<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jembatan ambrol &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jembatan-ambrol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2023 08:12:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jembatan ambrol &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gubernur Jatim bersama Bupati Trenggalek Resmikan Tiga Jembatan yang Lenyap Diterjang Banjir Bandang</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-bersama-bupati-trenggalek-resmikan-tiga-jembatan-yang-lenyap-diterjang-banjir-bandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181912</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan pemanfaatan tiga jembatan darurat di Kota Keripik Tempe. Ketiga jembatan darurat ini, merupakan bantuan dari Provinsi Jawa Timur yang bersumber dari Dana Biaya Tak Terduga (BTT) Provinsi Jatim. Kurang lebih senilai Rp 5 miliar, dana yang digelontorkan Pemprov Jatim, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan pemanfaatan tiga jembatan darurat di Kota Keripik Tempe. Ketiga jembatan darurat ini, merupakan bantuan dari Provinsi Jawa Timur yang bersumber dari Dana Biaya Tak Terduga (BTT) Provinsi Jatim.</p>



<p>Kurang lebih senilai Rp 5 miliar, dana yang digelontorkan Pemprov Jatim, untuk membangun jembatan darurat. Jembatan tersebut, sebelumnya rusak parah ias lenyap akibat disapu banjir bandang.</p>



<p>Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Edy Tambeng Widjaya, melaporkan bahwa beberapa waktu yang lalu ada beberapa infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang. Diantaranya, Jembatan Mukus, kemudian juga Jembatan Bendoroto yang mengalami putus, serta Jembatan Kedung Pucang, yang pondasinya mengalami pengikisan.</p>



<p>&#8220;Dari usulan Bapak Bupati Trenggalek, maka Ibu Gubernur memberikan persetujuan untuk memberikan bantuan melalui dana biaya tak terduga (BTT) Provinsi Jawa Timur lebih Rp 4 miliar, untuk membangun tiga jembatan di Trenggalek,&#8221; ungkapnya, Selasa (24/01/2023) siang.</p>



<p>Ditambahkan Edy, jembatan Mukus sendiri dibangun dalam bentuk jembatan darurat (Belly), yang dimiliki oleh Provinsi Jawa Timur. Begitu juga Jembatan Bendoroto menggunakan Belly yang dimiliki Pemprov.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Diharapkan, meskipun menggunakan Belly, dikemudian hari setelah terbangun jembatan permanen, maka jembatan darurat itu dapat dipindahkan guna peruntukan jembatan lainnya yang mengalami nasib yang sama,&#8221; harapnya.</p>



<p>Jembatan Mukus sendiri, sambungnya, secara tekhnis sepanjang 27 meter dan lebar 3,5 meter. Dengan kapasitas, sekitar 10 ton. Sedangkan Jembatan Bendoroto, memiliki panjang 26 meter dengan lebar 3,5 meter. Kemudian kapasitas yang dilewati 10 ton.</p>



<p>&#8220;Kalau untuk jembatan Kedung Kujang, hanya penguatan pondasi yang terkikis saja,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, menambahkan secara keseluruhan Gubernur Jatim memberikan bantuan dengan total hampir Rp 5 miliar. &#8220;Total bantuan yang diberikan Ibu Gubernur Jatim, untuk pembangunan jembatan darurat biayanya hampir Rp 5 miliar. Dan kita tahu, jika ketiga jembatan yang rusak kemarin rata-rata sangat vital. Makanya, perlu adanya percepatan penanganan meski harus dibangun jembatan darurat terlebih dahulu,&#8221; terang Mas Ipin, Senin (23/01/2023) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Mas Ipin-sapaan akrabnya, saat Jembatan Mukus putus beberapa waktu lalu karena bencana, ada 4 ribu warga yang ada di sini yang sempat terisolasi. Bukan hanya itu, di sini tempatnya pariwisata di Kabupaten Trenggalek. Sehingga, pembangunan jembatan darurat sangat membantu ekonomi masyarakat Trenggalek saat ini.</p>



<p>Masih menurut bupati, bahwa jembatan ini juga menghubungkan antara Kecamatan Watulimo dengan Kecamatan Munjungan. Jadi, jika jembatan ini putus, Kecamatan Munjungan bisa terancam terisolasi, karena kita tahu jalur Kampak-Munjungan juga sering terancam longsor.</p>



