<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Hari Guru &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hari-guru/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Dec 2022 08:47:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Hari Guru &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gebyar HUT PGRI ke 77 dan HGN Kota Malang, Wali Kota Sutiaji Beri Pesan Kesejahteraan Guru</title>
		<link>https://memontum.com/gebyar-hut-pgri-ke-77-dan-hgn-kota-malang-wali-kota-sutiaji-beri-pesan-kesejahteraan-guru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2022 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[HUT PGRI]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180241</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Puncak HUT PGRI ke 77 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2022, Wali Kota Malang, Sutiaji, beri pesan tegas. Utamanya, yakni agar kesejahteraan para guru di Kota Malang, wajib dan bisa terus untuk ditingkatkan. Sebab, mereka (guru) menjadi monitor pertama anak dalam pendidikan. Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Puncak HUT PGRI ke 77 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2022, Wali Kota Malang, Sutiaji, beri pesan tegas. Utamanya, yakni agar kesejahteraan para guru di Kota Malang, wajib dan bisa terus untuk ditingkatkan. Sebab, mereka (guru) menjadi monitor pertama anak dalam pendidikan.</p>



<p>Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, menyampaikan jika pihaknya mengapresiasi atas kinerja guru yang selalu mendidik, dan memberikan ilmu kepada para siswa. Namun, kesejahteraan bagi guru masih belum diberikan secara maksimal.</p>



<p>“Kita beri apresiasi untuk para guru-guru di Kota Malang, karena mereka sebagai monitor pertama anak di sekolah untuk mencerdaskan, dan membangun bangsa. Tetapi, ada keprihatinan bagi mereka karena kesejahteraan guru masih dikesampingkan,” ujar Wali Kota Sutiaji, dalam acara Gebyar HUT ke 77 PGRI dan HGN Kota Malang, di GOR Ken Arok Kota Malang, Selasa (20/12/2022) tadi.</p>



<p>Karena itu, pihaknya juga mengatakan, jika akan terus memaksimalkan dana yang dimiliki oleh daerah untuk meningkatkan kesejahteraan para guru. Selain itu, potensi daerah juga akan terus dikuatkan untuk membantu keberlangsungan para guru.</p>



<p>“Kami berupaya semaksimal mungkin melalui dana yang dimiliki oleh daerah dan mudah-mudahan potensi daerah bisa kita kuatkan. Sehingga kesejahteraan guru semakin hari semakin bisa kita tingkatkan,” lanjutnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, jika dalam meningkatkan kesejahteraan tersebut, juga harus ada kesadaran dari semua bangsa. Karena pendidikan anak begitu penting, untuk membangun sebuah bangsa. Sehingga, negara juga harus hadir dan terlibat dalam pembelajaran siswa.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>“Ada keprihatinan, ada kebanggaan, bangganya guru tidak pernah melihat berapa nominal gajinya (tanpa pamrih), tetapi dengan pekerjaan itu dibukakan rezeki lainnya. Karena itu negara harus hadir, untuk memberikan perhatian kepada mereka yang terlibat dalam proses pembelajaran,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan jika dalam gelaran tersebut juga menghadirkan para siswa. Tentu, dengan harapan kedepan siswa bisa mencontoh kebaikan dari para guru yang telah mengabdi, tanpa pamrih.</p>



<p>“Harapan kami dengan menghadirkan teman-teman siswa dari osis, mereka bisa mencontoh dari guru-guru yang sudah lama mengabdi tanpa pamrih dan menjadikan itu sebuah motivasi bagi mereka,” katanya.</p>



<p>Kemudian, mengenai kesejahteraan para guru, dirinya mengatakan jika guru di Sekolah Negeri Kota Malang, juga sudah diberikan insentif setiap bulannya. Dimana dari guru Paud, TK, SD, dan SMP mendapat besaran insentif yang berbeda.</p>



