<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gilang Widya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gilang-widya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Jan 2021 07:43:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gilang Widya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sebanyak 84 Fasyankes Kota Malang Siap Lakukan Vaksinasi</title>
		<link>https://memontum.com/sebanyak-84-fasyankes-kota-malang-siap-lakukan-vaksinasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2021 07:43:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Gilang Widya]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Polowijen]]></category>
		<category><![CDATA[Tiket]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133348</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Usai pelaksanaan vaksinasi simbolis di Mini Block Office, rencananya vaksinasi akan segera dilangsungkan di beberapa Fasyankes (Fasilitas Layanan Kesehatan) Kota Malang. Hingga Kamis (28/01) terdata ada 84 Fasyankes yang akan menyelenggarakan vaksinasi. Baca Juga : Usai Vaksinasi, Gilang Widya Mengaku Tangannya Pegal, Wawali Ngaku Badannya Sumer &#8220;Terdiri dari 16 puskesmas, 25 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Usai pelaksanaan vaksinasi simbolis di Mini Block Office, rencananya vaksinasi akan segera dilangsungkan di beberapa Fasyankes (Fasilitas Layanan Kesehatan) Kota Malang. Hingga Kamis (28/01) terdata ada 84 Fasyankes yang akan menyelenggarakan vaksinasi.<br></p>



<p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://memontum.com/133339-usai-vaksinasi-gilang-widya-mengaku-tangannya-pegal-wawali-ngaku-badannya-sumer" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/133339-usai-vaksinasi-gilang-widya-mengaku-tangannya-pegal-wawali-ngaku-badannya-sumer" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Usai Vaksinasi, Gilang Widya Mengaku Tangannya Pegal, Wawali Ngaku Badannya Sumer</a></strong></p>



<p>&#8220;Terdiri dari 16 puskesmas, 25 RS (Rumah Sakit), dan 43 klinik. Targetnya vaksinasi tahap 1 untuk nakes (tenaga kesehatan) akan dilaksanakan sampai akhir Februari,&#8221; ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Sri Winarni.</p>



<p>Sedangkan vaksinator yang sudah dilatih sebanyak 5 orang di tiap Puskesmas dan 10 dari Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA). &#8220;Sisanya belum pelatihan, maka dari itu mulai hari ini sampai besok Dinkes akan lakukan OJT (On Job Training) bagi nakes yang belum pelatihan. Harapannya ratusan yang bisa kami latih, kita sudah himbau ke RS dan klinik untuk kirim nakesnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://memontum.com/133039-ini-dia-10-nama-penerima-vaksinasi-simbolis-kota-malang-pemilik-juragan-99-trans-masuk-daftar" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/133039-ini-dia-10-nama-penerima-vaksinasi-simbolis-kota-malang-pemilik-juragan-99-trans-masuk-daftar" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Ini Dia 10 Nama Penerima Vaksinasi Simbolis Kota Malang, Pemilik Juragan 99 Trans Masuk Daftar</a></strong></p>



<p>Berkaitan dengan update data nakes, per hari ini, sudah ada 12.520 nakes yang menerima e-tiket vaksinasi. Sehingga total vaksin yang dibutuhkan Kota Malang sebanyak 25.040 untuk dua kali penyuntikan.</p>



<p>&#8220;Vaksin yang sudah sampai 10.240, jadi masih ada kekurangan hampir 15.000. Jumlah yang sudah sampai itu menyesuaikan kapasitas coolchain kita, kalau sudah didistribusikan ke Fasyankes, baru kami minta ke Provinsi untuk mengirim kembali sisanya,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditegaskan Sri, semua vaksinator yang telah dilatih di beberapa Fasyankes Kota Malang saat ini sudah siap. Bahkan vaksinator dari Puskesmas Polowijen hari ini dipilih oleh Dinkes melaksanakan vaksinasi kepada 12 tokoh. &#8220;Kenapa memilih Puskesmas Polowijen, ya tidak ada alasan khusus sebenarnya. Random saja kami tunjuk, toh semua vaksinator sudah siap,&#8221; ujar Sri Winarni. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133348</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Vaksinasi, Gilang Widya Mengaku Tangannya Pegal, Wawali Ngaku Badannya Sumer</title>
		<link>https://memontum.com/usai-vaksinasi-gilang-widya-mengaku-tangannya-pegal-wawali-ngaku-badannya-sumer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2021 06:21:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Crazy Rich]]></category>
		<category><![CDATA[Gilang Widya]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133339</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 12 tokoh atau perwakilan vaksinasi simbolis telah dilakukan di Kota Malang, Kamis (28/1) tadi. Usai disuntik vaksin, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, dr. Husnul Mu&#8217;arif, menghimbau para peserta agar tidak meninggalkan tempat hingga 30 menit atau beranjak dari Mini Block Office, tempat berlangsungnya pelaksanaan. Hal itu, dikarenakan harus ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 12 tokoh atau perwakilan vaksinasi simbolis telah dilakukan di Kota Malang, Kamis (28/1) tadi.</p>