<p>&#8220;Selanjutnya, nanti akan kita usulkan kepada BNPB. Harapannya, jembatan permanen bisa segera terbangun, meskipun jembatan darurat ini masih bisa bertahan untuk beberapa tahun ke depan,&#8221; katanya.</p>



<p>Usai meresmikan jembatan ini, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menambahkan jika pihaknya tengah menyiapkan program-program strategis. Seperti bandara (airport) di Kediri yang kemudian koneksitasnya tidak hanya nasional tapi juga internasional. Pasti kebutuhan-kebutuhan untuk bisa menemukan objek wisata strategis itu akan menjadi kebutuhan kebutuhan baru. Ketika destinasi airport di Kediri itu sudah selesai. Sekarang ini sedang berproses.</p>



<p>&#8220;Sekarang menunggu penetapan lokasi (Penlok) antara Tol Kediri dan Tulungagung. Kalau itu sudah selesai, koneksitas ke Trenggalek akan sangat tersupport dengan transportasi udara yang sampai ke Kediri, Tol Kediri-Tulungagung dan kemudian akan nyambung ke Trenggalek,&#8221; ujar Gubernur Jatim.</p>



<p>Pariwisata yang menjadi kekuatan Trenggalek, tambahnya, akan menjadi bagian strategis pengembangan daerah wisata Kabupaten Trenggalek. &#8220;Titik-titik strategis ini akan menjadi bagian penting, untuk membangun konektivitas sentra-sentra ekonomi baru di kawasan Kabupaten Trenggalek,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181912</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Lembah Dieng Kota Malang Akhirnya Ambrol, Pengembang Ngaku Siapkan Skema Baru</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-lembah-dieng-kota-malang-akhirnya-ambrol-pengembang-ngaku-siapkan-skema-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 May 2022 07:29:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168581</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jembatan Lembah Dieng di Kecamatan Sukun, Kota Malang, akhirnya ambrol dan memutus akses sebagian warga perumahan. Penanggung jawab pembangunan dari pengembang kawasan, Edi, mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan skema baru untuk perubahan jembatan. &#8220;Rencananya, nanti bukan lagi jembatan. Tetapi, nanti dicor dikasih dua jalan. Buat sungai yang bawah diberi pipa dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Jembatan Lembah Dieng di Kecamatan Sukun, Kota Malang, akhirnya ambrol dan memutus akses sebagian warga perumahan. Penanggung jawab pembangunan dari pengembang kawasan, Edi, mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan skema baru untuk perubahan jembatan. &#8220;Rencananya, nanti bukan lagi jembatan. Tetapi, nanti dicor dikasih dua jalan. Buat sungai yang bawah diberi pipa dan dikasih urugan untuk penghijauan,” ujar Edi, Minggu (01/05/2022) siang.</p>



<p>Diceritakan Edi, bahwa pihaknya pada Sabtu (30/04/2022) kemarin, masih melakukan pengerjaan pembangunan pilar penyangga, yang sebelumnya terputus. Namun, tepat pukul 12.00, dirinya bersama pekerja yang lain istirahat untuk menyudahi penyambungan dan meninggalkan lokasi di bawah jembatan.</p>



<p>“Terakhir kemarin (Sabtu, red) kerja sampai jam 12 siang, untuk menyelesaikan bajanya dan sudah menyambung ke pilar dapat satu kolom. Tetapi, kemudian jembatan ambrol sekitar pukul 22.00. Beruntung, saat itu sudah tidak ada pekerja,” jelasnya.</p>



<p>Untuk langkah awal, tambahnya, saat ini para pekerja melakukan penutupan akses jembatan. Tujuannya, agar warga tidak bisa mendekat ke lokasi rawan ambrol. Sejumlah kayu dan bambu, pun telah disiapkan untuk menutup akses tersebut yang mulai dikerjakan hari ini.</p>



<p>“Bambu-bambu ini buat pengaman sementara, agar masyarakat tidak mendekat untuk melihat. Jadi, akses sekarang ditutup,” imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Untuk proses pengerjaan skema baru, dikatakan Edi, kemungkinan bisa dilakukan pada Agustus 2022 mendatang. Nantinya, para pekerja akan membuatkan pipa untuk saluran air sungai dari arah Balai RW melintas ke akses pintu masuk Perumahan Lembah Dieng tersebut.</p>



