<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hukum kriminal &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hukum-kriminal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jun 2023 10:10:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hukum kriminal &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Benturan dengan Truk di Jalan Bundaran Tugu, Siswi SMAI Malang Harus Jalani Perawatan</title>
		<link>https://memontum.com/benturan-dengan-truk-di-jalan-bundaran-tugu-siswi-smai-malang-harus-jalani-perawatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hukum kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190766</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Nasib apes dialami siswi Sekolah Menengah Atas Islam (SMAI) Kota Malang, TSAP (17), warga Jalan Sugriwo III, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (13/06/2023) sekitar pukul 11.00. Korban terlibat kecelakaan Lalu Lintas (Laka lantas) di Jalan Bundaran Tugu Kota Malang, saat mengendarai motor Scoppy N6692 EBS. Kasubnit Laka Unit Gakkum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://memontum.com">Memontum</a> Kota Malang </strong>&#8211; Nasib apes dialami siswi Sekolah Menengah Atas Islam (SMAI) Kota Malang, TSAP (17), warga Jalan Sugriwo III, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten <a href="https://kabupatenmalang.memontum.com">Malang</a>, Selasa (13/06/2023) sekitar pukul 11.00. Korban terlibat kecelakaan Lalu Lintas (Laka lantas) di Jalan Bundaran Tugu Kota Malang, saat mengendarai motor Scoppy N6692 EBS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasubnit Laka Unit Gakkum Polresta Malang Kota, Ipda Isrofi, mengatakan bahwa kronologi kecelakaan tersebut berawal dari motor Nopol N 6692 EBS, yang ditumpangi korban melaju dari arah Barat menuju Timur. Diduga karena kurang konsentrasi saat mengendarai motor, sehingga korban menabrak dari belakang sepeda motor Nopol N 3085 BAA yang berjalan searah di depannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari kejadian itu, motor yang ditumpangi korban oleng ke kanan dan membentur truck ber Nopol N 8230 BC, yang berada disebelah kanannya yang berjalan dari arah Barat ke Timur,” jelas Ipda Isrofi, saat di lokasi kejadian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Truk tersebut, tambahnya, adalah bak yang terbuka dan mengangkut barang-barang logistik dari salah satu hotel Kota Malang. &#8220;Korban kena baknya. Tapi, tidak sampai terlindas. Jadi, truknya adalah bak terbuka dan agak rendah,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian paha. Sehingga, segera dilarikan ke RSSA Kota Malang. Untuk saat ini, pihak kepolisian juga sedang mengamankan kendaraan yang terlibat dalam Laka Lantas tersebut. “Untuk kendaraan yang terlibat masih kita amakan, sebagai barang bukti penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya.&nbsp;<strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190766</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kukuhkan 120 Personel Satgas TPPO, Polresta Malang Kota Bakal Berantas Perdagangan Orang</title>
		<link>https://memontum.com/kukuhkan-120-personel-satgas-tppo-polresta-malang-kota-bakal-berantas-perdagangan-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2023 15:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hukum kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190782</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polresta Malang Kota, resmi dikukuhkan. Pengukuhan 120 personel Satgas TPPO, ini sebagai implementasi penanganan serta pencegahan tindak pidana perdagangan orang. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto melalui Wakapolresta Malang Kota, AKBP Apip Ginanjar, memimpin langsung upacara pengukuhan Satgas TPPO di Ballroom Sanika Satyawada Polresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polresta Malang Kota, resmi dikukuhkan. Pengukuhan 120 personel Satgas TPPO, ini sebagai implementasi penanganan serta pencegahan tindak pidana perdagangan orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto melalui Wakapolresta Malang Kota, AKBP Apip Ginanjar, memimpin langsung upacara pengukuhan Satgas TPPO di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Senin (12/06/2023) tadi. Langkah ini sebagai tindak