<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jepang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jepang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Sep 2025 06:11:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jepang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ramah Investasi, Perusahaan Asal Jepang Olah Kayu Sengon Asal Jember</title>
		<link>https://memontum.com/ramah-investasi-perusahaan-asal-jepang-olah-kayu-sengon-asal-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[sengon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226230</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Investor luar negeri melirik salah satu komoditas kayu di Kabupaten Jember. Kayu dari tanaman Pohon Sengon yang melimpah, itu menarik penanaman modal asing untuk membuat perusahaan atau pabrik pengolahan kayu. Adalah PT Nankai Indonesia, sebuah perusahan dengan investasi dari negara Jepang, kini telah resmi beroperasi untuk mengolah Kayu Sengon yang melimpah menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Investor luar negeri melirik salah satu komoditas kayu di Kabupaten Jember. Kayu dari tanaman Pohon Sengon yang melimpah, itu menarik penanaman modal asing untuk membuat perusahaan atau pabrik pengolahan kayu.</p>



<p>Adalah PT Nankai Indonesia, sebuah perusahan dengan investasi dari negara Jepang, kini telah resmi beroperasi untuk mengolah Kayu Sengon yang melimpah menjadi kayu lapis atau plywood.</p>



<p>Presiden Direktur atau CEO PT Nankai Indonesia, Toru Maruyama, melalui penerjemah bahasa menyampaikan, bahwa selain mendapatkan bahan baku Kayu Sengon dari Jember dan kabupaten sekitar, pihaknya juga melakukan reboisasi. &#8220;Jadi setelah dilakukan pemotongan pohon, kita reboisasi lagi. Tujuannya, supaya bisa terus berkesinambungan,&#8221; katanya, Rabu (24/09/2025) tadi.</p>



<p>Setidaknya, ungkapnya, minimal ada 10 hektar tanaman Pohon Sengon yang dibutuhkan untuk mensuplai bahan baku di perusahaan yang terletak di Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, dalam satu kali produksi. Sementara alasan pemilihan lokasi pendirian pabrik di Kabupaten Jember oleh perusahaan asal Jepang, dikarenakan bahan baku Kayu Sengon yang melimpah dan mudah didapat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sengon di Jember sangat banyak dan bisa diambil dari sini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selain melimpahnya bahan baku, alasan kebutuhan tenaga kerja di Jember juga bisa tercukupi. &#8220;Selain pabrik, juga membutuhkan banyak sekali orang-orang dari sini. Sedangkan pemuda di Jember, dirasa juga mumpuni. Karenanya, kita juga melibatkan warga sekitar agar mereka juga bekerja di sini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sedangkan untuk market dari pabrik kayu tersebut, lanjutnya, untuk pasarnya adalah berada di Jepang dan akan mengembangkan market ke Eropa dan Amerika. &#8220;Sengon dirasa pohon sangat ringan. Di Jepang akan sangat berguna sekali untuk membuat interior perumahan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Jupriono, menambahkan bahwa perusahaan asal Jepang tersebut membuka pabrik yang ketiga di Jember. &#8220;Pertama di Gresik, kedua di Lumajang dan ketiga di Jember. Ini wujud kepercayaan investor kepada Jember, Pemkab, masyarakat serta stakeholder dan seluruhnya. Karenanya, Jember ke depan harus jadi ramah investasi. Kita juga akan melayani secara penuh,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226230</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aksi Rossa dan Firework Jepang Semarakkan Jember Fashion Carnival Artwear 2025</title>
		<link>https://memontum.com/aksi-rossa-dan-firework-jepang-semarakkan-jember-fashion-carnival-artwear-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[artwear]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[firework]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[semarakkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224822</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Panggung Jember Fashion Carnival (JFC) Artwear 2025, berlangsung semarak dan spektakuler, Sabtu (09/08/2025) malam. Penampilan para peragawan dan peragawati, pun berhasil tampil memukau ribuan pasang mata yang memadati Jalan Sudarman-Jember. Keindahan karya busana, permainan cahaya dan suasana, menjadi sajian istimewa di malam penuh warna ini. Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Ketua TP [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Panggung Jember Fashion Carnival (JFC) Artwear 2025, berlangsung semarak dan spektakuler, Sabtu (09/08/2025) malam. Penampilan para peragawan dan peragawati, pun berhasil tampil memukau ribuan pasang mata yang memadati Jalan Sudarman-Jember. Keindahan karya busana, permainan cahaya dan suasana, menjadi sajian istimewa di malam penuh warna ini.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, dalam momen itu turut hadir dan menyaksikan langsung kemegahan JFC Artwear. Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia serta Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Yuke Sri Rahayu.</p>



