<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Himpaudi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/himpaudi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Aug 2025 15:12:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Himpaudi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Audiensi bersama Himpaudi, Ketua TP PKK Lumajang Tegaskan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini</title>
		<link>https://memontum.com/audiensi-bersama-himpaudi-ketua-tp-pkk-lumajang-tegaskan-pentingnya-pendidikan-anak-usia-dini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Himpaudi]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224914</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pilar utama dalam membangun masa depan bangsa yang sehat, cerdas dan berkarakter. Hal ini ditegaskan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat menerima audiensi dari Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Lumajang, di Rumah Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pilar utama dalam membangun masa depan bangsa yang sehat, cerdas dan berkarakter. Hal ini ditegaskan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat menerima audiensi dari Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Lumajang, di Rumah Dinas Wakil Bupati Lumajang, Selasa (12/08/2025) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa pendidikan anak usia dini bukan sekadar memberikan pengetahuan dasar, melainkan juga membangun karakter, moral dan potensi holistik anak. &#8220;Ini adalah fase emas yang menentukan kualitas sumber daya manusia masa depan dan kunci keberhasilan pembangunan nasional,” kata Ketua TP PKK Dewi.</p>



<p>Dirinya juga menyoroti, mengenai peran strategis pendidik PAUD yang tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing karakter dan penggerak perkembangan sosial emosional anak sejak usia paling awal. “Pendidik PAUD adalah agen perubahan yang bertugas menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, kepedulian dan rasa nasionalisme yang kelak akan membentuk jiwa kebangsaan kuat,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Audiensi yang diadakan sebagai bagian dari silaturahmi dan forum diskusi kebijakan, ini menjadi wadah penting untuk merumuskan strategi penguatan kualitas pendidikan anak usia dini di Lumajang. Himpaudi memaparkan berbagai tantangan di lapangan, mulai dari kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga pendidik hingga pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap dinamika zaman.</p>



<p>Ketua TP PKK Dewi juga menyatakan komitmen penuh TP PKK, untuk mendukung Himpaudi melalui kolaborasi intensif, pelatihan berkelanjutan, serta pembentukan ekosistem pembelajaran yang kondusif dan inklusif. “Kerja sama lintas sektor ini harus diperkuat agar kualitas PAUD di Lumajang mampu berkontribusi nyata dalam mencetak generasi unggul, berdaya saing dan berjiwa patriotik,” tambahnya.</p>



<p>Menurutnya, investasi dalam pendidikan anak usia dini adalah investasi jangka panjang yang hasilnya akan terlihat dalam peningkatan kualitas hidup dan daya saing bangsa di masa depan. “Semakin kuat fondasi karakter dan kecerdasan anak sejak dini, semakin kokoh pula fondasi bangsa ini menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan zaman,” tambahnya.</p>



<p>Dalam audiensi ini, diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mempererat sinergi dan memperluas jaringan kerja sama antara TP PKK, Himpaudi, pemerintah dan masyarakat dalam rangka mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Orientasi Kepemimpinan Himpaudi, Kadisbud Lumajang Ingatkan Kolaborasi Peningkatan Kualitas Pendidikan</title>
		<link>https://memontum.com/buka-orientasi-kepemimpinan-himpaudi-kadisbud-lumajang-ingatkan-kolaborasi-peningkatan-kualitas-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Himpaudi]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kadisbud]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[orientasi]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214990</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lumajang, Nugraha Yudha Mudiarto, membuka pelaksanaan kegiatan Orientasi Kepemimpinan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) 2024. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Christian School Permata Tunas Daud ini, diikuti oleh 98 pengurus Himpaudi dari 21 kecamatan di Lumajang. Terkait kegiatan itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lumajang, Nugraha Yudha Mudiarto, membuka pelaksanaan kegiatan Orientasi Kepemimpinan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) 2024. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Christian School Permata Tunas Daud ini, diikuti oleh 98 pengurus Himpaudi dari 21 kecamatan di Lumajang.</p>



<p>Terkait kegiatan itu, Kadisbud mengatakan sangat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Orientasi Kepemimpinan Himpaudi. Itu karena, kegiatan orientasi kepemimpinan sangat penting untuk meningkatan kapasitas jajaran pengurus Himpaudi, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan.</p>



