<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ITN Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/itn-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jun 2022 11:49:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ITN Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perjelas Batas Kelurahan dan Desa, Pemkab Lamongan Gandeng ITN Malang</title>
		<link>https://memontum.com/perjelas-batas-kelurahan-dan-desa-pemkab-lamongan-gandeng-itn-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 11:49:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[ITN]]></category>
		<category><![CDATA[ITN Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170680</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Batas kelurahan atau desa merupakan suatu hal yang sangat penting dan sangat perlu, untuk diperjelas guna terciptanya tertib administrasi pemerintahan. Untuk mewujudkan tertib administrasi dan tersedianya peta batas wilayah kelurahan di Kabupaten Lamongan, Senin (13/06/2022) tadi, Pemkab Lamongan yang dalam hal ini Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Fakultas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Batas kelurahan atau desa merupakan suatu hal yang sangat penting dan sangat perlu, untuk diperjelas guna terciptanya tertib administrasi pemerintahan. Untuk mewujudkan tertib administrasi dan tersedianya peta batas wilayah kelurahan di Kabupaten Lamongan, Senin (13/06/2022) tadi, Pemkab Lamongan yang dalam hal ini Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Perjanjian ini, dalam rangka penyusunan peta batas wilayah kelurahan di Kabupaten Lamongan.</p>



<p>Diungkapkan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, momen penandatanganan perjanjian kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi ini merupakan momen yang penting. Sebagaimana, tema Hari Jadi Lamongan ke-453 tahun, yakni kolaborasi mewujudkan pembangunan inklusif.</p>



<p>Dirinya mengatakan, bahwa kolaborasi merupakan kunci keberhasilan bagi terwujudnya kejayaan Lamongan yang berkeadilan. &#8220;Kolaborasi dengan perguruan tinggi ini tentu banyak hal yang bisa kita lakukan. Banyak hal yang bisa kita kerjakan, lebih-lebih hal teknis yang benar-benar bersifat teknis dan mengharuskan pihak perguruan tinggi untuk ikut turun tangan. Maka, Pemkab Lamongan tidak bisa sendirian dalam mewujudkan hal-hal tersebut,” tegas Bupati Yuhronur.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, hal-hal terkait aset pemerintahan seperti batas wilayah, merupakan suatu hal yang krusial. Seperti kita ketahui, bahwa ketidakjelasan batas kelurahan atau desa, ini selain dapat mempengaruhi tertib administrasi juga berpengaruh terhadap perencanaan pembangunan, kepastian hukum, penanganan permasalahan, serta penyebaran informasi.</p>



<p>“Kolaborasi terkait hal teknis, ini sudah ditindaklanjuti dengan kerja sama dalam rangka batas kelurahan, yang ini memang satu hal yang sangat penting, karena persoalan aset ini merupakan persoalan krusial. Sehingga, kita harus bergandeng tangan dengan pihak kampus,” tambahnya.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Pemkab Lamongan dengan ITN Malang, terkait pengembangan pendidikan dan teknologi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lamongan. Selain itu, juga menandatangani kesepakatan bersama dengan Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD) Lamongan tentang pembangunan daerah dan implementasi tridharma perguruan tinggi di Kabupaten Lamongan. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170680</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Malang Jalin Kolaborasi dengan ITN terkait Penerapan Teknologi Desa</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-jalin-kolaborasi-dengan-itn-terkait-penerapan-teknologi-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2021 08:01:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[ITN Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=155263</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang akan berkolaborasi dengan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dalam rangka penerapan teknologi ke seluruh wilayah desa se-Kabupaten Malang. Hal tersebut disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, dalam acara Penandatanganan Kesepakatan bersama Antara Pemerintah Kabupaten Malang dan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang di Peringgitan Kabupaten Malang, Rabu (06/10/2021) tadi.&#160; Kerja sama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang akan berkolaborasi dengan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dalam rangka penerapan teknologi ke seluruh wilayah desa se-Kabupaten Malang. Hal tersebut disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, dalam acara Penandatanganan Kesepakatan bersama Antara Pemerintah Kabupaten Malang dan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang di Peringgitan Kabupaten Malang, Rabu (06/10/2021) tadi.&nbsp;</p>



<p>Kerja sama antara kedua belah pihak ini, ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Malang dan Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE. Hadir pula dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wakil Rektor dan seluruh civitas akademika ITN Malang, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>&#8220;MoU antara Pemerintah Kabupaten Malang bersama ITN ini, bukan yang tahun pertama dan kali ini saja dilaksanakan. Melainkan, sudah kesekian kalinya. Kerja sama ini untuk membantu Pemkab Malang dalam rangka penerapan teknologi baik di bidang sipil dan elektronika. Kabupaten Malang akan berkolaborasi dengan ITN. Termasuk diantaranya, mengarah ke digitalisasi, PLTA dan Panel Sel yang akan dikerjasamakan nantinya. MoU ini akan secepatnya dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama antara Dekan bersama OPD terkait. Semua sektor akan dikerjasamakan. ITN yang punya teknologi baru, akan diterapkan di masyarakat dan menjadi kolaborasi antara ITN dengan Kabupaten Malang. Program ini akan diterapkan tergantung survey lokasinya, untuk menentukan wilayah mana di semua desa se Kabupaten Malang yang akan dikembangkan,&#8221; jelas Bupati Malang.</p>