<p>Dalam sambutannya, Deputi Yuke Sri Rahayu menyampaikan bahwa JFC Artwear adalah panggung kreatif di mana seni dan fashion bersatu membentuk ekspresi yang unik, penuh warna dan sarat makna.</p>



<p>&#8220;Busana yang ditampilkan para talent JFC membawa pesan budaya, alam, sejarah, hingga isu-isu kontemporer, disampaikan dengan cara yang indah dan menawan,” kata Deputi Yuke.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengajak masyarakat, untuk berperan aktif mendukung ekosistem kreatif lokal. “Mari kita dukung desainer muda untuk terus berinovasi secara berkelanjutan, agar karya mereka mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya.</p>



<p>Pagelaran JFC Artwear 2025, menampilkan deretan karya busana dari para desainer lokal Indonesia, khususnya perancang asal Kabupaten Jember, yang kualitasnya tak kalah dengan desainer mancanegara. Setiap rancangan hadir sebagai karya seni berjalan (wearable art) yang memadukan nilai estetika, kekayaan budaya dan kreativitas tanpa batas.</p>



<p>Salah satu momen yang paling memikat penonton, adalah penampilan Diva Pop Indonesia, Rossa atau yang akrab disapa Teteh Ocha. Suaranya yang khas, turut memeriahkan suasana malam, membuat penonton larut dalam euforia.</p>



<p>Puncak kemegahan malam ini ditandai dengan pertunjukan kembang api (fireworks) spektakuler yang didatangkan langsung dari Jepang.</p>



<p>Menariknya, seluruh biaya pertunjukan kembang api ini tidak menggunakan APBD Pemerintah Kabupaten Jember. Sehingga, menjadi bentuk kolaborasi kreatif yang murni dari dukungan mitra dan sponsor. Gelaran JFC Artwear 2025 sekali lagi membuktikan bahwa Jember adalah rumah bagi kreativitas, inovasi dan perayaan seni budaya yang mendunia. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224822</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Resmikan Destinasi Wisata Tujuh Bangunan Peninggalan Perang Jepang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-resmikan-destinasi-wisata-tujuh-bangunan-peninggalan-perang-jepang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 14:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[peninggalan]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214134</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meresmikan langsung situs tujuh bangunan yang dijadikan destinasi wisata sejarah peninggalan perang Jepang, Kamis (12/09/2024) tadi. Situs peninggalan perang yang diresmikan itu, berada di Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Jember. &#8220;Hari ini kita meresmikan situs peninggalan perang Jepang. Ada sebanyak tujuh situs bangunan, yang diresmikan,&#8221; kata Bupati Hendy. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meresmikan langsung situs tujuh bangunan yang dijadikan destinasi wisata sejarah peninggalan perang Jepang, Kamis (12/09/2024) tadi. Situs peninggalan perang yang diresmikan itu, berada di Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Jember.</p>



<p>&#8220;Hari ini kita meresmikan situs peninggalan perang Jepang. Ada sebanyak tujuh situs bangunan, yang diresmikan,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p>Dalam rangkaian pelaksanaan itu, bupati tidak hanya disuguhkan dengan tujuh bangunan. Namun, seperti macam-macam makanan khas Jember, juga disuguhkan.</p>



<p>&#8220;Saya berpesan, agar pemilik lahan yang ada situsnya dijaga. Atas nama Pemkab Jember, saya menyampaikan terima kasih. Itu karena, bangunan Jepang ini tetap dipertahankan. Dan, lahan ini harus difungsikan sebagai cagar budaya. Jadi, bangunan tidak boleh dirusak dan harus tetap seperti itu,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Hendy juga meminta kepada pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), untuk melakukan manajemen yang bagus. Salah satunya, seperti pembuatan paket kunjungan wisata ke Desa Cakru. Sehingga, jika nantinya sudah banyak wisatawan atau pengunjung, maka sajian tadi juga harus dikemas dan dipasarkan lebih bagus dalam menunjang keberadaan situs.</p>



