<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jebol &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jebol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Nov 2025 14:50:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jebol &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tinjau Tanggul Sungai Regoyo Jebol, Bupati Lumajang Tegaskan Prioritas Penanganan</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-tanggul-sungai-regoyo-jebol-bupati-lumajang-tegaskan-prioritas-penanganan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[jebol]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[regoyo]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227472</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kembali meninjau lokasi jebolnya Tanggul Sungai Regoyo Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Kamis (06/11/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa penanganan Tanggul Sungai Regoyo yang jebol ini sebagai prioritas utama pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan secara cepat, terkoordinasi dan berbasis data teknis untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kembali meninjau lokasi jebolnya Tanggul Sungai Regoyo Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Kamis (06/11/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa penanganan Tanggul Sungai Regoyo yang jebol ini sebagai prioritas utama pemerintah daerah.</p>



<p>Langkah ini dilakukan secara cepat, terkoordinasi dan berbasis data teknis untuk memastikan keselamatan warga serta kelangsungan lahan pertanian yang terdampak banjir lahar Gunung Semeru. Sejak tanggul jebol pada 2 November 2025, akibat hujan ekstrem, Bupati Indah memimpin peninjauan langsung ke lokasi untuk memetakan kerusakan dan mengarahkan langkah penanganan strategis.</p>



<p>Turut mendampingi dalam peninjauan, Wakil Bupati, Yudha Aji Kusuma, Ketua DPRD, Oktafiyani, Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, serta perwakilan BBWS Brantas dan Dinas PUSDA Jawa Timur.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Indah juga menekankan bahwa pemulihan akses jalan bagi 1.211 kepala keluarga dan perlindungan lebih 30 hektar lahan pertanian menjadi prioritas. “Penanganan tanggul ini bukan sekadar simbolis. Ini tentang menyelamatkan warga, melindungi pertanian dan mencegah kerusakan yang lebih luas,” ujarnya.</p>



<p>Dalam arahannya di lapangan, Bupati Indah menginstruksikan mobilisasi tiga unit alat berat dari PUSDA Jawa Timur, BBWS Brantas dan penambang lokal. BPBD Lumajang juga menyiapkan logistik dan pasokan bahan bakar agar perbaikan dapat berjalan tanpa hambatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Data teknis hasil identifikasi PUSDA dan BBWS Brantas, menunjukkan kerusakan meliputi tanggul sisi kanan sepanjang 150 meter dengan tinggi tegak 6 meter, tanggul kritis 27+66 meter, tanggul di sekitar musala dan Jembatan Limpas, serta pasang bronjong sayap Jembatan Sungai Liwek sepanjang 15 meter. Informasi ini, menjadi dasar prioritas penanganan.</p>



<p>Bupati Lumajang juga menekankan strategi penanganan yang sistematis dengan membuka kembali akses jalan utama, mengalihkan aliran air agar tidak merendam lahan pertanian, memperkuat tanggul yang kritis dan menyiapkan langkah antisipatif untuk mencegah risiko banjir susulan. Selain koordinasi teknis, Bupati Lumajang juga menekankan pentingnya partisipasi warga.</p>



<p>Warga sendiri juga ikut membangun tanggul sementara dan menata jalur darurat, sementara pemerintah menyediakan sumber daya dan alat berat. Kolaborasi ini, mempercepat pemulihan sekaligus membangun kapasitas komunitas menghadapi bencana.</p>



<p>Bupati Indah juga menegaskan, bahwa respons cepat ini merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mitigasi bencana hidrometeorologi. “Kesiapsiagaan, kolaborasi lintas instansi dan mobilisasi sumber daya menjadi fondasi agar setiap bencana dapat ditangani dengan efektif,” ujarnya.</p>



<p>Hasil penanganan di lapangan sudah mulai terlihat, akses jalan yang sebelumnya terputus perlahan kembali dibuka, arus sungai berhasil dialihkan dan beberapa titik tanggul darurat telah diperkuat. Langkah-langkah ini memastikan aktivitas warga, termasuk pendidikan dan pertanian, tetap berjalan meski terjadi bencana.</p>



