya dan kembali tertangkap akan kami bawa ketempat pembinaan di Kediri,&#8221; ujar Kasatpol PP Kota Malang Drs Priyadi MM.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140492</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UB Raih Posisi 8 Terbaik PT Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/ub-raih-posisi-8-terbaik-pt-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2020 13:22:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=122197</guid>

					<description><![CDATA[Alami Kenaikan Peringkat  dari Tahun Lalu Memontum Malang &#8211; Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang tahun ini berada di posisi 8 terbaik perguruan tinggi klaster 1 Indonesia. Peringkat ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Menurut Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani, AR, MS, mengungkapkan, sesuai dengan indilator penilaian yaitu input, proses, output dan outcome, posisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Alami Kenaikan Peringkat  dari Tahun Lalu</h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang tahun ini berada di posisi 8 terbaik perguruan tinggi klaster 1 Indonesia. Peringkat ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.</p>
<p>Menurut Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani, AR, MS, mengungkapkan, sesuai dengan indilator penilaian yaitu input, proses, output dan outcome, posisi UB pada Perguruan Tinggi klaster 1 sama dengan Universitas Hasanudin dengan nilai total 3,161.</p>
<p>Dari segi input, UB memang kalah dari UNHAS. Sebaliknya pada proses, output dan outcome UB justru berada di posisi 5, 6 dan 8. &#8220;Kelemahan darinsegi inputnya, seperti jumlah dosen berpendidikan S3 dan jumlah dosen dengan jabatan Lektor Kepala. Jadi sata menghimbau bagi para dosen yang belum doktor bisa bersekolah lagi dan yang masih dibawah Lektor Kepala harus segera diurus,&#8221; terang Nuhfil.</p>
<p>Indikator input yang masih membutuhkan waktu tidak bisa singkat, terutama bagi dosen yang mengambil program belajar lagi. Menyekolahkan dosen paking cepat selesai tiga tahun. &#8220;Hal ini akan terus kita upayakan agar peringkat UB bisa mengalami kenaikan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Atas prestasi tersebut, Nuhfil mengucapkan banyak terimakasih atas kerjasama seluruh pihak, khususnya para dosen dan tenaga pendidikan. Prestasi ini sangat membanggakan, dari 5000 perguruan tinggi di Indonesia, 15 PT ada di klaster 1 dan UB mencapi posisi 8.</p>
<p>Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Dr Aulani&#8217;am, drh, DES menjelaskan, posisi UB yang saat ini menunjukan kualitasnya dalam mendidik mahasiswa. Melakui peringkat yang diperolah, UB saat ini dipandang masyarakat menjadi Universitas yang berkualitas.</p>
<p>&#8220;Dalam hal ini, adanya seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri, UB akan menjadi tempat favorit belajar di perguruan tinggi,&#8221; tutup Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Dr Aulani&#8217;am, drh, DES.</p>
<p>Nuhfil dan Aul berharap, kekompakkan antara civitas akademik bisa tetap dijaga, agar bisa terus menaikkan peringkat UB, baik di tingkat Nasional maupun Internasional. <strong>(cw2/man)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">122197</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cemburu, Bunuh Kekasih</title>
		<link>https://memontum.com/cemburu-bunuh-kekasih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 14:27:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121362-cemburu-bunuh-kekasih</guid>

					<description><![CDATA[Kematian Manajer Cantik di Sedati Terkuak Memontum Sidoarjo &#8211; Tersangka kasus pembunuhan, Bayu I (32) warga Karangploso, Malang mengaku cemburu berat terhadap korban pembunuhan yang tak lain adalah kekasihnya sendiri, Irene Siska Windyastuti (43). Karena itu, Alumnus Informatika itu kalap hingga membunuh manajer perusahaan susu cantik warga asal Desa Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo yang kontrak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Kematian Manajer Cantik di Sedati Terkuak</h2>