<p>&#8220;Jadi, bisa menyajikan kopi andalan yang disajikan dengan cangkir spesial atau khusus. Kemudian, ada makanan seperti singkong kuning tadi, sebagai sajian pelengkap. Sehingga, secara tidak langsung mengajak wisatawan berpikir ke tahun zaman perang atau penjajahan,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Bupati Hendy juga meminta, agar setiap situs juga diberi nama. Termasuk, ada cerita singkat yang mengulas keberadaan masing-masing situs. Dengan begitu, wisatawan bisa paham dan akan lebih lama berwisata.</p>



<p>&#8220;Beri tulisan juga di dalam situsnya. Jadi, wisatawan itu semakin paham,&#8221; paparnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214134</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jember Fashion Carnaval 2024 Jadi Pembuka Kerja Sama Jember dan Jepang</title>
		<link>https://memontum.com/jember-fashion-carnaval-2024-jadi-pembuka-kerja-sama-jember-dan-jepang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Aug 2024 14:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[carnaval,]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[pembuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212633</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menyebut bahwa gelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) tahun 2024 ini sebagai pintu masuk kerja sama Jember dan Jepang. Hal ini diungkapkannya, dalam Press Conference Jember Fashion Carnaval 2024, yang berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (02/08/2024) malam. JFC yang telah memasuki perhelatan ke 22 ini, dihadiri sejumlah pemuda dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menyebut bahwa gelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) tahun 2024 ini sebagai pintu masuk kerja sama Jember dan Jepang. Hal ini diungkapkannya, dalam Press Conference Jember Fashion Carnaval 2024, yang berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (02/08/2024) malam.</p>



<p>JFC yang telah memasuki perhelatan ke 22 ini, dihadiri sejumlah pemuda dari Jepang. Bahkan, mereka juga akan tampil dalam Artwear Carnival. Para perwakilan dari Jepang itu, nantinya juga akan menampilkan persembahan kembang api terbesar di Indonesia.</p>



<p>“Besok di Artwear Carnival, mereka (para pemuda Jepang) akan tampil juga. Tentunya dengan adanya 136 pemuda Jepang yang turut terlibat pada JFC kali ini, membuka peluang kerja sama Jember dan Jepang di berbagai bidang. Mulai wisata, seni, budaya dan lain-lainnya,” kata Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Presiden JFC, Budi Setiawan, mengatakan pihaknya terus mengupayakan agar JFC memberi dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Jember. Salah satunya, dengan menggandeng Jepang dalam perhelatan JFC tahun ini.</p>



<p>“Ini sebuah kolaborasi yang luar biasa, Jember Fashion Carnaval, Sakuranesia dan juga firework Jepang dan lokal. Ini upaya membuka pintu kerja sama antara Jepang dan Indonesia, yang dalam hal ini pintu masuknya dari Jember. Jadi Jember menjadi gerbang pintu kerjasama antar negara,” kata Budi Setiawan.</p>



<p>Press Conference JFC 2024 ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah lain. Diantaranya, Pj Bupati Kolaka Utara, Kajari Nganjuk, Kepala Dispar Kaltim dan seluruh partnership JFC 2024. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212633</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Creative Kokedama Jalin MoU Bond Syoji.co.id Jepang, Berharap Berikan Dampak Kampung Sakura</title>
		<link>https://memontum.com/creative-kokedama-jalin-mou-bond-syoji-co-id-jepang-berharap-berikan-dampak-kampung-sakura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[berikan]]></category>
		<category><![CDATA[creative]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kokedama]]></category>
		<category><![CDATA[sakura,]]></category>
		<category><![CDATA[syoji.co.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204879</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Harapan besar muncul dalam pelaksanaan penandatanganan kerja sama antara Creative Kokedama Kota Batu dengan Bond Syoji.co.ltd Jepang di Kampung Sakura yang berlokasi di Desa Wisata Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (23/01/2024) tadi. Yakni, salah satunya akan memberikan dampak pula terhadap perkembangan tempat wisata Kampung Sakura Kota Batu. Kepala Desa Sidomulyo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Harapan besar muncul dalam pelaksanaan penandatanganan kerja sama antara Creative Kokedama Kota Batu dengan Bond Syoji.co.ltd Jepang di Kampung Sakura yang berlokasi di Desa Wisata Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (23/01/2024) tadi. Yakni, salah satunya akan memberikan dampak pula terhadap perkembangan tempat wisata Kampung Sakura Kota Batu.</p>



