<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Intensitas Hujan Tinggi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/intensitas-hujan-tinggi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Apr 2023 11:51:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Intensitas Hujan Tinggi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Itensitas Hujan Tinggi Rendam Puluhan Rumah hingga Setinggi Pinggang Orang Dewasa di Bareng Raya Malang</title>
		<link>https://memontum.com/itensitas-hujan-tinggi-rendam-puluhan-rumah-hingga-setinggi-pinggang-orang-dewasa-di-bareng-raya-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Apr 2023 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebat]]></category>
		<category><![CDATA[Intensitas Hujan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Terendam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187582</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur Kota Malang, mulai Jumat (28/04/2023) siang hingga sore hari. Akibat kondisi itu, beberapa titik yang ada di Kota Malang, seperti di Jalan Bareng Raya terjadi banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa. Salah satu warga Bareng Raya 2H RT01, Subhan, mengatakan jika hujan turun mulai pukul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur Kota Malang, mulai Jumat (28/04/2023) siang hingga sore hari. Akibat kondisi itu, beberapa titik yang ada di Kota Malang, seperti di Jalan Bareng Raya terjadi banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa.</p>



<p>Salah satu warga Bareng Raya 2H RT01, Subhan, mengatakan jika hujan turun mulai pukul 13.00 WIB. Kemudian, air terus mengalami kenaikan pukul 14.00 WIB dan surut sekitar pukul 15.00 WIB.</p>



<p>“Airnya masuk ke rumah setinggi pinggang saya. Paling parah banjirnya memang terjadi mulai RT14 yang ada di bawah sampai ke RT01. Ada sekitar 20 rumah yang terendam,” kata Subhan, saat ditemui Memontum.com.</p>



<p>Dampak dari tingginya air tersebut, tambahnya, beberapa barang perabotan rumah terendam. Termasuk, milik Subhan, turut terendam banjir. Seperti kulkas, gas LPG, kipas angin, TV dan alat pemasak nasi.</p>



<p>“Tadi anak saya malah sempat kesetrum ketika mau melepaskan kabel radio dan alat pemasak nasi itu,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/komisi-iv-dprd-trenggalek-minta-dinas-pendidikan-tindak-lanjuti-nasib-guru-ppg">Komisi IV DPRD Trenggalek Minta Dinas Pendidikan Tindak Lanjuti Nasib Guru PPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>Subhan berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, bisa mengambil tindakan tegas. Sebab, banjir yang dirasakan sudah bertahun-tahun. Bahkan, dirinya juga menceritakan jika ketika Ramadan, banjir terjadi dengan begitu tinggi.</p>



<p>“Semoga segera ada tindakan dari pemerintah. Karena ini banjirnya sudah tahunan. Kemarin saja pas Ramadan juga banjir, itu malah lebih parah dari yang hari ini,” katanya.</p>



<p>Senada dengan Subhan, warga Bareng 2A, Agus, mengatakan jika banjir yang terjadi hari ini tidak begitu parah seperti yang terjadi ketika Ramadan. Sebab, saat Ramadan, banjir terjadi begitu lama dan menyebabkan tanah longsor.</p>



<p>“Kali ini lebih mendingan dibandingkan Ramadan kemarin. Karena pas Ramadan itu, ada halaman rumah longsor di aliran sungai. Karena saat itu, banjirnya cukup lama,” ujar Agus.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga menyampaikan jika alat Early Warning System (EWS), ada yang tidak berfungsi dengan baik. Meskipun, sudah beberapa kali mengalami perbaikan, namun tetap tidak berfungsi.</p>