<p>Bupati Sanusi juga menyampaikan, bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa setiap Pemerintah Daerah memiliki kewenangan untuk bekerja sama dengan pihak lain termasuk diantaranya yakni dengan perguruan tinggi. Perguruan tinggi sendiri merupakan lembaga yang sangat strategis dalam mendorong percepatan pembangunan suatu daerah.</p>



<p>Sebagai salah satu agen pembangunan dengan potensi SDM yang berkualitas, Bupati Malang menilai selama ini ITN Malang, telah banyak memberikan kontribusi terbaiknya bagi pembangunan Kabupaten Malang di berbagai bidang. Dalam kesempatan itu, dirinya pun berterima kasih kepada ITN Malang, atas segala kontribusinya selama ini, sekaligus memberikan apresiasi tinggi atas komitmen ITN Malang dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama ini.</p>



<p>&#8221;Mudah-mudahan dapat membawa manfaat positif dan akan semakin memperkuat komitmen kita bersama untuk terus berkiprah dan berkarya nyata dalam memajukan daerah dan masyarakat Kabupaten Malang. Dunia global saat ini berkembang dengan sangat hebat. Kehadiran internet dan teknologi informasi telah mengubah banyak dimensi kehidupan manusia. Pertumbuhan generasi milenial dan Generasi Z secara revolusioner mengubah cara pandang kita dalam bekerja. Dunia semakin dinamis, kehidupan semakin kompleks, kebutuhan semakin beragam, tantangannya juga akan semakin tinggi dan intens. Sehingga, ritme kerja pun harus semakin mobile dan cepat. Paradigma lama dimana Pemerintah Daerah yang bekerja sendiri dengan jajaran Perangkat Daerahnya, sudah tidak dapat lagi diterapkan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Malang perlu untuk merespon dan beradaptasi dengan perubahan tersebut. Sehingga melalui kolaborasi seperti ini, saya berharap mampu menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah, agar nantinya dapat terwujud dengan sukses dan maksimal,&#8221; tambah Bupati Malang.</p>



<p>Rektor ITN Malang dalam kesempatan itu menyampaikan, siap mendukung program Pemkab Malang. Apalagi, Pemkab Malang juga sedang berupaya untuk maju dengan konsep Smart City. Dimana, masyarakat didorong agar semakin proaktif dan berinisiatif untuk terlibat dalam pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.&nbsp;</p>



<p>Untuk itu, tambahnya, ITN Malang siap mensupport penuh agar dapat membantu Pemkab Malang dengan melakukan pendampingan kepada masyarakat. Sekaligus, dapat menjadi katalisator pembangunan diberbagai sektor strategis di Kabupaten Malang seperti pariwisata, pertanian, teknologi, UMKM, industri dan juga investasi.</p>



<p>Harapannya, pasca penandatanganan kesepakatan bersama ini dapat segera ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama dengan perangkat daerah terkait. Serta, wujudkan sinergi positif dengan Pemkab Malang, diantaranya dengan memberikan ide-ide dan gagasan yang inovatif, mendukung program-program strategis Pemerintah Kabupaten Malang dari segala bidang.</p>



<p>&#8221;ITN sangat siap mendukung digitalisasi desa seperti yang diprogramkan bapak Bupati Malang. Serta, akan membangun pembangkit listrik berskala kecil melalui mikrohidro dan PLTS. ITN juga ingin mentransformasi teknologi ke desa-desa agar bisa berinovasi kembangkan desanya. Tentu saja ini peluang yang baik. Perihal tata ruang kota juga sudah melakukannya dengan Pemkab Malang. Artinya, apa yang menjadi perencanaan disana, jadi harus kita wujudkan. Daerah daerah mana yang potensi dikembangkan listriknya yang menggunakan mikrohidro dan daerah mana saja yang akan kita digitalisasi sehingga sekaligus menambah wawasan teknologi bagi mereka. Seperti yang disampaikan bapak Bupati Malang bahwa Kabupaten Malang ini sangat luar biasa sekali dan terbaik di Indonesia dalam hal inovasi. Kemajuan di bidang inovasi. Artinya jika sudah menjadi brandnya maka kita harus mendukung penuh pengembangan teknologi nya. Jadi sinergitas dengan Kabupaten Malang akan kita wujudkan pada implementasi teknologinya. Ke depan wujudkan kabupaten Malang yang serba IT dan inovatif,&#8221; tegas Rektor ITN. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155263</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Mahasiswa ITN Malang Juara 1 Rendering Acsent Udayana 2021</title>
		<link>https://memontum.com/dua-mahasiswa-itn-malang-juara-1-rendering-acsent-udayana-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2021 06:05:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ITN Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rendering Acsent Udayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146197</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Konsep desa wisata nusantara dengan kebudayaan Bali mengantarkan dua mahasiswa Arsitektur S-1 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menjadi Juara 1 Architecture Rendering Competition Acsent 2021. Mereka adalah, Maksimilianus Jata, dan Alessandro Pareira Saputra Wula, mahasiswa Arsitektur Kampus Biru yang mengungguli puluhan peserta rendering dari mahasiswa seluruh Indonesia. Maksimilianus Jata, mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Konsep desa wisata nusantara dengan kebudayaan Bali mengantarkan dua mahasiswa Arsitektur S-1 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menjadi Juara 1 Architecture Rendering Competition Acsent 2021. Mereka adalah, Maksimilianus Jata, dan Alessandro Pareira Saputra Wula, mahasiswa Arsitektur Kampus Biru yang mengungguli puluhan peserta rendering dari mahasiswa seluruh Indonesia. Maksimilianus Jata, mengatakan bahwa pihaknya dalam lomba yang diikuti oleh puluhan mahasiswa seluruh Indonesia ini mengangkat konsep &#8216;Desain Desa Wisata Nusantara &#8211; Destinasi Wisata Nusantara dengan Kebudayaan Bali&#8217;.</p>