<p>Usai disuntik vaksin, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, dr. Husnul Mu&#8217;arif, menghimbau para peserta agar tidak meninggalkan tempat hingga 30 menit atau beranjak dari Mini Block Office, tempat berlangsungnya pelaksanaan. Hal itu, dikarenakan harus ada observasi efek samping setelah penyuntikan vaksin.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, menceritakan bahwa setelah divaksin dirinya sempat merasa pusing.</p>



<p>&#8220;Reaksi setelah divaksin tadi ya sedikit pusing. Tapi hanya sebentar, 5 menit. Nggak papa, sekarang sudah hilang. Malah kalau tidak ada reaksi atau efek samping patut dicurigai,&#8221; jelasnya. </p>



<p>Meski begitu dirinya merasa cepat bugar dan langsung bertugas kembali. &#8220;Sudah hilang sekarang, sudah sehat. Saya langsung mau melakukan kegiatan kembali,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Berbeda dengan Made, perwakilan influencer juragan 99, Gilang Widya Pramana, meski merasa nyaman ketika divaksin, ada sedikit rasa pegal pada lengannya.</p>



<p>&#8220;Enak, nyaman. Saya kira tidak perlu ada yang ditakutkan. Tapi karena mungkin faktor deg-degan dan was-was, jadi tangan ini rasanya pegal. Tapi itu wajar, kan katanya 30 menit memang ada efek sampingnya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Usai divaksin, pria yang dijuluki crazy rich Malang ini mengaku senang karena bisa mendapatkan sertifikat vaksinasi.</p>



<p>&#8220;Mobilitas saya tinggi, sering terbang keluar kota, bolak balik rapid dulu. Tapi setelah divaksin tinggal menunjukkan sertifikat ini bisa menjadi pengganti syarat perjalanan selama 6 bulan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Tidak lupa, Gilang berpesan kepada masyarakat terutama kaum milenial bahwa tidak perlu takut divaksin.</p>



<p>&#8220;Harapannya agar kita kembali hidup normal, perekonomian bisa normal, dapat bekerja lagi dengan nyaman,&#8221; harapnya.</p>



<p>Tak ketinggalan, Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, juga memberi testimoni efek samping usai divaksin. </p>



<p>&#8220;Memang betul apa yang di sampaikan oleh paramedis, bahwa harus ada fase sekitar 30 menit untuk observasi efek samping. Karena badan saya terasa hangat, sumer begitu. Tapi tidak pegal, tidak pusing juga, sepertinya beda-beda ya efeksampingnya satu sama lain,&#8221; bebernya.</p>



<p>Pria yang akrab disapa bung Edi ini juga menceritakan apa saja yang ditanyakan tenaga kesehatan (nakes) saat screening.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/133333-12-tokoh-ikuti-vaksinasi-kota-malang-termasuk-gilang-widya-pramana">Baca Juga: 12 Tokoh Ikuti Vaksinasi Kota Malang, Termasuk Gilang Widya Pramana</a></strong></p>



<p>&#8220;Ditanya tentang data kesehatan, apa punya penyakit ginjal, penyakit menaun dan sebagainya. Data medis juga yang berkaitan dengan kesehatan dari lahir sampai sekarang,&#8221; terangnya. Bahkan ketika dilakukan screening, bung Edi menyampaikan kondisi fisiknya normal dan sehat.</p>