<p>“Sudah setahun lebih tidak berfungsi. Pernah diperbaiki, terus rusak lagi, diperbaiki rusak lagi. Akhirnya kalau begitu hujan, air mulai naik, warga yang teriak-teriak untuk waspada banjir,” imbuh Agus. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187582</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Itensitas Hujan Tinggi Akibatkan Kawasan Menuju Pusat Kota Trenggalek Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/itensitas-hujan-tinggi-akibatkan-kawasan-menuju-pusat-kota-trenggalek-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2022 02:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Deras]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebat]]></category>
		<category><![CDATA[hujan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Intensitas Hujan Tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177003</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hujan lebat sejak malam hingga Selasa (18/10/2022) pagi, mengakibatkan banjir disejumlah titik di Kabupaten Trenggalek. Bahkan, dari pantauan di beberapa titik perkotaan, terpantau seperti di Jalan Sukarno Hatta (jalur nasional) menuju pusat kota, ketinggian air mencapai 1 meter. Tidak hanya itu, puluhan rumah juga ikut terendam banjir. &#8220;Sebelum pukul 06.30, jalur arah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Hujan lebat sejak malam hingga Selasa (18/10/2022) pagi, mengakibatkan banjir disejumlah titik di Kabupaten Trenggalek. Bahkan, dari pantauan di beberapa titik perkotaan, terpantau seperti di Jalan Sukarno Hatta (jalur nasional) menuju pusat kota, ketinggian air mencapai 1 meter. Tidak hanya itu, puluhan rumah juga ikut terendam banjir.</p>



<p>&#8220;Sebelum pukul 06.30, jalur arah ke pusat kota masih bisa dilewati. Meski, kondisinya masih hujan. Namun, setelah 10 menit berlalu, air mulai menggenangi jalan,&#8221; ucap Dian (32) warga Kelurahan Kelutan Kecamatan Trenggalek, saat dikonfirmasi, Selasa (18/10/2022) pagi.</p>



<p>Dikatakannya, banjir besar di Trenggalek, pernah terjadi tahun 2006 lalu. Setelah itu, belum pernah lagi banjir besar, yang melanda kawasan Kota Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Sejak 2006 lalu, wilayah perkotaan belum ada banjir besar lagi. Bisa dikatakan, banjir ini yang hampir mendekati kondisi banjir di tahun 2006,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/komisi-iv-dprd-trenggalek-minta-dinas-pendidikan-tindak-lanjuti-nasib-guru-ppg">Komisi IV DPRD Trenggalek Minta Dinas Pendidikan Tindak Lanjuti Nasib Guru PPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>Dirinya berharap, hujan segera reda dan membuat genangan air disejumlah titik surut. Dengan demikian, masyarakat bisa kembali melakukan aktifitas sehari-hari.</p>



<p>Terpisah, salah satu anggota Satpol PP Trenggalek, mengatakan titik-titik yang terendam banjir ada di Kelurahan Kelutan, Tamanan, Pogalan hingga Kelurahan Karangan.</p>



<p>&#8220;Titik-titik tersebut memang rentan banjir. Mengingat, lokasi sangat dekat dengan aliran sungai. Jadi, bisa dipastikan kalau curah hujan tinggi, air sungai meluap hingga ke rumah-rumah warga,&#8221; kata Tugas.</p>