<p>&#8220;Kami mengembangkan obyek wisata rumah tinggal bergaya tradisional,&#8221; ungkapnya pada awak media, Jumat (25/06).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>Dikatakan pria yang akrab disapa Max itu, saat lomba tiap peserta diberi tantangan membuat desain 3D modelling dasar dari panitia sebagai acuan rancangan desain. Peserta diminta untuk merender objek, mengeksplorasi dan berkreasi dalam menentukan material, lighting, suasana dengan tema yang sudah ditentukan.</p>



<p>“Disini kami banyak sekali merubah material bangunan, interior, dan memperbaiki modelling 3D. Kami menyajikan konsep rendering dengan menceritakan mengenai pentingnya mempertahankan serta merawat warisan budaya nusantara yang merupakan jati diri bangsa Indonesia,” tuturnya.</p>



<p>&nbsp;Karya kedua mahasiswa ITN Malang ini disajikan dalam bentuk video animasi berdurasi 3 menit dan panel poster. Menceritakan desa wisata nusantara yang berada di Pulau Bali sebagai destinasi wisata dengan tema nusantara, serta memberikan pola massa yang baik dan lega. Mampu menghadirkan pengalaman berwisata, dengan tidak mengurangi nilai luhur yang dipresentasikan melalui corak dan arsitektur nusantara.</p>



<p>&#8220;Ada empat area yang ditonjolkan dalam rendering. Yakni, area entrance taman wisata, area entrance museum, communal space, dan interior gedung teater. Kemudian tiap area di detailkan dengan wujud fasilitas gedung teater, amphitheatre, museum, tempat ibadah, restoran, dan tempat berjualan buah tangan khas Bali oleh masyarakat sekitar,&#8221; papar Max.</p>



<p>Meskipun dikerjakan bersama, namun tetap ada kesulitan dalam membuat rendering. Seperti halnya device yang digunakan oleh mereka berdua memiliki spesifikasi standard. Padahal lomba yang mereka ikuti termasuk dalam skala kawasan. Dimana banyak sekali bentuk geometri bangunan yang harus detail.</p>



<p>&nbsp;“Saat pertengahan pengerjaan kami sempat kebingungan. Karena komputer dan laptop yang kami gunakan nyaris tidak bisa mengerjakan modelling pada saat masuk proses rendering animasi di software. Namun, kami tidak kehilangan trik untuk menyelesaikan rendering ini. Meskipun dengan berat hati, akhirnya kami harus menurunkan kualitas animasi karena ada beberapa keterbatasan (komputer),” tandas mahasiswa semester 6 ini.</p>



<p>Walau diwarnai berbagai tantangan, rekan satu tim Max, Alessandro Pareira Saputra Wula, merasa pihaknya bisa melewatinya dengan memberikan hasil yang terbaik.</p>



<p>“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin dalam menyiapkan animasi serta panel poster baik dari teknik pengambilan angle kamera dan narasi video. Kami rasa poster karya kami sudah cukup seimbang, penyajian foto dan deskripsinya sangat proporsional,” beber mahasiswa semester 4 itu</p>