lanjut perintah Presiden RI terkait penanganan serta antisipasi tindak pidana perdagangan orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakapolresta Malang Kota, AKBP Apip Ginanjar, menjelaskan bahwa perdagangan manusia seringkali disebut sebagai perbudakan modern. Juga merupakan tindak kejahatan yang di manfaatkan oleh oknum tertentu, hal ini tentunya melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Sehingga dapat mempengaruhi individu serta negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Hari ini Polresta Malang Kota secara resmi mengukuhkan pembentukan Satgas TPPO yang berjumlah 120 personel. Hal ini merupakan wujud dari tekad dan keseriusan jajaran Polresta Malang Kota untuk mengkampanyekan perang terhadap tindak pidana perdagangan orang,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskan bahwa tindak kejahatan perdagangan orang biasanya bersifat tersembunyi dan seringkali dikelilingi oleh ketidakpahaman mengenai aspek-aspek yang terkait. &#8220;Para korban perdagangan orang cenderung memilih untuk tidak melaporkan tindak kejahatan tersebut. Hal itu dikarenakan mereka menganggap diri mereka sendiri bukanlah korban. Mereka juga cenderung tidak memahami terkait bantuan yang tersedia. Juga hal yang menghantui ketakutannya ialah cerita yang mereka alami tersebut dapat tersebar,&#8221; imbuh AKBP Apip Ginanjar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbagai upaya proaktif dan kolaboratif Polresta Malang Kota dengan stakeholder, terkait lainnya sangatlah penting dalam menjamin perlindungan korban perdagangan manusia. Yakni berorientasi pada keselamatan korban. Mendeteksi akan tindakan kejahatan tersebut dan peningkatan kesadaran, difokuskan kepada sasaran kelompok yang rentan dan beresiko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahwa diketahui baik yang berjenis kelamin laki-laki, perempuan bahkan yang masih berusia anak-anak masih rentan untuk masuk kedalam korban perdagangan manusia. Hal tersebut terjadi dengan tujuan eksploitasi tenaga kerja, eksploitasi seksual, eksploitasi sebagai pengemis dan juga pelaku kriminal yang dipaksakan demi meraup keuntungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota Satgas TPPO di setiap satuan wilayah jajaran Polda Jatim ditekankan untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional sesuai dengan aturan yang tertuang dalam UU No 21 Tahun 2007. Undang-undang tersebut berisi tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan&nbsp;Orang.&nbsp;<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190782</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Takziah ke Rumah Sekeluarga Korban Laka, Pemkot Malang Tawarkan Beasiswa untuk Empat Anak Korban</title>
		<link>https://memontum.com/takziah-ke-rumah-sekeluarga-korban-laka-pemkot-malang-tawarkan-beasiswa-untuk-empat-anak-korban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hukum kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Takziah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190697</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang turut berduka, atas musibah kejadiaan tragis yang menimpa satu keluarga yang terdiri dari suami, istri serta seorang anak yang masih berusia 10 bulan, atas musibah kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) Pickup di Jalan Raya Asrikaton, Pakis, Malang, Minggu (11/06/2023) kemarin. Melalui Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkot Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang turut berduka, atas musibah kejadiaan tragis yang menimpa satu keluarga yang terdiri dari suami, istri serta seorang anak yang masih berusia 10 bulan, atas musibah kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) Pickup di Jalan Raya Asrikaton, Pakis, Malang, Minggu (11/06/2023) kemarin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkot Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, bersama dengan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkot Malang, mewakili Wali Kota Malang, melakukan takziah ke rumah duka di Jalan Cakalang, Kecamatan Blimbing Kota Malang, Senin (12/06/2023) tadi. “Tadi kami bersama-sama OPD, mewakili bapak wali kota melakukan takziah ke rumah duka. Tentu, ucapan bela sungkawa yang terdalam dari pak wali, karena beliau tidak bisa datang. Kami tadi bersama dengan Kadinkes, Kadinsos, Kadishub, Kabag Kesra, Baznas dan lurah Polowijen,” kata Asisten I Pemkot Malang, saat dihubungi melalui sambungan seluler.