<p>&#8220;Kan tanahnya sudah jatuh tiga kali. Ini sebagian bisa jadi jatuh lagi kalau hujan deras. Jadi, nanti dibuatkan saluran dan itu dari Balai RW Kalisongo. Untuk waktu pengerjaan, mungkin sekitar 6 bulan,&#8221; katanya.</p>



<p>Perlu diketahui, ambrolnya Jembatan Lembah Dieng tersebut, dimulai dari putusnya salah satu pilar penyangga jembatan akibat tergerus air pada 18 Maret 2022 lalu. Kemudian, terjadi longsor susulan pada tanggal 5 April 2022. Kondisi itu, pun mengharuskan warga sekitar menutup total akses jembatan karena sangat membahayakan pengendara.</p>



<p>Akhirnya, jembatan tersebut kini terputus total dan tidak bisa lagi dilalui oleh kendaraan untuk menuju Perumahan Lembah Dieng. Sementara ini, untuk akses keluar-masuk, warga Perumahan Lembah Dieng, sementara ini dialihkan melalui Desa Sumberjo, Kalisongo, yang berada di perbatasan antara Kota dan Kabupaten Malang. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168581</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awas, Pilar Jembatan Lembah Dieng Kota Malang Ambrol</title>
		<link>https://memontum.com/awas-pilar-jembatan-lembah-dieng-kota-malang-ambrol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2022 09:06:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165944</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Salah satu pilar Jembatan Lembah Dieng, Kelurahan Pisang Candi, Kota Malang, kembali ambrol. Ambrolnya pilar, diduga akibat hujan deras yang mengguyur Kota Malang. Anggota DPRD Komisi C, Wanedi, mengatakan bahwa ambrolnya pilar jembatan tersebut bukan kali pertama terjadi. Namun, sudah beberapa kali dan kejadian sekarang yang cukup parah. “Bukan kali pertama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Salah satu pilar Jembatan Lembah Dieng, Kelurahan Pisang Candi, Kota Malang, kembali ambrol. Ambrolnya pilar, diduga akibat hujan deras yang mengguyur Kota Malang.</p>



<p>Anggota DPRD Komisi C, Wanedi, mengatakan bahwa ambrolnya pilar jembatan tersebut bukan kali pertama terjadi. Namun, sudah beberapa kali dan kejadian sekarang yang cukup parah.</p>



<p>“Bukan kali pertama ini. Karena setiap hujan deras, itu mesti terjadi longsor. Saat ini, kelihatannya agak parah dan cukup membahayakan, karena salah satu pilarnya itu sudah menggantung. Sementara retakannya, juga sudah terlihat. Kalau pilarnya itu jatuh, maka akan menarik jembatan. Menurut saya, ini harus segera dibangun,” ucapnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (19/03/2022).</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Dijelaskannya, ada proses yang cukup dilema terkait jembatan tersebut. Pasalnya, di sisi lain harus segera dibangun, sementara pengembang sendiri hanya mengatakan sanggup menyelesaikan pembangunan jembatan.</p>



<p>“Jadi, tadi juga ada Pak Hatta yang sebagai pengembang. Katanya, sanggup menyelesaikan pembangunan. Tetapi ya itu, kita tunggu saja jika beliau sanggup dan segera membangun. Kalau memang tidak sesegera mungkin, melalui semua pihak yang hari ini mengkomunikasikan,” lanjutnya.</p>



<p>Ditambahkannya, jika jembatan harus segera direhab total dan akan selalu di dorong untuk pembangunannya. Jika harus diperbaiki, maka akan ada perputaran jalan alternatif melalui jalan Kalisongo.</p>



<p>“Saya mewakili Komisi C DPRD Kota Malang, yang membidangi pembangunan, tentu hadir untuk menyaksikan dan menyampaikan aspirasi. Karena ini tugas kami, selaku anggota DPRD Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Lurah Pisang Candi, Erwin Daniel, menambahkan bahwa pilar yang berada di jembatan ada dua. Namun, satu pilar penyangga tersebut ambrol. Menurutnya, hal tersebut sudah kedua kalinya terjadi.</p>



<p>“Dahulu pernah kejadian seperti ini. Yakni, penyangga sama pilarnya ambrol,” ucapnya.</p>