<p>Pria yang akrab disapa Sandro itu berharap akan semakin banyak masyarakat yang peduli pada pentingnya tempat wisata dengan tema nusantara. Sehingga generasi masa depan bisa mempertahankan kelokalan dan identitas bangsa sebagai daya tarik wisata. &#8220;Kami, juga berharap kedepannya semakin banyak lomba rendering arsitektur. Karena skill rendering, foto, dan animasi sangat diperlukan pada saat kami terjun di dunia kerja khususnya bidang arsitektur. Pastinya kami sangat senang bisa juara 1, karena effort yang kami keluarkan tidak sia-sia, dan juga mendapatkan pengalaman baru setelah mengikuti lomba ini,” ujar Sandro. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146197</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dosen dan Staf ITN Malang Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama</title>
		<link>https://memontum.com/dosen-dan-staf-itn-malang-vaksinasi-covid-19-tahap-pertama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 May 2021 09:47:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[ITN Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143527</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Vaksinasi dosis pertama untuk dosen dan staf Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang berlangsung selama dua hari, Selasa (25/05) dan Kamis (27/05) di UMM Medical Center. Antusiasme civitas akademika terhadap program vaksinasi sudah terlihat sejak proses pendaftaran di bulan Maret 2021 yang lalu hingga hari vaksinasi berlangsung. Wakil Rektor I Bidang Akademik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Vaksinasi dosis pertama untuk dosen dan staf Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang berlangsung selama dua hari, Selasa (25/05) dan Kamis (27/05) di UMM Medical Center. Antusiasme civitas akademika terhadap program vaksinasi sudah terlihat sejak proses pendaftaran di bulan Maret 2021 yang lalu hingga hari vaksinasi berlangsung.</p>



<p>Wakil Rektor I Bidang Akademik ITN Malang, Dr F Yudi Limpraptono ST MT, menjelaskan, vaksinasi merupakan upaya meminimalisasi penyebaran Covid-19. “Saya salut, dosen dan staf ITN antusias datang dan antri untuk mendapatkan vaksin. Tidak perlu takut ya, saya hari ini juga sudah divaksin, prosesnya cepat, tidak sakit,” ujarnya.</p>



<p><strong><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>Yudi optimis bulan September pihaknya sudah siap menyongsong penerimaan mahasiswa baru. Pasalnya, pada bulan Agustus mendatang para dosen dan staf akan menjalani jadwal vaksinasi tahap kedua.</p>



<p>&#8220;September mendatang, jika diizinkan oleh pemerintah, harapannya perkuliahan sudah offline. Kalau belum diizinkan, atau masih ada yang keberatan offline, maka kami akan menjalankan hybrid learning,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Kepegawaian ITN Malang, Nuning Irawati AMd, mengatakan bahwa ITN Malang mengajukan vaksin untuk sivitas akademika kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang sebanyak 260.</p>



<p>“ITN dapat vaksin AstraZeneca CTMAV546, dan kemarin saya sudah berkonsultasi dengan dokter mengenai kode tersebut. Vaksin kode ini aman digunakan, sehingga dosen dan staf ITN tidak perlu ragu. Vaksinasi adalah program pemerintah, semua harus dapat vaksin untuk melindungi diri dari Covid-19,” tegas Nuning.</p>



<p>Menurut Nuning, jumlah yang ikut vaksinasi tersebut memang tidak semua dari jumlah dosen dan staf. Pasalnya, sebagian civitas akademika ITN Malang sudah mendapatkan vaksinasi terlebih dahulu sebelum jadwal vaksinasi institusi. Ada juga sebab lain seperti, kondisi punya penyakit bawaan dan masih adanya ketakutan dengan vaksin jenis AstraZeneca.</p>



<p>“Kami tidak bisa memaksa bagi yang masih takut dengan vaksin AstraZeneca. Padahal kasus yang terjadi akhir-akhir ini adalah jenis AstraZeneca kode 547, dan itu sudah ditarik oleh pemerintah. Namun kebanyakan yang tidak ikut vaksinasi lewat institusi, karena sudah mendapatkan terlebih dahulu di tempat lain,” urai Kabag Kepegawaian ITN Malang, Nuning Irawati AMd.<strong> (mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143527</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Tim Teknik Sipil ITN Malang Juara III dan Nominasi IV Kompetisi Desain Gedung Tahan Gempa</title>
		<link>https://memontum.com/dua-tim-teknik-sipil-itn-malang-juara-iii-dan-nominasi-iv-kompetisi-desain-gedung-tahan-gempa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 May 2021 05:27:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[gedung tahan gempa]]></category>
		<category><![CDATA[ITN Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kompetisi desain]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143330</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali meraih prestasi. Kali ini datang dari dua Tim Teknik Sipil S-1 yang berhasil menyabet juara 3 dan nominasi ke 4 Kompetisi Earthquake Resistant Design Competition (ERDC) 2021 (Kompetisi Desain Tahan Gempa) di Universitas Kristen Petra Surabaya. Tim Exo yang berhasil membawa pulang juara 3 beranggotakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>– Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali meraih prestasi. Kali ini datang dari dua Tim Teknik Sipil S-1 yang berhasil menyabet juara 3 dan nominasi ke 4 Kompetisi Earthquake Resistant Design Competition (ERDC) 2021 (Kompetisi Desain Tahan Gempa) di Universitas Kristen Petra Surabaya.</p>