<p>&#8220;Kepemimpinan yang kuat dan efektif sangat penting bagi Himpaudi untuk memajukan pendidikan anak usia dini di Lumajang,&#8221; kata Yudha, Jumat (04/10/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai materi. Seperti manajemen organisasi, komunikasi efektif dan strategi pengembangan organisasi. Sehingga, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan nara sumber dan sesama pengurus Himpaudi.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Yudha berpesan, agar Himpaudi dapat menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk, organisasi profesi dan stakeholder pendidikan lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. &#8220;Dengan kolaborasi yang baik, Himpaudi dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Lumajang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua PB Himpaudi Kabupaten Lumajang, Endang Satrianingsih, mengungkapkan bahwa kegiatan orientasi kepemimpinan tersebut bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada pengurus Himpaudi tentang pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam menjalankan organisasi. &#8220;Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin Himpaudi yang berkualitas dan mampu membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214990</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Beri Apresiasi Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut Moda Luring Tersistem Himpaudi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-beri-apresiasi-diklat-berjenjang-tingkat-lanjut-moda-luring-tersistem-himpaudi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jan 2024 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berjenjang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Diklat]]></category>
		<category><![CDATA[Himpaudi]]></category>
		<category><![CDATA[lanjut]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tersistem]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205122</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri acara penyerahan sertifikat kelulusan kepada 199 peserta Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut Moda Luring Tersistem Himpaudi Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang, Rabu (24/01/2024) tadi. Kegiatan ini, juga dihadiri oleh Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, Ketua Pokja Bunda Paud sekaligus Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri acara penyerahan sertifikat kelulusan kepada 199 peserta Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut Moda Luring Tersistem Himpaudi Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang, Rabu (24/01/2024) tadi. Kegiatan ini, juga dihadiri oleh Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, Ketua Pokja Bunda Paud sekaligus Ketua 1 TP PKK Kabupaten Malang, Hj Hanik Dwi Didik Gatot Subroto, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang dan Camat Kepanjen.</p>



<p>Bupati Malang dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, para pengajar dan seluruh pihak terkait yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan diklat ini. Bahwa, keberhasilan ini tidak terlepas dari dedikasi dan kerja keras dari para panitia pengajar dan seluruh pihak terkait.</p>



<p>Seperti yang diketahui, bahwa diklat berjenjang yang dilaksanakan oleh Himpaudi merupakan bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Malang, dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan anak usia dini. &#8220;Anak-anak adalah aset berharga bagi bangsa dan pendidikan yang berkualitas di usia dini akan membentuk fondasi yang kokoh bagi perkembangan mereka di masa depan. Adapun keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan dan semangat juang yang luar biasa,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Sepanjang proses pendidikan dan pelatihan, Bupati Malang berharap agar semua ilmu dan keterampilan dapat menjadi landasan kokoh dalam melaksanakan tugas sebagai tenaga pendidik anak usia dini yang profesional. Terlebih, pendidikan anak pada usia dini dilaksanakan pada masa keemasan atau golden age.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, dengan adanya standar kompetensi, maka guru senior maupun guru muda akan terdorong untuk meningkatkan kualitasnya. Terlebih pada sektor pendidikan anak usia dini, kompetensi yang penting dimiliki adalah kompetensi profesional dan pedagogik.</p>



<p>&#8220;Pelaksanaan diklat lanjutan yang telah diikuti mulai bulan September sampai Desember 2023 lalu, menjadi jembatan untuk mempersiapkan para pendidik agar memiliki kompetensi yang matang sebagai Guru PAUD,” tambah Bupati Malang.</p>



<p>Di akhir sambutan, dirinya mengajak untuk terus bersinergi dan bekerja sama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang, khususnya di bidang pendidikan anak usia dini. Dimana, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.</p>



<p>“Melalui program peningkatan kompetensi ini, artinya kita telah turut ambil bagian dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing tinggi,” papar Bupati Malang. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205122</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Peringatan HUT Ke-18 Himpaudi Trenggalek, Ini Pesan Novita Hardiny</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-peringatan-hut-ke-18-himpaudi-trenggalek-ini-pesan-novita-hardiny</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Sep 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[Himpaudi]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198541</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, berharap pendidik PAUD bisa menjaga komitmen memberikan layanan pendidikan yang optimal. Hal itu disampaikan, saat hadir dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-18 Perhimpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Trenggalek. Dijelaskan Bunda PAUD, bahwa pendidikan anak usia dini sebagai pondasi bagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, berharap pendidik PAUD bisa menjaga komitmen memberikan layanan pendidikan yang optimal. Hal itu disampaikan, saat hadir dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-18 Perhimpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Dijelaskan Bunda PAUD, bahwa pendidikan anak usia dini sebagai pondasi bagi setiap anak dalam proses tumbuh kembangnya, sangatlah penting. Hal itu pula, yang menjadi perhatian serius bagi istri Bupati Trenggalek ini, untuk terus didorong agar maju berkembang.</p>