<p>Dari pantauan Memontum.com, disekitar jembatan tersebut hanya diberi tali pembatas. Ada dugaan, tujuannya untuk membuat warga yang berkendara lebih berhati-hati. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165944</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Jembatan Ambrol, Bupati Situbondo Perintahkan Bangun Jembatan Darurat</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-jembatan-ambrol-bupati-situbondo-perintahkan-bangun-jembatan-darurat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2022 12:39:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[Karna Suswandi]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165417</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, meninjau langsung lokasi jembatan ambrol di Dusun Kesambirampak, Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Jembatan penghubung antar desa itu, ambrol karena faktor usia yang sudah cukup lama dan belum direnovasi. Bupati Karna, dalam kesempatan itu meminta Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), untuk berkolaborasi dengan pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, meninjau langsung lokasi jembatan ambrol di Dusun Kesambirampak, Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Jembatan penghubung antar desa itu, ambrol karena faktor usia yang sudah cukup lama dan belum direnovasi.</p>



<p>Bupati Karna, dalam kesempatan itu meminta Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), untuk berkolaborasi dengan pemerintah desa setempat dalam membangun jembatan darurat. Mengingat, jembatan yang ada merupakan satu-satunya akses jalan bagi warga Desa Gunung Putri ke Desa Gunung Malang.</p>



<p>“Tadi Pak Kadis ikut mendampingi saya melihat langsung jembatan yang ambrol. Jadi benar, jembatan ini merupakan akses vital warga setemat dan harus segera dibangun jembatan darurat,” ujar Bupati yang akrab disapa Bung Karna, Kamis (10/03/2022) tadi.</p>



<p>Selain membangun jembatan darurat, Pemkab Situbondo juga akan mengalokasikan anggaran pembangunan jembatan permanen melalui APBD. Berdasarkan laporan kepala desa, bahwa jembatan yang ambrol itu merupakan jembatan lama yang usianya sudah puluhan tahun.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>“Akan kami alokasikan anggaran pembangunan jembatan permanen melalui APBD. Karena, jembatan tersebut sarana utama akses jalan warga,” terangnya.</p>



<p>Senada, diungkapkan Kepala Desa Gunung Putri, Titin Murtina, bahwa jembatan tersebut ambrol Kamis pagi. Jembatan ambrol saat sebuah truk yang sedang mengangkut kayu, melintas di lokasi. Ada sekitar 1.600 warga di Desa Gunung Putri melintasi jembatan tersebut setiap harinya.</p>



<p>“Mungkin karena bangunannya yang rapuh karena usia. Ini jembatan lama, yang katanya tanpa ada penupang besinya. Jadi, termasuk jembatan kuno,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Titin mengaku, akan segera membangun jembatan darurat sesuai perintah bupati saat meninjau ke lokasi. Pemdes akan berkolaborasi dengan Dinas PUPR, untuk membangun jembatan tersebut, agar akses jalan warga tidak terganggu. “Sesuai perintah bupati, untuk sementara akan dibangun jembatan darurat,” paparnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165417</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Jembatan Ambrol di Bandulan, Sutiaji Minta Sebelum HUT Kota Malang Sudah Rampung</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-jembatan-ambrol-di-bandulan-sutiaji-minta-sebelum-hut-kota-malang-sudah-rampung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2021 11:28:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandulan]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sukun]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132026</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jembatan di Jalan Bandulan Baru, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ambrol. Rusaknya kondisi jembatan tersebut, lantaran intensitas hujan cukup tinggi, yang terjadi pada Selasa (12/01) kemarin. Akibatnya, jalan yang menghubungkan RW 5 dan RW 8 di Kelurahan Bandulan, pun untuk sementara ditutup. Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kepala DPUPRPKP (Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Jembatan di Jalan Bandulan Baru, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ambrol. Rusaknya kondisi jembatan tersebut, lantaran intensitas hujan cukup tinggi, yang terjadi pada Selasa (12/01) kemarin.</p>



<p>Akibatnya, jalan yang menghubungkan RW 5 dan RW 8 di Kelurahan Bandulan, pun untuk sementara ditutup.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kepala DPUPRPKP (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman), Hadi Santoso, pun melakukan peninjau ke lokasi, Rabu (13/01) tadi.</p>