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Tersangka kasus pembunuhan, Bayu I (32) warga Karangploso, Malang mengaku cemburu berat terhadap korban pembunuhan yang tak lain adalah kekasihnya sendiri, Irene Siska Windyastuti (43). Karena itu, Alumnus Informatika itu kalap hingga membunuh manajer perusahaan susu cantik warga asal Desa Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo yang kontrak di Perumahan Alam Juanda Blok BB-10, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo lokasi ditemukannya korban meninggal dunia 1 Juli 2020 lalu.</p>
<p>&#8220;Tersangka ini tega membunuh korban karena termakan rasa cemburu kepada korban yang masih orang dekatnya meski bukan pasangan suami istri,&#8221; ujar Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji saat merilis kasus penangkapan tersangka di Polresta Sidoarjo, Rabu (12/08/2020).</p>
<p>Sumardji menceritakan kasus pembunuhan bermula saat tersangka datang di rumah kontrakan korban 27 Juni 2020 malam. Saat mengetuk pintu rumah kontrakan korban melihat dua orang laki-laki yang keluar dari rumah korban.</p>
<p>Mengetahui hal itu, tersangka merasa cemburu akan tetapi masih bisa menahan dan mengendalikan dirinya. Kemudian tersangka masuk ke dalam rumah korban dilanjut makan malam dan minum minuman keras hingga bermalam di lokasi kejadian.</p>
<p>&#8220;Keesokan harinya saat korban memasak tersangka tidur-tiduran di Sofa rumah kontrakan korban. Saat itu tersangka mencium ada bau seperti sperma. Seketika tersangka naik pitam dan menjegal korban hingga membekap korban hingga meninggal dunia di ruang tamu itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Mengetahui korban meninggal, tersangka kabur menggunakan mobil Honda HRV milik korban. Karena itu, tersangka dijerat pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.</p>
<p>&#8220;Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 1 unit Mobil Honda HRV Warna Hitam Mutiara bernopol L-1487-IU Tahun2018, 1 lembar STNK Mobil HRV, sebuah kartu Flaz BCA dengan nomor: 0145000127051858.</p>
<p>&#8220;Saat ditangkap tersangka tidak ada perlawanan,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, kematian korban kali pertama diketahui adik iparnya, Adi Wicaksono Rabu (01/07/2020). Saat itu, korban tidak bisa dihubungi saksi. Ketika dicek di rumahnya ternyata korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. Korban tergeletak di ruang tamu rumahnya. Korban diduga meninggal dunia karena dibunuh dengan bukti sejumlah memar yang di leher dan tubuh korban. <strong>(wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121362</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satreskrim Unit Cyber Polresta Bongkar Prostitusi Online</title>
		<link>https://memontum.com/satreskrim-unit-cyber-polresta-bongkar-prostitusi-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2020 14:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Prostitusi Online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121264-satreskrim-unit-cyber-polresta-bongkar-prostitusi-online</guid>

					<description><![CDATA[Pelaku Tawarkan Layanan Swinger dan Threesome Memontum Kediri &#8211; Jajaran Polresta Kediri kembali berhasil membongkar jaringan prostitusi online dengan mengamankan sepasang suami istri berinisial Mzn (43) dan istrinya Ksh (40), warga Kecamatan Grogol serta HR (30), warga Gadungan Wates Kabupaten Kediri. Ketiga pelaku ditangkap polisi karena menjajakan layanan prostitusi melalui media sosial Facebook. Kapolres Kediri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Pelaku Tawarkan Layanan Swinger dan Threesome</h2>
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Jajaran Polresta Kediri kembali berhasil membongkar jaringan prostitusi online dengan mengamankan sepasang suami istri berinisial Mzn (43) dan istrinya Ksh (40), warga Kecamatan Grogol serta HR (30), warga Gadungan Wates Kabupaten Kediri. Ketiga pelaku ditangkap polisi karena menjajakan layanan prostitusi melalui media sosial Facebook.</p>
<p>Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana dalam jumpa persnya mengatakan, ketiga tersangka diamankan ditempat yang berbeda dan waktu yang berbeda. &#8220;Ketiga tersangka kategori kasusnya sama yakni prostitusi online, hanya modus operandi yang berbeda,&#8221; ujar Miko, Selasa (11/8/2020).</p>