<p>Kepala Desa Sidomulyo, Suharto, mengaku bangga dan mendukung pelaksanaan itu. Terlebih, ketika nantinya juga memberikan efek dengan keberadaan Kampung Sakura yang ada di Desa Sidomulyo.</p>



<p>&#8220;Kami atas nama Pemdes Sidomulyo dan warga masyarakat Desa Sidomulyo, merasa bangga. Karena, harapannya nanti juga dapat menambah destinasi wisata yang ada di Kota Batu. Dengan hadirnya Kampung Sakura ini, warga setempat dapat bertambah penghasilannya, UMKM juga dapat terangkat dan diberdayakan. Dengan adanya kampung Sakura ini perekonomian warga masyarakat dapat bertambah,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pendiri yang juga pencetus Kampung Sakura, Abdul Rokhim, pun menyampaikan dengan adanya kerja sama itu diharapkan dapat meningkatkan dan mendongkrak perekonomian warga masyarakat yang ada di Desa Sidomulyo. &#8220;Dengan adanya Kampung Sakura ini, tentunya dapat dikenal secara luas. Sehingga, dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung dan dapat mendongkrak perekonomian warga di sini,&#8221; ujar Rokhim.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di sisi lain, Ketua Pengelola Kampung Sakura, Suntoro, menyebut bahwa dengan keberadaan Kampung Sakura tentunya sangat berdampak kepada perekonomian bagi warga masyarakat yang ada di Desa Sidomulyo.</p>



<p>&#8220;Di sini kami juga memberikan fasilitas Baju Kimono, tempat foto dan juga kuliner Jepang. Dengan adanya Kampung Sakura, perekonomian warga di sini tentunya juga dapat bertambah. Karena dapat memasarkan produk-produk holtikultura, sayuran, bunga dan beragam fasilitas penunjang lainnya, sehingga perekonomian dapat terangkat dan lebih maju,&#8221; paparnya.</p>



<p>Masih berkaitan dengan beragam fasilitas, sarana dan prasarana yang ada di Kampung Sakura, pemilik lahan Bertus ini juga menyampaikan, jika pihaknya mengaku senang sekaligus bangga. Karena selain menambah daya tarik destinasi wisata yang ada di Kota Batu, juga dapat mendongkrak perekonomian warga masyarakat setempat.</p>



<p>&#8220;Ya, tentunya kami selalu melengkapi berbagai macam fasilitas yang ada, itu juga termasuk dengan semua ornamen-ornamen. Jadi, saya memberikan lahan ini untuk warga agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan maksimal, sehingga dapat mendongkrak perekonomian bagi masyarakat yang ada di Desa Sidomulyo,&#8221; urainya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204879</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri MoU Creative Kokedama dengan Bond Syoji.co.id Jepang, Pj Wali Kota Batu Sampaikan Dukungan Maksimal</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-mou-creative-kokedama-dengan-bond-syoji-co-id-jepang-pj-wali-kota-batu-sampaikan-dukungan-maksimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[creative]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kokedama]]></category>
		<category><![CDATA[maksimal,]]></category>
		<category><![CDATA[sampai]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[syoji.co.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204875</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menghadiri penandatanganan kerja sama antara Creative Kokedama Kota Batu dengan Bond Syoji.co.ltd Jepang di Kampung Sakura yang berlokasi di Desa Wisata Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (23/01/2024) tadi. Kegiatan ini, dihadiri pula Ketua Klinik Ekspor Kantor Bea Cukai Malang, Dwi Prasetyo Rini, Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menghadiri penandatanganan kerja sama antara Creative Kokedama Kota Batu dengan Bond Syoji.co.ltd Jepang di Kampung Sakura yang berlokasi di Desa Wisata Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (23/01/2024) tadi. Kegiatan ini, dihadiri pula Ketua Klinik Ekspor Kantor Bea Cukai Malang, Dwi Prasetyo Rini, Kepala Dinas UKM Perindustrian dan Perdagangan Pemkot Batu, Aries Setiawan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkot Batu, Heru Yulianto dan Kepala Desa Sidomulyo, Suharto.</p>