<p>“Dari PAUD, termasuk TK, itu sudah ada insentif per bulannya Rp 600 ribu. Kemudian, untuk SD/SMP, GTT-PTT itu sudah kita Perwalkan,” tambah Suwarjana.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut juga telah diberikan penghargaan kepada tiap-tiap sekolah yang telah berprestasi dalam perlombaan yang telah diselenggarakan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180241</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Momen HUT Ke-77 PGRI dan Hari Guru, Cak Thoriq Gelar Giat Jagong Bareng Bupati dan Wabup Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-momen-hut-ke-77-pgri-dan-hari-guru-cak-thoriq-gelar-giat-jagong-bareng-bupati-dan-wabup-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2022 02:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[HUT PGRI]]></category>
		<category><![CDATA[PGRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179124</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Jagong Bareng bersama Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, menjadi salah satu momen yang dikemas dalam Peringatan HUT Ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional di Kabupaten Lumajang. Kegiatan tersebut, digelar di GOR Wira Bhakti Lumajang, Rabu (30/11/2022) tadi. Dalam kesempatan itu, sejumlah anggota PGRI banyak bertanya mengenai kebijakan pemerintah terkait penerimaan Pegawai Pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Jagong Bareng bersama Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, menjadi salah satu momen yang dikemas dalam Peringatan HUT Ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional di Kabupaten Lumajang. Kegiatan tersebut, digelar di GOR Wira Bhakti Lumajang, Rabu (30/11/2022) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, sejumlah anggota PGRI banyak bertanya mengenai kebijakan pemerintah terkait penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Karena, penerimaan P3K tahun 2022, dianggap masih belum berpihak dan belum sesuai dengan harapan para guru honorer di Kabupaten Lumajang. Utamanya, para guru honorer yang sudah berusia lanjut.</p>



<p>Selain itu, dalam sesi Jagong Bareng itu, anggota PGRI juga menilai formasi yang dibuka pada perekrutan P3K, belum mengakomodir semua guru mata pelajaran maupun jenjang pendidikan.</p>



<p>Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, merespon itu menjelaskan bahwa kebijakan penerimaan P3K merupakan kebijakan pemerintah pusat. Sementara peran pemerintah daerah, memberikan usulan kepada pusat.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, kata Cak Thoriq-sapaan bupati, pemerintah daerah juga terganjal dengan Dana Alokasi Umum (DAU) dari APBN yang masih belum mendapatkan kejelasan. Apakah ada penambahan alokasi khusus untuk P3K.</p>



<p>&#8220;Memang anggaran P3K itu dari APBN, yang masuk dalam DAU yang ditransfer ke daerah. Tetapi, itu juga tidak ada penambahan khusus bagi P3K. Sedangkan DAU, kita juga untuk program guru Non NIP,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Bupati pun mengajak seluruh guru yang masih berstatus honorer, untuk tetap berdoa dan berjuang bersama demi kesejahteraan. Disampaikannya, bahwa pemerintah daerah tidak pernah menutup mata terhadap kesejahteraan para guru.</p>



<p>&#8220;Kami semua mengerti dan memahami guru-guru yang di Lumajang, ini sangat luar biasa. Bagaimana nanti kita bersama-sama meningkatkan kesejahteraan para guru di Lumajang,&#8221; terang dia.</p>



<p>Sementara, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa jauh sebelum ada pengumuman P3K, pemerintah daerah sudah mengupayakan peningkatan kesejahteraan melalui program penghasilan tambahan untuk guru Non NIP.</p>



<p>&#8220;Kami mengupayakan untuk terus tidak melupakan terkait dengan kesejahteraan guru. Dahulu ada honor guru yang Rp 150 ribu, tetapi sekarang sudah Rp 500 ribu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Wabup meyakinkan para guru honorer, bahwa pemerintah daerah akan selalu berjuang dan berupaya untuk peningkatan kesejahteraan para guru di Kabupaten Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179124</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan Peringatan HUT Ke-77 PGRI dan Hari Guru, Wali Kota Sutiaji Ikuti Gelaran Senam Bersama Disdikbud Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-peringatan-hut-ke-77-pgri-dan-hari-guru-wali-kota-sutiaji-ikuti-gelaran-senam-bersama-disdikbud-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2022 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HUT PGRI]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178873</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka memperingati HUT Ke-77 PGRI, Hari Guru Nasional dan Hari Anti Korupsi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tahun 2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menggelar senam sehat, yang diikuti oleh ribuan tenaga pendidik (tendik) dan siswa, di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (26/11/2022) pagi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati HUT Ke-77 PGRI, Hari Guru Nasional dan Hari Anti Korupsi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tahun 2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menggelar senam sehat, yang diikuti oleh ribuan tenaga pendidik (tendik) dan siswa, di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (26/11/2022) pagi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, Bunda PAUD Kota Malang, Widayati Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso serta jajaran Kepala Dinas Kota Malang.</p>