<p>&#8220;HUT Ke-18 HIMPAUDI merupakan semangat baru yang harus kita tandai setiap tahun. Membangkitkan dan melahirkan semangat baru dan keyakinan bahwa, seluruh anggota Himpaudi harus menjaga komitmen memberikan layanan pendidikan yang optimal dan berkualitas untuk anak-anak didik,&#8221; ucap Novita saat dikonfirmasi di GOR Gajah Putih Trenggalek, Rabu (20/09/2023) siang.</p>



<p>Dikatakan Novita, jika saat ini dirinya tengah fokus berkampanye soal masa transisi PAUD ke SD agar lebih menyenangkan. Seperti halnya, meniadakan baca, tulis dan hitung (Calistung).</p>



<p>&#8220;Artinya bukan berarti tidak ada calistung, melainkan tidak memaksa anak-anak itu untuk benar benar bisa. Intinya, anak harus bahagia, anak harus hidup 100 persen dan yang paling penting menitik beratkan kepada pendidikan karakter,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dari pendidikan karakter ini, ujarnya, akan muncul pemahaman yang sama antar semua guru yang ada di masing-masing lembaga. Karena tidak hanya Himpaudi, namun juga ada IGTKI, PGRI dan sebagainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Maka dari itu, ujarnya, Pemerintah Daerah juga harus mendorong dan memahami apa kebutuhan para guru. Dengan demikian, mereka akan lebih mudah menyampaikan pemahaman itu kepada anak-anak.</p>



<p>Masih kata Novita, tidak hanya berupa penghasilan saja yang menjadi semangat mereka. Tapi juga harus dibukakan cakrawala pemikirannya. Belajar dan terus belajar, mendapatkan pelatihan, mendapatkan tambahan pengalaman sehingga mereka semakin kaya lagi pengalamannya.</p>



<p>&#8220;Dengan begitu mereka bisa mengetahui banyak pengetahuan baru, bisa dimulai dari ber-digital. Dari digital, mereka bisa mengetahui cara parenting yang tepat untuk anak-anak,&#8221; terang Novita.</p>



<p>Kemudian, sambungnya, memberi pemahaman cara untuk bisa menghindarkan adanya pembullyan di sekolah, kekerasan yang ada di sekolah. Setidaknya mereka juga bisa di upgrade pengalamannya. &#8220;Saya sebagai wakil dari pemerintah, mungkin akan me-encourage (mendorong) Dinas Pendidikan sehingga juga fokus meningkatkan kapasitas dari setiap pendidik PAUD,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Saat ini, Presiden Joko Widodo tengah mempersiapkan infrastruktur yang luar biasa untuk Indonesia maju. Tentunya, perlunya upaya untuk menyambutnya dengan menyiapkan generasi bangsa sejak dini.</p>



<p>&#8220;Kalau semua infrastruktur sudah dipersiapkan oleh bapak Presiden Joko Widodo, maka mau tidak mau kita sebagai penggunanya harus bisa skill up. Harus bisa melampaui dari apa yang menjadi zona nyaman. Kalau kita mau bertumbuh kita harus berani untuk tidak nyaman. Tidak nyamannya untuk belajar untuk tidak menjadi mental blok. Mental blok disini kebiasaan yang sudah terbangun cukup lama, kadang untuk merubah itu susah. Maka dari itu sumberdaya manusia ini adalah kunci agar Indonesia ini siap menjadi negara maju,&#8221; papar Novita. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198541</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Gebyar HUT Ke-18 Himpaudi Donomulyo, Bupati Malang Tegaskan Pentingnya Pendidikan Anak</title>
		<link>https://memontum.com/buka-gebyar-hut-ke-18-himpaudi-donomulyo-bupati-malang-tegaskan-pentingnya-pendidikan-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[Himpaudi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198337</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Anak bagaikan selembar kertas putih yang belum tercoret apapun. Oleh karena itu, peran orang tua dan guru sangat penting untuk memberikan pendidikan yang terbaik. Hal itu, ditegaskan oleh Bupati Malang, Sanusi, saat membuka Gebyar HUT Ke-18 Himpaudi Tingkat Kecamatan Donomulyo, di Kolam Renang Pujangga, Desa Purworejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Sabtu (16/09/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Anak bagaikan selembar kertas putih yang belum tercoret apapun. Oleh karena itu, peran orang tua dan guru sangat penting untuk memberikan pendidikan yang terbaik. Hal itu, ditegaskan oleh Bupati Malang, Sanusi, saat membuka Gebyar HUT Ke-18 Himpaudi Tingkat Kecamatan Donomulyo, di Kolam Renang Pujangga, Desa Purworejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Sabtu (16/09/2023) pagi.</p>