<p>Modus yang digunakan tersangka suami istri ini dengan menawarkan layanan swinger (berganti pasangan) dan threesome (bermain bertiga) melalui akun Facebook mereka.</p>
<p>&#8220;Dari pengakuan kedua tersangka, aktivitas ini sudah berjalan sejak tahun 2018,&#8221; papar Kapolresta Kediri pada sejumlah awak media.</p>
<p>Sementara itu, untuk tersangka HR modus yang digunakan yaitu dengan memposting penyewaan kamar kos dengan sistem per-Jam serta menawarkan perempuan untuk berhubungan layaknya suami istri dengan tarif Rp.600 ribu. Kepada ketiga tersangka akan dikenakan pasal yang sama yakni Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP dengan acaman hukuman satu tahun empat bulan.</p>
<p>&#8220;Kita masih mendalami apakah pasangan ini ada kelainan atau memang murni untuk mencari keuntungan,&#8221; pungkas AKBP Miko.</p>
<p>Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan yaitu uang tunai, alat kontrasepsi, sprei yang digunakan dan alat komunikasi yang digunakan oleh tersangka maupun saksi. Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana, menegaskan akan senantiasa tetap melaksanakan kegiatan patroli cyber.</p>
<p>&#8220;Baik ditingkat reskrim Polres Kediri kota maupun satuan unit reskrim yang ada di Polsek untuk melakukan pengungkapan pemahaman terkait dengan kasus tindak pidana cyber ataupun prostitusi online,&#8221; tandasnya. <strong>(im/uni/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121264</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Piramid Minta‘Tumbal’ Lagi</title>
		<link>https://memontum.com/gunung-piramid-mintatumbal-lagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 03:13:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Piramid]]></category>
		<category><![CDATA[pendaki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121024-gunung-piramid-mintatumbal-lagi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Gunung Piramid makan korban lagi. Kini korbannya adalah Multazam (18), seorang pelajar SMAN 1 Tenggarang Bondowoso. Multazam terpeleset ketika hendak turun dari Puncak Gunung Piramid usai foto bersama dengan rekan-rekannya. Peristiwa ini terjadi pada hari ahad (9/8/2020) pagi. Dan sejumlah relawan juga bergabung dengan tim turut mencarinya. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Gunung Piramid makan korban lagi. Kini korbannya adalah Multazam (18), seorang pelajar SMAN 1 Tenggarang Bondowoso. Multazam terpeleset ketika hendak turun dari Puncak Gunung Piramid usai foto bersama dengan rekan-rekannya. Peristiwa ini terjadi pada hari ahad (9/8/2020) pagi. Dan sejumlah relawan juga bergabung dengan tim turut mencarinya.</p>
<p>Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Drs. Ec. Adi Sunaryadi mengatakan, yang menaiki Puncak Gunung Piramid 3 orang, salah satu diantaranya korban.</p>
<p><div id="attachment_121025" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-121025" decoding="async" class="size-full wp-image-121025" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/lagi-2-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="Korban Multazam" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/lagi-2-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/lagi-2-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/lagi-2-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/lagi-2-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-121025" class="wp-caption-text">Korban Multazam</p></div></p>
<p>“Ketiga anak muda ini mengambil foto di Puncak Gunung Piramid. Habis ambil foto, ketiganya langsung turun. Naas bagi korban, ketika hendak turun terpeleset dan jatuh ditelan alam,” kata Adi, sapaannya.</p>
<p>Dikatakan, dari Bondowoso, ada 5 orang dalam rombongan tersebut. 3 orang mengambil foto dan sisanya menunggu dibawah. Korban jatuh di tebing sebelah utara sekitar jam 08.00.</p>
<p>Mereka, lanjut mantan Direktur Radio Mahardika FM ini, mendirikan tenda di belakang Punggung Naga dan bermalam. Kelimanya bercengkerama sambil menikmati indahnya alam.</p>