<p>Berdasarkan pantauannya, Sutiaji mengatakan, bahwa ambrolnya jembatan dikarenakan hantaman aliran air. &#8220;Ternyata curah hujan kemarin menyebabkan aliran airnya deras dan menghantam jembatan. Sehingga, berakibat ambrol,&#8221; ungkap orang nomor satu di Kota Malang itu.</p>



<p>Merespon itu, Sutiaji memberikan waktu kepada DPUPRPKP, hingga akhir Maret untuk membenahi jembatan, yang sering disebut warga Jembatan Kali Epek itu.</p>



<p>&#8220;Kita beri waktu secepatnya lah, karena ini juga salah satu jalur alternatif. Sebelum HUT (Hari Ulang Tahun) Kota Malang, saya harap sudah selesai,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP, Hadi Santoso, mengatakan bahwa konstruksi akan diganti dengan beton. &#8220;Sesuai petunjuk dari Pak Wali, konstruksi dari pasangan batu merah akan diganti dengan beton. Sehingga, nanti sekaligus saya bongkar dan lebarkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Berdasar keterangan pria yang akrab disapa Soni itu, dimensi bawah jembatan hanya 2.7 meter inletnya. Bahkan outlet lebih kecil lagi, hanya 1.7 meter.</p>



<p>&#8220;Akan dibuat 3 meter semua nanti lubangnya. Sehingga, airnya lancar mengalir. Dan sesuai target yang diberikan, sebelum HUT Kota Malang, akan kami selesaikan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Disinggung berkaitan berapa banyak jembatan yang mengkhawatirkan, Soni menegaskan, bahwa tidak ada. </p>