<p>Dalam peringatan tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, berharap agar ke depan para tendik bisa menggali potensi para siswa. Apalagi, metode dalam pembelajaran yang digunakan yakni Merdeka Belajar.</p>



<p>“Jangan sampai pernah ada doktrin guru yang menjudge anak, bahwa kamu nggak bisa. Karena sebenarnya, Merdeka Belajar itu menggali potensi anak. Saya ucapkan dirgahayu untuk para guru dan terima kasih untuk jasa-jasanya,” tegas Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Kadisdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa dalam peringatan tersebut juga untuk saling bersosialisasi sesama tendik. Apalagi, dalam dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19 gelaran tersebut tidak dilaksanakan.</p>



<p>“Ini kita gelar, karena sudah dua tahun lamanya tidak bersosialisasi antar sekolah dan sebagainya. Ini adalah kerja bareng dengan teman-teman PGRI Kota Malang,” ujar Suwarjana.</p>



<p>Selain itu, dirinya berharap dengan kegiatan tersebut juga untuk saling intropeksi diri dan menanamkan kejujuran pada siswa. Karena gelaran tersebut, juga dalam memperingati Hari Anti Korupsi Pemkot Malang 2022.</p>



<p>“Kita menanamkan kejujuran kepada anak-anak kita. Kemarin rencananya tidak kita hadirkan (siswa) tapi kita hadirkan untuk menangkal sejak dini atas perbuatan yang tidak jujur,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, selain untuk menerapkan kejujuran pada siswa, juga diajarkan untuk berkreasi, serta berinovasi. Agar para siswa bisa lebih terdorong untuk belajar, apalagi sistem pembelajaran yang diterapkan yakni Merdeka Belajar.</p>



<p>“Metode pembelajaran itu bukan hanya melalui buku, tapi dimanapun adalah sebuah sumber bahan ajar. Yang jelas, sekarang ini kita juga sudah memberlakukan kantin kejujuran. Kemudian pembelajaran sekarang sudah merdeka belajar, dan bukan anak yang mengikuti guru, tapi guru yang mengikuti anak,” jelasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam peringatan Hari Guru tersebut, juga ada beberapa rangkaian peringatannya. Seperti yang telah dilakukan Jumat (25/11/2022) kemarin, yaitu ada doa bersama yang melibatkan semua guru dan siswa dilakukan luring dan daring. Kemudian, senam sehat yang dilakukan pada hari ini, lalu seminar dan beberapa perlombaan serta puncak peringatan yang akan digelar pada, Sabtu (17/12/2022) mendatang. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178873</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Peringatan Hari Guru Nasional, Seminar dan Penghargaan Guru Berprestasi, Wali Kota Malang Ingatkan Fasilitator Potensi Anak</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-peringatan-hari-guru-nasional-seminar-dan-penghargaan-guru-berprestasi-wali-kota-malang-ingatkan-fasilitator-potensi-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2022 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178602</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, menghadiri acara peringatan &#8216;Hari Guru Nasional 2022 dan Seminar Pendidikan serta Penghargaan Guru Berprestasi dalam kegiatan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT)&#8217; di salah satu hotel di Kota Malang, Minggu (20/11/2022) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan bahwa setiap anak diciptakan oleh Tuhan dengan kemampuan dan kelebihan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, menghadiri acara peringatan &#8216;Hari Guru Nasional 2022 dan Seminar Pendidikan serta Penghargaan Guru Berprestasi dalam kegiatan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT)&#8217; di salah satu hotel di Kota Malang, Minggu (20/11/2022) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan bahwa setiap anak diciptakan oleh Tuhan dengan kemampuan dan kelebihan masing-masing. Karenanya, tidak boleh ada guru yang menyampaikan ataupun menjustifikasi anak itu bodoh.</p>