<p>Turut memeriahkan acara tersebut, diantaranya Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Donomulyo serta kurang lebih 619 anak yang didampingi oleh orang tua atau wali murid dan para guru dari lembaga PAUD, KB dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) se Kecamatan Donomulyo. Adapun rangkaian acara, terdiri dari senam bersama yang penampilan tari oleh anak didik PAUD, makan roti dan minum susu bersama serta corat-coret bebas bermakna.</p>



<p>&#8220;Anak-anak usia dini merupakan generasi penerus yang berperan penting dalam menentukan kemajuan Indonesia di masa depan,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Menurutnya, generasi muda juga memiliki tanggung jawab untuk memajukan peradaban bangsa. Sebab, Indonesia dapat terus melaju apabila sumber daya manusianya memiliki karakter tangguh dan unggul. Dimana, hal ini dapat dibentuk dan diajarkan, salah satunya melalui pendidikan anak usia dini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dalam hal ini, pendidikan anak usia dini sangat bergantung pada peran orang tua. Utamanya ibu, serta para guru dan pendidik di sekolah. Sebagaimana kertas putih yang masih kosong dan belum tercoret apapun,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Bupati Malang menggambarkan, bahwa seorang anak terlahir ke dunia dalam keadaan yang masih suci. Maka apabila sejak dini mereka sudah mendapatkan pendidikan dasar yang baik, hal ini akan berlanjut baik pula terhadap tahap pembelajaran yang lebih tinggi, seperti SD, SMP, SMA dan seterusnya.</p>



<p>&#8220;Saya berharap kepada seluruh pihak yang bergerak di bidang pendidikan anak usia dini, agar dapat melaksanakannya dengan penuh ketulusan. Sebab, hal ini merupakan investasi untuk masa depan yang tiada hentinya. Dengan mendidik anak-anak ini, bapak dan ibu akan mendapatkan pahala jariyah dari Allah SWT. Maka berbahagialah bapak dan ibu guru yang mengajarkan ilmu bermanfaat sebagai bekal anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi soleh dan solehah,&#8221; ujar Bupati Malang.</p>



<p>Bupati Malang juga berpesan agar dalam setiap tahap pembelajarannya, anak-anak jangan sampai mengalami salah asuh, salah pendidikan maupun salah pergaulan. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198337</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PKK Lumajang Beri Bantuan Untuk Korban Banjir Kutorenon</title>
		<link>https://memontum.com/pkk-lumajang-beri-bantuan-untuk-korban-banjir-kutorenon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2021 09:21:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Fatayat NU]]></category>
		<category><![CDATA[Himpaudi]]></category>
		<category><![CDATA[IGTKI]]></category>
		<category><![CDATA[Musfarina Thoriq]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[PKK Kabupaten Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135728</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; TP PKK Kabupaten Lumajang, Ny. Musfarina Thoriq, menyerahkan sejumlah bantuan kepada para korban terdampak banjir di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukondo, Senin (01/03). Bantuan tersebut berupa sembako, baju layak pakai, peralatan mandi, air mineral, popok bayi, makanan bayi, susu kotak, dan beberapa peralatan bersih-bersih. Baca Juga : Rujak Weci Bu Emi Lumajang Tetap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; TP PKK Kabupaten Lumajang, Ny. Musfarina Thoriq, menyerahkan sejumlah bantuan kepada para korban terdampak banjir di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukondo, Senin (01/03).</p>



<p>Bantuan tersebut berupa sembako, baju layak pakai, peralatan mandi, air mineral, popok bayi, makanan bayi, susu kotak, dan beberapa peralatan bersih-bersih.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/135310-rujak-weci-bu-emi-lumajang-tetap-laris-sejak-1982#ixzz6nqma6Oyi" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Rujak Weci Bu Emi Lumajang Tetap Laris Sejak 1982</a></strong></p>



<p>&#8220;Ini kami bersama-sama (Ikatan Guru Raudhatul Athfal) IGRA, (Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia) IGTKI, (Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Usia Dini) Himpaudi, dan Fatayat NU Lumajang memberikan bantuan untuk korban bencana banjir di Kecamatan Sukodono dengan sasaran masyarakat yang terdampak langsung oleh banjir,&#8221; terang Ny. Musfarina.</p>