<p>Tim Exo yang berhasil membawa pulang juara 3 beranggotakan Fellix Christovel S, Nur Yani, dan Riska Nanda Sintya Dewi. Sementara dari Tim Spectra terdiri dari Rexi Bara, Vandrew Prananda Manginten, dan Yuda Arya Pangestu berhasil menempati posisi ke 4 dalam ajang tersebut.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/di-10-merchant-ini-kau-bisa-pakai-ultra-voucher-gift-card-sebagai-alat-pembayaran">Di 10 Merchant Ini Kamu Bisa Pakai Ultra Voucher Gift Card Sebagai Alat Pembayaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/fashion-jumpsuit-sleeveless-beri-sentuhan-kain-maduran-dengan-jargon-kemerdekaan">Fashion Jumpsuit Sleeveless Beri Sentuhan Kain Maduran dengan Jargon Kemerdekaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sempat-terseok-dihantam-pandemi-anyaman-limbah-tali-plastik-tetap-bertahan">Sempat Terseok Dihantam Pandemi, Anyaman Limbah Tali Plastik Tetap Bertahan</a></li>
</ul>


<p>Kedua tim mengungguli 46 peserta dari seluruh Indonesia pada Kompetisi ERDC yang bertjuk “Overcome the Certain Uncertainty”.</p>



<p>&#8220;Dari 46 tim yang mengikuti kompetisi, dikerucutkan menjadi 15, dan terakhir diambil 3 tim sebagai juara. Dari kompetisi ini peserta diajak untuk berfikir secara inovatif dengan membuat desain bangunan bertingkat tahan gempa yang efektif dan kuat menahan beban lateral gempa bumi,&#8221; ujar Ketua Tim Exo, Fellix Christovel S, Selasa (25/5).</p>



<p>Diakui Felix, timnya diharuskan membuat prototype bangunan 11 lantai dari kayu balsa. Bangunan tersebut kemudian diuji dengan shaking table.</p>



<p>&#8220;Dalam desain bangunan tahan gempa kami menetapkan sistem bracing. Kami menggabungkan tiga jenis bracing, cross braced, inverted V-braced, diagonal braced. Biasanya kalau di lapangan hanya menggunakan satu bracing. Tapi, di kompetisi ini bracing diaplikasikan ke prototype kayu balsa. Karena kayu lebih bisa menerima energi gaya gempa yang sangat baik dari pada beton dan baja,” imbuh Fellix.</p>



<p>Setelah semua analisa aman, bangunan kemudian mulai diuji ketahanan gempanya. “Pengujian ketahanan gempanya dengan empat kali uji dengan frekuensi yang berbeda. Namun sayangnya tim kami harus berhenti di pengujian ke empat di menit 17.74,” tandas mahasiswa asal Balikpapan ini.</p>



<p>Untuk desain bangunan Tim Exo memakai Extended Three Analysis Building Systems (ETABS) dengan metode analisa menggunakan konsep bracing eksentris. Sementara untuk Tim Spectra menggunakan bracing konsentris. Namun, kedua tim sama-sama menetapkan desain struktur bangunan sistem SCWB (Strong Column and Weak Beam) dalam pembuatan prototype gedung 11 lantai.</p>



<p>&#8220;Kami menerapkan struktur gedung dari bawah sampai atas dengan komposisi di bawah berat semakin ke atas semakin ringan. Karena gedung yang dibangun tinggi ada yang namanya strong colom, dimana kolomnya kuat baloknya lemah. Dan ternyata berhasil,&#8221; jelas Ketua Tim Spectra, Rexi Bara.</p>



<p>Namun diakui Rexi, timnya masih ada kekurangan dipresentasi. Sehingga dia berharap dengan banyaknya anggota tim yang notabene mahasiswa semester awal, nantinya mereka bisa memperbaiki kesalahan di tahun ini.</p>



<p>“Kami kurang dalam analisa program ETABS. Kemarin, saat proposal sudah terkirim ternyata ada yang kurang. Padahal itu ternyata ditanyakan oleh penguji Ketika kami presentasi. Jadi, kalau ada pertanyaan hasil output dari hasil analisanya semua tim bisa menjawab,” papar mahasiswa semester akhir ini. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143330</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ITN Malang Ditetapkan sebagai Pelaksana Pendamping Program SMK Pusat Keunggulan</title>
		<link>https://memontum.com/itn-malang-ditetapkan-sebagai-pelaksana-pendamping-program-smk-pusat-keunggulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2021 13:20:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ITN Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaksana Pendamping]]></category>
		<category><![CDATA[Program SMK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141861</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ditetapkan sebagai perguruan tinggi Pelaksana Pendampingan Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan Tahun 2021 yang ditandatangani Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto ST MSc PhD. ITN Malang menjadi satu diantara 146 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia yang akan melakukan pendampingan Program SMK Pusat Keunggulan. Baca [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ditetapkan sebagai perguruan tinggi Pelaksana Pendampingan Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan Tahun 2021 yang ditandatangani Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto ST MSc PhD.</p>