<p>Setelah mengetahui rekannya jatuh, dua teman lainnya panik. Keduanya langsung turun dan minta tolong pada warga sekitar untuk memberitahukan bahwa temannya terpelet dan jatuh.</p>
<p>“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung bergerak untuk mencari korban. Akhirnya, korban dapat ditemukan tapi dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujar Adi.<strong> (sam/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121024</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/mantan-walikota-blitar-laporkan-walikota-blitar-terkait-dugaan-penipuan-rp-600-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2020 10:25:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[polres blitar kota]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Blitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120347-mantan-walikota-blitar-laporkan-walikota-blitar-terkait-dugaan-penipuan-rp-600-juta</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar – Mantan Wali Kota Blitar M Samanhudi Anwar melalui pengacaranya, Joko Trisno M, SH melaporkan Wali Kota Blitar Santoso dan M Mukhroji ke Polres Blitar Kota. Keduanya dilaporkan atas keterlibatan dugaan kasus penipuan senilai Rp 600 juta terkait peningkatan status salah satu perguruan tinggi di Kota Blitar, dari Akademi menjadi Universitas. Joko Trisno [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> – Mantan Wali Kota Blitar M Samanhudi Anwar melalui pengacaranya, Joko Trisno M, SH melaporkan Wali Kota Blitar Santoso dan M Mukhroji ke Polres Blitar Kota. Keduanya dilaporkan atas keterlibatan dugaan kasus penipuan senilai Rp 600 juta terkait peningkatan status salah satu perguruan tinggi di Kota Blitar, dari Akademi menjadi Universitas.</p>
<p>Joko Trisno mengatakan, laporan ini dilakukan setelah kliennya (Samanhudi Anwar) yang juga mantan Wali Kota Blitar mengadu karena merasa tertipu dalam proses pengurusan Akademi Putra Sang Fajar menjadi Universitas Putra Sang Fajar. Saat itu Samanhudi ingin meningkatkan status Putra Sang Fajar dari akademi menjadi universitas, untuk mendukung program pendidikan S1 (Sarjana) gratis di Kota Blitar.</p>
<p>“Dalam proses pengurusan Akademi Putra Sang Fajar menjadi Universitas Putra Sang Fajar tersebut, diduga ada keterlibatan Santoso dalam kasus dugaan penipuan ini,” kata Joko Trisno, Senin (27/7/2020).</p>
<p>Lebih lanjut Joko Trisno menyampaikan, saat itu setelah beberapa bulan terpilih menjadi Wali Kota Blitar periode ke dua pada pertengahan 2016 lalu. Kliennya didatangi Santoso yang saat itu menjabat Wakil Wali Kota Blitar, mengaku jika dirinya mengenalkan seseorang bernama M Mukhroji. Dimana pada saat itu berprofesi sebagai dosen di salah satu Universitas di Blitar.</p>
<p>&#8220;Menurut klien saya, Santoso mengatakan jika Mukhroji bisa menguruskan perubahan Akademi Putra Sang Fajar menjadi Universitas Putra Sang Fajar, karena memiliki kenalan di Dirjen Dikti Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta,&#8221; jelas Joko Trisno.</p>
<p>Joko menambahkan, informasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan pertemuan. Dalam pertemuan tersebut disepakati adanya biaya untuk mengurus perubahan tersebut yaitu sebesar Rp 800 juta, dengan perjanjian akan dikembalikan jika tidak berhasil.</p>
<p>“Karena yakin dengan omongan Santoso, akhirnya disepakati biaya Rp 800 juta tersebut. Kemudian dengan uang pribadinya, klien saya memberikan uang tunai Rp 600 juta . Dan atas permintaan Santoso ditransfer ke rekening atas nama Mukhroji, kemudian sisanya akan dilunasi jika proses selesai atau SK perubahan sudah diterima,&#8221; papar Joko Trisno.</p>
<p>Joko Trisno menandaskan, hingga saat ini proses perubahan Akademi Putra Sang Fajar menjadi Universitas Putra Sang Fajar tidak ada realisasinya. Padahal uang sudah ditransfer. Bahkan Joko menyebut, beberapa kali pihaknya menanyakan terkait hal tersebut, namun tidak ada tanggapan.</p>
<p>“Akibatnya klien saya mengalami kerugian materiil sebesar Rp 600 juta. Serta kerugian imateriil, karena rasa malu klien saya tidak bisa mewujudkan program pendidikan S1 gratis bagi warga Kota Blitar,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Joko mengaku, setelah menerima kuasa dari Samanhudi, pihaknya sudah melakukan beberapa upaya untuk menyelesaikan masalah ini. Mulai musyawarah tidak direspon, kemudian somasi pertama pada Mei 2020, somasi kedua Juni 2020 juga tidak dijawab. Hingga kasus ini dilaporkan melalui pengaduan ke Polres Blitar Kota, pada 14 Juli 2020, kemudian diberikan tanda terima tertanggal 23 Juli 2020 lalu.</p>