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, bahwa korban yaitu Slamet Riyadi (50) dan Khoirul Ummah (39), meninggalkan empat anaknya yang masih berusia belia. Karena itu, pihaknya juga mengusulkan agar diberikan beasiswa, sehingga bisa melanjutkan pendidikan yang lebih layak.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Karena semua anaknya sudah yatim piatu, maka kita usulkan pada pak wali, agar ditelaah. Bagaimana nanti di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) itu untuk memberikan semacam beasiswa. Sehingga, anaknya bisa sekolah lebih lanjut dan mendapat pendidikan yang layak,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, imbuhnya, karena Khoirul Ummah juga berprofesi sebagai guru ngaji, maka juga mendapatkan insentif yang masuk dalam BPJS tenaga kerja (Naker), penerima upah. Sehingga, saat ini terkait dengan BPJS juga masih diproses oleh Bagian Kesra Pemkot Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Blanko BPJS sudah kami bawa. Jadi, nanti biar diteruskan dengan bagian Kesra untuk BPJS Naker. Kalau untuk Jasaraharja, sudah dengan pihak kepolisian. Dari kakaknya korban juga sudah memberikan berkas-berkasnya, tinggal diambil oleh kepolisian,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut disampaikan, pihak Pemkot Malang dalam hal itu juga memberikan bantuan berupa dua paket sembako serta uang&nbsp;duka.<strong>&nbsp;(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190697</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lima Pelaku Pencurian Barang Toko Bintang Elektronik Situbondo Dibekuk, Pelakunya Karyawan Sendiri</title>
		<link>https://memontum.com/lima-pelaku-pencurian-barang-toko-bintang-elektronik-situbondo-dibekuk-pelakunya-karyawan-sendiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2023 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hukum kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190729</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sebanyak lima orang yang diduga sebagai pencuri barang di Toko Bintang Elektronik Jalan Irian Jaya, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, akhirnya berhasil diringkus petugas Satreskrim Polres Situbondo, Senin (12/06/2023) tadi. Dalam pengungkapan kasus tersebut, Tim Resmob juga berhasil mengamankan barang bukti diantaranya 2 buah televisi 32 inc dan 1 unit sepeda motor. Kapolres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sebanyak lima orang yang diduga sebagai pencuri barang di Toko Bintang Elektronik Jalan Irian Jaya, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, akhirnya berhasil diringkus petugas Satreskrim Polres Situbondo, Senin (12/06/2023) tadi. Dalam pengungkapan kasus tersebut, Tim Resmob juga berhasil mengamankan barang bukti diantaranya 2 buah televisi 32 inc dan 1 unit sepeda motor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, melalui Kasatreskrim, AKP Dedhi Ardi Putra, mengungkapkan bahwa terduga pelaku yang ditangkap sebanyak lima orang. Untuk satu pelaku lainnya, saat ini masih buron.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-jember-dan-dprd-sepakati-5-raperda-jadi-perda-salah-satunya-tentang-pplh">Pemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/penumpang-stasiun-malang-naik-8-persen-selama-libur-sekolah-kai-siapkan-5-784-kursi-perhari">Penumpang Stasiun Malang Naik 8 Persen selama Libur Sekolah, KAI Siapkan 5.784 Kursi Perhari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rencanakan-pembangunan-pengolahan-sampah-modern-bupati-jember-sidak-tpa-pakusari">Rencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/komisi-d-dprd-kota-malang-dorong-evaluasi-total-mbg-dari-hulu-hingga-hilir">Komisi D DPRD Kota Malang Dorong Evaluasi Total MBG dari Hulu hingga Hilir</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-dorong-kolaborasi-kkmp-dan-rt-berkelas-sampah-organik-disulap-jadi-pupuk-bernilai-ekonomi">Wali Kota Malang Dorong Kolaborasi KKMP dan RT Berkelas, Sampah Organik Disulap Jadi Pupuk Bernilai Ekonomi</a></li>
</ul>