<p>“Ibarat tanaman, anak-anak itu ada padi, ada lombok, ada tomat. Tiap anak-anak memiliki karakter dan potensinya masing-masing. Tugas pendidik adalah bisa menjadi fasilitator untuk memaksimalkan potensi anak,” jelas Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Orang nomor satu di lingkungan Pemerintahan Kota Malang itu menambahkan, meskipun Kota Malang kotanya kecil, namun kota ini merupakan kota santri dan juga kota pendidikan. Kota Malang hanya terdiri dari lima kecamatan, namun memiliki 58 perguruan tinggi.</p>



<p>Dengan kenyataan ini, tambahnya, sejak awal diberikan kepercayaan memimpin Kota Malang, pihaknya selalu memperhatikan dan memprioritaskan pendidikan. Untuk itu, dirinya berterima kasih kepada guru JSIT se-Jawa Timur atas digelarnya acara ini.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>“Kami atas nama masyarakat Kota Malang mengapresiasi kiprah JSIT untuk turut serta membangun dan memberi warna dunia pendidikan. Semoga JSIT ke depan semakin maju dan berkembang,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Ketua Panitia, Muhammad Endris Effendi, mengungkapkan terima kasihnya atas kehadiran Wali Kota Malang, dalam kegiatan ini. Kehadiran wali kota semakin meningkatkan semangat JSIT untuk terus berkiprah memajukan Indonesia melalui dunia pendidikan.</p>



<p>“Kegiatan ini juga merupakan upaya JSIT untuk memberikan apresiasi atas kiprah guru-guru dalam mendedikasikan hidupnya untuk mendidik anak anak,” terang Endris.</p>



<p>JSIT di Jawa Timur, tambahnya, ada 388 sekolah dan 6 ribu guru. Banyaknya sekolah dan guru yang dimiliki JSIT, ini diharapkan bisa semakin banyak berperan dan berkiprah memberikan sumbangsih nyata untuk bangsa dan negara. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178602</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri HUT Ke-76 PGRI dan Hari Guru Nasional, Wali Kota Malang Ingatkan Tugas Berat Guru</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-hut-ke-76-pgri-dan-hari-guru-nasional-wali-kota-malang-ingatkan-tugas-berat-guru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2021 13:06:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Ke-76 PGRI]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160726</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, menghadiri puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Kota Malang 2021, Kamis (23/12/2/21). Kegiatan yang bertajuk &#8216;Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan&#8217;, digelar di Islamic Center Kota Malang. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Malang menyampaikan bahwa perlunya perbaikan akhlak yang harus diselesaikan bersama. &#8220;Perlu kita pahami bahwa saat ini literasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, menghadiri puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Kota Malang 2021, Kamis (23/12/2/21). Kegiatan yang bertajuk &#8216;Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan&#8217;, digelar di Islamic Center Kota Malang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Malang menyampaikan bahwa perlunya perbaikan akhlak yang harus diselesaikan bersama. &#8220;Perlu kita pahami bahwa saat ini literasi yes, tetapi saat ini problem kita semua yakni problem akhlak. Maka, ini harus kita selesaikan bersama,&#8221; kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Wali Kota juga menegaskan, bahwa sejatinya guru adalah potret orang tua. &#8220;Saya sering sampaikan kepada orang tua, bahwa tugas mendidik anak bukanlah tugas guru saja. Tetapi, karena keterbatasan literasi orang tua, baik keterbatasan pedagogik, afektif dan psikomotorik. Maka, orang tua menitipkan kepada lembaga pendidikan untuk bagaimana mendidik anak dengan baik,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sutiaji juga menekankan, bahwa tugas guru sangatlah berat. Dirinya juga menyatakan, bahwa saat ini bukan saatnya evolusi, akan tetapi revolusi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Tentunya dimulai dari pendidikan. Saya selalu menekankan bahwa saat ini bukan saatnya lagi siswa kelas 1 dan 2 untuk diajarkan Calistung. Tetapi, membangun kebiasaan baik untuk anak itu lebih penting. Pendekatan karakter seperti halnya implementasi dari pedagogik, psikomotorik, dan afektif harus ditanamkan sedini mungkin,&#8221; paparnya.</p>