<p>Ning Farin, sapaan akrab istri Bupati Lumajang tersebut juga meninjau lokasi yang terdampak banjir. Dirinya juga menanyakan kebutuhan yang diperlukan oleh para korban banjir. Kemudian, Ning Farin juga memberikan sejumlah bantuan untuk pondok pesantren terdampak, salah satunya pesantren Manarul Qur&#8217;an yang ada di Kecamatan Sukodono, bantuan tersebut diserahkan di Balai Desa Kutorenon sebagai posko bencana. <strong>(kom/adi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135728</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Dilantik, Pengurus Himpaudi Sidoarjo Diminta Cintai Anak Didik</title>
		<link>https://memontum.com/usai-dilantik-pengurus-himpaudi-sidoarjo-diminta-cintai-anak-didik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2019 13:29:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Himpaudi]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102555-usai-dilantik-pengurus-himpaudi-sidoarjo-diminta-cintai-anak-didik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebanyak 20 Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Sidoarjo masa bhakti 2019 &#8211; 2023 resmi dilantik Ketua Pengurus Himpaudi Provinsi Jawa Timur, Imam Mahmud, Rabu (18/12/2019). Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah didamping Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo, Asrofi turut hadir menyaksikan acara pelantikan di Pendopo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebanyak 20 Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Sidoarjo masa bhakti 2019 &#8211; 2023 resmi dilantik Ketua Pengurus Himpaudi Provinsi Jawa Timur, Imam Mahmud, Rabu (18/12/2019). Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah didamping Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo, Asrofi turut hadir menyaksikan acara pelantikan di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (18/12/2019).</p>
<p>Pelantikan diawali pengambilan sumpah dan janji dipandu Ketua Himpaudi Provinsi Jawa Timur. Kemudian penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan bendera dan pataka Himpaudi ke Ketua Himpaudi Sidoarjo, Chusnul khotimah.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102557" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0165-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0165-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0165-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0165-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0165-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengucapkan selamat atas dilantiknya seluruh pengurus Himpaudi Sidoarjo. Pihaknya berharap setelah dilantik pengurusan baru menjalankan semua amanah dengan rasa tanggung jawab. Fungsi dari anggota Himpaudi harus memperjuangkan kesejahteraan, perlindungan dan meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas.</p>
<p>&#8220;Himpaudi organisasi paling mandiri dan bekerja tidak berorientasi materi. Belum ada organisasi se mandiri Himpaudi. Semua anggotanya bekerja tanpa pamrih. Keistimewaannya kemandirian luar biasa,&#8221; katanya.</p>
<p>Abah Ipul berpesan, agar para guru selalu mencintai anak didiknya sepenuh hati. Bukan hanya mengajar secara profesional, tetapi membangun hubungan batin antara guru dan anak didik.</p>
<p>&#8220;Berikanlah cinta yang tulus untuk anak didik. Seperti ibu-ibu mencintai anaknya. Selalu menyebut murid dalam setiap doa agar menjadi amalan jariyah,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102556" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0166-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0166-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0166-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0166-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0166-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Untuk itu, tak hanya mengajarkan tentang ilmu pengetahuan, tetapi guru perlu mengajarkan anak-anak tentang kemandirian. Yakni mengubah orientasi berfikir anak agar mau menjadi mandiri, pemberani dan peduli terhadap sesama.</p>
<p>&#8220;Ketiga ini penting. Saat ini banyak sarjana pintar lulusan perguruan tinggi terbaik se Indonesia. 95 persen kebanyakan masih ingin menjadi pegawai. Hanya 5 persen saja yang mau mandiri, berani untuk menjadi pengusaha dan membuka lapangan kerja. Hal ini yang perlu diperbaiki,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Untuk itu, harus dipersiapkan dari sekarang generasi muda Indonesia termasuk Sidoarjo. Hal ini agar bisa bersaing di Tahun 2045. Indonesia memiliki bonus demografi. Manfaatnya, akan banyak generasi emas yang bisa menjadi SDM unggul untuk membangun bangsa.</p>