<p>&#8220;Tidak ada, ini karena hujan kemarin sangat deras dan lama. Daerah Sukun airnya kebetulan mengalir ke sini. Nah, nanti saya sudet yang di atas memecah lewat lahannya tower yang disitu,&#8221; terangnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132026</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Demi Upah Rp 30 ribu, Buruh Tani Desa Paseban &#8220;Bertaruh Nyawa&#8221; Seberangi Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/demi-upah-rp-30-ribu-buruh-tani-desa-paseban-bertaruh-nyawa-seberangi-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2020 14:11:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Paseban]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108090-demi-upah-rp-30-ribu-buruh-tani-desa-paseban-bertaruh-nyawa-seberangi-sungai</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Dampak ambrolnya jembatan di hilir sungai Tanggul yang berada di jalur lintas selatan (JLS), penghubung Desa Paseban, Kecamatan Kencong dan desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas, mengganggu aktifitas sehari &#8211; hari masyarakat Paseban Kepanjen. Akses menuju tempat bekerja terputus. Tapi ambrolnya Jembatan tersebut tidak menyurutkan warga yang bekerja sebagai buruh tani melakukan aktifitas sehari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Dampak ambrolnya jembatan di hilir sungai Tanggul yang berada di jalur lintas selatan (JLS), penghubung Desa Paseban, Kecamatan Kencong dan desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas, mengganggu aktifitas sehari &#8211; hari masyarakat Paseban Kepanjen. Akses menuju tempat bekerja terputus.</p>
<p>Tapi ambrolnya Jembatan tersebut tidak menyurutkan warga yang bekerja sebagai buruh tani melakukan aktifitas sehari – hari. Dari pantauan memontum.com di lokasi, beberapa warga terlihat nekat menempuh bahaya dengan bertaruh nyawa.</p>
<p><div id="attachment_108092" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108092" decoding="async" class="size-full wp-image-108092" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Demi-Upah-Rp-30-ribu-Buruh-Tani-Desa-Paseban-Bertaruh-Nyawa-Seberangi-Sungai.jpg?resize=740%2C432&#038;ssl=1" alt="Beberapa warga Paseban seberangi sungai Tanggul. (bud)" width="740" height="432" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Demi-Upah-Rp-30-ribu-Buruh-Tani-Desa-Paseban-Bertaruh-Nyawa-Seberangi-Sungai.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Demi-Upah-Rp-30-ribu-Buruh-Tani-Desa-Paseban-Bertaruh-Nyawa-Seberangi-Sungai.jpg?resize=300%2C175&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Demi-Upah-Rp-30-ribu-Buruh-Tani-Desa-Paseban-Bertaruh-Nyawa-Seberangi-Sungai.jpg?resize=768%2C448&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Demi-Upah-Rp-30-ribu-Buruh-Tani-Desa-Paseban-Bertaruh-Nyawa-Seberangi-Sungai.jpg?resize=600%2C350&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Demi-Upah-Rp-30-ribu-Buruh-Tani-Desa-Paseban-Bertaruh-Nyawa-Seberangi-Sungai.jpg?resize=200%2C117&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108092" class="wp-caption-text">Beberapa warga Paseban seberangi sungai Tanggul. (bud)</p></div></p>
<p>Mereka menyeberangi derasnya hilir sungai tanggul dengan berjalan kaki. Para buruh itu nekat melakoninya demi upah sebesar Rp 30 ribu. Arus sungai cukuplah deras menerpa badan bapak dan ibu, pekerja buruh tani itu. Dalamnya, bisa mencapai 1 meteran.</p>
<p>Tidak terbayangkan, jika kemudian, air mendadak deras dan debit air bertambah, ketika warga nekat itu menyeberangi sungai selebar lebih dari 20 meteran itu.</p>
<p>Menurut Hartono salah satu dari sepuluh orang warga Barat sungai (warga Desa Paseban) yang bekerja sebagai buruh tani, mereka nekat menyeberangi sungai untuk bekerja ke timur sungai (Desa Kepanjen) karena tuntutan ekonomi.</p>
<p>&#8220;Karena jembatannya putus, terpaksa saya harus menyeberangi sungai dengan ketinggiansebatas pusar bawah, tetapi kalau pas air lagi besar kita tidak berani menyeberang, ” ujarnya.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="333"><source src="https://jember.memontum.com/wp-content/uploads/sites/37/2020/03/VID-20200309-WA0106.mp4" type="video/mp4" /></video><br />
VIDEO : DEMI UPAH RP 30 RIBU BURUH TANI DI JEMBER NEKAT SEBERANGI SUNGAI. (Memontum.com)</p>
<p>Hal Senada juga disampaikan Juma’ati, wanita berusia sekitar 56 tahun, mengatakan bahwa upah yang diterima sebagai buruh tani di timur sungai sebesar Rp 30 ribu rupiah untuk setengah hari kerja. Setengah hari kerja mulai pukul 07.00 &#8211; pukul 13.00.</p>
<p>“Saya berharap agar jembatan Paseban bisa dibangun kembali sehingga tidak perlu susah susah menyeberang bila mau kerja, &#8221; pungkasnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-108091" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0068-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0068-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0068-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0068-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0068-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Di berita sebelumnya, ambrolnya Jembatan JLS tersebut terjadi karena bagian bawah jembatan penopang atau tonggak jembatan terkikis derasnya air Sungai Tanggul pada Sabtu (22/2/2020) sore lalu.</p>