<p>&#8220;Tidak ada keluhan, tekanan darah 119/79. Akhirnya lolos dan bisa divaksin tadi,&#8221; terangnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133339</post-id>	</item>
		<item>
		<title>12 Tokoh Ikuti Vaksinasi Kota Malang, Termasuk Gilang Widya Pramana</title>
		<link>https://memontum.com/12-tokoh-ikuti-vaksinasi-kota-malang-termasuk-gilang-widya-pramana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2021 05:48:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gilang Widya]]></category>
		<category><![CDATA[Juragan 99 Trans]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133333</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Vaksinasi Covid-19, akhirnya sukses digelar Pemkot Malang, Kamis (28/01) tadi. 12 perwakilan tokoh, mulai dari Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, Persatuan Ahli Gizi Indonesia Kota Malang, Rosidah Inayati, IDI Kota Malang, dr. Djoko Heri Hermanto, Kepala Kejari Kota Malang, Andi Darmawangsa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Vaksinasi Covid-19, akhirnya sukses digelar Pemkot Malang, Kamis (28/01) tadi. 12 perwakilan tokoh, mulai dari Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, <a href="https://memontum.com/133081-10-240-vaksin-sinovac-tiba-di-kota-malang">Persatuan Ahli Gizi Indonesia Kota Malang</a>, Rosidah Inayati, IDI Kota Malang, dr. Djoko Heri Hermanto, Kepala Kejari Kota Malang, Andi Darmawangsa.</p>



<p>Kepala Pengadilan Negeri Kota Malang, Nuruli Mahdilis, Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona, FKUB Kota Malang, Baroni, Ketua PCNU Kota Malang, Isroqunnajah, Kabagops Polresta Malang Kota, Kompol Sutantyo. Influencer pemilik Juragan 99 Trans, Gilang Widya Pramana, dan perwakilan komunitas disabilitas, Anjar Rahmansyah, rampung menyelesaikan setiap tahapan dalam vaksinasi.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan, Sri Winarni, menyampaikan empat tujuan utama kegiatan bertajuk &#8216;Vaksin Aman dan Halal, Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit&#8217; ini.</p>



<p>&#8220;Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk mengurangi penularan virus Covid-19. Selain itu juga untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat paparan virus Covid-19. Tercapainya kekebalan kelompok juga mejadi tujuan, serta melindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi,&#8221; ungkap Sri Winarni.</p>



<p>Dalam pelaksanaannya, terdapat 4 meja yang harus dilalui oleh semua peserta vaksinasi.<a href="https://memontum.com/133039-ini-dia-10-nama-penerima-vaksinasi-simbolis-kota-malang-pemilik-juragan-99-trans-masuk-daftar"> Meja pertama untuk registrasi pendaftaran</a>, mencocokkan apakah data penerima sudah sesuai dengan yang tercantum pada sistem. Selanjutnya, peserta harus menuju meja 2 untuk proses screening.</p>



<p>Di meja ini, kejujuran penerima vaksin sangat dibutuhkan, karena terdapat 16 pertanyaan berkaitan dengan kondisi kesehatan yang menentukan apakah peserta bisa divaksin atau tidak. Jika lolos tahap screening, pasien penerima bisa langsung divaksin oleh vaksinator pada meja 3.</p>



<p>Terakhir di meja 4 akan diberikan sertifikat vaksinasi yang bisa menjadi pengganti hasil rapid atau swab tes sebagai syarat perjalanan.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, yang juga turut hadir bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) menyampaikan bahwa ini adalah langkah awal literasi kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Para tokoh yang diambil dari segala latar belakang ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Supaya masyarakat tidak ada kebimbangan lagi untuk menerima vaksin,&#8221; ujar Sutiaji.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/133118-disabilitas-perawat-dan-gizi-lengkapi-daftar-vaksinasi-simbolis-kota-malang-bersama-pemilik-juragan-99-trans">Baca Juga: Disabilitas, Perawat dan Gizi Lengkapi Daftar Vaksinasi Simbolis Kota Malang Bersama Pemilik Juragan 99 Trans</a></strong></p>