<p>ITN Malang menjadi satu diantara 146 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia yang akan melakukan pendampingan Program SMK Pusat Keunggulan.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasokan-masih-bergantung-dari-luar-daerah-harga-telur-di-kota-malang-alami-kenaikan-jelang-lebaran">Pasokan Masih Bergantung dari Luar Daerah, Harga Telur di Kota Malang Alami Kenaikan Jelang Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Setelah ditetapkan, maka ITN Malang dengan 15 SMK Negeri melakukan &#8216;Rapat Koordinasi Pelaksana Pendampingan Pusat Keunggulan Tahun 2021, Program SMK 4 Tahun dan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama&#8217; di Auditorium Kampus 1 ITN Malang, Senin (03/05).</p>



<p>“Di Jawa Timur banyak SMK yang menyelenggarakan pendidikan 4 tahun. Sehingga banyak yang dapat dilakukan ketika ITN Malang bisa bersinergi dengan SMK yang didampinginya. Salah satu pendampingan pada level program studi, yaitu SMK yang menyelenggarakan pendidikan 4 tahun akan ada pengakuan SKS ketika masuk ke perguran tinggi dari mata pelajaran yang sudah ditempuh,&#8221; kata Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE.</p>



<p>Menurut Prof Abraham, umumnya untuk mendapatkan ijazah sarjana mahasiswa harus menempuh 144 SKS.</p>



<p>&#8220;Kami sepakat di level institut ada pengakuan SKS dari SMK program 4 tahun, minimal 18 SKS dan maksimal 24 SKS. Artinya, kalau kita hitung calon mahasiswa hanya menempuh 120 SKS. Masing-masing mahasiswa bisa menempuh 7 sampai 7,5 semester bergantung indeks prestasi mahasiswa tersebut,” jelasnya.</p>



<p>Dengan adanya kerjasama dengan SMK Negeri, ada beberapa tugas yang menunggu ITN Malang sebagai pelaksana pendampingan. Seperti melaksanakan koordinasi dengan unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, melakukan pendampingan pemenuhan 8 standar nasional pendidikan dan implementasi link and match dengan dunia kerja. Kemudian memfasilitasi pelatihan pelaksanaan in house training kepada kepala sekolah dan guru di SMK pelaksana Program SMK Pusat keunggulan serta pengawas sekolah.</p>



<p>&#8220;Selain itu juga memfasilitasi implementasi pembelajaran berbasis komunitas dalam penyusunan perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan SMK, pendampingan penggunaan teknologi bagi kepala sekolah dan guru, dan penyusunan, pemantauan, evaluasi. Serta pelaksanaan tindak lanjut capaian pembelajaran di SMK pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan,&#8221; jabarnya.</p>



<p>Terpilihnya ITN Malang menjadi perguruan tinggi Pelaksana Pendamping Program SMK Pusat Keunggulan tidak lepas dari peran serta SMKN 6 Malang. Perlu diketahui sebelumnya ITN Malang dan SMKN 6 Malang sudah terlebih dahulu menjalin MoU pada awal April 2021 yang lalu.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 6 Malang, Drs Sidik Priyono, mengatakan bahwa kegiatan MoU mencakup 4 hal.</p>



<p>&#8220;Yakni support ITN Malang terhadap program pendidikan 4 tahun di SMK, sehingga siswa tidak perlu mengulang materi yang sama saat meneruskan kuliah. Matrikulasi dari SKS yang sudah ditempuh di SMK, pengabdian masyarakat, serta kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL),&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sidik berharap ketika siswa SMK program 4 tahun melanjutkan ke perguruan tinggi tidak&nbsp; sama dengan yang hanya menempuh 3 tahun. “ITN mengakui minimal 18 sampai 24 SKS. Sehingga anak-anak kita yang SMK 4 tahun bisa mendapatkan jenjang lebih cepat (lulus) dari pada yang 3 tahun. Kalau mungkin ada jurusan tidak sama, silahkan berkoordinasi dengan masing-masing jurusan yang ada di ITN Malang,” pinta Sidik. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141861</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ITN Malang Dipercaya Pemkab Mahakam Ulu Dalam Pendampingan RTRW</title>
		<link>https://memontum.com/itn-malang-dipercaya-pemkab-mahakam-ulu-dalam-pendampingan-rtrw</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2021 05:47:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[ITN Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[RTRW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140154</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali mendapat kepercayaan Pemerintah Daerah, kali ini datang dari Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Propinsi Kalimantan Timur. Dimana kerjasama yang ditandatangani Rabu (15/04) kemarin di Ruang Sidang Rektorat Kampus I ITN Malang, untuk melakukan pendampingan dalam pengembangan daerah tersebut. Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali mendapat kepercayaan Pemerintah Daerah, kali ini datang dari Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Propinsi Kalimantan Timur. Dimana kerjasama yang ditandatangani Rabu (15/04) kemarin di Ruang Sidang Rektorat Kampus I ITN Malang, untuk melakukan pendampingan dalam pengembangan daerah tersebut.</p>



<p>Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE, mengatakan bahwa selama ini ITN Malang sudah berpengalaman melakukan pendampingan dalam pengembangan daerah-daerah baru terutama di wilayah Indonesia Timur.</p>