<p>Akibatnya, bagian jembatan ambruk sepanjang 80 m dengan lebar 12 m. Bukan hanya bagian jembatan yang ambrol, tapi sisi kanan dan kiri jembatan yang sudah menjadi sungai juga ikut ambrol dan puluhan bronjong pengaman jembatan ikut ambrol sedikit demi sedikit. <strong>(bud/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://jember.memontum.com/wp-content/uploads/sites/37/2020/03/VID-20200309-WA0106.mp4" length="3935122" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Bambu Kedungpandan  Rawan Ambrol, Puluhan Tahun  Menuggu Jembatan Permanen</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-bambu-kedungpandan-rawan-ambrol-puluhan-tahun-menuggu-jembatan-permanen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2020 14:05:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungpandan]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108033-jembatan-bambu-kedungpandan-rawan-ambrol-puluhan-tahun-menuggu-jembatan-permanen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Puluhan tahun, warga Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon membutuhkan pembangunan jembatan, berukuran 3 X 4 M sebagai jalur utama penghubung di tiga desa, yakni Desa Kedungpandan, Desa Semambung, Desa Kupang. Saat ini jembatan yang menjadi akses jalur ekonomi, pertanian dan pertambakan, terbuat dari potongan bambu yang mudah patah. Kalau patah, petani sawah dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Puluhan tahun, warga Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon membutuhkan pembangunan jembatan, berukuran 3 X 4 M sebagai jalur utama penghubung di tiga desa, yakni Desa Kedungpandan, Desa Semambung, Desa Kupang.</p>
<p>Saat ini jembatan yang menjadi akses jalur ekonomi, pertanian dan pertambakan, terbuat dari potongan bambu yang mudah patah. Kalau patah, petani sawah dan petani tambak kesulitan jika melintasinya, Jumat (06/3/2020) siang.</p>
<p><div id="attachment_108034" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108034" decoding="async" class="size-full wp-image-108034" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200308-WA0001-copy.jpg?resize=740%2C355&#038;ssl=1" alt="Kepala Dusun Kedungpandan, Kusnali menujukkan lokasi jembatan terbuat dari bambu ditengah tambak (gus)" width="740" height="355" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200308-WA0001-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200308-WA0001-copy.jpg?resize=300%2C144&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200308-WA0001-copy.jpg?resize=600%2C288&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200308-WA0001-copy.jpg?resize=200%2C96&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108034" class="wp-caption-text">Kepala Dusun Kedungpandan, Kusnali menujukkan lokasi jembatan terbuat dari bambu ditengah tambak (gus)</p></div></p>
<p>Pelaksana Harian (Plh) Kepala Desa Kedungpandan Abdul Manap didampungi Kepala Dusun (Kasun) Kusnali dilokasi menjelaskan, jembatan ini memang perlu pembangunan. Namun besarnya anggaran menelan berkisar ratusan juta itu, tidaklah mungkin Pemerintah Desa untuk membangunnya.</p>
<p>Selain jembatan, Kusnali menyatakan, ada item bangunan yang belum tersentuh pemerintah. Diantaranya plensengan Gelondoro panjang 500 M, pada dua sisi . Paving Gelondoro panjang 500 M, plengsengan sungai 1500 M pada dua sisi di lingkungan RT. 11 RW. 04, paparnya</p>
<p>Selanjutnya Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 60 titik, hal itu nantinya bila direalisasikan akan di bagi pada RW. 02 sampai RW 04. &#8220;Sementara pembuatan jembatan di Kali Gendeng, pada RT. 13 RW. 05 serta pavingisasi dengan lebar 2, 5 meter juga kami butuhkan,&#8221; kata Kusnali, Jumat (6/3/2020) siang.</p>
<p>Paket yang disebutkan diatas menelan biaya anggaran besar dan Pemerintah Desa tidak dapat bisa membangunnya karena minimnya dana.Padahal titik tersebut, adalah akses utama untuk meningkatkan perekonomian warga.</p>
<p>&#8221; Lihat dan bayangkan saja dimusim hujan seperti saat ini, jalan masih berupa tanah tidak bisa dilewati. Petani tambak, dan petani sawah kesulitan membawa hasil panen. Pemerintah Desa Kedungpandan berusaha, mencari terobosan melalui poposal pengajuan bantuan, Musrenbangdes, dinas terkait di Kabupaten Sidoarjo. Tetapi sampai sekarang tidak ada realiasisinya,&#8221; keluh Kusnali</p>
<p>Kedepan, Kusnali berharap bantuan segera direalisasikan, agar dapat merasakan pemerataan pembangunan. Karena letak Desa Kedungpandan paling timur Kabupaten Sidoarjo, berbatasan langsung dengan Kabupaten Pasuruan. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108033</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Tekung Abrol, PU dan Pemdes &#8216;Saling Lempar&#8217; Tanggung Jawab</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-tekung-abrol-pu-dan-pemdes-saling-lempar-tanggung-jawab</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2020 03:22:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tekung]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107987-jembatan-tekung-abrol-pu-dan-pemdes-saling-lempar-tanggung-jawab</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Jembatan jalan poros di Dusun Kembang Desa Tekung Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang Abrol. Hingga saat ini belum ada perbaikan. Pihak Desa mengatakan jembatan tersebut kewenangan Dinas PUPR. Sementara Menurut pihak PU, itu menjadi kewenangan Desa. Kepala Desa Tekung, Sifak, mengatakan, jembatan tersebut merupakan kewenangan PUPR dan sudah tiga kali mengalami kerusakan (ambrol). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Jembatan jalan poros di Dusun Kembang Desa Tekung Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang Abrol. Hingga saat ini belum ada perbaikan. Pihak Desa mengatakan jembatan tersebut kewenangan Dinas PUPR. Sementara Menurut pihak PU, itu menjadi kewenangan Desa.</p>