<p>“Ini murni masalah pribadi dan selama ini klien saya sudah berulang kali menanyakan dan menagih. Tapi tidak ada respon, termasuk dengan adanya 2 somasi yang saya sampaikan juga tidak dijawab. Jadi silahkan dinilai seperti apa, karena soal hukum dan politik itu jelas beda,&#8221; ujar Joko.</p>
<p>Ditegaskannya, apa yang dilakukannya adalah sebuah upaya hukum untuk meminta kembali hak seseorang yang telah diambil tanpa pertanggunjawaban.</p>
<p>&#8220;Jadi tolong dibedakan proses hukum dan proses politik, jangan dicampuradukkan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sementara Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela saat dikonfirmasi membenarkan atas surat pengaduan dugaan penipuan yang diadukan Santoso dan Mukhroji tersebut.</p>
<p>“Iya benar ada surat pengaduan, terkait dugaan penipuan itu. Kini pengaduan ini sedang ditindaklanjuti. Dicek apakah ada bukti-buktinya, apakah benar ada tindak pidana,” kata AKBP Leonar M Sinambela.</p>
<p>Terpisah Santoso ketika dikonfirmasi terkait adanya pengaduan polisi ini menjawab melalui pesan whatsapp, jika semua itu tidak benar.</p>
<p>“Percayalah yang dituduhkan itu bohong. Serupiah pun saya tidak menerima uang itu. Itu hanya manuver politik untuk mencemarkan nama baik saya. Saya akan tuntut balik atas pencemaran nama saya tersebut,” tulis Santoso melalui pesan whatsapp. <strong>(jar/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120347</post-id>	</item>
		<item>
		<title>IGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/igd-rsud-ngudi-waluyo-ditutup-3-hari-30-nakes-positif-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 02:50:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[nakes]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Ngudi Waluyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119956-igd-rsud-ngudi-waluyo-ditutup-3-hari-30-nakes-positif-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Jumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang positif Covid-19 di RSUD Ngudi Waluyo terus bertambah. Hingga Kamis 23 Juli tercatat hasil test swab ada 30 nakes terkonfirmasi positif Covid-19. Rinciannya 11 tenaga administrasi, 14 perawat dan 5 dokter. Bahkan jumlah tersebut masih mungkin bertambah. Pihak RSUD Ngudi Waluyo masih terus melakukan tracing internal. Hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Jumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang positif Covid-19 di RSUD Ngudi Waluyo terus bertambah. Hingga Kamis 23 Juli tercatat hasil test swab ada 30 nakes terkonfirmasi positif Covid-19. Rinciannya 11 tenaga administrasi, 14 perawat dan 5 dokter. Bahkan jumlah tersebut masih mungkin bertambah. Pihak RSUD Ngudi Waluyo masih terus melakukan tracing internal. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Endah Woro Utami.</p>
<p>Untuk mengantisipasi penularan semakin meluas, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ngudi Waluyo Wlingi ditutup selama 3 hari. Penutupan terhitung sejak Jumat 24 Juni pukul 07.00 WIB hingga Senin 27 Juni 2020 pukul 07.00 WIB.</p>
<p>Direktur utama RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Endah Woro Utami mengatakan, penutupan IGD ini sebagai langkah antisipasi agar penularan Covid-19 tidak semakin meluas. Selama ditutup pihaknya tidak menerima pasien baru masuk.</p>
<p>“Kita tutup empat hari. Jadi sementara kami tidak menerima pasien. Pasien yang akan masuk ke RSUD Ngudi Waluyo akan dialihkan ke beberapa rumah sakit terdekat lainnya. Selama ditutup, kita akan melakukan protokol General Cleaning/Dry Mist,” kata Endah Woro Utami, Kamis (23/7/2020).</p>
<p>Lebih lanjut Endah Woro menyampaikan, jumlah tersebut masih mungkin bertambah. Hingga saat ini, pihaknya masih terus melakukan tracing internal.</p>