<p>Bupati Lumajang juga menegaskan, bahwa mitigasi bencana di daerahnya bukan sekadar prosedur administratif, tetapi langkah nyata untuk melindungi warga dan membangun ketahanan komunitas menghadapi perubahan iklim dan bencana alam. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227472</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Semalaman, Tembok Rumah Warga Trenggalek Jebol dan JLS Tertimbun Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-semalaman-tembok-rumah-warga-trenggalek-jebol-dan-jls-tertimbun-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[jebol]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[semalaman,]]></category>
		<category><![CDATA[tembok]]></category>
		<category><![CDATA[tertimbun]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192764</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek akhir-akhir ini, menyebabkan tanah longsor di sejumlah tempat. Bahkan, sedikitnya satu rumah dan ruas jalan di Jalur Lintas Selatan (JLS) Trenggalek terdampak longsor. Kasihumas Polres Trenggalek, Iptu Suswanto, mengatakan tembok rumah warga tepatnya di Desa Masaran Kecamatan Munjungan jebol tertimpa meterial tanah akibat tebing setinggi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek akhir-akhir ini, menyebabkan tanah longsor di sejumlah tempat. Bahkan, sedikitnya satu rumah dan ruas jalan di Jalur Lintas Selatan (JLS) Trenggalek terdampak longsor.</p>



<p>Kasihumas Polres Trenggalek, Iptu Suswanto, mengatakan tembok rumah warga tepatnya di Desa Masaran Kecamatan Munjungan jebol tertimpa meterial tanah akibat tebing setinggi 7 meter dan lebar 5 meter runtuh akibat hujan deras. &#8220;Iya betul, sejak sore wilayah Munjungan (kecamatan, red) memang diguyur hujan cukup deras. Kemudian sekira pukul 05.30 WIB, tebing yang berada di samping rumah warga longsor dan mengenai tembok dapur. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa,&#8221; ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (07/07/2023) siang.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, di wilayah Kecamatan Watulimo dilaporkan tebing di JLS Tulungagung-Trenggalek masuk Desa Tasikmadu pagi ini sekira pukul 07.00 WIB mengalami longsor dan material tanah memenuhi hampir separo badan jalan. Kondisi ini, tentu sangat riskan menyebabkan kecelakaan bagi para pengguna jalan dimana JLS saat ini masih dibuka hingga tanggal 16 Juli 2023.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Suswanto menegaskan, saat ini petugas Polri, TNI dan stakeholder lainnya sudah ada di lokasi untuk melakukan penjagaan dan evakuasi serta membantu membersihkan material longsor. &#8220;Saat ini, petugas gabungan tengah melakukan penjagaan dan evakuasi material longsor di lokasi. Petugas juga memasang rambu peringatan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Mengingat, saat ini hujan masih kerap turun, pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan hati-hati. Terutama, bagi warga yang berdomisili di wilayah perbukitan atau pegunungan. Demikian pula, bagi para pengguna jalan khususnya yang melintas di jalan yang memang rawan terjadi tanah longsor.</p>



<p>“Jika mengetahui bencana alam sekecil apapun, mohon segera melaporkan ke kantor polisi terdekat agar bisa dilakukan penanganan secepatnya,&#8221; pesan Suswanto. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192764</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pipa PDAM Perumda Tugu Tirta Kota Malang Jebol, 11 Kelurahan Terdampak</title>
		<link>https://memontum.com/pipa-pdam-perumda-tugu-tirta-kota-malang-jebol-11-kelurahan-terdampak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2022 13:13:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jebol]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tugu Tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171787</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kebocoran Pipa PDAM Perumda Tugu Tirta Kota Malang, kembali terjadi, Selasa (05/07/2022) tadi. Akibat peristiwa yang berlangsung di Jalan Ranugrati, Sawojajar, Kota Malang, membuat kawasan itu menjadi genangan air. Bahkan, diperoleh informasi jika beberapa titik saluran layanan, pun menjadi mati. Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, M Nor Muhlas, mengatakan bahwa penyebab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kebocoran Pipa PDAM Perumda Tugu Tirta Kota Malang, kembali terjadi, Selasa (05/07/2022) tadi. Akibat peristiwa yang berlangsung di Jalan Ranugrati, Sawojajar, Kota Malang, membuat kawasan itu menjadi genangan air. Bahkan, diperoleh informasi jika beberapa titik saluran layanan, pun menjadi mati.</p>