<p class="wp-block-paragraph">Adapun peran dari terduga pelaku ini, ujarnya, berbeda beda. Diantaranya seperti SA (21), warga Panji, merupakan karyawan toko sebagai pelaku yang mengambil barang. NIF (22), warga Kotakan, karyawan bagian gudang. Kemudian pelaku HD (29), warga Kalibagir sebagai sopir pembawa barang, AY (36), warga Duwet bagian gudang yang menerima uang hasil penjualan barang curian, HB (33) warga Cermee sebagai penadah. Sementara itu,&nbsp; BH (27) warga Mangaran, melarikan diri dan berperan mengetahui dan menerima uang hasil penjualan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AKP Dedhi menjelaskan, bahwa total enam orang terduga pelaku ini bekerja sama untuk melakukan pencurian. Modusnya saat ada pengiriman barang elektronik, pelaku secara bersamaan mencuri barang dari toko ataupun gudang. Kemudian, hasil curian dititipkan ke sopir dan selanjutnya dijual kepada penadah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami masih terus melakukan pengembangan dan penelusuran barang hasil curian para pelaku,&#8221; tegasnya.<strong> (her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190729</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fakta Pembunuhan Driver Ojol Malang, Usai Dibunuh Jenazah Korban Hendak Dibuang di Balekambang</title>
		<link>https://memontum.com/fakta-pembunuhan-driver-ojol-malang-usai-dibunuh-jenazah-korban-hendak-dibuang-di-balekambang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 20:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[hukum kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190471</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pembunuhan berencana yang dilakukan Exza Candra Dwipa (29), warga Desa Sumbertangil, Kecamatan Tirtoyudo dan Ahwan Nuroh (35) warga Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, terhadap Driver Ojek Online (Ojol) Apris Fajar Santoso (29) warga Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, membuka sejumlah tabir. Termasuk, bagaimana kejam dan kejinya dua pelaku, hingga membuang jenazah korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum </strong><a href="https://kabupatenmalang.memontum.com"><strong>Malang</strong> </a>&#8211; Pembunuhan berencana yang dilakukan Exza Candra Dwipa (29), warga Desa Sumbertangil, Kecamatan Tirtoyudo dan Ahwan Nuroh (35) warga Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, terhadap Driver Ojek Online (Ojol) Apris Fajar Santoso (29) warga Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, membuka sejumlah tabir. Termasuk, bagaimana kejam dan kejinya dua pelaku, hingga membuang jenazah korban di jurang Piket Nol Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pemeriksaan terhadap pelaku, siapa sangka jika korban sesaat usai dibunuh di Jalan Raya Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, jenazahnya hendak di buang di Balekambang (pantai, red). Padahal, jarak antara lokasi pembunuhan dengan Balekambang, terbilang cukup lumayan atau lebih 5 kilometer.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Hanya saja, niat itu akhirnya tidak kesampaian. Sebaliknya, masih di dalam satu mobil atau dengan jenazah korban, dua pelaku akhirnya memutar kendaraan menuju ke arah perbatasan Kabupaten Malang (Ampelgading, red) dengan Kabupaten Lumajang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini, sebagaimana disampaikan Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Rizki Saputro. Bahwa, usai membunuh korban, kedua tersangka tetap melanjutkan perjalan ke arah Pantai Balekambang. Tersangka, berniat membuang jenazah korban ke wilayah Pantai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, karena masih banyak orang, keduanya mengurungkan niat dan berbalik arah menuju Piket Nol di perbatasan Kabupaten Lumajang. Para tersangka kemudian membuang jenazah korban yang ditutupi salah satu jaket tersangka, ke dalam jurang sedalam 22 meter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Awalnya, tersangka hendak membuang korban di Pantai Balekambang. Namun, ternyata tidak memungkinkan. Lalu, pelaku membuang korban ke perbatasan Lumajang,” jelas Kasatreskrim, Kamis (08/06/2023) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wahyu juga menyebut, pihaknya masih mendalami keterangan tersangka guna penyidikan lebih lanjut. Saat ini, kasusnya telah ditangani penyidik Satreskrim Polres Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka terjerat pasal berlapis, yaitu Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP serta Pasal 365 KUHP ayat 3 dan ayat 4,&#8221;&nbsp;tegasnya.&nbsp;<strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190471</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terlibat Sindikat Curanmor Antar Wilayah, Dua Warga Lumajang Disergap Berikut Truk Muat 14 Motor</title>
