<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Guru Les &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/guru-les/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Jan 2022 13:34:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Guru Les &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pembunuhan Guru Les Piano Jember Dipicu Marah Karena Tidak Dipinjami Uang</title>
		<link>https://memontum.com/pembunuhan-guru-les-piano-jember-dipicu-marah-karena-tidak-dipinjami-uang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2022 13:34:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Les]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162052</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Motif dan modus dugaan perampokan disertai pembunuhan di Jalan Wijaya Kusuma Lingkungan Kampoeng Osing Nomor 44 Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, pada Selasa (18/01/2022) siang, akhirnya terungkap. Kasus tersebut bermula, saat korban bernama Prita Hapsari (48), meminta tolong untuk memperbaiki TV nya yang rusak. Dari situlah, kemudian berlanjut hingga pelaku tega [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Motif dan modus dugaan perampokan disertai pembunuhan di Jalan Wijaya Kusuma Lingkungan Kampoeng Osing Nomor 44 Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, pada Selasa (18/01/2022) siang, akhirnya terungkap. Kasus tersebut bermula, saat korban bernama Prita Hapsari (48), meminta tolong untuk memperbaiki TV nya yang rusak. Dari situlah, kemudian berlanjut hingga pelaku tega menghilangkan nyawa korban hanya karena tidak dipinjami uang. Sementara tersangka, dalam aksinya seorang diri.</p>



<p>Tersangka kemudian berhasil dibekuk oleh tetangga dan warga sekitar rumah korban yang tak jauh dari Stasiun Kereta Api Jember. Pelaku yang bernama Hafid Prasetya Hadi alias David (31) warga Dusun Krajan Lama, Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, saat ini ditahan sel Mapolres Jember untuk penyelidikan lebih lanjut</p>



<p>&#8220;Dari penyelidikan yang dilakukan (Tim Satreskrim Polres Jember), tersangka mendatangi rumah korban yang saat itu bermaksud untuk memperbaiki TV rusak. Atas permintaan korban,&#8221; kata Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat rilis di Mapolres Jember, Rabu (19/01/2022) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut AKP Yogi menambahkan, saat mendatangi rumah korbannya, pelaku mencoba memperbaiki TV. Namun karena TV nya dinilai rusak, disarankan harus beli baru. &#8220;Korban pun setuju. Kemudian sepakat untuk membeli TV baru seharga Rp 2 juta,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Namun mengetahui korban memiliki uang banyak, tersangka bermaksud untuk meminjam uang kepada korban. &#8220;Tapi disampaikan korban, agar TV nya ada dulu. Korban pun masuk ke dalam (ruangan dalam) rumah. Namun saat percakapan itu, diduga ada kalimat yang menyinggung tersangka. Sehingga tersangka masuk ke dalam rumah korban dan mendapati ada pisau (dapur),&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tersangka kemudian mengancam korban dengan menggunakan pisau tersebut. &#8220;Pisau itu pun dipakai tersangka untuk mengancam korban. Tersangka mengancam jika korban melawan atau tidak memberikan uang akan dilukai. Tapi terjadi perlawanan, tersangka malah mendorong korban di kamar mandi. Posisi korban saat itu juga masih memakai kain jarit dan terjatuh di dalam kamar mandi itu. Saat itulah tersangka membunuh korban,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Korban digorok lehernya menggunakan pisau yang dipegang tersangka. Namun dari penyelidikan polisi, diduga terjadi perlawanan dari korban. Sehingga polisi juga menemukan beberapa luka sayatan. Yakni pada bagian bahu sebelah kanan, lengan sebelah kiri dan pergelangan jempol sebelah kiri. &#8220;Korban kemudian meninggal (dalam kamar mandi), karena luka terbuka lebar di tubuhnya,&#8221; ujar AKP Yogi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Untuk ibu mertua korban juga diplester mulutnya oleh tersangka, karena saat kejadian berteriak minta tolong. Kemudian di dalam rumah, tersangka menggasak uang milik korban dengan total Rp 13,2 juta.</p>



<p>&#8220;Tapi kemudian saat keluar rumah, aksi tersangka diketahui tetangganya dan terjadilah perkelahian. Uang Rp 10,8 juta ada di dalam tas tersangka. Kemudian yang Rp 2,8 juta ada di halaman rumah,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Saat perkelahian dengan dua tetangga korban, salah satunya terluka tusukan pada bagian leher. Namun tersangka dapat dilumpuhkan. &#8220;Kemudian (salah seorang tetangga korban yang terluka saat perkelahian), dibawa ke RS Jember Klinik untuk mendapat perawatan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Terkait kasus tersebut, tersangka dikenai Pasal 339 KUHP Subsider Pasal 365 KUHP ayat 3 tentang pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia &#8220;Dengan ancaman hukuman 20 tahun dan seumur hidup,&#8221; ujarnya lagi.</p>



<p>Perlu diketahui, terkait kasus dugaan perampokan dan pembunuhan itu. Diketahui korban meninggal adalah Prita Hapsari, seorang wanita yang ditemukan bersimbah darah di dalam kamar mandi rumahnya. Kemudian ibu mertua korban Sri Budi Asmara Rini (76), yang mengalami luka mimisan di hidung dan mendapat perawatan di rumah sakit.</p>