<h5 class="wp-block-heading"><strong><em>Baca juga:</em></strong></h5>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Dan kemarin, bersama dengan Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh, kami sudah menekan MoU kerjasama. Ini menjadi kesempatan yang luar biasa, apalagi Mahakam Ulu baru berusia 8 tahun,&#8221; ungkapnya, Jumat (16/04).</p>



<p>Menurut Rektor yang akrab disapa Prof Lomi itu, dalam pengembangan wilayah terutama Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) membutuhkan peran serta perguruan tinggi. Dimana nantinya tim teknis ITN akan menginventarisir bantuan yang bisa diwujudkan sesuai dengan keinginan daerah.</p>



<p>&#8220;Kami akan kawal kerjasama ini, untuk RTRW tentunya sampai Perda, kami dampingi mulai dari konsultasi sampai revisi-revisi. ITN sebagai pioner pada tata ruang, namun nantinya tidak sebatas di situ, karena ITN memiliki 15 prodi yang siap berperan serta mengembangkan daerah,” tegas Prof Lomi.</p>



<p>Bahkan nota kesepahaman bersama antara kedua belah pihak, ITN Malang siap mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatkan pembangunan daerah di Kabupaten Mahakam Ulu.</p>



<p>“MoU dengan Mahakam Ulu mempunyai potensi untuk kita lakukan dan kembangkan. Apalagi kabupaten tersebut masih berusia 8 tahun dan perlu peran serta dari perguruan tinggi dalam membangun Mahakam Ulu ke depan. Ini karya ITN yang pertama di Mahakam Ulu,” ujar rektor berharap kerjasama tidak hanya sebatas Perda saja. Bagaimanapun, perguruan tinggi mempunyai tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.</p>



<p>Kamarin bukan kali pertama Pemkab Mahakam Ulu bertandang ke ITN Malang. Sebelumnya awal tahun 2020 Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mahakam Ulu mengunjungi Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang. Tujuannya untuk belajar penyusunan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota), serta peraturan zonasi.</p>



<p>&#8220;Sedangkan untuk kunjungan MoU kemarin Bupati Mahakam Ulu membawa serta jajarannya. Yakni, Sekda, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Inspektur Inspektorat, Kepala Dinas Pendidikan, Kasubag Program Perencanaan Keuangan Disdik, Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta yang lainnya,&#8221; tegas Rektor.<strong> (mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140154</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ITN Malang Dirikan UKM Game E-Sport</title>
		<link>https://memontum.com/itn-malang-dirikan-ukm-game-e-sport</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 13:23:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[E-Sport]]></category>
		<category><![CDATA[ITN Malang]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121332-itn-malang-dirikan-ukm-game-e-sport</guid>