<p>Bahkan dirinya mengatakan dalam kesiapannya tidak ada kendala yang terlalu berat. Pasalnya, para nakes di Kota Malang sudah punya pengalaman terkait dengan pelaksanaan vaksinasi. &#8220;Hanya saja memang tahap selanjutnya masih harus disosialisasikan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Target penuntasan dikatakan orang nomor satu di Kota Malang ini tidak akan sampai sebulan. &#8220;Kita selesaikan semaksimal mungkin, karena tahap kedua juga segera dilaksanakan. 14 Hari setelah vaksin pertama ini kan harus divaksin lagi untuk boster atau penguat,&#8221; kata pria yang tidak turut divaksin karena usai sembuh dari virus tersebut. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133333</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sutiaji Beri Alasan Juragan 99 Dilibatkan Vaksin Pertama, Gilang Sampaikan Kesiapan Divaksin</title>
		<link>https://memontum.com/sutiaji-beri-alasan-juragan-99-dilibatkan-vaksin-pertama-gilang-sampaikan-kesiapan-divaksin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2021 09:41:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gilang Widya]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133150</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Vaksinasi simbolis yang akan berlangsung Kamis (28/1) lusa, diwakili oleh 13 tokoh. Diantaranya adalah Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), tokoh agama, tenaga kesehatan, disabilitas, dan influencer. Untuk influencer milenial diwakili oleh pengusaha muda, Gilang Widya Pramana. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan alasan kuatnya menjatuhkan pilihan kepada pria berumur 31 tahun itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://memontum.com/133118-disabilitas-perawat-dan-gizi-lengkapi-daftar-vaksinasi-simbolis-kota-malang-bersama-pemilik-juragan-99-trans">Kota Malang</a></strong> &#8211; Vaksinasi simbolis yang akan berlangsung Kamis (28/1) lusa, diwakili oleh 13 tokoh. Diantaranya adalah Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), tokoh agama, tenaga kesehatan, disabilitas, dan influencer. Untuk influencer milenial diwakili oleh pengusaha muda, Gilang Widya Pramana.</p>



<p>Wali <a href="https://memontum.com/133090-wali-kota-sutiaji-belum-tertarik-membeli-genose-ugm">Kota Malang,</a> Sutiaji, mengungkapkan alasan kuatnya menjatuhkan pilihan kepada pria berumur 31 tahun itu, untuk menerima vaksin pertama.</p>



<p>&#8220;Mas Gilang adalah salah satu anak muda sukses. Dalam waktu hitungan tahun, kesuksesannya sudah luar biasa. Oleh karena itu saya ingin menunjukkan pada masyarakat, contohlah mas Gilang, meski sukses dia berani divaksin,&#8221; ungkap Sutiaji.</p>



<p>Artinya, masyarakat harus punya keberanian dan tidak perlu meragukan Pemerintah lagi dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19. Menurut Sutiaji, orang sukses saja memiliki nyali besar untuk bersedia divaksin, sehingga itu diharapkan menjadi teladan.</p>



<p>&#8220;Berarti kan sudah tidak ada keraguan dalam diri mas Gilang karena beliau bersedia besok Kamis divaksin,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Bahkan Sutiaji sudah meminta kelonggaran kepada Kementrian Kesehatan untuk menambah jumlah penerima vaksin sombolis. Awalnya berjumlah 10, kini menjadi 13, dan diantaranya adalah penyandang disabilitas tunanetra. </p>



<p>Disisi lain, Gilang Widya Pramana, mengatakan bahwa dirinya siap 100 persen untuk divaksin. &#8220;Kesiapan sudah 100 persen, kita support program pemerintah. Bahkan saya tidak sabar divaksin untuk memberi contoh kepada yang lain,&#8221; ujar Gilang.</p>



<p>Dirinya berharap masyarakat yang lain juga bisa segera divaksin agar kembali menjalani hidup normal tanpa takut tertular covid-19.</p>



<p><a href="https://memontum.com/133039-ini-dia-10-nama-penerima-vaksinasi-simbolis-kota-malang-pemilik-juragan-99-trans-masuk-daftar"><strong>Baca juga: Ini Dia 10 Nama Penerima Vaksinasi Simbolis Kota Malang, Pemilik Juragan 99 Trans Masuk Daftar</strong></a></p>