<p>Kepala Desa Tekung, Sifak, mengatakan, jembatan tersebut merupakan kewenangan PUPR dan sudah tiga kali mengalami kerusakan (ambrol).</p>
<p>&#8220;Itu kewenangan PU, sudah tiga kali ini yang rusak pak, yang pertama dan kedua diperbaiki dengan dilakukan penambalan, namun yang ke tiga ini, sudah di survei, tapi belum ada tindak lanjut,&#8221; ujar Kades.</p>
<p>&#8220;Itu jalan poros kabupaten, jurusan ke krai, satu bulan lalu dari pihak PU datang. Saya bilang, jangan di survei terus pak, tapi diperbaiki,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Dinas PUPR, melalui Kasi Bina Manfaat, Afandi, ketika dikonfirmasi awak media melalui telepon menyampaikan jika jembatan tersebut merupakan kewenangan Desa. &#8220;Itu Kewenangan Desa mas,&#8221; ungkapnya singkat via WatsApp. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107987</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tergerus Banjir, Jembatan Penghubung 2 Desa Ambrol</title>
		<link>https://memontum.com/tergerus-banjir-jembatan-penghubung-2-desa-ambrol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2020 05:32:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sambirejo]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107573-tergerus-banjir-jembatan-penghubung-2-desa-ambrol</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Trenggalek selama beberapa hari membuat beberapa infrastruktur seperti jembatan ambrol. Seperti yang terjadi di RT 15 Desa Sambirejo, Kecamatan Trenggalek, putusnya jembatan penghubung antar desa ini membuat warga harus memilih jalur alternatif dengan memutar arah. Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ponidi (56) warga setempat mengatakan putusnya jembatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Trenggalek selama beberapa hari membuat beberapa infrastruktur seperti jembatan ambrol. Seperti yang terjadi di RT 15 Desa Sambirejo, Kecamatan Trenggalek, putusnya jembatan penghubung antar desa ini membuat warga harus memilih jalur alternatif dengan memutar arah.</p>
<p>Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ponidi (56) warga setempat mengatakan putusnya jembatan penghubung antar desa ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.</p>
<p><div id="attachment_107574" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107574" decoding="async" class="size-full wp-image-107574" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0032-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Warga gotong royong membangun jembatan sementara pasca tergerus banjir Minggu sore. (ist) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0032-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0032-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0032-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0032-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107574" class="wp-caption-text">Warga gotong royong membangun jembatan sementara pasca tergerus banjir Minggu sore. (ist)</p></div></p>
<p>&#8220;Awalnya hujan deras terjadi sekitar 1 jam lebih, dan membuat debit air sungai meluap,&#8221; ungkap Ponimin saat dikonfirmasi, Selasa (03/03/2020) pagi.</p>
<p>Meluapnya air sungai tersebut mengakibatkan jembatan yang menjadi jalur satu &#8211; satunya ini tergerus. Hingga memutus jalur yang sering dilintasi para pelajar di Kabupaten Trenggalek.<br />
Ponidi mengungkapkan jika jalur tersebut merupakan jalur yang sangat vital.</p>
<p>&#8220;Ya ini adalah jalur penghubung satu &#8211; satunya. Pasca putus, warga juga harus menggunakan jalur alternatif. Tapi tidak jauh,&#8221; katanya.</p>
<p>Seperti yang terlihat di lokasi, warga bersama &#8211; sama gotong royong membangun jembatan semetara menggunakan batang kayu dan bambu.</p>
<p>Masih terang Ponidi, saat kejadian Dinas terkait bersama Pemerintah Desa sudah terjun ke lokasi. Bahkan, pembangunan jembatan penghubung ini nantinya akan dibangun permanen oleh Dinas terkait.</p>
<p>&#8220;Kami ingin jembatan ini bisa difungsikan kembali. Dan masyarakat bisa melewati jalur ini tanpa harus memutar arah,&#8221; tegas Ponidi.</p>
<p>Perlu diketahui, putusnya jembatan penghubung antar desa ini bukan kali pertama terjadi. Di tahun awal tahun 2019, jembatan ini sempat tergerus banjir. Namun hanya sebagian badan jembatan saja. Dan kembali tergerus banjir pada Minggu (01/03/2020) sore. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107573</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