<p>&#8220;Kemungkinan masih bisa tambah. Kita kembangkan tracingnya. Yang jelas, kita tujuanya mau jujur untuk memutus penularan Covid-19,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Endah Woro menambahkan, begitu ada yang positif, pihaknya terus lakukan tracing, termasuk keluarga nakes.</p>
<p>“Begitu ada nakes kontak dengan nakes positif langsung kita swab, karena begitulah tracing yang sebenarnya. Saya gak masalah. Saya akan mengejar sampai dimana virus Corona itu pemaparannya di RSUD Ngudi Waluyo,” tegasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, para nakes RSUD Ngudi Waluyo yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut diduga bukan tertular dari pasien positif yang dirawat di rumah sakit plat merah tersebut. Namun beberapa nakes yang terkonfirmasi positif itu ternyata membawa virus dari komunitas bersepeda yang diikutinya. <strong>(jar/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119956</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Duet dr Umar dan Miskat Disambut Positif</title>
		<link>https://memontum.com/duet-dr-umar-dan-miskat-disambut-positif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2020 14:17:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dr Umar Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Miskat]]></category>
		<category><![CDATA[Pilbup Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada 2020]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118979-duet-dr-umar-dan-miskat-disambut-positif</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Atmosfir politik Kabupaten Malang menghangat seiring terbitnya sinyal duet dr Umar dan Miskat dalam Pilbup di tahun politik diliputi pandemi ini dan hal itu mendapat sambutan positif. &#8220;Sangat cocok dan lengkap birokrat dan politisi bisa saling melengkapi dan sama-sama pengalaman merakyat,&#8221; tandas Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari FPKB Khofidah, Sabtu (11/7/2020). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Atmosfir politik Kabupaten Malang menghangat seiring terbitnya sinyal duet dr Umar dan Miskat dalam Pilbup di tahun politik diliputi pandemi ini dan hal itu mendapat sambutan positif.</p>
<p>&#8220;Sangat cocok dan lengkap birokrat dan politisi bisa saling melengkapi dan sama-sama pengalaman merakyat,&#8221; tandas Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari FPKB Khofidah, Sabtu (11/7/2020).</p>
<p>Pendapat senada dilontarkan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Hikmah Bafaqih. &#8221; Bagus banget. Keduanya mencerminkan kepemimpinan muda yang populis dan pro perubahan,&#8221; tutur Hikmah Bafaqih.</p>
<p>Seperti diketahui, saat ini muncul duet dr Umar Usman MM dan Miskat untuk meramaikan bursa panas pilkada Kabupaten Malang 2020.</p>
<p>Hikmah Bafaqih menututkan, yang jelas kalau koalisi PKB dan Golkar terjadi, pihaknya akan sangat senang sekali jika PKB dan Golkar bisa bersama-sama menjadi bagian dari proses pemenangan pilkada di Kabupaten Malang.</p>
<p>Sementara itu, dr. Umar mengaku sreg memilih Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Miskat. Umar segera mengusulkan nama<br />
Miskat ke DPP PKB. Sebab, kemarin (10/7/2020) batas akhir dirinya sudah harus menuntaskan tugas dari DPP PKB.</p>
<p>”Ya saya sudah intens kok komunikasi dengan Miskat. Setelah banyak pertimbangan, nama Miskat yang menjabat sebagai wakil sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Malang itu dinilai yang masuk prioritasnya,&#8221; terang pria berjuluk Dokter Rakyat itu.</p>
<p>Pria yang juga Dirut RSUD Kota Malang ini menuturkan, pertimbangannya, dari survei internal, nama Miskat mendapat<br />
elektabilitas tinggi. Dia begitu dikenal di masyarakat Kabupaten Malang. Makanya, nama Miskat yang juga mantan kepala Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, ini segera diusulkan ke DPP PKB.</p>
<p>Pria asli Kepanjen ini menjelaskan, Partai Golkar menjadi harapan untuk bisa berkoalisi. &#8216;&#8221;Karena saya rasa Golkar mempunyai sejarah yang kuat dan bagus di Kabupaten Malang dan juga satu visi bersama kami,&#8221; pungkas dr Umar. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118979</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PKB Buka Pintu Koalisi di Pilbup Malang, Dukung dr Umar Jalankan Komunikasi Politik</title>