<p>Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, M Nor Muhlas, mengatakan bahwa penyebab terjadinya kebocoran pipa itu diakibatkan karena faktor usia pipa yang sudah tua. &#8220;Iya itu pipa lama, yang usianya sudah tua. Lalu, anjlok dan patah,” ujar Muhlas, Selasa (05/07/2022) tadi.</p>



<p>Karena kebocoran itu, terangnya, ada 11 titik kelurahan yang terdampak dalam layanan air bersih. Diantaranya Kelurahan Sawojajar, Madyopuro, Polowijen, Pandangwangi, Rampal Celaket, Ksatrian, Bunulrejo, Polehan, Balearjosari, Bumiayu dan Buring.</p>



<p>“Untuk ini, pipanya tidak diganti tetapi cuma disambung. Ini juga sifatnya sementara. Saat ini, pun sudah dimatikan aliran airnya,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Untuk penanganan perbaikan pipa jebol, tambahnya, ini akan memakan waktu sekitar empat jam dan saat ini petugas masih melakukan perbaikan. Selain itu, penanganan pipa tersebut berbeda dengan yang di kawasan pulung dowo.</p>



<p>“Ini beda sama yang pernah terjadi di Pulungdowo. Karena, membutuhkan ring dan prosesnya lama karena gravitasi. Kalau di sini, cuma disambung pipanya,” tambahnya.</p>



<p>Muhlas menambahkan, untuk pemeliharaan atau maintenance semua pipa dilakukan secara rutin. Tetapi, mengingat panjangnya pipa seperti jarak Jakarta-Malang, dan Malang-Jakarta, maka dianggap kondisi tersebut lumrah.</p>



<p>Akibat dari kebocoran pipa tersebut, selain banjir, juga mengakibatkan arus lalu lintas mengalami kemacetan. Mengingat kawasan Sawojajar di sore hari padat arus. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi, Tembok Alun-Alun Tugu Kota Malang Jebol Dihajar Mobil</title>
		<link>https://memontum.com/lagi-tembok-alun-alun-tugu-kota-malang-jebol-dihajar-mobil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2022 08:15:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jebol]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170380</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk kesekian kalinya, kembali tembok taman Alun-Alun Tugu Kota Malang, jebol alias rusak dihajar mobil. Adalah mobil double kabin pikap Nissan Navara Nopol L 8126 BX, yang dikemudikan Hamdan Isma’un (29), warga Jalan Ronogoto Timur Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, yang menabrak pagar tembok, Rabu (08/06/2022) dini hari. Kanit Gakkum Satlantas Polresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Untuk kesekian kalinya, kembali tembok taman Alun-Alun Tugu Kota Malang, jebol alias rusak dihajar mobil. Adalah mobil double kabin pikap Nissan Navara Nopol L 8126 BX, yang dikemudikan Hamdan Isma’un (29), warga Jalan Ronogoto Timur Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, yang menabrak pagar tembok, Rabu (08/06/2022) dini hari.</p>



<p>Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi, mengatakan dugaan sementara Laka tunggal ini akibat pengemudi pikap tersebut mengantuk. “Semula kendaraan mobil double kabin itu berjalan lurus dari arah Timur ke Barat. Diduga karena pengemudi mengantuk, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas, yang membentur pagar Taman Tugu Kota Malang. Kejadiannya, sekitar pukul 02.40,” jelasnya, Rabu (08/06/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Akibat benturan keras itu, tambahnya, hingga membuat tembok Alun-alun Tugu, jebol. “Akibat kejadian tersebut, pagar tembok bundaran Alun-alun Tugu Kota Malang, rusak dan roboh sepanjang sekitar 6 meter. Sedangkan, mobil tersebut mengalami kerusakan di bagian bodi depan dan kaca depan,” lanjutnya.</p>



<p>Pengemudi mobil, Hamdan maupun penumpangnya, Suhendra Dwiki Darmawan (24), warga Dusun Balesari DesKecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, tidak sampai mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Saat ini, pihak pengemudi dan penumpang masih diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Sedangkan mobilnya, sudah di derek dan dibawa ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota.</p>



<p>Sebagai informasi, kejadian tersebut bukan pertama kalinya terjadi. Di tahun sebelumnya, mobil Daihatsu Ayla warna hitam nopol B-1992-PZV juga menabrak pagar tembok bundaran Alun-Alun Tugu, Kota Malang. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170380</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