		<link>https://memontum.com/terlibat-sindikat-curanmor-antar-wilayah-dua-warga-lumajang-disergap-berikut-truk-muat-14-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 07:53:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[hukum kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190404</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Polres Probolinggo Kota berhasil mengamankan sebanyak 14 unit sepeda motor berbagai merk yang diduga merupakan hasil kejahatan Curanmor. Selain itu, dua pria yang diduga sebagai sindikat Curanmor, pun juga berhasil diamankan, Rabu (07/06/2023) dini hari. Keduanya berinisial WA (36) dan M (47), warga Kabupaten Lumajang. Keduanya, berhasil diamankan petugas saat melintas di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum </strong><a href="https://probolinggo.memontum.com"><strong>Probolinggo</strong> </a>&#8211; Polres Probolinggo Kota berhasil mengamankan sebanyak 14 unit sepeda motor berbagai merk yang diduga merupakan hasil kejahatan Curanmor. Selain itu, dua pria yang diduga sebagai sindikat Curanmor, pun juga berhasil diamankan, Rabu (07/06/2023) dini hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keduanya berinisial WA (36) dan M (47), warga Kabupaten Lumajang. Keduanya, berhasil diamankan petugas saat melintas di Tol PasPro atau Pasuruan-Probolinggo dengan menggunakan truk warna kuning Nopol N 8981 UZ yang bermuatan sebanyak 14 unit sepeda motor bodong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani, mengatakan bahwa pihaknya melakukan penyergapan terhadap dua terduga pelaku sindikat Curanmor tersebut setelah mendapatkan laporan dari warga. &#8220;Sebanyak 14 unit sepeda motor yang mayoritas masih baru ini, diketahui diambil di daerah Klender Jakarta Timur sebanyak 12 unit. Lalu di daerah Gempol, Kabupaten Pasuruan sebanyak dua unit, ” jelasnya, Kamis (08/06/2023) siang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut AKBP Wadi mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan, dua pria Lumajang yang diduga pelaku tersebut mengaku telah melakukan hal serupa sebanyak tiga kali. 14 unit sepeda motor tersebut merupakan pesanan seorang warga Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari hasil pemeriksaan, belasan sepeda motor tersebut merupakan pesanan dari seorang berinisial N, warga Randuagung Kabupaten Lumajang. Setiap unitnya, pelaku mendapatkan upah perunit sepeda motor Rp 400 ribu. Adapun pengambilan serupa juga sudah dilakukan sebanyak tiga kali,&#8221; paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap kedua terduga sindikat Curanmor. Sedangkan 14 unit sepeda motor tersebut, diamanakan di Mapolres Probolinggo Kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kedua pelaku kita jerat dengan Pasal 480 KUHP, tentang tindak pidana karena sekongkol, atau karena hendak mendapat untung, barang siapa membeli, membawa, menyimpan atau menyembunyikan sesuatu barang yang diketahuinya atau yang patut disangkanya diperoleh karena kejahatan dengan ancaman hukuman selama 4 tahun,&#8221; imbuhnya.&nbsp;<strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190404</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Kasur Springbed Sebabkan Luka Diduga Karena LPG Bocor</title>