<p>Sekedar informasi, bahwa Creative Kokedama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang landscape dan gardening dengan inovasi pembuatan vas bunga dari bahan cocofiber dan akar pakis. Di 2023, Creative Kokedama, juga telah berhasil mengirimkan produknya ke Jepang sebanyak 1 kontainer berisi 202 box atau 10.450 buah dengan nilai ekspor mencapai US$26.109 atau sekitar Rp 402.460.000.</p>



<p>Kehadiran Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, dalam penandatanganan kerja sama itu sendiri merupakan bukti keseriusan Pemerintah Kota Batu, untuk terus membantu mengembangkan produk pertanian dan UMKM Kota Batu, hingga menembus pasar global. Karenanya, diharapkan ke depan akan tumbuh lebih masif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita tahu bersama, bahwa apa yang dilakukan Kokedama digagas anak-anak muda. Kita hadir di sini untuk memberikan dukungan dan meyakinkan distributor Jepang, bahwa apa yang kita lakukan saat ini sangat serius. Pemerintah memberikan dukungan sepenuhnya,&#8221; kata Pj Wali Kota Batu.</p>



<p>Tidak hanya itu, Pj Wali Kota Aries juga menyampaikan bahwa dengan semakin tingginya produk Kokedama dipasaran Jepang, maka dampak yang dirasakan adalah lapangan pekerjaan yang terbuka secara masif dan akan mengurangi tingkat angka pengangguran. &#8220;Kita dukung kerja sama ini. Karena dengan semakin banyaknya produk yang dipasarkan di Jepang, maka akan membuka lapangan pekerjaan secara masif,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Owner Creative Kokedama, Dwi Lili Indayani, berharap agar kerja sama ini akan semakin meningkatkan produk yang diekspor dengan target 2 kontainer setahun. &#8220;Tentunya saya berharap, agar kerja sama ini akan lebih mengembangkan jenis produk yang dikirim ke Jepang. Semoga kerja sama ini akan ada lebih banyak produk yang ditawarkan. Sehingga lebih berkembang dan lebih memberdayakan masyarakat di Desa Sidomulyo,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di tempat yang sama, Senior Manager Product Development Bond Syoji.co.ltd, Hiroyuki Ookubo, mengaku sangat senang berkunjung ke Kota Batu. Dirinya juga berharap, setelah launching ekspor yang pertama di 2023, akan dilanjutkan dengan ekspor-ekspor berikutnya. &#8220;Tentunya nanti melalui kerjasama ini, akan kami lanjutkan dengan ekspor lagi ke Jepang,&#8221; harapnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204875</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rubah Limbah Jadi Pohon Sakura, Kampung Sakura Sidomulyo Kota Batu Hadirkan Nuansa Jepang</title>
		<link>https://memontum.com/rubah-limbah-jadi-pohon-sakura-kampung-sakura-sidomulyo-kota-batu-hadirkan-nuansa-jepang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jan 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[nuansa]]></category>
		<category><![CDATA[sakura,]]></category>
		<category><![CDATA[Sidomulyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204460</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Keberadaan Kampung Sakura yang digagas warga Dusun Rembug, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang menyajikan wisata nuansa Jepang, memiliki banyak keunikan. Di mana, dari banyaknya Pohon Bunga Sakura yang bermekaran, ternyata merupakan replika yang asalnya dari limbah atau sampah yang didaur ulang. Konseptor Kampung Sakura, Abdul Rokhim, menjelaskan bahwa keberadaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Keberadaan Kampung Sakura yang digagas warga Dusun Rembug, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang menyajikan wisata nuansa Jepang, memiliki banyak keunikan. Di mana, dari banyaknya Pohon Bunga Sakura yang bermekaran, ternyata merupakan replika yang asalnya dari limbah atau sampah yang didaur ulang.</p>



<p>Konseptor Kampung Sakura, Abdul Rokhim, menjelaskan bahwa keberadaan Pohon Sakura itu memang sengaja dihadirkan sebagai bagian produk wisata. Dimana, dedaunan Pohon Sakura tersebut dibuat dengan bahan sampah dan limbah plastik</p>