<p>Hingga berita ini ditulis, hujan masih mengguyur kawasan Trenggalek. Sementara arus lalu lintas menuju pusat kota, pun ditutup untuk sementara waktu. Bagi warga yang hendak ke kawasan kota Trenggalek, bisa melewati jalur lain dengan jarak tempuh yang lebih jauh. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177003</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Rumah di Darungan Lumajang Terendam Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/puluhan-rumah-di-darungan-lumajang-terendam-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2021 20:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Intensitas Hujan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134079</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Intensitas hujan tinggi di beberapa daerah di Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, mengakibatkan banjir. Titik terparah, teridentifikasi terjadi di wilayah Desa Darungan. Dari informasi yang diperoleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Lumajang, banjir terjadi akibat meluapnya aliran sungai yang tidak mampu menampung tingginya curah hujan. Genangan air diperkirakan mencapai 40-80 cm [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Intensitas hujan tinggi di beberapa daerah di Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, mengakibatkan banjir. Titik terparah, teridentifikasi terjadi di wilayah Desa Darungan.</p>
<p>Dari informasi yang diperoleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Lumajang, banjir terjadi akibat meluapnya aliran sungai yang tidak mampu menampung tingginya curah hujan. Genangan air diperkirakan mencapai 40-80 cm di atas permukaan tanah.</p>
<p>&#8220;Tim BPBD Kabupaten Lumajang, hari ini (Jumat, red) sudah melakukan pengecekan lokasi di Dusun Krajan, Desa Darungan. Banjir disebabkan hujan intensitas ringan dan terkadang deras mulai kemarin,&#8221; jelas Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, Jum&#8217;at (05/02) tadi.</p>
<p>Akibat kejadian itu, beberapa rumah di wilayah Darungan, tergenang air hingga 20 cm. Diperkirakan, ada 40 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya tergenang air hingga setinggi lutut orang dewasa. Tidak hanya rumah, hewan ternak dan puluhan hektare sawah yang ditanami padi, jagung, kacang, tomat dan lombok turut terkena dampak banjir tersebut.</p>
<p><a href="https://memontum.com/132383-kunjungi-lumajang-malam-hari-mensos-risma-salurkan-bantuan-warga-terdampak-semeru#ixzz6lfdBQhkE"><strong>Baca Juga : Kunjungi Lumajang Malam Hari, Mensos Risma Salurkan Bantuan Warga Terdampak Semeru</strong></a></p>
<p>&#8220;Saat ini, Tim BPBD Kabupaten Lumajang masih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa dan aparat setempat serta melakukan pendataan terkait kerugian dan kebutuhan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dijelaskan Wawan, lokasi tersebut memang sudah menjadi langganan banjir saat itensitas hujan tinggi. Meski pun sudah ada saluran air yang mengarah ke muara laut selatan, namun belum mampu mengatasi curah hujan tinggi. <strong>(kom/ryk/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134079</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Intensitas Hujan Tinggi, Tembok Jalan Kampung Kasin Ambrol</title>
		<link>https://memontum.com/intensitas-hujan-tinggi-tembok-jalan-kampung-kasin-ambrol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2017 10:18:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Intensitas Hujan Tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=6693</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang&#8212; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang terus mengimbau agar masyarakat tetap waspada akan terjadinya bencana, utamanya pada kondisi cuaca buruk seperti saat ini. &#160; Seperti dilaporkan Tim BPBD, dinding penahan jalan kampung di kawasan Gang Pulau Galang RT 14 RW 01, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, ambruk dikarenakan tak kuat menahan air akibat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang&#8212;</strong> Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang terus mengimbau agar masyarakat tetap waspada akan terjadinya bencana, utamanya pada kondisi cuaca buruk seperti saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seperti dilaporkan Tim BPBD, dinding penahan jalan kampung di kawasan Gang Pulau Galang RT 14 RW 01, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, ambruk dikarenakan tak kuat menahan air akibat intensitas hujan yang tinggi pada Rabu (15/11/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Kepala BPBD Kota Malang, Hartono, mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk, kejadian bermula pada saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut para pukul 14.00 WIB. Hal itu menyebabkan tembok antara selokan dan pembatas jalan kampung di Gang Pulau Galang ambrol karena tak kuat menahan air.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tembok yang ambrol panjangnya kurang lebih 15 meter dan tinggi 2 meter,&#8221; kata Hartono.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beruntung kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa ataupu luka-luka, namun akibat tembok ambrol itu saat ini saluran air di selokan tersumbat material karena reruntuhan sehingga membuat akses jalan ditutup sementara waktu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Sementara waktu akses jalan ditutup karena khwatir ambrol lebih parah,&#8221; tandasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akibat kejadian tersebut BPBD telah melakukan sejumlah tindakan antara lain menerjunkan Tim TRC dan KC untuk penanganan dan assesment di lokasi kejadian, pembersihan material yang menghambat saluran air dan memasang garis pembatas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;BPBD mengimbau kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian untuk tetap berhati-hati terhadap potensi ancaman bencana yang ada disekitar tempat tinggalnya, apalagi sekarang sudah memasuki musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi,&#8221; pesan Hartono. (hms/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6693</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