		<link>https://memontum.com/kebakaran-kasur-springbed-sebabkan-luka-diduga-karena-lpg-bocor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hukum kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[LPG Bocor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190390</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto Gelar, membenarkan kejadian kebakaran yang membakar gudang penyimpanan kasur springbed di Jalan Esberg, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan karena adanya tabung gas LPG, yang diduga bocor. Mengenai dugaan itu, tambahnya, dari keterangan awal seorang anak dari pemilik gudang. Yaitu, awalnya menyalakan kompor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto Gelar, membenarkan kejadian kebakaran yang membakar gudang penyimpanan kasur springbed di Jalan Esberg, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan karena adanya tabung gas LPG, yang diduga bocor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengenai dugaan itu, tambahnya, dari keterangan awal seorang anak dari pemilik gudang. Yaitu, awalnya menyalakan kompor dan karena diduga ada yang bocor, dimungkinkan akhirnya merambat pada bahan-bahan pembuatan springbed.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saksi dalam hal ini yaitu ada dari kakak korban. Dirinya menyatakan bahwa sebelumnya juga terdengar ada suara ledakan. Akhirnya dia keluar dan membantu untuk memadamkan api,” jelas Kompol Nyoto, saat di lokasi kejadian, Kamis (08/06/2023) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Karena menjadi gudang penyimpanan bahan-bahan pembuatan springbed, imbuhnya, maka bahan-bahan yang ada di dalam gudang seperti plastik, menjadi mudah terbakar. &#8220;Bahan-bahannya ini mudah terbakar, karena memang bahannya banyak yang terbuat dari plastik. Begitu kena percikan api atau api yang menyala akhirnya mengenai bahan-bahan itu,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, ditambahkan jika dari kejadian tersebut, mengakibatkan salah satu korban yaitu Stevanus, terkena luka bakar di lengan dan kaki. Dari informasi terakhir yang didapatkan, korban juga telah dilarikan ke RSSA Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ada korban, satu orang dan itu adiknya bernama Stevanus. Sementara tadi, sesuai yang di lihat oleh anggota kami, terkena luka bakar di lengan dan kaki,” lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk pemilik gudang tersebut, yaitu Sonny Murtejo. Sementara ini, pihak kepolisian juga sedang menunggu proses pendinginan di lokasi kejadian, untuk memastikan penyebab awal terjadinya kebakaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita masih menunggu hasil dari tim Inafis kita dari Polresta Malang Kota dan saat ini masih menunggu pendinginan untuk tempat. Nanti kita akan masuk kesana untuk mengetahui penyebab dari kebakaran itu,” imbuhnya.&nbsp;<strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190390</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Driver Ojol Malang Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Perbukitan Piket Nol Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/driver-ojol-malang-ditemukan-sudah-tidak-bernyawa-di-perbukitan-piket-nol-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jun 2023 16:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[hukum kriminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190393</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sempat dilaporkan hilang, jenazah Driver Ojek Online (Ojol) Apris Fajar Santoso (29) warga Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan di area sekitar Piket Nol Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (07/06/2023) sekitar pukul 12.00. Korban ditemukan tergeletak di sebuah tebing di Perbukitan Piket Nol dan diduga korban menjadi sasaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum </strong><a href="https://lumajang.memontum.com"><strong>Lumajang</strong> </a>&#8211; Sempat dilaporkan hilang, jenazah Driver Ojek Online (Ojol) Apris Fajar Santoso (29) warga Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan di area sekitar Piket Nol Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (07/06/2023) sekitar pukul 12.00. Korban ditemukan tergeletak di sebuah tebing di Perbukitan Piket Nol dan diduga korban menjadi sasaran pembunuhan oleh dua orang penumpangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasinya, dari pengembangan itu, saat ini para pelaku dan mobil Toyota Calya, hasil kejahatan pelaku sudah diamankan pihak Polres Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kapolsek Candipuro Polres Lumajang, Iptu Sajito,&nbsp; ketika dikonfirmasi Memontum.com membenarkan adanya kejadian tersebut. Dirinya menjelaskan, bahwa jenazah korban ditemukan di KM 56 Dusun Kamarkajang, Desa Sumberwuluh Kecamatan, Candipuro.