<p>&#8220;Sedangkan untuk batangnya, kami memakai limbah pohon apel yang sudah tidak produktif atau sudah dibuang. Jadi, kami menggunakan limbah supaya bermanfaat,&#8221; terangnya, di Kampung Sakura, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (14/01/2024) tadi.</p>



<p>Lebih dari itu, Rokhim memaparkan hadirnya Kampung Sakura di Desa Sidomulyo tersebut, berlangsung sejak tahun 2022 yang lalu saat Sidomulyo Flora Festival. Seusai acara Sidomulyo Floral Festival 2022, ternyata warga sekitar sepakat tidak membongkar ornamen-ornamen cantik tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sebaliknya, warga sepakat untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi kampung wisata. Dan ternyata, Kampung Sakura ini mampu memberikan dampak ekonomi bukan hanya dari segi pemasukan parkir. Namun juga, warga sekitar bisa menjajakan makanan ringan serta minuman. Tidak ada tiket masuk untuk menikmati keindahan Kampung Sakura. Sebaliknya, pengunjung hanya dikenakan parkir kendaraan.</p>



<p>&#8220;Dengan banyaknya replika Pohon Sakura yang menghiasi Kampung Sakura, maka banyak pengunjung yang datang. Apalagi, warga juga menambah sejumlah konsep lain untuk mendukung kampung wisata ini. Sehingga, wisatawan yang datang bisa berfoto Selfi di lokasi,&#8221; jelasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204460</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Jepang Bantu Rumah Bersalin untuk Puskesmas Sumbermalang Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/pemerintah-jepang-bantu-rumah-bersalin-untuk-puskesmas-sumbermalang-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2022 12:44:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Bersalin]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Jepang secara resmi menyalurkan bantuan rumah bersalin untuk Puskesmas Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Rabu (27/07/2022) tadi. Bantuan itu, diserahkan langsung Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang, Mr Takeyama Kenichi, kepada pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdinkes) Kabupaten Situbondo, Rina Widhardarini, serta Kepala Puskesmas Sumbermalang. Disampaikan Sekdinkes Situbondo, bahwa berterimakasih atas bantuan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Jepang secara resmi menyalurkan bantuan rumah bersalin untuk Puskesmas Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Rabu (27/07/2022) tadi. Bantuan itu, diserahkan langsung Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang, Mr Takeyama Kenichi, kepada pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdinkes) Kabupaten Situbondo, Rina Widhardarini, serta Kepala Puskesmas Sumbermalang.</p>



<p>Disampaikan Sekdinkes Situbondo, bahwa berterimakasih atas bantuan yang diserahkan oleh Konsulat Jendral Jepang di Surabaya, atas bantuan pembangunan Rumah Bersalin di Puskesmas Sumbermalang, Kabupaten Situbondo. &#8220;Kami patut mengucapkan terima kasih kapada LSM Pusat Studi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSPSDM) Mataram. Terutama, kepada Nur Akhmad Yani yang telah membantu kami dalam pengusulan dan proses pembangunan Rumah Bersalin ini,” ujar Rina.</p>



<p>Masih menurut Rina, pembangunan Rumah Bersalin tersebut memiliki manfaat yang besar bagi keluarga besar Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, bersama puskesmas. Ini karena, akan kian mengoptimalkan pelayanan kesehatan.</p>



<p>“Terutama, dalam melayani kasus-kasus kebidanan, khususnya untuk ibu hamil, persalinan, bayi dan balita. Ini juga bisa mencegah atau menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB),” ungkap Rina.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Rina juga berharap, pembangunan Rumah Bersalin ke depan bisa terus di kembangkan di daerah terpencil lain di Kabupaten Situbondo. Khusus di Kecamatan Sumbermalang, tercatat mempunyai sembilan desa, dimana lima desa diantaranya termasuk desa yang terpencil dan susah untuk akses karena kondisi jalan yang rusak.</p>



<p>“Di sini ada dua desa yang berlokasi di pegunungan, persis terletak di sebelah barat Puskesmas Sumberalang,” terang Rina.</p>