<p>Selain itu, Wali Kota Malang juga menyayangkan terkait kesejahteraan guru yang rendah. &#8220;Kalau guru hanya disuruh mengajar, sementara secara materi guru tidak dipikirkan, maka jangan berharap guru bisa profesional,&#8221; ungkap Sutiaji.</p>



<p>Wali Kota Malang juga berharap, ke depan guru semakin proaktif dan produktif menyesuaikan era digitalilasi yang ada. &#8220;Harus berubah, gunakan alat komunikasi atau HP yang ada gunakan sebaik-baiknya, agar lebih manfaat,&#8221; terang Sutiaji.</p>



<p>Ketua PGRI Kota Malang, Burhanuddin, dalam kesempatan itu berharap agar guru tidak boleh menyerah menghadapi perkembangan globalisasi. &#8220;Guru harus siap berubah mengikuti perkembangan irama yang ada. Ke depan mungkin, tantangan guru semakin massif. Pembelajaran Blended Learning harus kembali ditajamkan, disertai inovasi dan kolaborasi,&#8221; tutur Burhanuddin. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160726</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Batu Dewanti Rumpoko Hadiri Upacara Hari Guru</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-batu-dewanti-rumpoko-hadiri-upacara-hari-guru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2019 12:57:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru]]></category>
		<category><![CDATA[PGRI Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[walikota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100505-walikota-batu-dewanti-rumpoko-hadiri-upacara-hari-guru</guid>

					<description><![CDATA[MEMONTUM KOTA BATU &#8211; Upacara memperingati hari guru yang dihadiri oleh ribuan anggota PGRI Kota Batu di Stadion Brantas (26/11/2019) berlangsung sederhana dan khidmad. Dalam upacara tersebut Walikota Batu Dewanti Rumpoko hadir bersama forkompimda serta bertindak sebagai inspektur. Dalam kesempatan wawancara Bude mengungkapkan akan terus melakukan evaluasi terhadap kesejahteraan guru yang selama ini banyak dikeluhkan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEMONTUM KOTA BATU </strong>&#8211; Upacara memperingati hari guru yang dihadiri oleh ribuan anggota PGRI Kota Batu di Stadion Brantas (26/11/2019) berlangsung sederhana dan khidmad. Dalam upacara tersebut Walikota Batu Dewanti Rumpoko hadir bersama forkompimda serta bertindak sebagai inspektur. Dalam kesempatan wawancara Bude mengungkapkan akan terus melakukan evaluasi terhadap kesejahteraan guru yang selama ini banyak dikeluhkan.</p>
<p>&#8220;Kalau guru PNS jelas sudah standart. Namun untuk guru honorer akan kami pikirkan karena kalau bisa seluruhnya bisa mendapatkan gaji sesuai UMK,&#8221; terang wanita yang akrab disapa Bude tersebut.</p>
<p>Ia juga menerangkan pihaknya saat ini juga tidak menampik bahwa masih ada beberapa guru yang tidak mendapatkan gaji UMK karena memiliki jam mengajar yang singkat seperti guru TK atau guru honorer yang hanya memiliki 2 jam mengajar.</p>
<p>Sementara itu menurut salah satu guru yang tidak mau disebutkan namanya mengaku memang dirinya belum pernah mendapatkan gaji UMK. &#8220;Hanya dapat Rp. 500 ribu dari Insentif dan Rp. 400 ribu dari sekolah padahal saya sudah mengajar selama 3 tahun,&#8221;</p>
<p>Wanita yang biasa mengajar dikawasan sekolah menengah pertama kecamatan Junrejo tersebut juga menjelaskan bahwa dirinya saat ini bisa memenuhi kebutuhan dengan melakukan kerja sampingan dengan jual beli online dan memberikan les terhadap anak-anak di sekitar tempat tinggalnya. &#8220;Kalau hasil jelas lebih besar dari kerja sampingan. Namun saya tetap mencintai profesi guru karena mencerdaskan anak bangsa merupakan panggilan dari hati,&#8221; tukasnya.<strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100505</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