		<link>https://memontum.com/pkb-buka-pintu-koalisi-di-pilbup-malang-dukung-dr-umar-jalankan-komunikasi-politik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 08:57:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dr Umar Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Koalisi]]></category>
		<category><![CDATA[Pilbup Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada 2020]]></category>
		<category><![CDATA[PKB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/117931-pkb-buka-pintu-koalisi-di-pilbup-malang-dukung-dr-umar-jalankan-komunikasi-politik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang berharap dapat menjalin koalisi dengan beberapa partai politik (parpol) dalam gelaran Pemilihan Bupati (Pilbup) Malang 9 Desember 2020 mendatang. Maka, PKB Kabupaten Malang mendorong dan mendukung penuh, agar dr Umar Usman, Ketua NU Kabupaten Malang, melakukan komunikasi politik dengan berbagai pihak. Menurut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang berharap dapat menjalin koalisi dengan beberapa partai politik (parpol) dalam gelaran Pemilihan Bupati (Pilbup) Malang 9 Desember 2020 mendatang. Maka, PKB Kabupaten Malang mendorong dan mendukung penuh, agar dr Umar Usman, Ketua NU Kabupaten Malang, melakukan komunikasi politik dengan berbagai pihak.</p>
<p>Menurut Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, Muslimin, saat ini PKB bisa mengusung pasangan calon (paslon) nya sendiri dalam perebutan kursi N1. Meski demikian, pihaknya tetap membuka pintu koalisi, dengan harapan bisa membangun Kabupaten Malang agar lebih maju.</p>
<p><div id="attachment_117932" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-117932" decoding="async" class="size-full wp-image-117932" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200630-WA0105-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Sekretaris PKB Kabupaten Malang, Muslimin" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200630-WA0105-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200630-WA0105-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200630-WA0105-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200630-WA0105-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-117932" class="wp-caption-text">Sekretaris PKB Kabupaten Malang, Muslimin</p></div></p>
<p>&#8220;Kami ingin berkoalisi agar dapat membangun Kabupaten Malang lebih maju. Walau saat ini PKB dapat mengusung sendiri calon Bupati Malang,&#8221; ujar Muslimin, saat dihubungi, Senin (29/6/2020).</p>
<p>Lebih lanjut dirinya menjelaskan, saat ini pihaknya juga tengah menjalin komunikasi dengan beberapa parpol. Muslimin menyebut, setidaknya sudah ada tiga partai yang telah berkomunikasi dengan intens. Ketiga partai tersebut yakni Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Demokrat.</p>
<p>&#8220;Kami berharap dapat menjalin komunikasi untuk koalisi Parpol dalam Pilkada. Saat ini ada tiga parpol yang masih berkomunikasi lebih intens. Sebelum janur kuning melengkung, kami akan berusaha menjalin komunikasi agar bisa berkoalisi dengan PKB,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Muslimin menyebut, ketiga parpol itu dimungkinkan semuanya dapat berkoalisi dengan PKB. Untuk itu, lanjut Muslimin, DPP PKB telah memberikan surat perjanjian kepada dr. Umar Usman untuk menjalin komunikasi di eksternal dan internal partai.</p>
<p>&#8220;Rekomendasi belum turun, DPP PKB memberikan surat persetujuan pada dokter Umar untuk berkomunikasi dengan internal dan eksternal partai koalisi dan bakal calon Wakil Bupati. Konsolidasi,&#8221; terangnya.</p>
<p>Lebih lanjut Muslimin menegaskan, dengan adanya surat persetujuan itu, bisa katakan PKB bakal mengusung dr Umar Usman sebagai bakal calon Bupati pada Pilkada Desember mendatang.</p>
<p>&#8220;Bisa dikatakan seperti itu. Insyaallah dokter Umar. Untuk Wakilnya bisa dari partai, bisa dari akademisi. Soalnya kan masih belum. Makanya dokter Umar diberi surat tugas sampai 10 Juli nanti,&#8221; pungkasnya.<strong> (iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117931</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