<p>&#8220;Makanya, perlu membangun karakter anak sejak dini agar generasi emas di Tahun 2045 dapat tercapai. Ini adalah tugas para Guru Paud,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara, Ketua Pengurus Himpaudi Provinsi Jawa Timur, Imam Mahmud menegaskan Himpaudi akan terus berjuang untuk memajukan pendidikan Indonesia, terutama di Sidoarjo. Meskipun guru Paud belum ada kesetaraan, tetapi Himpaudi tetap tegar dan akan selalu profesional. Salah satu tugas pokok Himpaudi yaitu mensosialisaikan pentingnya PAUD kepada semua lapisan masyarakat dan ikut menyiapkan generasi yang berkualitas untuk membangun bangsa dan negara.</p>
<p>&#8220;Yang tidak kalah penting adalah mengupayakan kesejahteraan para pendidik PAUD serta melindungi hak-hak para pendidik PAUD. Terutama dalam perjuangan membentuk anak usia dini agar dapat tumbuh dan berkembang potensi kecerdasannya secara optimal khususnya di Sidoarjo,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102555</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UNNAR dan HIMPAUDI Motori Wilayah Ramah ABK</title>
		<link>https://memontum.com/unnar-dan-himpaudi-motori-wilayah-ramah-abk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Nov 2018 12:35:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Berkebutuhan Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Himpaudi]]></category>
		<category><![CDATA[UNNAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/18922-pemkab-apresiasi-kinerja-polres-lumajang-bekuk-begal-50-tkp</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD Indonesia (HIMPAUDI) dan Yayasan Peduli Kasih Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menggelar talkshow bertajuk “Bersama Kita Wujudkan Mulyorejo Sebagai Wilayah Ramah ABK”, Selasa (13/11/2018), di Conference Hall kampus. Hadir sebagai pembicara adalah ketua Yayasan Peduli Kasih ABK, Dr. Sawitri Retno Hadiati, dr, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD Indonesia (HIMPAUDI) dan Yayasan Peduli Kasih Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menggelar talkshow bertajuk “Bersama Kita Wujudkan Mulyorejo Sebagai Wilayah Ramah ABK”, Selasa (13/11/2018), di Conference Hall kampus.</p>
<p>Hadir sebagai pembicara adalah ketua Yayasan Peduli Kasih ABK, Dr. Sawitri Retno Hadiati, dr, MQHC. Sawitri menekankan talkshow pada dasar dan tujuan agar semua orang memahami beberapa poin, antara lain tidak ada anak yang bodoh, menggalakkan gerakan #KitaSama, no child left behind, dan nothing about us without us.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181113-WA0030-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-63925" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181113-WA0030-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181113-WA0030-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Masyarakat awalnya harus memahami definisi dari ABK atau Anak Berkebutuhan Khusus, secara tidak diskriminatif. Yaitu adalah anak yang mengalami keterlambatan tumbuh kembang dan membutuhkan layanan khusus, namun dapat dioptimalkan selama keluarga dan masyarakat sekitarnya mau peduli,” jelas Sawitri.</p>
<p>ABK, lanjutnya, harus ditangani oleh profesi yang terdidik dan terlatih karena permasalahan ABK yang rumit dan membutuhkan awareness dari semua pihak. </p>
<p>“Kita juga harus memahami bahwa ABK ini terbagi atas beberapa jenis, yaitu berdasar kekhususan fisik dan non fisik, berdasarkan IQ, berdasarkan waktu diketahui dan risikonya, serta kecepatan perkembangan,” katanya.</p>
<p>ABK bisa dideteksi sejak dini dengan kewaspadaan orang-orang sekitar saat tumbuh kembang anak. “Misalnya apakah anak ini mengalami keterlambatan atau ketidakberaturan dari tahapan tumbuh kembang standar, serta apakah ada hambatan kesehatan atau kelainan bentuk dan struktur tubuh,” ujar dia.</p>
<p>Masyarakat diminta bisa membantu agar ABK dapat aktif dan bahagia, apa saja yang bisa dilakukan agar ABK dapat mandiri, dan apa yang dapat dioptimalkan dari ABK lewat pembelajaran dan karya. “Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita berinteraksi dengan orangtua ABK. Kita harus memahami perasaannya yang pasti merasa kehilangan harapan. Kita bantu mereka untuk tetap percaya diri,” ajak Sawitri.</p>
<p>Selanjutnya Sawitri memperkenalkan gerakan #KitaSama yang memiliki prinsip memandang utuh setiap makhluk ciptaan Tuhan karena semua makhluk-Nya tidak ada yang sia-sia. Serta merespons wajar ketika bertemu dan berinteraksi dengan ABK dan memahami ABK bukan sebagai keterbatasan. “Maka kita semua perlu saling membantu,” tutupnya. <strong>(ano/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18922</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