<p>Sebelum ada pembangunan Rumah Bersalin, sambung Rina, layanan ibu hamil dan ibu bersalin di Puskesmas Sumbermalang, kurang maksimal. Itu karena, sarana dan prasarana yang ada kurang memadai. Sehingga, sering merujuk pasien ke Rumah Sakit Umum Besuki dan Rumah Sakit dr Abdoer Rahem Situbondo.</p>



<p>“Sejak diresmikan 31 Juli 2019 silam, Rumah Bersalin ini sudah dimanfaatkan untuk proses persalinan sebanyak 27 kali hingga akhir tahun 2019. Pada tahun 2020, melayani 62 kali persalinan tahun 2021 juga melayani 60 kali persalinan. Terakhir pada tahun 2022 hingga bulan Juli sudah ada 28 persalinan,” tutur Rina.</p>



<p>Selain untuk menolong persalinan, Rumah Bersalin tersebut juga berfungsi sebagai pusat pelayanan rawat inap bagi ibu hamil, anak bayi dan balita. Adapun jumlah pelayanan selama di tahun 2019, tercatat ada 77 pasien rawat inap, tahun 2020 ada 195 pasien, tahun 2021 ada 192 Pasien dan tahun 2022 hingga Juli ada 74 pasien. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172802</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Agrapana Bondowoso, Wisata Baru ala Jepang yang Menyuguhkan Lengkap berikut Baju Tradisional</title>
		<link>https://memontum.com/agrapana-bondowoso-wisata-baru-ala-jepang-yang-menyuguhkan-lengkap-berikut-baju-tradisional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Feb 2022 10:37:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163119</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Ada destinasi wisata baru di Kabupaten Bondowoso, yang kini bisa dikunjungi. Lokasinya di Desa Sumber Kalong, Kecamatan Wonosari. Wisata Agrapana ini, menyuguhkan atraksi ala Jepang, yang tentunya tidak dimiliki destinasi wisata lain di Bondowoso. Wisata ini, dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Kalong bekerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Lokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Ada destinasi wisata baru di Kabupaten Bondowoso, yang kini bisa dikunjungi. Lokasinya di Desa Sumber Kalong, Kecamatan Wonosari. Wisata Agrapana ini, menyuguhkan atraksi ala Jepang, yang tentunya tidak dimiliki destinasi wisata lain di Bondowoso.</p>



<p>Wisata ini, dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Kalong bekerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Lokasi itu, pun baru dibuka Januari 2022.</p>



<p>Sekedar diketahui, sebetulnya desa wisata ini digagas sejak tahun 2019. Namun, karena pandemi Covid-19, perencanaannya ditunda hingga ahir tahun 2021. Awal tahun ini, akhirnya baru dibuka kembali.</p>



<p>Jarak dari pusat kota ke Desa Sumberkalong, kurang lebih harus ditempuh dengan perjalanan 11 kilometer. Bisa ditempuh dalam waktu 17 menit jika naik motor dan kalau mengendari mobil 3 menit lebih lama, atau 20 menit.</p>



<p>Ketua Pokdarwis Desa Sumber Kalong, Haris, yang juga mengelola destinasi wisata ini mengatakan, konsep wisata ini berbeda dengan wisata lainnya. Sengaja ini dilakukan, untuk menarik wisatawan datang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>“Kami hanya menawarkan kuliner pada pengunjung dan harga tiket masuk Rp 2 ribu. Pengunjung sesuka hati bisa membuat rencana kegiatan sendiri, selfi, dan fasiltas lainnya,” kata Haris, Senin (07/02/2022).</p>



<p>Dikonfirmasi terpisah, warga Desa Sumberkalong, Sata Juana, mengatakan bahwa destinasi wisata ini diminati anak-anak muda. Karena ada buah cery berjejer yang bisa digunakan untuk berselfi.</p>



<p>“Ada beberapa fasilitas, diantaranya sewa baju tradisional Jepang berupa Yukata dan Kimono. Juga ada gasibo untuk beristirahat, kolam lengkap dengan perahu kecil,” kata ASN di Kecamatan Wonosari ini.</p>



<p>Jika mau mengelilingi kolam, lanjutnya, bisa sewa water balls Rp 5 ribu untuk setiap 10 menit. Tempat ini bisa dijadikan pilihan bersantai dengan menikmati kuliner sesuai selera.<strong> (sam/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163119</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
