<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hubungan gelap &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hubungan-gelap/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2023 14:51:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hubungan gelap &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ibu Pembunuh Bayi di Sumberkolak Situbondo Dibekuk, Nekat Membunuh Karena Takut Hubungan Gelap Diketahui</title>
		<link>https://memontum.com/ibu-pembunuh-bayi-di-sumberkolak-situbondo-dibekuk-nekat-membunuh-karena-takut-hubungan-gelap-diketahui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2023 14:18:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan gelap]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Gelap' Lahirkan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuh bayi]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182531</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Personel Satreskrim Polres Situbondo akhirnya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan bayi laki-laki yang mayatnya dibuang di parit Jalan Tembus Baru, Dusun Parayaan Selatan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Senin (30/01/2023) lalu. Adalah seorang perempuan yang berstatus masih lajang berinisial CAP warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, yang ditetapkan sebagai tersangka. Kasatreskrim Polres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Personel Satreskrim Polres Situbondo akhirnya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan bayi laki-laki yang mayatnya dibuang di parit Jalan Tembus Baru, Dusun Parayaan Selatan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Senin (30/01/2023) lalu. Adalah seorang perempuan yang berstatus masih lajang berinisial CAP warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, yang ditetapkan sebagai tersangka.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Dhedi Ardi Putra, mengatakan bahwa terduga pelaku ditangkap di rumah kakak orang tuanya (Bude, red) yang ada di Ngawi, Kamis (02/02/2023) sekitar pukul 00.00. &#8220;Usia pelaku masih 19 tahun. Kesehariannya, bekerja sebagai karyawan konter handphone,&#8221; ujar Kasatreskrim Situbondo, Jumat (03/02/2023) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut pria asal Mojokerto ini menyampaikan, bahwa bayi laki-laki tersebut dilahirkan pada, Sabtu (28/01/2023) lalu dan dalam kondisi hidup. &#8220;Bayi itu dilahirkan dalam keadaan hidup. Kemudian, pelaku panik dan ketakutan. Sehingga, bayi tersebut dibunuh,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Ibu Terduga Pembunuh Bayi di Sumberkolak Situbondo Dibekuk" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Ld2v0fNVb5w?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Aksi pembunuhannya, tambah Kasatreskrim, cukup sadis. Jadi, setelah dicekik, bayi tersebut disayat pada pergelangan tangannya. &#8220;Awalnya dicekik pada bagian leher. Karena tidak kunjung meninggal, akhirnya tangan bayi tersebut disayat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Setelah dipastikan meninggal, tambahnya, pelaku kemudian membuang jenazah bayi tidak berdosa tersebut di lokasi kejadian dengan menggunakan sepeda motor seorang diri, Minggu (29/01/2023). &#8220;Kemudian, mayat bayi itu ditemukan oleh Nenek Suami, pada Senin (30/01/2023) lalu,&#8221; terangnya.</p>



<p>AKP Dhedi juga menyampaikan, bahwa pengungkapan peristiwa ini, dari ditemukannya baju yang dikenakan pelaku di lokasi kejadian atau penemuan mayat bayi. &#8220;Dari baju inilah, yang menjadi petunjuk kami untuk melakukan pengembangan. Hingga akhirnya, diketahui bahwa terduga kabur ke Ngawi,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Terkait bayi yang dilahirkan tersangka, AKP Dhedi mengatakan, diduga dari hasil hubungan gelap pelaku dengan pacarnya. &#8220;Sekarang pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit PPA Satrekrim Polres Situbondo. Untuk pacar pelaku, masih dalam pengejaran petugas,&#8221; jelasnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182531</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Supiatin Ternyata Ibu Kandung Bayi yang Dititipkan di Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/supiatin-ternyata-ibu-kandung-bayi-yang-dititipkan-di-panti-asuhan-muhammadiyah-kota-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2017 07:20:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan gelap]]></category>
		<category><![CDATA[polres blitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=3695</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar – Identitas orang tua bayi malang yang dititipkan ke panti asuhan Muhammadiyah Kota Blitar, akhirnya terungkap. Bayi laki-laki berusia empat hari tersebut ternyata merupakan anak kandung Supiatin (34) wanita warga Desa Kaligambir, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, yang pertama kali menitipkan bayi mungil tersebut ke panti asuhan. Hal itu terungkap saat Supiatin diperiksa di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar </strong>– Identitas orang tua bayi malang yang dititipkan ke panti asuhan Muhammadiyah Kota Blitar, akhirnya terungkap. Bayi laki-laki berusia empat hari tersebut ternyata merupakan anak kandung Supiatin (34) wanita warga Desa Kaligambir, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, yang pertama kali menitipkan bayi mungil tersebut ke panti asuhan. </p>
<p>Hal itu terungkap saat Supiatin diperiksa di Satreskrim Polres Blitar. Dalam pemeriksaan di Satreskrim Polresta Blitar terungkap, ternyata bayi yang dititipkan Supiatin (34) itu adalah anak kandungnya sendiri. Bayi lelaki berumur empat hari itu, hasil hubungan gelapnya dengan suami wanita lain.</p>
<p>&#8220;Bayi yang dititipkan itu ternyata adalah anak kandungnya sendiri hasil hubungan gelapnya dengan seorang pria bernama Saloka (43) warga Desa Waru, Kecamatan Panggungrejo &#8220;, ungkap Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, Jumat (3/11/2017).</p>
<p>Dari pemeriksaan tersebut, juga diketahui jika Supiatin melahirkan anaknya di RSUD Ngudi Waluyo. Ia memiliki pikiran untuk menitipkan anaknya dipanti asuhan lantaran malu memiliki anak di luar nikah. Selain itu dia juga mengaku tidak mampu merawat bayinya, karena keterbatasan ekonomi.</p>
<p>&#8220;Jadi suami Supiatin ini sudah meninggal setahun lalu, sehingga ia menjalin hubungan gelap dengan Saloka hingga melahirkan. Saloka sendiri diketahui merupakan lelaki beristri&#8221;, tandas Kasat Reskrim Polres Blitar Kota. </p>
<p>Hingga saat ini pihak kepolisian mengaku masih mendalami ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut. Untuk sementara bayi lelaki yang sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSI Aminah dipulangkan ke rumah beserta ibunya. <strong>(an/jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3695</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