					<description><![CDATA[Siapkan Atlit E-Sport Nasional dan International Memontum, Malang &#8211; Institute Teknologi Nasional (ITN) Malang kini memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Game E-Sport. Peresmian UKM yang berbasis tekhnologi informasi (TI) bertepatan dengan pelaksanaan Final Mobile Legend, Rabu (12/8/2020). UKM E-sport yang baru didirikan ITN Malang itu bertujuan untuk memberikan wadah bagi talenta-talenta mahasiswanya untuk bisa melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Siapkan Atlit E-Sport Nasional dan International</h2>
<p><strong>Memontum, Malang</strong> &#8211; Institute Teknologi Nasional (ITN) Malang kini memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Game E-Sport. Peresmian UKM yang berbasis tekhnologi informasi (TI) bertepatan dengan pelaksanaan Final Mobile Legend, Rabu (12/8/2020).</p>
<p>UKM E-sport yang baru didirikan ITN Malang itu bertujuan untuk memberikan wadah bagi talenta-talenta mahasiswanya untuk bisa melakukan kegiatan bermain game online yang lebih positif.</p>
<p>Selain itu UKM ini menjadi salah satu program kampus untuk membentuk mahasiswa agar bisa melakukan hal yang lebih positif dalam bermain game online. &#8220;Tujuan kami nanti akan membentuk para atlit-atlit E-sport di ITN ini agar bisa merambah ke kompetisi Nasional hingga International,&#8221; ujar Rektor ITN Malang Dr. Ir. Kustamar, MT.</p>
<p>Muncul ide dibentuknya UKM E-Sport ini juga tidak terlepas dari mahasiswa ITN Malang yang memang sudah menjadi Atlit E-sport dan juga menjadi kontributor di Moonton (Salah satu perusahaan penyedia game online).</p>
<p>Dari situ pihak kampus yang dibantu oleh mahasiswanya berinisiatif membuat UKM E-sport agar para mahasiswa juga bisa menyukseskan programnya hingga bisa menjadi Atlit Profesional seperti yang lainnya.</p>
<p>Kustamar berharap tentu adanya proses pembelajaran agar prrstasi mereka semakin baik dan bisa berkiprah di nasional dan international. Ini menciptakan sebuah kondisi game yang tidak hanya berkonotasi negatif, akan tetapi bisa menjadi hal yang positif dan berprestasi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-121333" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-2a-1-ITN-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-2a-1-ITN-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-2a-1-ITN-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-2a-1-ITN-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-2a-1-ITN-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kita tahu kebutuhan internet sangat luar biasa, kalau tidak dibarengi dengan upaya yang bisa menjadi positif nanti akan menjadi berbahaya. Maka dari itu kami memanfaat hal tersebut sebaik mungkin,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ketua E-sport ITN Malang sekaligus dosen Teknik Mesin, Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT saat mendampingi rektor juga menambahkan &#8220;Program kedepan nanti kita akan ada atlit E-sport. Karena UKM pasti ada valuenya, jadi atlit itu nanti dan sudah kita rekrut,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain fokus pada game Mobile Legend, pihak kampus nantinya juga akan menghadirkan atlit-atlit dari game mobile lainnya seperti, PUBG, Free Fire dan AOV. Tidak juga ketinggalan dari game Perangkat Computer (PC), seperti Point Blank dan Dota 2.</p>
<p>&#8220;Kedepannya nanti kita juga akan hadirkan game lainnya, mulai dari game mobile dan juga PC. Kita sudah siapkan tempat juga di kampus 2. Itu terangkum dari program kerjanya UKM ini nanti kedepannya,&#8221; tutup ketua E-sport ITN Malang Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT.<strong> (cw2/man)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121332</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wakil Rektor Baru Dituntut Fokus Pemberdayaan Kampus ITN</title>
		<link>https://memontum.com/wakil-rektor-baru-dituntut-fokus-pemberdayaan-kampus-itn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2019 14:04:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[ITN Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/85099-wakil-rektor-baru-dituntut-fokus-pemberdayaan-kampus-itn</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) terus melakukan peningkatan untuk menjadi kampus unggulan di berbagai bidang. Hal ini menjadi fokus yang harus dilaksanakan oleh Wakil Rektor Periode 2019-2023, usai dilantik Senin (27/5/2019). &#8220;Kita harus meningkatkan kualitas kampus ITN Malang di bidang administrasi, kurikulum, kerjasama hingga kesejahteraan. Saya berpesan pada Wakil Rektor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) terus melakukan peningkatan untuk menjadi kampus unggulan di berbagai bidang. Hal ini menjadi fokus yang harus dilaksanakan oleh Wakil Rektor Periode 2019-2023, usai dilantik Senin (27/5/2019).</p>
<p>&#8220;Kita harus meningkatkan kualitas kampus ITN Malang di bidang administrasi, kurikulum, kerjasama hingga kesejahteraan. Saya berpesan pada Wakil Rektor untuk menjalankan amanatnya sesuai dengan bidang masing-masing,&#8221; ungkap Rektor ITN Malang, Dr Kustamar, dalam pelantikan dan serah terima jabatan Wakil Rektor I, II, dan III, ITN Malang Periode 2019-2023, di Aula ITN Malang, Kota Malang.</p>
<p>Para Wakil Rektor yang dilantik tersebut, diantaranya Wakil Rektor I Dr F Yudi Limpraptono menggantikan Dr Kustamar, Wakil Rektor II Gaguk Sukowiyono MT menggantikan Dr Yulianus Hutabarat, dan Wakil Rektor III Fourry Handoko PhD menggantikan Dr Eng I Made Wartama.</p>
<p>Rektor ITN Kustamar menjelaskan, tugas Wakil Rektor I harus ada peningkatan kualitas pembelajaran. Salah satunya dengan mengembangkan pembelajaran online atau menggunakan sistem daring.</p>
<p>&#8220;Pelayanan pendidikan harus fokus pembelajaran dengan penekanan pada teknologi terapan, sehingga lulusan dapat mengetahui dan mengamalkan ilmu secara riil,&#8221; jelas mantan Wakil Rektor I periode sebelumnya.</p>
<p>Selanjutnya, Wakil Rektor II memiliki tugas untuk peningkatan kualitas SDM dan kesejahteraan pegawai. Hal ini ditujukan untuk memberikan pelayanan berbasis transparansi dalam pengelolaan anggaran.</p>
<p>&#8220;Kesejahteraan ini penting. Namun harus diikuti dengan prestasi dari para pegawai. Kami akan maksimalkan pengelolaan keuangan yang termonitor,&#8221; tambah Kus, sapaan akrabnya.</p>
<p>Sedangkan tugas Wakil Rektor III, yaitu bertugas untuk meningkatkan kualitas kelulusan, dan kerjasama nasional hingga internasional. Kustamar berharap kerjasama ini mampu membuat lulusan ITN tersalurkan sesuai dengan kemampuannya.</p>
<p>&#8220;Kerjasama dengan pemerintah daerah pun harus terus ditingkatkan, terutama dalam pembangunan infrastruktur sebagai bentuk kontribusi membangun negeri,&#8221; tandas suami Direktur Teknis PDAM Kota Malang ini. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">85099</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