<p>&#8220;Dengan kembalinya hidup normal, otomatis roda perekonomian juga bisa berjalan normal seperti sediakala. Nanti setelah divaksin juga saya tetap akan menerapkan prokes (protokol kesehatan), rajin berolahraga, dan mengkonsumsi vitamin,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Baginya meski sudah divaksin, jangan sampai abai dan lalai untuk tetap menerapkan 5M. Mencuci tangan, Menjaga jarak, Memakai masker, Menghindari kerumunan, dan Membatas mobilitas.<strong> (cw1/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133150</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disabilitas, Perawat dan Gizi Lengkapi Daftar Vaksinasi Simbolis Kota Malang Bersama Pemilik Juragan 99 Trans</title>
		<link>https://memontum.com/disabilitas-perawat-dan-gizi-lengkapi-daftar-vaksinasi-simbolis-kota-malang-bersama-pemilik-juragan-99-trans</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2021 04:35:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gilang Widya]]></category>
		<category><![CDATA[Juragan 99 Trans]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133118</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Vaksin Sinovac kloter pertama sebanyak 10.240, sudah tiba di Kota Malang. Selanjutnya, jadwal vaksinasi simbolis pun mulai dirancang Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Jika sebelumnya sudah menyiapkan 10 daftar nama, yang salah satunya influencer pemilik Juragan 99 Trans, Gilang Widya Pramana yang akan mewakili kalangan milenial. Maka, Pemkot Malang menambah daftar penerima [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://memontum.com/133112-paralayang-mulai-digemari-anak-muda-bondowoso">Kota Malang</a> </strong>&#8211; Vaksin Sinovac kloter pertama sebanyak 10.240, sudah tiba di Kota Malang. Selanjutnya, jadwal vaksinasi simbolis pun mulai dirancang Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.</p>



<p>Jika sebelumnya sudah menyiapkan 10 daftar nama, yang salah satunya influencer pemilik Juragan 99 Trans, Gilang Widya Pramana yang akan mewakili kalangan milenial. Maka, Pemkot Malang menambah daftar penerima simbolis menjadi 13 orang.</p>



<p>Tiga nama baru itu, yakni dari perwakilan disabilitas, perawat dan perwakilan gizi. &#8220;Total nantinya ada 13 penerima simbolis. Tambahan 3 nama, dari disabilitas, PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) dan Persagi (Persatuan Ahli Gizi Indonesia),&#8221; kata Wali Kota Malang, Sutiaji, seusai menghadiri Musrenbang di Ngalam Command Center (NCC), Selasa (26/01) siang.</p>



<p>Mengenai pelaksanaan vaksinasi, Sutiaji menjelaskan, untuk pelaksanaan akan dilakukan Kamis (28/01). Kegiatan, akan dilakukan di Gedung Mini Blok Office, Kota Malang.</p>



<p>Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Malang itu menyampaikan, munculnya gagasan mengajak disabilitas dalam vaksinasi simbolis, sangatlah penting. Yakni, bahwa disabilitas menjadi pilihan agar merata tidak hanya pada tokoh semata, yang menerima vaksin simbolis.</p>



<p>&#8220;Jadi, biar banyak lapisan ada perwakilannya. Tidak hanya tokoh atau Forkopimda (Forum Koordinasi Pemimpin Daerah). Namun, untuk nama-namanya ketiga itu belum, makanya baru kami sampaikan,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/133039-ini-dia-10-nama-penerima-vaksinasi-simbolis-kota-malang-pemilik-juragan-99-trans-masuk-daftar">Baca Juga: Ini Dia 10 Nama Penerima Vaksinasi Simbolis Kota Malang, Pemilik Juragan 99 Trans Masuk Daftar</a></strong></p>



<p>Rencananya, setelah pelaksanaan vaksinasi simbolis, pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan (Nakes) sebagai prioritas pertama, akan segera dilaksanakan.</p>



<p>&#8220;Masih menunggu petunjuk. Tetapi permintaan Pemerintah Pusat, harus sesegera mungkin. Dahulu targetnya, sampai 2021 clear dan kalau bisa tidak sampai akhir tahun sudah tuntas vaksinasi,&#8221; terangnya <strong>(cw1/sit)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133118</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