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya mas, hasil pengembangan dari Polres Malang, diduga korban jadi sasaran pembunuhan. Korban teridentifikasi merupakan driver ojek online (ojol) atas nama Apris,&#8221; jelas Kapolsek.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Driver Ojol Malang Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Perbukitan Piket Nol Lumajang" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/ezZJvE6B2Tw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolsek menjelaskan, bahwa kronologis kejadian tersebut bahwa Sabtu 3 Juni 2023 sekitar pukul 16.30, korban mendapat orderan dari salah seorang penumpang. Korban kemudian mengantar penumpang tersebut dari Jalan Panglima Sudirman, Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen menuju Pantai Balekambang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Hari Minggu 4 Juni 2023 istri korban melaporkan ke Polres Malang. Setelah dilaksanakan penyelidikan dan pengusutan atas laporan itu, akhirnya diketemukan terduga pelaku pembunuhan Driver Ojol tersebut,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, sekitar pukul 11.30, Tim Inafis Polres Malang tiba di lokasi KM 56 untuk melakukan identifkasi. Korban berhasil ditemukan sekitar 10 meter di bawah tebing dengan kondisi tidak memakai baju. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Jalan Raya Candipuro.<strong>&nbsp;(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190393</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Sepatu Satroni Lembah Tidar Kota Malang, Kerugian Capai Rp 18 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/maling-sepatu-satroni-lembah-tidar-kota-malang-kerugian-capai-rp-18-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hukum kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190249</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Aksi pelaku pencurian terekam CCTV saat beraksi di Jalan Lembah Tidar, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dalam aksinya itu, pelaku tampak melompat pagar rumah korban sambil membawa karung dan berhasil mencuri lima pasang sepatu yang berada di rak depan jendela rumah, Selasa (06/06/2023) sekitar pukul 05.45. Diantara sepatu yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum<a href="https://kotamalang.memontum.com"> Kota Malang</a> </strong>&#8211; Aksi pelaku pencurian terekam CCTV saat beraksi di Jalan Lembah Tidar, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam aksinya itu, pelaku tampak melompat pagar rumah korban sambil membawa karung dan berhasil mencuri lima pasang sepatu yang berada di rak depan jendela rumah, Selasa (06/06/2023) sekitar pukul 05.45.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diantara sepatu yang disikat pelaku, yakni Dior size 37, Adidas Galaxy size 40, 1/3, Onitsuka size 39, Nike Trail size 40 dan sepatu lokal size 40. Dari lima sepatu ini, kerugian mencapai Rp 18 juta. Meskipun pelaku berhasil melakukan aksinya, namun wajahnya terlihat jelas di rekaman CCTV.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut korban, Paulus (33), bahwa biasanya sepatu-sepatu tersebut dimasukan di dalam rumah. Namun karena akan dicucikan, maka sepatu-sepatu tersebut ditaruh di rak depan rumah dalam pagar. Saat kejadian berlangsung, sebenarnya pihaknya juga sudah bangun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami sebenarnya sudah bangun (tidur, red) waktu itu,&#8221; ujar Paulus, saat dikonfirmasi media melalui ponsel.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Pelaku yang sudah profesional dalam melakukan aksinya, itu terekam CCTV. Dalam aksinya, pelaku tanpa memakai alas kaki berhasil naik pagar dengan mudah. Dengan memakai topi, pelaku kemudian turun di halaman dalam rumah. Lalu, mengendap-endap menuju rak sepatu. Dengan cepat, tangannya memasukan sepatu-sepatu tersebut ke dalam karung dan pelaku kembali naik ke pagar untuk kabur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita di dalam rumah tidak mendengar suara gaduh. Saya mengetahui sepatu hilang, sekitar pukul 06.00. Saat di cek di CCTV, ternyata terlihat ada orang naik pagar mencuri sepatu. Kalau kerugian sebesar Rp 18 juta,&#8221; jelasnya seraya mengatakan kejadian ini belum dilaporkan ke&nbsp;polisi.&nbsp;<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190249</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