<p>Sementara itu, korban lainnya adalah dua orang tetangga, Benaya Sangkakala (35) dan Juan Felix (20), diketahui mengalami luka karena berusaha untuk menangkap pelaku di luar rumah. Namun tetangga korban yang menangkap pelaku Benaya Sangkakala (35), sampai mengalami luka tusukan pada bagian lehernya dan sampai harus mendapat perawatan di RS Jember Klinik, Jember. <strong>(ark/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162052</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembunuhan Guru Les Piano Jember, Dikenal Baik dan Pemalu</title>
		<link>https://memontum.com/pembunuhan-guru-les-piano-jember-dikenal-baik-dan-pemalu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2022 13:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Les]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162049</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kematian Diah Budi Pritasari atau akrab dipanggil Ita (48), mengejutkan banyak koleganya. Ita meninggal dunia di tangan tersangka Hafid Prasetya Hadi (31) warga Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Jember, Selasa (18/01/2022) siang. Penyesalan dan keprihatinan juga ditunjukan teman Alumni SMA Negeri 1 Jember. Ita sendiri tercatat lulusan SMA Negeri 1 Jember tahun 1991. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Kematian Diah Budi Pritasari atau akrab dipanggil Ita (48), mengejutkan banyak koleganya. Ita meninggal dunia di tangan tersangka Hafid Prasetya Hadi (31) warga Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Jember, Selasa (18/01/2022) siang. Penyesalan dan keprihatinan juga ditunjukan teman Alumni SMA Negeri 1 Jember. Ita sendiri tercatat lulusan SMA Negeri 1 Jember tahun 1991.</p>



<p>Menurut Agus Mashudi, salah satu teman Ita semasa bersekolah di SMA terbaik di Kabupaten Jember tersebut, bahwa peristiwa pembunuhan itu mengejutkan dirinya dan teman-teman alumni. &#8220;Ita itu teman sekelas saya di SMA 1 Jember angkatan tahun 1991,&#8221; ujar Agus MM di kantornya yang ada di Rollas Cafe, Rabu (19/01/2022) tadi.</p>



<p>Dirinya mengetahui kasus ini dari grup WhatsApp alumni bahwa Ita telah menjadi korban pembunuhan. &#8220;Saya dapat informasi kalau Ita menjadi korban dari grup WA Alumni. Saya sama Ita dulu sekelas di kelas Sosial,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Agus mengenal korban selama ini sebagai sosok perempuan baik, lemah lembut dan cenderung pemalu. &#8220;Ita yang saya kenal itu sosok yang lemah lembut dan pemalu. Di grup WA alumni pun juga jarang komentar,&#8221; katanya.</p>



<p>Beberapa jam tepatnya sebelum meninggal, tepatnya sekitar pukul 10.41, wanita berkacamata dan berkulit putih tersebut membuat status di WA &#8216;Jantungku Berdegup Kencang Setiap Kali Stalking&#8217;. Kemudian Ita menambah status yang dibuatnya dengan emoticon menutup mulut dan senyum lebar.</p>



<p>Beberapa jam setelah status tersebut diunggahnya, sekitar pukul 14.30, guru les piano tersebut harus meregang nyawa setelah dibunuh dengan pisau dapur di kamar mandi oleh seorang tukang servis tv. Status yang dibuat di WA pribadi korban itu seolah menjadi firasat kematiannya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Apapun alasannya, pelaku ini sadis dan kejam sehingga layak di hukum mati, karena korban ini wanita lemah dan tak berdaya. Apa lagi yang ada di rumah tersebut hanya ada dia dan ibunya yang sudah tua,&#8221; kata Agus.</p>



<p>Seperti diketahui, kasus pembunuhan tersebut bermotif dan modus dugaan perampokan. Peristiwa tersebut terjadi di rumah Sri Budi Asmoro Rini atau Rin Hartana di Jalan Wijaya Kusuma Lingkungan Kampoeng Osing Nomor 44 Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, Selasa (18/01/2022) kemarin.</p>



<p>Kasus tersebut bermula saat korban sebelumnya meminta tolong untuk memperbaiki TV nya yang rusak. Pelaku harus menghilangkan nyawa korbannya hanya karena tidak meminjamkan uang kepada tersangka David.</p>



<p>Tersangka beraksi seorang diri dan berhasil dibekuk oleh tetangga serta warga sekitar rumah korban yang tak jauh dari Stasiun Kereta Api Jember. Pelaku yang bernama Hafid Prasetya Hadi alias David (31), warga Dusun Krajan Lama, Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, saat ini ditahan sel Mapolres Jember, untuk penyelidikan lebih lanjut</p>



<p>&#8220;Dari penyelidikan yang dilakukan (Tim Satreskrim Polres Jember), modus tersangka adalah mendatangi rumah korban yang saat itu bermaksud untuk memperbaiki TV rusak. Atas permintaan korban,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat rilis di Mapolres Jember, Rabu (19/01/2022). <strong>(rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162049</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
